This Author published in this journals
All Journal Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Rekayasa Mesin Jurnal Pseudocode Rekayasa Sipil AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Jurnal Tadris Kimiya Chemistry in Education Indonesian Journal of Chemical Science Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Indonesian Journal of Pure and Applied Chemistry Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi SEIKO : Journal of Management & Business Jurnal Ilmiah Sinus STRING (Satuan Tulisan Riset dan Inovasi Teknologi) Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Jurnal Abdi Insani JOURNAL OF INFORMATION SYSTEM RESEARCH (JOSH) TIN: TERAPAN INFORMATIKA NUSANTARA Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE) Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Abdi Masya Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar Bulletin of Computer Science Research Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Law Development Journal Agroteksos Verstek Schrodinger : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Journal of Innovation Research and Knowledge Makara Journal of Science Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Jurnal Aplikasi Sistem Informasi dan Elektronika Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Nusantara Journal of Education and Social Science Jurnal Teknologi dan Rekayasa Alat Berat (JTRAB) Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi PESHUM Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Journal of Community Empowerment
Claim Missing Document
Check
Articles

SINTESIS NANOPARTIKEL PERAK MENGGUNAKAN BIOREDUKTOR EKSTRAK BUAH JAMBU BIJI MERAH (Psidium guajava L.) Fatihin, Saiful; Harjono, Harjono; Kusuma, Samuel Budi Wardana
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v5i3.9245

Abstract

Nanopartikel berada pada kisaran ukuran dari 1-100 nm. Secara garis besar sintesis nanopartikel dapat dilakukan dengan metode top down (fisika) dan metode bottom up (kimia). Dalam penelitian ini melaporkan sintesis nanopartikel perak yang dihasilkan menggunakan bioreduktor ekstrak buah jambu biji merah dan irradiasi microwave. Koloid nanopartikel perak yang terbentuk selanjutnya dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis, PSA, dan TEM. Analisis TEM menunjukkan bahwa ukuran dari sintesis nanopartikelperak mencapai 8,45-26,41 nm. Serta hasil sintesis nanopartikel perak diuji kemampuan antibakterinya terhadap bakteri Eschericia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nanopartikel perak mampu menghambat pertumbuhan bakteri Gram positif lebih kuat daripada bakteri Gram negatif.
SINTESIS NANOPARTIKEL PERAK MENGGUNAKAN BIOREDUKTOR DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) DENGAN IRRADIASI MICROWAVE Arifin, Nurul; Harjono, Harjono; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v5i3.9379

Abstract

Penggunaan microwave dalam sintesis nanopartikel perak telah banyak dilakukan, reduksi partikel perak dapat dilakukan secara cepat dengan menggunakan irradiasi microwave. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi bioreduktor dan waktu sintesis nanopartikel perak yang optimum dengan bantuan iradiasi microwave. Daun jambu biji mengandung senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas sebagai bioreduktor. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun jambu biji yang dipreparasi dengan metode maserasi dan soxhletasi dapat digunakan sebagai bioreduktor dalam sintesis nanopartikel perak. Hasil pengukuran Spektrofotometer UV-Vis menunjukkan bahwa kondisi optimum adalah saat sintesis nanopartikel perak menggunakan bioreduktor A 5%, B 3%, C dan D 1%. Waktu sintesis yang optimum dari penggunaan bioreduktor A dan C adalah 90 detik, sedangkan bioreduktor B antara 60 – 90 detik dan D adalah 120 detik. Karakterisasi TEM menunjukkan bahwa nanopartikel perak mempunyai struktur Face Centered Cubic (FCC) dengan ukuran terkecil mencapai 6,41 nm dan rata-rata ukuran 21,04 nm. Nanopartikel perak hasil sintesis menunjukkan adanya aktivitas antibakteri terhadap bakteri E. coli dan S. aureus. Daya hambat nanopartikel perak terhadap bakteri S. aureus cenderung lebih kuat dibandingkan daya hambat terhadap bakteri E. coli.
ISOLASI SENYAWA BIOAKTIF DARI BATANG PISANG AMBON (Musa paradisiaca var. sapientum) SEBAGAI BAHAN BAKU ANTIBAKTERI Supartono, Supartono; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v5i3.9735

