Claim Missing Document
Check
Articles

Pembuatan Selai Dari Kulit Semangka (Citrullus Lanatus) dan Ditambah Sari Buah Sirsak Pramana, I Made Manggala; Sudiarta, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i3.367

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian komparatif, yakni perbandingan kualitas selai dengan selai dari kulit semangka (citrullus lanatus) dan ditambah sari buah sirsak. Penelitian ini memakai teknik deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif, yang mana teknik deskriptif kualitatif dipakai guna menentukan masa kadaluarsa pada produk dan teknik analisis deskriptif dipakai dalam uji organoleptik (warna, rasa, aroma, dan tekstur). Penelitian ini bertujuan guna mengetahui kualitas selai dari kulit semangka (citrullus lanatus) dan ditambah sari buah sirsak bisa dilihat dari aspek warnanya, rasanya, aromanya serta teksturnya, guna menemukan komposisi campuran yang tepat dan bisa mengetahui masa kadaluars selai dari kulit semangka serta ditambah sari buah sirsak. Berlandaskan hasil penelitian, pendayagunaan kulit semangka dan sari buah sirsak dengan presentase 100% memiliki nilai tertinggi yang terlihat dari segi rasanya yang sangat enak, aromanya yang khas dan teksturnya yang lembut Akibatnya menghasilkan kualitas yang baik. Dan Berlandaskan hasil dari pengamatan uji daya tahan ataupun masa kadaluarsa selai kulit semangka (citrullus lanatus) dan ditambah sari buah sirsak hanya mampu bertahan selama 4 hari dalam suhu ruangan. This research is a comparative study, namely the comparison of the quality of jam with jam from watermelon rind (Citrullus lanatus) and added soursop juice. This study uses descriptive qualitative techniques and descriptive analysis techniques, in which qualitative descriptive techniques are used to determine the expiration date on products and descriptive analysis techniques are used in organoleptic tests (color, taste, aroma, and texture). This study aims to determine the quality of the jam from watermelon rind (citrullus lanatus) and added soursop juice from the aspect of color, taste, aroma and texture, to find the right mix composition and to know the expiration date of the watermelon rind jam and added soursop juice. Based on the results of the study, the utilization of watermelon rind and soursop juice with a percentage of 100% had the highest value in terms of very good taste, distinctive aroma and soft texture so as to produce good quality. And based on the results of the observation of the durability test or the expiration date on the jam from watermelon rind (citrullus lanatus) and added soursop juice, it was only able to last for 4 days at room temperature.
Pemanfaatan Tepung Mocaf Sebagai Pengganti Tepung Terigu dalam Pembuatan Fettuccine Parasutha , I Gede; Sudiarta, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i11.614

Abstract

Singkong adalah umbi akar yang memiliki panjang 50-80 cm tergantung kutivar. Tepung mocaf adalah tepungg berbahan dasar dari singkong. Fettuccine adalah sejenis pasta yang popular dalam masakan Romana dan masakan Toskana dalam seni kuliner Italy. Maka dari itu diupayakan untuk mengganti tepung terigu dengan tepung mocaf, pada umumnya kuliner ini terbuat dari tepung terigu tetapi dalaam penelitian ini menggunakan bahan substitusi antara tepung mocaf karena tepung mocaf memiliki potensi yang sangat menarik jika dikembangkan menjadi olahan pastaa. Penelitiann ini bertujuaan untuk mengetahui perbedaan rasa, warna, aroma dan tekstur. Manfaat penelitian ini untuk mengenalkan inovasi baru terhadap produk fettuccine berbahan pengganti yang lebih sehat dan bisa dikonsumsi oleh segala kalangan, penelitian ini menggunakan data kualitatif karena bersangkutan dengan penelitian dari kualitas fettuccine dengan bahan pengganti tepung mocaf dan kuantitatif karena data yang dihasilkan berupa nilai yang diperoleh dari para panelis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kualitas fettuccine dengan bahan pengganti tepung mocaf diujikan kepada 20 panelis dilihat dari segi rasa mendapatkan skor 85, warna dengan skor 87, tektur dengan skor 82, aroma dengan skor 85. Uji daya tahan menunjukkan fettuccine mampu bertahan selama 14 hari. Biaya yang diperlukan adalah sebesar Rp. 12.786,- sedangkan dengan per bungkus berat 50 gram sebesar Rp. 3.000,- Cassava is a root tuber that has a length of 50-80 cm depending on the kutivar. Mocaf flour is a flour based on cassava. Fettuccine is a type of pasta that is popular in Romana cuisine and Tuscan cuisine in Italian culinary arts. Therefore, it is sought to replace wheat flour with mocaf flour, in general this culinary is made from wheat flour but in this study it used substitution ingredients between mocaf flour because mocaf flour has a very interesting potential if it is developed into processed pastaa. This research aims to find out the differences in taste, color, aroma and texture. The benefit of this research is to introduce new innovations to fettuccine products made from substitutes that are healthier and can be consumed by all groups, This research uses qualitative data because it is related to research on the quality of fettuccine with substitutes for mocaf flour and quantitative because the data produced is in the form of values obtained from the panelists. The results of this study showed that the quality of fettuccine with mocaf flour substitutes was tested on 20 panelists in terms of taste, getting a score of 85, color with a score of 87, texture with a score of 82, aroma with a score of 85. Endurance tests showed fettuccine was able to last for 14 days. The cost required is Rp. 12.786,- while with per pack weighing 50 grams of Rp. 3.000,-
Pemanfaatan Daun Cemcem sebagai Bahan Tambahan Pada Panna Cotta Dewi, Ni Made Ayu Candra; Sudiarta, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i1.699

