p-Index From 2021 - 2026
9.972
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Pelaksanaan Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Delay Developmental di desa Genengsari Shakil Fajarul Sukma; Wahyu Tri Sudaryanto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Keterlambatan perkembangan dikatakan terjadi ketika seorang anak gagal mencapai tonggak yang diantisipasi sesuai usia. Hal ini memberikan efek langsung maupun tidak langsung jangka panjang pada kesehatan masyarakat yang meniadakan pengukuran rutin prevalensinya terutama pada populasi berisiko tinggi. Penilaian untuk keterlambatan perkembangan dalam pengaturan perawatan primer harus mencakup pemeriksaan umum dan sistemik, termasuk merencanakan sentil pertumbuhan, penilaian pendengaran dan penglihatan, tes darah dasar jika dianggap perlu, rujukan ke dokter anak perkembangan, dan konseling orang tua. Penting untuk menindaklanjuti dengan orang tua pada kesempatan paling awal untuk memastikan bahwa rujukan telah diaktifkan. Untuk anak dengan keterlambatan perkembangan ringan. Tujuan: meningkatkan tingkat pengetahuan masyarakat mengenai Delay development dan cara pencegahahan progresivitas delay development pada anak-anak di desa Genengsari. Metode: sosialisasi dan edukasi. Hasil: setelah selesai sesi sosialisasi, peserta sudah mengetahui paling tidak apa itu Delay development secara umum, gejala yang timbul saat mengalami delay development, dan tahu pencegahan apa yang mudah dilakukan untuk tumbuh kembang normal. Kesimpulan: adanya peningkatan pemahaman para orangtua mengenai delay development secara umum, gejala atau tanda-tanda dari delay development dan pencegahan yang dapat membantu mereka untuk mencegah dari progresivitas delay development.
Analisa Penyebab, Gejala, dan Penanganan Tic Facial Sinistra Setyo Puji Nugroho; Wahyu Tri Sudaryanto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spasme hemifacial (HFS) ditandai dengan kontraksi otot tonik dan klonik dipersarafi oleh nervus fasialis ipsilateral. Dia penting untuk membedakan ini dari penyebab lain kejang wajah, seperti kejang wajah psikogenik, tic wajah, miokimia wajah, blepharospasm, dan diskinesia tardif. Pencitraan resonansi magnetik dan studi angiografi sering menunjukkan kompresi vaskular dari zona keluar akar saraf wajah. Yang penting, yang mendasari lesi yang menempati ruang perlu disingkirkan pada pasien dengan fitur atipikal terkait seperti mati rasa dan kelemahan pada wajah. Botuliinjeksi toksin num ke otot-otot wajah adalah pengobatan yang efektif untuk HFS, dengan sedikit penonaktifan efek samping.
Pelaksanaan Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Delay Developmental di desa Genengsari Sukma, Shakil Fajarul; Sudaryanto, Wahyu Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Keterlambatan perkembangan dikatakan terjadi ketika seorang anak gagal mencapai tonggak yang diantisipasi sesuai usia. Hal ini memberikan efek langsung maupun tidak langsung jangka panjang pada kesehatan masyarakat yang meniadakan pengukuran rutin prevalensinya terutama pada populasi berisiko tinggi. Penilaian untuk keterlambatan perkembangan dalam pengaturan perawatan primer harus mencakup pemeriksaan umum dan sistemik, termasuk merencanakan sentil pertumbuhan, penilaian pendengaran dan penglihatan, tes darah dasar jika dianggap perlu, rujukan ke dokter anak perkembangan, dan konseling orang tua. Penting untuk menindaklanjuti dengan orang tua pada kesempatan paling awal untuk memastikan bahwa rujukan telah diaktifkan. Untuk anak dengan keterlambatan perkembangan ringan. Tujuan: meningkatkan tingkat pengetahuan masyarakat mengenai Delay development dan cara pencegahahan progresivitas delay development pada anak-anak di desa Genengsari. Metode: sosialisasi dan edukasi. Hasil: setelah selesai sesi sosialisasi, peserta sudah mengetahui paling tidak apa itu Delay development secara umum, gejala yang timbul saat mengalami delay development, dan tahu pencegahan apa yang mudah dilakukan untuk tumbuh kembang normal. Kesimpulan: adanya peningkatan pemahaman para orangtua mengenai delay development secara umum, gejala atau tanda-tanda dari delay development dan pencegahan yang dapat membantu mereka untuk mencegah dari progresivitas delay development.
Analisa Penyebab, Gejala, dan Penanganan Tic Facial Sinistra Nugroho, Setyo Puji; Sudaryanto, Wahyu Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spasme hemifacial (HFS) ditandai dengan kontraksi otot tonik dan klonik dipersarafi oleh nervus fasialis ipsilateral. Dia penting untuk membedakan ini dari penyebab lain kejang wajah, seperti kejang wajah psikogenik, tic wajah, miokimia wajah, blepharospasm, dan diskinesia tardif. Pencitraan resonansi magnetik dan studi angiografi sering menunjukkan kompresi vaskular dari zona keluar akar saraf wajah. Yang penting, yang mendasari lesi yang menempati ruang perlu disingkirkan pada pasien dengan fitur atipikal terkait seperti mati rasa dan kelemahan pada wajah. Botuliinjeksi toksin num ke otot-otot wajah adalah pengobatan yang efektif untuk HFS, dengan sedikit penonaktifan efek samping.
