Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pemetaan dan Pengelolaan Potensi BUMDes dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kuripan Kabupaten Lombok Barat Ibrahim Ibrahim; Agus Herianto; Mahsup Mahsup; Mas’ad Mas’ad; Maemunah Maemunah; Palahuddin Palahuddin; Muhirdan Muhirdan; Muhammad Zulkifli; Swandi Swandi; Mintasrihardi Mintasrihardi; Iwan Tanjung Sutarna; Muhammad Ali
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 2, No 1: 2025
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v2i1.154

Abstract

Pengelolaan potensi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kuripan dalam mendukung program masih rendah. Tujuan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk mengetahui dan mendalami potensi local BUMDes dan PCM Kuripan Kabupaten Lombok Barat. Metode digunakan adalah Metode digunakan adalah sosialisasi. Kegiatan  pengabdian ini dilakukan dengan beberapa tahapan diantaranya: 1) Persiapan tim pengabdian 2) pelaksanaan kegiatan, 3) evaluasi, berupa feed back terhadap kegiatan. Hasil dan pemabahasan adalah Pelatihan ini telah memberikan kontribusi cukup baik dalam meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes dan PCM Kuripan. Dimna mampu memahami dalam mengelola potensi ekonomi desa melalui BUMDes dan PCM secara lebih efektif. Keberhasilan pelatihan ini tercermin dari peningkatan pemahaman peserta yang diperoleh. landasan bagi keberlanjutan program penguatan BUMDes dan PCM Kuripan dalam mendorong sinergi antara akademisi, pemerintah, masyarakat dan Mitra BEI dalam mendukung pembangunan ekonomi desa lebih mandiri dan berkelanjutan.
Bridging Gaps in Students’ Numeracy and Critical Thinking: Is Wayground the Future of Interactive Digital Learning? Zamratul Aswad; Mahsup; Abdillah; Syaharuddin; Wasim Raza
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 10 No 1 (2026): February
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jere.v10i1.107264

Abstract

The fundamental problem in mathematics learning is the low level of critical thinking and mathematical numeracy skills among students, caused by teacher-centered learning and limited use of interactive learning media that support independent exploration and understanding of concepts. Based on these problems, this study aims to analyze the effectiveness of Wayground interactive digital media in improving students' critical thinking and mathematical numeracy skills. This study is a quantitative study with a quasi-experimental design using a pretest–posttest control group model. The research subjects involved 54 ninth-grade students as samples, divided into an experimental class (27 students) and a control class (27 students). Data collection was conducted through tests and questionnaires, with instruments in the form of critical thinking and mathematical numeracy tests and a Likert-scale student perception questionnaire. The data obtained were analyzed using the Shapiro–Wilk normality test, Levene's homogeneity test, paired sample t-test, independent sample t-test, as well as learning improvement analysis through N-Gain and effect size. The results showed that the use of Wayground interactive digital media provided a more optimal improvement in critical thinking and mathematical numeracy skills compared to conventional learning, with a high improvement category in the experimental class and a moderate improvement in the control class. Based on these findings, it can be concluded that Wayground interactive digital media is effective in mathematics learning and has important implications as an innovative, interactive, and applicable learning media alternative to support the development of students' higher-order thinking skills.
The effect of group investigation model of learning on improving mathematics learning outcomes Kuratul Aini; Mahsup Mahsup; Vera Mandailina; Abdillah Abdillah; Putri Ayu Febriani
UNION : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/union.v12i2.17515

Abstract

The instructional model is a crucial component in the educational process. This study evaluates the effectiveness of the Group Investigation learning model in enhancing students' mathematics outcomes. A quantitative research method with a One Group Pretest-Posttest design was used, involving 29 eighth-grade students. Data were analyzed using SPSS version 25, revealing a pretest score of 0.010 and a posttest score of 0.063 after implementing the Group Investigation model. The average posttest score was 77.91, indicating a significant impact on learning outcomes. Observations over three sessions showed an increase in student participation from 26.97% with an average score of 2.24 in Session I (categorized as "Less Active") to 42.79% with an average score of 3.56 in Session II, and 45.38% with an average score of 3.78 in Session III (both categorized as "Active"). This increase demonstrates that the Group Investigation model not only enhances student participation but also makes students more active in learning, thereby improving mathematics outcomes. Therefore, the Group Investigation model is an effective strategy for enhancing students' achievement in mathematics. Further research with more refined methods and tools is needed to confirm these findings.
Penggunaan Tools Tutor Maple dalam Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Matrik dan Sistem Persamaan Linier Syaharuddin Syaharuddin; Vera Mandailina; Lalu Sucipto; Abdillah Abdillah; Nuthya Rahmatin; Sirajuddin Sirajuddin; Mahsup Mahsup
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i1.2202

