Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Program GEMAR Literasi Kabupaten Bima: Model Goal Free Evaluation Arif Hidayad; Suranto AW; Syarifudin Syarifudin; Nunung Fatimah
HUMANIKA Vol 30, No 1 (2023): June
Publisher : Faculty of Humanities, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/humanika.v30i1.52091

Abstract

Tujuan penelitian  evaluasi ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan program GEMAR Literasi di Kabupaten Bima NTB. Gerakan Masyarakat Sadar (GEMAR) Literasi merupakan program Kerjasama antara pemerintah daerah dengan pihak akademik (STKIP Taman Siswa Bima) dalam rangka meningkatkan level kemampuan membaca siswa SD kelas 1-4 di 25 sekolah dasar. Program ini dilaksanakan selama 1 tahun (2021-2022). Subjek penelitian sebanyak 6 orang dosen STKIP Taman Siswa Bima sebagai pelaksana program. Penelitian ini merupakan studi evaluasi program dengan pendekatan kualitatif model Goal Free Evaluation. Data tentang proses pelaksanaan program dalam penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara dan studi dokumen. Studi evaluasi hanya fokus pada efek positif, efek negative dan efek sampingan positif dari program Gerakan Masyarakat Sadar literasi. Hasil studi evaluasi menggambarkan bahwa program menunjukkan proses dan perubahan yang nyata dan hasilnya cukup signifikan. Terlaksananya semua kegiatan program dengan baik dan tepat sasaran mampu merubah paradigma keraguan pihak pemerintah daerah terhadap keberhasilan program. Akibatnya, pihak pemerintah daerah tidak ragu untuk mengimbaskan praktik baik tersebut kepada lebih dari 400 SD di kabupaten Bima.
The Impact of Flipbook Maker Media on Learning Outcomes of Class XI High School Students in History Subjects Apriyani Putri Rezeki; Suranto AW
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 3 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i3.4083

Abstract

This study examined the impact of incorporating Flipbook Maker as a teaching tool on history learning. The research utilized a quasi-experimental design involving a pretest-posttest control group. Purposive sampling was used to select a sample of 28 students from the eleventh grade. Research data was collected and student learning outcomes were evaluated through a multiple-choice test consisting of 20 items. To compare the experimental group, which received instruction using Flipbook Maker, with the control group, which received traditional teaching methods, the research data was analyzed using a t-paired sample test. The t-test results, with a significance level of 0.001, indicated a significant influence of Flipbook Maker on students' history learning outcomes. The analysis demonstrated that the average post-test scores of students in the experimental group (using Flipbook Maker) were significantly higher than those in the control group (utilizing traditional teaching methods). Consequently, it can be concluded that Flipbook Maker is effective in improving students' history learning outcomes. This research carries important implications for history education in schools, as Flipbook Maker can serve as an effective alternative in teaching, facilitating a better understanding of historical concepts among students. It is recommended that history teachers and educators consider integrating this tool into their curriculum and teaching strategies to enhance the quality of history education at the high school level. By doing so, they can provide students with a more engaging and interactive learning experience, leading to improved learning outcomes in history.
Development of higher order thinking skill assessment instruments in social studies learning Nurizky Handayani; Suranto Aw; Zamroni Zamroni; Myristica Imanita; Johan Setiawan; Muhammad Rijal Fadli
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 13, No 2: April 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v13i2.26448

