Claim Missing Document
Check
Articles

Immunostimulant effect of Chaetomorpha sp in Tilapia infected with Aeromonas hydrophila Kurniawan, Ronal; Putri, Mega N.; Riswan, M.; Wahyuni, Sri; Mursawal, Asri
Aceh Journal of Animal Science Vol 10, No 2 (2025): June 2025
Publisher : Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/ajas.10.2.45364

Abstract

Chaetomorpha sp is a type of green marcoalgae that is rich in bioactive compound that function as antibacterial, anti-inflammatory and can increase fish immunity. This study aims to determine the immunostimulating effect of Chaetomorpha sp macroalgae extract on the leukocyte profile of Tilapia infected with A. hydrophila. The experimental method used a completely randomized design (CRD) with four extract dose treatments (0, 25, 50, 75 mL/kg feed) and three replicates. The test fish used were 2.63 0.26g, reared in black tanks with a size of 60x30x30 cm, a volume of 80 L with a stocking density of 1 fish/4 L, and a recirculation system. Maintenance was carried out for 60 days with a frequency of feeding three times a day, namely 08.00 AM, 01.00 PM, and 05.00 PM, as much as 5% of body weight. The parameters observed were total leukocytes, leukocyte differentiation, and phagocytosis index. The results showed that the administration of Chaetomorpha sp extract significantly increased total leukocytes, lymphocyte differentiation, and phagocytosis index (p0.05). The dose of 50 mL/kg feed is the optimal dose that affects the leukocyte profile of Tilapia. T0 (without extract) experienced 100% mortality, while the treatment group showed increased resistance to infection. Bioactive compounds such as sulfated polysaccharides and flavonoids in Chaetomorpha sp are thought to play a role in stimulating the innate immune system. This study highlights the potential of Chaetomorpha sp as an alternative to antibiotics in sustainable tilapia aquaculture.
Structure of Intestinal and Kidney Tissue of Carp (Cyprinus carpio) Maintained in Salinity Media and Feed Enriched with Guava Leaf Flour (Psidium guava) Pulungan, Amar Doli; Windarti, Windarti; Eddiwan, Eddiwan; Effendi, Irwan; Kurniawan, Ronal
Jurnal Natur Indonesia Vol. 23 No. 2 (2025): October
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jnat.23.2.136-143

Abstract

Carp (Cyprinus carpio) is one of the freshwater fishery commodities with high economic value. Keeping carp in saline media can affect the osmoregulation system, impacting the performance of vital organs such as the intestines and kidneys. Such disturbances can potentially reduce fish's health and survival rate. One strategy that can be used to increase the fish's immune system is through feed supplementation with natural immunostimulants, one of which is guava leaf flour (Psidium guajava), which is known to contain bioactive compounds such as flavonoids, tannins, and saponins. This study aims to evaluate the effectiveness of guava leaf flour-enriched feed on the histological structure of the intestines and kidneys of carp raised in saline media and exposed to Aeromonas hydrophila bacterial infection. The study was conducted from August to October 2024 at the Biotechnology Laboratory, Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau. The method used was an experiment with a completely randomized design (CRD) consisting of five guava leaf flour dosage treatments with three replicates. The results showed that the histological structure of the intestine in all treatments was relatively normal, with neatly arranged villi and round to oval goblet cells. However, in the guava leaf powder supplementation treatment, several abnormalities were found in the kidney tissue, including inflammation, hemorrhage, and necrosis. This indicates that the salinity factor has a greater effect on kidney damage than the effect of immunostimulant administration. Nevertheless, the administration of guava leaf powder still positively improved the immune response and survival rate of fish. The optimal dose was obtained in treatment P2 (15 g/kg feed) with a survival rate of 83.33–93.33%. The water quality parameters during the study were still within the acceptable range for aquaculture, namely temperature 28–31°C, DO 3.7–7.4 mg/L, and pH 5.5–7. Thus, it can be concluded that feeding fish with guava leaf flour-enriched feed is effective in maintaining intestinal histology and increasing the survival rate of carp in saline media, although it cannot completely prevent kidney damage caused by environmental factors
Pemijahan Ikan Kakap Putih (Lates Calcarifer) Putri, Mega Novia; Kurniawan, Ronal; Riswan, M.
South East Asian Aquaculture Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seaqu.1.2.30-33

