p-Index From 2021 - 2026
15.622
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Publikasi Pendidikan Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Ta´dib Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan JURNAL TARBIYAH RAUDHAH Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Lectura : Jurnal Pendidikan Ta`Limuna : Jurnal Pendidikan Islam Journal on Education GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI AL-HIKMAH : Jurnal Theosofi dan Peradaban Islam Cendekiawan Dinasti International Journal of Education Management and Social Science JURNAL RAUDHAH RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) Hikmah Journal On Teacher Education (Jote) Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Maslahah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Fikru: Jurnal Ilmiah Fitrah: Journal of Islamic Education Journal of English Language and Education Berajah Journal Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Al-Hanif: Jurnal Pendidikan Anak dan Parenting Proceeding International Seminar of Islamic Studies Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat (PUSDIKRA) Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat PEKERTI Journal Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti Indonesian Journal Education Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan Zadama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan Islam Global Education Journal Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Jurnal Penelitian dan Ilmu-ilmu Keislaman Indonesian Counseling and Psychology Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam Journal of Educational Research and Humaniora (JERH) RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Eduslamic: Jurnal Pendidikan Islam dan Keagamaan JUDIKIS: Jurnal Pendidikan Islam Journal Of Sustainable Education (JOSE) Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian Kepada Masyarakat Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam International Journal of Society and Law Al-Hayat: Journal of Islamic Education Jurnal Cakrawala Akademika Kitabah: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Urwatul Wutsqo : Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman
Claim Missing Document
Check
Articles

Comparative Study of Islamic Learning Practices in Early Childhood Institutions in Indonesia and Malaysia Alfat Fahmi; Rizka Harfiani
Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti Vol. 8 No. 1 (2026): FEBRUARY
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/pekerti.v8i1.7615

Abstract

Islamic Religious Education (IRE) at the early childhood level plays a crucial role in shaping children’s religious character from an early age. Although both Indonesia and Malaysia strongly emphasize Islamic education in preschool institutions, differences in curriculum policies and socio-cultural contexts are likely to produce distinct learning cultures. However, comparative studies specifically examining IRE learning culture at the early childhood level in both countries remain limited. Therefore, this study aims to comparatively analyze the learning culture of Islamic Religious Education at TK Aisyiyah Muhammadiyah in Indonesia and Tadika Alfikh Orchard in Malaysia. This research employed a descriptive qualitative comparative approach using observation, interviews, and document analysis, with data analyzed through the Miles, Huberman, and Saldana model. The findings indicate that Tadika Alfikh Orchard implements a modern and structured learning culture characterized by discipline, adab-oriented practices, and the integration of digital technology. In contrast, TK Aisyiyah Muhammadiyah demonstrates a more humanistic and flexible learning culture through religious habituation, teacher role modeling, and play-based learning. The study concludes that the differences in learning culture are shaped by national education policies and socio-cultural values. Malaysia emphasizes structure and standardization, while Indonesia prioritizes character formation through emotional closeness and religious habituation.
PEMANFAATAN APLIKASI DIGITAL SEBAGAI MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN DI MTs MUHAMMADIYAH 15 MEDAN Hasrian Rudi Setiawan; Rizka Harfiani; Darliana Sormin; Muhammad Darwis
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.347-357

