Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING BERBANTUAN PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI Hera Adiwijaya; Endang Suarsini; Betty Lukiati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.12, Desember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.201 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i12.8359

Abstract

This research  aims to determine the influence of reciprocal teaching learning aided concept maps to students critical thinking skills in learning biology. The design of the study is a quasi-experimental design with research subjects in class X student of Agricultural Product Processing Technology (TPHP) and  class X student of Fishery Products Processing Technology (TPHPi). Differences of the students critical thinking skills in the both class analyzed by using Anacova test. The results showed that there is an positive effect of reciprocal teaching learning aided concept maps to the critical thinking ability of students. The critical thinking of students’ in the experimental class (average percentage of critical thinking skills of students 73,36%) was higher than the control group (average percentage of students' critical thinking skills 53,20%). From the results of the study it can be concluded that the application of reciprocal teaching learning  aided concept maps can enhance students’ critical thinking skills in learning biology.Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pembelajaran reciprocal teaching berbantuan peta konsep terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran biologi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimen semu dengan subjek penelitian siswa pada kelas X  Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) dan siswa kelas X Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHPi). Perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa pada kedua kelas dianalisis  menggunakan uji Anacova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh positif pembelajaran reciprocal teaching berbantuan peta konsep terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen (rata-rata persentase kemampuan berpikir kritis siswa 73,36%) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (rata-rata persentase kemampuan berpikir kritis siswa 53,20%). Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran reciprocal teaching berbantuan peta konsep dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Biologi.
Eksplorasi Kebutuhan Bahan Ajar pada Matakuliah Bioprospeksi Nelda Anasthasia Serena; Endang Suarsini; Betty Lukiati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 5: MEI 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i5.13555

Abstract

Abstract: This study aims to determine the necessity of teaching materials in Bioprospection subject. This type of descriptive qualitative research with observation, questionnaire and test data collection techniques. Necessity analysis results 92% students had difficulty understanding Bioprospect material because the concept is difficult to apply (48%), complex material (24%), lack of teaching materials (20%). Students need teaching materials that are flexible, easy to understand, reliable, practical, and easy access. Preliminary test show cognitive learning outcomes score is 52, 4 (low) and critical thinking skills score is 48.2% (low). The conclusion is needed a module by research based on Problem-Based Learning that can improve critical thinking and cognitive learning outcomes of students in the Bioprospection subject.Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui kebutuhan bahan ajar pada matakuliah Bioprospeksi. Jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data observasi, angket, dan tes. Hasil analisis kebutuhan 92% mahasiswa kesulitan memahami Bioprospeksi karena sulit mengaplikasikan konsep (48%), materi kompleks (24%), kurangnya bahan ajar (20%). Mahasiswa membutuhkan bahan ajar yang fleksibel, mudah dipahami, terpercaya, praktis, dan akses informasinya mudah. Hasil tes awal menunjukkan hasil belajar kognitif dengan rerata 52, 4 (rendah) dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa sebesar 48,2% (rendah).  Simpulan penelitian dibutuhkan modul Problem Based Learning berdasarkan hasil penelitian untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif mahasiswa pada matakuliah Bioprospeksi.
PENGEMBANGAN BOOKLET PEMBUATAN YOGHURT KULIT BUAH NAGA UNTUK PARA PETANI BUAH BERBASIS PADA HASIL PENELITIAN W.F Edi Hanzen; Utami Sri Hastuti; Betty Lukiati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.11, Nopember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.894 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i11.7976

