Claim Missing Document
Check
Articles

Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Pada Sekolah Dasar Di Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung Hasmiati, Hasmiati; Darmanto, Darmanto; Darmi, Titi
PEDAGOGIKA Vol 16 No 2 (2025): Vol 16 No 2 2025: Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i2.4344

Abstract

Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan program pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk mendukung pembiayaan operasional sekolah, sehingga layanan pendidikan dasar dan menengah dapat berjalan dengan baik tanpa membebani siswa maupun orang tua. Dana ini disalurkan kepada sekolah negeri dan swasta di seluruh Indonesia berdasarkan jumlah siswa yang terdaftar. Dalam pengelolaannya, prinsip transparansi dan akuntabilitas menjadi hal yang mutlak untuk diterapkan oleh setiap sekolah. Namun demikian, di sejumlah sekolah dasar yang berada di Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, masih ditemukan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana BOS. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana praktik transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana BOS di sekolah-sekolah dasar yang ada di Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun sumber data dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, bendahara sekolah, guru, komite sekolah, serta orang tua siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif, sedangkan untuk menjamin keabsahan data digunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Transparansi dalam pengelolaan dana BOS telah dilaksanakan melalui penyediaan dokumen penggunaan anggaran, baik dalam bentuk fisik maupun digital, yang dapat diakses oleh masyarakat. 2) Akuntabilitas juga telah diupayakan dengan baik. Hal ini terlihat dari penyusunan laporan realisasi anggaran beserta bukti pendukungnya, sehingga seluruh penggunaan dana dapat dipertanggungjawabkan secara jelas. Meskipun demikian, terdapat sejumlah tantangan dan hambatan dalam pengelolaan dana BOS, seperti keterbatasan kompetensi pengelola keuangan sekolah yang bukan berasal dari latar belakang keuangan, sehingga penyusunan anggaran sering memerlukan waktu yang lama. Selain itu, masih sering terjadi kesalahan dalam penginputan data ke dalam aplikasi RKAS, serta keterlambatan guru dalam menyusun kebutuhan kelasnya. Namun, terdapat pula berbagai faktor pendukung, seperti dukungan dari semua pihak—termasuk tim BOS sekolah, guru, komite sekolah, dan tokoh masyarakat. Selain itu, adanya petunjuk teknis (Juknis) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pendampingan dari Tim BOS Dinas Pendidikan, serta pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) bagi bendahara BOS turut membantu meningkatkan kualitas pengelolaan dana BOS di sekolah dasar
A Needs Analysis for Developing an Academic Supervision Model for School Principals Grounded in Local Wisdom Hasmiati, Hasmiati; Tolla, Ismail; Wahira, Wahira
International Journal of Technology and Education Research Vol. 3 No. 03 (2025): July - September, International Journal of Technology and Education Research (
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v3i03.2292

Abstract

This study aims to analyze the need for the development of a school principal's academic supervision model as an effort to improve the quality of learning through teacher coaching. The background of this research is based on the phenomenon that the implementation of academic supervision in schools still faces various obstacles, such as limited suitability with teachers' needs, lack of openness, lack of feedback, and approaches that are not fully relevant to teacher characteristics. This study uses a descriptive approach by combining quantitative and qualitative analysis. The subjects of the study were teachers and principals who were selected using the purposive sampling technique. Data were collected through observation, questionnaires, interviews, and documentation studies, then analyzed using descriptive statistics for quantitative data and thematic analysis for qualitative data. The results of the study show that most teachers consider that the academic supervision carried out by school principals is still not in accordance with the real needs in the field. In terms of openness and transparency, more than half of the respondents assessed that supervision had not been fully implemented openly. In terms of feedback, even though some teachers have received constructive input, there are still teachers who feel that they are lacking or do not get feedback after supervision. Other findings show that the supervision approach that teachers are most interested in is based on local wisdom, followed by peer approaches and the use of technology. The conclusion of this study emphasizes the need to develop a more adaptive, participatory, and needs-based academic supervision model.
Independensi Lembaga Pengawas: Kunci Efektivitas Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi Hs, Fatimah; Rahmatullah, Nursalam; Hamsah, Hamsah; Hasmiati, Hasmiati
Zaaken: Journal of Civil and Business Law Vol. 6 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Jambi, Fakultas Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/zaaken.v6i2.43497

