Claim Missing Document
Check
Articles

Artikel FAKTOR RISIKO GASTRITIS DI PUSKESMAS TOMBATU KABUPATEN MINAHASA TENGGARA: STUDI KASUS KONTROL Tumbelaka, Oktaviany C. C.; Kalesaran, Angela F. C.; Kandou, Grace D.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.36938

Abstract

Gastritis merupakan penyakit yang memiliki jumlah kasus tinggi di Dunia dengan angka insiden mencapai 1,8 - 2,1 juta dari jumlah penduduk setiap tahunnya. Indonesia, gastritis menempati urutan ke-6 dengan total kasus 33.580 pasien rawat inap di Rumah Sakit. Tahun 2022, gastritis menempati posisi ketiga di Kabupaten Minahasa Tenggara (4.731) dan di Puskesmas Tombatu (1.222). Berbagai faktor dapat berkontribusi terhadap munculnya gastritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko gastritis di Puskesmas Tombatu Kabupaten Minahasa Tenggara pada bulan Oktober sampai November tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan kasus kontrol. Penelitian ini mencakup populasi 186 pasien, dengan total sampel 136 dengan perbandingan 1:1 kelompok kasus dan kontrol yang diambil melalui teknik purposive sampling. Varibael bebas penelitian ini adalah kebiasaan makan, kebiasaan merokok, konsumsi kopi dan stres, dengan variabel terikatnya gastritis. Instrumen utama yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi-square yang menguji hubungan dan faktor risiko antara berbagai faktor dengan gastritis. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi kopi dengan gastritis, yang ditunjukkan dengan nilai p sebesar 0,008 dengan OR sebesar 3,073. Variabel pola makan (p-value: 0.610, OR: 3.092), kebiasaan merokok (p-value: 0.689, OR: 1.272), dan tingkat stres (p-value: 0.062, OR: 7.689) memiliki hubungan yang tidak signifikan dengan gastritis. Kesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi kopi dengan gastritis di Puskesmas Tombatu Kabupaten Minahasa Tenggara. Namun tidak ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara variable lainnya.
Implementasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit di Rumah Sakit Umum Daerah ODSK Provinsi Sulawesi Utara Rengkung, Tammy Sinthya; Kairupan, Bernabas Harold Ralph; Sumampouw, Oksfriani Jufri; Sapulete, Margareth Rosalinda; Kandou, Grace Debbie
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44705

Abstract

Promosi kesehatan merupakan proses yang memberdayakan masyarakat dalam rangka optimalisasi derajat kesehatan. Salah satu ruang lingkup promosi kesehatan dapat dilakukan di rumah sakit (RS). Tujuan penelitianuntuk mengevaluasi PKRS di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ODSK. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berjumlah 8 orang yang terdiri dari manajemen, tenaga promosi kesehatan, sumber daya manusia RS, pasien/keluarga pasien dan pengunjung/masyarakat menggunakan teknik purposif sampling. Pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber/ data dan metode/teknik untuk menguji menguji kredibilitas dalam rangka mengurangi kemungkinan terjadinya bias. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara dalam PKRS hanya melakukan beberapa kegiatan saja, seperti penyuluhan di ruang tunggu rawat jalan dan edukasi menggunakan media baik media sosial maupun media cetak walaupun dengan jumlah yang sangat terbatas. Implementasi PKRS yang tidak dilakukan atau belum optimal dilaksanakan baik dari segi manajemen PKRS maupun dari segi pemenuhan standar PKRS diantaranya tidak dilakukan perencanaan, pelaksanaan kegiatan yang hanya terdiri dari jadwal penyuluhan di ruang tunggu poli rawat jalan serta monitoring dan evaluasi yang tidak dilakukan secara berjenjang. Selain itu, tidak adanya regulasi dan tidak dilakukannya asesmen kebutuhan promosi kesehatan bagi sasaran PKRS sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan PKRS.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STUNTING DI KELURAHAN BAILANG KOTA MANADO Buyung, Siti Hartina; Kandou, Grace D.; Kaunang, Wulan P. J.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.33921

