p-Index From 2021 - 2026
9.222
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Language and Education Journal Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Diglossia Mozaik Humaniora KEMBARA KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra CaLLs : Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics Lire journal (journal of linguistics and literature Kandai Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Janaru Saja : Jurnal Program Studi Sastra Jepang Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Pioneer: Journal of Language and Literature JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Jurnal Sakura : Sastra, Bahasa, Kebudayaan dan Pranata Jepang Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Tunas Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Omiyage: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Jepang Kulturistik : Jurnal Bahasa dan Budaya Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Abdi Dharma Masyarakat SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati Denpasar Jurnal Daruma : Linguistik, Sastra dan Budaya Jepang Journal of Education for All Japanology Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan Abdi Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Mengucapkan Salam dalam Bahasa Jepang Tingkat Dasar bagi Pemuda-Pemudi Desa Penglipuran Anak Agung Ayu Dian Andriyani; Ni Wayan Meidariani; I Gusti Ayu Vina Widiadnya Putri; Rifaldo Antonio Nicholas Vianey
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 3, No 4: November (2022)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v3i4.505

Abstract

Implementasi dari Tri darma perguruan tinggi adalah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan untuk membantu permasalahan yang terjadi salah satunya dalam meningkatkan kemampuan berbahasa asing yaitu bahasa Jepang bagi pemuda dan pemudi di desa Penglipuran sebagai desa wisata yang telah dikenal oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Peran pemuda-pemudi dalam meningkatkan kualitas berbahasa asing lebih dari satu memberikan suatu daya tarik tersendiri bagi wisatawan Jepang karena secara otomatis hospitality yang diberikan memberikan kenyamana berwisata di desa yang mendapat penghargaan sebagai desa terbersih ini karena sudah memahami budaya masyarakat Jepang yang jauh berbeda dengan budaya lokal. Kegiatan pengabdian dengan memberikan pelatihan Bahasa Jepang dalam mengucapkan salam tingkat dasar ditunjang dengan pemahaman budaya tutur. Kegiatan dilaksanakan dalam kurun waktu empat bulan dengan jadwal pelatihan setiap minggu secara luring bertempat di wantilan desa Penglipuran. Pemuda–pemudi yang mengikuti pelatihan sangat antusias terlihat perkembangan dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Jepang secara perlahan mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari hasil wawancara sebelum pelatihan dan hasil tes setelah pelatihan dilaksanakan. Peserta mampu dengan baik menuturkan salam, serta bersikap sopan sesuai budaya yang dimiliki oleh masyarakat Jepang.
WUJUD TINDAK TUTUR PADA INTERAKSI PENJUAL DAN PEMBELI DI WARUNG MAKAN Anak Agung ayu Dian Andriyani; I Dewa Ayu Devi Maharani Santika
KULTURISTIK: Jurnal Bahasa dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/kulturistik.6.2.3961

Abstract

This qualitative research uses the interaction of sellers and buyers in food stalls. It aims to describe the components of speech acts and the meaning contained in the interactions. The data collected by using observation method with some techniques: recording, listening, taking notes, and interviewing the traders in food stalls. The primary data source is dialogues between sellers and buyers in ten favorite food stalls in Denpasar city and Badung district with very high buyer intensity both in the morning and in the afternoon. The analytical method used is pragmatic equivalent. The technique of presenting the results of the analysis uses ordinary words informally. The results show that the interaction between the seller and the buyer implements locutionary, illocutionary, and perlocutionary acts adjusted to the context of the situation that follows each dialogue. In addition, the meaning in the speech of the seller to the buyer are the meaning of asking, confirming, telling, and offering. These explain that although speech acts in food stalls tend to use short sentences, using too many pleasantries and the level of service provided is very limited, the interaction can run well. To avoid failure in communicating, the speech participants must have similar background knowledge.
Tuturan Ekspresif Ichiro Suzuki terhadap Petutur Anak dan Remaja dalam Serial Video “Oshiete! Ichiro Sensei” Komang Ayu Nuriasih; Anak Agung Ayu Dian Andriyani; Ni Wayan Meidariani
Omiyage : Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Jepang Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/omg.v5i2.553

