p-Index From 2021 - 2026
9.455
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Language and Education Journal Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Diglossia Mozaik Humaniora KEMBARA KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra CaLLs : Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics Lire journal (journal of linguistics and literature Kandai Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Janaru Saja : Jurnal Program Studi Sastra Jepang Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Pioneer: Journal of Language and Literature JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Tunas Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Omiyage: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Jepang Kulturistik : Jurnal Bahasa dan Budaya Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Abdi Dharma Masyarakat TRIMAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati Denpasar Jurnal Daruma : Linguistik, Sastra dan Budaya Jepang Journal of Education for All Japanology Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan Abdi Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics
Claim Missing Document
Check
Articles

MEMBANGUN IDENTITAS VIBRA (VISUAL DAN BRANDING) BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK KELOMPOK SADAR WISATA DESA WISATA BENGKALA (KAMPUNG KOLOK ) SINGARAJA Andriyani, Anak Agung Ayu Dian; Pandawana, I Dewa Gede Agung; Ardiantari, Ida Ayu Putri Gita; Maulina, Ni Made Intan; Putra, Bagus Putu Pramana; Dwipa, I Made Suryana
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.137

Abstract

Desa Bengkala, di Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali, dikenal sebagai destinasi wisata edukasi karena kekhasan masyarakat Kolok (tuli-bisu) yang menarik wisatawan dan peneliti. Untuk mengoptimalkan potensi desa, dibentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) "Bhaskara Weda" dan kelompok tani "Mandi Madu." Namun, kedua kelompok ini menghadapi tantangan dalam pelayanan tamu akibat kurangnya struktur organisasi, keterbatasan kemampuan bahasa asing, dan penerapan hospitality. Program pengabdian ini bertujuan membangun identitas dan branding lokal, menyusun struktur organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan melalui aplikasi Digital Hospitality Service (DIHOSE) dan SALOKA untuk menginventarisasi kosakata Kolok. Pelatihan Janger Kolok juga dilakukan guna melestarikan budaya lokal. Kelompok tani didukung melalui sistem irigasi tetes (SIRAT), mesin penggiling padi, dan pelatihan tumpang sari. Selain itu, Demplot Aquaponik bertenaga surya dikembangkan untuk mendukung peningkatan gizi masyarakat Kolok dan menanggulangi stunting.Pendekatan yang diterapkan meliputi Transfer Knowledge (TK), Technology Transfer (TT), dan Entrepreneurship Capacity Building. Hasil pengabdian mencakup kebijakan tiket masuk yang dikelola Pokdarwis, peningkatan keterampilan SDM di bidang pariwisata, serta peluncuran DIHOSE dan SALOKA. Regenerasi kesenian Janger Kolok juga terwujud melalui pelatihan untuk anak-anak. Tahap lanjutan akan difokuskan pada pemasaran, pembuatan paket wisata, dan virtual tour berbasis situs web untuk mendukung pemberdayaan berkelanjutan bagi Pokdarwis.
ANALISIS MAKNA PADA LAGU SENKOU HANABI KARYA HONEYWORKS Kadek Ayu, Diah Krisnayanti; Anak Agung Ayu Dian Andriyani
Jurnal Daruma : Linguistik, Sastra dan Budaya Jepang Vol. 5 No. 02 (2025): Jurnal Daruma: Linguistik, Sastra dan Budaya Jepang
Publisher : Program Studi Sastra Jepang Fakultas Bahasa Asing Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the meaning of the song "senkou hanabi" by HONEYWORKS. This type of research is qualitative. The data source used in this study is one of the songs by HONEYWORKS entitled senkou hanabi. The data that has been obtained are analyzed using Riffaterre's semiotic theory. Methods and techniques of data collection in this study using the method of document study and literature study. Methods and techniques of data analysis using qualitative methods described by informal methods, namely by describing ordinary words in Indonesian that are easy to understand. The results of the semiotic research obtained in the song senkou hanabi are life, and there is a symbolic figure of speech in the form of senkou hanabi and also hotaru, both of which are symbolized as short life.
PEMBERDAYAAN SAMPAH MELALUI PROGRAM ECOBRICK DI BANJAR SILAKARANG, DESA SINGAPADU KALER I Wayan, Juniartha; Eka Pratiwi, Desak Putu; Sulatra, I Komang; Dian Andriyani, Anak Agung Ayu; Dian Nugraha, I Gusti Komang; Dwi Putra, I Made Kembang
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v6i2.12288