Abstract

Pelatihan pemanfaatan Tools Tutor Maple dilaksanakan untuk mengatasi rendahnya kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan materi matriks dan Sistem Persamaan Linier (SPL), khususnya pada aspek manipulasi baris dan penggunaan sintaks komputasi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman prosedural serta ketelitian teknis mahasiswa dalam mengoperasikan perangkat lunak Maple sebagai bagian dari pembelajaran aljabar linier modern. Sebanyak 25 mahasiswa berpartisipasi sebagai mitra dalam pelatihan ini. Metode kegiatan mencakup ceramah interaktif untuk memperkuat konsep dasar, demonstrasi live coding yang menunjukkan penerapan sintaks secara langsung, dan simulasi hands-on yang memungkinkan mahasiswa berlatih menyelesaikan SPL berbasis matriks menggunakan Maple. Pelaksanaan diawali survei diagnostik untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman awal dan ditutup dengan evaluasi melalui tes praktik dua soal. Sistem evaluasi mengombinasikan analisis kuantitatif hasil tes dan observasi terhadap ketepatan peserta dalam mengeksekusi perintah komputasi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kompetensi yang jelas. Pada soal pertama hanya 14 dari 25 mahasiswa (56%) yang menjawab benar, sedangkan pada soal kedua meningkat menjadi 22 mahasiswa (88%), atau terjadi kenaikan 32 poin persentase. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi Tools Tutor Maple efektif memperkuat pemahaman prosedural sekaligus meningkatkan akurasi teknis mahasiswa dalam penyelesaian SPL berbasis matriks.
Implementasi Kriteria Watson Untuk Menganalisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Tipe High Order Thinking Skills Mahsup Mahsup; Abdillah Abdillah; Syafril Syafril
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 3 (2025): September
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v8i3.27691

Abstract

Abstract:  Critical thinking skills are one of the skills needed in learning, but in reality, Indonesian students' thinking skills are still quite low. Students' weak ability to develop their reasoning skills in solving problems in mathematics, especially HOTS questions, causes them to experience difficulties and make many mistakes when solving story-type questions. The purpose of this study is to describe the mistakes made by students in solving High Order Thinking Skills (HOTS) type mathematics problems based on Watson's criteria. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The research instrument used in this study is an essay test consisting of 4 essay questions. Data analysis in this study included (1) Inaccurate data; (2) Inaccurate procedures; (3) Missing data; (4) Missing conclusions; (5) Conflicting response levels; (6) Indirect manipulation; (7) Skill hierarchy issues; (8) Errors other than the seven above. The research results indicate that the type of error most frequently committed by students based on Watson's criteria falls under the category of missing conclusions (omitted conclusion/oc) with an error rate of 100%. The type of error least frequently committed by students falls under the category of other errors (above other/ao) at 11.76%.Abstrak: Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan yang dibutuhkan dalam pembelajaran, namun pada kenyataannyan kemampuan berpikir siswa Indonesia masih cukup rendah. Lemahnya kemampuan siswa dalam mengembangkan daya menalarnya pada penyelesaian masalah dalam pelajaran matematika terkhusus pada soal-soal HOTS menyebabkan siswa kesulitan serta banyak mengalami kesalahan saat menyelesaikan soal-soal bentuk cerita. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika bertipe High Order Thinking Skills (HOTS) berdasarkan kriteria Watson. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes essay yang terdiri dari 4 soal essay. Analisis data dalam penelitian meliputi (1) Data tidak tepat; (2) Prosedur tidak tepat; (3) Data Hilang; (4)  Kesimpulan hilang; (5) Konflik level respon; (6) Manipulasi tidak langsung; (7) Masalah hirarki keterampilan; (8) Kesalahan selain ketujuh diatas. Hasil penelitian dapat bahwa jenis kesalahan yang sering dilakukan oleh siswa berdasarkan kriteria watson terletak pada kategori kesimpulan hilang (ommited conclusion/oc) dengan persentasi kesalahan sebesar 100%. Kemudian jenis kesalahan yang paling sedikit dilakukan oleh siswa pada kategori kesalahan lainnya (above other/ao) 11.76%.
Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa SD Mahsup Mahsup; Abdillah Abdillah; Syafril Syafril
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 7, No 4 (2024): Desember
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v7i4.27995