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Pemanfaatan Daun Cemcem Sebagai Bahan Tambahan Pada Panna Cotta. Penggunaan daun cemcem pada panna cotta ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif makanan sehat yang menggunakan bahan tambahan tanaman herbal untuk mendorong orang untuk mengonsumsi makanan sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kualitas dan masa kadaluarsa panna cotta dengan bahan tambahan daun cemcem. Analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk menganalisis tes uji organoleptik yang dinilai oleh 30 responden, dan analisis deskriptif kualitatif digunakan untuk memahami data tentang masa kadaluarsa. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa panna cotta dengan daun cemcem memiliki skor 111 poin untuk indikator rasa, skor 127 poin untuk indikator warna, skor 122 poin untuk indikator tekstur, dan skor 106 poin untuk indikator aroma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panna cotta dengan bahan tambahan daun cemcem memiliki rasa yang enak, warna yang sangat menarik, tekatur yang lembut, dan bau harum. Panna cotta dengan bahan tambahan daum cem-cem ini dapat bertahan lima hari pada refrigerator dan satu hari pada suhu ruangan. Dapat disimpulkan bahwa daun cemcem ini dapat dimanfaatkan untuk membuat panna cotta, yang memiliki rasa dan sensasi yang berbeda dari panna cotta biasa. This study discusses the use of Cemcem leaves as an additional ingredient in Panna Cotta. The use of cemcem leaves in panna cotta is expected to be an alternative to healthy foods that use herbal plant additives to encourage people to eat healthy foods. The purpose of this study was to determine the quality and expiration period of panna cotta with cemcem leaf additives. Quantitative descriptive analysis was used to analyze organoleptic test tests assessed by 30 respondents, and qualitative descriptive analysis was used to understand data about expiration times. The organoleptic test results showed that panna cotta with cemcem leaves had a score of 111 points for the taste indicator, a score of 127 points for the color indicator, a score of 122 points for the texture indicator, and a score of 106 points for the aroma indicator. The results showed that panna cotta with cemcem leaf additives has a good taste, very attractive color, soft texture, and fragrant smell. Panna cotta with daum cem-cem additives can last five days at refrigerator and one day at room temperature. Itcan be concluded thatthis cemcem can be used to make panna cotta , which has a different taste and sensation from ordinary panna cotta.
Kualitas Wine Berbahan Dasar Buah Naga Juniarta, I Kadek Wahyu; Sudiarta, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i6.807