Abstract

This study aims to analyze the implementation of personal data protection under Law Number 27 of 2022 and to examine the urgency of establishing an independent supervisory authority for personal data protection. The research employs a normative juridical approach by reviewing primary and secondary legal sources as well as relevant literature, then analyzed descriptively to identify regulatory and institutional weaknesses. The findings indicate that although Law Number 27 of 2022 marks a significant step in protecting personal data in Indonesia, its provisions remain partial due to the absence of an independent supervisory body. The lack of such authority may undermine law enforcement, as a body directly under the president is vulnerable to political and bureaucratic interests. This study emphasizes that an independent supervisory institution is essential to ensure legal compliance, the enforcement of sanctions, and the effective protection of citizens’ privacy rights. Therefore, the establishment of an autonomous supervisory authority is urgent to realize the objectives of the Personal Data Protection Law in ensuring justice, legal certainty, and utility.
Kekerasan Verbal Melabeli Siswa SMP Negeri 4 Tommo Mamuju Hasmiati, Hasmiati; Kembong Daeng; Azis, Azis
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kekerasan verbal melabeli siswa SMP Negeri 4 Tommo Mamuju. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah terdapat perubahan makna bahasa yang digunakan dalam ruang pendidikan seperti bahasa makian, menghina, mengejek yang dianggap biasa dan dipergunakan sebagai alat komunikasi sehari-hari. Penelitian dilakukan dengan model deskriptif kualitatif, Data dalam penelitian ini meliputi dua macam, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini berupa penggalan tuturan atau bagian tuturan lisan dari berbagai peristiwa tutur pada siswa di SMP Negeri 4 Tommo Kecamatan Tommo Kabupaten Mamuju. Data sekunder berupa informasi atau keterangan tentang latar belakang sosial budaya dan situasional sebagai hasil pengamatan dan observasi. Data yang diperoleh tersebut kemudian dianalisis dalam kartu data. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah berupa ujaran yang bersumber dari siswa SMP Negeri 4 Tommo. Hasil Penelitian menunjukkan adanya kekerasan verbal berupa kekerasan verbal memberi julukan/melabeli.
Manipulation in Philanthropic Business: When Donation Funds Are Used for Personal Gain Febrianty, Yenny; Hasmiati, Hasmiati; Lubis, Arief Fahmi; Putri, Viorizza Suciani
AHKAM Vol 4 No 3 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ahkam.v4i3.7356

Abstract

This study examines the vulnerabilities of philanthropy in Indonesia amid its rapid growth through digital platforms and social organizations, highlighting risks of abuse and misuse of donations. The case of Agus Salim, a victim of acid attack whose Rp1.5 billion in public donations was diverted for personal and family use, illustrates how weak regulatory oversight has triggered a trust crisis in philanthropic institutions. The research aims to analyze manipulative practices in philanthropic activities, the factors contributing to weak supervision, and the resulting legal and social implications. Using a juridical-normative method, the study draws on literature review, case analysis, and relevant regulations, including Law No. 9 of 1961, Government Regulation No. 29 of 1980, the Criminal Code, and the Electronic Transactions Law. By comparing legal norms (das sollen) with empirical practices (das sein), the findings reveal that donation funds are often transferred into personal accounts without accountability, government supervision remains inadequate, and while existing legal instruments such as Articles 372 and 378 of the Criminal Code are applicable, enforcement is slow and inconsistent. The study concludes that philanthropy should be recognized not only as a moral activity but also as a “business of philanthropy” highly vulnerable to manipulation. It underscores the urgency of regulatory harmonization, the establishment of a national philanthropic code of ethics, and the application of good governance principles. Recommendations include the adoption of open public audits and digital reporting systems to strengthen accountability and prevent future misuse.
PENGARUH BULLYING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SDN 149 TOKINJONG Sri Astri A.M, Sri; Hasmiati, Hasmiati; Fitriani, Fitriani
Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan
Publisher : Universitas Islam Ahmad dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jpdk.v8i2.1697

