Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pemikiran Tahir Haddad Terhadap Hukum Keluarga di Tunisia mardiyah, siti
Jurnal AL-AHKAM Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alahkam.v15i1.8753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran pemikiran Tahir Haddad terhadap isi pasal-pasal hukum keluarga Tunisia, dimana sebagian besar pasal-pasal dalam peraturan ini dipengaruhi oleh pemikiran Tahir Haddad yang banyak membahas tentang kesetaraan gender. Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis pemikiran Tahir Haddad yang mempengaruhi pasal-pasal dalam hukum keluarga Tunisia dan (2) menganalisis latar belakang pasal-pasal yang dianggap kontroversial dalam hukum keluarga Tunisia. Metodologi penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kepustakaan yang sumber utamanya diperoleh dari berbagai tulisan seperti buku, jurnal, artikel, dan karya ilmiah lain yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian ini adalah (1) Tahir Haddad berperan sentral dalam pembentukan sebagian besar pasal-pasal yang dianggap kontroversial dalam peraturan hukum keluarga atau Kode Status Pribadi Tunisia. Gagasan dan konsepnya menjadi acuan dalam perumusan beberapa pasal dalam Kode Status Pribadi Tunisia, dan (2) pasal-pasal yang dianggap kontroversial tidak dimaksudkan untuk menyimpang dari prinsip-prinsip hukum Islam tradisional; sebaliknya, pasal-pasal ini dibentuk sebagai cerminan dari keinginan pemerintah Tunisia untuk memberikan persamaan hak antara laki-laki dan perempuan.
ANALISIS RANCANGAN PROTOTIPE PATIENT SELF-REPORTING SYSTEM UNTUK PERCEPATAN DETEKSI DINI POSTPARTUM BLUES MELALUI PENDEKATAN USER-CENTERED DESIGN Batubara, Intan; Aziz Pramudita, Dias; Mardiyah, Siti
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 15 No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/jk.v15i1.1264

Abstract

Ibu postpartum yang mengalami blues dan tidak segera mendapatkan penanganan rentan mengalami depresi, kekambuhan pada kehamilan dan persalinan selanjutnya serta berisiko tinggi melakukan bunuh diri. Adapun skrining kejadian blues yang selama ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) masih menggunakan bentuk konvensional (kertas) dan hanya dinilai oleh tenaga kesehatan. Di sisi lain, patient self-reporting system memudahkan ibu postpartum untuk dapat menilai sendiri tanda dan gejala yang dialami dengan melakukan deteksi dini dan skrining postpartum blues secara mandiri dari mana saja dan kapan saja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah rancangan prototipe self-reporting system yang mampu menjadi media lapor diri ibu postpartum dalam mentracking tanda dan gejala blues dan melakukan intervensi sederhana untuk meningkatkan suasana (mood) saat blues terjadi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah perancangan prototipe postpartum blues self-reporting system dan user interface serta analisis dengan pendekatan user-centered design dengan melibatkan dua UI/UX Specialist. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah User Experience Questionnaire (UEQ). Hasil analisis user centered design menunjukkan prototipe Sejati! Go mendapatkan evaluasi positif dalam ketiga aspek attractiveness, pragmatic quality dan hedonic quality. Sedangkan dalam pengukuran benchmark, hanya aspek dependability berada pada kategori below average. Penelitian ini memerlukan pengembangan dalam dependability dengan mengimplemantasikan robust error handling. Penelitian ini juga merekomendasikan prototipe Sejati! Go siap untuk dikembangkan ke tahap lanjutan usability study baik itu sofware deployment maupun mobile application testing dan diuji secara langsung ke calon user (penderita, suami, dokter spesialis kandungan dan kebidanan, psikolog, dokter umum, perawat, bidan dan kader). Postpartum mothers who experience baby blues and do not receive immediate treatment are at risk of developing depression and an increased risk of suicide. Screening for the blues, which has been done using the Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) questionnaire, is still in a conventional form (paper) and is only assessed by healthcare workers. On the other hand, patient self-reporting systems make it easier for postpartum mothers to identify their signs and symptoms from anywhere and anytime independently. This study aimed to produce a prototype design of a self-reporting system for mothers in tracking postpartum blues signs and symptoms so that they could apply home-based interventions to improve their mood when the blues occur. The research method used in this study was designing a prototype and user interface of a postpartum blues self-reporting system with a user-centered design approach. This study involved two UI/UX Specialists. The instrument used was the User Experience Questionnaire (UEQ). The results of the user-centered design analysis showed that the Sejati! Go prototype received positive evaluations in all three aspects: attractiveness, pragmatic quality, and hedonic quality. However, only the dependability aspect was in the below-average category in the benchmark measurement. This study requires development in dependability, specifically in robust error handling. This study also recommends that the Sejati! Go prototype can be further proceeded to usability study, both software deployment and mobile application testing with potential users (patients, husbands, obstetrician and gynecologists, psychologists, general practitioners, nurses, midwives, and cadres) to assess the user experience.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Muara Teweh Kabupaten Barito Utara Mardiyah, Siti; Yunita, Laurensia; Noval; Salmarini, Desilestia Dwi
Health Research Journal of Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v2i2.318