Abstract

This research aims to describe the expressive function of Ichiro Suzuki’s utterances in a Japanese video series titled “Oshiete! Ichiro Sensei”, which involves various ages of speech act participants including children and teenagers. On the basis of variative situational context surrounding the utterances, especially in accordance with Ichiro Suzuki’s background knowledge and personal experience, this research is important to be conducted in order to minimalize a misconception in understanding a Japanese’s utterances which happen to not always represent the common image of Japanese in terms of communication. This research uses the descriptive qualitative method with Pragmatic Identity Method as its analyzing tool. The result of this research shows that Ichiro Suzuki’s expressive utterances towards the children and teenagers aim to tease, to compliment, to agree, to show admiration, to show embarrassment, and to show confidence; all of which are delivered through direct utterances. In particular, this research underlines the distance between Ichiro Suzuki and the speech act participants as the main factor on the use of such direct utterances.
Tindak Tutur Dalam Pidato Joko Widodo Untuk Meningkatkan Kinerja Birokrasi Dalam Melayani Masyarakat Ronald Umbas; Anak Agung Ayu Dian Andriyani
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 13 No. 2 (2022): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan (1) mengidentifikasi fungsi komunikatif tindak tutur ilokusi yang ditujukan Presiden Joko Widodo kepada birokrat melalui pidatonya setelah dilantik menjadi presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 dan (2) mengidentifikasi fungsi dominan dari tindak tutur yang digunakan tersebut.  Metode penelitian ini adalah kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah salinan pidato presiden Joko Widodo setelah dilantik yang diunduh dari situs https://jeo.kompas.com/naskah-lengkap-pidato-presiden-joko-widodo-dalam-pelantikan periode 2019-2024, yang kemudian dianalisis berdasarkan jenis dan fungsi tindak tutur. Berdasarkan analisis, ditemukan bahwa jenis fungsi tindak tutur yang ditujukan kepada para birokrat oleh presiden Joko Widodo dalam pidatonya adalah fungsi representatif, direktif, komisif, dan deklaratif dan fungsi tindak tutur yang dominan adalah direktif. Penelitian ini dapat memberi inspirasi kepada peneliti lain untuk meneliti pengaruh satu fungsi tindak tutur terhadap fungsi tindak tutur lain dalam sebuah pidato seorang pemimpin. Penelitian ini juga dapat berguna bagi seorang pemimpin agar dapat membuat sebuah pidato yang memiliki dorongan yang besar sehingga para birokrat di dalam pemerintahannya melakukan apa yang diperintahkan oleh pemimpin tersebut.    Kata kunci: Tindak Tutur, Ujaran, Pidato Joko Widodo   AbstractThis study aims (1) to identify speech act functions addressed by Joko Widodo to bureaucrats in his speech after being appointed president of the Republic of Indonesia for the period of 2019-2024 and (2) to identify the dominant function of the speech act used in the speech. The research method used was qualitative method. The data in this study were the copy of President Joko Widodo's speech after being inaugurated.  The data were downloaded from the website https://jeo.kompas.com/naskah-lengkap-pidato-presiden-joko-widodo-dalam-pelantikan periode-2019-2024 and then analyzed based on the types of speech act. Based on the analysis, it was found that the types of speech act, based on its functions, addressed to bureaucrats by President Joko Widodo in his speech were representative, directive, commissive, and declarative and the dominant function was directive.  Hopefully, this study can inspire other researchers to investigate the influence of one function to another in a leader’s speech and be useful for a leader in making a speech that is powerful enough to make the bureaucrats in his or her administration do as he or she instructs them to do.   Keywords: Speech Act, Utterances, Joko Widodo’s Speech
Pelatihan Hospitality bagi Pemandu Wisata Khusus Desa Wisata Tista Tabanan Anak Agung Ayu Dian Andriyani; Putu Nur Ayomi; Dian Puspita Candra; Ni Kompyang Widi Pradnyani
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 5 No. 1 (2022): Nopember
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v5i1.321

