Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGARUH PAPARAN MEDIA TERHADAP KEJADIAN BERHENTI MEROKOK PADA PEROKOK DEWASA : STUDI BERDASARKAN DATA GATS INDONESIA 2021 Tahta, Oryza; Indawati, Rachmah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45317

Abstract

Pada tahun 2021, tercatat terdapat 69,1 juta perokok di Indonesia, meningkat dari 60,3 juta pada tahun 2011. Dalam kurun waktu 10 tahun, terjadi peningkatan sebesar 8,8 juta perokok. Kondisi ini menunjukkan perlunya intervensi yang lebih efektif, salah satunya melalui kampanye berhenti merokok berbasis media. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh berbagai jenis paparan media terhadap upaya berhenti merokok pada perokok dewasa. Media yang dianalisis mencakup koran, televisi, radio, baliho, internet, dan peringatan pada bungkus rokok. Penelitian menggunakan rancangan non-reaktif berbasis data sekunder dari survei GATS. Analisis data dilakukan dengan regresi logistik biner untuk mengukur pengaruh paparan media terhadap kemungkinan berhenti merokok dalam 12 bulan terakhir. Hasil analisis dilaporkan dalam bentuk odds ratio (OR), nilai p, dan interval kepercayaan 95% (CI), dengan tingkat signifikansi statistik ditetapkan pada α = 0,05. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak R Studio. Hasil menunjukkan bahwa paparan melalui internet dan peringatan pada bungkus rokok berpengaruh signifikan terhadap perilaku berhenti merokok. Responden yang terpapar informasi dari internet memiliki peluang 2,03 kali lebih besar untuk berhenti merokok (OR = 2,03; 95% CI = 1,52–2,73; p < 0,001), sementara mereka yang memperhatikan peringatan pada bungkus rokok memiliki peluang 1,64 kali lebih besar (OR = 1,64; 95% CI = 1,26–2,15; p < 0,001).
Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap: Efektivitas Emo Demo dalam Praktik Menyusui: Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap: Efektivitas Emo Demo dalam Praktik Menyusui Keya, Rino Tryanto; Prambudi, Aristanto; Cahyani, Fatimah Dwi; Kurnia, Galuh Mega; Widoretno, Anggun Wahyu; Husna, Ahsanu Bil; Bahmid, Moh.; Hermanto, Edi; Noviyanti, Tausyiah Rohmah; Min, Yuliana Purnama Sari; Dewi, Rika Satya; Devy, Shimarti Rukmini; Qomaruddin, Mochammad Bagus; Indawati, Rachmah
Media Gizi Kesmas Vol 14 No 1 (2025): MEDIA GIZI KESMAS (JUNE 2025)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v14i1.2025.69-76

Abstract

Background: Exclusive breastfeeding for the first six months of an infant's life and appropriate complementary feeding are essential for child growth and development. However, the low knowledge and attitudes of mothers and caregivers on Gili Iyang Island pose a challenge in achieving optimal infant feeding practices. Objectives: To determine the effectiveness of emo-demo in improving knowledge and attitudes regarding exclusive breastfeeding and appropriate complementary feeding in Gili Iyang Island. Methods: This pilot study used a pre-test-post-test design with two post-intervention measurements. Respondents consisted of 20 pregnant women and 16 caregivers. The sample was taken by total sampling. Data were analyzed using the Wilcoxon test. Results: The analysis showed a significant increase in the knowledge score of pregnant women after (p=0.008) and 30 days after the emo-demo activity (p=0.008). However, there was no significant change in maternal attitude (p=0.417). In the caregiver, there was a significant increase in knowledge after (p=0.003) and 30 days after the activity (p=0.003) and in the attitude of the caregivers 30 days after the activity (p=0.013). Conclusion: Emo-demo is effective in improving the knowledge of pregnant women and their caregivers regarding exclusive breastfeeding and appropriate complementary feeding. However, the effect on participants' attitudes requires additional approaches for more optimal results.
Immune response in IGF-1 and growth parameters among infected children Ardianah, Eva; Widjaja, Nur Aisiyah; Indriani, Diah; Melaniani, Soenarnatalina; Kuntoro; Wibowo, Arief; Notobroto, Hari Basuki; Purnomo, Windhu; Indawati, Rachmah; Saputro, Sigit Ari; Santoso, Febrina Mustika; Puspitasari, Ria; Pebriaini, Prisma Andita; Nurfidaus, Yasmine; Irawan, Roedi; Hidayat, Boerhan; Hidayati, Siti Nurul; Hanindita, Meta Herdiana
BKM Public Health and Community Medicine Vol 41 No 08 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v41i08.18379

