Claim Missing Document
Check
Articles

DINAMIKA POPULASI PLANKTON PADA KOLAM PENDEDERAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) SEBELUM PENEBARAN BENIH DI BALAI PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PERIKANAN BUDIDAYA (BPTPB) CANGKRINGAN Endah Ratna Sari; Sudarsono Sudarsono; Tien Aminatun
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 7 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v6i7.7858

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis dan dinamika populasi plankton pada kolam pendederan ikan nila (Oreochromis niloticus) sebelum penebaran benih di BPTPB Cangkringan, Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif. Penelitian ini dilakukan pada kolam pendederan dengan luas 50 m2 dan pengambilan sampel air dilakukan selama lima hari pada lima titik dengan teknik komposit sebanyak tiga kali. Hasil penelitian ini diperoleh plankton 51 jenis dari 12 kelas plankton yang terbagi dalam 6 kelas fitoplankton dan 6 kelas zooplankton. Dinamika populasi plankton dengan kelimpahan fitoplankton tertinggi pada hari ke 4 mencapai 492,66 indv/L pada kelas Bacillariophyceae dan terendah pada hari ke 1 mencapai 2,24 indv/L pada kelas Xantophyceae, untuk zooplankton kelimpahan tertinggi pada hari ke 4 mencapai 2733,79 indv/L pada kelas Rotatoria dan terendah pada hari ke 1 mencapai 1,12 indv/L pada kelas Actinopoda. Kata Kunci : dinamika populasi, plankton, kolam pendederan
PENGARUH VARIASI JENIS PUPUK TERHADAP VISITASI SERANGGA PENYERBUK PADA TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) Roin Fathul Arzaqi; Tien Aminatun; Nugroho Susetya Putra
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i3.4685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi  jenis pupuk sebagai modifikasi habitat pada tanaman tomat terhadap kunjungan dan frekuensi kehadiran serangga penyerbuk serta mengetahui lama kunjungan serangga penyerbuk hinggap pada bunga  tanaman tomat dengan variasi jenis pupuk tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain RAL (Rancangan Acak Lengkap). Pengamatan dilakukan dengan metode scan sampling (pengamatan secara langsung) pada masing-masing plot. Variabel bebas pada penelitian ini adalah variasi jenis pupuk antara lain pupuk umum (NPK), pupuk kandang (sapi) (PK), pupuk kompos (daun) (PKM), pupuk kascing (PC).  Variabel tergayut pada penelitian ini yaitu visitasi dan longevity serangga penyerbuk. Variabel antara yaitu jumlah bunga tomat. Variabel kontrol antara lain jenis tanaman, jenis tanah, waktu penyiraman. Data yang diperoleh dihitung dengan rumus frekuensi kehadiran untuk melihat persentase kehadiran serangga penyerbuk, kemudian dilakukan analisis one way annova (varian). Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya pengaruh yang nyata penggunaan variasi jenis pupuk terhadap visitasi dan lama kunjungan serangga penyerbuk (P0,05). Nilai frekuensi kehadiran tertinggi masing-masing serangga antara lain: Xylocopa virginica 36% dengan kategori jarang, Drosophila sp, Ceratina sp, famili Megachilidae 4% kategori sangat jarang , dan famili Colletidae 8 % dengan kategori sangat jarang. Kisaran lama kunjungan serangga penyerbuk yang teramati yaitu antara 5-37,1 detik. Serangga dengan waktu kunjungan paling lama pada bunga tomat yaitu spesies Xylocopa virginica dengan waktu kunjungan selama 37,1 detik, sedangkan yang paling cepat selesai berkunjung pada bunga tomat adalah Drosophila sp dan spesies dari famili Megachilidae. Kata kunci:variasi jenis pupuk, tanaman tomat, visitasi, longevity, serangga penyerbuk
