p-Index From 2021 - 2026
9.827
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Language and Education Journal Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Diglossia Mozaik Humaniora KEMBARA KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra CaLLs : Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics Lire journal (journal of linguistics and literature Kandai Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Janaru Saja : Jurnal Program Studi Sastra Jepang Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Pioneer: Journal of Language and Literature JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Tunas Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Omiyage: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Jepang Kulturistik : Jurnal Bahasa dan Budaya Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Abdi Dharma Masyarakat TRIMAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati Denpasar Jurnal Daruma : Linguistik, Sastra dan Budaya Jepang Journal of Education for All Japanology Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan Abdi Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics
Claim Missing Document
Check
Articles

WUJUD TINDAK TUTUR PADA INTERAKSI PENJUAL DAN PEMBELI DI WARUNG MAKAN Anak Agung ayu Dian Andriyani; I Dewa Ayu Devi Maharani Santika
Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/kulturistik.6.2.3961

Abstract

This qualitative research uses the interaction of sellers and buyers in food stalls. It aims to describe the components of speech acts and the meaning contained in the interactions. The data collected by using observation method with some techniques: recording, listening, taking notes, and interviewing the traders in food stalls. The primary data source is dialogues between sellers and buyers in ten favorite food stalls in Denpasar city and Badung district with very high buyer intensity both in the morning and in the afternoon. The analytical method used is pragmatic equivalent. The technique of presenting the results of the analysis uses ordinary words informally. The results show that the interaction between the seller and the buyer implements locutionary, illocutionary, and perlocutionary acts adjusted to the context of the situation that follows each dialogue. In addition, the meaning in the speech of the seller to the buyer are the meaning of asking, confirming, telling, and offering. These explain that although speech acts in food stalls tend to use short sentences, using too many pleasantries and the level of service provided is very limited, the interaction can run well. To avoid failure in communicating, the speech participants must have similar background knowledge.
KETIDAKLANGSUNGAN EKSPRESI PADA LIRIK LAGU NAMONAI HANA KARYA SATO MIKI Oka Widhiantara; Anak Agung Ayu Dian Andriyani; Ni Luh Gede Meilantari
Jurnal Daruma : Linguistik, Sastra dan Budaya Jepang Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Daruma: Linguistik, Sastra dan Budaya Jepang
Publisher : Program Studi Sastra Jepang Fakultas Bahasa Asing Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menbahas tentang ketidaklangsungan ekspresi pada lirik lagu Namonai Hana karya Sato Miki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori semiotika Michael Riffaterre. Hasil penelitian ditemukan empat penggantian arti yang menggunakan majas metafora dan majas simbolik. Pada kategori penyimpangan arti yang berupa ambiguitas, kontradiksi dan nonsense tidak ditemukan dalam lirik Namonai Hana. Pada kategori teakhir dalam ketidaklangsungan ekspresi yakni ditemukan satu penciptaan arti. Makna dari lagu Namonai Hana karya Sato Miki adalah perasaan cinta yang tak tersampaikan.
ANALISIS MAKNA PADA LAGU SENKOU HANABI KARYA HONEYWORKS Diah Krisnayanti Kadek Ayu; Anak Agung Ayu Dian Andriyani
Jurnal Daruma : Linguistik, Sastra dan Budaya Jepang Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Daruma: Linguistik, Sastra dan Budaya Jepang
Publisher : Program Studi Sastra Jepang Fakultas Bahasa Asing Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the meaning of the song "senkou hanabi" by HONEYWORKS. This type of research is qualitative. The data source used in this study is one of the songs by HONEYWORKS entitled senkou hanabi. The data that has been obtained are analyzed using Riffaterre's semiotic theory. Methods and techniques of data collection in this study using the method of document study and literature study. Methods and techniques of data analysis using qualitative methods described by informal methods, namely by describing ordinary words in Indonesian that are easy to understand. The results of the semiotic research obtained in the song senkou hanabi are life, and there is a symbolic figure of speech in the form of senkou hanabi and also hotaru, both of which are symbolized as short life.
Semiotika Riffaterre: Signifikansi Puisi Shirayuri Jima Karya Kaneko Misuzu Mentari Nur Addinda Raharjo; Anak Agung Ayu Dian Andriyani; Ni Wayan Meidariani
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 12 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v12i2.5312