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pengelolaan sampah di Banjar Silakarang, Desa Singapadu Kaler. Program ini adalah sebuah usaha untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk menyadari pentingnya pengelolaan sampah, khususnya sampah anorganik. Program Pengabdian ini mengelaborasi seluruh metode-metode yang pernah digunakan dalam kegiatan pengabdian tentang pembuatan ecobrick, khususnya di Banjar Silakarang, Desa Singapadu Kaler. Program pengabdian masyarakat ini menggunakan metode sosialisasi dan pelatihan tentang pembuatan ecobrick sebagai solusi ramah lingkungan untuk mengurangi volume sampah. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan langsung, diskusi interaktif, dan praktik pembuatan ecobrick. Adapun output dari program pengabdian masyarakat ini memberikan hasil berupa Perubahan positif terkait pengetahuan dan kesadaran masyarakat, serta perubahan sikap yang positif terhadap pengelolaan sampah. Masyarakat mulai berkomitmen untuk mengimplementasikan ilmu dan metode yang diperoleh dalam kehidupan mereka sehari-hari, seperti memisahkan sampah dan membuat kompos dari sisa makanan. Program ini juga berhasil menciptakan rasa kebersamaan dan tanggung jawab kolektif mengurangi jumlah sampah anorganik.
PDB UNMAS DENPASAR: PENGUATAN DESA WISATA BENGKALA UNTUK POKDARWIS BHASKARA WEDA DAN KELOMPOK TANI MANDI MADU Ida Ayu Putri Gita Ardiantari; Anak Agung Ayu Dian Andriyani; Agung Pandawana, I Dewa Gede; Putra Wirawan, I Putu Agus; Putra Salain, Putu Pradiva; Indah Mentari, Ni Made; Yogi Marantika, I Made; Dea Luna Valerina, Ni Komang; Sandra Dewi, Ni Putu Laksmi; Rai Subawa, Kadek Krisna; Dwiyana Putra, I Gusti Kadek Adrian; Intan Maulina, Ni Made; Yulianti, Wiwik
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v6i2.12698