PENGARUH VARIASI JENIS PUPUK TERHADAP KEANEKARAGAMAN DAN DINAMIKA POPULASI ARTROPODA PERMUKAAN TANAH (EPIFAUNA) PADA LAHAN PERTANIAN TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum) yoyon arifta; Tien Aminatun; Nugroho Susetya
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 8 tahun 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i8.6039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jenis pupuk terhadap keanekaragaman  dan dinamika populasi Artropoda permukaan tanah (epifauna) pada lahan pertanian tanaman tomat (Lycopersicum esculentum). Pengambilan data menggunakan metode pitfall trap selama 5 kali pengamatan. Artropoda yang tertangkap diidentifikasi hingga tingkat genus. Data yang dihitung dengan indeks keanekaragaman, indeks similaritas, dan pertumbuhan populasinya. Data dianalisis dengan uji One Way Annova dan uji regresi linier untuk faktor edafik. Hasil menunjukkan komposisi jenis Artropoda terdiri dari 23 genus dan 18 famili. Artropoda yang mendominasi adalah Plagiolepis (Formicidae)  dan Entomobrya (Collembola). Nilai Indeks Keanekaragaman Shanoon-wiener tertinggi adalah pupuk kandang (PK) yaitu 1,47 sedangkan secara keseluruhan  termasuk kategori sedang. Analisis regresi linier menunjukan faktor edafik tidak berpengaruh nyata. Dinamika populasi dipengaruhi oleh mekanisme bottom up, mekanisme top down, dan kesamaan jenis. Hasil uji One Way Anova menunjukkan bahwa dari jenis pupuk yang diberikan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keanekaragaman dan Dinamika populasi Artropoda tanah (epifauna). Kata kunci: Artropoda, dinamika, epifauna, keanekaragaman,populasi, pupuk
DIAGNOSIS STRUKTUR KOMUNITAS NEMATODA DI LINGKUNGAN RHIZOSFER GULMA SIAM (Chromolaena odorata) (L) R.M. KING AND H.ROBINSON Aji Suhandy; Tien Aminatun; Siwi Indarti
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 3 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v6i3.6812

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui nematoda pada rhizosfer gulma siam dan (2) Mengetahui struktur komunitas nematoda yang terdapat dalam rhizosfer tanaman gulma siam dan mengetahui apakah lingkungan rhizosfer gulma siam merupakan lingkungan yang cocok untuk kehidupan nematoda. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni – Desember 2016. Pengambilan sampel tanah dan akar Chromolaena odorata dilakukan di lahan karst, lahan pantai berpasir dan lahan vulkanik. Pengambilan sampel tanah dilakukan pada lima titik pada tiap lokasi sampling. Pencuplikan sampel tanah dilakukan dengan mengambil tanah utuh berbentuk persegi pada area sekitar perakaran gulma siam. Hasilnya ditemukan 55 genus nematoda yang berasal dari 20 famili. Nilai indeks keanekaragaman sedang, yaitu 1,82 pada rhizosfer gulma siam di lahan karst, 2,91 di lahan pantai berpasir dan 3,06 di lahan vulkanik. Rhizosfer gulma siam merupakan ekosistem yang sesuai untuk kehidupan nematoda. Struktur komunitas nematoda yang berada pada rhizosfer gulma siam merupakan struktur komunitas yang cenderung stabil. Kata kunci : Gulma siam (Chromolaena odorata), Rhizosfer, Komunitas nematoda
