Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

A Novel Dressing for Wound Care Based on Konjac Glucomannan Mashudi, Sugeng; T.N. Saifullah; Handoko, Lukman; Aldi Purnomo, Rochmad
The Health Researcher's Journal Vol. 1 No. 01 (2024): The Health Researchers Journal
Publisher : The SDGS Forum Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wound management has become a crucial component of healthcare systems since wound healing continues to be a problem for the nursing sciences. One area that could provide novel methods for regenerative complementary nursing is konjac glucomannan. It is necessary to emphasize the significance when konjac glucomannan is incorporated into biomaterials, it may induce particular qualities that make the biomaterials more effective. They are appealing as wound dressing materials. In this review, we will talk about the first line of bioactive konjac glucomannan-based dressings that are often used in nursing practice. These include semipermeable films, hydrogel dressings, hydrocolloid dressings, alginate dressings, non-adherent contact layer dressings, and multilayer dressings. This review will also point out that there isn'tenough high-quality evidence and that more advanced trials need to be done because most current wound healing treatments don't work well, either structurally or functionally. Konjac glucomannan is a unique tool that can be used to help heal wounds. They can be made to closely resemble the natural processes that lead to tissue repair.
Pengaruh Faktor Pekerjaan  Terhadap  Tingkat  Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Tenaga Kerja di Sektor Pendidikan Handoko, Lukman; Natsir Amrullah, Haidar; wahyuningtyas, wahyuningtyas
The Health Researcher's Journal Vol. 1 No. 01 (2024): The Health Researchers Journal
Publisher : The SDGS Forum Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musculoskeletal disorders (MSDs) are a musculoskeletal disorder characterized by an injury to the muscles, tendons, ligaments, nerves, joints, cartilage, bones or blood vessels of the hands, feet, head, neck or back. MSDs can be caused or exacerbated by work, work environment and work performance. Musculoskeletal Disorders (MSDs) are one of the most common occupational diseases, ranking second among all cases of occupational diseases, in Indonesia the prevalence of musculoskeletal problems is 7.3%. The purpose of this study is to determine the contributing factors to the development of musculoskeletal disorders (MSDs) among employees in the education sector. A cross-sectional design was employed as the research methodology, and the sample size consisted of fifty education sector employees. Direct observation, in-person interviews using questionnaires, as well as taking pictures and videos of the work, were the methods used to collect data. Binary logistic regression was used for data analysis in order to ascertain the association between MSDs and work-related variables such as manual lifting, repetitive motions, and body position. The findings of the study indicated that 48% of participants complained of MSDs in the upper body, and most employees had bad posture. The results of the binary logistic regression test indicate a significant
SOSIALISASI PENANGGULANGAN KEBAKARAN DAN MITIGASI BENCANA DI DESA PULOREJO, MOJOKERTO Kusminah, Imah Luluk; Khairansyah, Mades Darul; Subekti, Arief; Dhani, Mey Rohma; Handoko, Lukman; Putranto, Wibowo Arnin; Nugroho, Agung; Hidayat, Egyt Yusuf; Maimunah, Dewi Rizqi; Hakim, Alma Lia; Rabani, Mochammad Syamzidan
Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. 2 No. 02 (2023): Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Madani
Publisher : LPPM Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jpmm.v2i02.2487

Abstract

Kondisi geografis, demografis, sosiologis, dan klimatologis membuat negara Indonesia rawan terhadap berbagai tipe bencana (alam, non alam, dan sosial). Terdapat sekitar 961 bencana alam terjadi di Indonesia hingga bulan Juli 2023, Salah satu bencana alam yang sering terjadi pada penduduk Indonesia yaitu banjir dan kebakaran. Desa Pulorejo, Kabupaten Mojokerto termasuk salah satu kawasan rawan bencana banjir yang disebabkan oleh meluap nya sungai dan kurangnya kesadaran warga dalam menjaga lingkungan. Selain itu, beberapa tahun silam pernah terjadi kebakaran lahan maupun kebakaran rumah salah satu rumah warga.Hal ini menjadi polemik untuk memberikan solusi terhadap warga demi meminimalisir kerugian besar dari bencana yang sering terjadi. Untuk itu, diadakan pelatihan pemadaman kebakaran serta sosialisasi penanggulangan kebakaran, mitigasi bencana, serta pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) kepada warga Desa Pulorejo. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan kesadaran dan pengetahuan warga dalam menghadapi maupun mengurangi risiko atau dampak yang ditimbulkan oleh bencana khususnya banjir dan kebakaran. Program pelatihan dan sosialisasi telah dilakukan oleh tim dan beberapa mahasiswa yang mendampingi secara langsung. Luaran yang telah dihasilkan ialah publikasi di media massa elektronik, keterlibatan mahasiswa saat acara berlangsung, dan serah terima alat dengan mitra.
Analisis Beban Kerja Mental Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api di Stasiun Sentral Manggarai Menggunakan Metode NASA-TLX Eric Cantona, Maftuchan; Handoko, Lukman; Mahfudzi, Imam
Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jshee.v2i2.53