Abstract

Latar Belakang: Bayi di nyatakan BBLR jika mempunyai berat kurang dari 2500 gram ketika lahir, tanpa memperdulikan usia kehamilan 37-42 minggu. Berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu penyumbang terbesar angka kematian bayi (AKB). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa yang mempengaruhi terjadinya BBLR di RSUD Muara Teweh Kabupaten Barito Utara Tahun 2022. Metode: Jenis penelitian retrospektif dengan desain penelitian case control,dengan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan sampel minimal yg di teliti sebanyak 30 orang secara acak yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu 15 sampel kelompok kasus yaitu BBLR dan 15 sampel kelompok kontrol yaitu bayi lahir berat normal. Hasil: Dari 30 ibu bersalin yang umurnya berisiko <20 tahun dan >35 tahun sebanyak 7 orang (23,3%), usia kehamilan yang berisiko <37 minggu sebanyak 8 orang (26,7%),memiliki komplikasi kehamilan yang berisiko sebanyak 12 orang (40%), kehamilan gamelli sebanyak 3 orang (10%). Hasil uji analisis untuk hubungan faktor umur ibu menunjukkan nilai ρ value sebesar 0,006 (< 0,05), usia kehamilan nilai ρ value 0,002 (< 0,05), komplikasi kehamilan nilai ρ value 0,000 (< 0,05),kehamilan gamelli nilai ρ value 0,224 (> 0,05). Kesimpulan: Dari empat variabel penelitian yang dilakukan menunjukkan ada tiga variabel yang berhubungan yaitu umur ibu, usia kehamilan, komplikasi kehamilan dan satu variabel yang tidak berhubungan yaitu kehamilan gamelli dengan kejadian Berat badan lahir rendah (BBLR) di RSUD Muara Teweh Kabupaten Barito Utara Tahun 2022.
Profil Kesegaran Ikan Laut Dengan Pengawet Cuka Kulit Nanas (Ananas Comosus) Sebagai Pengganti Formalin Mardiyah, Siti; Kusmawati, Syafadila Eriana; Kartikarini, Nastiti
Camellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community Journal Vol 2 No 2 (2023): Camellia (Clinical, Pharmaceutical, Analytical, and Pharmacy Community Journal)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cam.v2i2.20948

Abstract

Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi oleh Masyarakat. Ikan memiliki potensi cukup tinggi serta mempunyai kandungan gizi yang lengkap dengan nilai protein mencapai 26%. Namun dengan hal ini ikan mudah mengalami kerusakan. Oleh karena itu sebagian besar nelayan menggunakan formalin sebagai bahan pengawet hasil tangkapan ikan. Formalin tidak diperbolehkan ada dalam bahan makanan karena berbahaya bagi kesehatan Oleh karena itu penggunaan pengawet alami menjadi pilihan alternatif untuk mengawetkan ikan segar. Cuka kulit nanas merupakan salah satu bahan pengawet alami yang dapat digunakan karena memilik kandungan asam asetat yang berfungsi sebagai antimikroba yang mencegah pertumbuhan bakteri pada ikan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kesegaran ikan pada kelompok tanpa pengawetan, cuka kulit nanas dan formalin. Jenis penelitian ini adalah deskriptif untuk mengetahui profil kesegaran ikan yang inkubasi selama 12 jam pada 3 kelompok pengawetan. Kesegaran ikan dinilai secara organolpetik oleh 10 panelis. Kemudian profil kesegaran ikan dikategorikan menajdi segar, sedang dan busuk. Analisis data menggunakan uji statistitk desktriptif dengan menghitung prosesntase kategori kesegaran ikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa daya simpan ikan segar pada kelompok tanpa pengawet di peroleh ikan busuk 90%, ikan sedang 10%,ikan segar 0%. Dengan nilai rerata 4,7 terkategori busuk. Sedangkan pada kelompok cuka kulit nanas di perolehikan busuk 0%,ikan sedang 76%,ikan segar 23%, denagan rerata keswgaran ikan 6,8 termasuk kategori sedang (masih bisa dikonsumsi). Sedangkan pada kelompok formlalin diperoleh ikan busuk 0%,ikan sedang 38%,ikan segar 62%, dengan rerata nilai kesegaran ikan 7,0 termasuk kategori segar. Dengan demikian cuka kulit naans dapat dipertimbangkan sebagai pengawet alami yang aman pengganti formalin.
Optimization Of Video Media Education About Prevention Bullying In Mothers With Children Siti Mardiyah; Nurul Devi Ardiani
IJCS: International Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2023): IJCS: International Journal of Community Service
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijcs.v2i2.555

