p-Index From 2021 - 2026
4.774
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Keterbatasan Transportasi dan Kendala Anak Sekolah dalam Mengakses Pendidikan di Kampung Pisang Kota Jayapura Diva Amilia Ramadhani; Alifia Nida Safira Meidiah; Nurul Oktavia Ramadani; Muhamad Yusuf; Zulihi Zulihi; Muhammad Taslim; Didik Efendy
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i2.1353

Abstract

Transportasi memainkan peran penting dalam mendukung kegiatan pendidikan. Namun, masyarakat di Kampung Pisang, Kota Jayapura, menghadapi kesulitan akses transportasi, terutama siswa yang sering terlambat ke sekolah karena harus menunggu tumpangan. Jarak tempuh dari Kampung Pisang ke sekolah mencapai 3 km yang memakan waktu ketika siswa menempuh dengan berjalan kaki. Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis hambatan yang dihadapi warga Kampung Pisang, Kota Jayapura, Propinsi Papua, khususnya anak sekolah saat menggunakan transportasi umum. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Indikator dalam penelitian ini adalah tentang kurangnya transportasi umum yang melalui jalur Kampung Pisang, ketidakmampuan masyarakat memiliki alat transportasi, jarak sekolah yang jauh dari Kampung Pisang, ketrbatasan ekonomi masyarakat, ketakutan pengemudi untuk mengambil penumpang, adanya jalur lain untuk menuju Koya dan Arso. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 5 orang, dengan tehnik pemilihan yang bersifat purposive, sedangkan tehnik analisis data menggunakan model alir (flow model). Penelitian ini menunjukkan terbatasnya transportasi umum membuat anak-anak mengalami kendala menempuh pendidikan, dengan jarak antara sekolah dan Kampung yang jauh, juga perekonomian masyarakat yang rendah sehingga tidak memungkinkan untuk membeli alat ransportasi secara pribadi. Disamping itu factor keamanan di wilayah tersebut yang mengakibatkan keengganan sopir angkutan umum untuk melayani penumpang di wilayah tersebut.
Dampak Penggunaan AI pada Pola Pembelajaran pada Mahasiswa di Kampus IAIN Fattahul Muluk Papua Meidiah, Alifia Nida Safira; Saifudin, Muhammad; Yusuf, Muhamad; Zulihi, Zulihi; Watora, Ibrahim
Tapis: Jurnal Penelitian Ilmiah Vol 9 No 2 (2025): Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat of Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tapis.v9i2.11139

Abstract

Students, as members of the digital generation, constitute the group that makes the most extensive use of Artificial Intelligence (AI) in academic activities. They employ AI based services to complete various tasks, whether consciously or not. This trend indicates that education is increasingly shifting toward a more autonomous, flexible, and technology-driven learning model. This study aims to examine how the use of AI affects students at IAIN Fattahul Muluk Papua, both in terms of its benefits and its challenges, including its influence on creativity, independent thinking, and academic integrity. The research employs a qualitative descriptive method, with data collected through passive participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was conducted using an interactive model. The findings reveal that technological advancements, particularly AI, have transformed the ways in which students at IAIN Fattahul Muluk Papua search for information, comprehend learning materials, and complete academic assignments. AI enhances learning efficiency by providing rapid access to references, assisting with idea development, and offering concise information. However, the study also identifies the risks of excessive reliance on AI, which may weaken students’ critical thinking skills, creativity, and independence, as well as increase the potential for plagiarism. Thus, while AI can support the emergence of original ideas when used appropriately, it may also undermine academic abilities when misused. Therefore, digital literacy, ethical AI usage, and educator guidance are essential.
DYNAMIC ESTABLISHMENT OF PONDOK PESANTREN IN THE MINORITY AREA OF JAYAPURA CITY Zulihi, Zulihi; Garancang, Sabaruddin; Abunawas, Kamaluddin; Damopolii, Muljono
Jurnal Diskursus Islam Vol 7 No 3 (2019): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v7i3.11924

