Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS MUATAN LITERASI LINGKUNGAN DALAM BUKU AJAR IPA TERAPAN SMK PARIWISATA KURIKULUM 2013 Muh. Zaini Hasanul Muttaqin; Agil Al Idrus; Susilawati; Joni Rokhmat; AA Sukarso
JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains) Vol. 2 No. 2 (2025): JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains)
Publisher : Rinjani Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64088/jpipas.v2i2.55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis muatan literasi lingkungan dalam buku ajar IPA Terapan SMK Pariwisata kurikulum 2013. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan teknik analisis isi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi isi dokumen. Adapun teknik analisis data penelitian ini yaitu menggunakan teori Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan muatan literasi lingkungan pada buku ajar IPA Terapan SMK Pariwisata belum termuat dengan baik. Buku A dan Buku C memuat semua komponen dan sub komponen literasi lingkungan, setiap sub komponen tidak dijabarkan secara spesifik dan mendalam. Adapun Buku B hanya memuat komponen keterampilan kognitif. Materi ajar pada ketiga buku ajar didominasi oleh materi fisika dan kimia, sedangkan materi biologi, khususnya tentang lingkungan mendapatkan sedikit porsi pembahasan.
POLA SEBARAN CAPUNG DI KAWASAN EKOWISATA AIR TERJUN SEGENTER Mohammad Liwa Ilhamdi; Agil Al Idrus; Muhammad Syazali
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keanekaragaman capung (Odonata) merupakan indikator biologis yang sensitif terhadap perubahan lingkungan, terutama di kawasan ekowisata yang berpotensi mengalami gangguan antropogenik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola sebaran capung di Kawasan Ekowisata Air Terjun Segenter. Metode yang digunakan adalah survei lapangan dengan teknik Visual Encounter Survey (VES) pada 3 jalur pengamatan yaitu pinggir kawasan, tengah dan jalur air. Identifikasi dilakukan hingga tingkat spesies dan pola sebaran dianalisis menggunakan Indeks Dispersi Morisita. Hasil penelitian menunjukkan variasi pola sebaran pada sepuluh spesies yang teridentifikasi. Lima spesies (Pseudagrion pruinosum, Orthetrum sabina, Neurothemis ramburi, Diplocodes trivialis, dan Pantala flavescens) menunjukkan sebaran acak (I? ? 1). Dua spesies (Trithemis festiva dan Orthetrum glaucum) menunjukkan sebaran seragam (I? < 1), yang mengindikasikan adanya kompetisi. Tiga spesies (Orthetrum chrysis, Neurothemis fluctuans, dan Anax guttatus) menunjukkan sebaran mengelompok (I? > 1), diduga akibat heterogenitas habitat dan ketersediaan sumber daya yang tidak merata. Disimpulkan bahwa pola sebaran capung di Air Terjun Segenter didominasi oleh sebaran acak, yang merefleksikan interaksi kompleks antara karakteristik biologis spesies dan kondisi lingkungan setempat. Temuan ini dapat menjadi data dasar untuk perencanaan pengelolaan ekowisata yang berkelanjutan dan strategi konservasi keanekaragaman hayati capung.
Ekowisata Mangrove Lembar Selatan: Tinjauan Sosial Ekonomi dan Pemanfaatan Ekologis dalam Mendukung Sustainable Circular Economy dan Pembelajaran IPA Kontekstual Abdul Gani; Ahmad Aris Arifin; Ahmad Fauzi; Muhammad Yustiqvar; Agil Al Idrus; A. Wahab Jufri
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 4 (2025): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i4.18407

Abstract

This study aims to analyze the ecological utilization of mangroves, examine the socio-economic aspects of the local community, and assess the relationship between these uses, conservation efforts, and the educational potential of the area. The urgency of the research lies in the need to integrate ecological utilization, socio-economic sustainability, and the application of a Sustainable Circular Economy, while simultaneously strengthening the role of mangrove ecotourism areas as sources of contextual science learning. The research employed a descriptive approach with data collected through structured in-depth interviews and questionnaires administered to 10 respondents. Data were analyzed using a mixed method, consisting of qualitative descriptive analysis for interview results and quantitative descriptive analysis for questionnaire data. The findings indicate that mangrove utilization is mainly limited to the collection of dead wood due to local regulations, while the exploitation of fauna (mollusks, crabs, and fish) is more dominant as a source of income. Community participation in conservation is relatively high, but knowledge regarding the medicinal benefits of mangroves remains low. These results highlight the need to strengthen sustainable, circular-economy-based utilization and to optimize the area as a source of contextual science learning.
Kontekstualisasi Pembelajaran Ipa Melalui Ekowisata Mangrove Pantai Cemara Lombok: Tinjauan Ontologis, Epistemologis, Dan Aksiologis Raehanah; Muhammad Taufik; Baiq Ayu Aprilia Mustariani; Ahmadi; Agil Al Idrus
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.13132

