Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Profesional Tenaga Pendidik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Manado Yean M V Rasu; Deitje A. Katuuk; Viktory N.J. Rotty; Jeffry S.J. Lengkong
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i1.112137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pengembangan professional tenaga pendidik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Manado. Penelitian dilakukan dengan motode deskriptif kualitatif. Kepala sekolah, guru dan pengawas ditetapkan sebagai subjek penelitian, penentuan participant dilakukan dengan Teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dikakukan dengan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Untuk memastikan keabsahan data dilakukan triangulasi lintas waktu dan metode. Analisis data mengikuti langkah-langkah yang dikemukakan Miles dan Huberman: data reduction, data display, dan conclusion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengembangan tenaga pendidik pada SMK Negeri 1 Manado terbatas pada kegiatan pengembangan inernal di sekolah sedangkan untuk pengembangan eksternal sekolah menunggu undangan dan tenaga pendidik menunggu penunjukan dari kepala sekolah; (2) faktor-faktor pendukung pengembangan tenaga pendidik di SMK Negeri 1 Manado adalah tersedianya fasilitas pendukung pembelajaran seperti laptop, proyektor LCD dan peran kepala sekolah yang terus memotivasi tenaga pendidik untuk mengembangkan kompetensi profesional; (3) faktor-faktor penghambat pengembangan tenaga pendidik adalah kurangnya motivasi untuk meningkatkan komepetensi dan perjalanan karirnya; (4) upaya pengembangan tenaga pendidik pendidik adalah kepala sekolah lebih kreatif memotivasi guru-guru  agar lebih inovatif, kreatif dan mandiri; membuat analisis kebutuhan guru; dan membuat usulan bagi guru-guru yang perlu mengikuti pendidikan dan pelatihan sesuai dengan evaluasi supervisi yang dilaksanakan di kelas oleh team penilai sehingga meningkatkan kompetensi yang dimiliki oleh guru tersebut.
Pendidikan Karakter Dalam Upaya Mendisiplinkan Guru Virginia H Saneba; Deitje A. Katuuk; Viktory N.J. Rotty; Jeffry S.J. Lengkong
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i1.112128

