Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PENERAPAN METODE NHT UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MAPEL DTSM KELAS X TSM 1 DI SMKN 11 MALANG Suhartadi, Syarif; Husairi, Fafaylul Abdillah; Fitrianto, Ferry Dwi
Journal of Vocational and Technical Education (JVTE) Vol. 7 No. 2 (2025): September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jvte.v7n2.p37-44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X TSM 1 SMKN 11 Malang melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) pada mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Sepeda Motor, khususnya pada materi elemen dasar elektronika otomotif. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model spiral Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas X TSM 1. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan belajar dari 51,61% pada tahap prasiklus menjadi 74,19% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 93,55% pada siklus II. Rata-rata nilai siswa juga meningkat dari 69,32 menjadi 81,87. Selain itu, pembelajaran dengan NHT mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa, motivasi belajar, dan pemahaman konsep secara mendalam. Model NHT juga memfasilitasi pengembangan soft skills seperti kerja sama, komunikasi, dan tanggung jawab. Suasana kelas menjadi lebih dinamis dan kolaboratif, dengan siswa aktif berdiskusi, bertanya, dan menjelaskan konsep kepada teman sekelompoknya. Temuan ini menegaskan bahwa model NHT efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran teknik di SMK, baik dari aspek kognitif maupun afektif. Oleh karena itu, penerapan model ini direkomendasikan untuk digunakan secara luas dalam pembelajaran kejuruan berbasis keterampilan.   This study aims to improve the academic achievement of 10th-grade students in the Motorcycle Engineering and Business program at SMKN 11 Malang through the implementation of the cooperative learning model Numbered Head Together (NHT) in the Basic Motorcycle Engineering subject, specifically in basic automotive electronics. The research employed a Classroom Action Research (CAR) method using the Kemmis and McTaggart spiral model consisting of two cycles. Each cycle included planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects were 36 students of class X TSM 1. Data collection was carried out through achievement tests, observations, and documentation. The results showed a significant increase in learning mastery from 51.61% in the pre-cycle to 74.19% in cycle I and then to 93.55% in cycle II. The average score also rose from 69.32 to 81.87. Moreover, NHT effectively enhanced students’ active participation, learning motivation, and conceptual understanding. It also promoted the development of soft skills such as collaboration, communication, and responsibility. The classroom environment became more dynamic and collaborative, with students engaging in discussions, asking questions, and explaining concepts to their peers. These findings confirm that the NHT model is effective in improving the quality of vocational learning in technical education, both cognitively and affectively. Therefore, this model is recommended for broader application in skill-based vocational education.
Development of an Augmented Reality-Based E-Learning Module to Enhance Vocational Students’ Collaborative and Communication Skills Isnaini Wulandari; Widiyanti; Syarif Suhartadi
EDUTEC : Journal of Education And Technology Vol. 9 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/0njzvj08

Abstract

This study aims to develop an Augmented Reality (AR)-based e-learning module intended to enhance vocational students’ collaborative and communication skills. The study addresses the limited availability of interactive and engaging digital learning media that effectively support the development of 21st-century skills. The research adopted a Research and Development (R&D) approach utilizing the ADDIE model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Data were collected through questionnaires, observations, and interviews, and analyzed using both qualitative and quantitative methods. The product was validated by media and material experts, yielding an average score of 93,5%, categorized as very Valid. The results indicate that the developed AR-based e-learning module is effective in improving students’ collaboration and communication skills and can serve as an innovative digital learning medium in vocational education.
Penerapan Teknologi Mini Factory Pellet Organic Sebagai Solusi Pengadaan Pakan Ikan Secara Mandiri Pada UMKM Gubug Lele Di Desa Blimbing, Kec. Gudo, Kabupaten Jombang Syarif Suhartadi; Erwin Komara Mindarta; Eddy Rudiyanto; Marji
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3493

