Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluating the Effectiveness of the Teaching Factory Learning Model in Leading Vocational Schools: A Case Study of Agribusiness, Food Crops, and Horticulture Programs Irfan, Andi Muhammad; Romadin, Achmad; Putra, Iswahyudi Indra; Baharsyah, Nur Intan; Nawi, Mohd Zulfakar Mohd
Journal of Vocational Education Studies Vol. 7 No. 2 (2024): Vol.7 No.2 (2024)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/joves.v7i2.10485

Abstract

Teaching Factory (Tefa) represents a transformative paradigm in vocational education, designed to immerse students in real-world industry settings within the school premises. By integrating practical training directly into the curriculum, Tefa ensures that students gain hands-on experience alongside theoretical knowledge, fostering a comprehensive skill set. This innovative approach not only enhances students' employability but also cultivates a deeper understanding of industry practices, ultimately equipping them with the competencies needed to thrive in their chosen fields. This research reviews the evaluation of the implementation of Tefa learning at leading vocational schools in the Food Crops and Horticulture Agribusiness Study Program. The research method used was evaluation, using interviews, observation, documentation, and questionnaire studies. Based on the results of evaluation research on the implementation of the teaching factory learning model in the food crop and horticulture agribusiness skills program at SMKN A and B, the following can be drawn: Evaluation of the context, input, process, and product components shows promising results with percentages of 85.4%, 83.7%, 86.3%, and 83.4%, respectively. The data showed the effectiveness of practical learning in achieving vocational education goals.
Hubungan Kreativitas dan Gaya Belajar Mahasiswa Terhadap Hasil Mata Kuliah Praktek Pengelasan di PTM-UNM Irfan, Andi Muhammad; S, Muhammad Hasim; Romadin, Achmad; Putra, Iswahyudi Indra
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Tantangan dalam dunia pendidikan saat ini adalah menumbuhkan kreativitas di kalangan mahasiswa. kreativitas dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni gaya belajar, mode belajar dan minat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kreativitas dan gaya belajar mahasiswa dengan hasil praktek pengelasan pada mahasiswa jurusan pendidikan teknik mesin di Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi berganda, melibatkan 58 sampel. Instrumen yang digunakan adalah tes dan angket untuk mengukur kreativitas dan minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas dan gaya belajar berpengaruh secara signifikan baik secara individual maupun simultan terhadap hasil praktek pengelasan. Dengan demikian, pengembangan kreativitas dan gaya belajar yang tepat sangat penting dalam meningkatkan performa mahasiswa pada pembelajaran praktek pengelasan. Kata Kunci: Kreativitas, Gaya Belajar, Hasil Belajar Mahasiswa
STUDI ALOKASI WAKTU PEREMPUAN PEKERJA TELUR IKAN TORANI DALAM RUMAH TANGGA DAN RANAH PUBLIK Harianto, Dedi; Romadin, Achmad; Ahmad, Ahmad; Irfan, Andi Muhammad; Slamet, M. Aji
DISCOURSE: Indonesian Journal of Social Studies and Education Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : Citra Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69875/djosse.v2i1.134

Abstract

Torani fish eggs have become an important part of Takalar District's livelihoods and household economics. Mothers make up the vast majority of the Torani fish egg management workforce. Women's dual function in modern society has evolved significantly. The purpose of this study is to look into how female Torani fish egg workers allocate their time. The study employs a qualitative methodology. The study discovered that married female Torani fish egg workers split their time between housework and work outside the home. Although they work 8-10 hours every day, they spend most of their free time with their family. Economic circumstances, kid population, and educational level all contribute to this dual role. However, their public appearance contributes to the family's requirements. Despite this, social connection within the family is intact, and parents continue to instill values in their offspring.
EVALUASI PELAKSANAAN TEACHING FACTORY DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN DAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA SISWA SMK DI KOTA MAKASSAR Harianti; Muhammad Yahya; andi muhammad irfan
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 6, Issue 2, June (2022)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to discover (1) the implementation of teaching factory at SMK in Makassar city based on the context, input, and process components and (2) the implementation of teaching factory at SMK in Makassar city in terms of product components based on the students' entrepreneurial skills and motivation. The study was conducted with an evaluation approach with a context, input, process, product model. The respondents of the study were educators and students at SMK with the total of 42people. Data collection techniques employed document studies, observations, and questionnaires. Data were analyzed descriptively by percentage. The results of the study reveal that the overall teachingfactory implementation of CIPP components is in very good category, which includes: the context component is in "very good" category, the input component is in "very good" category, the process component is in "very good" category, and the product component is in "very good" category. Furthermore, the implementation of the teaching factory is effectively used to improve the entrepreneurial skills and motivation of SMK students in Makassar city.
Pelatihan Pembelajaran Berbasis Project Rill Pada SMK : Id Muhammad Hasim; Andi Muhammad Irfan; Ashar Pramono; Samnur; Sudarmanto Jaya Negara
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v1i2.4785

