Claim Missing Document
Check
Articles

The Effectiveness of Digital Storytelling on Self-Management of Diabetes Mellitus Patients: A Systematic Review Andi Sulfikar Andi Sulfikar; Rini Rachmawaty; Kusrini Kadar
International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Vol. 4 No. 4 (2021): International Journal of Nursing and Health Services (IJHNS)
Publisher : Alta Dharma Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35654/ijnhs.v4i4.438

Abstract

The global prevalence of diabetes in adults has increased over the last few decades. This study aimed to identify and analyze scientific evidence on the effectiveness of digital storytelling on the self-management of diabetes mellitus patients. Method: This systematic review is based on the PRISMA checklist. Literature search via PubMed, Google Scholar, DOAJ, ScienceDirect, Cochrane, and Wiley. Structured research questions used the PICO electronic method (patient, intervention, comparison, and outcome). There are three different models of digital storytelling intervention, namely, using videos, slide shows, and photovoice. From a total of 581 respondents who were studied, the most frequently used digital storytelling content was diabetes self-management such as drug management, glucose self-monitoring, physical activity, and nutrition. The effects of digital storytelling found were a description of the patient's experience after being given digital storytelling intervention. The impact of digital storytelling on cognitive, affective, patient skills related to their illness, the effect of digital storytelling on psychological aspects (self-efficacy, self-confidence, self-awareness, and motivation), to storytelling. An alternative educational strategy for patient groups who have low health literacy and older age groups. Conclusion: There are three models for implementing digital storytelling intervention, namely digital storytelling using video, digital storytelling using slide shows, and digital storytelling using the photovoice technique with Instagram modification. For this reason, Further research Needs to examine the digital storytelling intervention found in this review for self-management of DM patients.
Pengembangan Instumen Persepsi Pasien Kanker Dengan Kemoterapi Terhadap Perilaku Caring Perawat: Pilot Studi Yulta Kadang; Kusrini Kadar; Ariyanti Saleh
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.807 KB) | DOI: 10.52774/jkfn.v4i2.79

Abstract

Latar Belakang: Perawat memiliki peran yang penting dalam memberikan informasi yang meliputi pengetahuan tentang kemoterapi dan mampu menjelaskan apa yang akan terjadi selama pasien menerima kemoterapi, termasuk kemungkinan efek samping dan penanganannya. Salah satu ukuran yang dapat digunakan untuk mengukur perilaku caring perawat adalah kuesioner. Pengembangan kuesioner mempertimbangkan struktur dan isi kuesioner dan saran dari para ahli. Penelitian lain juga menginformasikan bahwa uji coba sering dilakukan untuk menguji kelayakan teknik, metode, kuesioner, wawancara dan bagaimana metode tersebut berfungsi bersama dalam konteks tertentu. Tujuan: Untuk menguji instrumen (kuesioner) yang telah dikembangkan oleh peneliti, sebelum dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional, dimana instrumen yang akan diuji didistribusikan kepada 30 pasien kanker yang menjalani kemoterapi di RS Stella Maris Makassar. Pemilihan sampel menggunakan metode nonprobability sampling, dengan teknik purposive sampling. Hasil: Temuan penelitian berdasarkan hasil pilot study, mayoritas responden memahami butir-butir pernyataan yang terdapat dalam instrumen (kuesioner). Namun pada kolom saran/komentar yang disediakan, beberapa responden berkomentar bahwa ada 6 item pernyataan yang maknanya tidak dipahami oleh responden saat mengisi instrumen. Berdasarkan komentar dari responden dan dengan mempertimbangkan rekomendasi dari beberapa panel ahli metode Delphi pada langkah kedua, peneliti memutuskan untuk mengubah item pernyataan yang menggunakan kalimat negatif menjadi kalimat positif. Kesimpulan: Hasil akhir instrumen setelah direvisi berjumlah 27 item pernyataan. Tidak ada item pernyataan yang ditambahkan atau dikurangi. Namun peneliti merevisi 6 item pernyataan sebelumnya yang negatif, sehingga hasil akhir dari uji coba ini adalah keseluruhan item pernyataan pada instrumen ini adalah item pernyataan yang bermakna positif.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN KADER KESEHATAN TENTANG PERAWATAN KAKI DIABETES DI KOTA MAKASSAR 2019 Elly L. Sjattar; Sarnida Sarnida; Titi Iswanti Afelya; Abdul Majid; Kusrini Kadar; Yuliana Syam; Saldy Yusuf; Nurhaya Nurdin
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 2 No. 2: Desember 2019
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jkmm.v2i1.8724