Abstract

Studi ini mengkaji penerapan sistem produksi pelet organik pabrik mini yang dirancang untuk mengatasi tantangan biaya pakan ikan yang tinggi dan ketergantungan pada pemasok komersial di kalangan usaha mikro akuakultur pedesaan. Bertempat di Desa Blimbing, Jawa Timur, inisiatif ini bertujuan untuk memberdayakan UKM pembudidaya ikan lele lokal dengan memperkenalkan model produksi pakan yang hemat biaya dan dioperasikan oleh masyarakat berdasarkan limbah organik pertanian dan rumah tangga yang bersumber secara lokal. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja aksi partisipatif yang dipadukan dengan metode campuran, menggabungkan uji coba produksi teknis, evaluasi ekonomi, pengujian palatabilitas, dan analisis persepsi pemangku kepentingan. Intervensi melibatkan empat siklus produksi menggunakan mesin sederhana yang disesuaikan untuk lingkungan pedesaan, disertai dengan pelatihan langsung dan pengumpulan umpan balik kualitatif dari peserta aktif. Hasil menunjukkan kelayakan teknis dan operasional model, dengan efisiensi konversi pakan rata-rata 77,6% dan tingkat keberhasilan batch lengkap. Secara ekonomi, biaya pakan yang diproduksi secara lokal 42,2% lebih rendah daripada alternatif komersial, menghasilkan penghematan substansial bagi perusahaan. Ikan merespons pakan secara positif, dengan konsumsi terjadi dalam jangka waktu yang optimal. Peserta melaporkan kepuasan yang tinggi, khususnya dalam hal manfaat ekonomi dan kegunaan teknologi. Temuan ini menegaskan bahwa sistem produksi pakan yang terdesentralisasi dapat meningkatkan keberlanjutan akuakultur pedesaan, mengurangi biaya produksi, dan meningkatkan keterlibatan dan otonomi masyarakat. Studi ini menyimpulkan bahwa model pabrik mini menawarkan solusi yang dapat direplikasi untuk akuakultur skala kecil di lingkungan dengan keterbatasan sumber daya. Model ini berkontribusi pada wacana yang lebih luas tentang akuakultur berkelanjutan dengan menyelaraskan prinsip ekonomi sirkular dengan inovasi lokal. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk memperluas analisis nutrisi dan skalabilitas di berbagai lingkungan.
Evaluation of the Pintar Bersama Daihatsu (PBD) Program in Enhancing Students’ Hard Skills Rohmad Munandar; Syarif Suhartadi; Eddy Sutadji
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3438

Abstract

The skills mismatch between vocational school graduates and industry demands remains a persistent issue in Indonesia, particularly in the automotive sector, where technological advancements require students to master increasingly complex competencies. This study evaluates the effectiveness of the Pintar Bersama Daihatsu (PBD) Program in enhancing the hard skills of students in the Light Vehicle Engineering (LVE/TKR) program at SMK Negeri 1 Sukorejo. Using a descriptive evaluative design with a qualitative approach, data were collected through observations, semi-structured interviews, questionnaires, and document analysis to assess program implementation, workshop practices, and competency outcomes. The findings reveal that the PBD Program significantly improved students’ technical abilities in diagnostics, periodic maintenance, and repair work, as evidenced by their increased proficiency in operating industry-standard tools and adhering to Daihatsu’s Standard Operating Procedures (SOPs). The structured hands-on training environment and instructor guidance played a crucial role in shaping these outcomes. However, several constraints were identified, including limited practice time, insufficient training vehicles, and high student-to-instructor ratios, which restricted opportunities for deeper skill mastery. Despite these challenges, the program effectively aligned school-based learning with industrial expectations and contributed to reducing the skills gap commonly observed among vocational graduates. The results underscore the importance of sustained school–industry collaboration, Teaching Factory–based learning, and investment in up-to-date workshop facilities to support vocational education reform. This study provides empirical evidence that manufacturer-standard workshop programs can serve as a viable model for enhancing technical competence and strengthening work readiness in the automotive vocational sector.
Pengembangan Multimedia Interaktif Boga Dasar dengan Model Pengembangan 4D di SMK Negeri 3 Malang Putu Ardian Pratama Putra; Isnandar; Syarif Suhartadi; Nila Rahmawati
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Agustus 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v7i3.6307

