Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MENGENAI COVID-19 DENGAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN PADA KELUARGA PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT Siska Yulia Fitri; Hilman Syarif; Irfanita Nurhidayah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit termasuk salah satu tempat yang berpotensi besar terjadi penyebaran virus COVID-19 terutama di Instalasi Gawat Darurat yang merupakan pintu awal seseorang masuk ke rumah sakit. Untuk menekan penyebaran COVID-19 maka dibutuhkan penerapan protokol kesehatan yang baik. Faktor penting dalam proses penerapan protokol tersebut adalah adanya pengetahuan dan sikap terhadap COVID-19, guna untuk menurunkan angka kasus COVID-19 yang semakin meluas. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan antara pengetahuan dan sikap mengenai COVID-19 dengan penerapan protokol kesehatan di Instalasi Gawat Darurat RSUD Meuraxa. Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif  dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kelurga pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD Meuraxa dengan metode pengambilan data Convenience Sampling yang berjumlah 120 orang. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan, sikap dan protokol kesehatan yang telah diuji reabilitasnya. Teknik pengumpulan data pengetahuan dan sikap dilakukan dengan membagikan kuesioner secara langsung sedangkan penerapan protokol kesehatan dilakukan dengan cara observasi. Hasil penelitian menunjukkan 83,3% berpengetahuan baik, 68,3% memiliki sikap positif dan 73,3% patuh akan protokol kesehatan. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap mengenai COVID-19 dengan penerapan protokol kesehatan pada keluarga pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD Meuraxa. Diharapkan untuk peneliti selanjutnya agar dapat melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap mengenai COVID-19 dengan penerapan protokol kesehatan.
Stres Hiperglikemia Pasien Sindrom Koroner Akut di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tazkiya Aulia; Halimuddin Halimuddin; Irfanita Nurhidayah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sindrom koroner akut (SKA) menyebabkan terjadinya stres hiperglikemia. Stres hiperglikemia adalah peningkatan akut kadar gula darah tanpa menilai status diabetes melitus pasien sebelumnya yang mempengaruhi kejadian kematian dan komplikasi dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik sampel dan kejadian stres hiperglikemia pada pasien sindrom koroner akut tanpa diabetes melitus di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif dengan desain retrospective study. Populasi adalah pasien SKA di Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dari Juni hingga November 2021 yang masuk melalui ruang Intalasi Gawat Darurat (IGD). Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode total sampling, Sampel untuk penelitian adalah 53 pasien yang masuk dalam kriteria inklusi. Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan melihat hasil pengkajian gawat darurat pasien. Hasil penelitian  menunjukkan pasien sindrom koroner akut tanpa DM yang mengalami stres hiperglikemia berjumlah 27 pasien (50,9%) dan 26 pasien (49,1%) tidak mengalami stres hiperglikemia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah lebih dari setengah populasi pasien SKA tanpa DM mengalami stres hiperglikemia dan paling banyak terjadi pada STEMI (ST Elevation Myocardial Infarction). Rekomendasi bagi perawat untuk dapat mengkaji kadar gula darah pasien secara berkala agar bisa lebih mudah menilai perburukan prognosis dan kemungkinan komplikasi jangka pendek maupun jangka panjang.
ASUHAN KEPERAWATAN POST OPERASI LAPARATOMI PERITONITIS PERFORASI GASTER DI ICU: SUATU STUDI KASUS Rini Mastura; Irfanita Nurhidayah; Fikriyanti Fikriyanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perforasi gaster adalah suatu keadaan dimana terjadinya kebocoran dari dinding lambung, usus halus, usus besar sehingga mengakibatkan terjadinya kebocoran ke dalam rongga perut. Kebocoran lambung itu membuat kimia asam lambung dalam rongga perut keluar dan menjadi peritonitis, sehingga perlu dilakukan operasi segera. Studi kasus ini bertujuan untuk menjelaskan asuhan keperawatan kegawat daruratan pada pasien yang mengalami peritonitis perforasi gaster. Diagnosis keperawatan yang muncul  adalah bersihan jalan nafas tidak efektif berhubungan dengan efek agen farmakologis anastesi dengan rencana keperawatan manajemen jalan nafas. Diagnosis kedua adalah nyeri akut berhubungan dengan agen cedera fisik dengan rencana keperawatan manajemen manajemen nyeri. Diagnosis ketiga adalah defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan mengabsorbsi nutrien dengan rencana keperawatan manajemen nutrisi. Diagnosis keempat adalah gangguan integritas kulit berhubungan dengan imobilisasi dengan rencana keperawatan perawatan integritas kulit. Diagnosis kelima adalah risiko infeksi berhubungan dengan tindakan invasif dengan rencana keperawatan pencegahan infeksi. Hasil evaluasi terdapat perbaikan kondisi pasien ditandai dengan gilisah berkurang, ronkhi negatif, nasal kanul 4L, tidak meringis lagi, skala nyeri 2 dari sebelumnya 7, ukuran luka menjadi 2x1 dari 3x1, tidak terkelupas lagi, dan tidak ada tanda-tanda infeksi.
