Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : KABILAH : Journal of Social Community

Sikap Ormas-Ormas Islam Lokal Di Pamekasan Terhadap Radikalisme Agama Ibnu Ali; Mujiburrahman Mujiburrahman
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 5 No. 2 (2020): Desember
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/kbl.v5i2.4117

Abstract

ABSTRAK Term radikalisme agama merupakan pembahasan yang sensitif dan dinilai berpotensi mendiskreditkan kelompok tertentu. Di kalangan pemikir belum ada kesepatan terminologis tentang radikalisme agama. Penelitian ini bertujuan mencari tahu bagaimana sikap ormas-ormas Islam lokal di Pamekasan terhadap radikalisme agama. Peneliti memfokuskan objek penelitian pada ormas-ormas Islam lokal di Pamekasan yaitu NU, Muhammadiyah, SI, Persis, Hidayatullah, dan FPI. Dengan metode kualitatif, data diambil melalui wawancara secara terstruktur terhadap sample yang diambil dari ormas, baik secara acak atau secara kolektif. Hasilnya, sikap ormas tersebut dapat dipahami dalam tiga komponen, yaitu kognitif, afektif, dan konasi. Secara kognitif, ormas-ormas tersebut memberikan pandangan yang berbeda-beda tentang term radikalisme agama. Ada yang mendefinisikan dengan jelas, baik secara luas maupun sempit. Ada yang tidak memberikan definisinya. Secara afektif, mayoritas menganggap persoalan ini sebagai isu dan stigma sehingga mayoritas mereka tidak setuju dengan term radikalisme agama. Dan secara konasi semua ormas Islam mengambil peran dalam menghadapi persoalan tersebut meski dengan intensitas yang berbeda. Kata Kunci: Sikap ormas, radikalisme ABSRACT The term religious radicalism is a sensitive discussion and is considered to have the potential to discredit certain groups. There is no terminological agreement among thinkers about religious radicalism. This study aims to find out how the attitudes of local Islamic organizations in Pamekasan towards religious radicalism. Researchers focused on the object of research on local Islamic organizations in Pamekasan, namely NU, Muhammadiyah, SI (Syarikat Islam), Persis, Hidayatullah, and FPI. With a qualitative method, data were collected through structured interviews with samples taken from mass organizations, either randomly or collectively. The planned output is an accredited national journal, while the additional quotation is just books.As a result, the attitudes of these organizations can be understood in terms of three components, namely cognitive, affective, and conative. Cognitively, these mass organizations provide different views on the term religious radicalism. There are those who define it clearly, both broadly and narrowly. Some didn't give the definition. Affectively, the majority considered this issue as an issue and a stigma so that the majority of them did not agree with religious radicalism. And conventionally all Islamic mass organizations take a role in dealing with these problems even though with different intensities. Keywords: the attitude of local Islamic organization, Radicalism
Co-Authors Abdulah, Mu'in Abdullah Abdullah Abdullah, Mu’in Adi Septiawan Agus Pramono Agus Triyono Ahmad Ghufron, Iffan Ahmad Mujib, Ahmad Ahmad Syafiq Akbar, Muhammad Aidil Alfajri, Hamzah Ali, Makhrus Amriati, Ulil Andi Rosa Anis, Nina Anshori, Nanang Ariyanto Ariyanto Aula, Fitria Faradina Kafa Ayi Najmul Hidayat azzarqa, azzarqa Dewi, Rachma Rusdiana Fahmi, Putri Firdaus Fahriani, Aulia Nurul Faqih, Moh. Mahfudz Firdiana, Linda Hadiwijaya, Lalu Firman Hamdani, Arfan Hefniy, Hefniy Hidayatus Sibyan Hudallah, Hudallah Ibnu Ali Ilham Ilham Ilham Kurniawan Imron , Ali Indra Ramdhatul Rusfa Isrofuzain, Isrofuzain Istikotimah, Istikotimah Jamalie, H. Zulfa Jauhara, Ratna Jayyid, Difa’ul Fikri Jumingan Jumingan Jumsar, Muhammad Khafidoh, Khafidoh Khamdani, Agus Walid Khoirin, Taufiq Khotimah, Anisa Nur Luthfi, Moh Manses, Ilham Marini, Melani Ida Masithoh, Fisa Bela Miftahurohman, Miftahurohman Muchasin, Fiki Vendi Muhammad, Faiz Rasyid Muharromah, Fityatul Muhtad, Fauzi Al Muzahid, Hizbullah Muzhaffar, Zidan Arif Nurjannah Nurjannah Nurul Huda Nurwijayanti Nuryahya, Ikhsan Permatasari, Indah Gilang Pitriatin, Pitriatin Prasetyo, Dony Agus Priyanto Priyanto Putra, Muhamad Risky Ramdani Ramdansyah, Agus David Rohmah, Mar-Atin Nabila Rosyidah, Fahmi Rudi Hermawan Sani, Mutiara Sayidah, Aminatus Sa’ad, Suadi Shidiq, Muh. Shodiq, Arsyad Sholekah, Umma Rohmah Siswoyo Siswoyo Sriyanta, Sriyanta Sudiarto Sudiarto Sulaiman, Agam Supono, Eko Suyatman Suyatman Syafi'i, Ahmad Helwani Syafii, Much. Syafi’i, Ahmad Helwani Tamyiz, Achmad Tarno Tarno Teti Ratnawulan Umar Faruq Viviolita Nur Febriani Wauran, Meissara Putri Andannari Widyaningsih, Erna Yadi, Yadi Yaman, Nur Yulqowin, Ilma Zakiyyan, Ibnu