Abstract

Higher order thinking skill (HOTS) in social studies learning are still often ignored by teachers despite the need for students to acquire these skills. The purpose of this study is to develop her HOTS assessment in a social studies classroom to help teachers improve their students’ thinking skills. This kind of research is research and development with 4D models. Validation was performed by two social studies learning assessment specialists and three social studies teachers. The HOTS test was administered to 112 students in class VIII (second grade) of Yogyakarta junior high school. Data analysis consisted of validity, reliability, difficulty, selectivity, and distractor index. Explanatory factor analysis (EFA) pathway analysis was used for data analysis of small trials and confirmatory factor analysis (CFA) pathway analysis was used for large trials. The multiple-choice HOTS assessment tool consisted of 30 items, and the effectiveness results of this HOTS questions on material, structure, and language aspects by two social studies learning assessment experts where it was valid and suitable for our application. Effective results for three social studies teachers indicated that the assessment tool was valid and applicable. HOTS in social studies learning helps improve quality and learning outcomes, enabling students to examine information critically, develop creativity, and improve problem-solving skills.
AKTIVITAS MEDIA RELATIONS BIDANG HUMAS POLDA D.I. YOGYAKARTA DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF Alfi Yuni Astuti; Suranto Aw
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 4 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v2i4.16351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1)aktivitas media relations Bidhumas Polda D.I. Yogyakarta dalam membangun citra positif  2) faktor pendukung dan penghambat aktivitas media relations yang dilaksanakan Bidhumas Polda D.I. Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan; 1) arti penting media relations bagi Bidhumas Polda D.I. Yogyakarta adalah a)sebagai sarana untuk pubikasi informasi ke khalayak luas; b) sebagai transparasi kegiatan kepada masyarakat; c) sebagai sarana penghubung antara kepolisian, media dan masyarakat; d) sebagai sarana pembelajaran dalam pengelolaan informasi; 2) Bidhumas Polda D.I. Yogyakarta melaksanakan aktivitas media relations antara lain konferensi pers, press briefing, press release, press luncheon, press tour, wawancara pers dan media visit; 3) Bidhumas Polda D.I. Yogyakarta meningkatkan citra positif melalui media relations dengan langkah memproduksi konten positif.Konten positif tersebut berupa prestasi yang diraih anggota Polda D.I. Yogyakarta dan berbagai kegiatan yang diadakan Polda D.I. Yogyakarta untuk masyarakat. 4) Faktor pendukung aktivitas media relations yang diadakan meliputi a) perencanaan yang baik b) komunikasi yang baik c) materi. Sedangkan faktor penghambat aktivitas media relations mencakup a) miss komunikasi b) anggaran dana c) terbatasnya slot pemberitaan pada media cetak dan elektronik d)  tuntutan berita online yang cepat terkadang menghasilkan berita yang kurang akurat. Kata kunci: media relations, Bidhumas Polda D.I. Yogyakarta, citra positif
Analisis resepsi khalayak pada pemberitaan kasus kekerasan Novia Widyasari di kumparan.com Savira Indah Rahmadanti; Suranto Aw
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 4 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v6i4.20982