Abstract

People have not use  dragon fruit peel and only thrown away as waste product. The using of the dragon fruit peel as processed product for food diversity have not been done. A sort of as processed food base on the dragon fruit peel by used of lactic acid bacteria is yoghurt from the dragon fruit peel. This booklet is done based on the research result about yoghurt from dragon fruit peel. This booklet is done for the fruit farmers comunities. The booklet content are: the yoghurt advantage, the instruction to make yoghurt, the tool and material for make the yoghurt, the yoghurt packaging, and the yoghurt marketing strategy. The research development method is observational method with the steps as described by Hannafin and Peck (1998). The validation results from the validator and booklet readable result of the fruit farmers communities shows that this booklets have very interesting quality, very suitable  and very effective to use. This booklet is worthy to use and distributed as counseling media for the fruit farmers communities.Masyarakat belum memanfaatkan kulit buah naga dan hanya dibuang sebagai limbah. Pemanfaatan limbah kulit buah naga untuk produk olahan dalam rangka penganekaragaman pangan sampai saat ini masih belum dilakukan. Kulit buah naga memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat untuk pertumbuhan bakteri asam laktat. Salah satu bentuk makanan olahan dengan bahan dasar kulit buah naga dengan memanfaatkan bakteri asam laktat ialah yoghurt kulit buah naga. Booklet ini disusun berdasarkan hasil penelitian mengenai pembuatan yoghurt kulit buah naga. Booklet disusun untuk komunitas petani buah. Booklet berisi materi-materi tentang manfaat yoghurt dan petunjuk pembuatan yoghurt, alat dan bahan yang digunakan untuk membuat yoghurt, cara mengemas yoghurt dan strategi pemasaran yoghurt. Metode penelitian pengembangan ialah metode observasional dengan urutan langkah seperti yang dijelaskan oleh Hannafin dan Peck (1998). Hasil validasi dari para validator dan uji keterbacaan booklet oleh masyarakat petani buah  menunjukkan bahwa booklet yang disusun memiliki kualifikasi sangat menarik, sangat sesuai, dan sangat efektif untuk digunakan. Booklet yang dikembangkan layak digunakan dan dapat disebarluaskan sebagai media penyuluhan kepada masyarakat petani buah.
Analisis Kebutuhan untuk Pengembangan Bahan Ajar Fisiologi Hewan dan Manusia pada Jurusan Biologi Arwinda Probowati; Abdul Gofur; Betty Lukiati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 6: JUNI 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i6.13586

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the teaching material requirements animals and human physiology courses for undergraduate students of Biology Education, State University of Malang. This type of research is qualitative descriptive research. Data collected by questionnaires and structured interviews with lectures. The analysis of the results is shownn that 80% of students get difficulty in learning the animals and human physiology courses. The main learning resources used by students are worksheets, e-books, handouts, and textbooks. Most students never learned a teaching material that contains research results done by lecturers, and a large part of students agree to be added teaching materials that contain research results to improve studens’s knowledge. Based on the results, it will be developed modul that contains the results to support the physiology of animal and human physiologist.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bahan ajar yang dibutuhkan pada matakuliah Fisiologi Hewan dan Manusia oleh mahasiswa S1 jurusan Biologi Universitas Negeri Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui penyebaran angket dan melalui wawancara terstruktur terhadap dosen pengampu. Berdasarkan analisis hasil angket diketahui bahwa 80% mahasiswa masih mengalami kesulitan materi pada matakuliah Fisiologi Hewan dan Manusia. Sumber belajar utama yang digunakan oleh mahasiswa adalah berupa LKM, e-book, handout, dan buku teks. Sebagian besar mahasiswa menyatakan belum pernah menggunakan bahan ajar yang memuat hasil penelitian yang dilakukan dosen, dan menyatakan setuju untuk ditambahkanya bahan ajar yang memuat hasil penelitian untuk menambah wawasan dan meningkatkan pemahaman mahasiswa. Berdasarkan temuan tersebut, untuk menunjang perkuliahan fisiologi hewan dan manusia maka akan dikembangkan bahan ajar berupa modul  cetak yang memuat hasil penelitian.
Validitas dan Kepraktisan Modul Bioinformatika Berbasis Problem-Based Learning untuk Mahasiswa S2 Biologi Muhammad Khalil; Mohamad Amin; Betty Lukiati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 5: MEI 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i5.13538

