Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGINTEGRASIAN PENDIDIKAN LALU LINTAS KEDALAM MATA PELAJARAN PKn TERHADAP PERILAKU Hikmah Fito'ah Tyas Utami; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 3 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to understand and explain the influence of integrating education traffic into PKn subjects against orderly traffic students. The problem in this research is how is the influence of integrating traffic education into citizenship education sujects against behavior of students . The research method used in this research is descriptive quantitative by using influence between variables test that will be researched. Sample of this research are 32 respondents.The collection of data is using questionaire technique, interviews and observation. Data analysis is using chi squared. Based on the results of the research it is known that there are degrees of the clinging, namely with the coefficient contingency = 0,69 c and coefficients contingency maximum cmaks = 0,812. It means , there is the influence of the integration of education traffic into subjects pkn against behavior traffic orderly students .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh pengintegrasian pendidikan lalu lintas kedalam mata pelajaran PKn terhadap perilaku tertib berlalu lintas siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimanakah pengaruh pengintegrasian pendidikan lalu lintas kedalam mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan terhadap perilaku tertib berlalu lintas siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan menggunakan uji pengaruh antar variabel-variabel yang akan diteliti. Sampel penelitian ini 32 responden. Pengumpulan data menggunakan teknik angket, wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan Chi Kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat derajat keeratan, yaitu dengan koefisien kontingensi C = 0,69 dan koefisien kontingensi maksimum Cmaks = 0,812. Artinya, terdapat pengaruh pengintegrasian pendidikan lalu lintas kedalam mata pelajaran PKn terhadap perilaku tertib berlalu lintas siswa.Kata kunci: pendidikan lalu lintas, siswa, tertib berlalu lintas.
HUBUNGAN PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN BRAINSTORMING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Resta Melisa Benanza; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 2 (2014): Volume 2, No. 2 Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to explain the relation of applying brainstorming learning method to students critical thinking ability. The problem of this research is how the relation of applying brainstorming learning  method to students critical thinking ability. The method of this research is illusion experiment. Data collecting technique use questionnaire and observation. Data analysis technique use chi kuadrat. The sample of this research amount to 20 students. Based on the result of research which have been done, it can be seen that applying brainstorming learning method have an influence to students critical thinking ability.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan penerapan metode pembelajaran brainstorming terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah hubungan penerapan metode pembelajaran brainstorming terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitian ini adalah eksperimen semu. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan observasi. Teknik analisis data menggunakan chi kuadrat. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa penerapan metode pembelajaran brainstorming berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.Kata kunci: berpikir kritis, brainstorming, metode pembelajaran
PERSEPSI ORANGTUA TERHADAP PEMBERITAAN DI MEDIA TENTANG MARAKNYA KASUS KEKERASAN ANAK Idris Suma Afandi; Hermi Yanzi; Yunisca NUrmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 3 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe the perception of parents towardsabuse of children under the age that happened in society and also often published in the print and electronic media. The method that used in this research was descriptive quantitative research,the subjects were children under the age whose fate disadvantage through media reports in the print and electronic media. The data collecty technique data of this study was using the technique of questionnaire. The reliability test was using the Product Moment and Spearman Brown formula. The result of this research showed that the public perception about abuse ofchildren under the age especially within the family of the child from parents or from close people. So that parents can actually educate their children well and parents are expecting to know the childrens right, in order to create a harmonious family without resorting to violence in the family, especially children.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan persepsi orangtua terhadap kekerasan anak dibawah umur yang sering terjadi di lingkungan masyarakat maupun yang sering di beritakan media cetak dan media elektronik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian adalah anak-anak yang berusia dibawah umur yang nasibnya kurang beruntung melalui pemberitaan di media cetak maupun media elekronik. Untuk mengumpulkan data penelitian ini menggunakan teknik angket. Uji Reabilitas menggunakan rumus Product Moment dan Sperman Brown. Hasil penelitian ini adalah persepsi masyarakat adanya kekerasan terhadap anak dibawah umur, khususnya didalam keluarga anak tersebut dari orangtua maupun dari orang terdekat. Sehingga orangtua dapat benar-benar mendidik anaknya dengan baik dan juga orang tua diharapkan dapat mengetahui hak-hak anak, agar terciptanya keluarga yang harmonis tanpa melakukan kekerasan di dalam keluarga khususnya anak.Kata kunci: anak, media dan orangtua
Peranan budaya 5S Dalam Meningkatkan Kepatuhan Peserta Didik Terbadap Tata Tertib SMA Perintis Reza Pahlevi; Adelina Hasyim; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 13 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to explain the role of 5S culture to improve the adherence of class XI students to discipline in the Bandar Lampung Pioneer High School. The method of this research is descriptive research with a quantitative approach. The results showed that the role of 5S culture  to increase the sincerity of class XI students towards discipline in Bandar Lampung SMAP 1, i.e. in the cognitive, affective and conative indicators were in the very important category. This means that students have knowledge of 5S culture and believe that 5S culture is good enough to be implemented and students have sufficiently implemented 5S culture program  in the school environment. So that students should be sufficiently obedient to the rules that apply at the Bandar Lampung Pioneer High School.Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan mengenai peran budaya 5S untuk meningkatkan kepatuhan peserta didik kelas XI terhadap tata tertib di SMA Perintis l Bandar Lampung. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran budaya 5S  untuk meningkatkan ketuhan peserta didik kelas XI terhadap tata tertib di SMAPerintis1 Bandar Lampung, yaitu pada indikator kognitif,afektif dan konatif berada pada kategori sangat berperan. Hal ini berarti peserta didik merniliki pengetahuan tentang budaya 5S serta meyakini bahwa budaya 5S cukup baik untuk diterapkan dan peserta didik  sudah cukup melaksanakan program budaya 5S  di lingkungan sekolah. Sehingga peserta didik selayaknya cukup patuh terhadap tata tertib yang berlaku di sekolah SMA Perintis l Bandar Lampung.Kata kunci : budaya 5S (senyum, salarn, sapa, sopan, santun ),                       kepatuhan tata tertib.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BUDAYA MENYONTEK DI KALANGAN SISWA Irene Desy Palupi; Adelina Hasyim; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 4 (2013): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explain the factors that affect the culture of cheating among students of SMA Negeri 1 Seputih Raman Central Lampung. This research method using a descriptive study using a qualitative approach, the subject under study is a student / student of class X and XI SMA Negeri 1 Seputih Raman, amounting to 413. Samples taken 10% or 41 respondents. Principal techniques of data collection using questionnaire and to analyze the collected data used formula percentage. The results showed that the internal and external factors affecting the culture of cheating among students of SMA Negeri 1 Seputih Raman Central Lampung.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi budaya menyontek di kalangan siswa SMA Negeri 1 Seputih Raman Lampung Tengah. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, subjek yang diteliti merupakan siswa/siswi kelas X dan XI SMA Negeri 1 Seputih Raman yang berjumlah 413. Sampel yang diambil 10% atau 41 responden. Teknik pokok pengumpulan data menggunakan angket dan untuk menganalisis data yang telah terkumpul digunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor intern dan ekstern mempengaruhi budaya menyontek di kalangan siswa SMA N 1 Seputih Raman Lampung Tengah.Kata kunci : budaya menyontek, keluarga, kurangnya percaya diri.
FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT PENANAMAN EMPAT PILAR KEBANGSAAN KEPADA PESERTA DIDIK Riyo Nur Buana; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 5 (2014): Volume 2, No. 5 Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to analyze and knowing what are the factors that block implementing four pillars nationality to the learners in SMK Yaditama Sidomulyo South Lampung on 2013/2014. The method used in this research is a descriptive method. Population in this research is ten and eleven grade. The number of the population in this research is 465 respondents, and a sample in this research is 46 learners. The results show that: the inhibitors factor of implementing nationality to the learners that measures the influence of inhibitors factors of implementing four main pillars nationality which are divided into two indicators : internal indicators and external indicators on the implementation of four pillars nationality which are obtained as much as 8 learners capable to implement the value that are contained in the four pillars of nationality.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat penanaman empat pilar kebangsaan kepada peserta didik di SMK Yaditama Sidomulyo Lampung Selatan Tahun Pelajaran 2013/2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X dan XI. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 465 responden, dan sampel dalam penelitian ini adalah 46 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Faktor penghambat penanaman empat pilar kebangsaan kepada peserta didik yang mengukur pengaruh faktor penghambat penanaman empat pilar kebangsaan yang dibagi menjadi dua indikator : indikator internal dan indikator eksternal pada pengimplementasian peserta didik terhadap empat pilar kebangsaan yang diperoleh sebanyak 8 peserta didik mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung di dalam empat pilar kebangsaan.Kata kunci: empat pilar kebangsaan, penanaman, penghambat, pengimplementasian, peserta didik
PERSEPSI PENGURUS OSIS TERHADAP PERAN MAJELIS PERWAKILAN KELAS Zulfikar Zulfikar; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 6 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to describe and analyze the perception of OSIS committee on the role of Legislative Assembly Class at SMK 2 Mei Bandar Lampung in academic year 2015/2016. The method used in this research was descriptive method with quantitative approach. The population in this study amounted to 67 people. The basic technique of data collection in this study was questionnaire and supporting techniques were interviews and documentation. The data were analyzed using interval formula and percentage. The results of the OSIS committee perception of the role of the Legislative Assembly Class at SMK Bandar Lampung May 2 showed a positive thing. The OSIS committee understand the role of the Legislative Assembly Class in accordance with what has been run by Legislative Assembly Class. Legislative Assembly Class has been carrying out their role in accordance with what has become their authority.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menganalisis persepsi pengurus OSIS terhadap peran Majelis Perwakilan Kelas di SMK 2 Mei Bandar Lampung tahun pelajaran 2015/2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 67 orang. Teknik pokok pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket serta teknik penunjangnya adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan rumus interval dan presentase. Hasil penelitian dari persepsi pengurus OSIS terhadap peran Majelis Perwakilan Kelas di SMK 2 Mei Bandar Lampung menunjukkan hal positif. Pengurus OSIS memahami peran dari Majelis Perwakilan Kelas dan sesuai dengan apa yang telah dijalankan oleh Majelis Perwakilan Kelas. Majelis Perwakilan Kelas telah melaksanakan perannya sesuai dengan apa yang menjadi wewenangnya.Kata kunci: majelis perwakilan kelas, osis, persepsi
PENGARUH KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TERHADAP PERKEMBANGAN LIFE SKILLS PESERTA DIDIK SMA YP UNILA Febi Putri Nuri; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 2 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was explain how the influence between extracurricular activities to the development of life skills students in SMA YP Unila Bandar Lampung. The method used in this research was descriptive quantitative method with sample of 40 respondents. The technique of collecting data using questionnaires and reliability test using the formula Product Moment and Spearman Brown, then the data were analyzed using Chi Square formula. Based on the survey results revealed that the influence was very strong and significant between extracurricular activities to the development of life skills of students. It means that, the better implementation of extracurricular activities, the life skills of students would be better too. In addition, the accompanying teacher competence, motivation from parents and motivation from students self also had influenced to the development of life skills of students.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimanakah pengaruh antara kegiatan ekstrakurikuler terhadap perkembangan life skills peserta didik di SMA YP Unila Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif kuantitatif dengan sampel 40 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan uji reliabilitas menggunakan rumus Product Moment dan Spearman Brown, kemudian data dianalisis menggunakan rumus Chi Kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa adanya pengaruh sangat kuat dan signifikan antara kegiatan ekstrakurikuler terhadap perkembangan life skills peserta didik. Artinya, semakin baik pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler maka life skills peserta didik akan semakin baik pula. Selain itu, kompetensi guru pendamping, motivasi dari orang tua dan motivasi dari dalam diri peserta didik juga berpengaruh terhadap perkembangan life skills peserta didik.Kata kunci: kegiatan ekstrakurikuler, kecakapan hidup, peserta didik
PERANAN KARANG TARUNA DALAM MEMBINA KENAKALAN REMAJA DI DESA BAGELEN KABUPATEN PESAWARAN Angga Yudana Saputra; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 7 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to explain the role of social youth groups bagelen putra in tackling misbehavior teenagers in the village of Bagelen Gedong Tataan sub-district Pesawaran regency year 2014. Method of this research was using descriptive method with sample of 25 respondents. Basic technique of data collection was using questionnare and data analysis descriptive analysis. Based on the result of the research on 25 respondents, it obtained the data in the indicator of become agent of change was 44%, group facilitator was 52%, as the organizers was 48% and indicators convey information was 48%. As well as on the variables of teenagers misbehavior, data obtained on indicator of drug use was 48%, indicators of destructing public facilities was 44%, indicators of sexual harassment was 60%, indicators of high speed on the street was 44%, and indicators of brawl was 48%.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peranan karang taruna Bagelen Putra dalam menanggulangi masyarakat terhadap kenakalan remaja di Desa Bagelen Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Tahun 2014. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan sampel 25 responden. Teknik pokok pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 25 responden diperoleh data pada indikator menjadi agen perubahan 44%, indikator sebagai memfasilitasi kelompok 52%, sebagai pengorganisir 48% dan indikator menyampaikan informasi 48%. Serta pada variabel kenakalan remaja diperoleh data pada indikator penggunaan narkoba 48%, indikator merusak fasilitas umum 44% , indikator pelecehan seksual 60% indikator kebut-kebutan dijalan 44%, dan indikator tawuran 48%.Kata kunci:membina remaja, kenakalan remaja, peranan karang taruna
