Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Bioprospeksi Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Sebagai Kandidat Sumber Antioksidan Masniawati, Andi; Rauf, Wahyudin; Nurhikmah, Nurhikmah
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea L.) adalah jenis tanaman merambat yang berasal dari wilayah tropis Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Tanaman ini dikenal karena bunganya yang berwarna biru atau ungu dan sering digunakan sebagai tanaman hias. Namun, selain keindahannya, bunga telang juga memiliki nilai dalam pengobatan tradisional serta sebagai bahan pangan yang memiliki aktivitas antioksidan. Aktivitas antioksidan ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) dilakukan dengan menggunakan metode 1.1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH) dan membandingkannya dengan aktivitas antioksidan asam askorbat. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan bunga telang memiliki nilai IC50 masing-masing sebesar 25.1559; 29.9034; dan 28.1998 μg/mL, dengan rata-rata aktivitas sebesar 27.7530 μg/mL. Sementara itu, aktivitas antioksidan asam askorbat memiliki rata-rata nilai IC50 sebesar 2,7777 μg/mL. Perbandingan ini menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan bunga telang tergolong sebagai antioksidan yang kuat, dengan selisih aktivitas antara sampel dan pembanding sebesar 24.9753 μg/mL. Hasil ini menunjukkan potensi bunga telang sebagai bahan untuk inovasi produk makanan dan minuman berbasis antioksidan. Kesimpulan ini menambah pemahaman tentang nilai kesehatan dan potensi pemanfaatan bunga telang sebagai sumber antioksidan alami yang kuat dalam pengembangan produk pangan yang inovatif.
Pengaruh Pemberian Biofertilizer Terhadap Produktivitas Tanaman Jagung Pakan Varietas Jakarin dan Populasi Bakteri Rhizosfer Masniawati, Andi; Khaerani, Asti; Fahruddin, Fahruddin
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung Zea mays L. merupakan salah satu tanaman serealia yang populer dan digemari diberbagai kalangan masyarakat di Indonesia. Salah satu jenis pemanfaatan jagung yaitu sebagai pakan ternak. Penggunaan jagung pakan terdiri dari beberapa varietas, salah satunya yaitu jagung varietas jakarin. Produksi jagung dipegaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya yaitu pemupukan. Banyak petani yang menggunakan pupuk anorganik yang penggunaannya dalam jangka panjang akan menyebabkan pencemaran tanah. Salah satu upaya dalam rangka mengurangi penurunan kualitas tanah dalam lahan pertanian yaitu dengan menggunakan jenis pupuk organik seperti biofertilizer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis optimal biofertilizer terhadap produktivitas tanaman jagung dan terhadap populasi bakteri rhizosfer. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial 3x4 dengan 3 kelompok. Faktor 1 adalah jenis biofertilizer yang terdiri atas D (Formulasi 1), F (Formulasi 2), dan H (Formulasi 3). Faktor 2 adalah dosis biofertilizer yang terdiri atas K0 (Tanpa perlakuan), K1 (Pemberian dosis 10 ml), K2 (Pemberian dosis 20 ml), dan K3 (Pemberian dosis 30 ml). Data yang diperoleh dilakukan analisis sidik ragam (ANOVA). Hasil yang berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pemberian biofertilizer pada tanaman jagung varietas Jakarin memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap panjang daun, berat basah buah, dan berat kering buah, serta jumlah populasi bakteri rhizosfer. Adapun pemberian biofertilizer formulasi 3 dengan dosis 30 ml/tanaman (HK3) dapat memberikan hasil yang optimal pada produktivitas tanaman jagung varietas Jakarin dan populasi bakteri rhizosfer terdapat pada pemberian biofertilizer formulasi 1 dengan dosis 20 ml/tanaman (DK2U2).
Social Deconstruction of Discrimination Against Former Convicts in Wonomulyo, West Sulawesi Masni, Masni; Hasnawi haris; Jumadi, Jumadi; Syamsu Andi Kamaruddin; Hamsu Abdul Gani
Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry Vol. 3 No. 1 (2025): Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry
Publisher : Tinta Emas Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59535/sehati.v3i1.369

Abstract

This study explores the social discrimination faced by former prisoners in Wonomulyo, Sulawesi Barat, and its impact on their reintegration into society. Social discrimination, fueled by negative perceptions and deep-rooted stereotypes, significantly hinders the ability of former inmates to adapt and contribute positively to their communities. The research highlights how local cultural norms, which emphasize social harmony and moral values, exacerbate the stigma attached to former prisoners, viewing them as threats to the community's well-being. The study reveals that this discrimination not only affects the individuals but also extends to their families, further isolating them from society. The findings also show that lack of societal understanding about the importance of reintegration, coupled with inadequate systemic support, creates barriers for former prisoners to access employment, build relationships, and regain self-esteem. The research concludes that a holistic approach is needed, involving community education, inclusive policies, and empowerment programs, to address the discrimination and support the successful reintegration of former prisoners. Such efforts will help shift the social construct from one of exclusion to one of acceptance and opportunity.
ANALISIS DETERMINAN PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KONTEKS MULTIKULTURAL Masni, Masni; Tang, Muhammad
Fitrah Vol 15 No 2 (2024): December
Publisher : Prodi PAI STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47625/fitrah.v15i2.664