Abstract

Abstract: The aims of this development research are to produce teaching materials in the form of bioinformatics module based on problem-based learning titled analysis of the potential of natural compounds in silico as drug candidates that meet the requirements for validity and practicality to be used in bioinformatics courses. The research method used is research and development method with ADDIE development model which consists of five stages. The validation test result by media experts, material experts, and field practitioners in sequentially obtained the percentage of 98.15%, 91.07%, and 95.97%. The practicality test results obtained a percentage of 87.46%. The conclusion of this development research is the bioinformatics module that has been developed has met the requirements of validity and practicality and can be used without revision.Abstrak: Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar berupa modul bioinformatika berbasis problem-based learning berjudul analisis potensi senyawa alami secara in silico sebagai kandidat obat yang memenuhi syarat kevalidan dan kepraktisan untuk dapat digunakan pada matakuliah bioinformatika. Metode penelitian yang digunakan berupa metode penelitian dan pengembangan (research and development) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahapan. Hasil uji validasi oleh ahli media, ahli materi dan praktisi lapangan secara berurutan diperoleh persentase 98.15%, 91.07%, dan 95.97%. Hasil uji kepraktisan diperoleh persentase 87.46%. Kesimpulan dari penelitian pengembangan ini adalah modul bioinformatika yang telah dikembangkan telah memenuhi syarat kevalidan dan kepraktisan serta dapat digunakan tanpa perlu revisi.
BUKU AJAR BIOTEKNOLOGI BERBASIS BIOINFORMATIKA DENGAN MODEL ADDIE Alvina Putri Purnama Sari; Mohamad Amin; Betty Lukiati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 6: Juni 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.735 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i6.9334

Abstract

Mastery of science and technology by students to be things that need attention in the 21st century. One step that can be done by developing textbooks biotechnology with material bioinformatics Learning bioinformatics is to use information technology in managing biological data sharing. The development process is done by adapting the ADDIE model. ADDIE development model used for the systematic steps, detail, and result in products by applying the specific context.Penguasaan IPTEK oleh mahasiswa menjadi hal yang perlu diperhatikan di abad 21. Salah satu langkah yang dapat dilakukan dengan mengembangkan buku ajar Bioteknologi dengan menyajikan materi bioinformatika. Pembelajaran bioinformatika yaitu menggunakan teknologi informasi dalam mengelola berbagi data biologi. Proses pengembangan dilakukan dengan mengadaptasi model pengembangan ADDIE. Model pengembangan ADDIE digunakan karena langkahnya yang sistematis, detail, dan menghasilkan produk dengan mengaplikasikan konteks yang spesifik.
Pengembangan Pembelajaran Genetika Berbasis Inkuiri Berdasarkan Hasil Penelitian Analisis Variasi Gen Laju Ovulasi M. Amien Rais; Mohamad Amin; Betty Lukiati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 10: OKTOBER 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i10.15054

Abstract

Abstract: Teaching science as inquiry is one of the ways to increase student thinking skill. Furthermore, factual and contextual phenomena is needed in inquiry. Analysis of ovulation rate gene research is suitable phenomenon to teach genetics as inquiry. This study is aimed to develop inquiry genetics instructional design based on analysis of ovulation rate gene research. The instructional design had been validated by science/educational experts, and education practitioners (genetics lecture). The results of the validation showed the following scores: 100% (very valid) for material expert, 94,7% (very valid) for the learning expert, and 80% (valid) for field practitioner. Abstrak: Membelajarkan sains dengan menggunakan model inkuiri adalah salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan berpikir mahasiswa. Fenomena faktual dan kontekstual diperlukan dalam pembelajaran inkuiri. Penelitian analisis variasi gen laju ovulasi diketahui sangat sesuai sebagai fenomena untuk membelajarkan matakuliah genetika secara inkuiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain instruksional pembelajaran genetika berbasis inkuiri berdasarkan hasil penelitian analisis variasi gen laju ovulasi. Desain instruksional telah divalidasi oleh ahli materi, ahli pembelajaran dan praktisi lapang. Hasil validasi menunjukkan skor 100%  (sangat valid) untuk ahli materi, 94,7% (sangat valid) untuk ahli pembelajaran dan 83,8% (Cukup valid) untuk praktisi lapangan.
Evaluasi Kebutuhan Modul Bioteknologi Berbasis Problem Based Learning untuk Mahasiswa Jurusan Biologi Novia Sigma Amalina; Mohamad Amin; Betty Lukiati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.129 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11669