Abstract

Kurikulum merdeka merupakan pendekatan yang memberikan kebebasan dan fleksibilitas kepada sekolah untuk menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan lokal dan karakteristik siswa. Di sekolah kejuruan, pelaksanaan program Merdeka menekankan pada pengembangan keterampilan praktis dan kreativitas untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja. Proses pembelajaran proyek rill mencakup berbagai tahap, mulai dari analisis kebutuhan, perencanaan, produksi, hingga evaluasi dan layanan purna jual. Siswa belajar untuk menganalisis, membuat, dan mempresentasikan produk berdasarkan pengalaman nyata. Model ini juga mendorong kolaborasi antara sekolah dan industri, memastikan bahwa pembelajaran relevan dengan kebutuhan pasar. Dalam kegiatan PKM pelatihan pembelajaran berbasis project rill pada SMK. Guru dilatih membuat model pembelajaran yang outputnya merupakan produk/jasa yang menjadi ciri khas setiap sekolah misal Siswa jurusan Teknik Mesin membuat komponen mesin yang dipesan oleh industri lokal. Proyek ini melibatkan seluruh proses dari desain, produksi, hingga pengujian kualitas. Project rill berupa Jasa misalnya siswa jurusan Tata Boga membuka layanan katering untuk acara-acara lokal. Mereka bertanggung jawab atas perencanaan menu, persiapan makanan, dan layanan kepada pelanggan. Proyek-proyek ini tidak hanya mengembangkan keterampilan teknis siswa, tetapi juga meningkatkan kemampuan mereka dalam bekerja sama, memecahkan masalah, dan berkomunikasi secara efektif.
Peningkatan Kualitas Kesehatan Lingkungan Melalui Pembangunan SPAL di Desa Bababulo Utara: Id Baso Riadi Husda; A. Ramli Rasyid; Ady Rukma; Hamzah Nur; Andi Muhammad Irfan
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v1i2.5529

Abstract

Abstrak; Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah (SPAL) di Desa Bababulo Utara, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, merupakan inisiatif penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan lingkungan masyarakat. Artikel ini mendokumentasikan proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proyek pembangunan SPAL yang dilakukan sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN).Metodologi yang digunakan dalam proyek ini melibatkan pendekatan teknikal, ekologis, dan sosial. mahasiswa KKN Reguler Angkatan L melakukan diskusi,observasi dan pengawasan konstruksi untuk memastikan bahwa proyek sesuai dengan standar yang berlaku. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan air limbah juga menjadi fokus utama dalam kegiatan ini.Hasil dari pembangunan SPAL di Desa Bababulo Utara menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat. Pencemaran lingkungan akibat pembuangan air limbah sembarangan berhasil dikurangi, yang berdampak positif pada kebersihan dan kenyamanan desa. Infrastruktur desa juga mengalami perbaikan, terutama dalam hal sistem drainase yang lebih efektif dalam mencegah banjir dan genangan air. Kata Kunci: Air limbah,Kesehatan, Lingkungan.
PENGARUH SOFT SKILL DAN HARD SKILL TERHADAP KESIAPAN KERJA SESUAI KEBUTUHAN INDUSTRI 4.0 PESERTA DIDIK SEKOLAH MENEGAH KEJURUAN KOTA MAKASSAR Irfan, Andi Muhammad; Amiruddin, Amiruddin; Sahabuddin, Arimansyah; Putri, Alizha Noviana
JoVI:JOURNAL of VOCATIONAL INSTRUCTION Vol 1, No 1 (2022): Mei
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.391 KB) | DOI: 10.55754/jov.v1i1.32152

Abstract

Salah satu cara dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 ini adalah adanya kesadaran setiap peserta didik untuk berusaha menguasai keahlian atau skill untuk mempersiapkan diri dalam memasuki dunia kerja serta melahirkan tenaga kerja profesional guna mendapatkan keseimbangan dengan keberadaan teknologi sekarang. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kuantitatif yang menggunakan analisis regresi linier berganda. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI dan XII Jurusan Teknik Pemesinan di 3 SMK di Kota Makassar yang. Data hasil penelitian diperoleh dari hasil sebaran angket istrument softskill, hard skill, dan kesiapan kerja. Teknik analisis data yaitu dengan analisis deskriptif dan analisis regresi linear sederhana. Peneliti menggunakan bantuan program SPSS 21 dalam analisis data dengan taraf signifikan 5%. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil bahwa adanya dampak dari pandemi Covid-19 sehingga hasil dari uji t yang menunjukkan bahwa variabel soft skill memiliki koefisien regresi sebesar 0.175 dengan probabilitas 0.02. berarti mendukung H1 karena nilai signifikaainya <0.05, yang berarti variabel soft skill berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja, setelah melakukan hasil uji t yang menunjukkan bahwa variabel hard skill memiliki koefisien regresi sebesar 0.247 dengan probabilitas 0.001. berarti mendukung H2 karena nilai signifikaainya <0.05, berarti bahwa variabel hard skill berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja. Terdapat pengaruh signifikan dari soft skill dan hard skills terhadap kesiapan kerja dunia industri 4.0 SMK Kota Makassar. Kesimpulan ini didasarkan pada data hasil penelitian yang menunjukkan koefisien determinasi sebesar 0.157 kemudian f hitung sebesar 11.428 lebih besar dari f tabel sebesar 0.1567. Sehingga dapat diketahui besarnya pengaruh soft skill dan hard skill secara simultan terhadap kesiapan kerja adalah 15.7%.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEACHING FACTORY TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI PADA MATA PELAJARAN LAS BUSUR MANUAL SMAW DI SMKN 3 GOWA Djuanda, Djuanda; Irfan, Andi Muhammad; Z, Muhsin; Rismawan, Risky
JoVI:JOURNAL of VOCATIONAL INSTRUCTION Vol 1, No 1 (2022): Mei
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.868 KB) | DOI: 10.55754/jov.v1i1.33424

