Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Cekaman Garam (NaCl) terhadap Kandungan Klorofil pada Planlet Pisang Raja Bulu (Musa paradisiaca L. var. sapientum) secara In Vitro Rahayu Amaliya; Endang Nurcahyani; Zulkifli; Eti Ernawiati
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 7, No 3 (2022): October 2022
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v7i3.5537

Abstract

Pisang Raja Bulu merupakan jenis pisang yang memiliki nilai ekonomis tinggi di Indonesia, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tanaman Pisang Raja Bulu yang toleran atau resisten terhadap cekaman lingkungan salah satunya yaitu cekaman garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi NaCl tertinggi pada medium yang tidak mempengaruhi kandungan klorofil pada daun planlet Pisang Raja Bulu; dengan demikian akan diperoleh planlet Pisang Raja Bulu yang resisten terhadap cekaman garam secara in vitro. Planlet Pisang Raja Bulu ditanam di medium Murashige and Skoog padat dengan penambahan beberapa konsentrasi NaCl yaitu P0  (0%), P1 (0,25% b/v), P2 (0,50% b/v), P3 (0,75%b/v), dan P4 (1%b/v). Masing-masing perlakuan NaCl dilakukan 5 kali ulangan. Kandungan klorofil pada daun Pisang Raja Bulu umur 4 minggu dianalisis dengan metode spektrofotometri pada panjang gelombang 648 nm dan 664 nm yang masing-masing panjang gelombang mendeteksi klorofil b dan a. Homogenitas data dianalisis dengan uji Levene dan dilanjutkan dengan uji Anova one way dan Tukey pada taraf nyata 5%. Konsentrasi NaCl yang tidak banyak menurunkan kandungan klorofil pada daun Pisang Raja Bulu adalah 0,75% b/v, sehingga dapat disimpulkan bahwa  pada konsentrasi NaCl 0,75% b/v, tanaman Pisang Raja Bulu resisten terhadap cekaman garam. 
Pertumbuhan Vegetatif Eksplan Kentang (Solanum Tuberosum L.) Kultivar Atlantik pada Medium Murashige and Skoog dengan Penambahan Ekstrak Tomat (Solanum Lycopersicum L.) Secara In Vitro Moza Fierda Atiek; Endang Nurcahyani; Bambang Irawan
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 10, No 3 (2022): JURNAL BIOTERDIDIK
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This  research  was  to  find  out  the  growth  of  potato  explant (Solanum tuberosum L.) atlantic cultivar after giving concentrations of tomato (Solanum lycopersicum L.) extract and to find out the optimum concentrations of tomato extract for the  growth  of  potato  (Solanum  tuberosum  L.)  explant  Atlantic  cultivar  in  vitro.  This research uses a completely randomized design with a single factor, with 5 concentrations levels : 0%,2%,4%,6%,8%. Each treatment was repeated 5 times. Data obtained then in Levene test, then carried analysis of varience test at the 5% real level. The result of this research  indicate  that  giving  tomato  extract  to  vegetative  growth  of  potato  had  not significant of height, the amount of leaves, and the amount of shoots. Keywords: growth, in vitro, Solanum tuberosum L., Tomato extract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak tomat (Solanum lycopersicum L.) terhadap pertumbuhan vegetatif eksplan kentang (Solanum tuberosum L.) kultivar Atlantik secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2018 sampai bulan Desember 2018 di Laboratorium Botani (ruang penelitian in vitro), Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung menggunakan pola dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 1 faktor yaitu ekstrak tomat dengan lima taraf konsentrasi, yaitu 0% v/v, 2 % v/v, 4% v/v , 6% v/v, 8% v/v. Penelitian ini dilakukan dengan 5 ulangan sehingga total botol yang digunakan berjumlah 25 botol. Parameter yang diamati pada penelitian ini yaitu tinggi planlet, jumlah daun dan jumlah tunas. Data yang diperoleh di homogenkan menggunakan uji Levene, kemudian dilanjutkan uji ANARA pada taraf nyata 5%, jika signifikan maka dilakukan uji Lanjut pada BNT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak tomat tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah tunas. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jbt.v10.i3.24967