Abstract

Antibakteri adalah senyawa yang digunakan untuk mengendalikan pertumbuhan bakteri yang merugikan. Tanaman dianggap sebagai sumber obat yang potensial dan kuat. Salah satunya adalah tanaman pisang yang biasa dipakai sebagai obat luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode dan pelarut yang tepat dalam mengekstrak batang pisang ambon serta aktivitasnya sebagai antimikroba terhadap bakteri S.aureus dan E.coli. Ekstraksi dilakukan dengan dua metode yaitu maserasi dan sokhletasi dengan tiga pelarut etil asetat, etanol dan aquades, dan pengujian aktivitas antimikroba menggunakan metode difusi agar teknik cakram. Ekstrak yang memiliki rendemen paling besar adalah ekstrak dengan metode sokhletasi dan pelarut aquades yaitu 20, 2137 %. Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat memiliki aktivitas paling baik dengan nilai DDH (Daerah Daya Hambat) 1, 1 cm dan 1 cm untuk E. coli serta 2 cm dan 2,5 cm untuk bakteri S. aureus. Karakterisasi ekstrak etil asetat dengan FT-IR. Senyawa ekstrak etil asetat yang diduga berperan sebagai antimikroba adalah flavonol.
SINTESIS ANTIBAKTERI NANOPARTIKEL PERAK MENGGUNAKAN BIOREDUKTOR EKSTRAK DAUN SIRIH DENGAN IRRADIASI MICROWAVE Purnamasari, Margareta Dian; Harjono, Harjono; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v5i2.11704

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi AgNO3 dan waktu sintesis terhadap ukuran nanopartikel perak, mengetahui karakteristik nanopartikel perak dan mengetahui aktivitas antibakteri nanopartikel perak. Nanopartikel perak disintesis menggunakan metode green synthesis, dengan cara mereduksi AgNO3 dengan bioreduktor dalam irradiasi microwave. Sintesis dilakukan dengan variasi konsentrasi AgNO3 sebagai prekursor yaitu 0,5 mM, 1 mM, dan 1,5 mM dan variasi waktu sintesis yaitu 140 detik, 160 detik, 180 detik, 200 detik, dan 220 detik. Hasil sintesis koloid nanopartikel perak dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis, PSA dan TEM. Kondisi optimal sintesis nanopartikel perak dengan λmax 415 nm diperoleh dengan konsentrasi AgNO3 0,5 mM dan waktu sintesis 200 detik. Nanopartikel perak optimal yang dikarakterisasi dengan TEM berbentuk sferik kristalin dengan ukuran mencapai 11,94 nm dan rata-rata ukuran partikel 37,44 nm dengan struktur face centered cubic (fcc). Nanopartikel perak mampu menghambat pertumbuhan bakteri Gram positif lebih kuat daripada bakteri Gram negatif. Peningkatan konsentrasi AgNO3 pada nanopartikel perak menunjukkan daya hambat bakteri yang semakin menurun.
FILM BERBASIS EKSTRAK ANTOSIANIN UBI JALAR UNGU SEBAGAI BIOINDIKATOR KERUSAKAN DAGING AYAM Ananta, Rosalina; Kusuma, Samuel Budi Wardhana; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i1.11809

Abstract

Telah dilakukan penelitian pembuatan film berbasis ektrak antosianin ubi jalar ungu yang di aplikasikan sebagai bioindikator kerusakan pada daging ayam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preparasi ubi jalar ungu yang optimum dalam proses ekstraksi, mengetahui konsentrasi ekstrak antosianin dalam film antosianin yang paling tepat dijadikan bioindikator dan mengetahui karakteristik fisik film antosianin. Film dibuat menggunakan teknik casting dengan bahan dasar tepung tapioka, gliserol, carboxy methyl cellulose (CMC), dan ekstrak antosianin ubi jalar ungu. Total plate count dan pH daging dianalisis selama rentang waktu 24 jam. Sampel Film antosianin di uji karakteristik fisiknya menggunakan texture analyzer serta diukur nilai perubahan warnanya menggunakan aplikasi Adobe photoshop. Preparasi ekstrak ubi jalar ungu dengan nilai absorbansi UV-Vis tertinggi yaitu preparasi frying (A3). film antosianin dengan nilai perubahan warna tertinggi  yaitu dengan konsentrasi ekstrak antosianin 20% untuk film boiling dan 30% untuk film steam dan frying. Penambahan ekstrak antosianin menyebabkan nilai kuat tarik dan elongasi dari film antosianin semakin menurun
Biotransformasi α-Pinena Menggunakan Bacillus subtilis Susanto, Aris Tri; Wijayati, Nanik; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i3.13905