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengaruh Model Pembelajaran Teaching Factory  Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas XI Mata Pelajaran Las Busur Manual (SMAW) Di SMKN 3 Gowa. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran teaching factory dan variabel terikatnya adalah motivasi belajar siswa kelas XI mata pelajaran las busur manual (SMAW) di SMKN 3 Gowa. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Jurusan Teknik Pengelasan di SMKN 3 Gowa yang terdiri dari 41 siswa. Data hasil penelitian diperoleh dari hasil sebaran kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu dengan analisis deskriptif dan analisis regresi linear sederhana. Peneliti menggunakan bantuan program SPSS 25.0 dalam analisis data dengan taraf signifikan 5% untuk melihat besarnya pengaruh yang diberikan oleh variabel bebas terhadap variabel terikat. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa model pembelajaran teaching factory berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa kelas XI mata pelajaran las busur manual (SMAW) di SMKN 3 Gowa dengan pengaruh sebesar 67,6%, sedangkan sisanya 32,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
EVEKTIFITAS PEMBELAJARAN DARING PADA MINAT BELAJAR SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA PTM FT UNM Idkhan, A. Muhammad; Irfan, Andi Muhammad; Indra Putra, Iswahyudi
JoVI:JOURNAL of VOCATIONAL INSTRUCTION Vol 2, No 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55754/jov.v2i1.46815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran daring pada minta belajar serta dampaknya terhadap kemandirian belajar Mahasiswa PTM FT UNM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 70 mahasiswa. Populasi dan Sampel Penelitian diambil dari mahasiswa Aktif Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNM. Teknik pengumpulan data menggunakan Angket dan Dokumentasi. Validitas instrumen diuji menggunakan korelasi Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha cronbach. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa besarnya R square (R2) adalah 0,133. Angka tersebut mengungkapkan bahwa besarnya pengaruh pembelajaran Daring dan Minat belajar terhadap Kemandirian belajar secara simultan sebesar 86,7%. sementara itu, sisanya sebesar 13,3% dipengaruhi oleh faktor lain. Berkaitan dengan hal tersebut, dapat kita simpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring sangat berpengaruh secara signifikan terhadap minat belajar serta berdampak terhadap kemandirian belajar, oleh karena itu, setiap mahasiswa yang memiliki minat belajar yang tinggi tentunya dapat memiliki kemandirian belajar yang baik dalam meningkatkan keterampilannya sesuai dengan bidang keahliannya.
Pelaksanaan pengabdian terpadu pada program keahlian teknik pengelasan untuk mencetak wirausahawan muda Romadin, Achmad; Aqsha, Ismail; Irfan, Andi Muhammad; Erniyani, Erniyani; Anwar, Fahri
Jurnal Anugerah Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v7i1.7173

Abstract

Program keahlian teknik pengelasan berpotensi dalam mencetak wirausahawan muda yang mandiri. Namun, integrasi keterampilan teknis dan kewirausahaan menjadi kendala dalam menciptakan lulusan yang siap bersaing di dunia usaha. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini pada siswa SMK melalui pendekatan pengabdian terpadu yang dilaksanakan di SMKN 5 Bulukumba dengan jumlah siswa 20 orang. Adapun aspek yang menjadi tolak ukur yaitu pelatihan penggunaan alat ukur mekanik, pengelasan SMAW, alat pengujian tanpa merusak (NDT), dan pelatihan kewirausahaan berbasis unit produksi. Penilaian dilakukan melalui observasi teknis. Teknik analisis data keberhasilan dalam pelaksanaan pengabdian terpadu adalah membandingkan hasil pengetahuan yang diukur dengan menggunakan pretest dan post-test. Hasilkegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari semua aspek, seperti pada aspek pemahaman penggunaan alat ukur mekanik, terjadi peningkatan sebesar 45%. Begitu pun dengan aspek teknik pengelasan SMAW meningkat dari 25% menjadi 85%, aspek penggunaan alat pengujian tanpa merusak (NDT) sebelumnya hanya dipahami oleh 20% siswa, meningkat menjadi 85% setelah mengikuti pelatihan, dan pemahaman tentang kewirausahaan meningkat setelah pelatihan yaitu 85%. Secara keseluruhan, hasil ini mengindikasikan bahwa kegiatan pengabdian terpadu mampu memberikan dampak positif dan terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi dan keterampilan kerja dan kesiapan usaha mandiri siswa.