Abstract

Abstract: Unfavorable behavior that is carried out individually or in groups towards other individuals or groups that is carried out continuously or continuously, repeatedly by means of physical, psychological or mental harm. These actions can lead to depression, sadness and other bad behavior. Bullying can be minimized by increasing knowledge about bullying prevention with education. Community service locations have been carried out at Posyandu Banyurip Kalikobok Sragen. The output of the activity is being able to increase mother's knowledge about the importance of preventing bullying in children. The implementation has been carried out in January-February 2023 at Posyandu Banyurip Kalikobok Tanon Sragen. The method used is the provision of videos and discussions. The media and tools used are video. The results of the implementation of community service activities, namely that there was a change in increasing knowledge of mothers about bullying prevention, namely from 66.25%, after being given health education increased to 98.125%.
EDUKASI BERBASIS KELUARGA TERHADAP PENANGANAN PERTAMA BAGI PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN KETOASIDOSIS DIABETIKUM DI WILAYAH PUSKESMAS GONDANGREJO: FAMILY BASED EDUCATION ON THE FIRST TREATMENT FOR DIABETES MELLITUS PATIENTS WITH DIABETIC CETOASIDOSIS IN THE GONDANGREJO HEALTH CENTER AREA Windyastuti, Erlina; Mardiyah, Siti; Fitriana, Rufaida Nur
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 12 No. 02 (2024): Vol. 12 No.2 , Juli 2024
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v12i2.626

Abstract

Pendahuluan. Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit dengan pengobatan jangka Panjang dan seumur hidup. DM merupakan salah satu penyakit sistemik yang mampu memunculkan komplikasi. Salah satu komplikasi yang muncul pada penderita DM adalah Ketoasidosisi Diabetik. Ketoasidosis diabetik (KAD) merupakan komplikasi akut diabetes melitus tipe 1 yang ditandai dengan dehidrasi, kehilangan elektrolit, asidosis dan disebabkan oleh pembentukan keton yang berlebihan. Keadaan ini merupakan gangguan metabolisme yang paling serius dan mengancam jiwa. Tujuan penelitian. Penelitian ini untuk menganalisis edukasi berbasis keluarga terhadap penanganan pertama bagi penderita diabetes mellitus dengan ketoasidosis diabetikum di Wilayah Puskesmas Gondangrejo. Metode. Penelitian ini menggunakan desain Quasi eksperimen dengan pendekatan pre-posttest without control group. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang menderita DM berusia lebih dari 55 tahun yang tinggal serumah dengan anggota keluarga lainnya sejumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu 30 orang dengan kriteria inklusi lansia dan keluarga yang bersedia menjadi responden serta lansia dengan DM yang tinggal serumah dengan anggota keluarga lain. Intervensi edukasi dengan media booklet diberikan dua kali dalam seminggu dengan masing-masing waktu 45 – 60 menit melalui kunjungan rumah. Penilaian penanganan pertama bagi penderita diabetes mellitus dengan ketasidosis diabetikum dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon untuk menganalisis pengaruh edukasi berbasis keluarga terhadap penanganan pertama bagi penderita diabetes mellitus dengan ketoasidosis diabetikum. Hasil. Analisis statistik dengan menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai p value = 0,01 lebih kecil dari alpha 0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh edukasi berbasis keluarga terhadap penanganan pertama bagi penderita diabetes mellitus dengan ketoasidosis diabetikum Kesimpulan. Pemberian edukasi berbasis keluarga memiliki pengaruh signifikan terhadap pengetahuan pada penanganan pertama bagi penderita diabetes mellitus dengan ketoasidosis diabetikum di Wilayah Puskesmas Gondangrejo. Kata Kunci: Diabetes Mellitus, Edukasi berbasis keluarga, Ketoasidosis Diabetikum
Increasing Elderly Knowledge about Hypertension Crisis with Audio-Visual Media Prastiwi, Firman; Fitriyani, Noor; Budiman, Amin Aji; Listrikawati, Martini; Listiyanawati, Mutiara Dewi; Mardiyah, Siti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i8.15422