Abstract

Reaksi biotransformasi α-pinena oleh mikroorganisme menghasilkan beberapa senyawa yang berharga. Banyak mikroorganisme yang dapat digunakan untuk mengonversi α-pinena secara spesifik, salah satunya adalah Bacillus subtilis. Kultur Bacillus subtilis diuji aktivitasnya dalam mengonversi α-pinena menjadi senyawa turunannya. Uji aktivitas Bacillus subtilis berdasarkan sumber karbon utama dan lama waktu inkubasi. Sumber karbon utama yang digunakan pada medium biakan adalah sorbitol dan glukosa. Variasi lama waktu inkubasi berdasarkan fase hidup Bacillus subtilis yaitu 8, 10, dan 12 jam. Substrat α-pinena dikonversi menjadi senyawa turunannya yang dianalisis menggunakan FT-IR, GC (Gas Chromatography), dan GC-MS (Gas Chromatography Mass Spectrometry). Berdasarkan hasil reaksi biotransformasi, glukosa lebih baik daripada sorbitol sebagai sumber karbon utama dengan menghasilkan pada lama waktu inkubasi 12 jam. Hasil reaksi biotransformasi α-pinena oleh Bacillus subtilis ialah senyawa alkohol turunan α-pinena dengan kadar 67,69%. Kata Kunci : α-pinena, biotransformasi, Bacillus subtilis.
Optimasi Ekstraksi Selulosa dari Limbah Pengolahan Agar (Gracilaria verrucosa) sebagai Prekursor Bioetanol Lestari, Melinda Dwi; Sudarmin, Sudarmin; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i3.14317

Abstract

Kebutuhan bahan bakar di Indonesia lebih tinggi daripada produksinya, sehingga dibutuhkan suatu energi alternatif terbarukan. Energi alternatif terbarukan ini dapat diperoleh dengan cara mengkonversi selulosa menjadi bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi NaOH dan waktu yang optimum saat ekstraksi selulosa dari limbah pengolahan agar yang dapat menghasilkan kadar selulosa tinggi. Penelitian ini dilakukan melalui tahap ekstraksi selulosa, hidrolisis kimiawi, serta fermentasi. Limbah pengolahan agar di ekstraksi selulosanya dengan konsentrasi NaOH (15; 17,5; 20 %) dan waktu ekstraksi (15, 35, 55, 75 menit). Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar selulosa paling tinggi dari limbah pengolahan agar sebesar 17,62% diperoleh pada kondisi optimum dengan menggunakan NaOH 20% dan waktu 75 menit. Kadar glukosa prekursor bioetanol yang diperoleh dari hidrolisis kimiawi sebesar 980 ppm. Hasil analisis distilat dengan etanol standar menggunakan reaksi kalium dikromat, FT-IR, dan GC dperoleh bahwa distilat mengandung senyawa etanol.
Ekstraksi Selulosa dari Limbah Pengolahan Agar Menggunakan Larutan NaOH sebagai Prekursor Bioetanol Lestari, Melinda Dwi; Sudarmin, Sudarmin; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v7i3.14610

Abstract

Kebutuhan bahan bakar di Indonesia lebih tinggi daripada produksinya, sehingga dibutuhkan suatu energi alternatif terbarukan. Energi alternatif terbarukan ini dapat diperoleh dengan cara mengkonversi selulosa menjadi bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi NaOH yang optimum saat ekstraksi selulosa dari limbah pengolahan agar yang dapat menghasilkan kadar selulosa tinggi. Penelitian ini dilakukan melalui tahap ekstraksi selulosa, hidrolisis kimiawi, serta fermentasi. Limbah pengolahan agar di ekstraksi selulosanya dengan konsentrasi NaOH (15; 17,5; 20 %). Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar selulosa paling tinggi dari limbah pengolahan agar sebesar 17,62% diperoleh pada kondisi optimum dengan menggunakan konsentrasi NaOH 20%. Kadar glukosa prekursor bioetanol yang diperoleh dari hidrolisis kimiawi sebesar 980 ppm. Hasil analisis distilat dengan etanol standar menggunakan reaksi kalium dikromat, FT-IR, dan GC dperoleh bahwa distilat mengandung senyawa etanol dengan rendemen sebesar 22,2%.
Optimasi Preparasi Prekursor Bioetanol Limbah Mahkota Nanas Menggunakan Enzim Selulase Jamur Tiram Nufus, Khayatun; Mursiti, Sri; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i3.15141