Abstract

Dalam era formasi saat ini, banyak sekali terjadi masalah-masalah dalam lingkungan sosial. Masalah-masalah tersebut juga berakibatkan kepada kehidupan sekolah – bahkan sampai di sekolah dasar. Masalah-masalah sosial tersebut mengarah kita kepada kedisiplinan guru. Solusi atas kedisiplinan guru tersebut adalah melalui pendidikan karakter. Untuk dapat melaksanakan pendidikan karakter guna meningkatkan kedispilinan guru maka diperlukan pemahaman yang baik terhadap pendidikan karakter, yaitu pemahaman tentang pengertian dan makna pendidikan karakter, nilai-nilai pendidikan karakter serta penerapan pendidikan karakter untuk meningkatkan kedisiplinan guru.
Penerapan Manajemen Mutu Terpadu dan Dampaknya di Sekolah Dasar Negeri Matungkas Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara Christine Rawis; Deitje A. Katuuk; Viktory N.J. Rotty; Jeffry S.J. Lengkong
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i1.112131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan pelaksanaan Manajemen Mutu Terpadu (MMT) dan dampaknya terhadap efektivitas sekolah di SD Negeri Matungkas Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian dilakukan dengan motode deskriptif kualitatif. Kepala sekolah, guru dan pengawas ditetapkan sebagai subjek penelitian. Penentuan participant dilakukan dengan Teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dikakukan dengan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Untuk memastikan keabsahan data dilakukan triangulasi lintas waktu dan metode. Analisis data mengikuti langkah-langkah yang dikemukakan Miles dan Huberman: data reduction, data display, dan conclusion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MMT diimplementasikan dengan melibatkan peranan masyarakat. Ketersediaan guru yang berkompeten serta profesional menjadikan kualitas mutu di SD Negeri Matungkas tetap terjaga. Manajemen guru yang profesional adalah kunci keberhasilan sekolah ini tetap eksis di tengah persaingan dan munculnya sekolah swasta yang mengandalkan kelengkapan sarana prasarana. Manajemen guru dan pegawai yang profesional ditunjang dengan aspek lain seperti manajemen mutu peserta didik, manajemen mutu kurikulum, manajemen mutu keuangan, manajemen mutu sarana prasarana, manajemen mutu hubungan masyarakat dan manajemen mutu layanan khusus. Secara tidak langsung implementasi MMT di SD Negeri Matungkas meningkatkan peran serta dan tanggung jawab warga sekolah dan masyarakat dalam menjaga mutu sehingga meningkatnya efektivitas sekolah. Disarankan kepada kepala sekolah membangun kesadaran warga sekolah dan masyarakat untuk terlibat aktif dalam implementasi MMT di sekolah.
Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan terhadap Kinerja Guru SMP Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa Ketsia Zeke; Deitje Adolfien Katuuk; Viktory N.J. Rotty; Jeffry Sony Junus Lengkong
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i1.112126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas pendidikan dan pelatihan (diklat) peningkatan kompetensi guru dan pengaruhnya terhadap kinerja guru. Subjek dalam penelitian ini adalah guru SMP Negeri Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa yang telah mendapat diklat peningkatan kompetensi selama ekuivalen 32 jam pelajaran. Diklat ini dilakukan dalam rangka implementasi program pengabdian kepada masyarakat pada Oktober 2020. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan ex post facto. Instrumen dikembangkan berdasarkan indikator dari dua variabel diklat dan kinerja guru menggunakan skala likert dengan lima alternative jawaban. Variabel diklat terkait dengan metode, materi, waktu, dan narasumber. Sedangkan variabel kinerja diukur dengan indicator kompetensi pedagogik, social, kepribadian, dan professional guru. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi sederhana yang sebelumnya telah dilakukan uji persyaratan normalitas dan linieritas. Hasil analisis data menunjukkan adanya pengaruh diklat dengan kinerja guru dengan koefisien korelasi rhitung = 0,745 > rtabel = 0,361 dengan taraf signifikansi 95%. Analisis regresi linier menunjukkan persamaan Y = 0,870X + 13,584 dengan koefisien regresi rxy = 0,745, koefisien determinasi r2xy = 0,555. Dengan demikian thitung 6,788 > ttabel 2,026. Dapat disimpulkan bahwa 55,5% kinerja dipengaruhi oleh diklat dan 44,5% sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini.
Keterampilan Kepemimpinan Perguruan Tinggi pada Abad 21 Hendrie Joudi Palar; Deitje A. Katuuk; Viktory N.J. Rotty; Jeffry S.J. Lengkong
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i1.112139

