Claim Missing Document
Check
Articles

Simulasi Sistem Jaringan Pipa Distribusi Air Bersih Kota Watansoppeng Kabupaten Soppeng Andi Muhammad Irfan
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 12, No 3 Okt (2010)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bertambahnya luas wilayah pelayanan mengakibatkan sejumlah wilayah tidak dapat dicapai oleh pelayanan air bersih. Penelitian bertujuan untuk menganalisa faktor-faktor penyebabnya, yaitu kebutuhan air bersih, potensi sumber air baku, kondisi eksisting distribusi jaringan, dan optimisasi distribusi jaringan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus dan disimulasi dengan menggunakan program WaterNet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi sumber air baku yang tersedia sebesar 220 l/d, masih dapat mencukupi kebutuhan air penduduk hingga tahun 2017 yaitu sebesar 80,11 l/d. Hasil simulasi jaringan pada kondisi eksisting menunjukkan tekanan relatip pada beberapa jaringan pipa di bawah nol, . Simulasi kondisi optimisasi jaringan yaitu dengan melakukan perubahan diameter pipa transmisi dari 0,3 m menjadi 0,4 m, memanfaatkan tangki eksisting, dan kapasitas pompa ditambah dari head 80 m debit 30 l/d menjadi head 100 m dan debit 50 l/d, dengan demikian pengaliran air secara kontinu dapat dilakukan dibandingkan dengan kondisi eksisting sebelumnya.Kata kunci: distribusi air, tekanan relatip, dan optimisasi.
AnalisisPerubahan Tekanan dan Temperatur Kondensor Menggunakan Refrigeran R-22 pada AC 1 PK Andi Muhammad Irfan
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 15, No 1 Apr (2012)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gas refrigeran AC pada tekanan dan temperatur tinggi kemudian meninggalkan kompressor AC (pemampatan gas akan menyebabkan naiknya temperatur) dan masuk ke kondensor AC dimana gas didinginkan menjadi bentuk cair. Refrigerasi adalah pengeluaran kalor dari suatu ruangan dan kemudian mempertahankan keadaannya sedemikian rupa sehingga temperaturnya lebih rendah dari temperatur lingkungannya. Suhu/temperatur pada waktu proses kondensasi ini terjadi masih lebih tinggi dari temperatur udara disekitarnya. Oleh karena itu refrigeran yang mengalir keluar dari kondensor menuju TXV melalui “filter drier” masih akan mengalami proses perpindahan kalor yang akan menurunkan suhu refrigeran lebih rendah lagi dari suhu cair jenuhnya (saturated liquid).Proses penurunan suhu setelah melalui titik “saturated liquid” ini disebut proses subcooling dan wujud refrigeran disebut “subcooled liquid”. Penelitian yang akan dilaksanakan bersifat kajian teoritis dan eksperimental eksperimental. Dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa Penurunan tekanan masuk kondensor ke tekanan keluar kondensor terjadi tapi tidak signifikan hanya sekitar 5 Psi. sedangkan penurunan temperatur masuk ke temperatur keluar kondensor terjadi penurunan yang sangat signifikan yaitu sekitar 40 0C, dengan demikianbahwa proses kondensasi di dalam kondensor tidak mempengaruhi tekanan atau tekanan relatif tetap dan menurunkan temperatur dari temperatur tinggi ke temperatur rendah.Kata-kata kunci: AC, Kondensor, Tekanan dan temperatur
Analisis Perolehan Beban Kalor dari Dinding Terhadap Besarnya Beban Kalor pada Air Conditioner Andi Muhammad Irfan
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 13, No 3 Apr (2011)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa faktor yang berhubungan dengan kenyamanan suatu lokasi yaitu bentuk dan ukuran ruangan, warna dominan ruangan, penempatan obyek-obyek dalam ruangan, penghuni ruangan, pemilihan unit mesin pengkondisian udara dan yang tak kalah pentingnya adalah sirkulasi udara dalam ruangan tersebut. Kenyamanan suatu lokasi sangat penting untuk ditinjau karena dengan kondisi lingkungan yang sejuk dan nyaman mampu memberikan inspirasi-inspirasi baru bagi orang yang berada pada tempat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung beban pendingin sistem pengkondisian udara yang dipengaruhi oleh faktor perolehan beban kalor dari dinding pada ruangan perkuliahan EJ 106 Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Berdasarkan hasil perhitungan maka dapat disimpulakan bahwa besarnya beban kalor/pendingin ruangan EJ 106 dari perolehan kalor dinding adalah pada pukul 11.00 adalah 51,24 Watt, pada pukul 12.00 adalah 58,46 Watt, pada pukul 13.00 adalah 75,66 Watt dan pada pukul 14.00 besar perolehan kalor dinding adalah 99,71 Watt.Kata kunci: Beban kalor, dinding, AC
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva Bagi Mahasiswa Teknik mesin FT UNM A. Ramli Rasyid; Andi Muhammad Irfan; Ismail Aqsa
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.812 KB)