STRUKTUR KOMUNITAS ARTHROPODA DI TANAH PERMUKAAN GUA JLAMPRONG, GUNUNGKIDUL Azizah Dila Novianti Azizah Dila Novianti; Tien Aminatun Tien Aminatun; Triatmanto Triatmanto
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Prodi biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i1.988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan struktur komunitas arthropoda di tanah permukaan Gua Jlamprong, Gunungkidul. Tiga sampel tanah diambil sebanyak 2,5 kg per sampel di tiap zona, kemudian diekstraksi dan arthropoda terekstraksi kemudian diidentifikasi. Faktor abiotik juga diukur di semua zona. Hasilnya adalah di tiga zona indeks diversitasnya rendah. Di zona terang teridentifikasi 11 ordo arthropoda dan 215 individu dengan ordo yang mendominasi Coleoptera dan Acari. Di zona remang, teridentifikasi 5 ordo dan 37 individu dengan ordo yang mendominasi adalah Polydesmidan dan Acari, dan di zona gelap teridentifikasi 6 ordo dn 121 individu dengan Acari yang mendominasi. Keberadaaan jumlah individu tiap ordo juga tidak merata di tiap zona sehingga indeks kemerataannya rendah.Kata kunci: Gua Jlamprong, arthropoda, tanah permukaan, struktur komunitas, keanekaragaman
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOLIK BUAH NANAS (Ananas comosus (L)Merr) TERHADAP MORTALITAS LARVA Anopheles aconitus Setyo Sulistyono; Tien Aminatun
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 7, No 6 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 6 Tahun 2018
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v7i6.13031

Abstract

Malaria merupakan masalah kesehatan yang masih terjadi di Indonesia yang perlu diwaspadaioleh setiap elemen masyarakat Indonesia. Salah satu yang dapat dilakukan adalah denganmengendalikan vektornya yaitu nyamuk Anopheles aconitus. Kandungan yang terdapat di dalam buahnanas antarlain enzim bromelin yang dapat dijadikan sebagai salah satu pengendali larva nyamuk.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek dari ekstrak buah nanas (Ananas comosus (L)Merr)terhadap mortalitas larva nyamuk Anopheles aconitus. Jenis penelitian ini merupakan penelitianeksperimental random sampling. Sampel penelitian yang digunakan adalah larva Anopheles aconitusinstar III dan IV sebanyak 360 ekor untuk uji pendahuluan dan 480 ekor untuk uji definitif yang dibagimenjadi 1 kelompok kontrol dan 5 kelompok perlakuan ekstrak buah nanas, konsentrasi yangdigunakan uji pendahuluan adalah 0,04%, 0,05%, 0,06%, 0,07% dan 0,08% dengan 3 kalipengulangan. Konsentrasi yang digunakan uji definitif adalah 0,01%, 0,05%, 0,1%, 0,15% dan 0,2%.Masing-masing kelompok berisi 20 ekor larva dengan 4 kali pengulangan. Hasil analisis datapenelitian dengan uji Kruskal Wallis pada taraf kepercayaan (α) 0,05, didapatkan adanya perbedaanyang signifikan diantara kelompok uji (p = 0,000; p 0,05). Dari hasil analisis nilai statistik hitungprobabilitas (p) = 0,008. Dari hasil perhitungan statistik dengan analisis Probit didapatkan LC500,074% , LC90 0,090% dan LT50 21,755 jam (dalam 24 jam). Dari hasil penelitian dapat disimpulkanbahwa ekstrak buah nanas (Ananas comosus (L (Merr) memiliki efek terhadap mortalitas larvaAnopheles aconitus dengan LC50 0,074%, LC90 0,090% dan LT50 21,755 jam (dalam 24 jam).Kata kunci: Anopheles aconitus, Buah nanas (Ananas comosus (L)Merr), Mortalitas Larva, LC50dan LT50.
KEMELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN ZOOPLANKTON DI PADANG LAMUN PESISIR PANTAI PANCURAN TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA gendra devi putra achir; Sudarsono Sudarsono; Tien Aminatun
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 6 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v6i6.7812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis zooplankton, mengetahui kemelimpahan zooplankton, dan mengetahui nilai indeks keanekaragaman zooplankton di padang lamun Pantai Pancuran Taman Nasional Karimunjawa. Jenis Penelitian ini adalah deksriptif ekploratif. Penentuan daerah sampel dilakukan secara Stratified Random Sampling. Titik-titik pengambilan sampel ditentukan dengan kaedah standar yaitu lapisan permukaan 0,2 D; lapisan tengah 0,4 D, 0,6 D; dan lapisan dalam 0,8 D. Ditetapkan delapan titik sampel dan dilakukan pengulangan sebanyak dua kali pengambilan sampel air untuk setiap titik sampel. Pengambilan sampel air menggunakan plankton net ukuran 25 dengan volume air sebanyak 50 liter. Terdapat 24 genus, nematoda, rhizopoda, polychaeta, hirudinea dan larva. Nilai kemelimpahan zooplankton disemua titik sampel berkisar antara 2.895-8.299 ind/L. Nilai tertinggi ditemukan pada stasiun B pada kedalaman 0,2 D, sedangkan  nilai terendah ditemukan pada stasiun G pada kedalaman 0,8 D. Nilai indeks keanekaragaman zooplankton disemua titik sampel berkisar antara 0,154-0,24. Nilai tertinggi ditemukan pada titik sampel E pada kedalaman 0,6 D, sedangkan nilai terendah ditemukan pada titik sampel B pada kedalaman 0,2 D. Indeks keanekaragaman zooplankton pada semua titik sampel merupakan indeks yang tergolong rendah. Kata kunci: zooplankton, pantai pancuran, taman nasional karimunjawa
PENGARUH VARIASI JENIS PUPUK TERHADAP DINAMIKA POPULASI JENIS-JENIS GULMA PADA TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) Amanina khusna Maulida; Tien Aminatun; Victoria Henuhili
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i2.3820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis, pola dinamika populasi jenis-jenis gulma dan indeks diversitas gulma yang tumbuh di lahan tanaman tomat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan 4 variasi jenis pupuk yaitu NPK, kascing, kandang dan kompos. masing-masing perlakuan terdiri atas 5 plot pengulangan berukuran 2x2 m2 yang disusun secara acak. Penyiangan dilakukan 2 minggu sekali setelah selesai penghitungan dan pencatatan jenis serta kemelimpahan gulma. Data digunakan untuk mengetahui komposisi jenis, pola dinamika populasi jenis-jenis gulma dengan menggunakan analisis densitas, serta untuk mengetahui pola diversitas dengan menggunakan formula Shannon-Weiner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 35 jenis gulma dari 18 famili pada perlakuan pupuk NPK, 41 jenis dari 18 famili pada perlakuan pupuk kascing, 37 jenis dari 16 famili pada perlakuan pupuk kandang dan 39 jenis dari 17 famili pada perlakuan pupuk kompos. Gulma Cyperus rotundus, Cleome aspera dan Richardia scabra merupakan gulma yang mendominasi di setiap perlakuan. Selain itu, pola dinamika populasi jenis-jenis gulma pada saat minggu pertama umur tanaman tomat hingga minggu ke 5 mengalami penurunan, pada pengamatan gulma pada minggu ke 7 polanya juga mengalami penurunan namun tidak terlalu signifikan seperti pada pengamatan sebelumnya, pada pengamatan minggu ke 9 pola dinamika populasi jenis-jenis gulma mengalami kenaikan dan dari analisis indeks diversitas diketahui bahwa keanekaragaman gulma pada perlakuan pupuk kompos adalah yang tertinggi, sedangkan yang terendah adalah pada perlakuan pupuk NPK.  