Abstract

This article aims to determine the significance of the poem Shirayuri Jima by Kaneko Misuzu. The theory used in this research is Riffaterre's semiotic theory. Sources of data used in this study is primary data sources obtained from data collection using non-interactive methods. The data obtained were analyzed using a qualitative descriptive method, then presented with an informal method, namely the data is presented in the form of sentences that are good and can be understood easily. Based on the results of data analysis that has been obtained, it can be seen that the significance of Shirayuri Jima's poem is about someone with a closed personality who prefers to spend his time painting the imaginary world he creates.
IKON, INDEKS, SIMBOL PADA LAGU LIGHT, CRYSTAL SNOW, DAN YOUR EYES TELL KARYA BTS Putu Dian Norika; Anak Agung Ayu Dian Andriyani; Ni Luh Gede Meilantari
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 12 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v12i2.6775

Abstract

Penelitian ini berjudul Ikon, Indeks, dan Simbol Pada Lirik Lagu Light, Crystal Snow, Your Eyes Tell Karya BTS dengan menggunakan teori semiotika yang dikemukakan oleh Charles Sander Peirce. Sumber data pada penelitian ini menggunakan data dari tiga lagu karya BTS dengan judul Light, Crystal Snow, dan Your Eyes Tell. Data diperoleh dengan mengunduh lagu Light, Crystal Snow, Your Eyes Tell Karya BTS lalu melakukan penelitian secara kualitatif dengan menggunakan metode simak dan catat. Hasil dari penelitian ditemukan ikon, indeks, dan simbol. Selain ditemukannya data berupa tanda, pada penelitian ini juga ditemukan data berupa makna yang diklasifikasikan beriringan dengan tanda tersebut. Kata kunci: tanda, makna, lirik lagu
Analisis Ketidaksadaran Kolektif Tokoh Tooru dalam Film Ai Uta: Yakusoku no Nakuhitokarya Taisuke Kawamura Bedriany Yedesilva Hadiah; Anak Agung Ayu Dian Andriyani; Ni Wayan Meidariani
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 13 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v13i1.7814

Abstract

Abstract This article aims to explain the personality-forming factors of Tooru’s character based on one of the personality structures, namely collective unconscious containing two archetypes in the film Ai Uta: Yakusoku no Nakuhito. the data collection technique was done by listening and rcording the dialogue between characters. The data analysis technique is done by classifying the data in the form of dialogue and expressions between characters. Informal methods are used to present the results of data analysis. The theory used is Carl Gustav Jung’s psychoanalytic theory. From the results of the study through the two data found, it describes that Tooru character experiences shadow archetypes when scolding Tatsuya, and persona archetypes whwn trying to calm his mother and himself. Keywords: Personality; collective unconscious; film Abstrak Penelitian ini, bertujuan untuk menjelaskan faktor pembentuk kepribadian tokoh Tooru berdasarkan struktur kepribadian ketidaksadaran kolektif yang memuat dua arketip yang terdapat dalam film Ai Uta: Yakusoku no Nakuhito. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menyimak dan mencatat dialog antar tokoh. Teknik analisis data dilakukan dengan mengklasifikasikan data berupa dialog dan ekspresi antar tokoh. Metode informal digunakan untuk menyajikan hasil analisis data. Teori yang digunakan adalah psiko analitik milik Carl Gustav Jung. Dari hasil penelitian melalui dua data yang ditemukan, mendeskripsikan bahwa tokoh Tooru mengalami arketip shadow (bayangan) ketika memarahi Tatsuya, dan arketip persona ketika berusaha menenangkan ibunya dan dirinya sendiri. Kata Kunci: Film; kepribadian;ketidaksadaran kolektif
Implementasi Tingkat Tutur Dalam Konsep Uchi Soto Adi Arta Sudarta Made; Anak Agung Ayu Dian Andriyani; Ni Luh Gede Meilantari
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 13 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v13i1.7818