Abstract

This paper discusses the dynamics of the establishment of Islamic boarding schools in the minority areas of Jayapura City. This research method is a qualitative research with the approach used is the phenomenological approach and scientific approaches in the form of sociological and historical. The source of the data of this research is the boarding school caretakers, religious teachers, students, community leaders, traditional leaders, coaches, mentors, educators, and the community. Furthermore, the data collection methods used are observation, interview, documentation, and triangulation. The next stage is data processing techniques and data analysis is done through data reduction, data presentation, and data verification. The results of this study indicate that there are three concepts that become the dynamics of the establishment of huts in minority areas, namely: 1) History of its establishment including: there are indications of apostasy in remote areas of transimigration in Jayapura and Keerom Papua, the assumption of the Islamization of the majority of people in Jayapura, the existence of mosques which is very quiet from the pilgrims, the assumption of Islamic boarding schools as a stronghold of Muslims, and the assumption that Islamic boarding schools print human resources with a radical mindset, the involvement of traditional leaders. 2) Institutional development, including: formal and non-formal education. 3) Contributions of Islamic boarding schools include: the social religious field, the field of religious harmony, and the cultural field based on local wisdom.
Strategi Guru PAI dalam Membentuk Sikap Toleransi Siswa di SD Inpres 2 Arso II Rifaldi Andika Yudistira Supriyono; Muhammad Taslim; Zulihi Zulihi
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3437

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk sikap toleransi siswa di SD Inpres 2 Arso II. Tujuan penelitian mencakup tiga aspek. Pertama, mendeskripsikan kondisi sikap toleransi siswa. Kedua, mengidentifikasi strategi yang digunakan guru PAI. Ketiga, mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan strategi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat dengan triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap toleransi siswa berada pada kategori cukup baik. Siswa mampu berinteraksi tanpa membedakan agama maupun suku. Guru PAI menerapkan beberapa strategi seperti memberi teladan, membiasakan siswa menghargai perbedaan, serta menciptakan suasana ibadah yang nyaman bagi semua. Faktor pendukung strategi meliputi kerja sama guru dan orang tua serta lingkungan sekolah yang kondusif. Faktor penghambat antara lain perilaku bully dan pengaruh lingkungan luar sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa peran guru PAI memiliki pengaruh penting dalam pembentukan toleransi sejak usia sekolah dasar.
Strategi Pendidikan Agama Islam dengan Metode Thing Pair Share pada Tingkat Madrasah Zulihi1, Zulihi; Umkabu, Talabudin
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 6 No. 2 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v6i2.6750

Abstract

This study was done to determine the role of the object pair and share cooperative learning approach at the madrasah level in presenting Islam education, which up to this point has only used the traditional system. This study was also done to determine how engaged the student or students were in using this form of learning. especially on content about Islam. The classroom action research approach, which was derived from Kemmis & Tagart's approach, was employed in this study. This approach is a two-cycle research paradigm that includes several steps, including planning, action implementation, observation, and method reflection. This study's major goal is to find out how much is known about the cooperative think pair and share (TPS) approach used to offer Islamic religious instruction. According to the study's findings, there has been an upsurge in Madrasah-level Islamic religious education activities. In conclusion, the Think, Pair, and Share approach is a technique that helps boost students' creativity, which can make them more engaged in discussions, receptive to other people's viewpoints, and active in both teaching and learning. Keywords: Madrasah, Islamic Religious Education, Think Pair Share
Pengamalan Nilai Religius Peserta Didik Melalui Ibadah Salat Zuhur Di Kelas X SMA Negeri 1 Arso Rahma Lutfianasari; Zulihi Zulihi; Topan Hidayat
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 12 (2026): NJMS - Juli 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/njms.v3i12.2248