Abstract

Ikan kakap putih (Lates calcarifer) merupakan salah satu komoditas ikan laut bernilai ekonomis tinggi dan memiliki beberapa keunggulan yaitu pertumbuhan yang cepat, mudah dipelihara, daging berwarna putih tebal dan memiliki pangsa pasar yang tinggi. Tujuan dari kegiatan ini ini adalah untuk mengetahui proses pemijahan alami ikan kakap putih di Balai Perikanan dan Budidaya Laut (BPBL) Batam. Metode yang digunakan adalah observasi langsung dilapangan dan pengumpulan data primer dan sekunder. Berdasarkan kegiatan yang dilakukan di Balai Perikanan Budidaya Laut Batam dapat disimpulkan bahwa pemijahan ikan kakap putih dilakukan secara alami dengan jumlah induk yang dipijahkan sebanyak 15 ekor yaitu dengan 5 ekor betina dan 10 ekor jantan (berat rata-rata induk betina besar dari 3,8 kg, berat rata-rata induk jantan 1,5 kg). Jumlah total telur yang diambil sebanyak 3.200.000 butir setelah pemijahan. Derajat pembuahan sebesar 80% atau sebanyak  2.560.000  butir telur yang terbuahi. Sedangkan derajat penetasan sebesar HR 85% atau 2.176.000 telur yang menetas
Kualitas Air pada Media Pemeliharaan Larva Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) Putri, Mega Novia; Kurniawan, Ronal
South East Asian Aquaculture Vol. 1 No. 1 (2023): Juli
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seaqu.1.1.1-4

Abstract

Air merupakan media hidup organisme akuatik yang sangat penting bagi budidaya ikan dan menentukan keberhasilan dan sintasan ikan budidaya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air pada pemeliharaan larva ikan kakap putih yang dibudidayakan di Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah praktik langsung di lapangan pada budidaya kakap putih. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Wadah yang digunakan untuk pemeliharaan larva ikan kakap putih adalah bak beton berukuran 3 x 2,5 x 1,2 m. Kualitas air yang diamati, meliputi suhu, pH, oksigen terlarut, dan salinitas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kualitas air pada media pemeliharaan larva ikan kakap putih masih dalam kisaran yang mendukung untuk pertumbuhan dan sintasan ikan, seperti suhu 30.5-21.8oC, pH 7.5-8.5, salinitas 30-33 ppt, dan oksigen terlarut 5.5-6.3 mg/L
Pemijahan Ikan Nila Salin (Oreochromis niloticus) di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara Syahputra, Tomi; Putri, Mega Novia; Kurniawan, Ronal
South East Asian Aquaculture Vol. 1 No. 1 (2023): Juli
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seaqu.1.1.11-15

Abstract

kan nila salin (Oreochromis niloticus) adalah salah satu jenis ikan air tawar yang mudah dibudidayakan dan sangat diminati masyarakat. Pemijahan adalah suatu kegiatan untuk memproduksi benih demi keberlanjutan kegiatan budidaya. studi ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai pemijahan ikan nila salin. Studi ini dilaksanakan pada pada Januari s/d Februari 2023 di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara, Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah metode survei dan praktek langsung dengan mengikuti semua kegiatan yang ada di lapangan mulai dari persiapan wadah, seleksi induk dan pemijahan induk. Berdasarkan hasil pengamatan, pemijahan ikan nila salin di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara dilakukan secara alami, yang menghasilkan fertilization rate mencapai 88.1% dan hatching rate mencapai 96.5%. Kualitas air pada wadah pemijahan masih berada pada kisaran yang mampu ditoleransi oleh ikan untuk melakukan pemijahan, yaitu pH berkisar antara 6.9-7.9, oksigen terlarut 6.5-7.6, suhu 26-30oC, dan salinitas 1-5 ppt
Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Kartu Tani Pada Pupuk Bersubsidi Di Desa Padakkalawa Kecamatan Mattirobulu Kabupaten Pinrang Kurniawan, Ronal; Azuz, Faidah; Nurlaela, Nurlaela
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 2 No. 2 (2024): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Juli 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v2i2.3366

