Claim Missing Document
Check
Articles

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN KARAMUNTING (MELASTOMA MALABATCHRICUM L.) DENGAN METODE ABTS Muthia, Rahmi; Azhari, Fajar; Bin Jamaludin, Wahyudin
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan 2023: Webinar Nasional & Call For Paper
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jiis.v8i3.1700

Abstract

Antioxidants are compounds that function to neutralize oxidized compounds by capturing free radicals in the body so that they do not cause disease. Due to the negative effects of synthetic antioxidants, people use other alternatives with natural antioxidants found in plants. Karamunting leaf extract has great antioxidant activity. To determine the secondary metabolite content contained in the ethyl acetate extract of caramunting leaves and determine the IC50 value obtained from the antioxidant activity test of caramunting leaves. Identification of compounds using phytochemical screening methods. This antioxidant test method uses ABTS reagent (2,2-azinobis-3-ethylbenzothiazoline-6-sulfonate) and potassium persulfate which are analyzed with a UV-Vis spectrophotometer. The comparator used was quercetin. The results of phytochemical screening showed that the ethyl acetate extract of caramunting leaves (Melastoma malabathricum L.) contained alkaloids, flavonoids, phenols, saponins and steroids. The results of determining λmax are 745 nm and the operating time measurement results are 38 - 42 minutes. The IC50 values ​​of ethyl acetate extract of caramunting leaves and quercetin were 2.2419 µg/mL and 2.6821 µg/mL respectively. The antioxidant activity of ethyl acetate extract of caramunting leaves is classified as very strong.
Skrining Fitokimia Dan Uji Aktivitas Antioksidan Infusa Daun Mundar (Garcinia forbesii King.) Menggunakan Metode DPPH (1,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl) Muthia, Rahmi; Ramadhan, Hafiz; Arsyad, Zyrzasya Sofia Nara
Sains Medisina Vol 2 No 1 (2023): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radikal bebas (oksidan) mencari dan menangkap elektron dari zat lain untuk menetralkan diri. Reaksinya menyebabkan terbentuknya senyawa abnormal yang dapat merusak sel-sel penting.  Salah satu sumber antioksidan alami adalah tumbuhan. Tumbuhan yang berpotensi sebagai antioksidan yaitu  Mundar (Garcinia forbesii King.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa dan  mengetahui nilai IC50 infusa daun Mundar. Simplisia daun Mundar diekstraksi dengan metode infusa. Skrining fitokimia diujikan secara sederhana ditunjukkan dengan adanya dengan perubahan warna atau terbentuknya endapan. Uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH menggunakan Spektrofotometer UV-Vis. Pembanding yang digunakan kuersetin. Berdasarkan hasil skrining fitokimia infusa daun Mundar menunjukkan positif mengandung senyawa fenol dan flavonoid. Hasil uji aktivitas antioksidan infusa menggunakan konsentrasi 25, 50, 100, 150 dan 200 µg/mL  dengan rerata inhibisi masing-masing 24,575 ± 0,311, 28,679 ± 0,237, 33,880 ± 1,086, 36,054 ± 2,064 dan 41,176 ± 0,518 dengan nilai IC50 sebesar 297,9279 µg/mL. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, infusa daun Mundar mengandung senyawa fenol dan flavonoid. Hasil uji kuantitatif aktivitas antioksidan infusa daun Mundar termasuk kategori antioksidan sangat lemah.
PENETAPAN KADAR FENOLIK TOTAL EKSTRAK ETIL ASETAT BUAH OKRA HIJAU (Abelmoschus esculentus L.) Sayakti, Putri Indah; Hidayatullah, Muhammad; Rakhmatullah, Aditya Noviadi; Muthia, Rahmi; Syawaliyah, Syawaliyah
Journal of Islamic Pharmacy Vol 8, No 2 (2023): J. Islamic Pharm.
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jip.v8i2.21066