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kualitas para pemandu wisata khususu Desa Wisata Tista Kecamatan Kerambitan dalam memberikan hospitality ‘pelayanan’ dalam ranah pariwisat perbedaan budaya yang dimiliki oleh para wisatasan asing maupun domistik. Akibatnya muncul permasalahan dalam bentuk kesalahpahaman ketika memberikan pelayanan kepada wisatawan asing yang datang berkunjung ke desa ini. Program kerja yang dirancang yaitu dengan mengadakan pelatihan hospitality dengan memberikan teori dan memberikan kesempatan kepada pemandu wisatawan khusus untuk berlatih dengan pola 5S dan 2T serta 1M. Metode yang digunakan adalah metode ceramah saat mmeberikan materi dan metode praktik langsung ketika menyambut, melayani dan berpisah kepada wisatawan yang datang untuk menikmati keindahan alam Desa Tista sambil Bersepeda. Setelah melakukan wawancara sebagai bagian dari pretest sebelum kegiatan dilakukan dan adanya post test diakhir pelaksanaaan pelatihan, hasil kegiatan pelatihan hospitality bagi pemandu wisatawan khusus secara aktif dapat dipahami dan dipraktekkan secara langsung, selain itu rasa percaya diri mulai muncul dan memberikan hospitality berdasarkan pola yang telah diajarkan. Sehingga dengan hospitality yang baik dapat menjadikan suatu dasar acuan bagi para wistaawan baik lokal maupun internasional untuk datang menikmati keindahan alam, suasana desa sambil menikmati the sereh serta kopi andala Desa Tista
SERUAN BANTUAN KEPADA MASYARAKAT TERDAMPAK DARI BENCANA GEMPA BUMI KARANGASEM I Gede Agus Dewangga; Ni Putu Ayu Diantari; Ni Made Adriyani Resti Wiratami; Anak Agung Ayu Dian Andriyani; I Wayan Wahyu Cipta Widiastika
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 3 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.501 KB) | DOI: 10.36733/jadma.v3i1.4681

Abstract

Penggalangan donasi bagi warga yang terdampak gempa bumi Karangasem merupakan salah satu kegiatan sosial yang dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati Denpasar berkolaborasi dengan Unit Kegiatan Mahasiswa Clean Up Bali Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati Denpasar. Menimbang dampak yang ditimbulkan oleh bencana alam tersebut cukup parah hingga memakan korban jiwa, sebagai civitas akademika emiliki inisiatif untuk melakukan penggalangan donasi berupa sembako, pakaian layak pakai, dan uang. Para donatur berasal dari sivitas akademika Unmas Denapasar khususnya di lingkup Fakultas Bahasa Asing (FBA). Penyaluran donasi dilakukan di Banjar Temakung, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan bantuan yang berikan dapat memenuhi kebutuhan dan meringankan beban masyarakat yang terdampak apalagi di tengah kondisi pandemi seperti saat ini.
PENGEMBANGAN SOFT SKILL “PUBLIC SPEAKING” BAGI SISWA/SISWI SMA/SMK DI BALI Ni Made Adriyani Resti Wiratami; Ni Kadek Adiari; Putu Nur Ayomi; Anak Agung Ayu Dian Andriyani
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 3 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.459 KB) | DOI: 10.36733/jadma.v3i1.4682