Abstract

Tantangan pendidikan sains Abad 21 menuntut pembelajaran yang kontekstual, relevan secara ekologis, dan mampu membangun literasi ilmiah serta kepedulian terhadap keberlanjutan. Penelitian ini mengkaji implementasi pembelajaran IPA melalui kegiatan ekowisata mangrove di Pantai Cemara, Lombok, dengan meninjau aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis untuk melihat relevansinya terhadap penguatan pendidikan sains masa kini. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan potensi lokal ekosistem mangrove sebagai sumber belajar IPA; (2) menjelaskan proses konstruksi pengetahuan peserta didik melalui pengalaman empiris dan aktivitas ilmiah; serta (3) mengungkap nilai, sikap, dan orientasi keberlanjutan yang terbentuk melalui kegiatan pembelajaran berbasis ekowisata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek peserta didik yang terlibat dalam kegiatan lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ontologis, ekosistem mangrove menyediakan objek nyata yang merepresentasikan konsep-konsep ekologi pesisir dan dapat dijadikan laboratorium alam bagi pembelajaran IPA. Secara epistemologis, peserta didik membangun pengetahuan melalui kegiatan penyelidikan ilmiah, pengamatan langsung, dan refleksi kritis. Secara aksiologis, kegiatan ekowisata mangrove menumbuhkan eco-literacy, kesadaran keberlanjutan, dan tanggung jawab ekologis. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran IPA berbasis potensi lokal dan ekowisata mendukung prinsip Education for Sustainable Development (ESD) serta memperkuat pembelajaran kontekstual yang bermakna bagi peserta didik.
Co-Authors A. Wahab Jufri AA Sukarso Abdul Gani Abdul Syukur Abidin, Lalu Abdul Muhyi Adelina Rosidi Afiatul Hafifah Agus Abhi Purwoko Ahmad Aris Arifin Ahmad Fauzi Ahmad Raksun Ahmad Reza Mahendra Ahmadi Ahmadi Ahmadi Ainun Diniyatushoaliha Aliefman Hakim Alwani Alwani Aris Doyan Asrin Asrin Asyil Arifah Aulia Vina Rahmani Ayu Diah Kusumadewi Anak Agung Baiq Ayu Aprilia Mustariani Baiq Dini Najia Dzurrahmi Baiq Sri Handayani Didik Santoso Eldza Rosmiatin Nafiz elya suci nabila Fitria Herawadini Gde Mertha Gito Hadiprayitno Hendra Susana Putra Heru Setiawan I Gde Mertha I Gde Mertha I Wayan Mertha Isnaini Isnaini Joni Rokhmat Ketut Sadiana Kusmiyati Kusmiyati Lale Yaqutunnafis Lalu Hasan Nasirudin Zohri Lalu Japa Lalu Muhammad Rispan Sugi Saputra Lalu Raftha Patech Lalu Zulkifli Liwa Ilhamdi Luthfiyannisa Luthfiyannisa M. Akhyar Rosyidi M. Liwa Ilhamdi M. Yamin Mahrus Mahrus Mahrus Mazlin Mazlin Mega Nofitri Ikhwan Mohamad Mustari Mohammad Liwa Ilhamdi Muh. Zaini Hasanul Muttaqin Muhamad Syazali Muhammad Syazali Muhammad Taufik Muhammad Yustiqvar Napiah Napiah Nasywa Dwi Kamila Naya Mahdiyya Sari Nilam Sari Nindi Hamida Lutfiani Nur Lestari Nurmala Mustofa Nurul Hidayah Nurul hidayah Nurul Nurwalidah Nurwalidah Nurwalidah Ovy Adelia Hidayat Prapti Sedijani Putu Artayasa Raehanah Resiana Resiana Rizal Umami Rizka Isnaeni Rubiyatna Sakaroni Sahril Sahril Sakila Wati Sekar Partiwi Sekar Partiwi Siti Barrotul Sakinah Sudirman Sudirman Suhaeri Ihwani Susilawati - Ulfah Nurkhaeroni Ulfin Juwita Venny Malinda Wirdullutfi Yundia Pratiwi Nengsi Yusri Ainun Zulhalifah Zulhalifah Zuraidah, Ida