Abstract

Stasiun Sentral Manggarai merupakan stasiun tersibuk di Jabodetabek karena melayani lebih dari 800 perjalanan kereta api (KA) setiap harinya. Dalam operasionalnya, terdapat petugas yang bertugas untuk mengatur perjalanan kereta api. Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) harus selalu fokus dalam menjalankan tugasnya. Hal ini dapat menyebabkan beban kerja mental yang diterima oleh petugas PPKA berpotensi tinggi. Beban kerja mental merupakan beban kerja yang diterima pekerja dalam menyelesaikan pekerjannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur beban kerja mental yang dialami oleh petugas PPKA Stasiun Sentral Manggarai. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan Metode NASA-TLX. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa 2 orang petugas PPKA Stasiun Sentral Manggarai mengalami beban kerja mental tinggi, yaitu PPKA 3 dengan nilai skor 66, dan PPKA 5 dengan nilai skor 72, serta 3 orang petugas PPKA mengalami beban kerja mental sangat tinggi, yaitu PPKA 1 dengan nilai skor 81, PPKA 2 dengan nilai skor 81, dan PPKA 4 dengan nilai skor 87.
Pengaruh Safety Promotion dan Faktor Personal terhadap Safety Compliance Pekerja di Perusahaan Manufaktur Kereta Api Urzais, Mazdra; Handoko, Lukman; Wiediartini, Wiediartini
Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jshee.v2i2.66

Abstract

Bidang manufaktur dan konstruksi telah menyumbang 63,6% dari kecelakaan di tempat kerja selama tiga tahun kebelakang. Berdasarkan Heinrich’s theory dalam Health and Safety Protection, tindakan tidak aman menjadi penyebab utama kecelakaan kerja dengan rasio 80%, diikuti oleh kondisi tak aman dengan rasio 18%, serta hal lain sebesar 2%. Oleh karena itu, salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi kereta api melakukan upaya peningkatan perilaku keselamatan pekerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak safety promotion (termasuk safety patrol, safety briefing, dan safety poster) serta faktor personal (sikap keselamatan, pengetahuan K3, motivasi K3, dan kelelahan) terhadap kepatuhan pekerja terhadap peraturan keselamatan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 96 responden. Setelah data divalidasi, diuji reliabilitas, dan memenuhi syarat uji asumsi klasik, selanjutnya dilakukan uji pengaruh dengan metode regresi linear berganda. Hasilnya menunjukkan empat faktor utama yang secara signifikan membuat safety compliance terpengaruh yaitu safety briefing, safety patrol, sikap keselamatan dan motivasi K3 dengan p-value < 0,05 yaitu 0.000, 0.000, 0.013, 0.000 secara berurutan. Komunikasi yang efektif melalui metode promosi keselamatan yang bervariasi, serta personal pekerja seperti motivasi dan sikap, memainkan peran yang penting guna mendorong kepatuhan keselamatan dalam bekerja.
Analysis of the Effect of PWHT on the Corrosion Test of API 5L X65 Material in Submerged Arc Welding Kusminah, Imah Luluk; Anggara, Dika; Wardani, Dianita; Widodo, Eriek Wahyu Restu; Nafi, Maula; Handoko, Lukman; Djati, Anggoro Ludiro; Trianto, Ryo Andika
Journal of Mechanical Engineering, Science, and Innovation Vol 4, No 2 (2024): (October)
Publisher : Mechanical Engineering Department - Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jmesi.2024.v4i2.6556

Abstract

This research discusses the method of making distribution pipes using the Submerged Arc Welding (SAW) welding process, especially for pipes with spiral connections. The material used is API 5L X65. SAW pipes with spiral joints are more commonly used for low-pressure piping systems. However, in certain cases, the production of SAW pipes for Sour Service distribution requires special treatment. Sour Service pipes have a high level of corrosion and residual stress, so Post Weld Heat Treatment (PWHT) is required to prevent Hydrogen Induced Cracking (HIC). HIC occurs due to the absorption and accumulation of hydrogen gas in the metal, causing the formation and growth of cracks, which is also influenced by residual stress. PWHT is applied to reduce residual stress to reduce the risk of corrosion. PWHT is a process to change the structure of the weld metal by heating the metal at a certain temperature and time. This research shows that variations in PWHT temperature produce an average residual stress that is not much different with less difference than 2%, In corrosion testing with the HIC method shows crack evidence but is still satisfactory NACE MR0175 criteria for pipe PWHT temperature variation conditions
Persepsi Warga Kampus Tentang Rokok, Perilaku Merokok dan Pemberlakuan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Lingkungan Pendidikan Sugiyatmi, Tri Astuti; Handoko, Lukman; Wartiningsih, Minarni; Noviani, Doris
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.187

