Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL MYOB DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR Otong Hidayat; Sholeh Hidayat; Lukman Nulhakim
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 7, No 2 (2020): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v7i2.10690

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1. Perbedaan hasil belajar akuntansi komputer peserta didik yang dibelajarkan  menggunakan video tutorial MYOB dan peserta didik yang dibelajarkan menggunakan power point. 2. Perbedaan hasil belajar peserta peserta didik yang memiliki kemandirian belajar tinggi dan kemandirian rendah. 3. Pengaruh interaksi video tutorial dan kemandirian belajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1). Terdapat perbedaan hasil belajar sebesar 12.35% yang dibelajarkan video tutorial dan yang dibelajarkan menggunakan power point. (2). Terdapat  perbedaan  hasil  belajar  7.63%, peserta didik yang memiliki   kemandirian   belajar   tinggi  dengan   peserta   didik   yang memiliki kemandirian belajar rendah. (3). Terdapat pengaruh interaksi video tutorial dan kemandirian belajar. Kata  Kunci:  Video  Tutorial  MYOB,  Kemandirian  Belajar  dan  Hasil  Belajar Akuntansi Komputer.
PENGEMBANGAN MEDIA CD INTERAKTIF PRAKTIKUM IPA SISWA MTs Ita Ristika Sari; Sholeh Hidayat; Irwan Djumen
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 6, No 2 (2019): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v6i2.7419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media CD Interaktif praktikum IPA siswa kelas VII MTs. Al-Khairiyah Rawaarum Cilegon. Jenis penelitian ini menggunakan (R&D) Research and Development dengan model pengembangan Four D dengan langkah-langkah yang terdiri dari: 1). Define, 2). Design, 3). Develop, 4). Dessiminasi. Hasil uji kelayakan media CD Interaktif ini dilakukan oleh ahli media pembelajaran dan ahli materi pembelajaran diperoleh nilai sebesar 88,9% dan 93,3% dengan kategori sangat baik. Hasil nilai rata-rata berdasarkan tanggapan guru sebesar 78% dengan kategori baik, tanggapan siswa diperoleh sebesar 83,3% dengan kategori sangat baik.  Uji keefektifan dilakukan pada bulan Mei 2019 di MTs. Al-Khairiyah Rawaarum. Sedangkan peningkatan hasil belajar memperolehindeks gain sebesar 1,24 dengan kategori tinggi. Berdasarkan gain hasil belajar yang di dapat yaitu ≥ 0,7 memiliki kriteria yang tinggi. Hal ini dapat disimpulkan bahwa penelitian ini memberikan tanggapan yang baik terhadap media yang dikembangkan sehingga layak untuk dijadikan sebagai mediapembelajaran yang interaktif serta dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi organisasikehidupan.Kata kunci: Pengembangan Media, Cd Interaktif, Materi IPA
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR CERITA ANAK BERBASIS CERITA RAKYAT BANTEN UNTUK SISWA SD Dedeh Sumiati; Sholeh Hidayat; Lukman Nulhakim
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 7, No 2 (2020): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v7i2.10691

