Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Implementation of the Ummi Method in Learning Al-Qur'an in Tartil at MDTA Al-Faruq Kertasari Ligung Majalengka Abdul Hanan; Tiya Imtiyazunnisa; Diniatus Salamah; Agus Alamin
Ulul Albab: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/ululalbab.v2i3.3488

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Ummi method in learning the Qur'an in tartil at MDTA Al-Faruq Kertasari, Ligung, Majalengka. A qualitative approach was used with data collection through observation, interviews, and documentation from May to July 2023. Data were analyzed using the Miles and Huberman model, including data collection, reduction, and presentation. The results showed that learning with the Ummi method at MDTA Al-Faruq has been going well. The learning process consists of seven stages: opening, apperception, concept planting, concept understanding, skill practice, evaluation, and closing. Supporting factors include the seriousness of the institution, student motivation, good coordination with Umda Majalengka, and the role of a competent coordinator. However, there are obstacles such as limited facilities, non-ideal teacher and student ratios, costs, and not optimal teacher certification. This study provides recommendations for improving the implementation of the Ummi method, not only in MDTA Al-Faruq but also in other formal and non-formal institutions. Applying this method is expected to improve the ability to read the Qur'an trail according to the rules of tajweed science, thus positively influencing students' mental, psychological, and behavior amid modern challenges.
Model Pengembangan Pola Perjalanan dan Paket Wisata Reguler Dalam Mendukung Destinasi Wisata Unggulan Teluk Bima di Kota Bima Sirajuddin; Hanan, Abdul
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i5.58755

Abstract

Teluk Bima di Kota Bima memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan yang kaya akan keindahan alam, sejarah Kesultanan Bima, serta budaya bahari. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal akibat belum adanya model pola perjalanan dan paket wisata reguler yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pengembangan pola perjalanan dan paket wisata reguler yang sesuai dengan karakteristik kawasan Teluk Bima. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan informan utama seperti pelaku wisata, biro perjalanan, dan tokoh masyarakat, serta 50 responden wisatawan yang dipilih secara accidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan perlunya penguatan pola perjalanan berbasis integrasi kawasan dan strategi pemasaran destinasi yang efektif. Mayoritas wisatawan mengatur perjalanan secara mandiri (72%) dan hanya 30% yang mengenal brand “The Land of Mercusuar”. Temuan ini menunjukkan pentingnya promosi yang lebih intensif serta pengembangan paket wisata tematik seperti one day trip dan full day tour berbasis bahari, sejarah, dan budaya lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam membangun sistem pariwisata yang berkelanjutan di Kota Bima dan memperkuat perannya sebagai destinasi wisata nasional dan internasional.
METODE KOMUNIKASI INTERPERSONAL: STUDI KASUS PEMBINAAN AKHLAK DI PONDOK PESANTREN AS-SYUHADA BABAKAN CIWARINGIN CIREBON Sibaweh, Imam; Hanan, Abdul
LANTERA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 1 (2022): Desember
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/lantera.v1i1.2510

Abstract

Pondok Pesantren merupakan sebuah lembaga pendidikan Islam yang mempunyai peran penting bagi para santri guna membangun akhlak. Untuk memiliki akhlak yang baik diperlukan latihan-latihan serta pembinaan yang baik pula, sehingga dari latihan yang biasa mereka jalani setiap harinya, para santri mampu menanamkan pesan-pesan moral yang terkandung dalam pembinaan akhlakul karimah di Pondok Pesantren. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui metode pembinaan akhlakul karimah santri, (2) Mengetahui pembinaan akhlaqul karimah, (3) Mengetahui hasil komunikasi interpersonal kiai dengan santri dalam pembinaan akhlakul karimah. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian yaitu: (1) Metode yang digunakan dalam pembinaan akhlakul karimah santri dengan menggunakan beberapa metode, yaitu: metode keteladanan, metode latihan dan pembiasaan, metode pembelajaran yang digunakan adalah metode Bandongan. (2) Setiap santri wajib melakukan kegiatan intensif madrasah diniyah, salat berjamaah, tradisi aswaja, organisasi santri. (3) Di dalam pelaksanaan kegiatan, tentunya terdapat kendala-kendala, antara lain: kurangnya kesadaran santri dalam mengikuti kegiatan, kemudian pada waktu kegiatan biasanya terdapat pengajar yang berhalangan hadir, dan banyaknya santri yang sering mengulang kesalahan-kesalahan yang sama, walaupun sudah diberikan teguran dan hukuman.Kata Kunci: Pembinaan Akhlakul Karimah, Santri, Pondok Pesantren
GAMBARAN MASALAH PSIKOSOSIAL LANJUT USIA SAAT PANDEMI COVID-19 Widiani, Esti; Hidayah, Nurul; Hanan, Abdul
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/jkwgi.v6i2.4120