Abstract

Hasil pertanian Indonesia sangat beragam, dan salah satu tanaman pangan yang semakin populer dan banyak dinikmati saat ini adalah buah naga. Buah naga merupakan buah dari berbagai kaktus dari genus Pitaya dan genus Selenium. Buah naga merah segar memiliki kandungan air yang tinggi sehingga tidak dapat disimpan dalam waktu lama sehingga memerlukan pengolahan lebih lanjut. Wine merupakan minuman yang terbuat dari sari buah yang tinggi gula dan difermentasi dalam kondisi anaerobik dengan bantuan mikroorganisme ragi. Buah naga merah mempunyai potensi besar sebagai minuman beralkohol seperti wine karena warna sari merahnya yang menarik. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dan meliputi konversi buah naga merah menjadi wine, dilanjutkan dengan evaluasi sensorik oleh 30 anggota panel, pengujian umur simpan dan analisis biaya biaya yang dikeluarkan selama produksi wine buah naga. Hasil penelitian berdasarkan masukan dari 30 panelis menunjukkan bahwa wine buah naga layak untuk diminum dan memiliki umur simpan kurang lebih 1 bulan 2 minggu bila disimpan dalam kondisi yang sesuai. Indonesia's agricultural products are very diverse, and one of the food crops that is increasingly popular and widely enjoyed today is dragon fruit. Dragon fruit is the fruit of various cacti from the Pitaya genus and the Selenium genus. Fresh red dragon fruit has a high water content so it cannot be stored for a long time and requires further processing. Wine is a drink made from fruit juice which is high in sugar and fermented under anaerobic conditions with the help of yeast microorganisms. Red dragon fruit has great potential as an alcoholic drink such as wine because of the attractive red color of its juice. The research methodology used in this research is experimental and includes the conversion of red dragon fruit into wine, followed by sensory evaluation by 30 panel members, shelf life testing and cost analysis of the costs incurred during the production of dragon fruit wine. The research results based on input from 30 panelists showed that dragon fruit wine is suitable for drinking and has a shelf life of approximately 1 month 2 weeks when stored in appropriate conditions.
Analisa Menu Engineering dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Menu Nilam, Allysa; Wirawan, Putu Eka; Sudiarta, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i8.842

Abstract

Kualitas menu wajib diperhatikan dalam menjalankan sebuah restoran. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas menu adalah dengan menggunakan analisa Menu Engineering. Penelitian ini adalah penelitian analisa Menu Engineering dalam upaya meningkatkan kualitas menu di Aperitif Restaurant and Bar Ubud. Adapun yang melatar belakangi penulis untuk mengangkat judul ini adalah selama melaksanakan training, penulis memperhatikan Aperitif Restaurant and Bar Ubud belum pernah melaksanakan analisa menu engineering dalam upaya meningkatkan kualitas menunya. Oleh karena itu, penulis mengangkat judul ini dengan tujuan mengetahui klasifikasi menu, tingkat popularitas dan profitabilitas serta tindak lanjut yang dapat diterapkan terhadap menu Aperitif Restaurant and Bar Ubud. Metode penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang deskriftif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian terhadap Menu Bar (A’la Carte) yang terdiri dari 13 item menunjukkan bahwa terdapat 3 item atau 23,1% (Cured Fish, Tofu, dan Cheese Platter) tergolong Star, 6 item atau 46,2% (Flammekueche, Hokkaido Scallop, Wagyu Burger, Lobster Tortellini, Sensation White, dan Chocolate Bounty) tergolong Plowhorse, terdapat 4 item atau 30,8% (Martino, Venison Wellington, Mushroom Wellington, dan Wagyu Kagoshima) tergolong Puzzle, dan terdapat 0 item atau 0,0% yang tergolong Dog. Dengan Wagyu Burger sebagai menu yang memiliki tingkat popularitas dan profitabilitas tertinggi. Tindak lanjut yang dapat dilakukan terhadap golongan Star adalah makanan perlu dipertahankan dari segi warna, penampilan/platting, tekstur, rasa/taste, dan ingredients. Terhadap golongan plowhorse perlu dipertahankan dan ditingkatkan kembali serta perlu adanya perbaikan standard recipe. Terhadap golongan puzzle perlu ditingkatkan lagi dari segi platting, tekstur, dan taste, mengevaluasi kembali standard recipe serta meningkatkan skill staff kitchen. The quality of the menu must be considered in running a restaurant. One way to improve menu quality is to use Menu Engineering analysis. This research is an analysis of Menu Engineering in an effort to improve the quality of the menu at Aperitif Restaurant and Bar Ubud. The background behind the author to raise this title is that during the training, the author noticed that Aperitif Restaurant and Bar Ubud had never carried out an engineering menu analysis in an effort to improve the quality of the menu. Therefore, the author raised this title with the aim of knowing the classification of the menu, the level of popularity and profitability as well as the follow-up that can be applied to the Aperitif Restaurant and Bar Ubud menu. This research method is a descriptive field research with quantitative and qualitative approaches. The results of the study on the Menu Bar (A'la Carte) which consisted of 13 items showed that there were 3 items or 23.1% (Cured Fish, Tofu, and Cheese Platter) classified as Star, 6 items or 46.2% (Flammekueche, Hokkaido Scallop, Wagyu Burger, Lobster Tortellini, Sensation White, and Chocolate Bounty) are classified as Plowhorse, there are 4 items or 30.8% (Martino, Venison Wellington, Mushroom Wellington, and Wagyu Kagoshima) are classified as Puzzles, and there are 0 items or 0.0 % belonging to Dog. With Wagyu Burger as a menu that has the highest level of popularity and profitability. The follow-up that can be done for the Star class is that food needs to be maintained in terms of color, appearance/platting, texture, taste, and ingredients. The flowhorse group needs to be maintained and improved again and there is a need to improve the standard recipe. The puzzle group needs to be improved in terms of plating, texture, and taste, re-evaluating the standard recipe and improving the skills of the kitchen staff.
Analisis Kualitas Pelayanan Pramusaji Terhadap Kepuasan Tamu Andhika, I Made Wisnu; Sudiarta, I Nyoman; Amir, Firlie Lanovia
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i9.868