Abstract

Abstrak            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resepsi atau pemaknaan dalam diri khalayak terhadap kasus kekerasan seksual Novia Widyasari di Kumparan.com dan untuk mengidentifikasi posisi pemaknaan khalayak terhadap kasus kekerasan seksual Novia Widyasari di Kumparan.com. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis reseptif. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi partisipasi untuk pengumpulan datanya dan dilakukan terhadap khalayak pembaca kasus kekerasan seksual Novia Widyasari di Kumparan.com. Informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang yang merupakan mahasiswa yang tersebar di universitas di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk menguji keabsahan datanya, penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Resepsi khalayak terhadap berita akan diklasifikasikan dengan menggunakan teori resepsi milik Stuart Hall yang terbagi atas khalayak posisi dominan, negosiasi, dan oposisi. Penelitian ini membuktikan bahwa latar belakang pengetahuan (frame of knowledge) dan kebiasaan dalam bermedia memengaruhi bagaimana khalayak dalam meresepsi pesan. Sehingga interpretasi khalayak terhadap ke-3 topik terkait berita kasus kekerasan seksual Novia Widyasari, yaitu keputusan Novia Widyasari dalam mengakhiri hidupnya, labelisasi korban terhadap Novia, dan putusan hukum Bripda Randy menjadi bervariasi. Interpretasi tersebut pada akhirnya diklasifikasi menggunakan 3 posisi penonton menurut teori resepsi Hall, yaitu dominant, negotiated, and opposition position. Meskipun khalayak berada di posisi yang sama dari klasifikasi Hall, tetapi perspektif yang dijadikan acuan dapat berbeda. Hal tersebut bergantung pada latar belakang pengetahuan, pengalaman, dan latar belakang sosial.Kata kunci : Analisis Resepsi, Kekerasan, Novia Widyasari Abstract            This study aims to determine the reception or meaning in the audience towards the Novia Widyasari sexual violence case in Kumparan.com and to identify the position of audience meaning towards the Novia Widyasari sexual violence case in Kumparan.com. The approach taken in this study is a qualitative approach with receptive analysis methods. This study used the method of observation and participation observation for data collection and was conducted on the audience of readers of the Novia Widyasari sexual violence case in Kumparan.com. The informants in this study amounted to six people who were students spread across universities in Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta. To test the validity of the data, this study used source triangulation. Audience reception to news will be classified using Stuart Hall's reception theory which is divided into audiences of dominant positions, negotiation, and opposition. This research proves that background knowledge (frame of knowledge) and media habits affect how audiences perceive messages. So that the audience's interpretation of the 3 topics related to the news of the Novia Widyasari sexual violence case, namely Novia Widyasari's decision to end her life, the labeling of the victim against Novia, and Bripda Randy's legal verdict varies. The interpretation is ultimately classified using 3 audience positions according to Hal l reception theory, namely dominant, negotiated, and opposition position. Although audiences are in the same position of Hall's classification, the perspectives used as references can differ. It depends on background knowledge, experience, and social background.Keywords : Reception Analysis, Violence, Novia Widyasari
STRATEGI PUBLIC RELATIONS DALAM PEMBENTUKAN CITRA POSITIF SDIT GLOBAL ISLAMIC SCHOOL (GIS) PERMATA UMMI KERTASEMAYA INDRAMAYU Alif Lam Mim Huda; Suranto Aw
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 1 (2018): Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v1i1.12621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui strategi public relations dalam pembentukan citra positif sekolah; (2) mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukan citra positif SDIT GIS Permata Ummi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian di SDIT GIS Permata Ummi Kertasemaya Indramayu. Informan penelitian dipilih secara purposive mencakup pengurus yayasan, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan dan orang tua siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya, teknik keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan metode analisis interaktif dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi public relations SDIT GIS Permata Ummi diwujudkan dalam kegiatan intenal public relations yang meliputi rapat rutin, rihlah, pelatihan guru dan penghargaan teacher of the month. Sementara eksternal public relations meliputi kegiatan sosialisasi, open house, seminar parenting, pawai, field trip dan publikasi. Dalam penelitian ini diketahui beberapa faktor pendukung pelaksanaan strategi public relations ialah kurikulum dan aksi word of mouth, sementara faktor penghambat meliputi fasilitas, kompetensi guru, kendala komunikasi dan struktur dan sistem public relations yang belum ada di sekolah. Pelaksanaan public relations ini juga berdampak pada beberapa hal meliputi terbentuknya citra positif sekolah, peningkatan siswa baru dan eksistensi sekolah di wilayah Indramayu. Kata Kunci: Strategi Public Relations, Citra, Sekolah
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DAZZLE DALAM MENINGKATKAN BRAND AWARENESS MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @PROMODAZZLE Auni Candra Trianaputri; Suranto Aw
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 3 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v4i3.18532