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan keadaan di mana anak di bawahusia lima tahun tidak bisa tumbuh dan berkembang baik karena kekurangan gizi yang berlangsung dalam jangka waktu lama, yang menyebabkan anak menjadi terlalu kecil untuk usianya. Berdasarkan pengukuran pada balita yang dilakukan bidang surveilans gizi pada tahun 2022, jumlah balita stunting di Sulawesi Utara yaitu 2.231 balita dan untuk data dari Puskesmas Bailang pada tahun 2021-2022, menunjukkan bahwa balita yang mengalami stunting sebanyak 19 orang dengan angka tertinggi berada di Kelurahan Bailang dengan jumlah kasus 13 balita.Tujuan: Penelitian ini memiliki tujuan untuk menggambarkan tingkat kesadaran ibu mengenai stunting di Kelurahan Bailang, Kota Manado. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan menggunakan metode kuantitatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei dan Juni 2024. Responden penelitian berjumlah 75 orang yang seluruhnya adalah ibu-ibu yang tinggal di Kelurahan Bailang, Kota Manado, dan memiliki anak balita dengan rentang usia 0-59 bulan. Hasil: Dari 75 responden, rata-rata pemahaman ibu tentang stunting masih kurang, dengan proporsi 100%. Kesimpulan: Penelitian ini memberikan gambaran yang kurang ideal mengenai pengetahuan ibu tentang stunting.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PENDERITA DM TIPE 2 DI PUSKESMAS MATANI KOTA TOMOHON Anggela, Jelsy; Kandou, Grace Debbie; Asrifuddin , Afnal
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44246

Abstract

Menurut WHO penyakit diabetes menimbulkan 1 kematian  tiap detiknya serta menyebabkan 6,7 juta kematian. Indonesia pada tahun 2021 menempati urutan kelima dengan kasus terbesar yakni 19,5 juta dan bisa mencapai 28,6 juta pada tahun 2045. Dilansir dari data SKI 2023, kasus diabetes melitus sebesar 1,7% dan Provinsi Sulawesi Utara menempati posisi kelima dengan prevalensi 2,1% dengan kasus diabetes melitus tipe 2 42,2%. Puskesmas Matani merupakan puskesmas penyumbang kasus terbanyak di Kota Tomohon sebesar 890 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan kadar glukosa darah penderita  diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Matani Kota Tomohon. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross-sectional study. Populasi terdiri dari seluruh pasien di Puskesmas Matani Kota Tomohon yang mengidap penyakit DM tipe 2. Sampel yang diambil menggunakan rumus Lemeshow populasi tidak diketahui sebesar 107 sampel serta menggunakan teknik accidental sampling. Variabel penelitian terdiri dari kualitas tidur (variabel bebas) dan kadar glukosa darah (variabel terikat). Alat pengumpulan data berupa kuesioner yang kemudian digunakan uji korelasi yaitu uji chi square  (α = 0,05). Hasil yang diperoleh dari penelitian yakni p-value 0,000 < α 0,05 sehingga dapat disimpulkan kualitas tidur memiliki hubungan dengan kadar glukosa darah penderita DM tipe 2 di Puskesmas Matani Kota Tomohon
Hubungan risiko postur tubuh dan status merokok dengan keluhan muskuloskeletal pada nelayan Manik, Mawar Medika; Kandou, Grace Debbie; Kawatu, Paul Arthur Tennov
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 3 (2025): Volume 19 Nomor 3
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i3.838