Abstract

Senyawa fenolik merupakan senyawa yang mampu bertindak sebagai antioksidan, mencegah penyakit jantung, mengurangi peradangan, dan diabetes. Salah satu tanaman yang memiliki kandungan senyawa fenolik yaitu buah okra (Abelmoschus esculentus L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan fenolik total yang terdapat pada ekstrak etil asetat A. esculentus secara kualitatif dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan secara kuantitaif dengan Follin-Ciocalteu menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Metode ekstraksi A. esculentus yang digunakan adalah metode maserasi dengan pelarut etil asetat. Uji KLT pada ekstrak etil asetat A. esculentus menghasilkan 2 noda pada plat KLT dengan nilai Rf 0,23 dan 0,38 dan perubahan noda setelah disemprot dengan FeCl3 10% menghasilkan perubahan warna menjadi hijau. Pengujian secara kuantitatif dengan mengukur absorbansi sampel uji menggunakan Spektrofotometer UV-Vis. Hasil uji kualitatif ekstrak etil asetat A. esculentus menggunakan KLT menunjukkan adanya senyawa fenol dengan ditandai perubahan warna bercak noda menjadi hijau setelah disemprot dengan FeCl3 10%. Hasil uji kuantitatif didapatkan kadar fenolik total ekstrak etil asetat A. esculentus sebesar 11,16 mg GAE/gram.
Sosialisasi Dan Pendampingan Sertifikasi Produk Halal Bagi Kelompok Wanita Tani Sri Rejeki Kecamatan Landasan Ulin Akbar, Depy Oktapian; Muthia, Rahmi; Putri, Aristha Novyra; Dewi, Citra Kharisma; Amalia, Elfa Annisa; Ananda, Lutfhia Rizky; Alfina, Sophia
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 1 No 4 (2023): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v1i4.267

Abstract

Pendahuluan: Produk halal mencakup berbagai barang dan jasa yang dapat digunakan atau dikonsumsi oleh masyarakat yang mematuhi syariat Islam. Diharapkan setiap produk yang beredar di Indonesia bersertifikasi halal, tidak terkecuali dengan UMKM. Kelompok Wanita Tani (KWT) Sri Rejeki sebagai salah satu pelaku UMKM di wilayah Landasan Ulin Utara, Liang Anggang memiliki beberapa produk yang dipasarkan berbahan baku umbi Bawang Dayak dan bunga Telang.Tujuan: membantu KWT Sri Rejeki agar memahami proses pengajuan sertifikasi halal.Metode: Kegiatan sosialisasi dan pendampingan dilakukan pada 13 September 2023. Terdapat tiga tahapan yaitu tahap persiapan melakukan komunikasi kepada calon peserta serta calon pemateri terkait kegiatan sosialisasi dan pendampingan sertifikasi halal. Tahap pelaksanaan berupa sosialisasi dan pembelajaran langsung kepada KWT Sri Rejeki dan pendampingan langsung oleh KUA Landasan Ulin. Dan tahap evaluasi terkait pemahaman KWT Sri Rejeki tentang penyampaian materi sertifikasi halal.Hasil:  terdapat beberapa aspek yang harus dipersiapkan untuk proses pengajuan sertifikasi halal yaitu produk tidak berisiko atau menggunakan bahan yang sudah dipastikan kehalalannya, proses produksi yang dipastikan kehalalannya dan sederhana dan pelaku usaha memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).Simpulan: KWT Sri Rejeki memahami cara pengurusan sertifikasi halal untuk produk yang mereka miliki.
PENETAPAN KADAR FLAVONOID TOTAL EKSTRAK ETIL ASETAT BUAH OKRA HIJAU (Abelmoschus esculentus L.) Rahmi , Rahmi Muthia; Fatmawati, Fatmawati; Hidayatullah, M. Hidayatullah; Putri, Putri Indah Sayakti; Aditya, Aditya Noviadi Rakhmatullah
Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal
Publisher : Publikasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jki.v12i2.20820

Abstract

Abstract. Okra fruit (Abelmoschus esculentus L.) is a potential medicinal plant because it contains several compounds such as alkaloids, phenols, flavonoids, steroids and tannins which have anti-diabetic, antioxidant, antimicrobial, antiallergic, antiviral and anti-inflammatory properties. The purpose of this study was to identify the content of flavonoid compounds qualitatively and quantitatively. The extraction method was maceration, used ethyl acetate solvent. Qualitative testing of flavonoid compounds used TLC, 5% AlCl₃ spotting appearance. Quantitative test used UV-Vis Spectrophotometry method, quercetin as comparison, λmaks 415 nm. The TLC results show three stains with each Rf value of 0.76; 0.53; 0.23. The results of determined the total flavonoid content of okra fruit were 4.069 ± 0.211 mg QE/g extract. From the research results obtained, it can be concluded that the ethyl acetate extract of green okra contains flavonoids. Kata Kunci: Abelmoschus esculentus L; total flavonoid content; ethyl acetate extract; TLC
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Karya Bunda Bersama melalui Inovasi Pembuatan Produk Olahan Nanas dari Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan Rakhmatullah, Aditya Noviadi; Muthia, Rahmi; Saufi, Muhammad; Puspawati, Puspawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.15343