Abstract

Program Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan. Universitas Mahasaraswati (UNMAS) Denpasar kembali melaksanakan kegiatan sebagai bukti nyata dalam mewujudkan konsep Kampus Berdampak di Desa Wisata Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng. Untuk tahun kedua, lebih memfokuskan pada peningkatan kompetensi Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Bhaskara Weda yang bertujuan untuk menemukan inovasi paket wisata Desa Bengkala yang inovatif dan ekonomis serta pendampingan dalam menyusun panduan praktis untuk merancang tour agar nantinya mampu membangun pengalaman berkesan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Serta pendampingan kepada kelompok Tani Madu, untuk pemanfaatan SIMOTA (Sistem Monitoring Kondisi Tanah) berbasis IOT sebagai upaya membantu budidaya pertanian dengan pemanfaatan Smart Farming, serta pembuatan desain kemasan produk untuk bersaing di pasar global saat ini. Adapun permasalahan yang sedang dihadapi mitra kelompok sadar wisata (pokdarwis) adalah belum optimalnya wawasan serta pemahaman dalam menyusun panduan praktis untuk merancang paket tour yang inovatif dan ekonomis serta pemahaman untuk pemanfaatan SIMOTA ( Sistem Monitoring Kondisi Tanah) berbasis IOT. Adapun pendekatan yang telah dilaksanakan untuk mendukung berbagai kegiatan selama di Bengkala melalui Transfer Knowledge (TK), Technology Transfer (TT), Difusi Ipteks, dan Entrepreneurship Capacity Building. Metode pelaksanaan mencakup workshop dalam bentuk pelatihan, pendampingan intensif, serta fasilitasi kolaborasi lintas sektor antara akademisi, masyarakat, dan pemangku kepentingan terkait. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman serta keterampilan dalam menyusun paket wisata sebesar dan kemasan produk dan SIMOTA (Sistem Monitoring Kondisi Tanah) berbasis IOT. Terdapat peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menyusun paket wisata sebesar 90% yang menonjolkan ciri keunikan Bengkala, seperti seni tradisi, tarian kolok, serta berbagai atraksi berbasis kehidupan sehari-hari serta adanya workshop penggunaan SIMOTA dalam memanfaatkan lahan pertanian. Selain itu, monitoring serta evaluasi selama kegiatan terus dilaksanakan untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan tujuan awal. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan perekomonian masyarakat Desa wisata Bengkala melalui adanya program paket wisata serta sistem SIMOTA yang dapat membantu dalam budidaya pertanian dengan pemanfaatan Smart Farming. Serta workshop dalam pembuatan desain kemasan produk telah dilaksanakan dengan harapan kemasan yang unik dan memiliki nilai jual tinggi mampu menarik minat konsumen untuk membeli dan mengingat produk ciri khas Bengkala. Disamping itu, sama dengan workshop penyusunan paket wisata, untuk kelompok tani juga diadakan ujian Pre-test dan post-test. Hasil yang telah dilakukan menunjukkan juga adanya peningkatan rata-rata skor hingga 90%. Itu artinya, kelompok tani mandi madu dapat memahami dengan baik SIMOTA dan mampu membuat dezain yang mudah untuk diingat oleh masyarakat secara umum. Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan perekonomian warga kolok di Desa Bengkala.
Revitalisasi Citra: Strategi Promosi Digital Dan Inovasi Packaging Poklahsar Selera Rasa Desa Tista Puspitawati, Ni Made Dwi; Dian Andriyani, Anak Agung Ayu; Permata Sari, Putri Agung
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4125

Abstract

Kelompok Pengolahan dan Pemasaran Ladrang Selera Rasa (Poklahsar) Desa Tista merupakan salah satu kelompok yang fokus pada pengolahan dan pemasaran produk ladrang, serta berkoordinasi dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) Sari Merta. Tujuan PkM ini adalah untuk memaksimalkan penggunaan alat produksi dan pengemasan, untuk meningkatkan kemampuan Poklahsar dalam manajemen keuangan melalui buku kas digital dan digital marketing. Berikut metode yang digunakan antara lain (1) penyediaan alat untuk penunjang proses produksi dan pengemasan, (2) pelatihan pengelolaan keuangan melalui buku kas digital, (3) penggunaan website, facebook dan instagram dalam digitalisasi pemasaran. Hasil dari kegiatan ini adalah Poklahsar Ladrang Selera Rasa mampu menggunakan alat produksi dan pengemasan yang diberikan, serta mampu memahami dan menggunakan buku khusus digital. Selain itu, situs web disediakan dapat dikelola oleh Bumdes dan Poklahsar sebagai media promosi tambahan facebook Dan Instagram. Partisipasi Bumdes dan Poklahsar sangat antusias dalam menyelesaikan seluruh kegiatan. Kepala Desa Wisata Tista juga sangat mendukung kegiatan ini dan berharap UKM lapangan yang dikelola oleh Poklahsar dan Bumdes ini dapat lestari dan menjadi salah satu makanan atau oleh-oleh khas Desa Wisata Tista bagi wisatawan mancanegara maupun nusantara.
PELATIHAN DARING BAHASA JEPANG PERHOTELAN KARYAWAN HOTEL DI BALI Meidariani, Ni Wayan; Andriyani, Anak Agung Ayu Dian; Ardiantari, Ida Ayu Putri Gita
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1106