Abstract

Perkembangan zaman membawa perubahan dalam kehidupan manusia. Perkembangan zaman yang terjadi pada abad 21 seperti yang sedang kita lewati ini ditandai dengan berbagaimacam tuntutan dan tantangan khususnya terkait dengan keterampilan yang dibutuhkan oleh sumber daya manusia untuk mampu bersaing dengan lainnya. Dalam hal ini, pendidikan merupakan salah satu cara memberikan bekal kepada setiap manusia untuk kesejahteraan  hidup dimasa depan. Perguruan tinggi diyakini sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi yang mempersiapkan anak didiknya untuk terjun langsung dalam kehidupan dengan memberikan pengetahuan. Pendidikan tinggi merupakan salah satu agent of change untuk membekali anak didik dengan kebutuhan dan keterampilan yang dibutuhkannya dalam kehidupan nyatanya sehari-hari. Maka dari itu, mutu pendidikan tinggi harus ditingkatkan sesuai dengan tantangan dan kebutuhan zaman. Untuk hal itu, kepemimpinan perguruan tinggi yang memliki keterampilan abad 21 diyakini sebagai salah satu kunci untuk menentukan bermutu atau tidaknya suatu lembaga pendidikan tinggi. Keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin perguruan tinggi untuk menghadapi abad 21 adalah keterampilan dalam berkomunikasi, berkolaborasi, kreatif dan inovatif, mampu mengambil keputusan, mampu menyelesaikan masalah, mampu mengelola perubahan dan memiliki jiwa kewirasusahan
Hubungan Iklim Sekolah dengan Semangat Kerja Guru SMP Negeri Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa Michella Supit; Deitje A. Katuuk; Viktory N.J. Rotty; Jeffry S.J. Lengkong
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i1.112134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai persepsi guru SMP mengenai iklim organisasi dan semangat kerja guru SMP di lingkungan Departemen Pendidikan Dasar dan Menengah di Kabupaten Minahasa, kemudian mengkaji sejauhmana hubungan antara iklim organisasi dengan semangat kerja guru SMP di Kabupaten Minahasa. Terhadap 124 responden yang dipilih dari guru-guru SMP di Kabupaten Minahasa yang ditemui secara aksedental, telah diperoleh hasil penelitian bahwa persepsi guru SMP di Kabupaten Minahasa terhadap iklim organisasi di lingkungan Departemen Pendidikan Dasar dan Menengah ternyata telah optimal, di samping itu semangat kerja guru SMP di lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa juga telah optimal. Selanjutnya antara iklim organisasi dan semangat kerja guru SMP di lingkungan Departemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kabupaten Minahasa ternyata memiliki hubungan positif dan fungsional. Oleh karena itu, disarankan agar mangat kerja guru SMP pada lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa telah optimal. Oleh karena itu disarankan agar kondisi organisasi yang ada perlu dipertahankan, agar lembaga ini tetap memiliki citra yang lebih baik di mata masyarakat dan stakeholders juga perlu adanya koordinasi dari semua pihak dalam meningkatkan mutu pendidikan SMP di Kabupaten Minahasa.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA SD DI PROVINSI SULAWESI UTARA Deitje A. Katuuk
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.2173

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menyusun instrumen pendidikan karakter bagi siswa SD. Un- tuk menyusun instrumen dan buku tentang pendidikan karakter, perlu dilakukan studi yang kom- prehensif tentang pendidikan karakter yang dilakukan guru di SD. Temuan ini akan membantu siswa SD untuk memiliki karakter sesuai dengan norma-norma yang berlaku. Penelitian ini merupakan pe- nelitian pengembangan yang dirancang dalam dua tahap. Pada tahap satu penelitian ini untuk meng- indentifikasi pendidikan karakter yang dilakukan pada siswa SD. Penentuan lokasi penelitian diten- tukan secara purposive pada SD, baik negeri maupun swasta di wilayah provinsi Sulawesi Utara. Tek- nik pengumpulan data dengan observasi partisipasi, FGD, angket, dan wawancara. Data yang diper- oleh kemudian dianalisis dengan menggunakan kategori. Hasil penelitian tahap pertama sebagai be- rikut. (1) Pembentukan karakter siswa SD termasuk dalam 3 kategori yaitu sangat baik, baik, dan kurang baik. (2) Pada umumnya, pendidikan karakter diajarkan pada siswa tidak secara tersendiri, namun termasuk dalam mata pelajaran tertentu seperti IPS dan PKn. (3) Materi pendidikan karakter diajarkan pada siswa jika ada topik tertentu dalam mata pelajaran tersebut yang ada kaitannya. (4) Sekolah telah menerapkan aturan tertentu dan siswa harus mengikutinya seperti peraturan dan tata tertib sekolah. Kata Kunci: instrumen, pendidikan karakter, dan siswa SD
MANAJEMEN IMPLEMENTASI KURIKULUM: STRATEGI PENGUATANIMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 Deitje Adolfien Katuuk
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN FEBRUARI 2014, TH. XXXIII, NO. 1
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.203 KB) | DOI: 10.21831/cp.v1i1.1858