Abstract

Background: Musculoskeletal complaints are commonly experienced by workers due to improper body posture or poor body mechanics. These complaints manifest as pain, stiffness, and decreased body function due to prolonged physical strain. Fishermen are among the occupational groups at high risk of developing musculoskeletal disorders due to the nature of their work. Additionally, smoking habits are frequently observed among fishermen, which may influence their health conditions. Purpose: To analyze the relationship between the risk of work posture and smoking status with musculoskeletal complaints in fishermen. Method: Quantitative analytical approach with cross-sectional design. Data collection using Nordic Body Map (NBM) to assess musculoskeletal complaints and Rapid Whole Body Assessment (REBA) to measure body posture in a sample of 100 respondents. Univariate analysis was performed to describe the characteristics of each variable, while bivariate analysis was performed using Spearman's rho correlation test. Results: Showed that 59 respondents (59%) reported musculoskeletal complaints as slightly painful, while 41 respondents (41%) experienced severe complaints (pain). The assessment of body posture risk showed that 59 respondents (59%) were in the very high risk category, 29 respondents (29%) were in the high risk category, and 12 respondents (12%) were in the moderate risk category. Based on smoking status, 35 respondents (35%) were moderate smokers, 31 respondents (31.%) were light smokers, and 19 respondents (19.%) were heavy smokers. A significant relationship was found between the risk of work posture and musculoskeletal complaints (p = 0.001). However, no significant relationship was found between smoking status and musculoskeletal complaints (p = 0.478). Conclusion: The risk of work posture has a significant relationship with musculoskeletal complaints in fishermen. However, smoking status did not show a significant relationship with musculoskeletal complaints in this population.     Keywords: Body Posture; Fishermen; Musculoskeletal Complaints; Smoking Status; Work Activities.   Pendahuluan: Keluhan muskuloskeletal umum dialami oleh pekerja akibat postur tubuh yang tidak tepat atau mekanika tubuh yang buruk. Keluhan ini ditandai dengan nyeri, kekakuan, dan penurunan fungsi tubuh akibat tekanan fisik yang berkepanjangan. Nelayan termasuk dalam kelompok pekerja yang memiliki risiko tinggi mengalami keluhan muskuloskeletal karena sifat pekerjaannya. Selain itu, kebiasaan merokok sering ditemukan di kalangan nelayan juga dapat memengaruhi kondisi kesehatan mereka. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara risiko postur kerja dan status merokok dengan keluhan muskuloskeletal pada nelayan. Metode: Pendekatan analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan nordic body map (NBM) untuk menilai keluhan muskuloskeletal dan rapid entire body assessment (REBA) untuk mengevaluasi postur tubuh pada  sampel sebanyak 100 responden. Analisis univariat dilakukan untuk mendeskripsikan karakteristik setiap variabel, sementara analisis bivariat dilakukan dengan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil: Menunjukkan bahwa 59 responden (59%) melaporkan keluhan muskuloskeletal agak sakit, sementara 41 responden (41%) mengalami keluhan berat (sakit). Penilaian risiko postur menunjukkan bahwa 59 responden (59%) masuk dalam kategori risiko sangat tinggi, 29 responden (29%) dalam kategori risiko tinggi, dan 12 responden (12%) dalam kategori risiko sedang. Berdasarkan status merokok, 35 responden (35%) merupakan perokok sedang, 31 responden (31.%) perokok ringan, dan 19 responden (19.%) perokok berat. Ditemukan hubungan yang signifikan antara risiko postur dan keluhan muskuloskeletal (p = 0.001). Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara status merokok dan keluhan muskuloskeletal (p = 0.478). Simpulan: Risiko postur kerja memiliki hubungan yang signifikan dengan keluhan muskuloskeletal pada nelayan. Namun, status merokok tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan keluhan muskuloskeletal pada populasi ini.   Kata Kunci: Aktivitas Kerja; Keluhan Muskuloskeletal; Nelayan; Postur Tubuh; Status Merokok.
Hubungan Antara Riwayat Keluarga, Penyakit Ginjal, Obesitas, dan Merokok dengan Hipertensi Pada Pasien Dewasa di Rumah Sakit Umum Kalooran Amurang Marpaung, Deni Rahayu; Kandou, Grace D; Kairupan, B H Ralph
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.48167

Abstract

Abstrak Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama yang terus meningkat prevalensinya di Indonesia, termasuk di wilayah Indonesia Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara riwayat keluarga, penyakit ginjal, obesitas, dan kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi pada pasien dewasa di Rumah Sakit Umum Kalooran Amurang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang. Sebanyak 103 responden dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara hipertensi dengan riwayat keluarga (p=0,003), penyakit ginjal (p=0,001), dan obesitas (p<0,001). Sementara itu, merokok tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik (p=0,955). Ketiga variabel yang signifikan berkontribusi secara simultan terhadap 65,3% variasi kejadian hipertensi (Nagelkerke R²=0,653). Temuan ini mendukung pentingnya deteksi dini dan intervensi terhadap faktor-faktor risiko tersebut sebagai strategi pengendalian hipertensi berbasis fasilitas pelayanan kesehatan. Kata Kunci: Hipertensi, riwayat keluarga, penyakit ginjal, obesitas, merokok Abstract Hypertension remains a major public health concern with increasing prevalence across Indonesia, particularly in the eastern regions. This study aimed to analyze the association between family history, kidney disease, obesity, and smoking with the incidence of hypertension among adult patients at Kalooran General Hospital, Amurang. A cross-sectional design with a quantitative approach was applied to 103 purposively selected respondents. Data were analyzed using Chi-square and multivariate logistic regression tests. The results showed a significant association between hypertension and family history (p=0.003), kidney disease (p=0.001), and obesity (p<0.001). Smoking, however, was not statistically associated (p=0.955). The three significant variables simultaneously accounted for 65.3% of the variance in hypertension incidence (Nagelkerke R²=0.653). These findings highlight the importance of early detection and risk-factor-based interventions in clinical hypertension management strategies. Keywords: Hypertension, family history, kidney disease, obesity, smoking
Analisis Tingkat Kepuasan Tenaga Medis dengan Implementasi Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit Manembo-Nembo Bitung Dalle, Andi Nuraeni Petta; Kaunang, Theresia Margaretha D.; Pinontoan, Odie R.; Kandou, Grace Debbie; Tahulending, Jane Maria Fransiska; Sumilat, Deiske Adeliene
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.48344