Abstract

Abstract: This study aims to evaluate the needs of module based Biotechnology with Problem Based Learning for students majoring in Biology Universitas Negeri Malang. Data collection techniques using a questionnaire aimed at 60 students of Biology Department FMIPA UM who have taken the course of Biotechnology with cluster sampling design. Questionnaires are used to evaluate the curriculum, learning process, teaching materials, bioinformatics knowledge, and the need for PBL-based teaching materials. The questionnaire results show that the development of PBL-based biotechnology modules for students in biotechnology courses is essential.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebutuhan modul Bioteknologi berbasis Problem Based Learning untuk mahasiswa jurusan Biologi Universitas Negeri Malang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang ditujukan untuk 60 mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA UM yang telah menempuh matakuliah Bioteknologi dengan desain cluster sampling. Angket digunakan untuk mengevaluasi kurikulum, proses pembelajaran, bahan ajar, pengetahuan bioinformatika, dan kebutuhan bahan ajar berbasis Problem Based Learning Hasil angket menunjukkan bahwa pengembangan modul bioteknologi berbasis Problem Based Learning untuk mahasiswa pada matakuliah bioteknologi sangat diperlukan.
Eksplorasi Kebutuhan Bahan Ajar pada Matakuliah Bioprospeksi Nelda Anasthasia Serena; Endang Suarsini; Betty Lukiati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 4: APRIL 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i4.13357

Abstract

Abstract: This study aims to determine the necessity of teaching materials in Bioprospection subject. This type of descriptive qualitative research with observation, questionnaire and test data collection techniques. Necessity analysis results 92% students had difficulty understanding Bioprospect material because the concept is difficult to apply (48%), complex material (24%), lack of teaching materials (20%). Students need teaching materials that are flexible, easy to understand, reliable, practical, and easy access. Preliminary test show cognitive learning outcomes score is 52, 4 (low) and critical thinking skills score is 48.2% (low). The conclusion is needed a module by research based on Problem-Based Learning that can improve critical thinking and cognitive learning outcomes of students in the Bioprospection subject.Abstrak: Penelitian bertujuan mengetahui kebutuhan bahan ajar pada matakuliah Bioprospeksi. Jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data observasi, angket, dan tes. Hasil analisis kebutuhan, 92% mahasiswa kesulitan memahami Bioprospeksi karena sulit mengaplikasikan konsep (48%), materi kompleks (24%), kurangnya bahan ajar (20%). Mahasiswa membutuhkan bahan ajar yang fleksibel, mudah dipahami, terpercaya, praktis, dan akses informasinya mudah. Hasil tes awal menunjukkan hasil belajar kognitif dengan rerata 52, 4 (rendah) dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa sebesar 48,2% (rendah).  Simpulan penelitian dibutuhkan modul Problem Based Learning berdasarkan hasil penelitian untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif mahasiswa pada matakuliah Bioprospeksi.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR PERKEMBANGAN HEWAN BERBASIS PENELITIAN METAMORFOSIS ULAT SUTERA BOMBYX MORI L. Sulistyo Dwi Kartining Putro; Umie Lestari; Betty Lukiati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.7, Juli 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.247 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i7.6511