EFEK INDUKSI KALIUM PADA PLANLET KACANG ERCIS (Pisum sativum L.) DALAM KONDISI CEKAMAN KEKERINGAN SECARA IN VITRO Ma’ania Zalzabila; Endang Nurcahyani; Tundjung Tripeni Handayani; Bambang Irawan
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 2 (2023): edisi April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pea (Pisum sativum L.) is a pod-producing plant which is consumed as a vegetable. Increasing the quality and production of peas needs to be done to meet market demand. Availability of water and soil fertility are important factors in the success of the productivity of a plant. One effort to overcome drought stress is to use nutrients in the form of potassium. This research used Murashige and Skoog (MS) medium which had been treated with 20% Poly Ethylene Glycol (PEG) 6000 as a drought stress simulation agent and KCl in various concentrations. The purpose of this research is to: (1) determine the effective concentration of KCl for the growth of pea plantlets under drought stress conditions, (2) analyze the content of chlorophyll a, b, and total in pea plantlets resistant to drought stress compared to controls. The research design used was a completely randomized design (CRD) with one factor, namely the administration of KCl at 5 concentration levels: 0%, 0.25%, 0.5%, 0.75% and 1%. The resulting data were analyzed by ANOVA and tested further with the Honest Significant Difference (BNJ) test at the 5% level. The results showed that the effective concentration of KCl for the growth of drought-stressed pea plantlets was 1%; increased content of chlorophyll a, chlorophyll b and total chlorophyll in pea plantlets given potassium compared to control.INTISARIKacang ercis (Pisum sativum L.) merupakan tanaman penghasil polong yang dikonsumsi sebagai sayuran. Peningkatan kualitas dan produksi kacang ercis perlu dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar.  Ketersediaan air dan kesuburan tanah menjadi faktor penting dalam keberhasilan produktivitas suatu tanaman. Salah satu upaya untuk menanggulangi cekaman kekeringan adalah dengan menggunakan unsur hara berupa kalium. Penelitian ini menggunakan medium Murashige and Skoog (MS) yang telah diberi 20% Poly Ethylen Glycol (PEG) 6000 sebagai agen simulasi cekaman kekeringan dan KCl dalam berbagai konsentrasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui konsentrasi KCl yang efektif untuk pertumbuhan planlet kacang ercis dalam kondisi cekaman kekeringan, (2) menganalisis kandungan klorofil a, b, dan total pada planlet kacang ercis yang tahan terhadap cekaman kekeringan dibandingkan dengan kontrol. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu pemberian KCl pada 5 taraf konsentrasi: 0%, 0.25%, 0.5%, 0.75% dan 1%. Data yang dihasilkan dianalisis dengan ANOVA dan diuji lanjut dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi KCl yang efektif untuk pertumbuhan planlet kacang ercis yang tercekam kekeringan yaitu sebesar 1%; meningkatnya kandungan klororil a, klorofil b dan klorofil total pada planlet ercis yang diberi kalium dibandingkan dengan kontrol.