Abstract

ABSTRACT In the Japanese bussness recognizes uchi soto concept which affects the use of speech levels used by speakers to speech partners This research is aims to analyze and describe how the implementation of speech level according to the ” Uchi soto” concept in the japanese bussness is described in the drama Love Phantom. The data in this research are primary data in the form of dialogue obtained using the observation method using the note-taking technique on the video drama Phantom which is watched online on the website filmarks.com. Analysis of the data using the technical method of determining pillar elements to select the speech data to be studied, namely the level of Japanese speech as a form of qualitative research that describes the speech between characters that appear in the drama Love Phantom, which is allegedly the level of Japanese speech when speaking to uchi and soto side of person. From the results obtained from this research, it shows that in the implementation of the speech level in the “uchi soto”concept, the level of speech used by uchi is futsuugo and teineigo only, this is based on the intimacy between fellow employees which is realized by useing futsuugo, and the use of teineigo to superiors as a form of respect. While the type of speech level used for the Soto party is the Keigo form which is used to show respect to the speech partner who is the Soto side of person. and also found the use of the Futsuugo pattern to the soto Side of person based on a close friendship relationship between the speaker and the speech partner during job. Keyword : Speech level, Uchi soto, Drama, Futsuugo, Keigo ABSTRAK Di dalam ranah bisnis Jepang mengenal konsep uchi soto yang mempengaruhi penggunaan tingkat tutur penutur kepada mitra tutur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana implemntasi tingkat tutur menurut konsep uchi soto dalam ranah bisnis jepang yang digambarkan dalam drama Love Phantom. Data penelitian ini adalah data primer berupa dialog yang didapat dengan metode observasi menggunakan teknik simak catat pada video drama Live Phantom yang secara daring di web filmarks.com. Penganalisisan data menggunakan metode teknik unsur pilar penentu untuk memilih data tuturan yang diteliti, yaitu tingkat tutur bahasa Jepang sebagai wujud penelitian yang kualitatif yang mendeskripsikan tuturan antar tokoh dalam drama Love Phantom saat berbicara kepada pihak uchi maupun soto. Dari hasil yang diperoleh penelitian ini, menunjukan bahwa dalam implementasi tingkat tutur dalam konsep uchi soto, tingkat tutur yang digunakan kepada pihak uchi yaitu futsuugo dan teineigo saja, hal ini didasar oleh adanya keakraban diantara sesama pegawai yang diwujudkan dengan penggunaan futsuugo, serta penggunaan teineigo kepada atasan sebagai wujud rasa hormat. Sementara jenis tingkat tutur yang digunakan kepada pihak soto adalah bentuk Keigo yang dipergunakan untuk menunjukan penghormatan kepada mitra tutur yang merupakan pihak soto, serta ditemukan pula adnaya penggunaan pola Futsuugo kepada pihak soto yang didasari adanya hubungan pertemannan yang akrab diantara sang penutur dan mitra tutur. Keyword : Tingkat tutur, Uchi soto, Drama, Futsuugo, Keigo
Analisis Kepribadian Tokoh Utama pada Novel Mirai no Mirai Karya Mamoru Hosoda Ni Made Anjhelia Ryaw Tiwu; Anak Agung Ayu Dian Andriyani
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 13 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v13i2.8094

Abstract

Abstract This research was conducted to determine the psychological personality of the characters in the novel ‘Mirai no Mirai’ by Mamoru Hosoda. The research used is qualitative research with descriptive method. The data collection technique was carried out in three steps, namely observation, reading, and classifying. The theory is carried out using the literary psychology approach of Sigmund Freud's theory with primary and secondary data sources in the form of the novel ‘Mirai no Mirai’ in Japanese and the novel ‘Mirai no Mirai’ translated by Ninuk Sulistyawati. The main character's personality with the theoretical approach of Sigmund Freud who looks for aspects of the character's personality consisting of the id, ego, and superego. It was found that the unfulfilled id aspect showed an ego response that made the main character act by hitting his father. This was due to the character's weak superego structure. Keywords: Literature Psychology, Personality, Novel, ‘Mirai no Mirai’ Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk dapat mengetahui kepribadian psikologi tokoh pada novel ‘Mirai no Mirai’ karya Mamoru Hosoda. Penelitian yang digunakan menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskripstif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tiga langkah yaitu observasi, membaca, dan mengklasifikasi. Teori yang dilakukan menggunakan pendekatan psikologi sastra teori Sigmund Freud dengan sumber data primer dan sekunder berupa novel ‘Mirai no Mirai’ dalam bahasa Jepang dan novel ‘Mirai no Mirai’ terjemahan dari Ninuk Sulistyawati. Kepribadian tokoh utama dengan pendekatan teori Sigmund Freud yang mencari aspek-aspek kepribadian tokoh yang terdiri dari id, ego, dan superego. Ditemukan aspek id yang tidak terpenuhi menunjukkan respon ego yang membuat tokoh utama bertindak dengan memukul ayahnya. Hal ini disebabkan karena struktur superego yang lemah dari tokoh tersebut. Kata kunci: Psikologi Sastra, Tokoh, Novel, ‘Mirai no Mirai’
Campur Kode pada Dialog Penjual dan Pembeli di Desa Wisata Penglipuran Anak Agung Ayu Dian Andriyani; Ida Ayu Putri Gita Ardiantari
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v8i1.1409