Abstract

This research is motivated by the lack of use of modern media in learning food material knowledge at SMK Negeri 3 Malang. Where previously it was only limited to the use of materials and PowerPoint. This study aims to develop interactive multimedia in Basic Culinary material at SMK Negeri 3 Malang using the 4D development model. This model consists of four stages, namely defining, designing, developing, and disseminating. This study uses a Research and Development (R&D) approach, with data collection through questionnaires given to teachers and students. The results of the development show that the developed interactive multimedia can improve students' understanding of the material, increase learning motivation, and enrich students' learning experiences. Validation by material, media, and learning design experts shows that this product is very suitable for use in the learning process. By using interactive multimedia, students can more easily understand the material and can learn independently. Based on the results of the study, it can be concluded that this interactive multimedia is effective in improving learning outcomes and student motivation in Basic Culinary subjects at SMK Negeri 3 Malang.
BogaPreneur Lab: a web-based learning platform for culinary startup simulation in vocational schools Fitriyana Fitriyana; Isnandar Isnandar; Syarif Suhartadi
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/jxn1ez92

Abstract

This study aims to develop a web-based BogaPreneur Lab learning medium focused on culinary startup simulations for vocational high schools (SMK). The study employs a Research and Development (R&D) approach, involving two expert validators and 30 tenth-grade students in the Culinary Arts program as participants in a limited pilot test. Data collection was conducted using a Likert-scale questionnaire covering aspects of content, media, design, and student responses. The data were analyzed using quantitative descriptive methods to determine the feasibility level of the developed product. The results indicate that the learning media received a “very good” rating for content (85.7%) and media (81.25%), and a “good” rating for design (78.67%). The limited pilot test results showed a student response rate of 79% in the “good” category, with the highest scores in the appearance and content quality aspects. However, the ease of use and learning motivation aspects still need improvement. Overall, BogaPreneur Lab is deemed suitable for use as an innovative web-based learning medium to support culinary entrepreneurship education in vocational high schools.
PjBL-MOOCs As Future Models for Vocational High Schools Mahfudi Sahly Subandi; Syarif Suhartadi; Partono; Andika Bagus Nur Rahma Putra
JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) Vol. 27 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran, Universitas Negeri Malang in Collaboration with Asosiasi Pendidik dan Pengembang Pendidikan Indonesia (APPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to develop a Project Based Learning model assisted by the Massive Open Online Course. The research design uses Research and Development. The results of the feasibility study of PjBL-MOOCs products include: a) design of 93.75%, b) manuals of 95.13%, c) pictures and charts / charts of manuals of 92.31, d) material of 85%, e ) picture quality in material is 77.1%, f) video is 90.4%, g) test instrument is 90.4%, and h) field trial results is 72%. So that PjBL-MOOCs are feasible to improve student learning outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TKR PADA ELEMEN DASAR ELEKTRONIKA OTOMOTIF DI SMKN 11 MALANG Krisna Bayu; Syarif Suhartadi; Mokhamad Samsul Huda
Jurnal Teknik Otomotif : Kajian Keilmuan dan Pengajaran Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um074v10i12026p63-69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar sdari iswa pada materi Dasar Elektronika Otomotif melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di SMKN 11 Malang dengan subjek seluruh siswa kelas X TKR 2 pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Metode yang digunakan mengikuti model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, dilaksanakan dalam dua siklus. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi aktivitas belajar, soal pretest dan posttest, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keaktifan belajar siswa dari rata-rata 68% pada siklus I menjadi 82% pada siklus II. Sementara itu, ketuntasan hasil belajar meningkat dari 25,8% pada pra-tindakan menjadi 64,5% pada siklus I dan 83,9% pada siklus II. Temuan ini membuktikan bahwa model Jigsaw efektif dalam mendorong partisipasi aktif serta memperbaiki capaian hasil belajar siswa pada mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Otomotif.
Implications of the P5 on the moral action dimension at SDN 3 Depok Trenggalek Almanik Dyan Permatasari; Sa’dun Akbar; Syarif Suhartadi
Inovasi Kurikulum Vol. 23 No. 1 (2026): Inovasi Kurikulum, February 2026
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v23i1.257