Abstract

Abstract:  The purpose of this study is to analyze the use of the Problem Based Learning (PBL) learning model in learning can improve the learning outcomes of Mathematics for elementary school students. The research uses the meta-analysis method. Data collection was carried out by browsing electronic journals through google scholar and documentation studies in the library. Research data sources from 12 journals. Data analysis was carried out in a qualitative description. The results of the study show that the application of the Problem Based Learning model has a positive influence on improving student learning outcomes. This is marked by an increase in learning outcomes before and after the implementation of the Problem Based Learning modelAbstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa SD. Penelitian menggunakan metode meta analisis. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menelusuri jurnal elektronik melaluigoogle scholardan studi dokumentasi di perpustakaan. Sumber data penelitian dari 12 jurnal. Analisis data dilakukan secara deskripsi kualitatif. Hasil penelitian bahwa penerapan model Pembelajaran Problem Based Learning memiliki pengaruh yang positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal itu ditandai dengan adanya peningkatan hasil belajar sebelum dan sesudah diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning
Penerapan Model Problem Based Learning Pada Wujud Zat Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sitisaini Sitisaini; Taufikhidayat Taufikhidayat; Zainuddin Zainuddin; Mursalim Mursalim; Sitinurmala Sitinurmala; Mahsup Mahsup; Muhibbin Muhibbin; Lailly Fidyarini; Nuren Zairina; Supiani Supiani; Parhan Parhan; Nurul Pala
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 7, No 1 (2024): Maret
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v7i1.21400

Abstract

Abstract:  The purpose of this study is to understand the application of problem-based learning models that can improve the learning outcomes of SDN Inpres Sai students. The research method uses quantitative and qualitative approaches (mixed method). This type of research is Classroom Action Research (PTK) with PTK stages consisting of planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this study were Phase B students of SD Negeri Inpres Sai which amounted to 19 students. The research instruments used are observation sheets and tests. Analyze the data using descriptive statistics. The results showed that there was an increase in learning outcomes with classical completeness from Cycle I to Cycle II, which was 50% to 100%. From this study, it can be concluded that the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model can improve the science learning outcomes of Phase B students of SD Negeri Inpres Sa about the material of the form of substances and their changes.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami penerapan model problem based learning  yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa SDN Inpres Sai. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (mixed method). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tahapan PTK terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa Fase B SD Negeri Inpres Sai  yang berjumlah 19 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi dan tes. Analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar hasil belajar degan ketuntasan secara klasikal dari Siklus I ke Siklus II yaitu 50% menjadi 100%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa Fase B  SD Negeri Inpres Sa tentang materi wujud zat dan perubahannya.    
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Canva Lailly Fidyarini; Nuren Zairina; Supiani Supiani; Parhan Parhan; Nurul Pala; Mahsup Mahsup; Muhibbin Muhibbin; Sitisaini Sitisaini; Taufikhidayat Taufikhidayat; Zainuddin Zainuddin; Mursalim Mursalim; Sitinurmala Sitinurmala
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 7, No 1 (2024): Maret
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v7i1.20572

Abstract

Abstract:  This research aims to enhance the addition and subtraction computational skills of third-grade students at SDN 1 Lenangguar through the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) method. Employing a Classroom Action Research (CAR) approach with two cycles, the study involved 24 students as research subjects. The results indicated a significant improvement from the pre-cycle (55%) to Cycle I (65%) and achieved excellent performance in Cycle II (81%). The PBL method proved to be effective in enhancing students' understanding of mathematical computational operations, providing positive implications for the development of mathematics teaching strategies at the Elementary School level, particularly in improving computational skills and overall mathematical concept comprehension. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan siswa kelas 3 SDN 1 Lenangguar melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, penelitian ini melibatkan 24 siswa sebagai subjek penelitian. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dari pra-siklus (55%) ke siklus I (65%), dan mencapai prestasi yang sangat baik pada siklus II (81%). Metode PBL terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap operasi hitung matematika, dan hasil ini memberikan implikasi positif terhadap pengembangan strategi pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Dasar, dengan fokus pada peningkatan keterampilan berhitung dan pemahaman konsep matematika secara menyeluruh.
Pelatihan Penulisan dan Penyusunan Mading untuk Meningkatkan Kreativitas Menulis dan Desain Siswa Mahsup Mahsup; Miftahul Jannah; Delista Aprilia; Aldi Surahman; Haerul Wadi; Desta Afriansah; Armin Eryanto; Hasan Basri
Abdimas Mandalika Vol 5, No 4 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i4.29828