SELEKSI DAN KARAKTERISASI PLANLET BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) TERHADAP CEKAMAN GARAM NATRIUM KLORIDA (NaCl) SECARA IN VITRO Herlina Putri Prastiwi; Endang Nurcahyani; Tundjung Tripeni Handayani; Sri Wahyuningsih
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 2 (2023): edisi April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i2.2761

Abstract

Onion (Allium ascalonicum L.) is a spice commodity that has many benefits and high economic value. One of the factors causing low onion production is due to less productive land due to salt stress or salinity. This study aims to determine the specific character and effective concentration of NaCl for selection of onion plantlets under salt stress conditions in vitro. The research design was in the form of a completely randomized design (CRD) consisting of 1 factor, namely NaCl concentration: 0%, 0.15%, 0.30%, 0.45%, 0.60% with 5 replications. The homogeneity of the data was analyzed by Levene's test and continued with the oneway Anova test and Tukey's test at 5% significance level. The results showed that the effective concentration of NaCl for selection of onion plantlets under salt stress conditions in vitro was 0.15%. The higher the concentration of NaCl, the smaller the size of the plantlets with the lower the height of the plantlets, the visualization of the leaf color becomes yellowish green to brown, and the decreased content of chlorophyll a, b, and total chlorophyll. INTISARIBawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas rempah yang memiliki banyak manfaat dan bernilai ekonomi tinggi. Salah satu faktor penyebab rendahnya produksi bawang merah karena adanya lahan kurang produktif akibat cekaman garam atau salinitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi NaCl yang efektif untuk seleksi dan karakterisasi planlet bawang merah dalam kondisi cekaman garam secara in vitro. Rancangan penelitian berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 1 faktor yaitu konsentrasi NaCl: 0%, 0.15%, 0.30%, 0.45%, 0.60% dengan 5 kali ulangan. Homogenitas data dianalisis dengan uji Levene dan dilanjutkan dengan uji Anova oneway dan Uji Tukey pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi NaCl yang efektif untuk seleksi planlet bawang merah dalam kondisi cekaman garam secara in vitro adalah 0,15%. Semakin tinggi konsentrasi NaCl, maka ukuran planlet semakin kecil dengan tinggi planlet yang semakin rendah, visualisasi warna daun menjadi hijau kekuningan hingga cokelat, serta kandungan klorofil a, b, dan klorofil total yang semakin menurun.
STUDI IN VITRO: KARAKTERISASI PLANLET PISANG CAVENDISH (Musa acuminata Colla) TAHAN CEKAMAN GARAM (NaCl) Khairunnisa Rizqika A.P; Endang Nurcahyani; Sri Wahyuningsih; Bambang Irawan
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 2 (2023): edisi April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i2.2745

Abstract

Bananas are one of the horticultural commodities that are consumed by many people. The increase in banana cultivation is inseparable from various obstacles, one of which is salt stress. Salt stress is an environmental condition that is harmful to plants because it can increase osmotic pressure so that the roots are unable to take water from the environment. The development of biotechnology that can be used to improve the character and resistance of a plant is by using in vitro techniques. The purpose of this study was to determine the tolerant concentration of NaCl in cavendish banana plantlets resistant to salt stress and the expression characteristics of cavendish banana plantlets in the form of chlorophyll and carbohydrate analysis. This study used a completely randomized design (CRD) method with the addition of 5 levels of NaCl concentration treatment on MS medium (0%), (0.25%), (0.50%), (0.75%), (1%) with 5 repetitions. Quantitative data for each parameter were statistically analyzed by one way ANOVA, then TUKEY tested at 5% level of significance. The results showed that the tolerant concentration of NaCl for cavendish banana growth was 1% NaCl. The results of specific expression characters with increasing concentration of NaCl in the form of decreased content of chlorophyll a, b and total and increased carbohydrates.INTISARI  Pisang merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak dikonsumsi masyarakat. Peningkatan budidaya pisang tidak terlepas dari berbagai kendala salah satu nya cekaman garam. Cekaman garam  merupakan suatu kondisi lingkungan yang membahayakan tanaman karena dapat meningkatkan tekanan osmotik sehingga akar tidak mampu mengambil air dari lingkungan. Perkembangan bioteknologi yang dapat digunakan untuk memperbaiki karakter serta ketahanan suatu tanaman yaitu dengan menggunakan teknik in vitro. Tujuan penelitian ini untuk menentukan konsentrasi NaCl yang toleran pada planlet pisang cavendish tahan cekaman garam serta karakter ekspresi planlet pisang cavendish berupa analisis klorofil dan karbohidrat. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan penambahan konsentrasi NaCl 5 taraf perlakuan (0%), (0,25%), (0,50%), (0,75%), (1%) dengan 5 kali pengulangan. Data kuantitatif dari setiap parameter dianalisis secara statistik one way ANOVA, kemudian diuji TUKEY pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi NaCl yang toleran bagi pertumbuhan pisang cavendish yakni 1% NaCl. Hasil karakter ekspresi spesifik dengan peningkatan konsentrasi NaCl berupa kandungan klorofil a,b dan total menurun dan karbohidrat meningkat.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DUSUN IV B DESA KARANG SARI DALAM BUDIDAYA TANAMAN CINCAU HIJAU MELALUI PROGRAM BANK CINCAU DI KECAMATAN JATIAGUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Yulianty Soeradji; Endang Nurcahyani; Emantis Rosa; Lili Chrisnawati
SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4 No 1 (2022): Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian 4 UM Metro tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Cincau hijau mempunyai jenis yang banyak. Ada yang merambat dan ada yang berupa perdu atau pohon. Kendala yang dihadapi oleh pedagang cincau hijau adalah langkanya pasokan daun cincau, sehingga menyebabkan terganggunya produksi minuman cincau. Suatu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberdayakan Masyarakat Dusun IV B Desa Karang Sari dalam membudidayakan tanaman cincau dengan pemilihan jenis cincau yang rasanya digemari oleh masyarakat. Adapun tujuan akhirnya adalah membentuk Bank Cincau. Selain itu masyarakat perlu memahami manfaat cincau selain sebagai minuman penyegar, juga sebagai tanaman obat. Jenis-jenis tanaman cincau hijau yang ditemukan di Desa Karang Sari adalah Cocculus orbiculatus dan Cyclea barbata, dan Premna oblongifolia. Minuman penyegar yang biasa dijual adalah cincau pohon yaitu Premna oblongifolia, karena jenis ini memiliki rasa dan aroma yang enak. Masyarakat Dusun Blok IV B umumnya tidak menanam jenis ini. Oleh sebab itu usaha yang sudah dilakukan adalah melakukan budidaya tanaman cincau di pekarangan rumah. Hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat diperoleh pengetahuan awal sebesar 65,79, kemudian meningkat menjadi 94,74. Terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 28,95 point.
Pelatihan Pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL) Berbasis Limbah Rumah Tangga Sebagai Alternatif Penggunaan Pupuk Organik Di Desa Sumber Sari, Bantul, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro, Lampung Yulianty Soeradji; Endang Nurcahyani; Hendri Busman; Nuning Nurcahyani
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 07 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Sampah merupakan limbah yang berasal dari sisa kegiatan sehari-hari manusia yang berbentuk padat. Salah satu sampah yang berbentuk padat adalah sampah dari sisa-sisa kulit buah-buahan dan sayur-sayuran yang dibuang ke tempat sampah dan tidak digunakan lagi oleh manusia. Berdasarkan pengamatan di lapangan, masyarakat di desa Sumber Sari sudah mengelola sampah dengan baik seperti pemisahan sampah organik dan anorganik. Namun untuk pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai Mikroorganisme Lokal  belum dilakukan. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan pelatihan bagi  masyarakat di Desa Sumber Sari  untuk membuat Mikroorganisme Lokal (MOL) sebagai alternatif dalam pembuatan pupuk organik cair.Hasil yang diperoleh dari pelatihan ini adalah terjadi peningkatan ketrampilan dan pemahaman dalam membuat MOL. Rata-rata hasil pretest adalah 40,56, kemudian setelah diberi pelatihan terjadi peningkatan pengetahuan berupa post test dengan rata-rata nilai yaitu 91,67. Peningkatan yang terjadi sebesar 51,11 point.  Harapan lebih lanjut dalam pelatihan ini adalah masyarakat di Desa Sumber Sari, Bantul, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro dapat membuat MOL dari sisa-sisa buangan rumah tangga dan memanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pupuk organik cair