Abstract

Pandemi covid-19 yang melanda dunia membawa dampak yang buruk terhadap perekonomian negara, salah satu negara yang mengalami dampak pademi covid-19 adalah Indonesia. Bali yang merupakan salah satu pulau di Indonesia, sebagian besar penduduknya bekerja di bidang pariwisata. Adanya wabah covid-19 ini menyebabkan kebangkrutan usaha pariwisata khususnya bidang akomodasi sehingga banyak karyawan hotel yang mengalami putus hubungan kerja. Dalam situasi yang sulit ini, peran masyarakat lainnya sangat diperlukan untuk saling membantu. Bentuk bantuan yang diperlukan masyarakat tidak hanya sebatas pengadaan sembako atau bantuan uang tunai saja. Salah satu upaya untuk membantu para karyawan hotel adalah memberikan pelatihan gratis kepada mereka tentang pengenalan budaya Jepang dan bahasa Jepang perhotelan. Tujuan pelatihan bahasa Jepang perhotelan untuk menambah kemampuan berbahasa Jepang sehingga dapat meningkatkan hospitality para pekerja hotel dalam melayani wisatawan Jepang. Pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan tidak akan habis dan dapat meningkatkan SDM karyawan hotel saat pariwisata dibuka. Pelatihan dilakukan secara online menggunakan media jitsi. Berdasarkan hasil evaluasi disimpulkan bahwa 80% karyawan hotel tidak mengetahui etika dalam melayani wisatawan Jepang karena mereka tidak paham tentang perbedaan budaya Jepang. Bahasa Jepang yang digunakan oleh para karyawan hotel masih menggunakan ragam santai tanpa memperhatikan kedudukan lawan bicara karena menganggap bahasa Jepang seperti bahasa Indonesia yang tidak mengenal tingkatan berbahasa
Pelatihan Hospitality dan Budaya Jepang bagi Pelaku Pariwisata di Desa Jatiluwih Andriyani, Anak Agung Ayu Dian; Ardiantari, Ida Ayu Putri Gita; Sulatra, I Komang
ABDI HUMANIORA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdihumaniora.v5i2.124939

Abstract

Tourism is an important sector in the economy of Jatiluwih Village, and visits by Japanese tourists have become a potential market that has been increasing in recent years. However, to improve the quality of service for Japanese tourists which indirectly can expand market share, tourism actors need to have adequate knowledge of the culture, customs and habits of Japanese people as well as the ability to communicate using basic Japanese, with the aim of providing the best service. Post-pandemic, the world of tourism has revived. To revive work enthusiasm and service attitude to Japanese tourists, the role of the university is needed to help provide knowledge and skills to tourism actors when communicating with tourists of different cultures, therefore misunderstandings can be avoided in communication. One of the efforts to increase the knowledge and skills of tourism actors in Jatiluwih Village, required hospitality and Japanese culture training. This training involved experts who have experience in the tourism industry and expertise in Japanese culture. Through this training, it was hoped that tourism actors will gain in-depth knowledge of Japanese culture, including language, customs, and the ethics of interacting with Japanese tourists. They were also trained in hospitality skills which include communication, hospitality, service skills, and understanding of Japanese guest preferences.
Analysis of Original Japanese ‘Uchisoto’ Concept Used by Indonesian Speaker as Tourism Actors in Bali Andriyani, Anak Agung Ayu Dian; Djatmika, Djatmika; Sumarlam, Sumarlam; Rahayu, Ely Triasih
IJELTAL (Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics) Vol 3, No 2 (2019): Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/ijeltal.v3i2.196