Abstract

Abstrak: Keberhasilan pengimplementasian kurikulum memerlukan manajemen yang baik. Dalam rangka mengimplementasikan kurikulum 2013, ada beberapa aspek manajemen yang penting sebagai strategi untuk memperkuat pelaksanaannya. Aspek-aspek tersebut meliputi perencanaan implementasi, sumber daya utama dan pendukung, proses pembelajaran di sekolah, dan kegiatan monitoring dan evaluasi. Komponen sekolah terdiri atas guru, kepala sekolah, fasilitas, budaya, lingkungan. Semua komponen tersebut memiliki peran masing-masing dalam penerapan kurikulum baru. Dengan demikian, semua potensi dan sumber daya yang ada perlu dikelola secara menyeluruh dan terpadu agar bermanfaat dalam manajemen implementasi kurikulum. Tersedianya dokumen dan instrumen adalah landasan utama dalam pengimplementasian strategi penerapan kurikulum 2013 di lapangan agar dapat mencapai kualitas yang diharapkan. Selain itu, pemantauan dan evaluasi perlu dikerjakan agar partisipasi semua pihak dapat diperkuat dan untuk mewujudkan manajemen dan strategi implementasi yang lebih baik.
Pengaruh Pendekatan Realistic Mathematics Education Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SD GMIM 23 Girian Kota Bitung Allan Giovani Gigir; Deitje A. Katuuk, R. A. O Najoan; Jeanne M Mangangantung; Richard. D.H Pangkey
YUME : Journal of Management Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v4i1.1153

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Realistic Mathematics Education terhadap hasil belajar Matematika siswa Kelas IV SD GMIM 23 Girian Kota Bitung. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Control Group design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD GMIM 23 Girian. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 46 siswa, yang terdiri dari 23 siswa kelas eksperimen dan 23 siswa dari kelas kontrol. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrument penelitian yang berbentuk soal objektif sebanyak 20 soal. Rata-rata data Posttest pada kelas eksperimen adalah 85,52 sedangkan pada kelas kontrol 73,91. Setelah uji persyaratan terpenuhi dimana data berdistribusi normal dan homogen, pengujian hipotesis dilakukan dengan uji T (paired sample T-Test). Hasil analisis data dimana nilai Sig.(2-tailed) 0.00 < 0,05 maka data tersebut memiliki perbedaan rata-rata. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Realistic Mathematics Education terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD GMIM 23 Girian. Kata Kunci: Model Realistic Mathematics Education, Hasil Belajar Matematika.  
A HOLISTIC APPROACH OF ELLEN WHITE IN CHRISTIAN EDUCATION ORGANIZATION CONCERNING TOTAL QUALITY MANAGEMENT Christar Arstilo Rumbay; Deitje A Katuuk; Jeffry S. J. Lengkong; Viktory N. J. Rotty
Polyglot Vol 17, No 2 (2021): JULY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v17i2.3391