Abstract

Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) is a vital instrument in the Kurikulum Merdeka for character strengthening, particularly the cooperation (gotong royong) dimension, which emphasizes collaboration and care. This study aims to analyze the implications of P5 on the formation of students' moral action, specifically within the cooperation dimension at SDN 3 Depok Trenggalek. The research employed a descriptive qualitative method. Data collection was conducted through direct observation of student actions, documentation of activities, and in-depth interviews with the principal, teachers, and parents. Data analysis included reduction, data display, and conclusion drawing with source triangulation validation. The results showed that P5 management encompassed design stages, facilitator team formation, and evaluation. The manifestation of moral action in the cooperation dimension was concretely realized through the "Jumat Bersih" (environmental care), "Jumat Sehat" (togetherness), and "Senin Berbagi" (social empathy) programs. These findings indicate that P5 effectively transforms moral values into practical actions, not merely theoretical understanding. In conclusion, the internalization of P5 successfully establishes sustainable habituation of the mutual-cooperation character. Students demonstrated a significant increase in initiative to collaborate and share, positively impacting the school climate and home environment, although consistency in facilitator monitoring requires optimization for program sustainability.   Abstrak Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan instrumen vital dalam Kurikulum Merdeka untuk penguatan karakter, khususnya dimensi gotong royong yang menekankan kolaborasi dan kepedulian. Penelitian ini bertujuan menganalisis implikasi P5 terhadap pembentukan moral action murid, spesifik pada dimensi gotong royong di SDN 3 Depok Trenggalek. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap tindakan murid, dokumentasi kegiatan, serta wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan wali murid. Analisis data meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan validasi triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen P5 meliputi tahap desain, pembentukan tim fasilitator, hingga evaluasi. Manifestasi moral action dimensi gotong royong terwujud nyata melalui program "Jumat Bersih" (kepedulian lingkungan), "Jumat Sehat" (kebersamaan), dan "Senin Berbagi" (empati sosial). Temuan ini mengindikasikan bahwa P5 efektif mentransformasi nilai moral menjadi tindakan praktis, bukan sekadar pemahaman teori. Kesimpulannya, internalisasi P5 berhasil membangun habituasi karakter gotong royong yang berkelanjutan. Murid menunjukkan peningkatan signifikan dalam inisiatif bekerja sama dan berbagi yang berdampak positif pada iklim sekolah maupun lingkungan rumah, meskipun konsistensi monitoring dari fasilitator tetap memerlukan optimalisasi agar program berjalan konsisten. Kata Kunci: gotong royong; Kurikulum Merdeka; moral action; P5; sekolah dasar
Co-Authors - Basyirun Adityawarman, Ichwan Agus Sholah Agustian Yohan Effendi Almanik Dyan Permatasari Andika Bagus Nur Rahma Putra, Andika Bagus Nur Rahma Anwar, Lutfi Nuril Avilla, Lintang Namida Suna Bastian Dwi Laksono Citra Kurniawan Dani Irawan Dani, Syahwan Dila Umnia Soraya Djoko Kustono Dwi Fitrianto, Ferry Dwiprani, Yani Atmaja Dyan Sadham Nasuha Eddy Rudiyanto Eddy Rudiyanto Eddy Sutadji Edy Pramono Erwin Komara Mindarta Fitrianto, Ferry Dwi Fitriyana Fitriyana Fuad Indra Kusuma Hamzah Achsani Handika, Rio Nata Hanura, Sulthan Ezzra Salwa Shada Haris Anwar Syafrudie, Haris Anwar Hasanah, Nila Nisaul Heri Siswanto Hervindo, Michael Regifta Putra Husairi, Fafaylul Abdillah Imam Alfianto Isnaini Wulandari Isnandar Komarudin Komarudin Krisna Bayu M. Anas Thohir M. Ihwanudin Mahendra, Erlangga Rachma Mardji Mardji Marji Marji Marji Marji Marji Moch Amiril Muminin Mokhamad Samsul Huda Mokhamad Samsul Huda Mufida, Muslimatul Muhamad Irfan Rofi’i Muhammad Aziz Muhammad Rivai Muhammad Yusufrakadhinata Muhammad, Gilang Muladi NILA RAHMAWATI Nugraha, Erlangga Aditama Nuha, Mohammad Ulin Partono Partono Partono Partono Partono Paryono Poerwanto, Eko Edi Purnawirawan, Rendi Purnomo, Purnomo Putra, Achmadi Rakarendra Putu Ardian Pratama Putra Rohmad Munandar Ronald Ronald Sa'dun Akbar Sandi Kurniawan Solikah, Mar Atin Subandi Subandi Subandi, Mahfudi Sahly Sumarli Sumarli Sumarli Sumarli, Sumarli Susilo, Ardhin Tuwoso Utama, Nyoman Yoga Widiyanti Widiyanti Widiyanti Widiyanti, Widiyanti Wijaya, Robby Yayan Srinatriyo Yoto Yoto Yoto, Yoto Yusufrakadhinata, Muhammad Zakia, Febriana Ibnul