Claim Missing Document
Check
Articles

Representation of the material process of Pande Bosi language in systemic functional linguistics Husniah Ramadhani Pulungan; Nikmah Sari Hasibuan; Alfiansyah Halomoan Siregar; Nurul Hidayah; Cindy Azelia; Dinda Hafizah
Research and Development in Education (RaDEn) Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/raden.v5i2.42367

Abstract

Blacksmithing communities and their occupational language are increasingly overlooked amid industrial tool production, yet linguistic studies of blacksmith discourse remain scarce. This study aims to reveal the forms of material process patterns, constituent constructions, and cultural theme patterns in the Angkola blacksmith language (Pande Bosi) through the perspective of Systemic Functional Linguistics (SFL). The study addresses the limitations of previous research that has focused more on other professions, while the transitivity of Pande Bosi language has been minimally examined. Using a descriptive qualitative design, data were obtained from 20 informants aged 30–67 years in Sipange Village. Data collection employed structured interviews using listening, engaging, and speaking techniques, and the analysis followed Spradley’s content analysis model (domain, taxonomy, componential, and cultural themes). The results indicate that the material process in Pande Bosi is divided into happening and doing. Happening is marked by basic verbs and the morpheme {Mar-}, whereas doing appears in creative forms (non-conflated and conflated) and dispositive forms (tending to be passive). Constituent construction is dominated by actors and goals, while beneficiaries and ranges are absent due to brief spoken expressions and frequent omissions. Culturally, inversion prioritizes the process over the actor, reflecting a practical and straightforward communicative character. This study provides initial documentation of Pande Bosi transitivity as a linguistic and cultural representation of the local community.
PELATIHAN PEMETAAN POTENSI SISWA BERBASIS MULTIPLE INTELLEGENCE BAGI GURU BK Nor Mita Ika Saputri; Harun Arrasyd; Erlina Harahap; Husniah Ramadhani Pulungan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2278-2283