Abstract

The developed teaching material in this study is in the form of a research-based textbook on silkworm Bombyx mori L hormone. It was aimed to develop the textbook on animal development course that will be used as one of supplementary learning textbook for students of S1 Biology Department of State University of Jember. The development of this textbook deployed the Hannafin and Peck developmental model which consists of three phases: (1) Needs Assessment (Analysis Purposes Phase), (2) Design (Design Phase), and (3) Developing/ Implementing (Development and Implementation Phases). It is a developmental model of instructional design which is oriented to products. The data were obtained starting from the needs analysis, product design, product manufacturing, and product validation. The instrument used to collect the research data development used a questionnaire and interview guidelines. These data were analyzed descriptively. The results of the analysis showed that this textbook has met the eligibility requirements. The feasibility of a limited test of individual students was 94.7% which was obtained with a valid category, the test feasibility of media experts obtained by 93.35% with a valid category, and the test feasibility of material presentation of 98.89% with a valid category and appropriate to be used.Bahan ajar yang dikembangkan berupa buku ajar berbasis penelitian hormon ulat sutera Bombyx mori L. Pengembangan bahan ajar yang dilakukan bertujuan untuk menghasilkan buku ajar matakuliah perkembangan hewan yang akan digunakan sebagai salah satu sumber buku penunjang belajar bagi mahasiswa Pendidikan Biologi S1 Universitas Negeri Jember. Pengembangan buku ajar ini menggunakan model pengembangan Hannafin dan Peck, yang terdiri atas 3 tahap yaitu (1) Need Assessment (Fase Analisis Keperluan), (2) Design (Fase Desain), dan (3) Develop/Implement (Fase Pengembangan dan Implementasi). Model pengembangan ini merupakan model desain pembelajaran yang berorientasi pada produk. Data diperoleh diawali dengan analisis kebutuhan, perancangan produk, pembuatan produk, dan validasi produk. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian pengembangan menggunakan angket dan pedoman wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan buu ajar yang disusun telah memenuhi syarat kelayakan. Tingkat kelayakan uji terbatas perorangan mahasiswa diperoleh sebesar 94,7% dengan kategori valid, uji kelayakan dari ahli media diperoleh sebesar 93,35% dengan kategori valid, dan uji kelayakan sajian materi sebesar 98,89% dengan kategori valid dan layak untuk digunakan.
Co-Authors Abdul Fattah Noor Abdul Gofur Abdul Gofur AD. Corebima Agus Muji Santoso Alif Rofiqotun Nurul Alimah Alvina Putri Purnama Sari Alvina Putri Purnama Sari Anindya Nirmala Permata Anindya Nirmala Permata Arwinda Probowati Atik Kurniawati Balqis balqis Bayu Guruh Binangkit Dian Eka A. F. Ningrum Dianing Eka Pupitasari Dina Aribah Dina Maulina DYAH ASTRIANI Eko Sri Sulasmi Endang Suarsini Fatchur Rohman Fathul Zannah Fitriani, Rita Frida Kunti Setiowati Hadi Suwono Hanzen, W.F Edi Hendra Susanto Hera Adiwijaya Herawati Susilo Ibrohim Ida Rahmawati Ihya Fakhrurizal Amin Jeni Jeni Jeni Jirana, Jirana Khaq, Rizki Amalia Nurul Kurniawan Setia Putra Liah Badriah M. Amien Rais M. Saiful Fahmi M. Saiful Fahmi, M. Saiful Fahmi Mariana Ade Cahaya Miftahul Mufinadiroh Mimien Henie Irawati Mohamad Amin Mohamad Amin Mohamad Amin Mohamad Amin Mohamad Amin Mohamad Amin Mohamad Amin Mohamad Amin Mohamad Amin Mohamad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Muhamad Khoirul Anwar, Muhamad Khoirul Muhammad Khalil Muhammad Saefi Muhammad Shobirin Mumun Nurmilawati Murni Sapta Sari Muslihasari, Adzimatnur Nanda Earlia Nazilatul Khoiroh Nelda Anasthasia Serena Ningrum, Dian Eka A. F. Novia Sigma Amalina Nugrahaningsih N, Nugrahaningsih Nugrahaningsih Nugrahaningsih Nur Fitriana Nur Fitriana Nursyahbani Saraha Poppy Rahmatika Primandiri Puspitasari, Dianing Eka Putri Diyah Anggraini Putri Purnama Sari, Alvina Putri Purnama Sari, Alvina Risanti Dhaniaputri Sembiring, Rinawati Serena, Nelda Anasthasia Siti Aisyah Firdani Siti Imroatul Maslikah Siti Nur Arifah Sitoresmi Parabaningtyas Sitoresmi Prabaningtyas Solly Aryza Sri Rahayu Lestari Sulistiono Sulistyo Dwi Kartining Putro Sulistyo Dwi Kartining Putro, Sulistyo Dwi Kartining Susriyati Mahanal Sutiman Bambang Sumitro Tahir, Jirana Triastono Imam Prasetyo Umi Hasanah, Umi Umie Lestari Utami Sri Hastuti W. F. Edi Hanzen W.F Edi Hanzen Widodo Widodo Yayoi Kodama Yessi Hermawati Zauhara Faiqohtun Wuriana