Abstract

Program kemitraan masyarakat (PKM) ini memiliki tujuan umum, yaitu untuk memberikan keterampilan kepada guru dalam memanfaatkan aplikasi digital dalam melakukan kegiatan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Tujuan dari Program kemitraan masyarakat (PKM) ini, di dasarkan pada: masih banyak guru yang sulit dalam memanfaatkan berbagai media pembelajaran, teknologi informasi dan aplikasi digital dalam kegiatan pembelajaran. Ruang lingkup program kemitraan masyarakat (PKM) ini adalah: Pertama, memberikan keahlian kepada pendidik untuk menguasai teknologi informasi, sehingga dapat membantu dalam kegiatan penyampaian informasi pembelajaran; Kedua, memberikan keahlian kepada pendidik untuk mengembangkan media pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi informasi; Ketiga, Memberikan keahlian kepada pendidik untuk menguasai berbagai aplikasi digital, yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan evaluasi pembelajaran. Program kemitraan masyarakat (PKM) ini, menggunakan metode baik kuantitatif maupun kualitatif. Pada pelaksanaan kegiatan pelatihan pemanfaatan aplikasi digital sebagai media dalam evaluasi pembelajaran di MTs Muhammadiyah 15 Medan, terdapat beberapa tahapan, diantaranya pelaksanaan program ini dimulai dari tahap persiapan program, tahap pelaksanaan program, dan tahap evaluasi program. Hasil dari kemitraan masyarakat (PKM) ini adalah guru-guru yang ada dilingkungan MTs Muhammadiyah 15 Medan, setelah dilakukan program tersebut 86% guru-guru telah memiliki keterampilan dalam memanfaatkan aplikasi digital dalam melakukan kegiatan evaluasi pembelajaran dan mengolah data hasil evaluasi pembelajaran. Guru telah terampil dalam membuat soal-soal secara online dan mengolah data hasil evaluasi pembelajaran dengan memanfaatkan aplikasi digital.
Internalisasi Nilai Islam Melalui Metode Keteladanan Dan Refleksi Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa di SD IT Izzatul Islam Stabat Aufa Ahyana Nursya; Rizka Harfiani; Juli Maini Sitepu
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82111

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji seperti apa nilai Islam diinternalisasikan menggunakan metode keteladanan dan refleksi upaya menghasilkan siswa yang memiliki karakter religius di SD IT Izzatul Islam Stabat. Oleh karena itu, metode kualitatif dengan model studi kasus dipilih dalam penelitian ini, yang difokuskan pada pemahaman mendalam terhadap praktik internalisasi nilai Islam ketika terlaksananya proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini memperoleh data berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Model Miles dan Huberman digunakan sebagai model analisis data dalam penelitian ini, adapun tahapannya mencakup pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku guru yang mencerminkan nilai-nilai Islam berperan besar dalam membangun karakter siswa, sedangkan metode refleksi berfungsi menuntun siswa untuk memahami dan menginternalisasi nilai tersebut secara lebih mendalam. Kombinasi kedua metode ini efektif membentuk karakter religius yang tercermin dalam sikap disiplin, sopan, dan kepedulian sosial siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya konsistensi penerapan keteladanan dan refleksi sebagai strategi yang dapat digunakan dalam menginternalisasikan nilai Islam upaya membentuk karakter religius siswa.Kata kunci: Internallisasi, Nilai Islam, Metode Keteladanan, Metode Refleksi, Karakter Religius
Implementasi Kegiatan Melipat dan Menempel Origami dalam Mengembangkan Motorik Halus Anak di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Nadia Sabila Naibaho; Rizka Harfiani
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 8 No. 4 (2026): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v8i4.11733

Abstract

This study aims to describe the implementation of folding and pasting origami activities in developing children's fine motor skills at TK Aisyiyah Bustanul Athfal. The research focuses on explaining teachers' pedagogical efforts, identifying supporting and inhibiting factors, and describing the developmental outcomes observed during the implementation process. This study employed a descriptive qualitative approach using participatory observation, semi-structured interviews, and documentation as data collection techniques. Data were analyzed through data condensation, data display, and conclusion drawing, supported by source and technique triangulation. The findings indicate that the implementation was carried out through structured pedagogical stages, including initial motor stimulation, step-by-step demonstrations, and individual assistance. Key supporting factors included the children's high enthusiasm for colorful media and teacher readiness, while inhibiting factors involved variations in initial motor readiness. The study highlights that the development of fine motor skills is closely related to the quality of pedagogical implementation and the consistency of stimulation provided through origami media.
The Role of Muhammadiyah in the Development of Digital Literacy in Islamic Religious Education: A Library Research Study Kharisma Azam Rangkuti; Wahyu Riswanda; Rizka Harfiani; Mawaddah Nasution
Global Education Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.1652