Abstract

Abstrak Penelitian ini untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran Dazzle dalam meningkatkan brand awareness melalui media sosial Instagram @promodazzle. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan teknik  wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini dipilih secara purposive sampling yaitu manager Dazzle dan manager marketing Dazzle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran Dazzle sesuai dengan Mix Marketing 7P oleh Kotler dan keller; Strategi yang Dazzle digunakan adalah 1) copywriter yang straight dan mudah dipahami, 2) visual yang jelas dan straight forward. Konten yang didominasi dengan konten hard selling, namun tetap terdapat konten lainnya yaitu konten lucu/meme dan konten informasi, 3) promo dan giveaway rutin, 4) hypnoselling juga disisipkan di setiap kontennya, 5) Brand Communication melalui logo khas Dazzle 6) Menentukan segmentasi pasar untuk mengetahui target pasar 7) Harga murah, produk berkualitas dan bergaransi, 8) Dazzle menggunakan sistem penetapan harga cross selling atau subsidi silang, 9) word of mouth sangat mempengaruhi brand awareness di awal pembuatan Instagram @promoazzle, 10) Mengadakan UMKM dan Seminar di kampus-kampus merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan brand awareness Dazzle.Kata Kunci : Komunikasi Pemasaran, Instagram, Dazzle, Brand Awareness Abstract           The goal of the research is to determine the strategy for communication marketing to increase brand awareness on the social media Instagram account of @promodazzle. This research uses qualitative methods with a descriptive approach. The data collection of this research were interview and documentation techniques. The research subjects were selected by purposive sampling there are Dazzle Manager and Dazzle marketing manager. The results showed that Dazzle uses a marketing communication strategy in accordance with the 7P Mix Marketing theory by Kotler and Keller. The strategy that Dazzle uses 1) Straight copywriter and easy to understand, 2) Had a clear visual and also straight forward. The content’s dominated by hard selling content, but still had another content like funny content and informational content, 3) Promos and giveaway routine program, 4) Hypnoselling also inserted in each content 5) brand communication through dazzle characteristic logo 6) Determining market segmentation is very important 7) Low prices, quality products and guarantees, 8) Dazzle uses cross selling pricing system, 9) word of mouth greatly influenced brand awareness at  the beginning of Instagram @promodazzle, 10) MSMEs (Micro, Small and Medium Enterprises) and seminars on campuses is the one strategy to increase brand awareness of Dazzle.Keyword: Marketing Communication, Instagram, Dazzle, Brand Awareness
KONSTRUKSI PEMBERITAAN KONFLIK WAMENA DI KOMPAS.COM DAN ACTNEWS PERIODE SEPTEMBER - OKTOBER 2019 (ANALISIS FRAMING ROBERT N. ENTMAN) Adinda Paramitha; Suranto Aw
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 2 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v4i2.18523

Abstract

Abstrak            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui framing yang dilakukan Kompas.com dan ACTNews dalam menyampaikan  berita  mengenai  Konflik  Wamena  menggunakan  analisis  pembingkaian  (framing) Robert N. Entman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pembingkaian (framing) milik Robert N. Entman. Objek penelitian ini adalah pemberitaan mengenai konflik di Wamena sepanjang bulan September – Oktober 2019 yang dimuat dalam media online Kompas.com sebanyak 64 berita dan ACTNews sebanyak 51 berita, selanjutnya berita-berita tersebut diambil masing- masing lima berita dari dua media tersebut dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui analisis dokumen dan studi pustaka terhadap berita yang memuat konflik Wamena. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses framing yang dilakukan Kompas.com dan ACTNews tidak lepas dari peran ideologi suatu media. Kelima berita juga menunjukkan adanya kecenderungan dari masing-masing media dalam memberitakan permasalahan mengenai konflik Wamena, di mana Kompas.com lebih menonjolkan isu-isu terkait penyebab terjadinya konflik Wamena, sedangkan ACTNews lebih menonjolkan dampak yang ditimbulkan dari konflik tersebut.Kata kunci: analisis framing, Kompas.com, ACTNews, konflik Wamena Abstract            The aim of this experiment is to know the result of framing method used by Kompas.com and ACTNews in reporting the conflict in Wamena using Robert N. Entman’s framing technique. This experiment used qualitative approach using Robert N. Entman’s framing method. The object of this experiments are the news about conflict in Wamena happened around September – October 2019 by online media Kompas.com (64 news) and ACTNews (51 news). The news then sampled using purposive sampling technique resulting five news from each online media to be analysed. Documentation and literature review of the news about Wamena conflist are used as the data collecting techniques. The result of this experiment shows that the framing process done by Kompas.com and ACTNews are well-related with ideology of each media. There are tendency from each media in reporting the Wamena conflict. Kompas.com highlights the issues about the cause of Wamena conflict more while ACTNews hightlights the impacts from that conflict.Keywords: framing analysis, Kompas.com, ACTNews, Wamena conflict
STRATEGI KOMUNIKASI INTERPERSONAL PELATIH BAGI PRESTASI ATLET TAEKWONDO RAHMI KURNIA TAEKWONDO SCHOOL (RKTS) DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (DIY) Geby Alfariza; Suranto Aw
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v5i1.19140