Abstract

This study aimed to analyze the implementation of uchi ‘ingrup’ soto‘outgrup’ from dialogue between tourism actors and Japanese tourists in Bali. The research site was characterized by formal situation at one of the largest Japanese travel agencies in Bali and by non-formal situations carried out in the Kuta beach in Badung regency. This case study grappled with linguistic data in the form of dialogues between tourism actors and Japanese tourists that was laden with the Uchisoto concept. The data collection technique included recording techniques, reference and record techniques, and in-depth interview techniques with 25 tourism actors in an unstructured way to get data in their natural contexts. The data transcribed were classified according to the context of the speech situation and then analyzed using domain, taxonomy, compound and cultural analysis. The research results highlighted the errors in implementing the Uchisoto concept because of differences in mindset and culture, within both formal and non-formal situations. This is evident from the level of speech markers used which still respect the leaders in front of customers. Despite these mistakes, tourism actors are able to carry out maximum hospitality so Japanese tourists understand this condition. They understand the different concepts of thinking and minimum understanding of these tourism actors. These findings help tourism actors in the Japanese business to use the Uchisoto concept when communicating with Japanese tourists and for tour guides, travel agencies and also language schools to provide trainings related to Japanese language and business culture.
Pemahaman Strategi Komunikasi pada Ranah Cross Culture Indonesia dan Jepang sebagai Bentuk Peningkatan Hospitality di Yan Yan Silver Andriyani, Anak Agung Ayu Dian; Sudipa, Made Henra Dwikarmawan; Tarasista, Ni Putu Vineisya
TRIMAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Trimas: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bali Island, as a tourism destination grounded in the concept of local wisdom that underpins social harmony, continues to exist and develop innovative approaches to sustainable tourism. This concept emphasizes tourism development that does not harm the environment or culture while providing economic benefits, protecting the environment, and preserving local socio-cultural values. One of the key attractions supporting this concept is the empowerment of micro, small, and medium enterprises (UMKM) to strengthen the local economy, including Yan Yan Silver. Based on a situational analysis conducted through direct observation and interviews, this community service program aims to enhance the cross-cultural communication competence of workers at Yan Yan Silver, a silver craft in Bali that frequently interacts with Japanese tourists. Limited understanding of Japanese cultural values, politeness strategies, and effective communication techniques has led to miscommunication and a decline in service quality. Therefore, this program focuses on practical training in Japanese-language communication strategies, the introduction of Japanese interaction norms, and culturally based hospitality practices. The methods employed include preliminary observation, interviews, participatory training, role-play simulations, and evaluation. The evaluation results before and after the training clearly indicate a significant improvement in workers readiness to interact with Japanese tourists, particularly in the use of polite expressions, appropriate body language, and an enhanced understanding of Japanese tourists communication expectations. This training is expected to contribute to improving service quality and strengthening the competitiveness of Yan Yan Silver as a culturally based silver gallery destination.
Penggunaan Aizuchi Oleh Penutur Asli Bahasa Jepang dalam Video Kanal Youtube Hajimesyacho Widi Pradnyani, Ni Kompyang; Andriyani, Anak Agung Ayu Dian
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v8i2.1750