ANALISIS POLA INTERAKSI SERANGGA-GLMA PADA EKOSISTEM SAWAH SURJAN DAN LEMBARAN YANG DIKELOLA SECARA ORGANIK DAN KONVENSIONAL (Analysis of Insect-Weed Interaction Pattern in Surjan and Lembaran Rice Farm Ecosystems under Organic and Conventional) Tien Aminatun; Edhi Martono; Suratman Woro; S. Djalal Tanjung
Jurnal Manusia dan Lingkungan Vol 19, No 3 (2012): November
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jml.18458

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur food web dalam pola interaksi serangga-gulma pada ekosistem sawah surjan dan lembaran yang dikelola secara organik dan konvensional.        Penelitian dilakukan pada enam petak sawah surjan dan enam petak sawah lembaran di daerah Kulon Progo dalam dua musim tanam pada bulan Desember 2009 sampai Juli 2010.  Baik sawah surjan maupun sawah lembaran, masing-masing dibedakan dalam dua pengelolaan, yaitu pengelolaan organik dan konvensional, dengan ulangan masing-masing tiga petak.  Lima plot ukuran 1x1 m ditempatkan pada masing-masing petak yang tidak diubah posisinya sampai berakhir satu musim tanam. Inti dari penelitian lapangan ini adalah menghitung jenis dan kelimpahan gulma setiap tiga minggu sekali untuk setiap petak, demikian juga untuk jenis dan kelimpahan dari serangga herbivora untuk setiap jenis tanaman/gulma pada setiap plot. Analisis data dilakukan dengan program Bipartite in R statistics 2.12.0, dan dilakukan uji pengaruh tipe sawah dan cara pengelolaan lahan terhadap struktur dan network level (jumlah jenis trofik atas, jumlah jenis trofik bawah, keterhubungan, diversitas Shannon, dan kemerataan interaksi) dengan menggunakan General Linear Model (GLM) dalam program SPSS 17.0. Hasil penelitian sawah surjan yang dikelola secara organik mempunyai pola interaksi serangga-gulma yang lebih kompleks dengan lebih banyak link interaksi, jumlah jenis trofik atas dan bawah, indeks diversitas Shannon, dan kemerataan interaksi yang lebih tinggi, serta keterhubungan (connectance) yang lebih rendah. ABSRACTThe aims of this research was to analyse food web structure of insect-weed interaction in surjan and lembaran rice field ecosystems under organic and conventional managements. We observed six rice fields of local farms called “surjan” rice fields, and six rice fields of “lembaran” farms in Kulon Progo District, central Java, in two planting seasons in December 2009 until July 2010.  They were divided into two types of managements, i.e. organic and conventional farming.  Five 1x1 m plots per field were taken as sampling units and were not changed until the end of the planting season.  The type and abundance of each type of weeds were recorded every three weeks, and counted for accordingly.  In the similar way, type and abundance of herbivore insects were observed for each weed in each plot.  Data analyses were conducted in Bipartite program of R Statistics 2.12.0, and the effect of farm type and management on network level of food web structure (number of higher trophic species, number of lower trophic species, connectane, Shannon diversity index and interaction evenness) was tested per field using General Linear Model (GLM) with SPSS Statistics 17.0. The result of this research is that organic surjan rice farm had more much links in food web structure, more number of higher and lower trophic species, Shannon diversity and interaction evenness, and less connectance.
Pelatihan Pembuatan Aneka Produk Olahan Cabai dan Bawang Merah sebagai Upaya Peningkatan Nilai Jual Hasil Pertanian dan Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Di Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, Kulonprogo, DIY Tien Aminatun; Fitri Rahmawati; Anna Rakhmawati; Rizka Apriani Putri; Budiwati Budiwati; Tutiek Rahayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v7i2.59846

Abstract

Bugel is one of districts in Kulon Progo Regency that uses Surjan Method in planting rice  as their local agricultural system. One of major problems faced by the farmer during harvest season is the drop of the yields’price which then lead to the financial loss for the farmers. In order to anticipate the same issue happens in the next harvest season, farmers in subdistrict Bugel, District of Panjaten, Kulon progo Regency want to have a training in regard to process the food such as Red Chilli and Shallot,   therefore rotten and damaged yields due to the longer time of storage can be reduced or even avoided. After being processed through the postharvest techniques, those yields are expected to increase in prices thus they will bring profit and more income for the citizens. This training aims to introduce postharvest techniques that can be used to store the yields longer and also to train citizens on food processing  which resulted in finer product and  ultimately can be sold in  higher price. Red Chilli and Shallots are the main yields harvested during the harvest season outside Rice. Two types of Sambal made from red Chilli and processed food of Shallots (Fried Shallot) are made during the practice. These products hopefully will last longer in storage and also can be sold in higher price compared to the fresh ones.Customer satisfactory surveys results showed that attendance were responded positively towards the training. Based on the evaluation, citizens wish for  similar training in the future with topic regarding the health and safety of the products as well as the marketing aspect of them.