Abstract

Tujuan dari penelitian pengembangan ini yaitu untuk mengetahui bagaimana langkah-langkah dalam melaksanakan pembuatan buku bahan ajar berupa cerita rakyat Banten Legenda Gunung Pinang.   Penelitian pengembangan ini perlu mendapat perhatian yang serius dalam pembelajaran.  Cerita rakyat yang hampir punah ini yang tergeser oleh kemajuan zaman sehingga siswa sekolah tidak mengenal  cerita  rakyat.    Cerita  rakyat  yang  seharusnya  menjadi  icon  sebuah daerah  namun  kenyataannya kalah bersaing  dengan  cerita-cerita dari  berbagai Negara. Oleh karena itu perlu diperkenalkan cerita rakyat tersebut melalui pembelajaran  disekolah.    Keterbatasan  media pembelajaran  disekolah  menjadi tantangan bagi guru dalam mengembangkan cerita rakyat, terutama keterbatasan buku  sumber  dan  kemampuan  guru  dalam  mengembangkan  langkah-langkah bahan ajar, terutama cerita rakyat daerah Banten. Berdasarkan analisis yang dilakukan, bahwa bahan ajar yang digunakan di SDN Sepang kurang sesuai dan tidak cocok diterapkan untuk siswa Sekolah Dasar, selain itu tampilan dan isi bahan ajar yang kurang menarik bagi siswa. Penelitian ini menggunakan metode R&D dengan langkah model Borg and Gall, dengan pengambilan data menggunakan lembar pengamatan dan angket. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa tingkat validitas ahli materi mencapai 100%, ahli media mencapai 75%, guru kelas mencapai 100%. Berdasarkan data bahwa Pengembangan bahan ajar memiliki  tingkat  validitas  yang  tinggi. Kesimpulan penelitian,  dari  penilaian validitas keseluruhan ahli, buku bahan ajar ini memiliki tingkat validitas yang baik, sehingga dapat dijadikan bahan ajar bagi siswa. Kata Kunci : Pengembangan bahan ajar, berbasis cerita rakyat, Legenda Gunung Pinang
Population and attacks of Spodoptera frugiperda J.E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae) on corn inoculated with endophytic entomopathogenic fungi from South Sumatra, Indonesia Rindiani, Dellania Eka; Herlinda, Siti; Suwandi, Suwandi
Jurnal Lahan Suboptimal : Journal of Suboptimal Lands Vol. 13 No. 1 (2024): JLSO
Publisher : Research Center for Suboptimal Lands (PUR-PLSO), Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jlso.13.1.1024.707

Abstract

Spodoptera frugiperda damage in South Sumatra reached 100%. Biological control of S. frugiperda using entomopathogenic fungi has been widely practiced. This study aimed to determine S. frugiperda larval abundance and infestation in maize inoculated with endophytic entomopathogenic fungi. The three fungal isolates used in the current study consisted of one species of Beauveria bassiana (isolate code: JgSPK), one species of Penicillium citrinum (isolate code: JaTpOi (2)) and one species of Metarhizium anisopliae (isolate code: CaTpPga). Egg and larval, incidence and severity of S. frugiferda infestation were observed. All endophytic entomopathogenic fungal isolates could siginifcantly decrease the incidence and severity caused by S. frugiperda larvae. Corn seeds treated with endophytic entomopathogenic fungi did not affect the population of eggs and larvae. Fluctuations of the egg and larval population tended to be influenced by corn age.
Komunitas serangga hama padi rawa lebak yang ditanam dengan berbagai jarak tanam Herlinda, Siti; Apryanti, Hesti; Susilawati, Susilawati; Anggraini, Erise
Jurnal Entomologi Indonesia Vol 15 No 3 (2018): November
Publisher : Perhimpunan Entomologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5994/jei.15.3.151

Abstract

Rice spacing can affect the species and populations of  insect pests. The closer spacing of rice are suitable for the habitats and niches of insect pests. This research was aimed to observe the community of insect pest on rice planted with various spacing regime. Field experiment was carried out on a-15 hectare rice field grown using various rice spacing: "˜tegel' (25 cm x 25 cm) and  legowo cropping of  4:1, 5:1, 6:1, and 7:1. Insect pests were collected using insect nets. All the insects found at a rice season were 27 species. The dominant species at vegetative stage of rice were Oxya chinensis (Thunberg), Acrida turrita (Linnaeus), Nilaparvata lugens (Stí¥l), Nephotettix virescens (Distant), and Cofana spectra (Distant), whereas at generative stage the dominated ones were Leptocorisa acuta (Fabricius) and Riptortus sp. The populations of N. lugens and N. virescens were not proven to be affected by rice spacing. The population of the both planthoppers were low and they did not become a key pest at fresh swamp ecosystems. The key insect pests was L. acuta and its population were  affected by the rice spacing.  The population of L. acuta was higher at rice with a more dense spacing, those were legowo cropping of  6:1, 7:1, and "˜tegel' compared to legowo cropping of 4:1 and 5:1. Therefore, legowo cropping of 4:1 or 5:1 should be applied  at the fresh swamp ecosystems to decrease the insect pests population.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA TANJUNG PERING DENGAN MEMANFAATKAN BATANG PISANG SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN KOMPOS Susilawati; Lakitan, Benyamin; Ammar, Muhammad; Sulaiman, Firdaus; Sodikin, Erizal; Harun, Muhammad Umar; Irmawati; Herlinda, Siti; Verawaty, Marieska
Jurnal Abditani Vol. 7 No. 1 (2024): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v7i1.259