Abstract

Latar belakang: Diabetes mellitus (DM) adalah salah satu penyakit tidak menular yang dilaporkan meningkat setiap tahun. Seiring dengan meningkatnya jumlah penderita diabetes, komplikasi yang dapat terjadi juga meningkat. Salah satu komplikasi yang dapat terjadi adalah ulserasi pada tungkai bawah dengan atau tanpa infeksi yang menyebabkan kerusakan pada jaringan di bawahnya, yang selanjutnya disebut sebagai Diabetic Foot. Perawatan kaki yang tepat dapat meminimalkan faktor risiko dan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Kunci keberhasilan dan bagian penting dari pengelolaan DM dengan Diabetes secara komprehensif adalah keterlibatan anggota tim seperti dokter, perawat, petugas kesehatan lainnya, orang dan keluarga mereka. Salah satu sukarelawan dari petugas kesehatan lain yang sering ditemukan di masyarakat, yaitu Kader Kesehatan. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan oleh Kader Kesehatan adalah untuk mencegah timbulnya cedera pada kaki diabetes, mampu memberikan pendidikan kesehatan dan melakukan perawatan kaki yang baik dan benar untuk penderita diabetes. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui gambaran pengetahuan Kader Kesehatan tentang Perawatan Kaki Diabetes di Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif eksploratif. Jumlah sampel yang diperoleh adalah 79 responden dengan teknik purposive sampling pada Kader Kesehatan di kota Makassar. Instrumen yang digunakan adalah hasil penelitian dari kuesioner Konsensus Delphi (Abrar, Yusuf, & Sjattar, 2019). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 64 responden (81%) memiliki pengetahuan tentang perawatan kaki Diabetes dalam kategori baik dan 15 responden memiliki pengetahuan tentang perawatan kaki diabetes dalam kategori kurang.
Pendidikan Evidence-Based Practice Melalui Mentoring Program oleh Perawat di Rumah Sakit: A Literature Review Wahyu Hidayat; Saldy Yusuf; Kadek Ayu Erika; Kusrini Kadar; Juhelnita Juhelnita
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 4, No 2 (2019): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v4i2.2983

Abstract

Background: Coaching or training by mentors in the literature search process and utilization of research results can foster a positive culture both in the unit and in the organization. Objective: to identify the effectiveness of EBP education through a mentoring program by nurses in hospitals. Methods: Search articles using keywords to find the results of research that discusses the education of EBP nurses by hospital mentors in three journal portals indexed by PubMed, Wiley, and ScienceDirect, then using the Critical Appraisal Skills Program (CASP) Randomized control trial as a tool for extracting obtained. Results: The EBP education program carried out is able to improve the knowledge and skills, attitudes,and beliefs of nurses to searching information and integrate into evidence-based practice. Conclusion: EBP education through a mentoring program can improve the implementation of evidence-based practices in hospitals Future research needs to focus on longitudinal studies to evaluate the long-term effect of EBP education programs on organizational culture
Studi Literature: Analisis Faktor Yang Berhubungan Supervisi Kepala Ruangan Dengan Tingkat Kepatuhan Perawat Di Rumah Sakit Abdur Rahman; Ariyanti Saleh; Kusrini S. Kadar
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah 2019: EDISI KHUSUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.691 KB) | DOI: 10.30651/jkm.v4i2.2190

Abstract

ABSTRACT Background: Supervision is a part of the direction function that has a role in maintaining so that all programmed activities can be carried out properly and smoothly. The task of the leader or head of the room is to carry out supervision at the hospital. One of the objectives of supervision is to improve the compliance of implementing nurses as a strategy to achieve quality hospital services. Implementation of supervision is certainly influenced by several factors in its implementation.   Methods: The database used in this literature study is PubMED, based on Mendeley.com, and Google Scholar.       Results: There are 14 articles identified from 2010-2018. Of the 14 articles, 12 articles met the inclusion criteria. The results showed that the factors associated with the supervision of the head of the room with the level of nurse compliance in the hospital is influenced by internal and external factors, internal factors are knowledge, motivation both from the head of the room and nurses while external factors are external support from the organization, system, facilities and infrastructure.    Conclusion: The implementation of supervision that runs optimally is certainly influenced by internal and external factors. Therefore, by knowing the factors that influence the implementation of supervision can run optimally, it is necessary for the head of the room and the nurse to increase knowledge and ability, increase motivation. In addition, the management must also provide support as an external factor in achieving the implementation of supervision
Gambaran Strategi Program Studi Keperawatan Untuk Meningkatkan Kelulusan Mahasiswa Dalam Uji Kompetensi : Literatur Review Ahmad Mushawwir; Takdir Tahir; Kusrini Kadar; Hamdiah Ahmar; Nur Khalid
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah 2019: EDISI KHUSUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.577 KB) | DOI: 10.30651/jkm.v4i2.2343