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan tenaga medis terhadap implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Rumah Sakit Manembo-Nembo Bitung. Implementasi RME bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan kesehatan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 208 tenaga medis yang bekerja di rumah sakit tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tenaga medis merasa puas dengan sistem RME, terutama dalam hal timeliness dan ease of use, meskipun masih ada kendala dalam aspek content dan accuracy. Variabel content, accuracy, format, ease of use, dan timeliness memiliki hubungan signifikan dengan kepuasan tenaga medis. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk perbaikan lebih lanjut pada sistem RME, terutama pada peningkatan pelatihan dan penyajian informasi dalam sistem. Kata Kunci: kepuasan tenaga medis, Rekam Medis Elektronik, content, accuracy, timeliness Abstract This study aims to analyze the level of satisfaction of medical staff regarding the implementation of Electronic Medical Records (EMR) at Manembo-Nembo Bitung Hospital. The implementation of EMR aims to improve the efficiency and quality of healthcare services. The method used in this study is a quantitative research design with a cross-sectional approach, where data were collected through a questionnaire distributed to 208 medical staff working at the hospital. The results of the study show that most medical staff are satisfied with the EMR system, especially in terms of timeliness and ease of use, although there are still challenges in the content and accuracy aspects. The variables content, accuracy, format, ease of use, and timeliness have a significant relationship with medical staff satisfaction. This study provides recommendations for further improvements in the EMR system, particularly in enhancing training and information presentation. Keywords: medical staff satisfaction, Electronic Medical Records, content, accuracy, timeliness
ANALISIS SPASIAL TUBERKULOSIS PARU TAHUN 2021-2023 DI PROVINSI SULAWESI UTARA Umboh, Prayli Gracia Christi; Nelwan, Jeini Ester; Kandou, Grace Debbie
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pola sebaran penyakit tuberkulosis berdasarkan faktor usia, jenis kelamin, dan kepadatan penduduk di Provinsi Sulawesi Utara tahun 2021-2023. Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian yang bersifat deskriptif dan teknik analisis data yang digunakan adalah Sistem Informasi Geografis. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah laporan penemuan kasus baru tuberkulosis, kasus kematian akibat tuberkulosis, dan kasus sembuh dari tuberkulosis selama tahun 2021-2023 di Provinsi Sulawesi Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi seperti Kota Manado, Kotamobagu, dan Bitung cenderung mengalami jumlah kasus TB yang tinggi. Namun demikian, jumlah puskesmas tidak selalu sejalan dengan penurunan kasus. Beberapa daerah dengan banyak fasilitas kesehatan tetap mencatat kasus tinggi, yang menandakan efektivitas layanan belum optimal. Analisis spasial memperlihatkan pola klaster kasus TB yang konsisten dari tahun ke tahun, terutama di daerah perkotaan dengan mobilitas penduduk tinggi. Selain itu, kasus kematian TB tidak selalu ditemukan di daerah terpadat, yang menunjukkan peran faktor lain seperti akses layanan, kesadaran masyarakat, dan penegakan diagnosis dini. Kesimpulannya tinggi kepadatan penduduk berkontribusi terhadap peningkatan kasus TB, sementara jumlah puskesmas belum menjadi indikator utama dalam menurunkan insiden..
HUBUNGAN ANTARA NOMOPHOBIA DENGAN KUALITAS TIDUR PADA SISWA SMA NEGERI 1 MANADO Walangitan, Rayn Christian; Kalesaran, Angela Fitriani Clementine; Kandou, Grace Debbie
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.44733