LENGTH OF STAY PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT Nelza Delinda; Halimuddin Halimuddin; Irfanita Nurhidayah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Length Of Stay yang memanjang menimbulkan berbagai permasalahan yang komplek di IGD, salah satunya  dapat menyebabkan overcrowded. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran Length Of Stay pasien di IGD, dengan melihat variabel waktu kedatangan, jalur administrasi, tingkat kegawatdaruratan, respon time, kualitas pelayanan, dan fasilitas rumah sakit. Jenis penelitian yaitu kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh pasien didampingi keluarga yang berkunjung di IGD berjumlah 61 pasien dengan teknik pengambilan sampel Purposive sampling dari tanggal 08-24 Juli 2021 di RSUD Meuraxa Banda Aceh. Instrument dalam penelitian berupa kuesioner dan observasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa waktu kedatangan pasien terbanyak pada siang hari, jalur administrasi terbanyak menggunakan BPJS, tingkat kegawatdaruratan kondisi pasien triase kuning (urgent), respon time cepat sesuai standar ≤ 5 menit, kualitas tenaga kesehatan baik, tersedianya fasilitas rumah sakit, dengan perolehan Length Of Stay di ruang IGD baik sesuai standar yaitu 6 jam, dinilai dari pasien datang sampai dengan pasien dipindahkan ke unit lain. Disimpulkan bahwa Length Of Stay di IGD RSUD Meuraxa Banda Aceh berada pada kategori sesuai standar. Direkomendasikan data yang dibuat peneliti sebagai informasi dalam menentukan kebijakan rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan. 
GAMBARAN MOTIVASI KERJA PERAWAT SELAMA PANDEMI COVID-19 Bella Yunika; Muhammad Yusuf; Irfanita Nurhidayah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat sebagai garda terdepan dalam penanganan COVID-19 memiliki tingkat risiko yang  tinggi untuk terinfeksi COVID-19, sehingga perawat akan   merasa cemas, stress dan takut   yang dapat mempengaruhi motivasi kerja perawat dalam bekerja dan  memberikan pelayanan bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran motivasi kerja perawat selama pandemi COVID-19 di Rumah Sakit Meuraxa. menurut ERG ada 3 kebutuhan yang harus dipenuhi yaitu, kebutuhan Existence, kebutuhan relatedness dan kebutuhan growth. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan desain cross-sectional study. Populasi penelitian ini merupakan seluruh perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit Banda Aceh yang berjumlah 112 perawat dengan teknik pengambilan sampel proporsional sampling dengan jumlah sampel sebanyak 58 perawat. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 53 orang perawat (91,4%) memiliki motivasi kerja dalam kategori tinggi dan sebanyak 5 orang perawat (8,6%)  memiliki  motivasi  kerja  dalam  kategori  rendah.  Pada  subvariabel kebutuhan  relatedness berada  pada kategori tinggi  yaitu  sebanyak 58  responden (100%)    kebutuhan  existence berada pada  kategori tinggi yaitu sebanyak 38 responden (65,5 pada subvariabel kebutuhan growth berada dalam kategori tinggi yaitu sebanyak 56 responden (96,6%).