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada penggunaan campur kode dalam interaksi antara penjual dan pembeli di warung tradisional. Data dialog antara penjual dan pembeli di warung tradisional dengan target warung yang menyediakan berbagai makanan ciri khas, minuman serta oleh-oleh Bali, mempertimbangkan jumlah kunjungan pembeli sangat tinggi, berlokasi di Desa Penglipuran kabupaten Bangli, karena menjadi destinasi yang sangat diminat wisatawan lokal maupun mancanegara. Metode observasi menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara menyimak, mencatat serta merekam berbagai interaksi secara alami. Penelitian kualitatif ini mendeskripsikan penggunaan campur kode pada setiap interaksi di warung tradisional. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan padan pragmatik karena alat penentu yaitu mitra tutur. Data setelah di analisis, dideskripsikan menggunakan kata-kata biasa agar tidak terkesan kaku. Hasil penelitian menemukan campur kode ke luar karena tidak ada padanan kata yang sesuai dalam bahasa sumber selain itu, istilah yang digunakan lebih populer. Penggunaan campur kode ke dalam karena mitra tutur berasal dari rumpun yang sama, tempat tinggal yang dekat sehingga dapat mempermudah komunikasi karena sudah saling mengenal. Selain itu, campur kode campuran ditentukan oleh topik pembicaraan dan adanya tingkat tutur bahasa di Bali. disamping itu, untuk humor sehingga dapat mendekatkan jarak dengan pembeli. Artinya, penggunaan campur kode menjadi hak dari peserta tutur dengan harapan pesan tersampaikan dengan baik, sehingga dapat menjalin hubungan menjadi harmonis. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar acuan pembelajar maupun peneliti linguistik dalam melihat fenomena campur kode sebagai media tutur masyarakat.
Penggunaan Aizuchi Oleh Penutur Asli Bahasa Jepang dalam Video Kanal Youtube Hajimesyacho Ni Kompyang Widi Pradnyani; Anak Agung Ayu Dian Andriyani
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v8i2.1750