Sosialisasi dan Penyuluhan Penyakit BBV serta Cara pengendaliannya di Perkebunan Vanili Desa Srimenganten, Kecamatan Pulau Panggung, Tanggamus, Lampung Endang Nurcahyani; Hardoko Insan Qudus; Sumardi Sumardi; Azahra Putri Najla; Ratna Oktaviani; Rina Maryani; Intan Okta Nabilla; Meilyana Santa Maria; Dwi Septiani
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 11 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Desa Srimenganten, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, merupakan desa agraris dan salah satu hasil perkebunannya adalah vanili, namun para petani masih terkendala masalah penyakit yang menyerang tanaman vanili yang dikenal sebagai penyakit busuk batang vanili (BBV), oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini ingin membantu menyelesaikan permasalahan tersebut dengan berbagai program kerja untuk petani vanili di Desa Srimenganten, diantaranya melalui Sosialisasi dan Penyuluhan Penyakit BBV serta Cara pengendaliannya.Vanili merupakan salah satu komoditas perkebunan dengan nilai ekonomi yang cukup tinggi dan telah mempunyai nama cukup baik di pasaran Internasional. Penggunaan varietas unggul vanili yang tahan penyakit BBV dengan hasil tinggi diharapkan merupakan alternatif pengendalian penyakit yang penting. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dalam mengatasi penyakit BBV bagi para petani vanili di Desa Srimenganten, Kecamatan Pulau Panggung, Tanggamus, Lampung. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta pengabdian tentang cara mengatasi penyakit BBV tanaman vanili dilihat dari rata-rata peningkatan pengetahuan peserta pelatihan sebesar 35.33 poin serta persentase peningkatan pengetahuan sebesar 65.33%.
Penyuluhan Tempat Perindukan Alami Nyamuk Aedes aegypti Vektor DBD di Dusun Pal 6, Kabupaten Lampung Selatan Emantis Rosa; Yulianti; Endang Nurcahyani; Endang Linirin; Selvi Marcelia; Linda Septiani
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The breeding places that are known to the public are still limited to the breeding places that are inside the house, even though there are still many breeding places outside, such as plants that can accommodate stagnant water which are used by mosquitoes as breeding places, are still not widely known by the public. The purpose of this community service activity is to introduce and increase public knowledge of mosquito breeding places as an effort to control DHF vector insects in order to reduce DHF cases in the community. The results of the activity showed that there was an increase in public knowledge about the natural breeding places for the DHF vector by 34.83% of (46.30% - 81.13%).
Penyuluhan Pemanfaatan Limbah Cair Tapioka Sebagai Alternatif Pembuatan Nata De Cassava Di Kelompok PKK Desa Krawang Sari, Natar, Lampung Selatan Hardoko Insan Qudus; Endang Nurcahyani; Tundjung Tripeni Handayani; Sri Wahyuningsih; Sutyarso
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 8 : September (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The tubers of cassava or cassava (Manihot esculenta Crantz) are widely known as a staple food that produces carbohydrates and the leaves are a vegetable. Indonesia is the second largest cassava producing country after Nigeria with a five-year average total supply of 9.67 million tons. Processed cassava produces two-thirds of the by-products of its raw materials in the form of tapioca cob, skin, and liquid waste. Tapioca liquid waste can pollute the surrounding environment because it produces an unpleasant odor. Based on these reasons, it is necessary to develop new innovations in their utilization, which so far have not been utilized by the community. This new innovation is to use liquid tapioca waste to make Nata de Cassava which is a high fiber and nutritious food. The aim of the service is to provide knowledge to the women of the “PKK” group in Krawang Sari Village, Natar, South Lampung in making Nata de Cassava from liquid tapioca waste. The result of this service activity is that there is an increase in participants' knowledge about how to use liquid tapioca waste to make Nata de Cassava, which can be seen from the average increase in participants' knowledge of 33.33 points and the percentage increase in knowledge of 61.33%.