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN ST ELEVASI INFARK MIOKARD (STEMI) DI INTENSIVE CARDIAC CARE UNIT: STUDI KASUS Mauidhah Mauidhah; Jufrizal Jufrizal; Irfanita Nurhidayah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 4 (2022): Karya Ilmiah Mahasiswa (KIA)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

STEMI terjadi ketika terdapat sumbatan yang disebabkan plak aterosklerosis secara mendadak pada satu atau lebih arteri koroner dan menghambat aliran darah ke otot jantung sehingga otot-otot jantung tidak mendapat suplai oksigen. STEMI dapat ditegakkan dengan melihat gambaran EKG yang menunjukkan adanya peningkatan segment ST di 12 lead, dan peningkatan cardiac marker. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada pasien yang mengalami ST elevasi infark miokard (STEMI). Pengkajian kasus didapatkan data pasien mengeluh nyeri dada, sesak nafas, sinus takikardi, Q patologis, infark anterolateral, EF: 41% dan leukosit: 14,20x103/mm3. Sehingga muncul tiga masalah keperawatan pada pasien, masalah pertama adalah penurunan curah jantung dengan perencanaan perawatan jantung, kedua, nyeri akut dengan rencana keperawatan manajemen nyeri, dan yang ketiga, risiko syok dengan rencana keperawatan pencegahan syok. Evaluasi hari kelima menunjukkan bahwa kondisi pasien tidak menunjukkan perbaikan ditandai dengan TD : 82/56 mmHg, MAP : 64 mmHg HR : 115x/menit, RR : 38x/menit dengan penggunaan NRM 15 liter, suara paru wheezing, EF: 41% dan Leukosit: 38,76x103/mm3 dan urine: 20 cc. Hasil asuhan keperawatan ini diharapkan dapat menjadi acuan kepada perawat untuk meningkatkan kualitas perawatan intensive, serta penangananan keperawatan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sehingga angka kematian bisa diminimalkan.
MANAJEMEN GAGAL NAPAS ET CAUSA KETOASIDOSIS DIABETIKUM DI ICU: SUATU STUDI KASUS Essy Gusning Ranti; Hilman Syarif; Irfanita Nurhidayah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketoasidosis diabetikum (KAD) merupakan komplikasi akut hiperglikemia yang dapat mengakibatkan gangguan elektrolit dan penurunan tekanan osmotik koloid sehingga pasien dapat mengalami gagal napas, yang merupakan indikasi pasien harus dipasang ventilator mekanik di ruang ICU. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui manajemen keperawatan pada pasien yang mengalami mengalami gagal napas karena KAD dengan metode deskriptif melalui pendekatan asuhan keperawatan kritis. Masalah keperawatan yang muncul pada kasus ini adalah adalah risiko ketidakseimbangan cairan dengan intervensi manajemen cairan, pemantauan cairan,dan manajemen elektrolit. Ketidakseimbangan kadar glukosa darah dengan intervensi manajemen hiperglikemia. Gangguan penyapihan ventilator mekanik dengan intervensi manajemn penyapihan ventilasi mekanik dan manajemen asam – basa: asidosis metabolik. Risiko aspirasi dengan intervensi pencegahan aspirasi dan manajemen jalan napas. Hasil evaluasi terdapat perbaikan pada kondisi pasien namun belum signifikan ditandai dengan masih terdapat mukus di jalan napas, ronchi (+), pH = 7,412 (Normal), PCO2 = 26,4 mmHg (rendah), PO2 = 33 mmHg (rendah), HCO3= 16,3 mmHg (rendah), d-dimer= 1370 mg/mL, ureum= 138 mg/dL, kreatinin = 3,70 mg/dL, pasien direncanakan hemodialisa, pasien terpasang ventilator mode (S) CMV, masih terdapat kemerahan diseluruh tubuh, dan terdapat dekubitus derajat 1, sehingga intervensi dilanjutkan oleh perawat ruangan.
PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PERAWAT DALAM PENILAIAN TRIAGE DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT WILAYAH KOTA BANDA ACEH Isra Nanda Annisa; Irfanita Nurhidayah; Rahmalia Amni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Triage memegang peranan penting dalam kegawatdaruratan untuk mengidentifikasi tingkat keparahan pasien, sehingga perawat dapat menentukan perawatan yang tepat di ruang Instalasi Gawat Darurat. Pengetahuan dan keterampilan perawat tentang triage sangat penting dalam pembuatan keputusan triage. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan keterampilan perawat dalam penilaian triage di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Wilayah Kota Banda Aceh. Metode penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif eksploratif. Populasi berjumlah 37 perawat yang bekerja di ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Meuraxa dan Rumah Sakit Ibu dan Anak Wilayah Kota Banda Aceh dengan Pengambilan sampel total sampling. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan perawat dalam penilaian triage adalah baik (100%) dan keterampilan perawat dalam penilaian triage adalah terampil (59,5%). Kesimpulan bahwa pengetahuan dan keterampilan perawat dalam penilaian triage sudah baik. Perawat diharapkan agar dapat mempertahankan pengetahuan dan meningkatkan kemampuan dalam melakukan triage.