Abstract

Faktor pertama yang diperhatikan restoran adalah kualitas layanan. Pengunjung puas jika layanan memenuhi atau melebihi harapan pelanggan. Kepuasan pelanggan merupakan indikator yang menunjukkan seberapa puas konsumen atau pengguna jasa suatu perusahaan terhadap pelayanan yang diterimanya. Layanan adalah tindakan yang tidak dapat dilihat ketika klien dan server berinteraksi satu sama lain untuk memenuhi kebutuhan klien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa puas pelanggan terhadap kualitas pelayanan staf restoran Bketo. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari hingga Juli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan kuesioner sebagai alat pengumpulan data dengan teknik quota sampling. mengolah data dari tanggapan 40 responden. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan tingkat kepuasan yang tinggi sebesar 82,45, Restoran Bketo di Blue Karma Dijiwa Seminyak mampu memenuhi harapan pelanggan karena memberikan pelayanan sesuai dengan apa yang diharapkan pelanggan dengan Tingkat Kepatuhan 97,29% Level yang termasuk dalam kategori sangat sesuai, namun masih terdapat gap sebesar 2,71% yang harus diisi oleh wait staff restoran Bketo untuk memenuhi 100% dari harapan pelanggan. Diharapkan kepada peneliti lain untuk mencari langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh restoran atau hotel untuk memenuhi harapan pelanggan terhadap kualitas pelayanan yang diberikan. The aspect that need to be taken into consideration via way of means of the eating place is the first-class of carrier. Visitors are happy if the carrier meets or exceeds visitor expectancies. Customer pleasure is a trademark of ways glad purchasers or carrier customers of a organisation are with the offerings they have got received. Service is an movement that can not be visible whilst visitors and waiters engage with every different to satisfy the wishes of visitors. This examine ambitions to decide how the extent of visitor pleasure with the carrier first-class of Bketo Restaurant waiters. This studies become performed from February to July. The approach used on this studies is quantitative descriptive with a questionnaire as a device to gather records with quota sampling technique. processing records from the solutions of forty respondents. Based at the outcomes of the examine, the outcomes acquired with a excessive degree of pleasure via way of means of getting a rating of 82.45, Bketo Restaurant at Blue Karma Dijiwa Seminyak has been capable of meet visitor expectancies as it has furnished offerings which are according with what visitors assume with a conformity degree of 97.29% that's blanketed withinside the class could be very appropriate, however there's nonetheless an opening of 2.71% that the waiters at Bketo Restaurant need to restoration on the way to meet visitor expectancies 100%. It is was hoping that in addition researchers will search for steps that may be taken via way of means of eating places or resorts that may be completed to satisfy visitor expectancies of the first-class of carrier furnished.
Pengaruh Kualitas dan Harga Makanan terhadap Kepuasan Tamu Benedict, Maverick Paulus; Astina, Made Arya; Sudiarta, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i4.955