Abstract

This study aims to analyze Muhammadiyah's role in developing digital literacy in Islamic Religious Education in the digital era. The development of information technology has brought significant changes to the learning process, requiring Islamic education to adapt to technological developments without abandoning Islamic values. This study employed a qualitative approach with library research. Data were obtained through various scientific journal articles, books, and documents related to Muhammadiyah, digital literacy, and Islamic Religious Education. Data collection was conducted through documentation studies, while data analysis utilized content analysis with the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that Muhammadiyah plays a significant role in developing digital literacy through the integration of digital media into Islamic Religious Education learning, strengthening digital da'wah (preaching), developing Islamic digital ethics, improving teacher competency, and strengthening technology-based organizational governance. The use of digital technology helps improve learning effectiveness, critical thinking skills, and students' religious character. Furthermore, Muhammadiyah actively utilizes social media and digital platforms as a means of disseminating moderate Islamic values and religious education that is adaptive to current developments. Despite persistent obstacles such as limited infrastructure and limited digital literacy skills among some human resources, the development of digital literacy continues to have a positive impact on the transformation of Islamic Religious Education in the digital era. This research implies that strengthening digital literacy based on Islamic values needs to be continuously developed to create Islamic education that is innovative, moderate, and relevant to the needs of modern society.
Smart Parenting Islami dalam Sistem Pengawasan Anak di Lembaga Daycare: Studi Kasus di Amanah Daycare Serang Rizka Harfiani; Muhammad Rosyad Cahyadi
AL-HANIF: Jurnal Pendidikan Anak dan Parenting Vol 5, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/al-hanif.v5i2.30853

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi smart parenting Islami dalam sistem pengawasan anak di Amanah Daycare Serang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tujuh informan yang terdiri atas tiga orang tua dan empat pengasuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa smart parenting Islami di Amanah Daycare dibangun atas tiga fondasi utama, yaitu tauhid, akhlak, dan ibadah yang diintegrasikan dalam pengasuhan sehari-hari. Sistem pengawasan anak dilaksanakan secara holistik melalui pemantauan aspek fisik, spiritual, dan emosional yang didukung pemanfaatan WhatsApp sebagai media komunikasi dan pelaporan perkembangan anak secara real-time. Temuan penelitian juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara orang tua dan pengasuh dalam menjaga kesinambungan pengasuhan di rumah dan daycare. Penelitian ini merumuskan model Smart Parenting Islami berbasis daycare yang terdiri atas pilar nilai, sistem, dan teknologi sebagai upaya memperkuat pengasuhan anak usia dini di era digital.
Etika Digital Guru Pendidikan Agama Islam (PAI): Antara Konten Edukatif dan Keteladanan Nur Aisyah; Khoirul Amru Hasibuan; Rizka Harfiani
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.866

Abstract

Transformasi teknologi di era modern telah meredefinisi pola instruksional guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Para pendidik saat ini tidak sekadar dituntut adaptif terhadap teknologi pembelajaran, melainkan juga memikul urgensi untuk merefleksikan moralitas luhur dalam setiap aktivitas virtualnya. Melalui metode systematic literature review, studi ini bertujuan membedah implementasi norma siber bagi guru PAI, mengurai formulasi ideal dalam menyelaraskan produksi konten edukasi dengan figur uṣwah, serta memetakan problematik penanaman nilai-nilai universal Islam di ruang digital. Temuan riset mengonfirmasi bahwa pilar etika siber guru PAI mengakar pada prinsip kejujuran siber, tanggung jawab produksi material, kesantunan interaksi, serta kebijaksanaan pemanfaatan instrumen digital; yang mana seluruh produk digital wajib mentransmisikan karakter Islami dan etos kerja profesional. Kendati demikian, para pendidik masih berhadapan dengan hambatan krusial berupa bias evaluasi dampak materi siber, orientasi popularitas (jebakan viralitas), dan disparitas kecakapan teknologi antargenerasi.
Daycare Caregivers’ Role In Instilling Islamic Values In Early Childhood Rizka Harfiani; Inggit Djuningsih
Al-Fikru: Jurnal Ilmiah Vol. 20 No. 1 (2026): Juni (2026)
Publisher : STAI Serdang Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51672/alfikru.v20i1.1037