Abstract

Prevalensi kekurangan tidur pada anak sekolah menengah memiliki peningkatan dari tahun 2009 sampai 2021 dengan presentase siswa laki-laki sebesar 67% meningkat menjadi 75% dan siswa perempuan 72% meningkat menjadi 80% (CDC, 2021). Hasil survei yang dilakukan di Indonesia pada bulan Juli 2023 menemukan bahwa mayoritas orang tidur 6 sampai 8 jam per malam berkisar 34,9% hingga 46,2%, dan orang yang tidur kurang dari 4 jam permalam berkisar 1,7% hingga 14,4% (Annur C. M, 2023). 20 publikasi, yang mencakup data dari 12.462 individu dari 10 negara berbeda, disimpulkan bahwa prevalensi gabungan nomophobia berada pada tingkat sedang hingga berat, dengan sekitar 71% individu terpengaruh, dimana 21% menderita nomophobia berat dan 50% mengalami nomophobia pada tingkat sedang (Jahrami, et al, 2022). Kualitas tidur yang baik dapat diperoleh dengan mengendalikan stres, yakni dengan melakukan metakognisi, dan membatasi penggunaan smarthphone dimalam hari. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara nomophobia dengan kualitas tidur pada siswa SMA Negeri 1 Manado. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Manado dengan jumlah populasi 1994 siswa dan jumlah sampel sebanyak 103 sampel yang dipilih menggunakan metode simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan Nomophobia Questionnaire (NMP-Q) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis univariat akan menunjukan tabel distribusi frekuensi dan analisis bivariat untuk melihat hubungan dilakukan dengan uji Spearman Rank dengan menggunakan aplikasi SPSS ver.27. Hasil penelitian mendapatkan 56,3% responden memiliki tingkat nomophobia sedang, 23,3% responden tingkat nomophobia tinggi, dan 20,4% responden memiliki tingkat nomophobia rendah. Hasil analisis bivariat didapatkan nilai p <0,001dengan nilai R (koefisien korelasi) = 0,378, yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara nomophobia dengan kualitas tidur pada siswa SMA Negeri 1 Manado.
HUBUNGAN CURAH HUJAN, SUHU, DAN KEPADATAN PENDUDUK DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KOTA MANADO TAHUN 2020-2024 Faustina Lala, Monalisa; Kandou, Grace D.; Kaunang, Wulan P. J.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.45822