Abstract

Kemampuan berbicara di muka umum atau public speaking saat ini kian dibutuhkan dalam berbagai bidang. Banyak perusahaan yang mengutamakan orang yang memiliki kemampuan public speaking baik untuk diterima di perusahaannya. Namun sebagian besar remaja, khususnya siswa-siswi SMA/SMK, belum secara mencukupi mempelajari keterampilan public speaking dengan baik, oleh karena itu melalui pelatihan workshop public speaking ini diharapkan para remaja mulai memahami bagaimana berbicara dengan baik di depan umum khususnya di bidang presentasi. Pelatihan ini ditujukan kepada siswa dan siswi SMA/SMK di Bali agar nantinya dapat berguna di perguruan tinggi dan dunia kerja. Pemaparan materi dibagi menjadi dua bagian, pada sesi pertama dibahas pengertian public speaking dan presentation skill, tahapan presentasi, tujuan, dan jenis-jenis presentasi. Sebelum dilanjutkan ke sesi kedua, diadakan sesi game terlebih dahulu agar peserta tidak merasa bosan, game berupa kuis di quizis. Selanjutnya pada sesi kedua dibahas mengenai gaya presentasi, manfaat dan kiat-kiat presentasi. Setelah sesi kedua juga diadakan sesi game tebak gambar, di mana peserta dapat memilih salah satu kotak misteri dan secara spontan mendeskripsikan gambar tersebut.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SAMBAHAN UBUD YANG BERGERAK PADA BIDANG PENDIDIKAN DAN PERTANIAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Anak Agung Ayu Dian Andriyani; Dewa Gede Agung Gana Kumara; Ni Wayan Vera Purnamasari
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1254.372 KB) | DOI: 10.36733/jadma.v3i2.5325

Abstract

Desa Sambahan Ubud adalah salah satu desa yang terdampak pandemi Covid-19. Pandemi Covid- 19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, namun sektor ekomoni dan pendidikan mendapatkan dampaknya yang cukup besar. Pemerintah telah menentapkan kebijakan untuk belajar dirumah dan bekerja dirumah, dengan adanya kebijakan tersebut membuat beberapa masyarakat mengalami dampaknya. Untuk di bidang pendidikan siswa mengalami kemalasan untuk belajar dan gangguan belajar. Kemudian, di sektor ekonomi yang lebih tepatnya sektor pariwisata mengalami kelumpuhan, yang membuat masyarakat di Desa Sambahan Ubud harus terpaksa mengalami dampak yang diharuskan mereka dirumahkan. Adapun program kerja yang dapat membantu masyarakat setempat yaitu, kepada anak-anak (siswa) kelas 6 sd dengan memberikan pengajaran lewat daring, kemudian untuk masyarakat lainnya yaitu para orang tua dengan mengajak mereka melakukan kegiatan bercocok tanam, mulai dari memperkenalkan tanaman apotik hidup dan dapur hidup. Melalui kegiatan dapat membantu masyarakat menghadapi permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitar dan dapat mengubah pola pikir masyarakat menjadi lebih baik lagi karena pandemi ini.
The Conative Function Used in the Advertisement of Covid-19 Vaccine Socialization I Gusti Ayu Vina Widiadnya Putri; Anak Agung Ayu Dian Andriyani
Pioneer: Journal of Language and Literature Vol 14 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Letters, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pioneer.v14i2.1691

Abstract

This study aims to analyze the conative function used in the covid 19 vaccine socialization advertisement. The objective of this study is to analyze the advertisement of Covid-19 vaccine socialization in conative function. This research is qualitative descriptive research and uses a quantitative approach. This study uses the theory by Jacobson (1980) to analyze data. Then combined with questionnaire data and interviews to find out the respondent's views of the public service advertisements for the Covid-19 vaccine socialization. The results of this study stated that there are several simple sentences used to emphasize that the public service advertisement of the Covid-19 vaccine socialization aims to invite readers to participate in the Covid-19 vaccine program. Questionnaire data stated that as many as 58% of the public were interested and influenced to take part in the Covid-19 vaccine after reading public service advertisements. As many as 78% of readers thought that the public service advertisement was very clear so that it could be easily understood by readers. The use of simple sentence structure makes the sentence a communicative sentence. Then 60% of the public stated that the public service advertisement of the Covid-19 vaccine socialization was effective in providing complete information for readers so they can believe the information.
IMPLEMENTASI JENIS DAN FUNGSI TINDAK TUTUR PADA INTERAKSI STAF WEDDING ORGANIZER TERHADAP WISATAWAN JEPANG DI BALI Megawati Dewi Ni Ketut; Anak Agung Ayu Dian Andriyani; Ni Wayan Meidariani
SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2020): SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa Asing (FBA) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.454 KB) | DOI: 10.36733/sphota.v12i1.676