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio enzim substrat dan waktu hidrolisis selulosa limbah mahkota nanas dalam menghasilkan kadar glukosa yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan kadar glukosa tertinggi yang diperoleh adalah 838 ppm yang dilakukan pada rasio enzim substrat (1 : 2 (v/v)) dengan waktu hidrolisis 8 jam. Aktivitas enzim selulase yang diperoleh dalam penelitian ini sebesar 0,00181 U/mL. Data hasil glukosa yang diperoleh dianalisis menggunakan Anava dua jalur dengan replikasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa rasio enzim substrat, waktu hidrolisis dan interaksi rasio enzim substrat dengan waktu hidrolisis berpengaruh secara signifikan terhadap kadar glukosa yang diperoleh. Prekursor bioetanol dengan kadar glukosa tertinggi dilakukan pengujian apakah prekursor tersebut dapat menghasilkan etanol atau tidak. Berdarakan hasil analisis kualitatif dengan K2Cr2O7 dan secara kuantitatif menggunakan HPLC prekursor bioetanol dengan kandungan glukosa tertinggi dapat menghasilkan etanol. Kata Kunci : hidrolisis, rasio enzim substrat dan waktu hidrolisis.
Identifikasi Senyawa Aktif dan Uji Antibakteri Hand Sanitizer Spray Daun Jambu Mete Prasetyaningtyas, Renata Putri; Supartono, Supartono; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i3.15897