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya pengamalan nilai-nilai religius peserta didik di lingkungan multikultural, khususnya pada pelaksanaan salat zuhur kelas X SMA Negeri 1 Arso. Meskipun fasilitas memadai, ibadah masih bersifat opsional dan belum menunjukkan kedisiplinan, konsistensi (istikamah), serta tanggung jawab (amanah). Penelitian ini bertujuan menggambarkan pengamalan nilai religius peserta didik melalui salat zuhur serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya berdasarkan perspektif Pendidikan Agama Islam. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipan, wawancara semi terstruktur dengan peserta didik, guru PAI, dan manajemen sekolah, serta dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan, serta validasi melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketaatan peserta didik masih berada pada tahap awal perkembangan, dengan konsistensi yang baru terlihat pada sebagian kecil peserta didik. Peserta didik laki-laki cenderung salat berjamaah atas inisiatif sendiri, sedangkan peserta didik perempuan lebih banyak secara individu. Faktor pendukung utama meliputi sarana fisik musala terpisah yang nyaman serta dukungan sosial guru. Sebaliknya, faktor penghambat meliputi hambatan psikologis berupa rasa malu peserta didik kelas bawah melewati kelas kakak tingkat, belum adanya regulasi tertulis wajib berjamaah, keterbatasan guru PAI untuk pengawasan langsung, benturan jadwal mengajar guru dengan waktu salat, ketidakefektifan pengawasan via WhatsApp, serta belum padunya pembiasaan ibadah di lingkungan keluarga. Penelitian ini merekomendasikan studi selanjutnya untuk memperluas cakupan pada jenjang kelas berbeda dan melibatkan variabel keluarga guna memperdalam pemahaman mengenai determinan pengamalan nilai religius di sekolah multikultural.
Co-Authors Abza, M. Thohar Al Ahmad Bustomi Alifia Nida Safira Meidiah Arman Paramansyah Athoillah Islamy Bustam, Bustam Didik Efendy Diva Amilia Ramadhani Durgayan, Alesa Efendi, Didik Eka Apriani, Eka Eko Siswanto Faisal Faisal Fauziah, Silvi Laila Rista Fitriana, Anis Dyah Garancang, Sabaruddin Hairani, Debby Riana Heni Purwati Herawati, Miske Aprillia Hermansyah Hermansyah Ika Putra Viratama Irena Novarlia Islamy, Athoillah Ismail Nasar Isrowiyah, Isrowiyah Jauhari, Shofwan Al Judijanto, Loso Jumatul Hidayah, Jumatul Junaiddin, Junaiddin Kafryawan, Wira Kahfi, Sahibul Kamaluddin Abunawas Laili Savitri Noor Lalu Nasrulloh, Lalu Luluk Wahyu Nengsih M. Syukri Nawir Malawat, Sakina Maloga, Abdi Maulidil Mursyid, Andi Miftahul Meidiah, Alifia Nida Safira Muhamad Yusuf Muhamad Yusuf Muhammad Saifudin Muhammad Syukri Nawir Muhammad Taslim Muhammad Taslim Muhammad Taslim Mukhamad Anieg Muljono Damopolii Mursyid, Andi Miftahul Maulidil Najmi Hidayatus Salam Nawir, M. Syukri Nengsih, Luluk Wahyu Nurul Oktavia Ramadani Obaid, Ahmed J. Patil, Atul Bansilal Pratiwi, Findy Elsa Prihantoro Prihantoro Rahma Lutfianasari Ramadani, Nurul Oktavia Renngiwur, Gazali Rian Efendi Rifaldi Andika Yudistira Supriyono Rohmaniah, Siti Sahib, Rahmawansyah bin St Rahmah Sucahyono, Kadi Sudirman Sudirman Suparto Iribaram Talabudin Umkabu Talabudin Umkabu Taslim, Muhammad Tati Tati Topan Hidayat Tuwaji, Tuwaji Ubaidillah Ubaidillah Ubaidillah Ulfa Khoirunnisa Umkabu, Talabudin Viratama, Ika Putra Wahyudi Wahyudi Watora, Ibrahim Widoyo, Agus Fatuh Wira Kafryawan Yazid, M. Aba Zaenuddin Hudi Prasojo Zulfadli Zulfadli Zulvia Trinova