Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Jamban Pada Masyarakat Pesisir Di Desa Waoleona Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton Tahun 2023 Noor, Ahmad; Harmanto, Harmanto; Sri Arya, Komang Agus
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9172

Abstract

Data Join Monitoring programme WHO atau UNICEF pada tahun 2020 sebanyak 494 juta (lebih dari 5% populasi dunia) melakukan buang air besar sembarangan. Sembilan dari sepuluh orang membuang tinja di tempat terbuka berada di tiga wilayah yaitu Asia Tengah, Asia Selatan (233 juta) dan Afrika Sub-sahara (197 juta). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan jamban pada masyarakat pesisir di Desa Waoleona Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton.Penelitian ini menggunakan studi analatik dengan menggunakan desain cross sectional study Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 250 orang.Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan budaya buang air besar dengan penggunaan jamban (ρ=0,000<α=0,05), dan Ada hubungan sikap dengan penggunaan jamban (ρ=0,000<α=0,05) dan ada hubungan ketersediaan air dengan penggunaan jamban pada masyarakat pesisir dengan nilai ρ = 0,001 < α = 0,05 di Desa Waoleona Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton.
Kompetensi Guru SD Muhammadiyah Manyar Gresik dalam Memanfaatkan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Hariyanto, Shofan; Warsono, Warsono; Harmanto, Harmanto
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2020): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v4i2.5732

Abstract

Abstrak: Penguasaan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) bagi guru sekolah dasar merupakan sebuah keniscayaan dalam mendukung pelaksanaan tugasnya. Pemanfaatan teknologi harus dapat diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi guru SD Muhammadiyah Manyar dikorelasikan dengan umur serta latar belakang pendidikan, Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi dan angket. Level kompetensi TIK yang ditentukan dalam peneilitian ini dasar, menengah, dan mahir, Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kompetensi guru SD Muhammadiyah Manyar level dasar 4%, level menengah 82%, dan level mahir 14%. Berdasarkan umur golongan guru muda antara 20-34 tahun level dasar 0%, level menengah 93%, dan level mahir 7%, sedangkan golongan guru senior antara 35-60 tahun level dasar 13%, level menengah 69%, dan level mahir 19%. Berdasarkan latar belakang pendidikan digolongkan menjadi tiga yakni Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) level dasar 0%, level menengah 75%, dan level mahir 25%. Matematika/IPA (MIPA) level dasar 0%, level menengah 79%, dan level mahir 21%. IPS level dasar 29%, level menengah 71%, dan level mahir 0%, dan Bahasa levenya 100% menengah. Secara umum umur dan latar belakang pendidikan mempunyai korelasi dengan kompetensi  guru dalam penguasaan dan memanfaatkan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi Komunikasi (TIK).Kata kunci: Kompetensi Guru, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Sekolah Dasar Abstract: Mastery of Information Communication Technology (ICT) for elementary school teachers is a necessity in supporting the implementation of their duties. The use of technology must be integrated in learning activities. The purpose of this study was to determine the competence of SD Muhammadiyah Manyar teachers to be correlated with age and educational background. This research is a descriptive study using a qualitative approach. Collecting data through observation and questionnaires. The level of ICT competency determined in this study is basic, intermediate, and proficient. The results of the study indicate that in general the competency of elementary school teachers in Muhammadiyah Manyar is 4% basic, 82% intermediate and 14% advanced. Based on the age of the young teacher group between 20-34 years old, the basic level is 0%, the intermediate level is 93%, and the advanced level is 7%, while the senior teacher group is between 35-65 years old at the basic level of 13%, the middle level is 69%, and the advanced level is 19% . Based on the educational background, it is classified into three, namely Islamic Religion Teachers at the basic level is 0%, intermediate level is 75%, and advanced level is 25%. Mathematics Sciences teacher, 0% basic level, 79% intermediate level, and 21% advanced level. Social teacher for basic level is 29%, middle level is 71%, and advanced level is 0%, and for Bahasa teacher is 100% intermediate. In general, age and educational background have a correlation with teacher competence in mastering and utilizing learning media based on Information Communication Technology (ICT).Keywords: Teacher Competence, Information and Communication Technology, Elementary School
Integrasi Teknologi dalam Peningkatan Kolaborasi Peserta Didik Kelas VII-I SMP Negeri 1 Krian Ratnasari, Wulandari; Prayoga, Duvan Awang; Harmanto, Harmanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i8.16025