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah peyakit menular yang biasa terjadi di daerah subtropics serta tropis. Sejak tahun 2024 data kejadian demam berdarah dengue mencapai 3,4 jt kasus dengan 3.000. Kementerian Kesehatan RI melaporkan bahwa terdapat 144,720 kasus pada tahun 2023 dan untuk Provinsi Sulawesi Utara yaitu 2.643 kasus pada tahun 2023. Kasus yang ada di Kota Manado pada tahun 2024 yaitu mencapai 1080 kasus. Faktor iklim seperti suhu atau curah hujan serta kepadatan penduduk dapat memengaruhi terjadi peningkatan kasus DBD. Dengan adanya peningkatan suhu, curah hujan, serta kepadatan penduduk akan terjadi perkembangan vektor penyebab penyakit demam berdarah dan mendukung kelangsungan hidup vektor serta penyebaran vektor. Studi ini ingin mengamati hubungan curah hujan, suhu dan kepadatan penduduk dengan kejadian Demam Berdarah Dengue di Kota Manado tahun 2020-2024. Studi ini berdesain kuantitatif dengan sifat observasional analitik serta berpendekatan cross sectional. Dalam studi ini, populasinya yaitu semua pengidap demam berdarah dengue yang berada di Kota Manado pada tahun 2020–2024 dan tercatat di Dinas Kesehatan Kota Manado. Studi ini diselenggarakan sejak November 2024 – Maret 2025 di Kota Manado. Hasil uji statistik kaitan antar curah hujan dengan kejadian DBD dengan pengujian spearman rho menghasilkan ρ=0,127, kaitan suhu dengan kejadian DBD ρ=0,046, serta kaitan kepadatan penduduk dengan kejadian DBD ρ=0,011. Simpulan dari studi ini tidak ada kaitan antar curah hujan dengan kejadian DBD, lalu untuk kepadatan penduduk serta suhu berkaitan signifikan dengan kejadian DBD
Co-Authors ., Gabriella A. J.M Rattu, A. J.M A.J. Pandelaki Aaltje E. Manampiring Adisti A. Rumayar, Adisti A. Agriati Yulin Mus Alvina Carolina Bagali Anggela, Jelsy Anis, Chintya Antonius R.B. Ola Aprelia, Dwiyanti Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Asmala Sari Asrifuddin , Afnal Asrifudin, Afnal August J. Pandelaki August Joutie Pandelaki Aviliana Revani Wenas B H. R. Kairupan Benedictus Lampus Benedictus S. Lampus Benny S. Lampus Billy J. Kepel Budi Ratag, Budi Budi T. Ratag Buyung, Siti Hartina Cendy A.A. Oroh, Cendy A.A. Dalle, Andi Nuraeni Petta Dampi, Denada Jihan David Tampi Debra S. S. Rumengan, Debra S. S. Deiske Adeliene Sumilat, Deiske Adeliene Deni Salmon Derek, Chintya Dina Rombot Ekaristi, Pongtuluran Elcya Natalia S. Mangando Elvin, Jesika Faustina Lala, Monalisa Felastri Delais Bororing Franckie R. R. Maramis Gabriella Rombot Gobel, Bella Gustaaf A. E. Ratag Gustaaf A.E. Ratag Gustaaf E. Ratag, Gustaaf E. Gustaaf E.A. Ratag Hartina, Sitti Henry M. F. Palandeng Herlina M.L. Butiop, Herlina M.L. Hurles Imanuel Palilu Indriya Robot, Melisa Iyone E.T. Siagian J. M. L. Umboh, J. M. L. Jane M. F Tahulending, Jane M. F Jane. Pangemanan, Jane. Jendra Dotulong Jessica Meilani Meilani Jimmy Posangi Jootje M. L. Umboh Jootje M.L. Umboh Jootje. M. L. Umboh, Jootje. M. L. Juan J. Rumondor, Juan J. Julia S. Oley Kairupan, B H Ralph Kalesaran, Angela Fitriani Clementine Kaunang, Theresia Margaretha D. Kaunang, Wulan Julia Kawatu, Paul A. Kawatu, Paul Arthur Tennov Kiling, Schwarz Y. Kolibu, Febi K. Lestari Pujirahayu, Lestari Lilian Rauw-Andries Limbong, Valdano A. Lucia I. R. Lefrandt Lusut, Markus T. Makaremas, Jane Elsada Male, Intan Yahya Malonda, Nancy S. H Manaida, Risky Joko Manannohas, Mouren Manggopa, Renny S. Manik, Mawar Medika Manopo, Sinta E. Manuputty, Jefrains Ch Mardame Sinaga Margareth R Sapulete Marpaung, Deni Rahayu Marthin, Winda Bellatrix Maureen I. Punuh, Maureen I. Medellu, Dian Maya Merdy R. Kansil, Merdy R. Momuat, Trully Mona, Jandri D. Muhammad Kahfi, Muhammad N. W. Mariaty, N. W. Nancy S. H. Malonda Nancy S.H. Malonda, Nancy S.H. Nandar, Stenly T. Nangley, Wulan K. Nelly Mayulu Nelwan, Ester Jeini Nelwan, Jeini E. Nur Estriana Anugrahwaty Wijaya Palandi, Oktavia R. Y. Palit, Ignasia D. Pangalila, Marny C. Pantow, Stivani S. Paseki, Jesika Asry Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Paul A.T. Kawatu Paulu, Pingkan Prila Pinontoan, Odie R. Pitters, Theresia S. Pongkorung, Vina D. Puasa, Novilius Juniardi Putri Ayudhya R. Lingkan Roeroe, R. Lingkan Radjabaycolle, Ingrid F. Ramli Laitupa, Ramli Ransun, Gita Natalia Rengkung, Tammy Sinthya Reppi, Giani C. Reynaldi R. Hadiwijaya Rianna J Sumampouw Robert A. Bara Robot, Laudikia Nelsen Rompas, Rizald Ronald I Ottay Ronald I. Ottay Rumayar, Adisti Rumengan, Selin R. Salibana, Agita I. Sampe, Lidya Ferawati Sapulete, Margareth Rosalinda Sekeon, Sekplin A.S. Sekplin A. S. Sekeon, Sekplin A. S. Singal, Harbri I. V. Sumajow, Marcellino R. Sunkudon, Cherlin Suoth, Lerry F Suoth, Lery F. Suoth, Lery Fransil Supandi, Truli Patrisia Tahulending, Jane Maria Fransiska Tamamilang, Christi Desi Tamboto, Christi Debora Tambuwun, Amanda A. Tappi, Valerie Elma Thomas, Natalia G. Tompodung, Vickly D.A. Trevino A. Pakasi Tucunan, A. A.T Tumbelaka, Oktaviany C. C. Tuuk, Rifka Tesa Umboh, Prayli Gracia Christi Usoh, Julita A. Walangitan, Rayn Christian Walukow, Desy N. Wartono, Jarod Ariyanto Wulan J.P. Kaunang Wulan P. J. Kaunang Wulan P.J. Kaunang Zwingly C.J.G. Porajow