Abstract

Komunikasi interpersonal menjadi cara pelatih Rahmi Kurnia Taekwondo School (RKTS) dalam merancang sebuah strategi bagi proses pembentukan prestasi atlet RKTS. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana strategi komunikasi interpersonal dan hambatan yang terjadi pada proses strategi komunikasi interpersonal yang dilakukan pelatih bagi pembentukan prestasi atlet RKTS.  Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan pemilihan informan dengan teknik purposive sampling dengan kriteria yang sudah ditentukan. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 1 orang pelatih utama, 2 orang pelatih, dan 2 orang atlet. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur. Untuk teknik analisis data mengacu pada model interaktif. Untuk pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi komunikasi interpersonal yang dilakukan pelatih dengan atlet RKTS cukup efektif. Pengertian mengenai cukup efektif pada penelitian ini adalah masih adanya hambatan yang terjadi ketika proses strategi komunikasi interpersonal antara pelatih dan atlet RKTS. 1. Hambatan mengenai tingkat intelektual dan tujuan dari atlet RKTS menjadi hambatan dalam proses perancangan strategi komunikasi interpersonal yang dilakukan pelatih RKTS. 2. Kemudian tidak adanya kedekatan secara personal dan penjelasan pelatih yang terlalu bertele-tele menjadi hambatan atlet RKTS dalam proses komunikasi interpersonal dengan pelatih.             Interpersonal communication is the way for Rahmi Kurnia Taekwondo School (RKTS) coach in designing a strategy for the process of forming RKTS athlete achievements. This study aims to describe how interpersonal communication strategies and difficulty that occur in the process of interpersonal communication strategies carried out by coaches for the formations of RKTS athletes. This study used descriptive qualitative research, with the selection of informants with purposive sampling technique with predetermined criteria. The informants in this study sonsisted of 1 main coach, 2 coaches, and 2 athletes. Data collection techniques in this study used semi-structured interviews. The data analysis technique refers to the interactive model. To chech the validity of the data using triangulation technique. The result of this study indicate that the interpersonal communication strategy used by the coach and RKTS athletes is quite effective. The notion of being quite effective in this study is that there are still difficulty that occur when the process of interpersonal communication strategy between coaches and RKTS athletes. 1. Barriers regarding the intellectual level and goals of RKTS athletes become difficulty in the process of designed interpersonal communication strategies carried out by RKTS coaches.  2. Then the lack of personal closeness and the coach’s explanation that was to log-winded became an difficulty for RKTS athletes in the process of interpersonal communication with the coach.Keywords : interpersonal communication strategies, coaches, athletes.
Konstruksi perempuan pada media daring alternatif Magdalene.co (analisis framing pada rubrik issues tentang relationship edisi bulan September-Desember 2019) Dewi Ambarwati; Suranto Aw
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v6i1.19248