Abstract

Penelitian ini berfokus pada bentuk dan fungsi aizuchi yang dilontarkan oleh penutur asli bahasa Jepang yang bertujuan untuk mengetahui apa saja fungsi dan bentuk aizuchi yang dilontarkan. Sumber data diambil dari kanal youtube data primer berupa dialog interaksi antara penutur asli bahasa Jepang dengan penutur asing Bahasa Jepang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Metode dan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi dan teknik simak catat. Metode yang digunakan dalam analisis data adalah metode padan pragmatis. Metode yang digunakan dalam penyajian hasil analisis adalah metode informal. Hasil penelitian ini menemukan bentuk aizuchi yang sering dilontarkan oleh penutur asli Jepang adalah bentuk aizuchishi dengan jumlah temuan sebanyak 61 data, sedangkan fungsi yang banyak dilontarkan adalah fungsi kiiteiru to iu shingou dengan temuan sebanyak 58 data. Hal ini dikarenakan bentuk aizuchishi merupakan memiliki bentuk sedernaha sehingga mudah dilontarkan oleh penutur. Sedangkan fungsi aizuchi kiiteiru to iu shingou sering diungkapkan karena penutur asli Jepang sering mendengarkan informasi-informasi baru dari mitra tutur. Kata kunci: aizuchi, interaksi, penutur asli bahasa Jepang
Co-Authors Adi Arta Sudarta Made Agung Pandawana, I Dewa Gede Anak Agung Istri Candrawati Anak Agung Putu Wahyu Adiarta Anggita Stovia Anita Sari Ade Bagus Reza Hariyadi Bedriany Yedesilva Hadiah Betty Debora Aritonang Burhanuddin Burhanuddin Dea Luna Valerina, Ni Komang Desak Putu Eka Pratiwi, Desak Putu Devina Cahya Putri Sondang Dewa Gede Agung Gana Kumara Dharma, Wilyem Diah Krisnayanti Kadek Ayu Dian Nugraha, I Gusti Komang Dian Puspita Candra Djatmika . Dwi Putra, I Made Kembang Dwipa, I Made Suryana Dwiyana Putra, I Gusti Kadek Adrian Eka Susylowati Ely Triasih Rahayu Farisysa Rizkah Rachman Frumentius Adrianus Arve Gema Sukana Putra Hajimia, Hafizah Hartati Hartati Hartati Hartati I Dewa Ayu Devi Maharani Santika I Dewa Ayu Devi Maharani Santika I Dewa Gede Agung Pandawana I GD Yudha Partama I Gede Agus Dewangga I Gusti Ayu Vina Widiadnya Putri I Komang Sulatra I Made Vikananda Satrya Wibawa I Made Wahyu Wijaya I Made Yawara Sumi Putra I Made Yogi Marantika I Putu Agus Putra Wirawan I Putu Gede Aditya Djanardhana i putu widiantara I Wayan Arip Kertanegara I Wayan Juniarta Juniarta I Wayan Wahyu Cipta Widiastika I Wayan, Juniartha Ida Ayu Putri Gita Ardiantari Ida Ayu Putri Gita Ardiantari Ida Ayu Putri Gita Ardiantari Ida Ayu Putu Ita Febriyanti Ida Ayu, Putri Gita Ardiantari Ida Bagus Made Satya Swabawa Kadek Yonita Yona Komang Ayu Nuriasih Ladycia Sundayra Made Henra Dwikarmawan Sudipa Made Henra Dwikarmawan Sudipa Megawati Dewi Ni Ketut Mentari Nur Addinda Raharjo Ni Kadek Adiari Ni Kadek Novianti Ayu Purnami Ni Ketut Prihantini Widianingsih Ni Kompyang Widi Pradnyani Ni Kompyang Widi Pradnyani Ni Luh Ayu Aprilita Ni Luh Gede Meilantari Ni Luh Gede Meilantari Ni Luh Gede Yuliantarini Ni Luh Kristy Ariani Ni Luh Meliyanty Ni Luh Soniartini Soniartini Ni Made Adriyani Resti Wiratami Ni Made Anjhelia Ryaw Tiwu Ni Made Dwi Puspitawati Ni Made Indah Mentari Ni Made Indah Mentari, Ni Made Ni Made Intan Maulina Ni Nengah Megayanti Ni Putu Ayu Diantari Ni Putu Wahyu Srijayanti Ni Wayan Meidariani Ni Wayan Vera Purnamasari Nova Winarta, Ida Bagus Gde Oka Widhiantara Permana, I Putu Andri Putra, Bagus Putu Pramana Putra, Gusti Made Mega Adi Putri Agung Permata Sari Putri, Widyawati Hema Mona Putu Dian Norika Putu Nur Ayomi Putu Pradiva Putra Salain, Putu Pradiva Putu Sita Juniantini Raharjo, Yusuf Muflikh Rahmat Wisudawanto Rai Subawa, Kadek Krisna Rifaldo Antonio Nicholas Vianey Ronald Umbas Sandra Dewi, Ni Putu Laksmi SANG AYU ADE ARIE DEWAYANTI Shahizan Ali, Mohd. Nor Sharita, Jasmine Sri Rwa Jayantini, I Gusti Agung Sugiarto, Alvin Jonathan Sumarlam, Sumarlam Susila, I Putu Dipa Pranata System, Administrator Tarasista, Ni Putu Vineisya Tri Rokhani Utami Putri, Ni Putu Sri Wayan Nurita Wayan Nurita Wayan Nurita Winarta, Ida Bagus Gde Nova Wiwik Yulianti Yogi Marantika, I Made Yulianti, Wiwik Yusuf Muflikh Raharjo