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memberikan tindakan kepada peserta didik dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi seperti penyampaian ide, komunikasi, distribusi tugas, dan interaksi dengan guru sebagai fasilitator. Penelitian dapat memberikan inovasi pada dunia pendidikan yang berada pada era society 5.0. Penelitian ini menggunakan teori konstruktivisme Vygotsky. Penelitian dilakukan di kelas VII-I SMP Negeri 1 Krian dengan 35 peserta didik. Peneliti juga berperan sebagai guru, menggunakan model penelitian tindakan kelas menurut Kemmis dan Mc Taggart (1990) yang meliputi 2 siklus dengan masing-masing mencakup 4 komponen yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan kolaborasi, ditandai dengan keberanian peserta didik menyampaikan pendapat, mengembangkan ide, dan aktif berkomunikasi. Kemampuan peserta didik dalam memanfaatkan teknologi juga meningkat, dengan keaktifan tinggi dalam mengeksplorasi fitur aplikasi dan skor kualitas penggunaan teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi dalam Project Based Learning efektif meningkatkan keterampilan kolaborasi dan penggunaan teknologi peserta didik kelas VII-I dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila materi “Menghargai Lingkungan dan Budaya Lokal”.
Pengaruh Perencanaan Karir dan Employability Skills Terhadap Kesiapan Kerja Peserta Didik Kelas XII Jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMKN Kasiman Paramitha, Nhadya Anashthazya Putri; Harmanto, Harmanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i9.16332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh perencanaan karir dan employability skills terhadap kesiapan kerja peserta didik kelas XII jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga di SMKN Kasiman. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan karir yang dilakukan oleh siswa, yang meliputi penetapan tujuan karir dan pemahaman tentang jalur karir yang tersedia, memainkan peran penting dalam meningkatkan kesiapan kerja mereka. Selain itu, employability skills seperti komunikasi, kerja sama tim, dan pemecahan masalah juga ditemukan sebagai faktor kunci yang mendukung kesiapan kerja. Peserta didik yang memiliki perencanaan karir yang jelas dan employability skills yang kuat cenderung lebih siap menghadapi dunia kerja. Temuan ini menunjukkan pentingnya integrasi perencanaan karir dan pengembangan employability skills dalam proses pendidikan untuk mempersiapkan siswa secara lebih efektif menghadapi tantangan di tempat kerja.
MODEL PEMBENTUKAN BADAN PENGELOLA BANDARA UDARA SEBAGAI PENGGANTI BANDARA JUANDA Harmanto, Harmanto; Isbandono, Prasetyo; Wardhono, Arie
Cakrawala Vol. 11 No. 1: Juni 2017
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32781/cakrawala.v11i1.1

Abstract

Salah bandara yang sangat padat di Jawa Timur adalah Juanda. Bandar Udara Internasional Juanda berada satu di kecamatan Sedati, kabupaten Sidoarjo. Jumlah penumpang di Ba dara Juanda tahun 5n pada 201 mencapai 12 juta penumpang. Untuk itu diperlukan alternatif pengganti Juanda pada masa yang akan datang. Berdasarkan atas hasil penelitian dapat disimpulkan (1) Telah ada aturan dapat mendukung Pembentukan Badan Pengelola Bandara Udara sebagai Pengganti Bandara Juanda ondisi lokasi alternatif sebagai Pengganti Bandara , (2) K Juanda saat ini Pengganti Bandara Juanda , yang paling siap adalah Lamongan, (3) yang paling banyak potensi dan peluangnya yaitu Sidoarjo dan Lamongan, (4) pModel pembentukan Badan Pengelola sebagai enggantiBandara Juanda terbaik yang adalah Badan Usaha Milik Daerah. Rekomendasi yang dapat disampaikan adalah (1) RTRW Provinsi Tahun 2011-2031 perlu segera diwujudkan dalam RTRW kabupaten/kota yang dijadikan sebagai lokasi pengembangan bandara, (3) Pemerintah Provinsi perlu mengambil peran yang lebih banyak dalam pengelolaan bandara agar dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam pembangunan.
Integrating Global Citizenship Education into Pancasila Education: Curriculum Review in Indonesia Anggaraini, Rita; Habibah, Siti Maizul; Istianah, Anif; Sari, Beti Indah; Listyaningsih, Listyaningsih; Harmanto, Harmanto
Bhinneka Tunggal Ika: Pancasila Jurnal Internasional Berbahasa Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): VOLUME 2 ISSUE 2, NOV 2025
Publisher : Badan Pembinaan Ideologi Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52738/bti.v2i2.47

