Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Status Gizi dengan Kebugaran Jasmani Atlet Taekwondo Remaja Istiqomah, Isnanda Putri Nur; Kristiyanto, Agus; Ardyanto, Tonang Dwi
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.1 Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.4996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dengan kebugaran jasmani atlet taekwondo remaja. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 30 atlet taekwondo remaja, sampel diambil menggunakan metode secara acak sederhana yaitu simple random sampling. Pengumpulan data meliputi status gizi dengan cara pengambilan data antropometri berat badan dan tinggi badan, kebugaran jasmani dengan menggunakan tes lari MFT (multistage fitness). Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara status gizi dengan kebugaran jasmani (p= 0,028). Nilai R sebesar -0,401 menunjukkan kekuatan hubungan yang sedang, nilai negatif menunjukkan hubungan yang terbalik pada variabel. Status gizi lebih maka kebugaran jasmani menurun. status gizi berhubungan dengan kebugaran jasmani. Atlet yang memiliki status gizi yang baik cenderung memiliki kebugaran jasmani yang baik pula. Perlu dilakukan penambahan informasi terkait gizi pada atlet sehingga terciptanya status gizi baik serta kebugaran jasmani yang baik pada atlet.
Edukasi Cabang Olahraga Petanque sebagai Olahraga Permainan bagi Lansia Ellyas, Intan Suraya; Gontara, Satria Yudi; Sunardi, Sunardi; Maryanto, Muhammad; Lelono, Sarjoko; Margono, Agus; Kristiyanto, Agus
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v4i2.16616

Abstract

Kelompok senam lanjut usia (lansia) Sehat Bugar Ceria di Kabupaten Karanganyar telah rutin mengadakan kegiatan senam. Namun, jenis latihan yang dilakukan lebih sering berupa latihan kebugaran aerobik. Jenis latihan yang belum bervariasi dan belum adanya pengetahuan tentang jenis olahraga permainan yang dapat dilakukan oleh lansia menjadi masalah yang dihadapi. Salah satu jenis olahraga yang aman dan menyehatkan untuk lansia adalah Petanque. Olahraga ini relatif baru di Indonesia. Olahraga ini merupakan jenis olahraga rekreasi dan kesehatan. Sesuai dengan rekomendasi dari badan kesehatan dunia dan Kementerian Kesehatan Indonesia bahwa olahraga atau aktivitas fisik sangat diperlukan untuk meningkatkan kebugaran dan daya ingat. Kebugaran fisik merupakan salah satu indikator kesehatan dan prediksi morbiditas dan mortalitas. Oleh karena itu olahraga Petanque yang berpengaruh terhadap kebugaran aerobik dan dapat melatih kekuatan, fokus, serta daya ingat perlu dikenalkan kepada kelompok lansia. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode service learning yang terdiri dari tahap edukasi materi dan praktek keterampilan. Hasil pelatihan ini didapatkan pengetahuan kelompok lansia tentang teknik dasar dan peraturan cabang olahraga Petanque meningkat (p=0,004) dan para lansia mampu melakukan gerakan teknik dasar sesuai dengan kelompok usia
Implementasi pendidikan jasmani dalam international primary curriculum Nugroho, Kristanto Adi; Kristiyanto, Agus; Doewes, Muchsin
Jurnal Keolahragaan Vol. 6 No. 2: September 2018
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.6 KB) | DOI: 10.21831/jk.v0i0.21336

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keterkaitan dan implementasi pendidikan jasmani dalam International Primary Curriculum (IPC) sebagai salah satu kurikulum internasional. IPC adalah kurikulum yang komprehensif, tematik, dinamis dan berwawasan global. Pelaksanaan kurikulum terstruktur dan terencana memungkinkan siswa untuk beradaptasi dengan tantangan global di masa mendatang. Metode penelitian adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian, pelaksanaan pendidikan jasmani di IPC telah ditentukan oleh sekolah melalui data dengan pemutakhiran terbaru. Tema yang dipilih kemudian disesuaikan dengan tujuan sekolah, budaya lokal, kebutuhan siswa. Kesimpulannya adalah IPC sangat dinamis sehingga dapat diselaraskan untuk mencapai tujuan sekolah yang ingin dicapai dengan menyesuaikan budaya budaya lokal, kondisi siswa dan sekolah. AbstractThe purpose of this research is determine relationship and implementation of physical education in International Primary Curriculum (IPC) as an international curriculum. IPC is comprehensive, thematic, dynamic and global-minded curriculum. The implementation of a structured and planned curriculum allows students to adapt to global challenges in the future. The research method is descriptive qualitative research. As a result, implementation of physical education in IPC has been determined by school through the latest update data. The choosen theme is then adjusted to school goals, local culture, student needs. The conclusion is that IPC is very dynamic so that it can be harmonized to achieve the school goals by adjusting the culture of the local culture, conditions of students and schools.
Participatory Budgeting in Surakarta, Indonesia: Pro-Poor Approach Arif, Akbarudin; Kristiyanto, Agus; Seftyono, Cahyo; Anantanyu, Sapja; Saptaningtyas, Haryani; Juego, Bonn; Widayat, Tulus
Journal of Government and Civil Society Vol 8, No 2 (2024): Journal of Government and Civil Society (October)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jgcs.v8i2.11155