Abstract

This study examines the role of daycare caregivers in instilling Islamic values in early childhood at Rumah Bune Islamic Daycare, Bekasi. Previous studies have predominantly focused on formal teachers, while the contribution of caregivers who interact intensively with children through daily caregiving activities remains underexplored. This study employs a qualitative approach with a case study design, collecting data through participant observation, semi-structured interviews, and document analysis. The findings show that caregivers perform a strategic informal tarbiyah role through three mechanisms: habituating worship and thaharah within daily caregiving routines; providing direct role modeling through eating, sleeping, personal hygiene, and religious practices; and affectively reinforcing Islamic values through intensive attachment-based relationships. These findings demonstrate that caregivers are not merely childcare providers but also informal tarbiyah agents who complement the role of Islamic Religious Education teachers in developing children's Islamic character. The novelty of this study lies in conceptualizing caregivers as a “Tarbiyah Bridge” that connects formal academic learning spaces with children's everyday life experiences, a perspective that remains underexplored in the literature on Islamic early childhood education in Indonesia.
Implementasi Psikoedukasi Guru PAI dalam Pembelajaran pada Siswa Broken Home di Sekolah Dasar Islam Terpadu An-Nafis Teluk Mengkudu Muti Husnul Khotimah; Rizky Arafani Nurhikmah Marpaung; Rizka Harfiani
Jurnal Eduslamic Vol 4 No 1 (2026): Eduslamic: Jurnal Pendidikan Islam dan Keagamaan (Maret-Agustus)
Publisher : Yayasan Haiah Nusratul Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59548/jed.v4i1.689

Abstract

The phenomenon of broken homes can affect the psychological development and learning processes of elementary school students, leading to low motivation to learn, difficulty managing emotions, lack of self-confidence, and obstacles in social interaction. These conditions call for the active role of teachers particularly Islamic Religious Education (PAI) teachers in providing guidance through a psychoeducational approach. This study aims to describe the implementation of psychoeducation by PAI teachers in teaching students from broken homes and to identify the obstacles faced at SD IT An-Nafis Teluk Mengkudu. The study employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model. The results indicate that psychoeducation was implemented through interpersonal communication, motivational support, fostering religious practices, emotional support, showing Islamic videos, sharing activities, and collaboration with homeroom teachers and parents. This implementation had a positive impact on students’ emotional development, learning motivation, and social skills. However, its implementation still faces obstacles in the form of students’ unstable emotional states, time constraints, a lack of family support, and teachers’ limited competencies in the field of psychology.
THE EFFECT OF PROJECT-BASED LEARNING IN INCREASING STUDENT CREATIVITY AND INDEPENDENCE IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING AT DAIRI STATE VOCATIONAL SCHOOL Romauli Nainggolan; Rizka Harfiani; Juli Maini Sitepu
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 1 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18492061