Abstract

Abstrak            Konstruksi perempuan di media massa masih menjadi isu yang tidak ada usangnya. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi, memahami bentuk-bentuk konstruksi perempuan serta mengetahui makna konstruksi perempuan di media daring dari sudut pandang media alternatif Magdalene.co periode September hingga Desember 2019.  Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis framing model William Gamson dan Andre Modgliani. Teknik pengambilan data dari studi dokumen telaah pustaka dari berbagai referensi (artikel, jurnal ilmiah, buku dan laporan hasil riset) serta hasil analisis terhadap media alternatif Magdalene.co. Teknik pemeriksaan data menggunakan triangulasi teori. Hasil penelitian ditemukan bahwa Magdalene.co sebagai media alternatif berbasis  daring atau media online  mengkonstruksikan  perempuan dalam relationship  sebagai individu yang masih mengalami ketimpangan posisi dalam relationship akibat adanya budaya patriarki yang telah mengakar di Indonesia, di sisi lain Magdalene.co berpihak terhadap upaya-upaya kemandirian perempuan untuk keluar dari belenggu patriarki tersebut serta mendukung adanya perubahan yang berupa saran di setiap akhir artikel yang dimuat di dalam websitenya.Kata Kunci : kontruksi, perempuan, media daring, analisis framing AbstrackThe construction of women in the mass media is still an issue that is not obsolete. The purpose of this research is to identify and understand the forms of women's construction and to find out the meaning of women's construction in online media from the point of view of alternative media Magdalene.co for the period September to December 2019. This study uses a constructivist paradigm with a descriptive-qualitative approach. The data analysis method is analysing the framing model of William Gamson and Andre Modgliani. Data collection techniques from document studies, literature review from various references (articles, scientific journals, books and research reports) as well as the results of analysis of alternative media Magdalene.co. The data checking technique uses theoretical triangulation. The results of the study found that Magdalene.co as an online-based alternative media or online media constructs women in relationships as individuals who still experience unequal positions in relationships due to a patriarchal culture that has taken root in Indonesia, on the other hand Magdalene.co is in favor of self-reliance efforts women to get out of the patriarchal shackles and support changes in the form of suggestions at the end of each article published on their website.Keywords : construction, women, online media, framing analysis
Co-Authors Addien Ismi Fadhilah Adinda Paramitha Alfi Yuni Astuti Alif Lam Mim Huda Amir Safruddin Safruddin amrullah surya hartama Anggitya Khalifa Bumi Apriyani Putri Rezeki Arif Hidayad arif hidayat Asfi Ma’ruf Fairuzzabad Auni Candra Trianaputri Badrun Kartowagiran Bambang Setyomoko Benni Setiawan Budiman Budiman Cahyo Dwi Prastowo carissa ervania charis hamdani Chatia Hastasari dainty dheanara Danu Eko Agustinova * Dewi Ambarwati Dinda Isradilah Djemari Mardapi dwi fitri ani Dwi Gesti Jayanti DWI OETOMO Dyah Kumalasari Dyna Herlina Suwarto Eko Widodo Eva Zulaefa Fadli, Muhammad Rijal Febrika Yogie Hermanto Finnas Fauzia Trisani Fitriana, Kurnia Nur Gaspersz, Magy Gaspersz, Netty geby alfariza Grendi Hendrastomo * Hadi, M. Fathul Ida Nur Amini Imam Nur Prasetya istifaroh imaniyati Joko Kumoro Kalvin Kalvin Kiki Sipa’ul Hafid Kistantia Elok Mumpuni Krisma Haryuniati Kusdaryanta, Raihan Ghulammuhadzib lailatun najihah Lisna Indriyani Lolita Paramesti Nariswari Luthfan Rahmanda Allam Maizatul Haizan Mahbob Mami Hajaroh Martiana, Aris Mas’ud Hamdani Bin Rohmad Melani Nur Anggraini Mia Rahayu Mohd Nor Shahizan Ali Muhammad Bukhori Dalimunthe muhammad firdaus alhakim Muhammad Kaisar Melgajanarsyah Muhammad Tigor Irfandani Mujiyanto Mujiyanto Myristica Imanita Nadalia Silmi Fathinah Nadalia Silmi Fathinah Nadya Angelica Mutiara Amanda Norika Hidayati Yusyah Normah Mustaffa Nunung Fatimah Nur Fitrah Ramadhani Liesfi Nur Lailly Tri Wulansari Nurizky Handayani Nursida Arif Permata Dian Fathinah Permata Dian Pratiwi Pratiwi Wahyu Widiarti Puji Lestari Purna Dhatu Martani Putu Fahrudin Rani Bella Rendra Widyatama rizal fahmi muhammad Rosanna Saskhia Rosidah Rosidah Salma Yasmin Reyhanah Saskhia, Rosanna savannah yohan devi Savira Indah Rahmadanti Setiawan, Johan Shafir Walida Haq Sholikah, Mar’atus Sholikah, Mar’atus Siti Hanifah Siti Irene Astuti Dwiningrum Slamet Santosa Suhadi Purwantara Supardi Supardi Syarifudin Syarifudin Tania Klasinki Trie Hartiti Retnowati twista gilang ramadhan Ulfah Hidayati Violine Intan Puspita Widianingrum, Riska Wisataone, Voettie Wulandari, Aprilianti Yundari, Yundari yunita noor wijayantie Zamroni Zamroni