Abstract

This study aims to determine the effect of bullying on the learning motivation of students at SDN 149 Tokinjong. This type of research is an ex-post facto research type with a quantitative approach. The population of this study were students at SDN 149 Tokinjong. The object of this research is the effect of bullying on the motivation of students at SDN 149 Tokinjong. The data collection techniques are observation, questionnaires or questionnaires and documentation. The data analysis technique uses a simple linear analysis technique. Based on the research that has been done and seen the results of research on the effect of bullying on students' learning motivation at SDN 149 Tokinjong, the authors can conclude that bullying has an effect on students' learning motivation. Because based on the data analyzed using SPSS 25, it is known that the tcount value is 13,809 > ttable 1,701, and sig 0.00 < sig 0.05, then Ho is rejected and Ha is accepted. This means that the research conducted by bullying has an influence on the learning motivation of students at SDN 149 Tokinjong. In addition, the R Square number is 0.872 or 87.2%. This shows that 87.2% of students' learning motivation at SDN149 Tokinjong is influenced by bullying behavior and the remaining 12.8% is influenced by other reasons not investigated.
Konsep Peeragogy Untuk Pembelajaran PAI Yang Bermakna Di Sekolah Dasar Nuri, R Nurhayati; Hasmiati, Hasmiati; Ningsih, Diarti Andra; Qadrianti, Laeli; Islamiah, Nurul; Kadir, Muhammad; Ahmad, Nur Akmal; Oktavianty, Nur
Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan
Publisher : Universitas Islam Ahmad dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jpdk.v9i1.2531

Abstract

Peeragogy is a learning concept that is based on the thoughts that each person has. Students participate in study groups with their own way or understanding and knowledge so that the learning process occurs easier and better. The presence of learning partners in learning is equipped with different information regulations between students so that they can exchange information which broadens each student's understanding and relationships. Strategy is a set of interdependent parts to achieve desired goals and objectives. A learning strategy can also be interpreted as a model of learning activities which can be selected and used contextually according to the characteristics of the students, the conditions of the learning environment and the surrounding environment that support it, as well as the specific learning objectives that are formulated. Peeragogy is an educational strategy that introduces students to education to focus on learning to work and be creative. The aim of this research is to investigate and describe the application of peeragogy strategies for meaningful PAI learning
Peran Guru dan Orang Tua dalam Membangun Motivasi Belajar Peserta Didik di SDN 24 Biringere Kabupaten Sinjai Khafifah, Nur; Hasmiati, Hasmiati; Heriyanti, Anggy
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 1 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v1i1.246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran guru dan orang tua dalam membangun motivasi belajar siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat bagi guru dan orang tua dalam membangun motivasi belajar siswa di SDN 24 Biringere, Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian meliputi guru dan orang tua siswa SDN 24 Biringere, sementara objek penelitiannya adalah peran guru dan orang tua dalam membangun motivasi belajar siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam membangun motivasi belajar siswa meliputi: (a) mendorong siswa untuk aktif dalam proses belajar mengajar; (b) bersikap terbuka terhadap siswa; (c) menerapkan metode pembelajaran yang efektif dan inovatif; (d) meningkatkan antusiasme dan semangat belajar siswa; (e) membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam proses belajar mengajar; (f) mengembangkan potensi siswa secara optimal; dan (g) memberikan penghargaan kepada siswa yang berprestasi. Peran orang tua dalam membangun motivasi belajar siswa mencakup: (a) memberikan hadiah; (b) memberikan pujian; (c) mendampingi anak belajar di rumah; dan (d) memberikan hukuman bila diperlukan. Faktor pendukung motivasi belajar siswa meliputi sarana dan prasarana sekolah yang mendukung, motivasi internal siswa, dorongan dari orang tua, serta pemberian hadiah yang menyenangkan siswa. Sedangkan faktor penghambatnya termasuk faktor internal dari siswa itu sendiri, kurangnya kerjasama antara guru dan orang tua, serta penggunaan teknologi handphone di kalangan siswa..
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SD Negeri 3 Balangnipa Amaliyah, Andi Besse Rizka; Hasmiati, Hasmiati; Nurhasanah, Nurhasanah; Jamaluddin, Jamaluddin
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 1 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v1i2.249