Abstract

Penggunaan jenis dan fungsi dari tindak tutur digunakan dalam bisnis di perusahaan wedding Jepang yang ada di Bali yang dominan wisatawan Jepang ketika ingin melakukan pernikahan di Bali. Penelitian ini berfokus pada penggunaan jenis dan fungsi dari staf lokal ketika berkomunikasi dengan wisatawan Jepang yang dilakukan melalui pelayanan dari hari sebelum dan saat pernikahan berlangsung. Penelitian kualitatif ini dilakukan di kabupaten Badung karena perusahaan tersebut hanya dibuka di kabupanten Badung, dan tidak dibuka ditempat lain. Teknik pengumpulan data yaitu menyimak, mencatat interaksi staf lokal, serta didukung teknik wawancara mendalam. Data dalam bentuk percakapan yang digunakan oleh staf kepada wisatawan Jepang. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan fungsi dari tindak tutur yang digunakan berbeda-beda sesuai dengan kondisi yang dialami staf lokal terhadap wisatawan Jepang. Yaitu (1) tindak tutur asertif dengan fungsi pragmatis menjelaskan dan bertanya; (2) tindak tutur direktif dengan fungsi pragmatis menyuruh, membantu dan memerintahkan. Namun meskipun, fungsi dari tindak tutur yang dihasilkan berbeda-beda, staf tetap memberikan pelayanan yang baik dan ramah saat berhadapan dengan wisatawan Jepang. Jenis dari ketiga pembahasan tersebut menggunakan jenis tindak tutur langsung dimana staf secara langsung berkomunikasi kepada wisatawan Jepang berupa kalimat tanya dan kalimat perintah. Abstract The use of types and functions of speech acts are used in business in Japanese wedding companies in Bali that are predominantly Japanese tourists when they want to have a wedding in Bali. This research focuses on the use of types and functions of local staff when communicating with Japanese tourists which is done through services from the day before and when the wedding takes place. This qualitative research was conducted in Badung regency because the company was only opened in Badung regency, and was not opened elsewhere. Data collection techniques, such as listening, recording the interaction of local staff, and supported in-depth interview techniques. Data in the form of conversations used by staff to Japanese tourists. The results showed the use of the speech acts function used varies according to the conditions experienced by local staff towards Japanese tourists. Namely (1) assertive speech acts with pragmatic functions explaining and asking questions; (2) directive speech acts with pragmatic functions of ordering, helping and ordering. However, although the functions of speech acts are different, the staff still provide good and friendly service when dealing with Japanese tourists. The types of the three discussions use direct speech acts where the staff directly communicates with Japanese tourists in the form of question and command sentences. Keywords: interaction wedding, pragmatic, speech acts, Japanese tourists