Abstract

Wabah COVID-19 dapat menyebabkan kematian pada lansia. Ketidaksiapan lansia dalam menghadapi akhir kehidupan termasuk kematian memunculkan masalah psikososial seperti depresi, kesepian, dan kecemasan . Lansia memerlukan spiritualitas dan dukungan sosial yang baik dalam menghadapinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spiritualitas, dukungan sosial, depresi, kecemasan, dan kesepian pada lansia. Desain penelitian ini adalah cross-sectional yang dilakukan pada lanjut usia. Sebanyak 142 lansia dipilih menjadi responden dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner Daily Spiritual Experience Scale (DSES), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), Geriatric Depression Scale (GDS) short form, Geriatric Anxiety Scale (GAS), The Revised UCLA Loneliness Scale untuk kesepian. Sebagian besar lansia memiliki spiritualitas yang tinggi (71,8%). Dukungan sosial sebagian besar pada posisi sedang (57%). Sebagian besar lansia mengalami depresi ringan (78,2 %). Sebagaian besar lansia mengalami kesepian ringan (48,6%). Sebagian besar lansia tidak mengalami kecemasan (52,1%). Lansia yang mengalami kecemasan ringan sebesar 46,5%. Peran keluarga dan pemerintah sangat diperlukan untuk memberikan dukungan pada lansia agar terhindar dari masalah psikososial terutama saat wabah COVID-19. 
THE USE OF CODE SWITCHING AMONG WAITER/WAITRESS IN RESTAURANT AT AMBER RESORT LOMBOK, INDONESIA Abdul Hanan; Ainul Yakin; Endang Sri Wahyuni; Lalu Ahmad Zaki
JOEL: Journal of Educational and Language Research Vol. 3 No. 6: Januari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is analyzing the factors involved in the use of code-switching among waiter/waitress in Amber Beach Resort's restaurant operations. The data collection method used in this research is a documentation study based on various theoretical references obtained from various sources of books, scientific articles and print and online media, second is in-depth interviews with informants, informants in this study are waiters/waitress s at Amber Resort Lombok restaurant, Indonesia. The third is to conduct direct observation at the research location by observing the service process carried out by restaurant waiters at Amber Beach Resort Lombok and the use of language transfer while providing services to restaurant guests. Based on the results of the discussion above, it can be concluded that the researcher found four factors involved in code switching among waiter/waitress at the amber restaurant, the four factors are Participants (greeters - receivers), setting, topic, and function. The four factors are relevant to the theory that has been described previously with real activities at amber resort. It is indicated that the participants come from the same work area and the same situation, code-switching occurs at amber resort among waiters and managers with specific topics about restaurant and hotel management, and they use code-switching to say repetition and clarification, give and emphasis about something (to express solidarity), express tolerance to show the intention of clarifying the speech content for the interlocutor and to refine or strengthen requests or orders
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH DAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DENGAN HIPERTENSI Risa irmayanti; Mustayah -; Abdul Hanan
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 5 No 1 (2019): JURNAL KEPERAWATAN TERAPAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v5i1.404

Abstract

Diabetes mellitus is one of the trigger factors of hypertension. Handling diabetes mellitus type 2 with hipertension one of them is relaxation technique. Physiologically, relaxation can reduce stress. With relaxation the hypothalamus will regulate and decrease the activity of the sympathetic nervous system. The purpose of this study was to determine the effect of autogenic relaxation on blood glucose levels and blood pressure in people with type 2 diabetes mellitus with hypertension. This research uses Pre Experimental Design using one group pretest posttest design. he researchers used consecutive sampling technique with a large sample of 15 respondents who were given the same treatment and measurement (pre post). The result of this research with Paired T test on treatment got p value is 0,000, which means there is effect of autogenic relaxation technique on blood glucose level and blood pressure in people with type 2 diabetes mellitus with hypertension. Expected nurses can apply nonfarmakologis therapy such as autogenic relaxation techniques as a pendampig of pharmacological therapy decreased blood glucose levels and blood pressure in people with type 2 diabetes mellitus with hypertension.
PENYULUHAN PENGOLAHAN CIRENG MONTOK HOT (CIMOHOT) DI KOTA BOGOR : EXTENSION CIRENG MONTOK HOT PROCESSING IN THE BOGOR CITY Nurfitriana, Nia; Eliyani, Yuke; Susilawati, Tuti; Lita , Noor Pitto Sari Nio; Yuniarti, Tatty; Hanan, Abdul; Yudistira, Alvi Nur; Nuraini, Yenni; Rina
Jurnal Pengabdian Perikanan dan Kelautan: Piskarias Ministerium Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan dan Kelautan: Piskarias Ministerium pada Bulan Juni
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.piskarias.2026.004.01.3

Abstract

Kelurahan Cikaret Kecamatan Bogor Selatan khususnya RW. 05 merupakan lokasi yang memiliki potensi pengembangan usaha mikro berbasis pangan oleh pelaku usaha ibu-ibu rumah tangga namun masih terbatas dalam hal inovasi produk, keterampilan pengolahan, dan akses informasi mengenai diversifikasi olahan hasil perikanan. Selain itu, sebagian besar dari mereka belum pernah mengikuti pelatihan pengolahan ikan secara langsung dan masih bergantung pada produk makanan yang umum dijual di pasaran. Berdasarkan hal tersebut, pengabdian masyarakat melaksanakan penyuluhan dengan menggunakan metode demonstrast pengolahan produk perikanan CIMOHOT (Cireng Montok Hot), Olahan tersebut merupakan olahan cireng isi sambal pedas berbahan dasar ikan tongkol. Produk ini tidak hanya memiliki nilai gizi tinggi berbahan baku ikan, tetapi juga digemari berbagai kalangan karena rasa gurih dan sensasi pedasnya yang khas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan tidak hanya memahami namun juga mampu menerapkan inovasi secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari sebagai cemilan maupun sebagai peluang usaha tambahan di lingkungan rumah tangga.   Cikaret Village, South Bogor District, specifically RW. 05 is an area with potential for developing micro-enterprises in the food sector by housewife entrepreneurs. However, they still face limitations in product innovation, processing skills, and access to information on diversifying processed fishery products. Additionally, most of them have never participated in direct fish processing training and still rely on commonly sold food products in the market. Based on this, the community service program conducted an outreach activity using a demonstration method for processing the fishery product CIMOHOT (Cireng Montok Hot). This product is a spicy-filled cireng made from tuna. It not only has high nutritional value due to its fish-based ingredients but is also popular among various groups for its savory taste and distinctive spicy sensation. This community service activity is expected to not only enhance understanding but also enable the application of these skills.