Abstract

Cigarettes and smoking behavior are public health problems. Together with other bad lifestyles such as lack of movement, stress, lack of balanced nutrition, and alcohol consumption, smoking is a risk factor for non-infectiou diseases. The bad effects of cigarettes are clear, but cigarettes and smoking behavior have long been perceived as normal by many people. The research aims to determine the perceptions of campus residents regarding smoking, smoking behavior and the implementation of non-smoking area in the educational environment. This study is an observational survey research. This research involved University of Borneo Tarakan residents, including lecturers, education staff, and students. The respondents obtained were 153 respondents (128 women and 25 men) from 7 faculties selected using a simple sampling technique. The instrument using a perception questionnaire developed by researchers which has been tested for validity and reliability. This research was conducted from June to November 2022. Of all respondents, the number of active smokers was 6 people (3.9%) and 1/3 were women. More than half of the respondents were passive smokers (54.2%). The perception of University of Bornoe Tarakan residents towards cigarettes, smoking behavior and the implementation of non-smoking area seems to vary, leading to good understanding, although there are also those who are in neutral territory regarding the implementation of tobacco/smoking control. Of all respondents, only 1 respondent disagreed with the implementation of non smoking area in education, health and places of worship. From these results it can be concluded that campus residents have a positive perception of the implementation of non-smoking areas in the educational environment.
EDUKASI GIZI SEIMBANG MENGGUNAKAN INFOGRAFIS TENTANG PERILAKU MAKAN PADA REMAJA AWAL Nurul Pujiastuti; Gustirini , Ria; Indriani, Ririn; Handoko, Lukman
Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya Vol 4 No 1 (2025): Januari - juni 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jspa.v4i1.1690

Abstract

Masalah gizi di kalangan remaja sering kali timbul akibat pola makan yang tidak sehat, seperti ketidakseimbangan antara asupan gizi dan gizi yang seharusnya dikonsumsi. Penggunaan media pembelajaran yang menarik dapat memicu motivasi dan minat remaja untuk belajar. Tujuan pengabdian kepada masyarakat yaitu meningkatkan pengetahuan dan perilaku makan remaja tentang gizi seimbang melalui media infografis. Metode yang digunakan yaitu memberikan edukasi tentang gizi seimbang usia remaja dan memantau perilaku makan. Sasaran edukasi yaitu remaja awal usia 12-14 tahun di SMPN 1 Malang. Hasil edukasi menunjukkan bahwa pengetahuan remaja saat pre-test sebesar 5% baik dan post-test sebesar 90% baik. Hasil pemantauan perilaku makan, saat pre-test sebesar 9% baik dan post-test sebesar 76% baik. Kesimpulan pengabdian kepada masyarakat yaitu berhasil meningkatkan pengetahuan dan perilaku makan remaja tentang gizi seimbang untuk menjaga kesehatan remaja yang optimal.
PENGUKURAN DAN EVALUASI RISIKO ERGONOMI BERDASARKAN SNI 9011:2021 SERTA PERANCANGAN ULANG STASIUN KERJA PADA PROSES GRINDING PERUSAHAAN SUKU CADANG OTOMOTIF Hidayat, Egyt Yusuf; Handoko, Lukman; Amrullah, Haidar Natsir
The Health Researcher's Journal Vol. 2 No. 3 (2025): The Health Researchers Journal
Publisher : The SDGS Forum Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.00000/rpsq0g41

Abstract

Industri suku cadang otomotif merupakan salah satu sektor penting dalam manufaktur yang melibatkan banyak aktivitas fisik dan pekerjaan berulang. Salah satu proses yang berisiko tinggi terhadap gangguan otot rangka akibat kerja (GOTRAK) adalah pekerjaan menggerinda kampas rem (grinding) yang melibatkan postur kerja tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi potensi bahaya ergonomi berdasarkan SNI 9011:2021 serta merancang ulang stasiun kerja agar sesuai dengan data antropometri pekerja Indonesia. Metode yang digunakan mencakup survei keluhan GOTRAK, observasi postur kerja, pengisian daftar periksa ergonomi SNI 9011:2021, serta simulasi kerja menggunakan perangkat lunak CATIA. Hasil survei menunjukkan bahwa 100% pekerja mengalami keluhan, dengan tingkat keparahan sedang sebesar 38% dan tinggi sebesar 25%, khususnya pada bagian bahu, leher, punggung, tangan dan kaki. Penilaian awal menunjukkan total skor potensi bahaya sebesar 18 yang termasuk dalam kategori berbahaya. Redesain dilakukan dengan perbaikan teknis berupa penggantian mekanisme troli menjadi adjustable, serta pengaturan ulang dimensi meja kerja berdasarkan persentil ke-50 data antropometri. Kemudian dilakukan simulasi dan penilaian ulang, dimana skor bahaya turun menjadi 6 yang menunjukkan efektivitas tindakan pengendalian.
Ecobrick: A Solution for plastic Waste to Establish Zero Waste Village in Pamekasan Regency Sufiyanto, Mohammad Imam; Handoko, Lukman; Mulyani, Sri; Ummah, Faizatul
Indonesian Journal of Community Services Cel Vol. 1 No. 1 (2022): Indonesian Journal of Community Services Cel
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.634 KB) | DOI: 10.70110/ijcsc.v1i1.1