Abstract

Masyarakat Desa Tanjung Pering tidak memiliki usaha ternak ayam, sehingga kebutuhan pupuk organik kotoran ayam yang dibutuhkan untuk bertanam sayuran dipasok dari luar desa dengan harga yang cukup tinggi, akibatnya biaya produksi sangat tinggi. Disisi lain di Desa Tanjung Pering banyak terdapat tanaman pisang. Faktor-faktor tersebut menimbulkan persoalan yang dihadapi oleh masyarakat desa sebagai mitra yaitu 1] Mitra tidak memiliki sumber pupuk organik, dan 2] Belum ada pembinaan yang berkesinambungan cara membuat pupuk organik berbahan dasar tanaman dan aplikasinya pada budi daya sayuran. Tujuan kegiatan adalah melatih masyarakat tani di Desa Tanjung Pering untuk mampu membuat pupuk organik berbahan tanaman seperti batang pisang, sehingga dapat menyediakan sendiri pupuk organik. Manfaat kegiatan adalah 1] Masyarakat memahami cara membuat pupuk organik berbahan dasar batang pisang, 2] Masyarakat mampu mengaplikasikan pupuk organik berbahan tanaman pada budidaya Sayuran dan 3] Dapat mengurangi biaya produksi. Hasil kegiatan yang telah dilakukan masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan pengabdian pelatihan pembuatan kompos, dan hasil percobaan penggunaan kompos batang pisang sebagai campuran media tanam menunjukkan bahwa campuran media tanam yang tepat dari tanah, pupuk kendang dan kompos menghasilkan pertumbuhan beberapa tanaman sayuran yang lebih baik.
Penyerbuk yang Berperan Meningkatkan Produksi Tanaman Semusim dan Tahunan secara Berkelanjutan Herlinda, Siti; Puspita Sari, Jelly Milinia
Seminar Nasional Lahan Suboptimal Vol 10, No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-10 “Revitalisasi Sumber Pangan N
Publisher : Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Herlinda S, Sari JMP.  2022. Pollinators to enhance sustainable production of annual and perennial crops. In: Herlinda S et al. (Eds.), Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-10 Tahun 2022, Palembang  27 Oktober 2022. pp. 40-60.  Palembang: Penerbit & Percetakan Universitas Sriwijaya (UNSRI).Pollinators (bees, butterflies, beetles, flies) are an important part of our ecosystem because they are food for human, mammals, and other arthropods. Insect pollinators are now starting to be threatened due to cultivation that is not eco-friendly. Insect pollinators play an important role in increasing sustainable crop productivity. One third of all the food is produced on pollinators, 90% pollination is conducted by bees. Both honey bees (Apis mellifera) and stingless bees (Melipona quadrifasciata anthidioides) provided higher apple fruit production than supplementation with honeybees alone. A. mellifera increased 10% production of cucumber. A. mellifera also increased the quality of fruit length and girth of guava (Psidium guajava). Apis dorsata increased the coffee fruit production 50% more than by wind. Apis cerana could increase 42.29% pollination of mango (Mangifera indica) compared to open pollination (33.36%). Bumble bees, Anthophora urbana and Bombus vosnesenskii induced higher yield and fruit quality of Solanum lycopersicum. So, the quantity and quality of fruits could be enhanced by pollinators.
Budidaya Lebah Tanpa Sengat (Hymenoptera : Apidae) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan Yudianti, Yudianti; Herlinda, Siti; Puspita Sari, Jelly Milinia; Rindiani, Dellania Eka; Marlina, Dewi Nini; Netaria, Netaria
Seminar Nasional Lahan Suboptimal Vol 11, No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-11 “Optimalisasi Pengelolaan Lah
Publisher : Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yudianti, Y., Herlinda, S., Millinia, J., Rindiani, D. E., Marlina, D., & Netaria, N. (2023). Meliponiculture of Stingless bee (Hymenoptera: Apidae) in Muara Enim Regency, South Sumatra. In: Herlinda S et al. (Eds.), Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-11 Tahun 2023, Palembang  21 Oktober 2023. (pp. 333-344). Palembang: Penerbit & Percetakan Universitas Sriwijaya (UNSRI).The survival of stingless bee populations is threatened, partly due to loss of natural habitat due to land use change and deforestation. This study aimed to determine how to cultivate stingless bees in Muara Enim Regency, South Sumatra. The method used is survey or direct observation in the field to observe tools and materials for making nest boxes, multiplying colonies, harvesting honey, packaging honey, marketing and conducting interviews with stingless bee farmers. This study interviewed one stingless bee farmer. Tools and materials used in making nests include trees, boards, nails, hammers, zinc, plastic, bricks, saws. The development and number of colonies depends on the forage plants around the hive. Honey harvesting tools and materials include a honey suction machine, sticks/toothpicks and honey storage. Honey packaging uses labeled syrup bottles. The resulting stingless bee honey products are sold in the Prabumulih traditional market, Palembang, social media and come directly to the stingless bee cultivation garden. The results showed that stingless bee cultivation is carried out by starting with land preparation, then finding colonies, moving colonies, maintaining colonies and harvesting honey. Stingless bee cultivation methods should be socialized to the community so that they can practice stingless bee cultivation which is beneficial for agricultural ecosystems, human health and also as a source of livelihood.
Konservasi Entomofaga dan Polinator di Rawa Lebak untuk Mendukung Keberlajutan Pertanian di Lahan Suboptimal Herlinda, Siti; Sari, Jelly Milinia Puspita
Seminar Nasional Lahan Suboptimal Vol 11, No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-11 “Optimalisasi Pengelolaan Lah
Publisher : Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Herlinda, S.,  & Sari, J.M.P.S. (2023). Conservation of entomophages and pollinators in freshwater swamps to support agricultural sustainability on suboptimal lands. In: Herlinda S et al. (Eds.), Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-11 Tahun 2023, Palembang 21 Oktober 2023. (pp. 1-24).  Palembang: Penerbit & Percetakan Universitas Sriwijaya (UNSRI).Suboptimal wetlands in Indonesia consist of freshwater swamp, tidal lowland and peatland. The freshwater swamp can generally be used to grow food crops, vegetables and plantations. In the freshwater swamp of South Sumatra, farmers grow vegetables using the "surjan" (rice-field bund) system in addition to rice and corn. The cultivation of vegetables between rice fields in the "surjan" system is very beneficial to the balance of the ecosystem, especially by increasing the diversity of flora, which can increase the diversity of fauna, especially predatory arthropods and parasitoids (entomophagous insects) and pollinators. The abundance of these entomophages and pollinators needs to be increased through conservation. This paper explains the approach to conservation of entomophagous and pollinators by 1) reducing disturbance factors, 2) increasing the habitats and food resources (niches) needed by entomophagous and pollinators. This literature review has shown that in freshwater swamps, factors that disrupt the lives of entomophagous and pollinating insects include land burning, spraying of synthetic insecticides and herbicides, intensive cultivation (full tillage), and clean cultivation. Factors that disrupt the lives of entomophagous insects and pollinators should be avoided by not burning land, not spraying synthetic insecticides and herbicides, and minimising tillage to allow annual wild plants to flower on embankments. Flowering annual wild plants provide food for entomophagous insects and pollinators. However, many factors that support the life of entomophages and pollinators in freshwater swamps have also been identified and have been implemented by local farmers and have become local wisdom. The intercropping of long beans and chillies and the planting of flowering vegetables such as bitter melon, cucumbers, long beans and squash could support the sustainability of entomophages and pollinators by providing niches (food, nectar and pollen) and alternative host insects and prey for predators. The use of cover crops or straw mulch on chilli fields could provide habitat for predatory arthropods. Finally, entomophages and pollinators can be conserved by reducing and preventing activities that threaten their lives and by increasing space/habitat and food resources.
DEVELOPMENT OF INTERACTIVE WEB-BASED E-MODULE ON THE SOLAR SYSTEM MATERIALS IN SCIENCE SUBJECT Nugraha, Muhamad Ardian; Hidayat, Sholeh; Suherman, Suherman
JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 8, No 2 (2022): JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar)
Publisher : Department of Primary education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpsd.v8i2.15199

Abstract

Abstract This research was designed to develop a solar system E-Modul module for 6th grade elementary school students in science subjects. This research uses a 4D model consisting of 4 steps: Define Design, Development, and Dissemination. The subject of this research was 6th grade students of SD Negeri Saruni 1 Pandeglang. The experts conduct validation in the field of materials and media. Product trial is conducted on students. The data from this trial were collected through observation. The data analysis corresponds to the expectations of learning media products assessed through analysis of the average validity. The feasibility of the solar system e-module material in science subjects is 85% with good enough qualifications, and the feasibility of the material in the e-module is 75% with good qualifications. Based on student assessments of e-module learning on solar system material of science subject obtained an average score of 96% with good qualifications. Based on the data, the teaching materials developed have a high level of validity. The overall validity assessment of this research found that this online learning media has a good level of validity, which means that it can be used as students’ teaching material. Keywords: Media Development; e-modul; Solar System
Co-Authors . Khodijah . Khodijah . Khodijah . Suwandi Abbellia, Dea Abu Umayah Abu Umayah Agie Nurwati AGUSMAN JAYA Ahmad Muslim Amarilisa Kusuma, Amarilisa Amelia Herwanti, Andriani Amin Hasan ANDI WIJAYA Andi Wijaya Andi Wijaya Anita Setyawati Anriani, Nurul Apriyani, Eka Apryanti, Hesti Ardellta, Nasya Aries Denta Putra Arini, Ririn Arrwais, Rhani Arsi Arsi Arsi Arsi Arum Setiawan Asdarina Asdarina Asmawati, Luluk Asni Johari Asti, Meirin Astry Wulandari Athalina, Ghita Aulia Chandra, Fachdilla Avinindy Inayda Devianti Az Zahra, Aisyah Dwi B. Gunawan Bambang Gunawan Bambang Gunawan Barokah Alburaidah, Muhammad Nur Benyamin Lakitan Carsilladepasha, Al Fath Chaeratunnisa, Elsa Chandra Irsan Chandra Irsan Chandra Irsan CHANDRA IRSAN Chandra Irsan Chandra Irsan Chandra Irsan Chandra Irsan Chandra Irsan Chandra Irsan Chandra Irsan Chandra Irsan Chandra Irsan Chandra Irsan Chandra Isran Cindi, Aulia Cinta, Lara Damanhuri, Damanhuri Daniel Happy Putra Dedeh Sumiati Dewi Meidalima Dewi Meidelima Dr. Susilawati Susilawati Dwitami, Egga Eka Yulistin Elfita Elfita Elfita Endang Susilowati Eneng Hikmah Dewi Puspita Erfansyah Erfansyah Erise Anggraini Erise Anggraini, Erise Erizal Sodikin Erna Siaga Fadlullah Fadlullah Fahmie Firmansyah Farid Ibnu Wahid Fila Sunariah Fina Sunariah Firdaus Sulaiman, Firdaus Firmansyah Firmansyah Fitra Gustiar, Fitra Fuad Nurdiansyah Ghani Prabawati Hadi, Buyung A. Hamzah Hasyim Haperidah Nunilahwati Harman Hamidson Harman Hamidson Harun, Muhammad Umar hasbi hasbi Hasbi Hasbi Hendi Firdaus Hendra Hendra Hendri Candro Nauli Manalu Hong Lau, Wei Humairoh, Balqis Ilaika Maulida Ilham Farid Ilmawan, Kalam