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS ISCHIALGIA ET CAUSA HNP LUMBAL DENGAN TRANSCUTANEOUS ELECTRIAL NERVE STIMULATION (TENS) DAN CORE STABILIZATION EXERCISE: CASE REPORT Syafiq, Bakri As; Sudaryanto, Wahyu Tri; Belinda, Melur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

"Pendahuluan: Ischialgia merupakan nyeri yang terasa sepanjang nervus ischiadicus, ischialgia dapat disebabkan oleh hernia nucleus pulposus yang menonjol keluar sehingga menjepit saraf ischiadicus yang akan menyebabkan rasa sakit yang menjalar dari punggung hingga ke kaki. Presentasi Kasus: Pasien dengan nama Tn. D berusia 22 tahun, bekerja sebagai pegawai swasta terdiagnosa medis Hernia Nucleus Pulposus (HNP) lumbal pada L4-L5. Dengan keluhan nyeri pada punggung menjalar ke kedua kaki, lalu ketika beraktivitas pasien merasakan nyeri saat duduk dan berdiri lama, lalu berjalan jauh, serta jongkok berdiri. Keluhan ini dirasakan pasien sekitar 6 bulan lalu yang mungkin disebabkan karna riwayat pekerjaan pasien sebagai pegawai swasta yang terlalu sering duduk. Metode: Metode penelitian ini menggunakan case report dengan pertemuan sebanyak 3x yang dilakukan dibulan Februari 2024 di Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar Malang. Pemberian modalitas berupa Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan Core Stabilization Exercise. Instrumen alat ukur yang digunakan Visual Analog Scale (VAS), Manual Muscle Testing (MMT), Goniometer dan skala modified Oswestry Disability Index (ODI). Hasil dan pembahasan: Adanya penurunan nyeri semula 4 turun menjadi 3, peningkatan kekuatan otot saat gerakan fleksi yang semula 3 naik menjadi 4, peningkatan LGS semula 50 naik menjadi 55 derajat, dan peningkatan aktivitas fungsional yang ditandai dengan penurunan hasil yang semula mendapat skor 46 (disabilitas berat) turun menjadi 30 (disabilitas sedang) sebelum dan sesudah dilakukan terapi. Kesimpulan; Penatalaksanaan Fisioterapi pada kasus Ischialgia Et Causa HNP lumbal dengan Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan Core Stabilization Exercise dengan tiga kali pertemuan membuktikan adanya perubahan yang signifikan. "
Announcement of Balance exercise to Reduce the Risk of Falling on a Geriatric Community at the Grhasia Psychiatric Hospital: Penyuluhan tentang Latihan Keseimbangan untuk Mengurangi Resiko Jatuh pada Lansia di Rumah Sakit Jiwa Grhasia Sudaryanto, Wahyu Tri; Sabana, Muhammad Rajab; Shidiq, Ronald Rizal; Maliesgasari, Dita; Lestari, Sulis; Anugrah, Welya Nesvi; Pristanto, Arif; Wahyuni, W
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memasuki usia lansia muncul permasalahan yang disebabkan penurunan kemampuan serra kebugaran fisik. Degenerasi struktural pada sistem neuromuskuloskeletal dan sistem indera menyebabkan menurunnya keseimbangan statis dan dinamis. Gangguan keseimbangan adalah penyebab utama cedera serta keterbatasan aktivitas pada lansia, dan efek buruk yang terkait dengan masalah tersebut adalah jatuh Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan resiko jatuh pada lansia. Metode kegiatan penganbdian ini adalah Penyuluhan yang dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 – Desember 2022 yang bertempat di Rumah Sakit Jiwa Ghrasia. Populasi dalam kegiatan penyuluhan ini sebanyak 26 lansia. Konsep metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah community based participatory research (CPR). Media penyuluhan berupa leaflet. Indikator penilaian hasil yang digunakan berupa kuisioner pre-test dan post test Hasil kegiatan pengabdian ini adalah adanya peningkatan tingkat pemahaman komunitas lansia Rumah Sakit Jiwa Ghrasia tentang latihan keseimbangan untuk mengurangi resiko jatuh pada lansia. Kesimpulan: Penyuluhan tentang latihan keseimbangan untuk mengurangi resiko jatuh pada lansia efektif dalam menambah pemahaman para lansia akan hal tersebut.