Abstract

The Covid-19 pandemic that is continuing to spread around the world has shifted and changed people lifestyle. On the other hand, waste volume is increasing because many people massively throw garbage into water sources or rivers which results in water and soil pollution. This research applied descriptive qualitative method with demonstration techniques. The residents were taught to make Ecobrick for reducing the amount of plastic waste. Ecobrick is very effective in empowering the community to cope with the increasing amount of inorganic waste. Ecobrick can increase the creativity and productivity of the community especially in terms of transforming inorganic waste to goods with economic value. The results indicated that the amount of plastic waste which was previously thrown to the rivers could be reduced by implementing Ecobrick program. This program reflected community innovation and creativity in utilizing unused items at home. At the end, Bunder village can be a zero-waste area and makes goods economical and valuable to be used by all society elements.
Co-Authors Adelia Tanti Ramadhani Adi Wirawan Husodo Agung Nugroho Ahmad Zainal Arifin Al Bayyumi Aldi Purnomo, Rochmad Alfiah, Agry Alma Lia Hakim Amrullah, Haidar Natsir Anda Iviana Juniani Andrian, Dedek Anggara, Dika Ari Setiawan Arief Subekti Arief Subekti Arninputranto, Wibowo Arsita Nuraini Aulia Nadia Rachmat Azim Abdurakhmanovich Yuldashev Dewi Kurniasih Dewi Kurniasih Dewi Rizqi Maimunah Dhani, Mey Rohma Dianita Wardani Dika Anggara Dika Rahayu Widiana Djati, Anggoro Ludiro Edy Prasetyo Hidayat Edy Setiawan Egyt Yusuf Hidayat Eric Cantona, Maftuchan Eriek Wahyu Restu Widodo Estianda Putri Meita Sari Fais Hamzah Faizatul Ummah Fajar Astuti Hermawati Farizi Rachman Firdaus, Riza Rahma Galih Anindita Gisella Mega Nanda Grand Widya Fatiha Salma Gustirini , Ria Haidar Natsir Amrullah Haidar Natsir Amrulloh Hakim, Alma Lia Hanandyo Dardjito Hidayat, Egyt Yusuf I Made Kastiawan Robert Firmandus, I Made Kastiawan I Putu Sindhu Asmara Ihwana As’ad Imah Luluk Kusminah Imam Mahfudzi Indra Adi Ramana Indra Jaya Indri Santiasih Indriani, Ririn Irma Kesaulya Khairas, Eri Ester Kusminah, Imah Luluk Mades Darul Khairansyah Mades Darul Khairansyah Mades Darul Khairansyah Mahfudzi, Imam Maimunah, Dewi Rizqi Mashudi, Sugeng Maula Nafi Melia Chandra Millana Mey Rohmadhani Minarni Wartiningsih Mochamad Yusuf Santoso Mochammad Syamzidan Rabani Mohamad Hakam@ppns.ac.id Mohammad Basuki Rahmat Muhamad Ari Muhammad Nawawi nanda, salma Natsir Amrullah, Haidar Noviani, Doris Novita Anggraini Nur Wakhidatur Rochmawati Nurul Pujiastuti Ponti Almas Karamina Priyambodo Nur Ardi Nugroho Projek Priyonggo Sumangun Lukitadi Prulley Annette Uneputty Puspandari, Lusia Eni Putri, Nila Rizqiyah Hanik Maha Rabani, Mochammad Syamzidan Raharjo, M Setyo Puji Ramana, Indra Adi Reza Fardiyan As’ad Rizky Abiyyanto, Naufal Sara Haumahu Savina Dewi Firnanda Sindy Yurisma Sheila Sri Gunani Partiwi Sri Mulyani Sri Murlianti Sufiyanto, Mohammad Imam Sugiyatmi, Tri Astuti Sulistiya, Yossa Mahendra T.N. Saifullah Tarikh Azis Ramadani Totok Yulianto Tri Astuti Sugiyatmi Tri Martiana Trianto, Ryo Andika Tuapattinaja, M A Urzais, Mazdra Wahyuningtyas, Wahyuningtyas Wiediartini Wiediartini Zahirah Alifia Maulida