Imam Nur Rahman Indayani Indayani, Indayani Irmawati Irmawati Irsan, Chandra Irsan Irwan Djumen Isti Rusdiyani Isti Rusdiyani Ita Ristika Sari Jamhari Jamhari Jati Purnama Achmad Jelly Milinia Puspita Sari Juliastuti, Juliastuti karenina, Tili Kartika Kartika Khodijah . . Khodijah Khodijah Khodijah Khodijah Khodijah Khodijah Khoirul Ikhsanudin Hanif Khoirul Ikhsanudin Hanif Komang Agus Darmawan Kurniawan, Andri Laila Kartini Lailaturrahmi Lailaturrahmi Laily Ilman Widuri, Laily Ilman Lilik Nur Kholidah LINA BUDIARTI Lina Budiarti Lindiana Lindiana Liska Berlian Lukmanul Hakim LULUK ASMAWATI M. Umar Harun Madya, Sakha Prawira Maharani, Shara Marieska Verawaty Marlina, Dewi Nini Maryati Maryati Maschamah, Rahmaningrum Meihana Meihana Meitha Sari, Dwi Merlisma Sari, Selvy Miftahul Jannah Milinia Puspita Sari, Jelly Mimma Gustianingtyas Muhammad Ammar Muhammad Darif Muhammad Umar Harun Muthia Amalia Cendrawati Nabiha Putra, Naka Rashad Nabila Adinda, Puspa Gemala Nabila, Ade Nandyta, Alifya Nesya Neni Yuliani Netaria, Netaria Ningrahayu, Seviyanti Ningrum, Rafika Cahya Noni Octariati Nugraha, Muhamad Ardian Nulhakim, Lukman Nur Fitriyani Nurhaeda Gailea Nurhakim, Lukman Nursalim, Yossi Aprian Oktaviani Oktaviani Otong Hidayat Padila Padila, Padila Panjaitan, Hendrik Haposan Prayudi, Rafi Prim Suardi Yudanto, Marcelinus Rido PURNAMA HIDAYAT Puspita Sari, Jelly Milinia Putri, Jeni Angela R Anwar Efendi R Putra Munandar Radix Suharjo Raffi, Muhammad Rafika Dewi Rahmawati, Aulya Ramayanti, Indri Ratna Sari RAUF, AUNU Redi Fernando REKA MAYASARI Reksa Adya Pribadi Rinda Fajrin Aldina, Rinda Fajrin Rindiani, Dellania Eka Riris Andriani Riska Resita Riski Anwar Efendi Risnu Munandar Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Rizkie, Lilian Roma Mantin Romli Ardie Rosdah Thalib Rosdah Thalib Rosdah Thalib Rosdah Thalib Rosdah Thalib . Rossi Fachrullah Rozi Roy Pardingotan Rury Rubykania S Imam Nugraha S. P. Estuningsih Salsabila, Sabrina Salsabilla Sirega, Septiana Rezeki Sari, Fitria Sari, Jelly Milinia Puspita Saripudin Saripudin Sekarweni, Hastin Wulan SELLY SEPTARIANI Sholih Sholih Siswandi Siswandi Siti Aminah Sitompul, Kristian B. Soemartono Sosromarsono Soleha Soleha SRI INDAH MULYATI Sudi Aryanto Suherman, Suherman Suherman, Suherman Sumikarsih, Eka Sumini Sumini, Sumini SUPARMAN . Suparman SHK Suparman Suparman suparman suparman Suparno, Suparno Suroso Mukti Leksono Susilawati . Susilawati Susilawati Susilawati, Susilawati Suwandi . Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Thosin, Thosin Tili Karenina Tri Astuti Triani Adam Triani Adam Triani Adam Triani Adam . Trianza Putri, Anya Triyanti, Yunita Ujang Jamaludin Utomo Kartosuwondo Vini Utami Wagiyanti Wagiyanti Waluyo Waluyo Weni, Hastin WS Wilyus Wilyus Wiwik Pratiwi Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yudianti, Yudianti Yulia Pudjiastuti Yulia Pujiastuti YULIA PUJIASTUTI YULIA PUJIASTUTI Yulistin, Eka