Abstract

This article examines the integration of Global Citizenship Education (GCE) into Indonesia’s civic education curriculum to promote multicultural attitudes among students. Drawing on curriculum reviews, recent policy initiatives, and scholarly analyses, the study highlights how Pancasila Education has increasingly incorporated themes of intercultural dialogue, environmental stewardship, human rights, and collaborative problem-solving. Teachers and school culture emerge as key drivers in translating these values into practice, while regional disparities and limited professional development remain significant challenges. The discussion underscores the pivotal role of Pancasila Indonesia’s national ideology as a moral and philosophical foundation that aligns local wisdom with universal principles of peace, justice, and human dignity. Each of Pancasila’s five principles provides a bridge between national identity and global responsibilities, ensuring that GCE strengthens rather than dilutes cultural heritage. Findings suggest that a Pancasila-based GCE framework fosters tolerant, empathetic, and critically minded learners capable of engaging with complex global issues while maintaining strong national cohesion. The article concludes with recommendations for enhancing teacher training, enriching experiential learning opportunities, and addressing regional implementation gaps to fully realize the transformative potential of Global Citizenship Education in Indonesia
Pelatihan Pembelajaran dan Penilaian Berbasis Literasi untuk Guru Mata Pelajaran IPS Kabupaten Lamongan: Pengabdian Segara, Nuansa Bayu; Utami, Wiwik Sri; Harmanto, Harmanto; Prabawati, Indah; Wisnu, Wisnu; Purnomo, Nugroho Hari; Meirinawati, Meirinawati; Mudzakkir, Moh.; Afifah, Silvi Nur; Huda, Mi'rojul
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3454

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to enhance the pedagogical competence of Social Studies (IPS) teachers in Lamongan Regency in implementing literacy-based learning and assessment. The program was initiated in response to teachers’ limited understanding of comprehensive literacy concepts and their challenges in designing learning strategies and authentic assessment tools that measure students’ critical thinking skills. The activity was conducted through workshops and sharing sessions using participatory approaches, including interactive lectures, group discussions, and practical sessions on designing literacy-based lesson plans and assessment instruments. The results indicate a significant improvement in teachers’ understanding and ability to apply literacy principles in Social Studies instruction. Most participants were able to identify literacy elements, design learning activities that promote critical thinking, and develop authentic literacy-based assessment tools. Furthermore, the training fostered collaboration among teachers through the MGMP as a sustainable professional learning community. Overall, this program contributes to improving the quality of Social Studies learning in Lamongan Regency and serves as a best practice model that can be replicated in other regions.
Pembelajaran Pendidikan Pancasila Berbasis Game dengan Zep Quiz Jenjang SMA Hayati, Nur; Harmanto, Harmanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3306

Abstract

Pendidikan Pancasila di SMA menghadapi urgensi rendahnya motivasi siswa SMA generasi Z akibat metode konvensional monoton yang gagal memahami konsep abstrak Pancasila. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Game berbasis adaptasi Zep Quiz untuk meningkatkan pemahaman dan engagement melalui gamifikasi survival kontekstual. Menggunakan pendekatan kualitatif melibatkan Guru dan Siswa jenjang SMA sebagai narasumber. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara dan observasi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Keabsahan data dicapai via triangulasi sumber/metode, member check, serta audit trail. Hasil menunjukkan pembelajaran berbasis game dengan Zep Quiz meningkatkan pemahaman Pancasila siswa melalui fitur multiplayer, meski terkendala akses perangkat yang diatasi dengan saran versi offline dan pelatihan guru sesuai Kurikulum Merdeka. Namun secara keseluruhan penggunaan game ini memberikan dampak positif dalam proses pembelajaran.
OPTIMALISASI PENGHARGAAN TERHADAP LINGKUNGAN DAN BUDAYA LOKAL: PENDEKATAN EKSPEDISI PEDAGOGIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN PPKN Prasetya, Yoga; Harmanto, Harmanto; Pandu Kartika, Yusniar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13898