Abstract

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau biasa disingkat dengan P5 merupakan upaya untuk mendorong mutu pendidikan di Indonesia yang menitik beratkan pada karakter peserta didik. Kegiatan ini dilakukan melalui kokurikuler atau aktivitas berbasis proyek di luar jam pelajaran untuk memperkuat kompetensi dan karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini difokuskan pada implementasi P5 dalam mengembangkan karakter kreatif siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini meliputi kepala sekolah dan guru di SD Negeri 3 Balangnipa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perencanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila di SD Negeri 3 Balangnipa meliputi beberapa tahap, yaitu: a) membentuk tim fasilitator, b) mengidentifikasi kesiapan satuan pendidikan, c) merancang dimensi, tema, dan alokasi waktu untuk proyek, d) menyusun modul proyek, dan e) merancang strategi pelaporan hasil proyek. (2) Adapun selama tahap pelaksanaan, beberapa kegiatan dilakukan untuk mengembangkan dimensi kreatif siswa, seperti permainan dan olahraga, seni tari, kegiatan proyek, serta pameran karya. Kegiatan-kegiatan tersebut membantu mengembangkan kreativitas siswa, yang ditandai dengan kemampuan mereka menghasilkan ide orisinal, karya dan tindakan yang unik, serta fleksibilitas dalam mencari solusi alternatif untuk masalah.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SDN 1 Balangnipa Sajadah, Sajadah; Hasmiati, Hasmiati; Qadrianti, Laeli
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v2i1.255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Di SDN 1 Balangnipa (2) Faktor Pendukung Dan Penghambat Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan peserta didik di SDN 1 Balangnipa. Objek penelitian ini adalah Implementasi kurikulum merdeka belajar dalam pelaksanaan pembelajaran dan faktor pengdukung dan penghambat implementasi kurikulum merdeka belajar. Adapun teknik pengumpulan data yaitu dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan  pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (drawing conclusions). Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Implementasi kurikulum merdeka belajar di SDN 1 Balangnipa dilakukan melalui beberapa tahap, antara lain: a) perencanaan pembelajaran, perencanaan yang dilakukan guru yaitu dengan  berkolaborasi melalui diskusi terkait capaian pembelajaran (CP), penentuan tujuan, penyusunan alur tujuan (ATP) dan modul ajar untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran, b) pelaksanaan pembelajaran, guru melaksanakan pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran berbasis simulasi dan melaksanakan pembelajaran berdeferensiasi, c) evaluasi pembelajaran, guru melakukan evaluasi secara menyeluruh, dimulai dari stuktur kurikulum, pembelajaran, assesmen, penggunaan perangkat ajar hingga Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP). (2) faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi kurikulum merdeka belajar, faktor pendukung  yaitu dari penjelasan narasumber dalam temuan penelitian adanya platform merdeka mengajar sangat membatu kepala sekolah, guru dan peserta didik mengatasi permasalahan yang mereka hadapi serta adanya buku-buku kurikulum merdeka, diskusi antar guru dan webinar, selain itu faktor penghambat kurangnya waktu guru untuk belajar menggunakan platform merdeka mengajar secara optimal.
Co-Authors Abdul Haris Sunubi Agustina, Tika Puri Ahmad, Nur Akmal Al Farizi, Salman Amaliyah, Andi Besse Rizka Amir, Rahma Melati Amiruddin Amiruddin Andi Fathul Asdar Ardianti, Ardianti Arief Fahmi Lubis Astrid, Sri Azis Azis, Azis Baharuddin Baharuddin Bahtiar Bahtiar Darmanto Darmanto Darwisa, Darwisa Dianita, Andi Citra Dianita, Ilfa Dita, Dita Fawzani, Nurul Fernando Andre Watung Fitriani Fitriani Hamra, Arrayana Hamsah, Hamsah Hasniaty, Hasniaty Heriyanti, Anggy Hikma, Widya Ainur HS, Fatimah Ibnu Hajar Irawan, Heri Iriani Setyawati Irma Irma Islamiah, Nurul Ismail Tolla Ismiyanti, Ismiyanti Jamaluddin Jamaluddin Jawil, Jawil JK, A. Musdalifah Kamagi, Decky KAREBA, ANDI MUAMMAR Kembong Daeng Khafifah, Nur Kurdin, Muh. Akbar Latifa, Ammang Mawaddah Warahma Muassomah Muassomah Muhammad Amin Nur, Muhammad Amin Muhammad Kadir Muhammad Massyat, Muhammad Muhlis Muhlis Muhlis, Wachida Musfira, Musfira Musma Rukmana Mytra, Prima Ningsih, Diarti Andra Nurfadillah Nurfadillah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurul Fawzani Oktavianty, Nur Putri Agustina, Tika Putri, Kusfa Hariani Putri, Viorizza Suciani Qadrianti, Laeli R Nurhayati Nuri Rahmadanita, Annisa Rahmatullah, Nursalam Restutiningsih Putri Utami, Aisyiah RIRIN LESTARI Rita Rita, Rita Rusdiana Rusdiana Sajadah, Sajadah Salmi, Salmi Siti Aisyah Sri Adrianti Muin Sri Astri A.M, Sri Sukayasa Supit, Annely Tika Putri Agustina Titi Darmi Tunda, Amin Uswatul Hasanah, Uswatul Wahidayanti, Wahidayanti Wahira Yenny Febrianty Yuniarti, Elma Yuyun, Sri