Abstract

ABSTRACT Hypertensive crisis is the most common problem in the elderly resulting from uncontrolled hypertension. A common problem that is a factor causing a hypertensive crisis is ignorance regarding how to treat and prevent the disease, which increases the risk of a hypertensive crisis, so a means of increasing knowledge is needed, namely audio-visual media. The aim of this activity is to increase the elderly's knowledge about hypertensive crises using audio-visual media. The activity was held on December 21, 2023, regarding audio-visual media education about preventing hypertensive crises in the elderly, located at the Mojogedang Mental Revolution House. There were 42 elderly people who took part in the activity in the elderly posyandu area. The pretest results showed that 15 people (35.7%) dominated the elderly's knowledge as poor. The posttest results showed that knowledge of the elderly was dominated by 18 people (42.9%). The marginal homogeneity test obtained a p value of 0.000, which concluded that audio-visual media is an alternative means of increasing the knowledge of the elderly. In conclusion, community service using audio-visual media methods regarding the prevention of hypertensive crises in the elderly significantly helps in increasing the knowledge of the elderly. Keywords: Audio-visual, Elderly, Health Education, Hypertension Crisis
Analisis Siklamat Berbagai Merk Kopi Sachet Yang Di Jual Di Pasar Keputih Surabaya Kartikorini, Nastiti; Ariana, Diah; Samsudin, Rinza Rahmawati; Mardiyah, Siti; Kunsah, Baterun
Indonesian Academia Health Sciences Journal Vol 4 No 1 (2023): Indonesian Academia Health Sciences Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coffee is a type of plant that contains caffeine and can be processed into a delicious drink. In the process of making coffee usually used artificial sweeteners and natural sweeteners. People prefer artificial (synthetic) sweeteners because they are relatively cheap and easy to obtain. The artificial sweetener that is often used by traders is cyclamate. Cyclamate is highly soluble in water and has a sweetness level of 30 times that of sugar. According to research conducted by Indoforum, 2008 in Sebayang, et.al. 2015, Artificial sweeteners (cyclamate) can have negative effects on human health. This study aims at Cyclamate Analysis of Various Brands of Coffee Sachets Sold at Pasar Keputih Surabaya. This type of research is descriptive with a total sample of 30 samples, with qualitative analysis. Using the deposition reaction test method, namely if there is a white precipitate of BaSO4, it means that the sample contains cyclamate / the sample is positive. The results of the cyclamate analysis study on 30 samples of sachet packaged coffee drinks taken from the Surabaya keputih market were not detected or did not contain cyclamate, this was because no white precipitate of BaSO4 was formed when analyzed with the BaCl2 reaction. It can be concluded that the 30 samples of coffee drinks that were The cyclamate has been examined and does not contain artificial sweeteners (cyclamate).
FAMILY NURSING CARE AT THE STAGE OF DEVELOPMENT OF SCHOOL-AGE CHILDREN: WITH COUNSELING INTERVENTION ON HAND WASHING Thorik Rizky, Muhamad; Mardiyah, Siti; Windyastuti, Erlina
Journal of Advanced Nursing and Health Sciences Vol. 5 No. 2, Agustus 2024
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/kn.v5i2.1495

Abstract

Families with school-age children are a stage of family development starting from the first child being 6 years old and ending at the age of 12 years. At this stage, the family reaches its maximum number of members. School-aged children often do not pay attention to hand washing habits, especially in the school environment, so diseases such as diarrhea can spread. School-aged children need to be given knowledge about clean and healthy living behavior, one of which is by providing hand washing education. This case study aimed to determine the description of family nursing care at the developmental stage of school-aged children in the Gondangrejo Community Health Center area. This type of research is descriptive using a case study approach method. Data collection was carried out through interviews, observation, and documentation studies. The counseling uses the lecture method and poster media which contains about hand washing and the 6 steps for good and correct hand washing, accompanied by practicing how to wash hands well and correctly directly. The results of the activities showed that after the counseling was held, the level of knowledge and level of behavior increased, and children were able to understand the importance of washing their hands and implementing clean and healthy living behavior of washing their hands properly and correctly. Recommendation: Handwashing outreach intervention is important to increase knowledge and behavior of clean and healthy living in school-aged children.
E-Modul Sebagai Upaya Pemahaman Remaja Tentang Sehat Jiwa Di Wilayah Puskesmas Gambirsari Surakarta Ardiani, Nurul Devi; Mardiyah, Siti; Norratri, Erika Dewi
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/sjpkm.v4i1.15068