Abstract

The purpose of this article is to analysis the factors that influence the development of a multicultural PAI curriculum. The research method used by the author is the library method or literature review which involves critical analysis of journals, books and other sources. Then, the data analysis technique used is the interactive model as proposed by Miles & Huberman which includes three techniques, including reducing data, presenting data and drawing conclusions. Based on the data that has been analyzed, the research results illustrate that the development of a multicultural PAI curriculum is influenced by various complex factors. These factors consist of factors from within (internal) and factors from outside (external). Internal factors include: the vision and mission of the educational institution, values ​​and principles, as well as the competence of educators. Meanwhile, external factors include: education policies, community needs and demands, global developments, and social and political context. The implication of this writing is to provide insight and understanding for policy makers, education managers and educational practitioners to pay attention to these factors in developing a multicultural Islamic religious education curriculum.
Efektifitas Pemberian Telur Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu hamil di Puskesmas Paccellekang Gowa Palulungan, Ratni; Masni, Masni; Wilma, Wilma; Basir, Muhammad; Baso, Bahtiar; Darsim Gaffar, Herry
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i1.2367

Abstract

The iron content in eggs can help increase hemoglobin levels. The purpose of this study was to determine the effectiveness of giving eggs to the increase in hemoglobin levels of pregnant women at Pacellekang Gowa Public Health Center. The research method used was experimental quasy with one-group pretest-posttest design. The population in this study were pregnant women in the health center area. The sample consisted of 16 mild anemia pregnant women using purposive sampling technique. The research data was taken using the observation sheet and the test used in this study was the Paired sample T-test. The results of the statistical test of hemoglobin levels before and after being given boiled eggs with an average before was 10,163 and after giving eggs an increase in Hb levels to 11,206. From the results of the Paired Sample T-Test, the value of ρ = 0.000 was obtained. The value of ρ is smaller than the value of α = 0.05 (ρ = 0.000 <α = 0.05). Based on the value of ρ value, it can be concluded that there is an effect of consumption of boiled eggs on the increase in Hb levels in pregnant women at Pacellekang Gowa Health Center in 2019, thus Ho is rejected and Ha is accepted.
DAMPAK PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENYALAHGUNAAN NAPZA PADA MAHASISWA UNIMERS Palulungan, Ratni; Masni, Masni; Wilma, Wilma; Basir, Muhammad; Baso, Bahtiar; Darsim Gaffar, Herry
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 4 (2024): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) merupakan salah satu masalah sosial yang sangat berbahaya, terutama di kalangan remaja. Penyalahgunaan NAPZA dapat mengancam kesehatan mental dan fisik, serta menimbulkan dampak sosial yang luas. Oleh karena itu, penting untuk melaksanakan program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan fokus utama pada kegiatan pencegahan. Program ini bertujuan untuk membentuk pola pikir, sikap, serta keterampilan remaja dalam menanggulangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas program penyuluhan dalam pencegahan penyalahgunaan NAPZA pada remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai penyalahgunaan NAPZA melalui penyuluhan yang dilakukan sebelum dan sesudah intervensi di Universitas Megarezky Makassar. Metode yang digunakan adalah Pre-Experiment dengan desain One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian ini adalah 40 mahasiswa Universitas Megarezky Makassar. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pre-post test, dan data dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan yang signifikan antara sebelum dan setelah penyuluhan, dengan rata-rata pengetahuan sebelum penyuluhan sebesar 80,00 dan setelah penyuluhan 80,61, dengan p-value <0.001. Penyuluhan mengenai dampak penyalahgunaan NAPZA terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan mahasiswa. Penelitian ini diharapkan dapat membantu remaja untuk lebih memahami dampak penyalahgunaan NAPZA dan mencegah terjadinya penyalahgunaan lebih lanjut.
Analisis Pengaruh Kemampuan Literasi Politik Pemilih Pemula Dalam Mencegah Kegiatan Money Politik Di Polewali Mandar Jelang Pemilihan Umum 2024 Masni, Masni; Asriadi, Muhammad; Asriati, Asriati; Hasyim, Muhammad Qasash
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan literasi politik pemilih pemula dalam mencegah praktik politik uang menjelang Pemilihan Umum 2024. Pemilih pemula, sebagai kelompok yang baru memasuki dunia politik, rentan terhadap godaan politik uang. Dengan menggunakan metode kuantitatif melalui survei terhadap 100 responden pemilih pemula, penelitian ini mengukur sejauh mana literasi politik memengaruhi sikap pemilih pemula terhadap penolakan politik uang. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana untuk melihat hubungan antara literasi politik dan sikap terhadap politik uang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara literasi politik dengan sikap penolakan terhadap politik uang, dengan koefisien regresi sebesar 0.812. Pemilih pemula dengan tingkat literasi politik yang lebih tinggi cenderung lebih mampu menolak tawaran politik uang karena mereka memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya integritas dalam proses pemilu. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pendidikan politik bagi pemilih pemula sebagai upaya untuk mencegah praktik politik uang yang merusak demokrasi. Penelitian ini menyarankan agar program pendidikan politik lebih diintensifkan, baik melalui jalur formal di sekolah maupun melalui kampanye di media sosial dan organisasi kepemudaan. Selain itu, penelitian ini juga merekomendasikan agar literasi politik terus ditingkatkan melalui berbagai platform, sehingga pemilih pemula dapat menjadi pengawal demokrasi yang aktif dan berpartisipasi secara kritis dalam pemilu. Kesimpulannya, literasi politik memiliki peran kunci dalam mencegah politik uang di kalangan pemilih pemula, dan upaya peningkatan literasi politik dapat berkontribusi pada pemilu yang lebih bersih dan demokratis. Kata Kunci: Literasi Politik, Pemilih Pemula, Politik Uang
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Padlet Dalam PelaksanaanPembelajaran Digital di SD Islam Athirah racing Center Makassar Wirawan, Zose; Masni, Masni; Asriadi, Muhammad; Adi, Muhammad Asriadi
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue No. 2: January 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v2i2.20255