Co-Authors Adrianus Adrianus Agung Kurniawan Agung Kurniawan Agustin, Resya Tamara Agustrina, Rochmah Alfian Bagus Setiawan Amini, Nur Aisyah Amirah Afifah Melta Anis Ashari Annindya Rahma Apherta, Nurshella Apriyanti, Della Ashari, Anis Asrini Puspitasari Ayu Wulan Septitasari Ayu Azahra Putri Najla Azizah, Enur Baehaqi Bambang Hadisutrisno Bambang Irawan Bambang Irawan Bambang Irawan Bayu Putra Danan Jaya Damayanti, Elok Della Apriyanti Desti Deria Rahmadani Desti Syahfitri Dewiyatno, Rezza Kusumma Dian Alfiah Dian Alfiah Dian Pratiwi Dian Pratiwi Dwi Septiani Dwi Septiani Dzul Fithria Mumtazah E. Suharyanto Eko Nastiti Eko Pramono Elsi Diana Emantis Rosa Emantis Rosa Endang L Widiastuti Endang Linirin Ernawiati, Eti Eti Ernawiati Eti Ernawiati Eti Ernawiati Fachry Abda El Rahman Farisi, Salman Fesya Salma Putri Gardis Andari Hardoko Insan Qudus Hardoko Insan Qudus Harfiani, Nabela H.N. Hendri Busman Heni Pujiastuti Herlanda, Kishy Dhea Herlina Putri Prastiwi Holizah, Dewi Nure Husna Fadilla Ika Listiana Imamah Muslimah Imamah Muslimah, Imamah Indah Stellawati Indradewa, Rhian Indriani, Syavira Intan Okta Nabilla Intan Okta Nabilla Issirep Sumardi Istiqomah Khairunnisa Rizqika A.P Kinasih Cahyono Lili Chrisnawati Lili Chrisnawati Lili Chrisnawati, Lili Linda Kurnia Dewi Linda Septiani Lindawati Lindawati M Kanedi M. Yogi Riyantama Isjoni Maemonah, Maemonah Mahfut MARIA SUSANTI Martha L. Lande Martha L. Lande Martha Lulus Lande Martha Lulus Lande Martha Lulus Lande Martha Lulus Lande, Martha Lulus Ma’ania Zalzabila Meilyana Santa Maria Meilyana Santa Maria Moza Fierda Atiek Muhamad Rizkci Sazilly Muhammad Alif Nugroho Mutmainah, Nurul Aniqotun Nadia Fakhriyati Arfa Nadya Rosyalina Nalindri Impitasari Ni Made Nada Elsika Nuning Nurcahyani Nur Aisyah Amini Nurul Aniqotun Mutmainah Oktaviani, Ratna Pertiwi, Prima Sari Purnama Agustin, Kharisma Putri Wardanis Putri, Feriza Yolanda Qudus, Hardoko Insan Radella Hervidea, Radella Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu Amaliya Rahmadani, Desti Deria Ratna Oktaviani Ratna Oktaviani Resta Tania Ria Aulia Noviantia Ria Aulia Noviantia, Ria Aulia Rina Maryani Risa Suryani Wilyasari Risma Rasmani Rochma Agustrina Rochmah Agustrina Rochmah Agustrina Rochmah Agustrina Rosa, Emantis Rosyalina, Nadya RR. Ella Evrita Hestiandari Sally Khoirunisa Sally Khoirunisa Salman Farisi Salman Farisi Sarah Sarah Sazilly, Muhamad Rizkci Selvi Marcelia Sembiring, Rinawati Setiawan, Alfian Bagus Setiawati, Primasari Linda Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Stellawati, Indah Sukamto, Ika Sumiyarsi Sumardi Sumardi . Sumardi Sumardi Sumardi, Sumardi Suratman Suratman Suratman Suratman Suratman Umar Susanto, G. Nugroho Susanto, G. Nugroho Sutyarso Sutyarso Sutyarso Syahfitri, Desti Syamsiar, Syamsiar T. Indah Setia Ningsih Tara Sesafia Paletri Tarisa Livia Hr Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani, Tundjung Tripeni Wanda Amelia Wardanis, Putri Widiastuti, Endang Linirin Widiastuti, Endang Linirin Yulia Puspita Dewi Yulianti Yulianty Yulianty Yulianty Soeradji Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yuniar, Lutfiah Zelfi Julita Dwi Putri Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli zulkifli zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli