p-Index From 2021 - 2026
8.167
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Mengatasi Masalah Kesulitan Belajar Siswa Dengan Memahami Gaya Belajar Siswa (Studi Kasus Di Ma Al-Ahsan Bareng) Abdurrahman, Syarif; Kibtiyah, Asriana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.1964

Abstract

Dalam proses pendidikan, setiap individu memiliki gaya belajar sendiri. Gaya belajar bisa dikatakan kecenderungan seseorang untuk mengadaptasi suatu strategi belajar tertentu dengan mencari dan mencoba. Cara tersebut berbeda antar siswa yang satu dengan siswa yang lain. Gaya belajar yang sesuai adalah kunci keberhasilan bagi seorang siswa dalam belajar dan mengatasi kesulitan belajar pada siswa. Fokus penelitian ini terletak pada cara mengatasi kesulitan belajar siswa dengan mengetahui gaya belajar siswa. Dalam mengetahui gaya belajar, peneliti menggunakan pendekatan Visual, Audio dan Kinestetik (VAK), Multiple Intellegence dan STIFIn. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan setting yang alami (natural) di MA Al-Ahsan Bareng Jombang. Data diambil dengan cara peneliti terjun langsung ke MA Al-Ahsan. Data dikumpulkan dengan melalui wawancara, mengamati proses belajar mengajar serta dokumentasi lainnya yang mendukung proses pengumpulan data. Tujuan utama, yaitu mengambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik obyek atau subyek yang ditelti secara tepat. Dengan harapan menjadi sumbangsih dalam dalam dunia pendidikan. Khususnya terkait mengatasi kesulitan belajar siswa. Dalam mengetahui gaya belajar siswa, guru di MA Al-Ahsan tidak menggunakan teori tertentu melainkan menggabungkan beberapa teori seperti STIFIn dan Multiple Intelligence (kecerdasan majemuk). Guru masih menggunakan strategi pembelajaran model lama dan belum berpatokan pada gaya belajar siswa. Kesulitan belajar siswa Al-Ahsan karena proses pembelajaran tidak memperhatikan gaya belajar. Berdasarkan temuan, peneliti menyarankan: (1) Agar proses pembelajaran yang diselenggarakan dapat berjalan efektif dan diikuti oleh siswa maka guru perlu mengenali gaya belajar siswa, (2) madrasah perlu menjalin kerjasama dengan pihak lain yang mempunyai kemampuan untuk melakukan assement terkait gaya belajar siswa, (3) madrasah perlu membekali guru dengan pengetahuan dan ketrampilan praktis mengenai gaya belajar siswa, dan (4) guru Bimbingan Konseling (BK) perlu memfasilitasi pengenalan gaya belajar siswa.
ANALISIS FAKTOR DALAM IMPLEMENTASI KOMPETENSI PROFESSIONAL GURU UNTUK MENINGKATKAN HAFALAN AL-QUR’AN Askoning, Askoning; Rizky, Tiara Apriliani; Kibtiyah, Asriana
AT-TAJDID Vol 8, No 1 (2024): JANUARI-JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v8i1.3476

Abstract

Kompetensi gruu di sekolah tidak sepenuhnya sesuai dengan kriteria atau persyaratan guru profesional seperti yang terjadi di SMA Al Furqon. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi kompetensi kompetensi profesional guru Al-Qur’an dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an siswa di SMP Al Furqon. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui wawancara. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diambil beberapa simpulan, yaitu implementasi kompetensi profesional guru Al-quran di SMP Al-Furqon ditinjau dari aspek, menguasai materi, struktur dan konsep, serta pola pikir keilmuan yang mendukung kegiatan belajar mengajar, mengembangkan materi yang diajarkan dengan kreatif, mengembangkan keprofessionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif, dan inovatif. Sehingga capaian-capaian program akselerasi al-quran mampu diwujudkan. Adapun faktor penghambat yang dihadapi guru al-quran dalam mengimplementasikan kompetensi professional guru untuk meningkatkan hafalan quran siswa : a) kejenuhan atas kegiatan yang monoton, b) perasaaan putus asa akan menghafalkan quran yang begitu banyak. Sedangkan faktor pendukungnya, yakni : a) adanya sarana dan prasarana yang mendukung, b) kesejahteraan guru yang diperhatikan dan c) adanya program yang terukur. Kemudian, upaya yang dilakukan guru al-quran dalam mengimplementasikan kompetensi professional untuk meningkatkan jumlah hafalan siswa di SMP Al-Furqon sebagai berikut : a) tidak melangsungkan kegiatan belajar mengajar di dalam kelas, untuk mengurangi kebosanan siswa, b) memotivasi mengenai hal-hal yang mudah dalam menghafalkan al-quran dan c) menjadi pengayom untuk siswa.
TRANSFER BELAJAR PENDIDIKAN SPIRITUAL SANTRI PONDOK PESANTREN FADLLILLAH TAMBAK SUMUR WARU SIDOARJO Irmayanti, Laily; Kholidah, Diana; Kibtiyah, Asriana; Yazid, Syaifulloh
AT-TAJDID Vol 8, No 1 (2024): JANUARI-JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v8i1.3412

Abstract

HONES THE CHARACTER OF DISCIPLINE AND RESPONSIBILITY OF STUDENTS THROUGH RO'AN ACTIVITIES AT THE WALISONGO PUTRA ISLAMIC BOARDING SCHOOL Awabin, Muhammad Ramdan; Kibtiyah, Asriana
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 12, No 1 (2023): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v12i1.9026

Abstract

Education is a very important foundation and plays a strategic role in fostering families, communities, and nations, the application of Santri education is based on character or behavior, namely discipline, and responsibility. Discipline is a person's awareness to act, while responsibility is the action to be taken. To hone the character of discipline and responsibility of the students, Islamic boarding schools hold ro'an activities or community service to train them to move and show concern for the environment. The purpose of this study is to describe the formation of the character of discipline and responsibility of students through ro'an activities at the Walisongo Putra Islamic Boarding School. This study uses a qualitative approach with a descriptive model. Based on the findings in the field, ro'an activities at the Walisongo Putra Islamic Boarding School are carried out by community service, namely cleaning the cottage environment including bathrooms, mosques/musholla, kitchen room, administrators' rooms, courtyards, and students' bedrooms so that they are clean and comfortable to use while studying.
HARMONISASI LINGKUNGAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENGHADAPI ERA GLOBALISASI Rohmah, Ni'matur; Rosyidin, Muhammad Abror; Kibtiyah, Asriana
Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Kopertais Wilayah III Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/mjsi.v9i1.3767

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang analisis filosofis terhadap harmonisasi lingkungan pendidikan Islam dalam menghadapi globlalisasi. Era globalisasi semakin membawa perubahan dalam pendidikan, di mana semakin tidak ada batas dalam sistem global, sehingga pendidikan harus dapat mengharmoinisasikan perubahan sosial yang terjadi dalam lingkungannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi literatur dengan analsis data deskriptif analitis. Dari penelitian tersebut, dapat dihasilkan sebuah kesimpulan bahwa globalisasi pendidikan membawa dampak adanya kesenjangan sosial di dalam dunia pendidikan, institusi pendidikan bukan merupakan entitas yang tetap dan tidak berubah, sehingga harus dianalogikan sebagai siklus pendidikan, Untuk mewujudkan kelestarian harmonisasi lingkungan pendidikan maka dibutuhkan konsep perbaikan secara terus menerus lembaga pendidikan guna mengantisipasi perubahan lingkungan pendidikan yang begitu cepat.
Pengembangan Kemampuan Self-Regulated Learning (SRL) pada Peserta Didik Sekolah Dasar Berasrama Kibtiyah, Asriana; Gunadi, Ikhsan; Umam, Khoirul
AS-SABIQUN Vol 5 No 2 (2023): MARET
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/assabiqun.v5i2.2975

Abstract

This research is based on the phenomenon of learning outcomes experienced by each student. Learning achievements are meant not only in academic fields marked by numbers/grades on the study evaluation results sheet but also in non-academic fields with a broader scope. SD Plus Mutiara Ilmu which carries the concept of multiple intelligences already uses educational principles according to the latest curriculum guidelines. In addition, the existence of schools with a relatively low level of public awareness of education can make proud achievements. Interestingly, this school has a dormitory for students who come from out of town. This phenomenon is interesting to explore further considering that the existence of elementary education level education units is still quite rare with dormitories. This study uses a qualitative-descriptive approach with data collection using oral interview techniques and field observations. The results of the study showed that some students had SRL abilities, especially those who had achieved learning achievements at school and in the dormitories.
PENDIDIKAN EKSTRAKURIKULER BALAI LATIHAN KERJA (BLK) KEDUNGADEM BOJONEGORO DALAM MENGASAH KETERAMPILAN KERJA DAN KREATIVITAS SISWA Huda, Nur; Kibtiyah, Asriana
Sinau : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM STKIP Pangeran Dharma Kusuma Segeran Juntinyuat Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37842/sinau.v10i1.202

Abstract

Extracurricular education at BLK Madrasah Aliyah Sunan Drajat Kedungadem Bojonegoro provides knowledge, skills and work creativity. This is part of non-formal education that complements formal education to develop students' potential. This research aims to understand how BLK sharpens students' work skills and creativity, as well as identifying factors that support and hinder the role of BLK extracurricular activities in developing students' work skills and creativity. This research is a field case study conducted at BLK Madrasah Aliyah Sunan Drajat Kedungadem Bojonegoro. Descriptive research methods are used to explain the situation in the field thoroughly, broadly and in depth. The results of this research show that the BLK extracurricular program at Madrasah Aliyah Sunan Drajat Kedungadem plays an important role in honing students' work skills and creativity. Through banner design training, this program provides opportunities for students to develop their interests and talents, as well as supporting extracurricular activities. It is hoped that this program can produce students who are reliable and professional in the field of design. However, there are obstacles in mastering the Photoshop program tools and limited training time. To overcome these obstacles, the instructor has used an LCD projector and applied practical theory so that participants can understand the material better.
Program Penguatan Pengetahuan Psikologi Perkembangan Anak pada Guru PAUD Taman Posyandu (TAPOS) Anggrek Desa Jerukwangi Kecamatan Kandangan Asriana Kibtiyah; Lina Arifah Fitriyah; Siti Rofi’ah; Anggara Dwinata; Khoirul Umam; Khoirotul Idawati; Hanifudin Hanifudin
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 4 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v4i4.5746

Abstract

Mengajar anak usia dini merupakan hal tidak mudah dilakukan oleh guru meskipun berpengalaman. Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang yang menuntut seorang guru mampu berkreasi dalam aktivitas belajar dan bermain. Guru juga dituntut memiliki bekal pengetahuan memahami kondisi psikis dan perkembangan diri anak. Sayangnya, tidak sedikit guru yang minim memahami hal tersebut, terlebih guru di pedesaan. Ketimpangan jumlah siswa dengan guru yang memiliki standar kompetensi dialami oleh PAUD TAPOS Anggrek. Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk program pemberdayaan ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat pemahaman guru dalam psikologi anak, dan (2) kemampuan guru mendampingi proses belajar dan bermain anak. Hasil penelitian menunjukkan guru belum memahami aspek psikologi anak dan melakukan treatment bermain dan belajar. Sementara kegiatan pemberdayaan berbentuk pelatihan pada kategori SEDANG dan terbilang CUKUP EFEKTIF.  
Implementasi Program ASWAJA (Ahlusunnah Wal Jama’ah) dalam Meningkatkan Karakter Religius Siswa Sekolah Dasar Dwinata, Anggara; Rachmadyanti, Putri; Siswanto, M Bambang Edi; Raharja, Hawwin Fitra; Nuruddin, Muhammad; Kibtiyah, Asriana
Jurnal Simki Pedagogia Vol 8 No 1 (2025): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v8i1.855

Abstract

ASWAJA (Ahlusunnah Wal Jama'ah) is a belief of the Nahdlatul Ulama (NU) with the characteristic of prioritizing three main teachings of Islam, namely understanding fiqh, aqidah, and tasawuf. In the context of education, ASWAJA is a program to improve religious character in students. The ASWAJA program is one of the interesting programs to be implemented in elementary school students so that students become a generation that is Qur'anic and has good morals. The aim of the research is to describe the ASWAJA program in improving the religious character of elementary school students comprehensively. This research was conducted at SD Islam Al Huda, Kediri City as one of the schools implementing the ASWAJA program. The research method used is a qualitative study with a case study design. Based on the results of the research that has been carried out, it is known that the ASWAJA program is very relevant in instilling religious character values ​​in students. This can be shown through activities in the ASWAJA program which are based on the principles of tasamuh (tolerance), i'tidal (perpendicular), and tawazun (maintaining balance). These three principles have a concretization of very implementative religious activities that are routinely carried out in daily, weekly, monthly, and yearly activities. So it can be concluded that the ASWAJA program is very suitable to be implemented in elementary schools in building students' religious character.
PENDAMPINGAN PENDIDIKAN SEKSUALITAS MELALUI KITAB TARBIYATUL AULAD PADA MAHASISWA SATGAS PPKS DI JOMBANG Rofi'ah, Siti; Jasminto; Kibtiyah, Asriana; Mahsun, Ali; Bahrodin, Ariga; Muslih, Imam; Andeastya, Vian Hanes
ABIDUMASY 2024: ABIDUMASY : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sexual education is an important aspect in efforts to prevent sexual violence inhigher education. However, the understanding of sexual education is often limited and notintegrated with Islamic values. This research aims to assist PPKS Task Force students inunderstanding sexual education through an approach based on the book Tarbiyatul Aulad byAbdullah Nasih Ulwan. This approach emphasizes Islamic values that are moderate, balanced,and relevant to the current context. This mentoring activity uses a participatory approachwhich includes the preparation stage, introduction stage, deepening stage, implementationstage and reflection evaluation stage. The results of the activity show that the Task Forcestudents' understanding of sexual violence and sexual education has increased. increasedunderstanding of the concept of Islamic-based sexual education and understanding of the issueof sexual violence. The integration of Islamic values in sexual education through the Book ofTarbiyatul Uulad has a positive impact on strengthening the capacity of PPKS Task Forcestudents in Higher Education.