Abstract

Abstrak. Mitra Program Kemitraan Komunitas (PKM) ini adalah Mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin FT UNM. Masalahnya adalah: (1) rendahnya pengetahuan tentang media pembelajaran interaktif, (2) kurang terampil dalam memanfatkan teknologi informasi dalam membuat dan merancang media pembelajaran interaktif (3) kurang kreatif dalam pemilihan dan penggunaan platform atau software media pembelajaran (4) keterbatasan pengalaman dalam pembuatan media pembelajaran interaktif dan (5) tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam memanfaatkan media teknologi khususnya platform canva. . Metode yang digunakan adalah: ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya jawab, dan mitra pendamping. Hasil yang dicapai adalah (1) mitra memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang media pembelajaran interaktif (2) mitra sangat terampil memanfatkan teknnologi informasi dalam membuat dan merancang media pembelajaran interaktif (3) mitra sangat kreatif dalam pemilihan dan penggunaan platform atau software media pembelajaran, (4) mitra memiliki pengalaman yang baik dalam pembuatan media pembelajaran interaktif. dan (5) mitra memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam penggunaan platform canva. Kata kunci: Media Pembelajaran, Platform Canva.
PKM GURU PAMONG DAN MAHASISWA KKN PPL TERPADU MELALUI LOKAKARYA PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MERDEKA BELAJAR DALAM SITUASI PANDEMI COVID-19 Amiruddin Amiruddin; Muhammad Hasim S.; Andi Muhammad Irfan
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 10: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.69 KB)

Abstract

Abstrak: Pengembangan Perangkat Pembelajaran bagi Guru SMK berbasis Merdeka Belajar pada Guru Pamong dan Mahasiswa KKN PPL Terpadu. Subjek pengabdian yaitu para guru Pamong dan Mahasiswa KKN PPL Terpadu UNM di penempatan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Banyak tantangan dalam pembelajaran pembelajaran terbaru diantaranya membuat perencanaan pembelajaran 1 lembar merupakan tahapan pertama yang diwujudkan dengan kegiatan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).  Setiap guru di setiap satuan pendidikan berkewajiban menyusun perangkat pembelajaran (Analisis SKL-KI dan KD, RPP, Bahan Ajar, LKPD, Media Pembelajaran dan Perangkat Penilaian). Fokus pengabdian adalah menyiapkan Guru Pamong dan Mahasiswa KKN PPL Terpadu yang mampu menjawab tantangan kompetensi Merdeka belajar memberikan arah baru Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang akan dikembangkan ke depan. Rencana kegiatan dan metode yang akan dilakukan dalam pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada Guru Pamong dan Mahasiswa KKN PPL Terpadu Tahun Akademik 2020 - 2021 mengenai Pengembangan Perangkat Pembelajaran berbasis Merdeka Belajar dalam Situasi Pandemi Covid-19 di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dalam bentuk Lokakarya. Selain itu, diadakan pula pendampingan untuk memastikan keberlangsungan implementasi Pengembangan Perangkat Pembelajaran dalam pembelajaran di sekolah.Kata kunci:  Program PKM, Perangkat Pembelajaran, Merdeka Belajar
Penerapan Pembalajaran Digital pada Materi Peralatan dan Bahan Las Listrik untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Lydia Episar; Andi Muh Irfan
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 8, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v8i2.29927