Abstract

This study aims to determine the influence of Project-Based Learning (PjBL) based learning in Islamic Religious Education (PAI) on the creativity and independence of MTs Negeri Dairi students. The type of research used was quasi-experimental with a pretest–posttest control group design involving 54 grade VIII students who were divided evenly into experimental and control classes. The experimental class uses the PjBL learning model, while the control class uses the conventional method. Creativity and independence were measured by a reliable questionnaire (α = 0.719; α = 0.717). The hypothesis test in this study is the MANOVA analysis, and the t-test. The results showed that PjBL-based learning had a significant effect (F = 126.22, p < 0.05, η² = 0.832). Individually, creativity (η² = 0.485) and independence (η² = 0.781) increased strongly. This study concludes that the use of the PjBL learning model has a significant influence on students' creativity and self-esteem in Islamic religious education learning.
Co-Authors ,, Mavianti Abd Rahman Abdurrahman Chapakiya Abdurrohman Chapakiya Abu Yazid Raisal Affan Alhammam, Ahmad Afifah Hanum Lubis Afriany, Siska Agustina, Henri Aisyah, Siti Akrim Akrim, Akrim Alfat Fahmi Alfisyah, Nandalifia Amar Jufri Amini Amini Amini Anaya, Alvi Anggita Deswina Putri Anggun Syahriani Putri Anisa Putri Anjas Ardana Antika, Nuri Ardhia Arfandi Setiawan AS, Weli Tridayatna Aufa Ahyana Nursya Avivah Aldiansyah Barutu Ayu Puspita Baeha, Puspita Sari Br Kembaren, Ulinsa Sepdarisa Budi Dermawan Chapakiya, Suraiya Darliana Sormin Daulay, Umiati Daulay, Umiatia Dwi Pratama Sari Ellisa Fitri Tanjung Evi andriani, Evi Fadilah Ramadhani Br. Ginting fairuz soraya Fanreza, Robie Fiqih Ahmad Alfisyahri Fitri Tanjung, Ellisa Gadis Aura Az Zahra Hsb Harahap, Purnama Sari Harahap, Rahmadani HASAN, IBRAHIM Hasanah, Robbyyatun Hasanuddin Hasanuddin Hasibuan, Ahsanul Hakim Hasrian Rudi Setiawan Hasrian Rudi Setiawan Henny Sartika Husna, Fatimatul Ilyas Nasyirudin Indah Nurjannah Inggit Djuningsih Iqbal M, Muhammad Irfan Hidayat, Irfan Irma, Eli Irsyad Mubarak IZZAH, NURUL Jufri, Amar Juli Maini Sitepu July Maini Sitepu Kaila Wanda Kartika Vania, Dwi Khair, Muhammad Ikhsanul Khair Kharisma Azam Rangkuti Khoirul Amru Hasibuan Kurnia Kristiyaningrum Lasmidah, Lasmidah Lestari, Sindi M.Pd, Akrim Manik, Loli Asmitasari Mavianti Mei Sandi Pasaribu Misnahwati Misnahwati Misnahwati, Misnahwati Morisca, Aulia Mubarok, Irsyad Mudafri, Fathiyyah Shabrina Muhammad Darwis Muhammad Ikhsanul Khair Khair Muhammad Panjaitan, Pratama Muhammad Qorib Muhammad Rido Muhammad Rosyad Cahyadi Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Munir Aritonang, Abdul Rahman Munthe, Sevtirini Muti Husnul Khotimah Nadia Sabila Naibaho Nadira Amalia Najwa Virana Nasution, Adelia Fitri Nasution, Mawaddah Nur Aisyah Nur Hayati Nur Sakinah Nurhaibah Purba Nurmalia Nurmalia Nurmalia, Nurmalia Nurul Izzah Nurul Nadya, Nabila Nurul Zahriani Jf Nurul Zahriani Jf Nurul Zahriani JF Nurzannah Pasaribu, Munawir Pitria, Wilda Ayu Pratiwi, Mila Purba, Edi Ikhwansyah Purnama, Imani Putri, Hani Rasta Kurniawati Br Pinem Rezi Munthe, Debi Riza, F. Rizky Arafani Nurhikmah Marpaung Rkt, Irsyad Mubarok Romauli Nainggolan Rudi, Hasrian Septiani, Adilah Rizki Silalahi, Fitriana Sinaga, Indah Permata Siti Nursinah Sufri Situmorang, Jamaluddin Sultan Al Fasya Suraiya Chapakiya Syalaisha Anaqah Fatihah Syarifah Syarifah, Syarifah Tsabitah, Sultan Veronica, Anggie Wahyu Riswanda Weli Tridayatna AS Widy Masitah Widya Masitah Yoga Yuniadi Yuhani Yusnita Ramanda Yuspan Jailani Lubis Zailani, Zailani