Abstract

Description departement of nursing strategy to increase students approach in competency test: literatur review  AbstractBackground: Nursing competency exam is a process to measure the knowledge, skills and performance of student in colleges that obtaining nursing department which aimed to achieve the standard of competency of alumnae who meet up with work proficiency standard. The nursing competency exam has been conceded by twelve times in Indonesia, with the National UKNI results by period VII was 37.87%, in period VIII was 37.42%, on period IX was 33.46% and on period X was 39,3%. The results show how pure the passing grad rate of students in UKNI. Methods: the databases used in this literature are Pubmed, Science Direct, and Wiley online. Result: There were 14 articles, but those who comply with the inclusion criteria were 7 articles. Some studies show a number of institutional strategies to improve student passing grade in NCLEX-RN competence exam. Discussion : online caching, nursing clinic courses, remedial policies, fourteen steps Exit Examination Review, a course in focusing to solving clinical decision problems, preparation competency test courses, course work and Adaptive Quizzing System tests, the  educational basic curriculum establishment, learning methods, the students risk Adaptive Quizzing program detection, learning style, confidence and Locus of Control (LOC) as some strategi of institution to improve student passing grade in NCLEX-RN competence exam. Conclusion: to increase the percentage of student graduation in the competency test it takes the seriousness of the institution to foster and prepare students to take the competency test.
LATIHAN UJI JALAN 6 MENIT TERHADAP KAPASITAS FUNGSIONAL PENDERITA POST TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS BATUA RAYA MAKASSAR : LITERATURE REVIEW: Examination of 6 Minutes Walking Test Towards Functional Capacity of Post Tuberculosis Patients in Puskesmas Batua Raya Makassar: Literature Review Andi Fajriansi; Kusrini Kadar; Muhammad Nasrum
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 5 No. 2 (2019): JIKep | September 2019
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.23 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v5i2.228

Abstract

LATIHAN UJI JALAN 6 MENIT TERHADAP KAPASITAS FUNGSIONAL PENDERITA POSTTUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANIANGPAJO DAN PUSKESMAS MAJAULENG KAB WAJO SULAWESI SELATAN : LITERATURE REVIEW Andi Fajriansi¹, Kusrini Kadar², Muh. Nasrum³ ¹Mahasiswa Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar ²Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Hasanuddin, Makassar ³Dosen Program Studi Ilmu Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar Korespondensi : ansi.hermawan@gmail.com ABSTRAK Latar Belakang: Data WHO 205 negara tercatat laporan TB dunia kurang lebih 99% populasi dunia dalam tahap pencegahan, diagnosis dan pengobatan penyakit. Pada tahun 2014 Indonesia menempati urutan ketiga kasus TB terbanyak sebanyak 322.806 kasus dengan angka keberhasilan pengobatan di Indonesia tinggi sebanyak 88%. Tuberkulosis menyerang paru yang menurunkan fungsi pengembangan paru akibat fibrosis paru difus sehingga menurunkan kapasitas fungsional hal ini berlanjut meskipun penderita telah dinyatakan sembuh. Dalam meningkatkan kapasitas fungsional dapat dilakukan dengn uji klinis kemampuan berjalan yaitu dengan cara latihan jalan 6 menit untuk menilai prognosis pasien dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Metode : Dalam pencarian literatur mengidentifikasi artikel 5 tahun terakhir. Kata kunci yang digunakan 6MWT dan Tuberculosis didapatkan 10 artikel yang mendukung. Data base yang digunakan Pubmed, Ebsco dan google elektronik. Kritikal appraisal dilakukan untuk memilih artikel pendukung. Hasil : Dengan melakukan latihan tes berjalan 6 menit secara intensif maka akan menimbulkan perubahan kapasitas fungsional, cepat atau lambatnya kelelahan seseorang dapat diperkirakan dari kapasitas paru. Kapasitas paru menunjukkan kapasitas maksimal oksigen yang digunakan oleh tubuh (VO2 maks). Semakin banyak oksigen yang diserap oleh tubuh menunjukkan semakin baik kinerja otot dalam bekerja sehingga semakin tinggi VO2maks maka menunjukkan kapasitas fungsional yang prima. Kesimpulan : Penyakit tuberkulosis yang tidak hanya menimbulkan dampak terhadap perubahan fisik, tetapi juga sosial. Meskipun telah dinyatakan sembuh tapi kapasitas fungsional untuk bisa melakukan aktivitas sehari-hari mengalami keterbatasan untuk itu diperlukan latihan uji jalan 6menit untuk meningkatkan kapasitas fungsional. Kata kunci : Post tuberkulosis, kapasitas fungsional, latihan uji jalan 6 menit
PROSES TEACH BACK DALAM EDUKASI KESEHATAN : TINJAUAN LITERATUR : Process Teach Back in Health Education: Literature Review Sri Wahyuni Yunus Kanang; Kusrini Kadar; Rosyidah Arafat
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 1 (2021): JIKep | Maret 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.45 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i1.679

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Salah satu metode edukasi yang dapat ditawarkan adalah metode teach-back yang merupakan edukasi dua arah yang meminta pasien untuk menjelaskan kembali informasi yang diberikan. Perawat sebagai lini terdepan dalam pelayanan kesehatan perlu mengetahui metode yang tepat untuk memberikan edukasi pada pasien agar pasien mudah paham dan bisa mengaplikasikan. Tujuan dari penulisan Literature review ini adalah untuk memberi pemahaman akan proses edukasi menggunakan metode teach-back dalam edukasi kesehatan. Metode penyusunan literatur review ini mengikuti panduan PRISMA. Pubmed, Science Direct, Wiley Online, Proquest, dan Google Scholar adalah database yang digunakan dalam mengumpulkan artikel dengan kata kunci yang relevan. Hasil diperoleh lima artikel penelitian yang sesuai dengan kriteria inklusi. Artikel penelitian mengemukakan proses atau langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melaksanakan edukasi dengan metode teach-back. Kesimpulan pelaksanaan metode teach-back lebih banyak dilakukan dengan melakukan pelatihan teach-back pada staf. Selain itu metode teach back juga banyak dikombinasikan dengan strategi edukasi lainnya sehingga teach-back dijadikan sebagai bentuk evaluasi edukasi kesehatan. Kata Kunci: Proses, Tenaga Kesehatan, Teach Back
FAKTOR PREDIKTOR KELULUSAN UJIAN KOMPETENSI NERS INDONESIA: TINJAUAN LITERATUR: Predictors of Ners Indonesia Competency Exam Graduation: Literature Review Basso Palingrungi; Kusrini S Kadar; Elly Lilianty Sjattar
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 1 (2021): JIKep | Maret 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.953 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i1.704

Abstract

Kelulusan mahasiswa keperawatan dalam mengikuti UKNI sejak periode ke-IV terus menerus menurun dan sangat rendah jika dibandingkan dengan beberapa negara yang tingkat kelulusannya diatas 80%. Tujuan Tujuan studi ini yaitu untuk melihat prediktor terhadap tingkat kelulusan uji kompetensi nasional yang dapat diajukan sebagai salah satu upaya perbaikan institusi Pendidikan. Metode Studi ini menggunakan desain literature review. Database yang digunakan yaitu PubMed, ClinicalKey Nursing, Google Scholar bahasa Inggris. Kata kunci sebagai berikut: nursing program “OR” nursing student “OR” undergraduate nursing program “AND” predictor NCLEX-RN “AND” NCLEX-RN Success. Pada database Google Scholar bahasa Indonesia, Portal Garuda dan pencarian sekunder menggunakan bahasa Indonesia dengan kata kunci program keperawatan “OR” mahasiswa perawat “OR” ners prekdiksi ujian kompetensi “OR” faktor yang mempengaruhi “DAN” Sukses Ukom. Kriteria inklusi yaitu (1) fokus pada prediktor ujian kompetensi, (2) diterapkan pada mahasiswa keperawatan, dan (3) dipublikasikan 10 tahun terakhir yaitu rentang tahun 2011-2020. Adapun kriteria eksklusi yaitu artikel yang tidak tersedia dalam teks lengkap, artikel berganda dan artikel yang tidak cocok dengan pertanyaan penelitian Hasil Hasil tinjauan literatur ini didapatkan 9 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Ada beberapa prediktor yang mempengaruhi keberhasilan dalam menghadapi ujian kompetensi diantaranya: prestasi akademik, hasil try out,bimbingan insentif, status akreditasi, Indepent test taker berbasis web e-learning dan faktor demografi.
Compliance Level of Supportive Care Needs Among Breast Cancer Survivor at Ibnu Sina Hospital Makassar Muh. Zukri Malik; Kusrini Kadar; Ilhamjaya Patellongi
Indonesian Contemporary Nursing Journal Volume 1 No. 2 Februari 2017
Publisher : Faculty of Nursing, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.082 KB) | DOI: 10.20956/icon.v1i2.3447