Abstract

Pembelajaran di SMK YPK 2 Biak selama masa pandemic covid-19 dinilai kurang efektif dan menurunkan minat belajar peserta didik. Pembelajaran hanya dilakukan melalui WA-group bagi mereka yang memiliki gadget dan bagi mereka yang tidak memiliki gadget disediakan materi dan LKPD untuk di copy dan dipelajari di rumah. Tidak ada interaksi antara guru dan perserta didik sehingga hanya sebagian dari mereka yang aktif mengikuti pembelajaran.  Hal ini mendorong menulis untuk penelitian dengan menerapkan pembelajaran digital untuk meningkatkan minat belajar siswa SMK YPK 2 Biak.  Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, siklus pertama dilakukan secara daring melalui zoom meeting dan siklus ke kedua dilakukan dengan tatap muka terbatas di kelas.  Pembelajaran digital dilakukan dengan membagikan materi, vidio dan LKPD di media padlet serta melakukan tes diakhir pembelajaran dengan aplikasi quizizz.  Minat belajar peserta didik dilihat dari persentase kehadiran dalam kelas, keaktifan mengerjakan tugas dalam kelompok, memaparkan hasil, tanya jawab dan dalam mengikuti tes dibagian akhir pembelajaran.   Dari hasil penelitian menujukkan bahwa kehadiran peserta didik pada siklus I dan II mencapai 100%.  Keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran pada pada sikulus 1 keseluruhan masih kurang dari 50% sedangkan pada siklus II persentasenya diatas 80%.  Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran digital di SMK YPK 2 Biak dapat meningkatkan minat belajar peserta didik baik dalam kelas virtual maupun melalui tatap muka langsung di kelas.  Penerapan pembelajaran digital perlu bimbingan langsung dari guru untuk lebih meningkatkan minat belajar peserta didik.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS JOB SHEET UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMFRAIS CNC (CNC MILLING SKILL) SISWA KELAS XII SMK NEGERI 5 MAKASSAR Rusli Ismail; Andi Muhammad Irfan; Andi Muadz Palerangi
JoVI:JOURNAL of VOCATIONAL INSTRUCTION Vol 1, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.984 KB) | DOI: 10.55754/jov.v1i2.39594

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Researsch) yang bertujuan untuk Mengetahui Apakah Penerapan Pembelajaran Berbasis Job Sheet Dapat Meningkatkan Keterampilan Memfrais CNC (CNC Milling Skill) Siswa Kelas XII SMK Negeri 5 Makassar. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas XII Teknik Pemesinan SMK Negeri 5 Makassar tahun pelajaran 2019/2020 dengan jumlah 24 peserta didik. Siklus satu dilaksanakan 4 kali pertemuan dilanjutkan pada siklus II dilaksanakan 4 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui tes praktik sesuai dengan job sheet yang diberikan sebelumnya pada setiap siklus dan observasi langsung pelaksanaan tindakan. Hasil penelitian ini mengindikasikan adanya peningkatan keterampilan peserta didik secara kuantitatif, peningkatan ini terlihat pada skor rata–rata hasil praktik peserta didik pada siklus I adalah 73.91 dan kemudian meningkat menjadi 85.29 pada siklus II, Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui pembelajaran berbasis job sheet dapat meningkatkan keterampilan memfrais CNC (CNC milling skill) siswa kelas XII SMK Negeri 5 Makassar.
Pemodelan Matematis Kinetika Pengeringan Cabai Merah Dengan Perlakuan Blansing Suhu Rendah Andi Muhammad Irfan; Nunik Lestari
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.116 KB) | DOI: 10.29303/jrpb.v10i1.328