Abstract

Abstract:  This community service activity aimed to improve students' literacy skills, writing creativity, and design abilities through wall magazine (Mading) writing and development training at SMP Muhammadiyah Mataram. The program was implemented through three main stages: planning, implementation, and evaluation. The planning stage involved coordination with the school, program preparation, and task distribution among student groups. The implementation stage consisted of delivering materials on the concept of wall magazines, writing techniques, and collaborative practice in designing and organizing wall magazine content. The evaluation stage was conducted through observations of student participation and assessments of the resulting products. The results indicated that students became more active in expressing ideas through writing, were able to select and organize information more systematically, and demonstrated greater creativity in combining visual elements such as layout, colors, and images. In addition, the activity enhanced students’ teamwork, communication skills, and self-confidence in presenting their ideas. Therefore, wall magazine writing and development training can serve as an effective school literacy activity to foster students’ creativity, communication skills, and active participation in literacy-based learning.Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi, kreativitas menulis, dan kemampuan desain siswa melalui pelatihan penulisan dan penyusunan majalah dinding (mading) di SMP Muhammadiyah Mataram. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan dilakukan koordinasi dengan pihak sekolah, penyusunan program, serta pembagian tugas peserta dalam kelompok. Tahap pelaksanaan meliputi penyampaian materi mengenai konsep mading, teknik penulisan, serta praktik penyusunan mading secara kolaboratif. Selanjutnya, tahap evaluasi dilakukan melalui penilaian hasil karya dan observasi keterlibatan siswa selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih aktif dalam menuangkan ide melalui tulisan, mampu memilih dan menyusun informasi secara lebih sistematis, serta lebih kreatif dalam mengombinasikan unsur visual seperti tata letak, warna, dan gambar pada mading. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kemampuan kerja sama, komunikasi, dan kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan gagasan. Dengan demikian, pelatihan penulisan dan penyusunan mading dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan literasi sekolah yang efektif untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan komunikasi siswa.
Co-Authors -, Ibrahim - -, Mintasrihardi - Abdillah Abdillah Abdillah Abdillah Abdillah Abdillah Abdillah Abdul Wahab Adriyanto Adriyanto Agus Herianto Agus Kurniawan Akhmad Syafruddin Aldi Surahman Amina Tusaadia Anita Anita Anwar Efendy Arif Arif Armin Eryanto Arpan Islami Bilal Azizah, Asma Azmiatun Solehah Baiq Sarlita Kartiani, Baiq Sarlita Kartiani Baiq Yuliatin Ihsani Burhanuddin Burhanuddin Delista Aprilia Desi Nadila Desta Afriansah Dewi Pramita Dwi Noorma Putri Eka Fitriani Eka Fitriani Febrita Susanti Fujiaturrahman, Sukron Haerul Wadi Haifaturrahmah, Haifaturrahmah Hardi, Rahmat Sulhan Harry Irawan Johari Hasan Basri Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ilham Ilham Irma Setiawan, Irma Islahudin Iwan Tanjung Sutarna Joni Safaat Adiansyah Junaidi A.M Junaidi Am Junaidin Junaidin Junaidin, Junaidin Kamaluddin Kamaluddin Khaerul Anam Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Kuratul Aini Lailly Fidyarini Lalu Sucipto Linda Ayu Darmurtika M. Saleh M. Sobry Maemunah Maemunah Mardiyah Hayati Mariyati, Yuni Mas'ad Mas'ad Mas,ad, Mas,ad Mas’ad Mas’ad Mas’ad Mas’ad Mawaddah Mawaddah Miftahul Jannah Milandari, Baiq Desi Muhammad Ali Muhammad Khalis Ilmi Muhammad Kukuh Wibawa Muhammad Salahuddin Muhammad Saleh Muhammad Zulkifli Muhibbin Muhibbin Muhibbin Muhibbin Muhirdan Muhirdan Mukminah Mukminah Mursalim Mursalim Muslimin Muslimin Najamudin Najamudin Nuren Zairina Nurfiati Nurfiati Nurhayati, Nurhayati Nurin Rochayati Nurjannah Nurjannah Nurul Huda Nurul Pala Nurul Pala Nuthya Rahmatin Palahuddin Parhan Parhan Putri Adekantari Putri Ayu Febriani Radiatul Adawia Rahman, Nanang Rahmawati Rahmawati Ratni Ratni Ratu Astuti Saba Mehmood Sabaryati, Johri Sinta Muhardini Sintayana Muhardini Sirajuddin Sirajuddin Sirajuddin Sirajuddin Siti Arfa Halisa Siti Hasanah Sitinurmala Sitinurmala Sitisaini Sitisaini Sri Rejeki Sudarwo, Raden Sukuryadi Supiani Supiani Swahip Swahip Swandi Swandi Syafril Syafril Syaharuddin Syaharuddin Syaharuddin Syaifuddin Iskandar Syaiful Barsa Arta Diantoro Syarifuddin Syarifuddin Taufikhidayat Taufikhidayat Vera Mandailina, Vera Vera Mendalina Wasim Raza Yunita Septiana Anwar Yunita Septriana Anwar Zaenudin Zaenudin Zainuddin Zainuddin Zamratul Aswad