Abstract

Introduction: Survivor breast cancer who underwent supportive care have many unmet needs, they are also many reported having a poor quality of life. This study aims to assess and describe the level of fulfillment of supportive care breast cancer survivors. Method: This study used quantitative method with descriptive analytic approach. The number  of sample were  40 people came from the chemotherapy room and  and surgical treatment room of Ibnu Sina Hospital of Makassar, in the period of July 2016. The data were collected through  questionnaire of  Supportive Care Needs Survey Short Form 34 (SCNS-SF34) to assess the level of supportive care  survivors of breast cancer patients. Result: The results indicate that from  5 domains which need of  supportive care,there are  three domainsnot meeting the needs, namelypsychological,  information systems and health, and the third is support and care needs. While the fulfilled needs are physical, daily activities and sexual need. There are 80% of breast cancer survivors undergoing bad life quality and only 20%  undergo  good quality of life. Conclucion: The fulfilment level of supportive care survivors of   breast cancer needs generally are not met, the highest needfound is psychological need domain.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Majid Abdur Rahman Afelya, Titi Iswanti Ah Yusuf, Ah Ahmad Mushawwir Ahmar, Hamdiah Andi Fajriansi Andi Masyitha Irwan Andi Sulfikar Andi Sulfikar Andriani Andriani Andriani Andriani Andriani Arnis Puspitha R Asriyani Hamid Badrin, Nina Nisrina Basrah, Miftahul Jannah Basso Palingrungi Burhanuddin Bahar Cahyono Kaelan Dian Sidik Arsyad Dulang, Suryaningsi Elifa Ihda Rahmayanti Elly L Sjattar Elly L. Sjattar Elly L. Sjattar Elly L. Sjattar Elly Lilianty Sjattar Endah Fitriasari Erfina Erfina Erfina Erfina Erfina Erfina, Erfina Evi Lusiana Fatamorgana Abdullah Fitrah Ardillah Fitri Andi Sabil Hasniar Hasriana Hasriana Herni Sulastien Herni Sulastien Ilhamjaya Patellongi Irfan Madamang Irma Andrianys Irma Iryanidar Irna Satriani Irnawan, Sri Marnianti Irwan, Andi Masyitha Jenny Latief Jeremiah, Rohan Dexter Juhelnita Juhelnita Kadang, Yulta Kadek Ayu Erika Lya Fitriyani M Syikir Meyke Tiku Pasang Mindo Kristofani Elizabeth Siahaan Moreen Toar, Juwita Muh. Nasrum Massi Muh. Zukri Malik Muhammad Nasrum Mulyana, Andi Saputri najamuddin, nur isriani Nour Sriyanah Numaulid Nurmaulid Nur Badriani Amahoru Nur Khalid Nur, Rezeki Nurfadhila Nurfadhila Nurhajar, Nurhajar Nurhaya Nurdin Nurlaila Fitriani Nurmaulid Nurmaulid, Nurmaulid Nurul Fadhilah Gani Qadrianti, Nurlaeli Rahmayanti, Elifa Ihda Ramla Wati Reni Astuti Rini Rachmawaty Rosdiana Natzir Rosyidah Arafat, Rosyidah Sabil, Fitri Andi Saldy Yusuf Saleh, Ariyanti Saleh, Ariyanti Sarih, Karmila Sarnida Sarnida Setialaksana, Wirawan - Silolonga, Wico Neta Sjattar, Elly L Sjattar, Elly L. Sri Wahyuni Yunus Kanang St.Nurfatul Jannah Sulastien, Herni Suni Hariati Suni Hariati, Suni Suratno Kaluku Susanti, Risqi Wahyu Syahrul Said Syahrul Syahrul Syahrul, Syahrul Takdir Tahir Vina Putri Patandung Wahyu Hidayat Wahyuni, Emmi Wardihan Sinrang, Wardihan Wico Neta Silolonga Yuliana Syam Zainuddin, Suhenny