Abstract

Kesehatan jiwa harus diperhatikan sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Pemahaman sehat jiwa sangat diperlukan bagi siapapun, begitupun dengan remaja yang masih berada dalam kondisi labil. Remaja harus mendapatkan materi tentang sehat jiwa serta memahami dengan baik agar dapat diaplikasikan dalam kehidupan. Pencegahan terjadinya masalah kesehatan jiwa pada remaja penting untuk dilakukan dengan baik sehingga terhindar dari gangguan jiwa atau masalah metal yang lebih lanjut. Edukasi tentang sehat jiwa pada remaja sangat diperlukan dan media yang digunakanpun harus sesui supaya informasi dapat ditangkap dengan cepat. E-modul merupakan media yang tepat dengan sasaran remaja karena memodifikasi modul konvensional dengan memadukan pemanfaatan teknologi informasi, sehingga modul yang ada dapat lebih menarik dan interkatif. Hal ini dapat mennjadi sumber belajar yang menarik, interaktif. Modul digital (e-modul) yang dilengkapi dengan teknologi audio visual diharapkan mampu menarik minat peserta didik, sehingga kegiatan belajar mengajar akan tercipta secara kondusif. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang sehat jiwa. Waktu pelaksanaan kegiatan akan dilakukan pada bulan Desember 2023 – Januari 2024 selama 50 jam dengan metode Edukasi kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Gambirsari Surakarta khususnya di wilayah Kadipiro. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini terdapat peningkatan pengetahuan serta pemahaman tentang sehat jiwa pada remaja berdasarkan hasil evaluasi setelah selesai kegiatan. Pengetahuan remaja meeningkat dari 60 ke 80%.
Co-Authors Achyana, Muchammad Arfan Agnes Sri Harti Aji Haqqi, Abdurrahman Raden Aldora Pratama Ali, Noor Azeera Mohd Amalia Agustin Andrian, Budi Wahyu Anggraeni, Aura Kharisma Anggun Anirawilda Purba Arditiar, Adrian Arianti, Vira Hasna Aris Prastyonhngsih Astri, Anisa Muktidena Mutiara Baterun Kunsah Batubara, Intan Budiman, Amin Aji Budiman, Waras Devi, Nurul Diah Ariana Dias Aziz Pramudita Dwi Salmarini, Desilestia Elfia Ellynawati Ellynawati Eni Sumarliyah, Eni Erdah Litriani Erlina Windyastuti Estuningsih, E Eti Hadiati Faris Windiarti Febrianti, Icha Firman Firman Firman Prastiwi Fitrotin Azizah, Fitrotin Hamda Sulfinadia Heni Nur Kusumawati Hidayati , Dania Rofi' Atul I Ketut Antara Ira Purnamasari Jannah, Faiqotul Juriyanto Gambir Kartikarini, Nastiti Kusmawati, Syafadila Eriana Laurensia Yunita, Laurensia Listiyanawati, Mutiara Dewi Maftusolikhah, Maftusolikhah Marshanda, Angela Rike Martini Listrikawati Maydida, Tiara Dzaky Mulya Fitrah Juniawan Nastiti Kartikorini, Nastiti Noor Fitriyani Norratri, Erika Dewi Noval Nur Rakhmawati, Nur Nurul Devi Ardiani Nurul Devi Ardiani, Nurul Devi Owa, Maria Goreti Purba, Anirawilda Qomariyah, Annisa Nurul Raden Aryo Febrian Rahma Widyastuti Ramadhani, Farah Salsabila Ratna Sari Dewi Rendy Permana Rinza Rahmawati Samsudin Rohana Rufaida Nur Fitriana Sawirman Setiyaningsih, Hana Shelly Festilia Agusanty Siti Aisyah Sri Delasmi Subandi Subandi Supatmi Supatmi Surya Aditya Thorik Rizky, Muhamad Ulumiya, Nova Uswatun Hasanah Welly Mahardhika Welly Mahardhika Widiatmoko, Julian Anindito Widyastuti, Dominica Arni Wiwi Wikanta Wulandari, Sania Yanthy, Putu Sucita