Abstract

Penelitian ini berfokus pada bentuk dan fungsi aizuchi yang dilontarkan oleh penutur asli bahasa Jepang yang bertujuan untuk mengetahui apa saja fungsi dan bentuk aizuchi yang dilontarkan. Sumber data diambil dari kanal youtube data primer berupa dialog interaksi antara penutur asli bahasa Jepang dengan penutur asing Bahasa Jepang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Metode dan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi dan teknik simak catat. Metode yang digunakan dalam analisis data adalah metode padan pragmatis. Metode yang digunakan dalam penyajian hasil analisis adalah metode informal. Hasil penelitian ini menemukan bentuk aizuchi yang sering dilontarkan oleh penutur asli Jepang adalah bentuk aizuchishi dengan jumlah temuan sebanyak 61 data, sedangkan fungsi yang banyak dilontarkan adalah fungsi kiiteiru to iu shingou dengan temuan sebanyak 58 data. Hal ini dikarenakan bentuk aizuchishi merupakan memiliki bentuk sedernaha sehingga mudah dilontarkan oleh penutur. Sedangkan fungsi aizuchi kiiteiru to iu shingou sering diungkapkan karena penutur asli Jepang sering mendengarkan informasi-informasi baru dari mitra tutur. Kata kunci: aizuchi, interaksi, penutur asli bahasa Jepang
Co-Authors Agung Pandawana, I Dewa Gede Anak Agung Istri Candrawati Anak Agung Putu Wahyu Adiarta Anggita Stovia Anita Sari Ade Bagus Reza Hariyadi Betty Debora Aritonang Burhanuddin Burhanuddin Dea Luna Valerina, Ni Komang Desak Putu Eka Pratiwi, Desak Putu Devina Cahya Putri Sondang Dewa Gede Agung Gana Kumara Dharma, Wilyem Dian Nugraha, I Gusti Komang Dian Puspita Candra Djatmika Djatmika Djatmika Djatmika, Djatmika Dwi Putra, I Made Kembang Dwipa, I Made Suryana Dwiyana Putra, I Gusti Kadek Adrian Eka Susylowati Ely Triasih Rahayu Farisysa Rizkah Rachman Gema Sukana Putra Hadiah, Bedriany Yedesilva Hajimia, Hafizah Hartati Hartati Hartati Hartati I Dewa Ayu Devi Maharani Santika I Dewa Ayu Devi Maharani Santika I Dewa Gede Agung Pandawana I GD Yudha Partama I Gede Agus Dewangga I Gusti Ayu Vina Widiadnya Putri I Komang Sulatra I Made Vikananda Satrya Wibawa I Made Wahyu Wijaya I Made Yawara Sumi Putra I Made Yogi Marantika I Putu Agus Putra Wirawan I Putu Gede Aditya Djanardhana I Wayan Arip Kertanegara I Wayan Juniarta Juniarta I Wayan Wahyu Cipta Widiastika I Wayan, Juniartha Ida Ayu Putri Gita Ardiantari Ida Ayu Putri Gita Ardiantari Ida Ayu Putri Gita Ardiantari Ida Ayu Putu Ita Febriyanti Ida Ayu, Putri Gita Ardiantari Ida Bagus Made Satya Swabawa Kadek Ayu, Diah Krisnayanti Kadek Yonita Yona Komang Ayu Nuriasih Ladycia Sundayra Made Henra Dwikarmawan Sudipa Made Henra Dwikarmawan Sudipa Made, Adi Arta Sudarta Megawati Dewi Ni Ketut Ni Kadek Adiari Ni Kadek Novianti Ayu Purnami Ni Ketut Prihantini Widianingsih Ni Kompyang Widi Pradnyani Ni Luh Ayu Aprilita Ni Luh Gede Meilantari Ni Luh Gede Yuliantarini Ni Luh Kristy Ariani Ni Luh Meliyanty Ni Luh Soniartini Soniartini Ni Made Adriyani Resti Wiratami Ni Made Dwi Puspitawati Ni Made Indah Mentari Ni Made Indah Mentari, Ni Made Ni Made Intan Maulina Ni Nengah Megayanti Ni Putu Ayu Diantari Ni Putu Wahyu Srijayanti Ni Wayan Meidariani Ni Wayan Vera Purnamasari Norika, Putu Dian Nova Winarta, Ida Bagus Gde Permana, I Putu Andri Putra, Bagus Putu Pramana Putra, Gusti Made Mega Adi Putri Agung Permata Sari Putri, Widyawati Hema Mona Putu Nur Ayomi Putu Pradiva Putra Salain, Putu Pradiva Putu Sita Juniantini Raharjo, Mentari Nur Addinda Raharjo, Yusuf Muflikh Rahmat Wisudawanto Rai Subawa, Kadek Krisna Rifaldo Antonio Nicholas Vianey Ronald Umbas Ryaw Tiwu, Ni Made Anjhelia Sandra Dewi, Ni Putu Laksmi SANG AYU ADE ARIE DEWAYANTI Shahizan Ali, Mohd. Nor Sharita, Jasmine Sri Rwa Jayantini, I Gusti Agung Sugiarto, Alvin Jonathan Sumarlam Sumarlam Sumarlam Sumarlam, Sumarlam Susila, I Putu Dipa Pranata System, Administrator Tarasista, Ni Putu Vineisya Tri Rokhani Utami Putri, Ni Putu Sri Wayan Nurita Wayan Nurita Wayan Nurita Widhiantara, Oka Widi Pradnyani, Ni Kompyang Winarta, Ida Bagus Gde Nova Yogi Marantika, I Made Yulianti, Wiwik Yusuf Muflikh Raharjo