Abstract

Farmer cards for subsidized fertilizers are one of the many government programs within the scope of agriculture which are specifically used by farmers to purchase subsidized fertilizers at affordable prices. The aims of this study were (1) to find out how far the farmers' perceptions are in using the farmer's card, (2) to find out the factors related to farmer's perceptions. This research was conducted in Padakkalawa Village, Mattirobulu District, Pinrang Regency from May to June 2023, with a total of 101 respondents. The analysis used in this study is the cross tabulation analysis method and the chi square analysis method. The results of the study showed that 61.39% of perceptions stated that the farmer's card was easy to use and 38.61% of the perceptions stated that the farmer's card was not easy to use. Kartu tani pada pupuk bersubsidi merupakan salah satu dari sekian banyaknya program pemerintah dalam ruang lingkup pertanian yang khususnya dimanfaatkan oleh petani dalam pembelian pupuk bersubsidi dengan harga terjangkau. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui sejauh mana persepsi petani dalam menggunakan kartu tani dan faktor-faktor yang berhubungan dengan persepsi petani. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Padakkalawa, Kecamatan Mattirobulu, Kabupaten Pinrang pada bulan Mei sampai Juni 2023, dengan jumlah responden sebanyak 101 orang. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis tabulasi silang dan metode analisis chi square. Hasil penelitian menunjukkan 61,39% persepsi menyatakan kartu tani mudah digunakan dan 38,61% persepsi menyatakan kartu tani tidak mudah digunakan.
Strategi Manajemen Konservasi Kawasan Aroen Meubanja sebagai Habitat Peneluran Penyu di Kabupaten Aceh Jaya Wahyuni, Sri; Mursawal, Asri; Sarong, M. Ali; Kurniawan, Ronal; Rizal, M
South East Asian Management Concern Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seamac.3.1.6-17

Abstract

Kawasan Aroen Meubanja di Kabupaten Aceh Jaya merupakan habitat peneluran penting bagi penyu belimbing (Dermochelys coriacea) dan penyu lekang (Lepidochelys olivacea). Karakteristik biofisik kawasan, terutama dominasi pasir sangat halus, kelandaian pantai yang landai, serta keberadaan vegetasi pantai seperti ketapang, pandan, dan cemara laut, mendukung stabilitas suhu dan kelembaban mikrohabitat yang diperlukan untuk perkembangan embrio. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi ekologis, faktor ancaman, dan kapasitas kelembagaan sebagai dasar penyusunan strategi manajemen konservasi. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung dan analisis deskriptif kualitatif berdasarkan data ekologis dan sosial yang telah terdokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik–kimia kawasan termasuk suhu substrat, pH, salinitas, dan struktur sedimen sangat sesuai bagi aktivitas peneluran. Namun, keberhasilan reproduksi penyu masih dipengaruhi oleh berbagai ancaman, seperti predasi oleh biawak dan anjing liar, pengambilan telur oleh masyarakat, gangguan ternak, serta aktivitas wisata yang belum terkelola. Meskipun kawasan telah memiliki SK resmi kelembagaan pengelola dari Pemerintah Aceh, kapasitas operasional, sarana konservasi, dan sistem monitoring jangka panjang masih perlu diperkuat. Berdasarkan analisis SWOT, strategi yang direkomendasikan mencakup penguatan kelembagaan, patroli malam dan perlindungan habitat, mitigasi ancaman predator dan aktivitas manusia, peningkatan edukasi masyarakat, pengembangan ekowisata berbasis konservasi, serta penguatan riset dan monitoring. Dengan implementasi strategi terpadu, Aroen Meubanja berpotensi menjadi model konservasi penyu berkelanjutan di Aceh
Blue Economy sebagai Kerangka Transformasi Akuakultur Berkelanjutan di Indonesia Kurniawan, Ronal; Wahyuni, Sri; Syuhada, Nur Ikhlas; Karsih, Okta Rizal; Riswan, M
South East Asian Management Concern Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seamac.3.1.18-25