PENGEMBANGAN DAN UJI REABILITAS SKALA BRADEN BERBASIS ANDROID DALAM MEMPREDIKSI KEJADIAN PRESSURE INJURY PADA STROKE Nurhidayah, Irfanita; Syam, Yuliana; Yusuf, Saldy
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 5 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i05.P06

Abstract

Pressure Injury dapat menyebabkan komplikasi bagi individu dirawat di rumah sakit, memperpanjang pengobatan dan rehabilitasi, mengurangi kualitas hidup, menyebabkan rasa sakit dan meningkatkan angka kematian. Berdasarkan hal tersebut sangat penting untuk mengunakan suatu skala dalam menilai risiko Pressure Injury dan menentukan risiko kerusakan integritas kulit dan intervensi pencegahan yang sesuai. Salah satu instrument yang umum digunakan adalah Skala Braden. Salah satu alat yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya adalah skala Braden, namun di Indonesia belum diimplementaikan pada smartphone. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan skala Braden berbasis android dan melakukan uji validitas skala Braden berbasis android dalam memprediksi kejadian Pressure Injury pada pasien stroke. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cohort Prospektif. Tehnik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan cara non probability sampling jenis Consecutive Sampling. Sampel penelitian berjumlah 42 orang responden untuk uji validitas dan 6 responden untuk uji reabilitas antara obeserver dengan expert. Pada penelitian menggunakan pendekatan Test-Retest dengan uji korelasi spearman. Dari hasil penelitian didapatkan nilai p< 0.001 yang menunjukkan bahwa korelasi antara skor skala braden android pada hari perawatan ke- 2 dan skor skala braden android pada hari perawatan ke – 3 bermakna. Nilai korelasi Spearman sebesar 0.901 menunjukkan korelasi positif dengan kekuatan korelasi yang kuat. Hasil penelitian dengan menggunakan pendekatan Intra Rater reliability dengani analisis Intraclass Correlation Coeffient (ICC) antara observer dan expert untuk skala braden paper 0.94 (95%CI; 0.895 – 0.976) dan untuk skala braden berbasis android adalah 0.94 (95% CI 0.895 – 0.976). Skala braden berbasis aplikasi android reliabel dalam memprediksi risiko pressure injury pada pasien stroke. Dari Uji Analisis Intraclass Correlation Coeffient (ICC) tersebut dapat disimpulkan tidak ada perbedaan persepsi antara observer dengan expert mengenai skala braden paper dan skala braden berbasis android.
CORRELATION BETWEEN DURATION AND SITTING POSITION WITH THE INCIDENCE OF LOWER BACK PAIN DURING ONLINE LEARNING Ahyana, Ahyana; Nurhidayah, Irfanita; Amalia, Riski; Kamal, Anda
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 11 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i11.P03

Abstract

Low back pain is a musculoskeletal disorder that is very common and has an impact on socioeconomic, individual, family, and community losses. Low back pain is choking between the 12th thoracic rib and the bottom of the gluteal fold, with or without pain radiating down the leg. Since the coronavirus disease 2019 (COVID-19) outbreak hit Indonesia, learning that has been carried out in schools and university has become online learning where learning uses laptops or cell phones with internet facilities and in a prolonged sitting position. The condition of sitting for a long time is the most common posture performed during online learning, so it can cause discomfort and pain in the lower back. This study aimed to determine the correlation between duration and sitting position with the incidence of back pain during online learning. This study used a descriptive correlational method with a cross-sectional design. The sample in this study was 203 students of the Faculty of Nursing at Syiah Kuala University. The data collection technique used a valid and reliable Sitting Position Duration (DPD) questionnaire with a Cronbach's Alpha value of 0.729 and the Nordic Body Map (NBM) questionnaire to see low back pain. This study showed no significant relationship between sitting duration and back pain (p-value = 0.625), sitting duration, and buttock pain (p-value = 0.616). A significant relationship exists between sitting position and back pain (p-value = 0.002) and sitting position and buttock pain (p-value = 0.001). It was concluded that an unergonomic sitting position for a long time could cause low back pain