Abstract

The educational management quality is poor and weak. Massive works have been issued to increase its quality. However, those approaches work independently and separately, as a consequence, it does not solve the problem comprehensively. Philosophical and Christian education approaches are far from attention. Ellen White as a Christian education philosopher with an American background shares a potential concept to the tension. This essay employs qualitative research methods and literature study to formulate White's holistic approach concerning total quality management. In sum, with her anthropological and religious features, she argues that spiritual, physical, and mental dimensions should work together in harmony to establish the expected result in educational total quality management in Indonesia.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Manajemen mutu terpadu pendidikan masih lemah dan buruk. Banyak pekerjaan yang telah dilakukan untuk meningkatkan kualitasnya. Namun, pendekatan-pendekatan dilakukan secara terpisah dan sendiri-sendiri, sebagai akibatnya, persoalan tidak terselesaikan secara utuh. Pendekatan filsafat dan pendidikan Kristen masih kurang mendapatkan perhatian. Ellen White sebagai filsuf pendidikan Kristen dengan latar belakang Amerika memberikan konsep yang menjanjikan untuk percakapan ini. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif disertai studi literatur, penelitian ini mencoba untuk mengformulasikan pendekatan holistik White sehubungan dengan manajemen mutu terpadu. Sebagai kesimpulan, dengan kekhasan antropologi dan agamanya, dia berpendapat bahwa dimensi rohani, fisik dan pikiran harus bekerja sama dalam keharmonisan untuk menciptakan hasil yang diharapkan pada manajemen mutu terpadu terhadap pendidikan di Indonesia.
Co-Authors Achmad Paturusi Agnes M. Rumagit Allan Giovani Gigir Ariel N. Rengkuan Ariestyawan, I Made Devastha Arje Cerullo Djamen Christar Arstilo Rumbay Christine Rawis Davison Pagawak Debie Kalalo Deddy F. Kumolontang Delli Sabudu Deysti Trifena Tarusu Donal Mateos Ratu Elni Usoh Eunike G.M. Mangundap Felicita, Bella Freida F Masoko Gerick, Steven Gilly Marlya Tiwow Gloridei Lingkanbene Kapahang Hadi Ignatius Untu Hartini Ngadiorejo Heinrich Saneba Hendrie Joudi Palar Ignatius Javier C. Tuerah Jeanne M. Mangangantung Jeffry Sony Junus Lengkong Johan Reimon Batmetan Jonathan Deske Solang Joulanda A. M. Rawis Kalalo, Debie K.R Kaparang, Maria Wihelmina Kapoh, Timothy Waraney Kaunang, Sinta E. J. Ketsia Zeke Koessoy, Herman Koessoy, Herman M. Koleangan, Christoforus Adri Pieter Kowal, Marsela Vera Krety Debora Welong Lando E. Sumarauw Lapian, Jeff Larry J. Mandey Liode, Lily Lola, Marjuni Tiku Lolong, Rima F. Lord Ebe Steward Lovihan, Mike A. K. Lumapouw, Harold Refly Lusia Sumenda1 Lydia Ivana Kumajas Majaan, Telly Mamahit , Engelbert A. Ch. Mamuaja, Marlin Penina Mamuaja, Pricilia P Manansang, Denny Manengkei, Steven Bons Manueke, Teddy Maria R. Walukow Marshela - Pondaag Marsumi, Marsumi Marthinus Krowin Masinambow, Christo J. R. Mercy Hosang Merry E. Wawo Meytha Meyske Wongkar Michella Supit Mongdong, Romi J. Munir, Suldin Narosaputra, Dewo A. N. Natalya Tirsa Mokorowu Nikolas Fajar Wuryaningrat Non Norma Monigir Nur Afny Sumaa Palandeng, Rian W. Pali, Nathaniel E. Prycilia Pingkan Mamuaja Punuh, Grace Rahardjo, Ryan T. Refien K. S Rawung Resina Dintje Kaunang Richard Daniel Herdy Pangkey Rima Fien Lolong Rinny Meilani Tinangon Rotty, Viktory Nicodemus Joufree Rotua Hutagalung Rumagit, Selvie Serly Ruth Umbase Samuel Harry Mossey Shelty D. M. Sumual Silow, Jimmy Clif Singal, Cicilia Indry Sjamsi Pasandaran Sumilat, Margareta O. Suprapto, Denny U. Tini Mogea Tinneke Evie Meggy Sumual Tresia Cornella Kalangie Tumakaka, Ria Angelia Victory Nicodemus Joufree Rotty Vidlina Lie Virginia H Saneba Wakerkwa, Tori Walewangko, Stief Aristo Watulingas, Marcia Imelda Widdy Harce Frans Rorimlpandey Widdy Rorimpandey Willem Hanny Rawung Yean M V Rasu Yeane Koyongian