Abstract

Purpose: Infections in children can affect weight gain and linear growth by influencing metabolism and nutrition. Chronic inflammation results in growth failure mediated by pro-inflammatory cytokines and poor nutritional intake, which affects the GH/IGF-1 axis. This study aimed to investigate the impact of the inflammatory response on children's anthropometry, particularly HAZ, and the role of IGF-1. Methods: An observational study with a cross-sectional design was conducted from September 2021 to July 2022. The study involved children diagnosed with infections. The subjects had undergone a physical and laboratory investigation, which included a thorax photo, urine culture, Mantoux test, and complete blood test in a hospital setting. A complete medical history was obtained from the pediatrician. Results: The prevalence of undernutrition was 37.33%; the prevalence of underweight/severely underweight, stunted/severely stunted, and wasted/severely wasted was 25.33%, 30.66%, and 14.67% respectively. Stunted/severely stunted was more prevalent in subjects under 2 years old, compared to subjects more than 2 years old (22/41 vs. 7/34, p=0.014). SEM analysis revealed that the inflammatory response affected IGF-1 levels (r=0.850, p=0.000), while IGF-1 affected body composition (r=0.245, p=0.025), and then affected HAZ (r=1.000, p=0.000). The effect of IGF-1 on HAZ appears to be indirect, acting through body composition. Parental height has a weak, albeit significant, effect on body composition (r=0.101, p=0.025) and HAZ (r=0.192, p=0.040). Univariate analysis revealed strong correlations between IL-6 and IL-10 and IGF-1 (r=0.870, p=0.000 and 0.876, p=0.000, respectively). In contrast, parental height showed a correlation with HAZ/LAZ (r=0.319, p=0.000). Maternal height was correlated positively with WAZ (r=0.320, p=0.044). Conclusion: The prevalence of stunting among children under two years of age indicates that early childhood constitutes a critical period for intervention in growth and development. Inflammatory response has been demonstrated to influence IGF-1 levels in children. The role of IGF-1 on HAZ was mediated by body composition.
DETERMINAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS OFA PADANG MAHONDANG TAHUN 2024 Ridha, Yahdi Fitrah; Naser, Mhd Izzan; Timantha, Leo Eykel; Sudarmaji, Sudarmaji; Indawati, Rachmah; Silalahi, Larry Lorica Br
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i2.1702

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas balita di negara berkembang. Puskesmas Ofa Padang Mahondang mencatat 397 kasus ISPA pada balita tahun 2023, menunjukkan ISPA masih menjadi masalah kesehatan masyarakat signifikan. Tujuan: Mengetahui pengaruh kondisi fisik rumah dan perilaku keluarga terhadap kejadian ISPA pada balita. Metode: Penelitian case control melibatkan 180 balita (90 kasus, 90 kontrol) di Puskesmas Ofa Padang Mahondang, Juni-Desember 2024. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi menggunakan kuesioner terstandar. Analisis bivariat menggunakan Chi-square, multivariat regresi logistik. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara ventilasi (p=0,033; OR=0,373), suhu-kelembapan (p=0,031; OR=0,364), kepadatan hunian (p=0,000; OR=0,222), penggunaan obat nyamuk bakar (p=0,000; OR=6,348), dan merokok dalam rumah (p=0,000; OR=4,042) dengan kejadian ISPA. Obat nyamuk bakar meningkatkan risiko 6,3 kali, merokok 4,0 kali. Simpulan: Kondisi fisik rumah tidak memenuhi standar dan perilaku keluarga tidak sehat, khususnya penggunaan obat nyamuk bakar dan merokok dalam rumah, secara signifikan meningkatkan risiko ISPA pada balita. Saran: Diperlukan intervensi keluarga untuk menurunkan kejadian ISPA.
PELATIHAN ANALISIS DATA KATEGORI DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ANALISIS DATA BIDANG KESEHATAN Indawati, Rachmah; Arief Wibowo; Assaye Girma Mengistu; Antonius Yansen Suryadarma5; Surma Elisa Manihuruk
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 3 (2024): APTEKMAS Volume 7 Nomor 2 2024
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/apts.v7i2.8442