Abstract

Seiring dibukanya penerbangan internasional, berbagai usaha pariwisata mulai terlihat bergeliat. Hotel dan restoran merupakan usaha pariwisata yang terlihat jelas kebangkitannya setelah sekian lama harus berjuang bertahan hidup selama pandemi yang lalu. Begitu banyaknya usaha pariwisata yang bermunculan merespon kondisi yang mulai membaik ini sehingga menimbulkan persaingan yang kian sengit. Maka dari itu, guna menghadapi keadaan tersebut, pengusaha harus dapat mengambil keputusan yang cepat dan tanggap agar usaha yang diciptakannya dapat berjalan dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas dan harga makanan terhadap kepuasaan pelanggan yang ada di Restoran Karang, Holiday Inn Bali Sanur. Metode penelitiian yang dipakai adalah pendekatan kuantitatif berbentuk penelitian lapangan dengan teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu kuesioner dan dokumentasi, serta menggunakan teknik pengambilan sampel kuota sampling. Hasil penelitian memaparkan bahwa kualitas makanan berdampak negatif dan signifikan pada kepuasan tamu, sedangkan harga berdampak positif dan signifikan pada tingkat kepuasan tamu. Pada penelitian ini variabel kualitas makanan dan harga pada kepuasan tamu memiliki kontribusi sebesar 18% sedangkan sisanya 82% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti di dalam model kepuasan tamu di Restoran Karang, Holiday Inn Bali Sanur. As international flights opened, tourist ventures began to look up. Hotels and restaurants are clearly seen as a tourist enterprise in their wake after such a long struggle to survive the last pandemic. The sheer number of tourist businesses that have sprung up to respond to this emerging condition has led to more competition. Thus, in order to cope with such circumstances and circumstances, a businessman must be able and quick and resourceful in making decisions so that his established efforts can thrive. The purpose of this study is to analyze the impact of quality and price on the customers' satisfaction at the Karang Restaurant, Holiday Inn Bali Sanur. The method of research used is a quantifiable, field-based approach with data collection techniques of questionnaires and documenting, and using sampling sampling samples samples sampling samples. Studies have shown that the quality of food has a negative and significant impact on guest satisfaction, while prices have a positive and significant impact on the level of guest satisfaction. In this study variables of food quality and price for guest satisfaction have an 18% contribution while the rest is 82% explained by other unstudied variables in the guest satisfaction model at the Karang Restaurant, Holiday Inn Bali Sanur.
Analisis Penerapan Sop Sequence Of Service Lunch Operation Sanjaya, I Made Arya; Sudiarta, I Nyoman; Juniarta, Pande Putu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i4.957

Abstract

Target pengkajian ini guna menganalisa pemakaian standard operating prosedures (SOP) sequence of service lunch operation di Alu restoran Four Seasons Jimbaran Bay dengan standar yang telah ditentukan. Pengkajian ini dilaksanakan hingga 3 bulan diawali sejak Februari 2023 – April 2023. Pengkajian ini memakaiTeknik analisis binomial dengan sampel pemantauan variable dikotomi pada proporsi yang diinginkan, melalui parameter distribusi binomial yang ditetapkan dan dianggap sesuai dengan penerapan SOP adalah 0.85. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa: penerapan SOP sequence of service di Alu restoran belum sesuai dengan standar yang dikarenakan salah satu dari karyawan tidak menjalankan SOP yang ada dengan baik dan benar. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan SOP sequence of service lunch operation di alu restoran Four Seasons At Jimbaran Bay belum memenuhi syarat dengan baik. The purpose of this study was to analyze the application of standard operating procedures (SOP) sequence of service lunch operations at Alu Four Seasons Jimbaran Bay restaurant with predetermined standards. This research was conducted for 3 months starting from February 2023 – April 2023. The data analysis technique used in this study was the binomial analysis technique with dichotomous variable observation samples with the expected proportions, based on the parameters of the binomial distribution that were determined and considered suitable for the application of SOP, namely 0.85. The results of this study found that: the implementation of the SOP sequence of service at Alu restaurants was not up to standard because one of the employees did not carry out the existing SOP properly and correctly. From this study it can be concluded that the implementation of the SOP sequence of service lunch operation at the restaurant Four Seasons At Jimbaran Bay does not meet the requirements properly.
Analisis Kinerja Pramusaji Terhadap Kepuasan Tamu Pada Sugar & Spice Restaurant Di Aston Kuta Hotel & Residence Kusuma, Bintang Cahaya; Sudiarta, I Nyoman; Widhyandanta, I Gede Dirga Surya Arya
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i7.1048