Pengaruh Iklim Sekolah Dan Konsep Diri Terhadap Pembentukan Sikap Tanggung Jawab Fera Erfita; Irawan Suntoro; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 9 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research method used descriptive quantitative design. The population in this study were students of SMP Islam Terpadu Permata Bunda with a sample of 44 people. Data collection techniques used questionnaires and supporting techniques were interview, documentation and observation. The questionnaire technique is calculated by the formula product moment, spearman brown, interval and persentase. After being processed by using the formula of testing the first hypothesis, second, T test is applied through simple linear regression model, while for the third hypothesis is used F test through multiple linear regression model. The result of the research showed that there is influence of school climate towards the formation of responsibility attitude with the contribution of 15% , there is influence of self concept toward the formation of responsibility attitude with contribution 12,2%, there is influence of school climate and self concept toward the formation of responsibility attitude with contribution amounted to 23,7%.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik SMP Islam Terpadu Permata Bunda dengan sampel yang berjumlah 44 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan teknik penunjang adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik angket dihitung dengan rumus product moment, spearman brown, interval dan persentase. Setelah diolah dengan menggunakan rumus menguji hipotesis pertama, kedua, digunakan uji t melalui model Regresi Linier Sederhana, sedangkan untuk hipotesis ketiga digunakan uji F melalui model Regresi Linier Multiple. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh iklim sekolah terhadap pembentukan sikap tanggung jawab dengan kontribusi 15%, terdapat pengaruh konsep diri terhadap pembentukan sikap tanggung jawab dengan kontribusi 12,2%, terdapat pengaruh iklim sekolah dan konsep diri terhadap pembentukan sikap tanggung jawab dengan kontribusi sebesar 23,7%.Kata Kunci: Iklim Sekolah, Konsep Diri, Sikap Tanggung Jawab 
Co-Authors A Halim Abdillah, Ade Arif Abdul Halim Abdul Rozak Abdurahman Abdurrahman Ade Aulia Sukma Ade Yoga Pradana Adelina Hasyim Adelina Hasyim Ahman Tosi Hartino Aina Fayanti Aj Dara Ajeng Sekar Kinanti Albet Maydiantoro Ana Mentari Angga Yudana Saputra Anggun Novionita, Anggun aransyah, Ade Artika Yasinda Ayu Ariskha Mutiya Ayu Lintri Shinta Barchah Pitoewas Berchah Pitoewas Berchah Pitoewas Berchah Pitoewas Berchah Pitoewas Cahaya Erizha Saputri Carollina Berlianti Desi Ratnasari Devi Sutrisno Putri Devi Sutrisno Putri Diah Triani Dian Aprilia Edi Siswanto Een Yayah Haenilah Eka Apriyani Elin Eliawati Elisa Seftiyana Elisa Seftiyana Elisa Seftriyana Elisa Seftriyana Elly Sukmawati, Elly Emil El Faisal Emil El Faisal, Emil El Evi Susanti evvi ari widyawati Faradila Hayuning Utami Farasiska, Jihan Tama Febi Putri Nuri Febra Anjar Kusuma, Febra Anjar Fera Erfita Ferba Linda Fitra Endi Fernanda Fitria, Anita Gangsar Juhanggito Haliza, Mirna Nur Hasan Hariri Heni Istiani Hikmah Fito'ah Tyas Utami Hikmah Nur Azizah Holilulloh Holilulloh Holilulloh Holilulloh Idris Suma Afandi Indah Permata Sari Inten Putri Resmi Zaini Irawan Suntoro Irawan Suntoro Irene Desy Palupi Janah, Maidatul Jesi Devialita Joshua Ritonga Karyadi Hidayat Kayla Zahara Salsabila Kurnia Nurkaromah Kurnisar Kurnisar Lintang Sharastuti Lusi Linda Sari, Lusi Linda M. Mona Adha M. Mona Adha Marelita Devisa Maria Desti Rita Muhammad Haris Septiawan Muhammad Mona Adha Mutya Safitri Neni Hasnunidah Nita, Risva Nur Anggraini Nur Sidik Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurul Alliah Okta Darmayati Oktavianna Hidayati Oktralika, Oktralika Pantiana Eli Lestari Putri, Devi Sutrisno Raharjo, Makmun Ramadhan Hidayattulloh Rantika Kurniati Rentika Oktapiani Resta Melisa Benanza Reza Pahlevi Risdiyanto Prayoga Risva Nita Ritonga, Joshua Riyo Nur Buana Rizal Maulana, Rizal Rohman Rohman Rohman Rohman Rosidah Nurul Latifah Roy Kembar Habibi, Roy Kembar Sharastuti, Lintang Sharastuti, Lintang Sirun Atora Siswanto, Edi Sita Oktaviani Siti Amalia Susanti Siti Nuraini Sri Endarlina Sri Hastuti Noer Sri Sumarni Sri Sumarni Suciati Nurmala Sunyono - - Susanti, Emi Syarifuddin Tony Susetyo Triana Desita Sari Umi Chotimah Umi Wulandari Utami, Faradila Hayuning Viyanti Viyanti Widya Hestiningtyas Wiji Riyani Wita Herlina Wulandari Wulandari Wulandari, Selva Yesi Eka Pratiwi Yolanda Regina Yunisca Nurmalisa Yusuf, Muhammed Zulfikar Zulfikar