Abstract

Pelatihan pemetaan potensi siswa berbasis multiple intelligence bagi guru BK sekolah Muhammadiyah di Kota Padang Sidempuan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman guru khususnya guru bimbingan konseling atau konselor siswa untuk dapat meningkatkan potensi dan prestasi siswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Desember 2021 sampai Maret 2022. Pelatihan ini memuat kegiatan psikoedukasi, FGD dan pendampingan. Berdasarkan hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang sudah dilakukan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) mitra memahami bagaimana mengadministrasikan instrument multiple intelligence; 2) mitra sudah mampu melakukan analisis terhadap instrument MI; 3) mitra sudah mampu memberikan interpretasi terhadap instrumen MI; 4) mitra mampu menerapkan hasil interpretasi MI terhadap pembelajaran di kelas, pemetaan potensi, minat bakat dan penjurusan serta mengarahkan profesi atau karir yang tepat sesuai dengan potensi siswa.
ANALISIS UNSUR INTRINSIK CERPEN “LAMPU IBU” KARYA ADEK ALWI SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR PADA SISWA KELAS XI SMKN 2 PERTAMBANGAN BATANG TORU Ananta Fitrah Pinayungan Siregar; Khatib Lubis; Husniah Ramadhani Pulungan; Eli Marlina Harahap; Nikmah Sari Hasibuan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 2 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i2.288-302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas XI SMK Negeri 2 Pertambangan Batang Toru dalam menganalisis unsur intrinsik cerpen “Lampu Ibu” karya Adek Alwi serta meninjau implikasinya sebagai alternatif bahan ajar. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu mengumpulkan data melalui tes, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran mendalam tentang kemampuan analisis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 81% siswa mampu mendeskripsikan unsur intrinsik dengan baik, sementara 19% siswa masih mengalami kesulitan karena berbagai faktor. Tingkat kemampuan analisis siswa berada pada rentang nilai 75–94, dengan 62% siswa telah mencapai atau melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75, sedangkan 38% siswa belum tuntas. Temuan ini menegaskan bahwa cerpen “Lampu Ibu” layak dijadikan sebagai bahan ajar alternatif. Penelitian ini juga merekomendasikan peningkatan pelatihan guru, pemanfaatan hasil penelitian dalam pembelajaran, serta latihan siswa dalam menganalisis cerpen.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI BEBAS MELALUI MEDIA BING IMAGE CREATOR PADA SISWA SMA MUHAMMADIYAH 11 PADANGSIDIMPUAN Yanimah Pinayungan Tanjung; Husniah Ramadhani Pulungan; Eli Marlina Harahap; Khatib Lubis; Nikmah Sari Hasibuan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 2 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i2.311-325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi bebas siswa kelas X SMA Muhammadiyah 11 Padangsidimpuan melalui penggunaan media Bing Image Creator. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek sebanyak 21 orang siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Kondisi awal menunjukkan bahwa hanya 9 siswa (42,85%) yang mencapai ketuntasan dengan skor 75–80, sedangkan 12 siswa (57,14%) belum tuntas dengan skor bervariasi antara 10 hingga 50. Hal ini menunjukkan rendahnya kemampuan menulis puisi bebas siswa sebelum diberi tindakan. Setelah diterapkan penggunaan media Bing Image Creator, hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada siklus I rata-rata ketuntasan siswa mencapai 59,23% dan meningkat pada siklus II menjadi 73,61%, sehingga terdapat kenaikan sebesar 14,38%. Selain itu, hasil observasi terhadap aktivitas guru dan siswa juga memperlihatkan peningkatan yang signifikan, baik dari segi keterlibatan, kreativitas, maupun kemampuan siswa mengekspresikan gagasan dalam bentuk puisi bebas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media Bing Image Creator terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi bebas siswa. Rekomendasi penelitian ini adalah: (1) kepala sekolah diharapkan mendukung pelaksanaan workshop media pembelajaran inovatif, (2) guru dapat menggunakan media digital ini sebagai alternatif dalam pembelajaran menulis puisi bebas, (3) siswa diharapkan terus berlatih menulis puisi dengan lebih imajinatif, dan (4) peneliti selanjutnya disarankan mengembangkan penelitian pada aspek gaya bahasa dan penggunaan majas dalam puisi.
Serapan Bahasa Arab Pada Budaya Akikah Ni Daganak Tubu Berbahasa Angkola Husniah Ramadhani Pulungan; Suhono Suhono; Sumarlam Sumarlam
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 8, No 1 (2019): Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v8i1.975

Abstract

This study analyzes borrowing on Arabic in Angkola language. The purpose of this study is to classify the process of borrowing Arabic in Angkola language from the tradition of aqiqah, this is the same as the body. It is done as an effort to inventory the description of forms, rules, and use of borrowing Arabic language. This research is descriptive qualitative with the technique refer and note. The data analysis technique uses domain analysis, taxonomic analysis, compound analysis, and analysis of cultural themes. The results show that the emergence of adaptation is more often compared to the emergence of adoption while the hybrid and translation uptake are not found. Thus, the use of borrowing Arabic in the event aqiqah daganak tubu does not cause a shift in the language of Angkola into araba-araban, precisely the borrowing of Arabic is very helpful in completing the lexicon of the Angkola language specifically for the use of religious terms in communication in the community.ABSTRAKPenelitian ini menganalisis borrowing bahasa Arab pada bahasa Angkola. Tujuan dari penelitian ini untuk mengklasifikasi proses borrowing bahasa Arab pada bahasa Angkola dari tradisi aqiqah ni daganak tubu. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menginventarisasikan pendeskripsian bentuk, kaidah, dan penggunaan borrowing bahasa Arab. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat. Teknik analisis data menggunakan analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial, dan analisis tema budaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemunculan adaptasi yang lebih sering dibandingkan dengan kemunculan adopsi sedangkan hibrida dan serapan terjemahan tidak ditemukan. Dengan demikian, maka penggunaan borrowing bahasa Arab dalam acara aqiqah ni daganak tubu tidak menyebabkan terjadinya pergeseran pada bahasa Angkola menjadi kearab-araban, justru borrowing bahasa Arab sangat membantu guna melengkapi leksikon bahasa Angkola khususnya untuk penggunaan istilah keagamaan dalam komunikasi di masyarakat Angkola.
PERSEPSI GURU DAN ORANG TUA TERHADAP ANOMALI TIKTOK DAN PENGARUHNYA PADA PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Nikmah Sari Nikmah; Husniah Ramadhani Pulungan; Nur Afifah; Dinda Hafizah
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 2 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i2.492-499

Abstract

Perkembangan pesat media sosial seperti TikTok membawa tantangan baru dalam pembentukan karakter anak usia dini, khususnya terkait konten anomali yang berpotensi berdampak negatif. Penelitian ini bertujuan mengkaji persepsi guru PAUD dan orang tua terhadap konten anomali TikTok serta pengaruhnya pada pendidikan karakter anak usia dini di Kota Padangsidimpuan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan survei terhadap 100 responden (50 guru dan 50 orang tua) yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji t independen, serta wawancara semi-terstruktur yang dianalisis secara tematik manual sebagai data kualitatif pendukung. Hasil survei menunjukkan bahwa guru memberikan nilai persepsi rata-rata sebesar 3,8 (SD = 0,6), sedangkan orang tua memberikan skor 3,6 (SD = 0,7), yang mengindikasikan kesadaran tinggi terhadap potensi dampak negatif konten TikTok. Uji t independen menghasilkan nilai t sebesar -1,79 dengan p-value 0,076 (0,05), yang menunjukkan tidak adanya perbedaan signifikan secara statistik antara persepsi kedua kelompok. Temuan kualitatif mengungkapkan kekhawatiran terkait pengaruh negatif konten serta perlunya kolaborasi dan literasi digital antara guru dan orang tua. Kesimpulan penelitian menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi anak menghadapi tantangan media sosial dan memperkuat pendidikan karakter di era digital.
Brain Rot and Youth Morality in the Digital Era: Islamic Perspective on Jombang Students Using CDA-SFL Chalimah Chalimah; Riyadi Santosa; Djatmika Djatmika; Tri Wiratno; Husniah Ramadhani Pulungan; Jabbar Abdulrahman Qahar; Maaz Ud Din
FITRAH: Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/fitrah.v12i1.17424

Abstract

The rapid expansion of AI has created new learning opportunities; however, excessive reliance on AI may produce negative cognitive and ethical consequences, commonly referred to as “brain rot.” This phenomenon includes reduced critical thinking, dependence on automated responses, plagiarism, and vulnerability to misinformation. Such risks may also undermine core Islamic values, particularly tawhid (monotheism), moral responsibility, and academic integrity. These concerns are especially critical for students whose cognitive and moral development is still forming. This study explores the impact of excessive AI by examining how brain-rot symptoms appear in students’ language and attitudes. Using a qualitative design, the study applies CDA integrated with an SFL approach to analyze students’ questionnaire responses as the primary data source. The research was conducted in Jombang, East Java, a region widely known as a religious and educational center. The findings reveal two discourse patterns related to brain-rot symptoms. The first pattern reflects critical awareness of excessive AI, indicated by 21 linguistic and behavioral indicators showing resistance to overreliance on AI. The second pattern reflects support for excessive AI, indicated by 8 indicators showing perceived positive impacts of AI dependence. These patterns demonstrate varying levels of students’ cognitive dependence on AI. This study proposes a linguistic framework for identifying brain-rot symptoms in educational discourse and provides empirical evidence linking excessive AI use with risks to academic integrity and Islamic moral values. The findings highlight the need for educators, policymakers, and religious institutions to promote responsible and balanced AI use in education, particularly for adolescents
ANALISIS PENGGUNAAN VERBA MATERIAL DAN VERBA TINGKAH LAKU DALAM TEKS PROSEDUR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 SIABU Annida Hafifah Zahro; Husniah Ramadhani Pulungan; Devinna Riskiana Aritonang
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 4 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa & Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i4.750-764

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penggunaan verba material dan verba tingkah laku dalam teks prosedur siswa kelas XI SMA Negeri 1 Siabu Tahun Ajaran 2023/2024. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan informan seorang guru bidang studi dan 20 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 20 siswa telah mampu menggunakan verba material sebesar 95% dan 7 siswa yang mampu memunculkan penggunaan verba tingkah laku sebesar 5% dalam menulis  teks prosedur. Temuan penelitian memunculkan dua kategori dari verba material yaitu kategori Verba Imperatif dari Verba Material (VIVM) sebanyak 4 pola dan kategori Bukan Verba Imperatif dari Verba Material (BVIVM) sebanyak 5 pola. Selanjutnya, verba tingkah laku juga memunculkan dua kategori yaitu kategori Verba Imperatif dari Verba Tingkah Laku (VIVTL) dan kategori Bukan Verba Imperatif dari Verba Tingkah Laku masing-masing sebanyak 1 pola. Implikasinya dapat memberikan evaluasi pengembangan pengajaran teks prosedur agar siswa mampu menggunakan verba material dan verba tingkah laku secara bersamaan. 
Systematic Literatur Review Efektivitas Pembelajaran Cerpen Bagi Siswa SLB cindy azelia; Husniah Ramadhani Pulungan; Khatib Lubis
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 1 (2025): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa & Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v10i1.87-96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan efektivitas kajian-kajian pembelajaran cerpen bagi siswa Sekolah Luar Biasa (SLB). Hal ini dilakukan karena suatu kajian penelitian memerlukan bantuan dalam memetakan permasalahan yang perlu diatasi dan ditingkatkan dalam inovasi pembelajaran agar lebih adaptif dan aplikatif dalam penerapannya. Metode penelitian kali ini menggunakan studi pustaka. Data diambil dari artikel jurnal maupun karya ilmiah lainnya yang terbaru di Google Scholar dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2025 saja. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat kajian-kajian populer dalam pembelajaran cerpen bagi siswa SLB yang berkategori siswa tunanetra sebanyak 4 penelitian, siswa tunarungu sebanyak 1 penelitian, dan siswa SLB secara umum sebanyak 1 penelitian. Kebaruan penelitian ini menemukan bahwa kajian yang paling populer dalam pembelajaran cerpen bagi siswa SLB dilakukan pada siswa tunanetra. Sementara itu, kategori siswa SLB yang lain juga sangat membutuhkan pembelajaran cerpen yang adaptif dan inovatif. Dengan demikian, systematic literature review ini dapat memberikan peluang yang luas pada penelitian sejenis berikutnya agar pembelajaran cerpen dapat lebih inklusif dan komprehensif dialami oleh seluruh siswa SLB di Indonesia.
Transfer Nilai Kearifan Lokal Mandailing sebagai Strategi Interkultural dalam Pembinaan Karakter Anak SB Malaysia Nikmah Hasibuan; Khatib Lubis; Husniah Ramadhani Pulungan; Effan Zulfiqar; Nurmaini Ginting; Erlina Harahap
Jurnal Abdidas Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v7i2.1346