Abstract

Kualitas pelayanan yang baik di restoran dapat memberikan banyak keuntungan bagi perusahaan. Pramusaji di restoran harus memiliki kualitas yang baik untuk memberikan pelayanan terbaik kepada tamu. Konsumen akan merasa puas terhadap produk/jasa yang ditawarkan apabila apa yang mereka dapatkan sesuai bahkan melebihi dari apa yang mereka harapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja pramusaji terhadap kepuasan tamu. Populasi menggunakan pengunjung di Sugar & Spice Restaurant dan sampel sebanyak 70 responden. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier sederhana, uji koefisien determinasi, dan uji t. Dari hasil penelitian diperoleh hasil yaitu kinerja pramusaji berpengaruh positif & signifikan terhadap kepuasan tamu Pada Sugar & Spice Restaurant di Aston Kuta Hotel & Residence. Hal ini berarti bahwa semakin baik kinerja pramusaji Pada Sugar & Spice Restaurant di Aston Kuta Hotel & Residence maka akan meningkatkan kepuasan tamu. Besarnya pengaruh kinerja pramusaji terhadap kepuasan tamu adalah sebesar 54,9%. Saran yang dapat diberikan olah peneliti adalah pramusaji Pada Sugar & Spice Restaurant di Aston Kuta Hotel & Residence diharapkan selalu menjaga kebersihan restoran, mengantar makanan tamu dengan cepat, cepat dalam menangani keluhan dan permintaan tamu, bersikap sopan dalam memberikan pelayanan dan berkomunikasi yang baik dengan tamu. Good service quality in restaurants can provide many benefits for the company. Waiters in restaurants must have good quality to provide the best service to guests. Consumers will be satisfied with the products/services offered if what they get matches or even exceeds what they expected. This study aims to determine the effect of waiter performance on guest satisfaction. The population uses visitors at Sugar & Spice Restaurant and a sample of 70 respondents. Methods of data collection using a questionnaire. Data analysis techniques used validity test, reliability test, classic assumption test, simple linear regression analysis, coefficient of determination test, and t test. From the research results, it was found that the performance of waiters had a positive & significant effect on guest satisfaction at Sugar & Spice Restaurant at Aston Kuta Hotel & Residence. This means that the better the performance of the waiter at Sugar & Spice Restaurant at Aston Kuta Hotel & Residence, the higher the guest satisfaction. The magnitude of the influence of the waiter's performance on guest satisfaction is 54.9%. Suggestions that can be given by researchers are that waiters at Sugar & Spice Restaurant at Aston Kuta Hotel & Residence are expected to always maintain the cleanliness of the restaurant, deliver guest food quickly, be fast in handling guest complaints and requests, be polite in providing service and communicate well with guests.
Tri Hita Karana and Organizational Culture in Society 5.0: Effect on Adaptability, Consistency, Involvement, and Mission Subhaktiyasa, Putu Gede; Sintari, Silvia Ni Nyoman; Andriana, Kiki Rizki Fista; Sumaryani, N. Putri; Werang, Basilius Redan; Sudiarta, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jimb.v9i1.4679