Abstract

Daun jambu mete diketahui secara luas sebagai agen antibakteri. Ekstrak daun jambu mete (Anacardium occidentale Linn.) dapat menghambat bakteri Gram positif (Bacillus subtilis) dan Gram negatif (Escherichia coli). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak dan jenis pelarut pengekstrak terhadap aktivitas antibakteri dalam aplikasinya sebagai liquid hand sanitizer. Karakterisasi ekstrak dilakukan menggunakan UV-Vis, FT-IR, dan HPLC. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etil asetat dan etanol dapat menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis sebesar 18 mm dan Escherichia coli sebesar 11 dan 12 mm. Liquid hand sanitizer ekstrak etil asetat daun jambu mete konsentrasi 1, 2, dan 3 % dapat menghambat pertumbuhan Bacillus subtilis sebesar 8,2; 8,6; dan 10 mm serta Escherichia coli sebesar 8,4 dan 9 mm pada konsentrasi 2 dan 3 %, sedangkan ekstrak etanol hanya dapat menghambat Bacillus subtilis pada konsentrasi 3 %. Spektra UV-Vis menunjukkan serapan maksimum pada 298 nm, sementara analisis spektrum FT-IR menunjukkan adanya gugus hidroksil O-H, N-H amina sekunder, O-H fenol, C-H cincin sikloheksana, dan C-H, serta kromatogram HPLC yang diduga menunjukkan adanya senyawa flavonol yaitu kuersetin. Kata kunci : Daun jambu mete, Antibakteri, Hand Sanitizer
Co-Authors - Jumaeri Abid Yanuar Badharudin Abidin, Luthfa Abibah Nur Achmad Fauzan, Achmad Adityo Wahyu Wikanto Aeni, Holidatul Agung Purwo Wicaksono Agung Tri Prasetya Ali Arif Setiawan Amalia Choirni Sovawi, Amalia Choirni Ameiliana Nur Azizah Ana Mayasari Apriliana, Mahatma Arfa, Nafilatul Arrosyid, Hannafi Artani, Amalina Atikah Indriastuti Ayu Cendana, Chinta Celi Cahyaningrum, Intan Cepi Kurniawan Damayanti, Yosephine Debbie Dani, Jeratallah Aram Dani Desi Tri Utami, Desi Tri Dewi, Siti Herlina Dian Wahyudi Drestajumna, Putu Dwi, Itok Edy Cahyono Eka Purwaningsih Endang Susilaningsih Ermadi Satriya Wijaya, Ermadi Satriya Estiko, Dendi Milnanda Fardhila, Widityana Ayu Farhanah, Atikah Alya Feliana, Kiki Feliana, Kiki Feri Wibowo Fitriana, Syalsa Bella Fitriani, Maulida Ayu Fitriyaningsih, Afi Hafsari, Sherli Ameilia Hakim, Mansur Hakim, Yusufi Ahmad Fathul Hanuring Ayu Ardhani Putri Hastuti, Vidya Dwi Hastuti, Vidya Dwi Heri Hartanto Herwin Sulistyowati, SH,MH Holifah, Siti Holifah, Siti Ichsan, Maulana Irawati Irawati Irsal Revanza ITOK DWI KURNIAWAN Izzania, Rahma Annisa Kadek Evinka Yuristin, Kadek Evinka Kasmui -, Kasmui Khavilla, Vidya Putri Kusmanto, Harjito Kusoro Siadi Lestari, Fina Ayu Lestari, Melinda Dwi Lestari, Melinda Dwi Lestari, Rika Ayu Lin, Sarlin M.Burhanudin Marfina, Apriza Margareta Dian Purnamasari, Margareta Dian Mas’ud, Zainal Alim Muhammad Hamka Mukhlis Prasetyo Aji Murbangun Nuswowati Nanik Wijayati Ningsih, Nuning Melia Norma Eralita Nufus, Khayatun Nufus, Khayatun Nuning Melianingsih, Nuning Nur Hidayat, Taufiq Wahyu Nur Wijayanti, Christina Nurhayati Nurhayati Nurhidayat, Taufik Nurul Arifin Nuryanto Nuryanto Pambayun, Osama Wara pambudi, elindra ambar Poundra, Emmanuelle Pramuktisari, Nindita Prasetyaningtyas, Renata Putri Prasetyaningtyas, Renata Putri Prasetyo, Ridho Prihadianto, Braam Delfian Prinandita, Tito Pujiastuti, Rr. S.E Purbasari, Dita Anggi Purnomo, Muhammad Ikhwannusyifa PURWANTI PURWANTI Purwantiningsih Sugita Putri Maha Dewi, S.H., M.H Putri, Adhina Choiri Putri, Eno Sukarno Putri, Gustita Arnawati Rakhmawati, Indri Ridho Muktiadi Rifa'i, Fitra Ahmad Rihmahwati, Melly Rini, Luluk Takari Sarjana Riyanto, Ari Fajar Rosalina Ananta, Rosalina S Mursiti Safrudin Yudowibowo Saiful Fatihin, Saiful Samsi Samsi Samuel Budi Wardana Kusuma, Samuel Budi Wardana Samuel Budi Wardhana Kusuma Sanam, Putra Reinho Rosario Saputra, Dewa Kahfi Sari, Hanifah Kartika Savitri, Retno Wahyu Sembiring, Rinawati Septiningsih, Ismawati Setyanavanny, Thessalonika Kris Setyaningrum, Rizka Indriani Setyawan Bekti Wibowo Sharif, Aisyah Mohamad Sholikhah, Nining Siami, Fitri Sigit Priatmoko Siti Istiningsih, Siti SITI MUSLIMAH WIDYASTUTI Soeadgihardo Siswantoro Soehartono Soehartono Sonya, Mellyaning Oktaviani Sonya Kirana Sari Sri Haryani Sri Hutami Sri Nurhayati Sri Puji Lestari Sri Susilogati Sumarti Sri Wahyuni Sri Wahyuningsih Yulianti, Sri Wahyuningsih SRI WARDANI Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sugiyanto - Sukarne, Sukarne Supartono - Supartono, Tono Supartono, Tono Supriyono Supriyono Surojo, Surojo Susanti Tasik Susanto, Aris Tri Susanto, Aris Tri Susatya, Eko Budi Sutaryono, Yusuf Akhyar Syahrial, Yoppi Syaifullah, Jahid Teguh Marhendi Tri Handayani Tri Prasetya, Agung Ulya Dhina, Karina Octamardia Utami, Desi Tri Vebera Maslami Violiandari, Aloysia Gesya Widada, Reza Ananda Widayani, Anis Widayani, Anis Widianto, Farhan Winta, Khoirin Woro Sumarni Yitno Puguh Martomo Yoga Budi Bhakti Yulianingsih, Prita Yulis Widhiastuti Yusman Sutoyo, Misran Misran, Zahro, Ainu Ilmiatuz zakki adlhiyati, zakki