Co-Authors Abdul Haris Abyori Daru Murtama Adel Restasia Cinta Adnan Faris Naufal Agasi, Muhammad Andre Ahdiyat Ananta Rachmat Ahmad Najib Ali Ziyan Ajeng Sabtorini Al Farizy, Muhammad Hasbi Al'Arifi, Afthon Aziz Alfi Salatina Alifah Athiyaturrofi Alifia Putri Latifah Amalia Carissa Ariyanti Amalia Faradilla Rahim Ambar Mudigdo Amelia Dwi Putika Sari Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anggraini, Ricky Diah Ayu Anggun Pramudya Putri Annisa Rizky Amalia Anugrah, Welya Nesvi Ardiyanto, Irfan Arif Pristianto Arimbi, Cindy Kartika Arradini, Dewi Asrani, Muhammad Astuti, A Aulia Rahman Aulia Safa’ Nabila Belinda, Melur Bhisma Murti Cindi Permata Sari Damayanti, Karina Daris Tri Gamadia Della Annisa Thalib Denada Salsabila Devi Arthamevia Dewangga, Mahendra Wahyu Dharmawan, Yan Ari Tya Dhira Rahma Fadila Diki Retno Yuliani, Diki Retno Dinda Armita Dinda Rispati Dwi Rosella Komala Sari Ernawati Ernawati Evi Oktaviani, Evi Evita Sari Fadhil, Adnan Rizqy Fadhil, Taufiq Fuad Faizah Nashrillah Reyhana Fandrian, Ganang Fathan, Muhammad Fatmasari, Army Yudhia Felani Hilmi Azahra Filmasari, Fitri Firnadia Septika Rahajeng Firstya Gifta Raudyatuzzahra Fitri, Nabila Nur Afifah Fitriananda, Eva Galih Adhi Isak Setiawan Gemilang, G Gemma Nurulfatiha Arianeputri Griska Mutiara Kartika Halimatus Sadiah Halimatus Sa’diah Hanan, Salma Zahra Fitria Hanifa, Miftahul Fauziah Hendra, Zulnanda Ika Yuli Ayuningrum Ike Puteri Elgina Ilham Nur Hihmawan Ilma Liani Vanath Irfan Muhammad Ismadi, I Isnaeni Herawati Isnaini Herawati Ivana Hanun Nisa Jannah, Nadiya Izzatul Joko Tri Atmojo Khansa Syafira Khanza, Namira Mutia Khoirunnisa, Asty Kingkinarti, K Kofifah Indri Nurhayati Konara Budi Sudrajat Kukuh, Achmad lestari, sulis Lingga Vitasari Listyana, Lifia Rahma M Irfan Alhady Maliesgasari, Dita Marros, Andika Yulian Marshela, Ajeng Matasim, M Maulidya, Maulidya Muhamad Afif Nurochman Muhammad Andre Agasi Muhammad Dhaffa Karyanto Muhammad fauzan Muhammad Halim, Muhammad Muhammad Raffi Muhammad Shamil Muwaffaq Muhammad Zulfa Rangga Nuraminazkiya Nabila Ayundasari Nabilla Windi Aulia Nadya Aqsha Tamarinda Naufal, Adnan Faris Navisatul Oktaviana Nia Hayati Nugroho, Setyo Puji Nur'ana, Hafiz Arief Nuristiqomah Dwi Putri Nurma, Hanifah Dwi Nursaputri Nursaputri, Nursaputri Nurvadhanti Intan Shabarina Oktaviani Fitriyah Ory Kusti Oviandar Pradanov, Cartika Volta Prasetyo, Arya Tri Pratama, I Putu Aditya Pratamasari, Nastiti Prihastomo, Teguh Pristanto, Arif Putri Satrio, Alifia Azzahra Putri, Dylla Ramadhani Putri, Elma Prida Hapsari Putri, Nuristiqomah Dwi Putri, Sefrizka Irwhana Putro, Dimas Liwung Sasongko Qonitah Faizatul Fitriyah Raden Andrea Zalfa Zaki Rahma Alfina Raihanah Nur Sa’adah Rakhma Nur Fitratun Nikmah Ramona, Dela Redita Salma Ayusandra Pramesti Rinna Ainul Maghfiroh Rizqillah, Indah Prima S Salwa, S Sabana, Muhammad Rajab Safitri, Khusnul Saharudin, Adinda Afifah Sari, Mediano Melania Kartika Seliana Sinta Debi Setiawan, Rizki Setyo Puji Nugroho Shakil Fajarul Sukma Shidiq, Ronald Rizal Siti Handayani Siti Helmyati Soemanto, RB Srimela, Mary Zahra Sukma, Shakil Fajarul Supriyadi, Arin Suryo Saputra Perdana Syafiq, Bakri As Syamsul Ari Wicaksono Taufik Eko Susilo Tessya Hadika Novitasari Theresia, Ribka Tiara Fatmarizka Tiara Paramitha Sugiri Syah Putri Totok Budi Santoso Tri Mukti Handayani Ulfa Kumala Umi Budi Rahayu Viani, Ilvia Rema Vivian Jennie Diva Carissa Viyanti, Aulia Nanda W Wahyuni, W Wahyu Tri Setyo Nugroho wahyuni wahyuni Wanda Indriya Pramesti Wibowo, Embar Arie Widiyanto, Aris Widya Aryanti, Widya Wijaya, Katwa Wijayanti, Wahyu Kusuma Wijianto Wijianto Winanti, Milan Dwi Wulandari, Puput Yngvie Salma Kirani Yulia Dewi Yulia Nafizah Mawarni Zahra Almadani Zahra, Salma