Abstract

Peningkatan mobilitas global mendorong bertambahnya komunitas migran, termasuk anak-anak Indonesia yang tumbuh di lingkungan sosial dan budaya berbeda dari negara asalnya. Kondisi ini menimbulkan tantangan dalam pembinaan karakter, penguatan identitas budaya, dan kemampuan beradaptasi di masyarakat multikultural. Sanggar Bimbingan di Malaysia berperan sebagai lembaga pendidikan nonformal bagi anak-anak pekerja migran Indonesia, namun pembinaan karakter di lembaga tersebut masih memerlukan pendekatan yang lebih kontekstual melalui pemanfaatan nilai budaya lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mentransfer nilai-nilai kearifan lokal Mandailing sebagai strategi interkultural dalam pembinaan karakter anak Sanggar Bimbingan di Malaysia. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap inti menggunakan pendekatan partisipatif melalui pengenalan budaya Mandailing, storytelling, permainan edukatif, diskusi reflektif, dan praktik sikap. Nilai utama yang ditanamkan meliputi holong (kasih sayang), hasangapon (kehormatan), dan hapantunon (kesantunan). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi peserta, keberanian berpendapat, kemampuan berinteraksi sosial, serta sikap saling menghargai. Peserta juga mulai memahami pentingnya kasih sayang, sopan santun, dan penghormatan terhadap sesama. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat identitas budaya anak migran. Dengan demikian, transfer nilai kearifan lokal Mandailing dapat menjadi model pendidikan karakter yang kontekstual, inklusif, dan relevan bagi komunitas migran Indonesia di luar negeri.
Co-Authors Abdul Azis Nasution Adelina, Putri Ahmad Yamin Hasibuan Al-mamri, Muhammed Jubran Naji Alfiansyah Halomoan Siregar Ananta Fitrah Pinayungan Siregar Anis Pitria Hutabarat Annida Hafifah Zahro Aritonang, Devinna Riskiana Aritonang, M.Pd., Devinna Riskiana Azelia, Cindy Azelia, Cindy - Chalimah Chalimah Chalimah Chalimah Chalimah Cindy - Azelia cindy azelia Cindy Azelia Cindy Azelia Darliana Sormin DAULAY, MUHAMMAD ROIHAN Devinna Riskiana Dinda Hafizah Dinda Hafizah Djatmika . Effan Zulfiqar Eli Marlina Harahap Eli Marlina Harahap Erlina Harahap Harahap, Marlina Harun Arrasyd Hasibuan, Nikmah Sari Hutabarat, Anis Pitria Indah Sari Indah Sari Indra Hadinata Rambe Indra, Indra Hadinata Isa, Nor Kalsum Mohd Ismail Rahmad Daulay Ismail Rahmad Daulay, Ismail Rahmad Jabbar Abdulrahman Qahar Jumaita Nopriani Lubis Kemal, Isthifa Khairul Amri Khairul Amri Khairunnisah - Khairunnisah Khatib Lubis Khatib Lubis Khoiriah Hasanah Nasution Khoiriah Hasanah Nasution Kholila, Winda Lubis, Khatib Lubis Maaz Ud Din Marlina Harahap Mita Ika Saputri, Nor Mowafg Abrahem Masuwd Mr. Nopparat Sumalee Muh. Darwis Muhammad Darwis Muhammad Kristiawan N. Nanda Nanda Nanda Nasution, Khoiriah Hasanah Nikmah Hasibuan Nikmah Sari Hasibuan Nikmah Sari Hasibuan Nikmah Sari Hasibuan Nikmah Sari Hasibuan Nikmah Sari Nikmah Nor Kalsum Mohd Isa Nor Mita Ika Saputri Nor Mita Ika Saputri, Nor Mita Ika Nur Afifah Nurmaini Ginting Nurmaini Ginting Nurul Hidayah Puji Pratiwi PURBA, HAPPY SRI REZEKI Purba, Happy Sri Rezeki Putri, Malichah Renatha Lumban Tobing Riyadi Santosa Rukiah Rukiah Ryan Wahyudi Siregar Sari Hasibuan, Nikmah Siregar, Ryan Wahyudi Suhailee Sohnui Suhery, Dedy Suhono Suhono, Suhono Sumalee, Mr. Nopparat Sumarlam, Sumarlam Thofik Hidayat Tobing, Renatha Lumban Tri Wiratno Wahyudi, Angga Yanimah Pinayungan Tanjung Zahro, Annida Hafifah