Abstract

This study explores the pro-poor orientation of Participatory Budgeting (PB) in Surakarta, Indonesia, with a focus on its effectiveness in enhancing socioeconomic conditions for impoverished and marginalized groups. Using a qualitative methodology involving observations, legal document analysis, and interviews with underprivileged citizens and key stakeholders, the research seeks to address two core questions: To what extent is PB in Surakarta truly pro-poor, and what key challenges hinder its role in poverty alleviation? Findings indicate that Surakarta’s PB system has made notable strides in inclusivity, prioritizing budget allocations that enhance access to essential services like healthcare and education for disadvantaged communities. Additionally, the village-delegated budget system empowers local residents to address specific needs, supporting efforts to improve quality of life. However, persistent challenges remain; despite PB’s inclusive design and community participation, poverty rates have seen limited reduction. This study underscores the need for an increased delegated budget alongside strengthened social accountability mechanisms and enhanced community empowerment programs to achieve sustainable poverty alleviation. These findings contribute valuable insights into the dynamics of pro-poor governance and highlight critical areas for strengthening participatory frameworks in Indonesia’s local governance. Studi ini mengeksplorasi pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Surakarta, Indonesia, dengan fokus pada efektivitasnya dalam meningkatkan kondisi sosial-ekonomi bagi kelompok masyarakat miskin dan termarjinalkan. Dengan menggunakan metodologi kualitatif yang meliputi observasi, analisis dokumen hukum, dan wawancara dengan warga kurang mampu serta pemangku kepentingan utama, penelitian ini berupaya menjawab dua pertanyaan utama: Sejauh mana Musrenbang di Surakarta benar-benar berpihak pada kaum miskin, dan tantangan utama apa yang menghambat perannya dalam pengentasan kemiskinan? Temuan menunjukkan bahwa sistem Musrenbang di Surakarta telah mencapai kemajuan berarti dalam inklusivitas, memprioritaskan alokasi anggaran yang meningkatkan akses ke layanan penting seperti kesehatan dan pendidikan bagi komunitas yang kurang beruntung. Selain itu, sistem anggaran yang dilimpahkan ke tingkat desa memungkinkan penduduk lokal untuk memenuhi kebutuhan spesifik, yang mendukung upaya peningkatan kualitas hidup. Namun, tantangan yang berkelanjutan masih ada; meskipun desain Musrenbang yang inklusif dan partisipasi masyarakat, tingkat kemiskinan hanya mengalami sedikit penurunan. Studi ini menekankan perlunya peningkatan anggaran yang dilimpahkan, bersama dengan mekanisme akuntabilitas sosial yang lebih kuat serta program pemberdayaan komunitas yang ditingkatkan untuk mencapai pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan. Temuan ini memberikan wawasan berharga mengenai dinamika tata kelola yang pro-kaum miskin dan menyoroti area penting untuk memperkuat kerangka kerja partisipatif dalam tata kelola lokal di Indonesia.
Effectiveness body weight strength training and plyometric in the speed and agility taekwondo athletes Noha Zulkarnain, Alfian; Kristiyanto, Agus; Rachma, Noer
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 7 No 2 (2021): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1817.425 KB) | DOI: 10.29407/js_unpgri.v7i2.15943

Abstract

From the observation of 24 athletes Taekwondo Jayabaya produced as much as 79.1% - 95.8% of athletes have the physical ability, especially the speed and agility under average value. This study aims to determine the effectiveness of exercises body weight strength training and plyometric to increase physical ability. The study used an experimental research method with a quasi-experimental type using a 2x2 factorial design. The sampling technique used purposive sampling based on inclusion criteria. The total number of samples used is 24 athletes who will be divided into 2 exercise groups. The study was conducted on the Jayabaya Taekwondo team for 6 weeks. Data collection techniques used 35 meters speed test and Illinois agility run test. Variable variance analysis using MANOVA test. In the MANOVA test, the value is obtained sig. multivariate test (0.00) and between subjects effects test of exercise on speed and agility (0.00). The results of descriptive statistics on exercises body weight strength training and plyometric on speed time (5.12)>(4.57), and agility time (19.53)> (17.64). The conclusion of this study is that body weight strength training and plyometric exercises significantly affect the physical ability of taekwondo athletes.training was Plyometric more effective in increasing the speed and agility of taekwondo athletes during the 6-week training program.
Optimism and causal analysis in adventure motorcycling: An investigation of athletes’ resilience Wulandari, Cahyani; Kristiyanto, Agus; Syaifullah, Rony
Journal Sport Area Vol 8 No 2 (2023): August
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2023.vol8(2).12493