Abstract

Pelatihan penggunaan aplikasi Padlet dalam pembelajaran digital di SD Islam Al-Azhar bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital berbasis kolaborasi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, kebutuhan peserta diidentifikasi melalui survei, dan modul pelatihan disusun untuk memberikan panduan yang praktis. Pelaksanaan pelatihan melibatkan metode partisipatif dengan simulasi langsung penggunaan Padlet dalam konteks pembelajaran. Guru diajarkan cara membuat dinding Padlet, berbagi konten, serta memfasilitasi interaksi siswa secara digital. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas pelatihan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada skor rata-rata dari 45 pada pre-test menjadi 85 pada post-test. Guru juga melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Kendala yang dihadapi selama pelatihan, seperti konektivitas internet, dapat diatasi melalui koordinasi dan dukungan teknis. Pelatihan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran digital dan mempersiapkan guru menghadapi tantangan era teknologi.
PELATIHAN MERAMBAN DAN PEMANFAATAN TANAMAN LIAR SEBAGAI SUMBER PANGAN ALTERNATIF DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN PINRANG Umar, Muhammad Ruslan; Masniawati, Andi; Tambaru, Elis; Darmawansyah, Andi; Kusmawati, Iin; Mooduto, Moh. Ikram
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 3 APRIL 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i3.35838