Abstract

Pertumbuhan sektor akuakultur yang pesat telah menjadi respons terhadap meningkatnya permintaan protein hewani global, namun ekspansi yang tidak terkendali menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi. Konsep Blue Economy menawarkan kerangka pembangunan alternatif yang mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian ekosistem kelautan. Review artikel ini bertujuan mensintesis literatur terkini mengenai penerapan pendekatan Blue Economy dalam manajemen budidaya ikan berkelanjutan. Kajian ini mengeksplorasi berbagai sistem produksi berkelanjutan seperti Integrated Multitrophic Aquaculture (IMTA), Recirculating Aquaculture Systems (RAS), dan aquaponik yang terbukti mampu mengurangi limbah, meningkatkan efisiensi sumber daya, dan mendiversifikasi produk. Implementasi Blue Economy juga mencakup dimensi sosial-ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat lokal, pengembangan kapasitas, peningkatan akses pasar dan pembiayaan, serta penciptaan lapangan kerja. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu mengurangi beban nitrogen hingga 40-50% dan fosfor hingga 30-40% melalui sistem IMTA, serta menghemat konsumsi air hingga 99% melalui RAS. Meskipun menjanjikan, implementasi masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan investasi, kompleksitas regulasi, dan kurangnya kapasitas pembudidaya. Kajian ini memberikan kontribusi konseptual dalam memperkuat integrasi Blue Economy pada praktik budidaya ikan di Indonesia melalui tata kelola berbasis teknologi dan inklusivitas sosial
Bersih Pantai Lhok Raja: Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat untuk Mewujudkan Ekowisata Pesisir Berkelanjutan Wahyuni, Sri; Mursawal, Asri; Nufus, Hayatun; Kusumawati, Ika; Suriani, Mai; Samudra, Arung; Saputra, Riki; Ramadhan, Azhari; Kurniawan, Hendri; Kurniawan, Ronal
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.71-76

Abstract

Permasalahan sampah, khususnya sampah plastik dari makanan dan minuman kemasan, menjadi ancaman serius bagi ekosistem laut sekaligus mengurangi daya tarik destinasi wisata. Pantai Lhok Raja, Nagan Raya, merupakan salah satu kawasan wisata yang berpotensi dikembangkan menjadi ekowisata, namun menghadapi persoalan kebersihan akibat rendahnya kesadaran pengunjung dan terbatasnya sarana pengelolaan sampah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendukung ekowisata berkelanjutan melalui Program Bersih Pantai. Kegiatan dilaksanakan pada September 2025 dengan melibatkan mahasiswa Prodi Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar dan masyarakat setempat. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi tentang bahaya sampah, aksi bersih pantai, pemasangan spanduk larangan membuang sampah, serta penyediaan tong sampah di lokasi strategis. Hasil kegiatan menunjukkan berkurangnya volume sampah di kawasan pantai, meningkatnya pemahaman masyarakat tentang dampak sampah plastik, tersedianya sarana pendukung kebersihan, serta tumbuhnya kolaborasi multipihak dalam menjaga lingkungan pesisir. Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas lingkungan sekaligus memperkuat potensi ekowisata berkelanjutan di Nagan Raya
Identifikasi Kebutuhan Masyarakat dalam Pengembangan Sektor Perikanan dan Pertanian Sebagai Dasar Penyusunan Renstra Pengabdian Universitas Riau Effendi, Irwan; Saryono, Saryono; Khaswarina, Shorea; Kurniawan, Ronal; Karsih, Okta Rizal; Rizvi, Fharisa Putri; Kurniati, Fitri
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.18-21