Abstract

Resilience in motorcycle adventure activities in each individual requires resilience to face challenges. However, this motorcycle activity has many failures and problems that usually bring up emotions. The purpose of this research was to examine the resilience of community members participating in motor adventure activities. Mixed-methods research was used, with a sequential explanatory research basic design. This study began with quantitative methods and proceeded to qualitative methods. A questionnaire was used to collect quantitative data, while an interview was used to acquire qualitative data. The accumulated interpretation of scores obtained on emotion regulation was 75% (high), impulse control 82% (very high), optimism 84% (very high), causal analysis 82% (very high), empathy 71% (high), self-efficacy 78% (high), and reaching out 87% (very high). This research is limited to the sample used and the scope of research is limited to one area or community. Future research can broaden the scope of research by exploring the factors that influence the resilience of different motorcycle adventure actors, such as psychological, social, and environmental factors. In addition, research can be focused on efforts to increase the resilience of motorcycle adventure actors, such as through training or education programs. The results of this study provide consideration, support, and contribution of ideas to stakeholders to increase the resilience of adventure motorcycle actors in facing challenges in their activities.
Melatih Otot Bagi Lansia untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Latihan Beban secara Mandiri di Rumah Ellyas, Intan Suraya; Sunardi, Sunardi; Mariyanto, Muhammad; Lelono, Sarjoko; Margono, Agus; Kristiyanto, Agus
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.64140

Abstract

Pertambahan usia akan memberikan banyak perubahan pada tubuh manusia. Salah satunya dalah penurunan massa otot yang dialami lansia. Penurunan massa otot pada lansia dapat menimbulkan gangguan otot rangka yang progresif dan terjadi secara menyeluruh. Pada kelompok lansia terjadi percepatan hilangnya massa otot dan fungsi gerak sehingga menyebabkan peningkatan risiko jatuh, penurunan fungsional, kelemahan, dan kematian. Sesuai rekomendasi WHO bahwa usia lansia yaitu diatas 65 tahun selain melakukan latihan fisik bersifat aerobik juga melakukan latihan penguatan otot berupa latihan beban yang dilakukan 2 hari dalam satu minggu. Namun, belum banyak kelompok lansia yang mengetahui dan mampu melakukan latihan beban. Kegiatan ini dilakukan  dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan bagi kelompok senam Prolanis Sehat Bugar Ceria di Kabupaten Karanganyar. Sehingga tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan dan pengenalan berbagai gerakan  latihan beban yang dapat dilakukan secara mudah dan dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Dalam pengabdian masyarakat ini, didapatkan hasil peningkatan pengetahuan para lansia tentang manfaat dan cara latihan beban serta dapat mempraktekkan gerakan latihan beban yang baik dan benar. Kata kunci : latihan beban; lansia; sarkopenia
Co-Authors Agus Margono Alfira fitriana Anggriani, Atika Febri Aprilia, Khalida Nawa Apriliyani, Florida Betty Arif, Akbarudin Ayuningtiyas, Citra Bambang Purwanto Berek, Maria Imakulata Bhisma Murti Brian Wasita Cahyo Seftyono Daniyar, Pamogsa Ratri Adha Daryanto Daryanto Dono Indarto Edy Legowo, Edy Ellyas, Intan Suraya Faidillah Kurniawan Fiola Indah Putri Pratama Firmanurulita, Fadhila Forestry, Silmi Gontara, Satria Yudi Gunawati, Arista Hangga Kusuma, Hangga Hari Hanggoro, Hari Herry Widyastono, Herry Ian Alfian Riyanto, Ian Alfian Istiqomah, Isnanda Putri Nur Juego, Bonn Kardiyanto, Deddy Whinata Khoirul Huda Kiyatno Kiyatno Kristiana, Irma Lelono, Sarjoko M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Mariyanto, Muhammad Maryanto, Muhammad Muazarroh, Salma Muchsin Doewes Muh. Furqon Hidayatullah Muhammad Hisyam Muthmainah Muthmainah NINGRUM, TYAS SARI RATNA Noer Rachma Nugroho, Kristanto Adi Prasetya, Hanung Pratama, Andika Priya Rachman, M Erika Rahardjo, Setyo Sri Rahelli, Yeti Restian Gigih sejati, Restian Gigih Retnaningtyas, Triya Ayu Risya Cilmiaty, Risya Rokhayah, Fajar Rokhayah, Fajar Rony Syaifullah, Rony Sadullah, Akhmad Safitri, Lina Eta Sapja Anantanyu, Sapja Sapta Kunta Purnama Saptaningtyas, Haryani Sholikah, Mutiana Agustin Sima Asmara Dewa Marya Mahardika Putri Siswahyudianto Slamet Riyadi Soetrisno Soetrisno Sugiyanto - Sumaryanto Sumaryanto, Sumaryanto Suminah Sunardi Sunardi Suprayogi, Dody Susilo, Fahmi Eko Tonang Dwi Ardyanto Triasmono, Haris Kukuh Utomo, Tri Aprilijanto Vania Martha Yunita Vitri Widyaningsih Widayat, Tulus Windiartha, Abdy Windiartha, Abdy Wulandari, Cahyani Wulansari, Dasih Ayu Yoga Yuniadi Yuyun Ari Wibowo Zaidah, Lailatuz Zalaff, Katsran Zulkarnain, Alfian Noha