Abstract

Tri Hita Karana is the local wisdom of the Balinese people that emphasizes the harmonization of relationships with God, fellow humans, and nature and is predicted to create an organizational culture in Society 5.0. However, studies showing the influence are still limited. Therefore, this study examines Tri Hita Karana's influence on adaptability, consistency, engagement, and mission as an organizational culture. This study is a quantitative study with an ex post facto approach involving 164 nurses with a purposive sampling technique. Data were collected using a closed questionnaire with a five-point Likert scale. The evaluation used PLS-SEM with a second-order formative reflective model approach for theoretical studies. The evaluation used SEM-PLS with a second-order formative reflective model approach. The main findings of this study identified that Tri Hita Karana affects organizational culture. Tri Hita Karana, which consists of spiritual, social, and ecological values, has a direct positive effect on adaptability, consistency, involvement, and mission. The study also indicated that the influence on adaptability has a higher effect size than other dimensions. The findings provide an understanding of organizational management and encourage them to consider the concept of Tri Hita Karana as an organizational culture for organizational sustainability in the era of Society 5.0.
Co-Authors A.A. Ayu Arun Suwi Arianty Agatha Fransiska Tarigan Ainun Sabila Akbar Isawatul Jariah Amir, Firlie Lanovia Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anak Agung Putu Agung Suryawan Wiranatha Ander Sriwi, Ander Andhika, I Made Wisnu Andriana, Kiki Rizki Fista Anggitha, I Putu Nanda Anindya Putri Lestari Anom Hery Suasapha Antara, I.B Ketut Soma Arnawa, I Gusti Suka Arthacoca, I Gede Sidhi Arya Adi Palguna Astina, Made Arya Basilius Redan Werang Benedict, Maverick Paulus Chintiya Betari Avinda Christian Hamonangan Sinaga Cokorda Istri Avrilya Shinta Sanjaya Dendy Baskara Permana, I Dewa Made Denok Lestari Dewa Ayu Putu Putri Krisnadewi Dewa Putu Kiskenda Erwanda P., Dewa Putu Dewi Handriana N. Meo Dewi, Ni Made Ayu Candra Diana Martalia Dianasari, Dewa Ayu Made Lily Erick Kevin Perangin-Angin Fachlepi, Imam GUSTI AYU PRAMINATIH Heidy Amelia Helena Ratu Hibatullah, Naufal Hidayanti, Sofiyana I Gede Noviana Putra I Gede Witayasa I Gusti Ayu Eka Suwintari I Gusti Ngurah Widyatmaja I Gusti Putu Bagus Sasrawan Mananda I Ketut Suda I Ketut Suda I Ketut Suwena I Made Antara I Made Budiarsa I Made Darsana I Made Gede Darma Susila I Made Sendra I Made Weda Satia Negara I Nyoman Darma Putra I Nyoman Sunarta I Putu Andre Adi Putra Pratama I Putu David Adi Saputra I Putu Gde Sukaatmadja I Putu Pradipa Aditya Utama I PUTU SUDANA I Putu Sudhyana Mecha I Wayan Agus Slamet I Wayan Eka Mahendra I Wayan Suardana I Wayan Suardana I Wayan Suardana I. M. K. Negara Iswarini, Ni Ketut Juniarta, I Kadek Wahyu Juniarta, Pande Putu Kadek Utami Wirya A. Kresnanda Yuliono Kusuma, Bintang Cahaya Kusuma, Gde Tiao Arya L.G.L.K. Dewi Latupeirissa, Grasyeli Luh Eka Susanti Made Antara Made Antara Made Antara MADE KUSUMA NEGARA Mananda, I Gusti Putu Bagus Sasrawan Martina, Claudia Dwi May Sandy Br. Ginting Meitisrilatifatulain Fitriadewi Mariana Mozes, Getruida Nita N. M. O. Karini N. Putri Sumaryani N.G.A.S. Dewi N.M.S. Wijaya Nani Eunike Manoach Natalia Siska Katerina Natasha Audrey Ni Ketut Riska Dewi Prawita Ni Luh Putu Pebri Artayani . Ni Luh Putu Septiani Ni Made Oka Karini Ni Made Suwijati Ni Made Tirtawati Ni Putu Ayu Savitri Ni Putu Eka Mahadewi Ni Putu Eka Mahadewi Ni Putu Eka Mahadewi, Ni Putu Ni Putu Ratna Sari Ni Wayan Ayu Sekarningsih Ni Wayan Ria Agustini Ni Wayan Sri Suprapti Ni Wayan Vitha Wahyundari Nilam, Allysa Nyoman Ariana Nyoman Surya Wijaya Pakniany, Yamres Pangkerego, Paulus Davidson Parasutha , I Gede Pramana, I Made Manggala Pratama, I Wayan Yoga Putri Siona Putu Agus Wikanatha Sagita Putu Eka Wirawan Putu Gede Subhaktiyasa Putu Putri Susanti Putu Sabda Jayendra Radu Muhammad Irawan Rosvita Flaviana Osin Sakti, Dimas Panca Sang Nyoman Harta Mulia Sanjaya, I Made Arya Sintari, Silvia Ni Nyoman Sudjana, I Made Sundring Pantja Djati Tamaulina Br Sembiring Trimandala, Nyoman Agus Utik Kuntariati Via Reza Efrida Vinna Lauw W. Citra Juwitasari W.C.J. Sari Wiartha, Nyoman Gede Mas Widhyadanta, I Gede Dirga Surya Arya Yasa, A.A Kompiang Agus Nuarta Yayu Indrawati Yohanes Kristianto Yundari, Yundari