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memerlukan perencanaan strategis berbasis data empiris. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memetakan potensi dan permasalahan sektor perikanan dan pertanian Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai dasar penyusunan rencana strategis pengabdian universitas. Metode yang digunakan adalah survei dengan instrumen kuesioner terstruktur yang disebarkan kepada responden, seperti pemangku kepentingan terkait. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi potensi unggulan, permasalahan prioritas, serta kebutuhan pendampingan masyarakat. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa potensi utama yang teridentifikasi meliputi potensi budidaya ikan kakap putih dan potensi tanaman sagu serta kopi liberika Meranti. Sedangkan permasalahan prioritas mencakup pakan ikan murah, pengolahan dan diversifikasi produk, serta promosi. Kegiatan ini menghasilkan database komprehensif yang dapat menjadi acuan bagi universitas dalam merancang program pengabdian yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Co-Authors Ahmed Al-Harbi Al Zikri, Muhammad Abdillah Alfiati Silfi Alfinda, Rudi Ali Sarong Angraika Dirta Apriliani, Elisa Armando, Fitrian Asiddiqqi, Hasby Asmika Harnalin Simarmata Asri Mursawal Atthoriq, Fawwaz AZUZ, FAIDAH Davinci, Leonardo Deni Efizon Dessy Yoswaty Diana, Fitri Dimas Gusriansyah Eddiwan Kamaruddin Efawani, Efawani Efriyani, Intan Efriyeldi, Efriyeldi Eka Lisdayanti Fakhrurozi, Fakhrurozi Fikri, Algi Fari Firmansyah, Rodhi Fitri Kurniati, Fitri Fitrian Armando Fitrian Armando Gusriansyah, Dimas Hayatun Nufus Hayatun Nufus Hendri Kurniawan, Hendri Hendriyantoni, Agus Henni Syawal Henny Syawal Henny Syawal Husnul Yaqin Harahap Husnul Yaqin Harahap, Husnul Yaqin Iesje Lukistyowati Ika Kusumawati Irwan Effendi Irwan Irwan Irwan Limbong Karnila, Rahman Karnila Karsih, Okta Rizal M Irsyad Nur, M Irsyad M Rizal Mahdiyah, Evfi Mai Suriani Marbun, Serliana Hotmariska Mardhatila, Anisa Masjudi, Heri Mega Novia Putri Mega Novia Putri Meliana, Annisa Mohamad Gazali Mohamad Gazali Muhammad Natsir Kholis Muhammad Rizal Razman Munandar Munandar Mursawal, Asri Nabila Afifah Azuga Nasita, Abian Surya Nisfi Maulidia Nasution Nur Ikhlas Syuhada Nur Ikhlas Syuhada, Nur Ikhlas NURLAELA NURLAELA Nursyirwani, Nursyirwani Nurul Hidayat Okta Rizal Karsih Okta Rizal Karsih Oktavia Oktavia Priowirjanto, Gatot Hari Pulungan, Amar Doli Putri, Mega N. Putri, Mega Novia Putri, Nadila Yusmi Putri, Rianti Rahmiza, Nurul Ramadhan, Azhari Ramanda, Reski Riki Saputra, Riki Riswan, M Rita Rostika Rizka Aprisanti Rizki Lestari Rizvi, Fharisa Nabila Rizvi, Fharisa Putri Rulyanti, Mairisa Rusliadi Rusliadi Sahputri, Herliza Khairani Samudra, Arung Saputri, Jumaida Sari, Mira Rahmita Saryono Saryono Shofian Nanda Adiprayoga Shorea Khaswarina Sri Endang Kornita Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Syahputra, Tomi Syahril Nedi Syahroni, Desty Syam, Anandasya Suci Nabila Tirta Anugerah Tomi Syahputra Ulfi Laili Astika Ulfi Laili Astika Usiani, Lulu Usman Muhammad Tang Windarti Windarti Windarti Windarti Yuharmen - Yulindra, Ade Zidni, Irfan