Abstract

Students' critical thinking abilities are still in the low category. Students are familiar with questions at the LOTS level (Low order thinking skills) who rely on memory and memorization so that when faced with problems that require critical thinking skills to analyze and solve problems they tend to have difficulty. This research aims to improve students' critical thinking skills through a pedagogical expedition approach. This research uses the classroom action research (PTK) method which is carried out in three cycles. The research subjects were 35 students of class VII F SMPN 1 Krian. The instrument used in this research is test questions according to critical thinking indicators. The data analysis technique used in this research is quantitative descriptive techniques. The results of classroom action research show that the average critical thinking ability of students has increased from the pre-cycle to the last cycle. During the pre-cycle, the average critical thinking ability of students was 25% in the low category, in cycle 1 it was 56% in the medium category, in cycle 2 it was 60% in the high category. So it can be concluded that the pedagogical expedition approach can improve students' critical thinking skills in Civics learning.
Co-Authors Adi Suryanto Agus Suprijono Almakki, Mohammad Hamdan Alvianto, Muchamad Bagas AMINUDDIN KASDI Anggaraini, Rita Anif Istianah Arie Wardhono Arini Esti Astuti, Arini Esti Artiningsih, Atik Artiningsih, Atik Asbath Said Averina, Windita Mei Bella Bambang Yulianto Binar Kurnia Prahani Dito Anurogo, Dito Djatiprammbudi, Djuli Dock, Chanthoeurn EVA HANY FANIDA Eva Hany Fanida, Eva Hany Fanida, Eva Hani Fitriatussa?diyah, Nurlaili Ghofur , Muhammad Abdul Hardjono Hardjono, Hardjono Hariyanto, Shofan HASAN SUBEKTI Huda, Mi'rojul Ililiyun, Dwindya INDAH PRABAWATI Ismet Basuki Jacky, M Khoiron, Muhammad Khusherawati, Naprillia Layli Hidayah Listyaningsih Listyaningsih Marwantika, Sherli Aulia Maskanijanto, Maskanijanto Meirinawati Meirinawati, Meirinawati Melda Fadiyah Hidayat Melda Fadiyah Hidayat, Melda Fadiyah Mia Fitria Nisa'Q Miftakhul, Amin MOH. MUDZAKKIR Mufid, M. Khoirul Annas Waladul Muhammad Arif Ardiansyah, Muhammad Arif Muhammad Turhan Yani Mujahidin, Muhammad Diwanul Nada, Salsabila Qothrun Nanik Wijayati Nasihah, Siti Addinul Nasution Nasution Niltufarichah, Niltufarichah Noor, Ahmad Novianto, Trian Rahmat Novtiana, Rizcha Nuaimah, Sulasun Nuansa Bayu Segara Nugraheti Sismulyasih SB, Nugraheti Sismulyasih Nugroho Hari Purnomo Nur Fuadi, Hilal Nur Hayati Nursinah, A. Pandu Kartika, Yusniar Paramitha, Nhadya Anashthazya Putri Perdana, Sukma Prasetya Prasetyo Isbandono Prayoga, Duvan Awang Purwanto, Devi Vitriana Puspitasari, Dio Putra, Ahmad Tanfidzi Dharma Putri, Ayu Fitri S. Ratnasari, Wulandari Ratri, Wara Mustika Pudyaning Reri Kartika Sari, Reri Kartika Rina Inda Sari Saphira, Hanandita Veda Sari, Beti Indah Sari, Vivi Fransiska Silvi Nur Afifah Siti Maizul Habibah Solehudin, Solehudin Sri Arya, Komang Agus Sri Sukasih, Sri Sri Sulistyorini, Sri Sueb Sukamto Sukamto Sukardani , Puspita Sari Sukardani, Puspita Sunarto Sunarto Susilo, Alfien Wahyu Putro Tamami, Rofidah Wardani, Agnia Rizki Warsono Warsono Wasilatul Murtafiah Weron Murary Wibowo, Arif Sobirin wisnu wisnu, wisnu Wiwik Sri Utami YATIM RIYANTO Yoga Prasetya