Abstract

In health sector, a lot of data is found categorical data. The advantage of this category data can do an 'assessment', 'association' and 'effect' of few variables. On the one hand, students do not explore using categorical data, yet understand comprehensively between one method and another statistical method and only focus on one particular method. The purpose is to conduct training to provide knowledge about the concept data and skills data analysis. The target audience is health students. In order for participants to have interest and the training process is fun, the method used is to provide practice from basic to advanced levels and are given repeatedly according to different cases. The results showed increase in participants knowledge about the concept 72.5% and skills data analysis 78.05%. Evaluation of process and instructor showed good. Giving repeated with different levels of ability can develop sensitivity to health issues and practice data analyze quickly and accurately. So, meaningful soft skill element that can be developed, namely being critical. The systematic material is create fun learning process, generate interest and want to learn. It can build cognitive abilities. Discussions help participants gain knowledge and develop soft skills, namely being able to communicate.
Hubungan Kecemasan Terhadap Kunjungan KB Suntik Selama Pandemi Covid-19 Anggraini, Anita Dewi; Prasetyo, Budi; Indawati, Rachmah
Health and Medical Journal Vol 5, No 2 (2023): HEME May 2023
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33854/heme.v5i2.1248

Abstract

Pendahuluan: Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar urutan ke-4 di dunia. Masalah ini diperparah dengan adanya wabah COVID-19. Peserta KB Aktif pengguna alat kontrasepsi suntik di Kota Madiun mengalami penurunan dari 39,2% menjadi 33,83. Selain itu, Total kunjungan peserta KB suntik mengalami penurunan dari 1919 menjadi 1532 kunjungan pada tahun 2021. Penyebaran jumlah kasus COVID-19 tidak hanya berdampak pada kondisi kesehatan fisik namun juga kesehatan psikologis masyarakat. Wabah COVID-19 yang berlangsung cepat dan tingginya angka kematian akan menyebabkan kecemasan pada seseorang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecemasan terhadap kunjungan KB suntik selama pandemi COVID-19. Metoda: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh akseptor KB suntik di puskesmas wilayah Kota Madiun. Jumlah sampel sebanyak 323 sampel. Teknik pengambilan sampel dengan systematik random sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi logistik berganda. Hasil: Akseptor KB suntik yang tidak berkunjung mengalami kecemasan kategori berat sebesar 20,5%, persentase ini lebih tinggi dibandingkan dengan kecemasan kategori ringan (0%), dan kategori sedang (11,2%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa p-value sebesar 0,000 < 0,05 sehingga kecemasan berpengaruh terhadap kunjungan KB suntik selama pandemi COVID-19. Nilai OR= 3,934 berarti kecemasan kategori tinggi meningkatkan resiko 3,934 kali tidak melakukan kunjungan dibandingkan dengan kecemasan kategori ringan. Kesimpulan: Pentingnya peran pemerintah dalam memberikan perhatian tidak hanya kondisi fisik namun juga kesehatan mental akseptor KB suntik selama pandemi COVID-19. Apabila tenaga kesehatan menemukan gejala- gejala yang menunjukkan masalah psikologis pada akseptor KB suntik maka disarankan untuk segera melakukan koordinasi dengan psikolog.
Mengembangkan Kemampuan Literasi Statistik Melalui Pelatihan Analisis Data Kesehatan Indawati, Rachmah; Qomaruddin, Mochammad Bagus; Rachmayanti, Riris Diana
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i2.2451

Abstract

Abstrak. Literasi statistik merupakan suatu keterampilan dasar yang diperlukan untuk memahami pesan statistik. Pentingnya pemahaman statistik ini bagi kurikulum pendidikan agar berfungsi secara efektif dalam era teknologi informasi. Namun, faktanya mahasiswa masih mengalami kesulitan memahami data. Tujuan pelatihan adalah mengembangkan kemampuan dan keterampilan literasi statistik. Konsep literasi statistik untuk mengukur pengetahuan statistik yang dilihat dalam 3 indikator yaitu mampu memahami data statistik, mampu menggunakan konsep statistik untuk menggambarkan kondisi data, mampu membaca data dalam bentuk visual. Hasil pelatihan menunjukkan peserta dapat menafsirkan data dan mendiskusikan data (kategori baik). Melalui praktek mengerjakan soal, individu belajar untuk melatih cara menafsirkan data atau mengembangkan kepekaan melihat nilai statistik. Sehingga ada peningkatan pengetahuan dalam capaian setiap indikator literasi statistik. Keterampilan literasi juga dilihat dalam naskah skripsi. Namun, hasil yang dilaporkan menunjukkan rendah dalam hal: menyampaikan pesan statistik, mempresentasikan data yang beragam dan menggambaran konsep statistik. Abstract. Statistical literacy is basic skill needed to understand data statistical. The importance of educational curriculum is that statistical literacy functions effectively in the information technology era. However, fact is that students still have difficulty understanding the data. The aim of training is to develop abilities and skills statistical literacy. The concept of statistical literacy to measure statistical knowledge in 3 indicators, namely being able to understand statistical data, use statistical concepts to describe data conditions, read data in visual. The results of training show that participants can interpret data and discuss data (good category). practice answering questions, individuals learn to interpret data or develop sensitivity to seeing statistical values. So there is an increase in knowledge in achieving each indicator of statistical literacy. Literacy skills are also seen in skripsi. However, reported results show low levels in terms of: conveying statistical messages, presenting diverse data and describing statistical concepts.
A Studi Meta Analisis: Faktor Risiko Pengetahuan, Sikap, dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Seksual Remaja Anindya, Ajrine; Indawati, Rachmah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i1.167

Abstract

Latar Belakang: Pada masa remaja terjadi berbagai perubahan baik secara fisik, biologis, dan psikologis. Apabila remaja tidak siap menghadapi perubahan, permasalahan yang bisa terjadi salah satunya adalah perilaku seksual berisiko. Laporan hasil studi terdahulu menyatakan pengetahuan, sikap, dan pergaulan teman sebaya berpengaruh terhadap perilaku seksual.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengukur risiko pengetahuan kesehatan reproduksi, sikap, dan pergaulan teman sebaya terhadap perilaku seksual remaja.Metode: Penelitian ini menggunakan metode meta-analisis. Pencarian artikel studi melalui dua database pengindeks yaituGoogle scholar dan GARUDA. Penelusuran menggunakan kata kunci memperoleh 20 artikel yang memenuhi syarat dalam rentang 2015–2021. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak Jeffreys’s Amazing Statistics Program(JASP). Ukuran efek yang digunakan adalah odds ratio.Hasil: Variasi antar penelitian bersifat heterogen. Melalui random effect model, diperoleh hasil yaitu ada pengaruh antara pengetahuan terhadap perilaku seksual remaja dengan efek gabungan OR=6,43 (95%CI 3,49;9,37), ada pengaruh antara sikap terhadap perilaku seksual remaja dengan efek gabungan OR=3,14 (95%CI 2,09;4,19), dan tidak ada pengaruh antara pergaulan teman sebaya terhadap perilaku seksual dengan efek gabungan OR=5,07 (95%CI 0,90;9,32). Kesimpulan: Dalam melakukan pencegahan perilaku seksual berisiko, diperlukan beberapa tindakan intervensi untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi serta dukungan orang tua dan lingkungan untuk membentuk sikap remaja sejak dini.
FAKTOR RISIKO DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KEHAMILAN RISIKO TINGGI Lestari, Suriari; Indawati, Rachmah; Prasetyo, Budi
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i2.439

Abstract

Latar Belakang: WHO memperkirakan sekitar 15-20% ibu hamil yang berada di negara maju atau berkembang mengalami kehamilan risiko tinggi dan/ atau komplikasi. Kehamilan risiko tinggi disebabkan oleh interaksi antara keadaan biologik ibu dengan faktor lingkungan, genetik, dan sosial budaya. Faktor lingkungan berupa dukungan suami menjadi faktor penting dalam masa kehamilan istri.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dukungan sosial suami yang meliputi dukungan emosional, dukungan informasi, dukungan instrumental, dan dukungan penilaian terhadap kehamilan risiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas Pringgasela kabupaten Lombok Timur provinsi NTB.Metode: Penelitian ini merupakan  penelitian analitik observasional dengan rancang bangun case control. Populasi kasus dalam penelitian ini adalah seluruh suami dari ibu hamil risiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas Pringgasela. Populasi kontrol adalah seluruh suami dari ibu dengan kehamilan risiko rendah. Perbandingan sampel kasus : sampel kontrol adalah 1 : 1. Dari perhitungan besar sampel minimum diperoleh sampel kasus sebanyak 74 orang dan sampel kontrol sebanyak 74 orang. Data ibu hamil risiko tinggi diperoleh dari register kohort ibu yang tersedia di Poskesdes/ Polindes pada bidan desa. Metode pengambilan sampel secara cluster random sampling. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data skunder diperoleh dari PWS KIA Puskesmas Pringgasela, register kohort ibu, dan buku KIA. Data penelitian dianalisis secara univariate dan multivariate. Analisis multivariate menggunakan uji regresi logistik biner (95% C.I.).Hasil: Hasil analisis multivariate menunjukkan variabel dukungan emosional suami (p=0,006), dukungan informasi suami (p=0,026), dukungan instrumental suami (p=0,020), dan dukungan penilaian suami (p=0,016) merupakan faktor risiko kehamilan risiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas Pringgasela.Simpulan: Faktor risiko yang berpengaruh terhadap kehamilan risiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas Pringgasela adalah dukungan emosional suami, dukungan informasi suami, dukungan instrumental suami, dan dukungan penghargaan suami.
Hubungan Pendidikan dan Pekerjaan Ibu Terhadap Pemberian Asi Ekslusif di Desa Pelem, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro Farida farida; Ruri Kharisma Fitriani; Maulidiyatun Nafiisah; Rachmah Indawati
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 1 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (JUNE 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i1.2022.166-173

Abstract

Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan susu murni dari tubuh ibu yang mengandung banyak zat gizi dan bisa memenuhi kebutuhan tumbuh kembang bayi dengan optimal. Pemberian ASI sudah dilakukan oleh orang Indonesia sejak dulu, tetapi bukan ASI eksklusif melainkan ditambah dengan pemberian susu formula, madu dan makanan tambahan lainnya. Cakupan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia < 6 bulan di Kecamatan Purwosari tahun 2019 sebesar 65 (98,5%). Pemberian ASI ekslusif ibu pada bayi dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor Pendidikan dan faktor pekerjaan.  Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara pendidikan dan pekerjaan ibu terhadap pemberian ASI eksklusif di Desa Pelem, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro tahun 2020. Metode: Penelitian menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode survey dan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data menggunakan kuisioner wajib tentang 1000 HPK dengan melalukan probing untuk mendapatkan informasi mendalam yang berkaitan dengan pemberian ASI eksklusif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebesar 5,0% ibu di Desa Pelem memberikan ASI eksklusif sedangkan 95,0% ibu di desa pelem tidak memberikan ASI eksklusif. Sebagian besar ibu yang memiliki tingkat pendidikan rendah di desa pelem yaitu sebesar 66,7% dan sebesar 53,3% ibu di desa Pelem menyatakan bahwa mereka bekerja. Kesimpulan: Ada hubungan antara pendidikan ibu dengan pemberian ASI eksklusif dan tidak ada hubungan antara pekerjaan ibu dengan pemberian ASI eksklusif di Desa Pelem, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro. Kata kunci: Pendidikan, Pekerjaan, ASI Eksklusif  
Co-Authors Agus Sulistiyono Ahsanu Bil Husna Aisyah Amalia Ajrine Anindya Alinea Dwi Elisanti Ama, Fuad Andrei Ramani Anggraini, Anita Dewi Anggun Wahyu Widoretno Aninditya Ardhana Riswari Aninditya Ardhana Riswari Anindya, Ajrine Anita Dewi Anggraini Antonius Yansen Suryadarma5 Anysiah Elly Yulianti Anysiah Ely Yulianti Ardianah, Eva Arief Wibowo Arief Wibowo Arief Wibowo Aristanto Prambudi Assaye Girma Mengistu Astutik, Nanik Dwi Ayu Pangestuti Bahmid, Moh. Bayu Satria Wiratama Boerhan Hidayat, Boerhan Budi Prasetyo Budi Prasetyo Cahyani, Fatimah Dwi Dayinta Akmaliyah Tafhamin Dessyar Patricia Devy, Shimarti Rukmini Dewi, Rika Satya Diah Indriani Diah Indriani Dinana Izzatul Ulya Dwi - Kuswanto Edi Hermanto Eka Cahya Febriyanto Faisal Yusuf Ashari Faishal Azhar Wardhana Farah Amalia Firdausya Farida farida Fatimah Dwi Cahyani Febrianto, Eka Cahya Fernanndes, Angelina da Costa Galuh Mega Kurnia Gerardin Ranind Kirana Hanindita, Meta Herdiana Hari Basuki Notobroto HERMANTO, EDI Husna, Ahsanu Bil Ismayani Ismayani Ismayani Jayanti Dian Eka Sari, Jayanti Dian Kamila Fihir Bawazier Keya, Rino Tryanto KUNTORO Kuntoro Kuntoro Kurnia, Galuh Mega Lestari, Suriari Lucia Yovita Hendrati Lyndhita Maya Saffrina M. Bahmid Mahmudah Mahmudah Maulidiyatun Nafiisah Min, Yuliana Purnama Sari Mochammad Bagus Qomaruddin Najib, Hikmah Rafiah Namirah Aulia Rizki Herdianisah Naser, Mhd Izzan Nienda Mustika Wahyuning Tyas Noviyanti, Tausyiah Rohmah Nunik Puspitasari Nur Aisiyah Widjaja, Nur Aisiyah Nur Eny Indah Harum Nuraidah, Lutfi Fajar Nurfidaus, Yasmine Pangestuti, Ayu Pebriaini, Prisma Andita Prambudi, Aristanto Ria Puspitasari Ridha, Yahdi Fitrah Rika Satya Dewi Rino Triyanto Keya Riris Diana Rachmayanti Roedi Irawan Ros diana Tasman Ruri Kharisma Fitriani Santoso, Febrina Mustika Shrimarti Rukmini Devy Sigit Ari Saputro Silalahi, Larry Lorica Br Siska Ditaningtias SITI NURUL HIDAYATI Soenarnatalina Melaniani Sri Widati SUDARMAJI SUDARMAJI Suriari Lestari Surma Elisa Manihuruk Tahta, Oryza Takako Yasutome Tamara Nur Budiarti Tausyiah Rohmah Noviyanti Timantha, Leo Eykel Widoretno, Anggun Wahyu Windhu Purnomo Wismoyo Nugraha Putra Yuli Puspita Devi Yuliana Purnama Sari Min Yuly Sulistyorini Zulfa Mazida