Abstract

Blansing suhu rendah dalam waktu yang relatif lama masih jarang dilakukan sebagai perlakuan pendahuluan sebelum pengeringan cabai. Blansing suhu rendah sejatinya juga memberikan dampak positif bagi bahan yang dikeringkan. Kondisi operasi pengeringan cabai merah tersebut dapat dioptimalkan dengan mempelajari kinetika pengeringan dan model matematikanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kinetika pengeringan, menentukan model matematika pengeringan yang paling sesuai, serta untuk menganalisis warna dari cabai kering yang dihasilkan. Proses blansing dilakukan pada suhu 60°C selama 10, 15, dan 20 menit. Proses pengeringan dilakukan menggunakan alat pengering tenaga surya tipe efek rumah kaca. Lima belas model matematika pengeringan lapis tipis dipilih untuk menyimulasikan karakteristik pengeringan cabai merah dengan perlakuan blansing suhu rendah pada beberapa durasi waktu blansing. Nilai moisture ratio (MR) hasil observasi digunakan untuk menentukan MR prediksi dengan curve fitting menggunakan analisis regresi non linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dibandingkan dengan perlakuan lainnya, perlakuan blansing suhu rendah selama 20 menit sebelum mengeringkan cabai dapat meningkatkan laju pengeringan bahan dan menghasilkan kadar air akhir yang lebih rendah. Warna cabai kering yang dihasilkan juga lebih baik, didukung dengan nilai browning index yang lebih rendah. Adapun model matematika yang paling akurat untuk mendeskripsikan karakteristik pengeringan cabai merah untuk tiap perlakuan adalah Model Modified Midilli-Kucuk, yang dikonfirmasi dengan analisis statistik R2 berkisar antara 0,996 – 0,997, X2 berkisar antara 0,029 x 10-2 – 0,035 x 10-2, SSE berkisar antara 1,027 x 10-2 – 1,239 x 10-2, dan RMSE berkisar antara 1,689 x 10-2 – 1,855 x 10-2.
Distribusi Kecakapan Abad 21 Siswa SMK di Indonesia Amiruddin Amiruddin; Andi Muhammad Irfan; Muhammad Hasim S; Wirawan Setialaksana
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. The 21st Century literacy are skills that have to be mastered by students, especially high school vocational students. Some of these skills are conventional, numeracy, scientific, ICT and financial literacy. Identifying the literacy mastery among students is the stepping stone to prepare high school vocational students in facing the 4.0 era. The current research is an assosiative quantitative research which aim to investigate: 1) the distribution of the literacy mastery among high school vocational students, 2) the association of the literacy mastery with student grades and their school regional, and the distribution of the parts of the literasy among students in vocational school in Indonesia. The current research is taken place in all vocational school in South and West Sulawesi. The research instrument are questionnaire which results will be analysed using Chi-Square Test. The results show that 1) 86.7% students of vocational school show a good understanding about the literacy, 2) the literacy are not associate with student grade and school regional and 3) most of students of vocational school shows a good understanding about the literacy, but the numeracy and financial literacy of the students are relatively in low category.Keywords: 21st Century literacy, Vocational School
Analisis Kemampuan Praktik Pembelajaran Inovatif pada Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan Universitas Negeri Makassar Andi Muhammad Irfan; A. Sri Astika Wahyuni; Nurlaela Nurlaela
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak; Kegiatan pembelajaran inovatif merupakan salah satu mata kegiatan yang dikemas dalam bentuk praktik pengalaman lapangan. Tujuan penelitian untuk mengetahui kemampuan mahasiswa PPG Dalam Jabatan Kategori I Tahun 2022 dalam melaksanakan kegiatan praktik pembelajaran inovatif yang terdiri dari rencana aksi I, rencana aksi II, refleksi akhir dan rencana tindak lanjut. metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling kepada mahasiswa PPG Dalam Jabatan Kategori I Tahun 2022 sebanyak 1186 dari lima belas bidang studi yang dilaksanakan di program studi pendidikan profesi guru universitas negeri Makassar. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan angket dengan teknik analisis datanya yakni analisis statistik deskriptif. Adapun hasil penelitian dari pemetaan penguasaan aspek praktik pembelajaran inovatif adalah (1) Kegiatan praktik pembelajaran inovatif pada rencana aksi I, mengungkapkan bahwa tingkat presentase mahasiswa PPG Dalam Jabatan Kategori I sebesar 57,14% dengan kategori sangat baik.; (2) Kegiatan praktik pembelajaran inovatif pada rencana aksi II, mengungkapkan bahwa tingkat presentase mahasiswa PPG Dalam Jabatan Kategori I sebesar 47,72% dengan kategori sangat baik; (3) Kegiatan praktik pembelajaran inovatif pada rencana akhir mengungkapkan bahwa tingkat presentase mahasiswa PPG Dalam Jabatan Kategori I sebesar 46,96% dengan kategori sangat baik; (4) Kegiatan praktik pembelajaran inovatif pada rencana tindak lanjut mengungkapkan bahwa tingkat presentase mahasiswa PPG Dalam Jabatan Kategori I sebesar 47,47% dengan kategori sangat baik.Kata kunci: Praktik, Pembelajaran Inovatif.