Co-Authors Agung Pandawana, I Dewa Gede Anak Agung Istri Candrawati Anak Agung Putu Wahyu Adiarta Anggita Stovia Anita Sari Ade Bagus Reza Hariyadi Betty Debora Aritonang Burhanuddin Burhanuddin Dea Luna Valerina, Ni Komang Desak Putu Eka Pratiwi, Desak Putu Devina Cahya Putri Sondang Dewa Gede Agung Gana Kumara Dewa Gede Agung Gana Kumara Dewa Gede Agung Gana Kumara Kumara Dharma, Wilyem Dian Nugraha, I Gusti Komang Dian Puspita Candra Djatmika Djatmika Djatmika Djatmika, Djatmika Dwi Putra, I Made Kembang Dwipa, I Made Suryana Dwiyana Putra, I Gusti Kadek Adrian Eka Susylowati Ely Triasih Rahayu Farisysa Rizkah Rachman Gema Sukana Putra Hadiah, Bedriany Yedesilva Hajimia, Hafizah Hartati Hartati Hartati Hartati I Dewa Ayu Devi Maharani Santika I Dewa Ayu Devi Maharani Santika I Dewa Gede Agung Pandawana I GD Yudha Partama I Gede Agus Dewangga I Gusti Ayu Vina Widiadnya Putri I Komang Sulatra I Made Vikananda Satrya Wibawa I Made Wahyu Wijaya I Made Yawara Sumi Putra I Made Yogi Marantika I Putu Agus Putra Wirawan I Putu Gede Aditya Djanardhana I Wayan Arip Kertanegara I Wayan Juniarta Juniarta I Wayan Wahyu Cipta Widiastika I Wayan, Juniartha Ida Ayu Putri Gita Ardiantari Ida Ayu Putri Gita Ardiantari Ida Ayu Putri Gita Ardiantari Ida Ayu Putu Ita Febriyanti Ida Ayu, Putri Gita Ardiantari Ida Bagus Made Satya Swabawa Kadek Ayu, Diah Krisnayanti Kadek Yonita Yona Komang Ayu Nuriasih Ladycia Sundayra Made Henra Dwikarmawan Sudipa Made Henra Dwikarmawan Sudipa Made, Adi Arta Sudarta Megawati Dewi Ni Ketut Ni Kadek Adiari Ni Kadek Novianti Ayu Purnami Ni Ketut Prihantini Widianingsih Ni Kompyang Widi Pradnyani Ni Kompyang Widi Pradnyani Ni Luh Ayu Aprilita Ni Luh Gede Meilantari Ni Luh Gede Yuliantarini Ni Luh Kristy Ariani Ni Luh Meliyanty Ni Luh Soniartini Soniartini Ni Made Adriyani Resti Wiratami Ni Made Dwi Puspitawati Ni Made Indah Mentari Ni Made Indah Mentari, Ni Made Ni Made Intan Maulina Ni Nengah Megayanti Ni Putu Ayu Diantari Ni Putu Wahyu Srijayanti Ni Wayan Meidariani Ni Wayan Vera Purnamasari Norika, Putu Dian Nova Winarta, Ida Bagus Gde Permana, I Putu Andri Putra, Bagus Putu Pramana Putra, Gusti Made Mega Adi Putri Agung Permata Sari Putri, Widyawati Hema Mona Putu Nur Ayomi Putu Pradiva Putra Salain, Putu Pradiva Putu Sita Juniantini Raharjo, Mentari Nur Addinda Raharjo, Yusuf Muflikh Rahmat Wisudawanto Rai Subawa, Kadek Krisna Rifaldo Antonio Nicholas Vianey Ronald Umbas Ryaw Tiwu, Ni Made Anjhelia Sandra Dewi, Ni Putu Laksmi SANG AYU ADE ARIE DEWAYANTI Shahizan Ali, Mohd. Nor Sharita, Jasmine Sri Rwa Jayantini, I Gusti Agung Sugiarto, Alvin Jonathan Sumarlam Sumarlam Sumarlam Sumarlam, Sumarlam Susila, I Putu Dipa Pranata System, Administrator Tri Rokhani Utami Putri, Ni Putu Sri Wayan Nurita Wayan Nurita Wayan Nurita Widhiantara, Oka Winarta, Ida Bagus Gde Nova Yogi Marantika, I Made Yulianti, Wiwik Yusuf Muflikh Raharjo