Co-Authors - Suyanta - Yuliati -, Paryanto A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdullah Nashih Amin Agung Lesmana Agung Ramadhan Agus Widyianto Aisya, Naafi Ajeng Septiana Putri Aji Suhandy Aji Suhandy Ali Mahmudi Althaaf, Nabila Tsabita Amanina khusna Maulida Amin Khusnadiyah ana arifatul ummahz Andreyani, Anggun Anggraeni, Titis Nindiasari Anisa Setya Hidayah Anna Rakhmawati Arifudin Idrus Arrozi, Wahyu Arsyad Sujangka Asri Widowati Aulia, Fera Azizah Dila Novianti Azizah Dila Novianti Baiki, Khomsa Amar Baso Samsu Rijal Bayu Setiaji Bernadetta Octavia Bog, Kim Jung Budiwati Budiwati Budiwati Budiwati Budiwati Budiwati Budiwati Dadan Rosana Damayanti, Anastasya Daryono, Rihab Wit Daud Dakabesi David Meilana Nur Arifin Diah Tirta Puri Djuwanto Djuwanto Dwi Astuti Dwi Ayu Nurfaizah Dwi Novita, Ria Dwiana Muflihah Yulianti Dwiki Prasetiya Prayudi Edhi Martono Edhi Martono Ema Imtihana Endah Ratna Sari Fardan Yusuf Ibrahim Farida Hanum Fatin, Rahma Nabila Feliksitas Angel Masing Fitra Purnama Agung Fitri Nurfatonah Fitri Rahmawati Fitri Rahmawati Fitriani Fitriani Galuh Danang Sumari gendra devi putra achir Genius Abid Karunia Hasna Kamila Hanum Heru Kuswanto I Gusti Putu Suryadarma, I Gusti Putu Ibrahim, Fardan Yusuf Indah Kristiani Siringo Ringo Insih Wilujeng Ishadiyanto Salim Junita Kurniawati Kiswandini, Dina Ayu Kun Sri Budiasih Kurnia Cahyani Kusumawardani, Wening Kuswarsantyo Laifa Rahmawati Lili Sugiyarto Lukman Ari Bahrtiar Marfuatun . Mualimin Mualimin muhammad irfan Muhammad Rasyid, Muhammad Mutia Ulfah Naafi Aisya Nilahazra Khoirunnisa Nrangwesthi Widyaningrum Nugroho Susetya Nugroho Susetya Putra Nur Rizki Putri Ramadhanti Nurul Endah Rahmawati1 Paramita Cahyaningrum Kuswandi Paryanto Pertiwi, Melania Citra Ponty S.P. Hutama Pratiwi, Vicha Rista Pratomo, Ibnu Pujianto Raharjo, Rahmanto Rahmania Pamungkas Ramadhanti, Nur Rizki Putri Rangpan, Vichit Rania Nur Farida Ratnawati Ratnawati Regina Tutik Padmaningrum Reginaldis Isabella Sado REZA FAHLEVI Reza Fahlevi Rizka Apriani Putri Rizky Diah Aryani Rizky Diah Aryani Roin Fathul Arzaqi S. Djalal Tanjung S. Djalal Tanjung, S. Djalal Sabar Nurohman Sanudin Sanudin Sari, Tutik Utika satrio haryo pamungkas Setyo Sulistyono Simbolon, Doly Siti Ainun Jariah Siti Umniyatie Siwi Indarti Slamet Suyanto SRI ATUN Sri Harti Widyastuti Sudarsono Sudarsono Sugma Suhartini Suhartini Suhartini Suhartini Suhartini Sujangka, Arsyad Sulistiyawati Sulistiyawati Sunarta Sunarta - Suratman Woro Suratman Woro Suratsih Suratsih Syfa Trinandita Tarigan, Wenny Pinta Litna Triatmanto Triatmanto Tutiek Rahayu Tutiek Rahayu Unayah, Habibatul Utami, Yanika Cahya Victoria Henuhili Victoria Henuhili Wibowo, Yuni Yanuarief, Cecilia Yoga Guntur Sampurno yoyon arifta Yuliati Yulianti Yuliati Yuliati Yuni Prastiwi Mutiarani Yuni Wibowo Yuni Wibowo Yusman Wiyatmo Zaenuddin Hudi Prasojo