Abstract

Meramban merupakan salah satu praktik tradisional masyarakat pedesaan dalam mengumpulkan tumbuhan liar untuk dijadikan sumber pangan. Berbagai jenis tanaman liar telah teridentifikasi berpotensi dijadikan sebagai makanan alternatif yang kaya nutrisi. Desa Salipolo yang terletak di Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, merupakan salah satu desa yang memiliki potensi sumber daya hayati yang dapat dimaksilkan kegunaannya dalam peningkatan ketahanan pangan, untuk mencegah terjadinya ”stunting” atau kekerdilan pada anak-anak, yang menjadi salah satu indikator gizi buruk. Berbagai jenis tanaman liar diketahui memiliki khasiat obat, yang dapat digunakan mengatasi berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, literasi pangan yang baik akan membantu masyarakat dalam memahami nilai gizi dan khasiat dari tanaman liar dan cara pengolahan yang tepat untuk mendapatkan manfaat maksimal. Metode yang digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) adalah penyuluhan dan pengenalan tumbuhan yang dapat dimakan yang cukup bernutrisi, praktek meramban, serta pelatihan pengolahan beberapa jenis tanaman liar menjadi makanan siap konsumsi yang bergizi sebagai makanan alternatif. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini meningkatkan pengetahuan anggota masyarakat desa Salipolo tentang tumbuhan liar yang ada disekitar desa mereka untuk dapat diolah menjadi makanan alternatif bergizi, dan membuka peluang sebagai wirausaha pedesaan. Olahan makanan yang telah dihasilkan adalah puding daun kelor, keripik pepaya muda, keripik daun bayam, dendeng daun singkong, selei daun kersen, dan manuk burak. Dengan demikian penyuluhan dan pelatihan ini telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para anggota PKK dan kelompok remaja desa dalam memanfaatkan tumbuhan liar menjadi makanan alternatif bergizi, dan sebagai peluang wirausaha dalam meningkatkan ekonomi rumah tangganya. Diharapkan kedepannya anggota masyarakat ini dapat menjadi agen strategis dalam penyebaran informasi dan mengedukasi anggota masyarakat lainnya khususnya dalam pemanfaatan tumbuhan liar sebagai makanan alternatif untuk menjaga ketahanan pangan. Kata kunci: Meramban, tanaman liar, makanan alternatif, ketahanan pangan. ABSTRACT Meramban is a traditional practice among rural communities for the collection of wild plants for food. A variety of wild plants have been identified as having the potential to serve as alternative food sources that are rich in nutrients. Salipolo Village, situated within the Cempa subdistrict of the Pinrang regency, is one of several villages in the region that possesses a wealth of untapped biological resources with the potential to enhance food security and prevent the occurrence of "stunting" in children, a significant indicator of malnutrition. A variety of wild plants are understood to possess medicinal properties, which can be employed in the treatment of diverse health concerns. Consequently, the development of sound food literacy will assist individuals in comprehending the nutritional value and efficacy of wild plants, as well as the optimal methods for their processing to ensure maximal benefit. The methods used in the community service (PKM) are counseling and introduction to edible plants that are nutritious enough, browsing practices, and training in processing different types of wild plants into nutritious ready-to-eat foods as alternative foods. The results of this community service will increase the knowledge of Salipolo village community members about wild plants around their village that can be processed into nutritious alternative foods and open opportunities as rural entrepreneurs. The processed foods produced are moringa leaf pudding, young papaya chips, spinach leaf chips, cassava leaf jerky, selei kersen leaves, and manuk burak. As a result of this guidance and training, PKK members and village youth groups have increased their knowledge and skills in using wild plants as nutritious alternative foods and as entrepreneurial opportunities to improve their household economies. It is hoped that in the future, these community members can become strategic agents in disseminating information and educating other community members, especially in the use of wild plants as alternative foods to maintain food security. Keywords: Browsing, wild plants, alternative food, food security.
Pembuatan Bedak Tabur dari Ekstrak Sereh untuk Kesehatan Kulit bagi Ibu PKK Desa Cinta Rakyat Percut Sei Tuan Deli Serdang Gunawan, M; Andilala, Andilala; Masni, Masni; Lubis, Nur Azizah; Fitria, Devi Nur; Sari, Mayang; Khomariah, Putri Ayu; Fadillah, Rizka; Mayanda, Suci
Health Community Service Vol. 2 No. 2 (2024): Artikel Pengabdian Nopember 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v2i2.4034

Abstract

Desa Cinta Rakyat, Percut Sei Tuan, berada di wilayah kabupaten Deli serdang, provinsi Sumatera Utara menjadi objek pengabdian masyarakat oleh Tim Program Kemitraan Masyarakat Program Studi S1 Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indah Medan. Aktivitas masyarakat desa sehari-hari sebagai petani dan nelayan serta mengikuti sosialisasi pada kegiatan desa dan agama. Desa ini berjarak ± 11 km dari kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indah Medan. Sebagian besar ibu rumah tangga di desa ini tergabung dalam kelompok Ibu PKK dan organisasi desa serta berbagai kegiatan di desa, namun hanya terbatas pada kegiatan keagamaan dan sosial lainnya, selebihnya sebagian besar ibu di Desa ini memilih untuk menjadi ibu rumah tangga dirumah. Bedak tabur biang keringat terdiri dari ekstrak sereh berfungsi untuk mengurangi rasa gatal, panas, atau rasa perih pada  area badan atau kulit. Sehingga mempunyai potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan. Cara pelaksanaan yang ditawarkan untuk mendukung realisasi program, tahap pertama kegiatan ini adalah melakukan observasi dan menjalin kerjasama, dan perjanjian dengan mitra toko . Kesimpulannya, menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan ibu PKK Desa Cinta Rakyat yang semula belum mengetahui manfaat ekstrak daun sereh untuk meredakan gatal-gatal dan cara membuat bedak biang keringat yang mudah dan praktis yang telah di laksanakan dengan baik dan mendapat respon positif, serta timbulnya antusias dimasyarakat untuk berwirausaha berdasarkan keterampilan yang diperoleh. Menjalin kerjasama yang baik antara peserta Pengabdian dengan masyarakat Desa Cinta Rakyat dan  meningkatkan semangat dalam membangun desa.