Abstract

ABSTRAK Nanas merupakan komoditi Kabupaten Barito Kuala yang diunggulkan. Salah satu jenisnya yaitu Nanas Tamban yang memiliki ciri daging buah berwana kuning dengan jumlah kadar air banyak. Saat ini buah nanas yang berasal dari Barito Kuala memiliki beberapa produk hasil olahan yang sudah dibuat namun jumlahnya masih terbatas dan kurang bervariatif. Melakukan diversifikasi produk olahan dari buah Nanas berupa pembuatan cuka nanas dan selai nastar nanas. Tahapan yang dilakukan terbagi menjadi tahap persiapan dengan melakukan survei ke lokasi,  melakukan diskusi awal dengan tim mitra yaitu Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Bunda Bersama serta melakukan proses perizinan dan pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi pembuatan produk olahan cuka nanas dan selai nastar nanas, simulasi pengolahan produk olahan serta pendampingan pengolahan produk yang dilakukan oleh tim mitra.  Produk yang dibuat yaitu cuka nanas dan selai nastar nanas. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan tim mitra ≥ 75 % sangat setuju jika pelaksanaan kegiatan sesuai dengan yang diharapkan dari beberapa penilaian parameter yang diberikan. Produk yang dihasilkan berupa olahan cuka nanas dan selai nastar nanas bernilai komersil dan dapat diperjualbelikan. Kata Kunci: Barito Kuala, Nanas, Tamban, Produk  ABSTRACT Pineapples are a favorite commodity in Barito Kuala Regency. One type is the Tamban Pineapple which is characterized by yellow flesh with a large water content. Currently, pineapple fruit from Barito Kuala has several processed products that have been made, but the quantity is still limited and less varied. To diversify processed products from pineapple fruit in the form of making pineapple vinegar and pineapple jam. The stages carried out were divided into the preparation stage by conducting a survey of the location, conducting initial discussions with the partner team, namely the Karya Bunda Bersama Women Farmers Group (KWT) as well as carrying out the licensing process and carrying out activities including socializing the manufacture of processed pineapple vinegar and jam products, simulation of processed product processing and product processing assistance carried out by the partner team.  The products made are pineapple vinegar and pineapple jam. The results of the activity evaluation showed that the partner team ≥ 75% strongly agreed if the implementation of the activity was as expected from several parameter assessments provided. The products produced in the form of processed pineapple vinegar and pineapple jam have commercial value and can be traded. Keywords: Barito Kuala, Pineapple, Tamban, Product
Uji Aktivitas Antiglikemik In Vitro Ekstrak Etanol Daun Karamunting (Melastoma malabathricum L.) Dengan Metode Sokletasi Afra, Fairuz Yaumil; Muthia, Rahmi; Fauzana, Erwin; Nurmansyah, Dian; Normilawati, Santi
BORNEO JOURNAL OF PHARMASCIENTECH Vol 8 No 2 (2024): Borneo Journal of Pharmascientech
Publisher : Universitas Borneo Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/bjp.v8i2.564

Abstract

health problem, especially due to population growth, aging, poor lifestyle and diet, and high morbidity rates indicated by the increasing number of deaths each year. This study was conducted with the aim of determined the antidiabetic activity of samples used the Nelson-Somogi method. Samples were soxhleted used 96% ethanol solvent. The results of phytochemical screening, the extract showed positive content of phenol, flavonoid, saponin, tannin and steroid compounds. The in vitro glucose level reduction test used a UV-Vis spectrophotometer. The wavelength used was 740 nm and the incubation time was 25 minutes. The percentage of sugar level reduction after added the extract at a concentration of 1, 2 3; 4; 5 ppm was 28.56%; 40.48 percent; 51.99%; 60.74%; 70.72 percent. The linear regression equation obtained y = 10.458x + 19.128 R2 value = 0.9964. It can be concluded that the 96% ethanol extract of the sample has the potential to reduce blood sugar levels with an EC50 value of 2.95 ppm.
FORMULASI GEL EKSTRAK METANOL DAUN BALIK ANGIN (Alphitonia incana (Roxb.) Teijsm. & Binn. Ex Kurz): Bahasa Indonesia Hafiz Ramadhan; Rina Helmina; Yuni Fahriana; Rahmi Muthia; Fitriyanti; Dyera Forestryana
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/farmasains.v11i2.9863

Abstract

Daun Balik Angin (Alphitonia incana (Roxb.) Teijsm. & Binn. Ex Kurz) yang dimaserasi dengan metanol dapat menghambat pertumbuhan S. aureus dan S. epidermidis dengan kadar hambat minimum (KHM) 927 μg/mL dan 1428 μg/mL. Ekstrak daun yang diekstraksi dengan Soxhlet memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat (IC50 32 μg/ml), sehingga ekstrak tersebut dapat dikembangkan menjadi sediaan topikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula terbaik berdasarkan karakteristik dan stabilitas (Freeze-thaw cycling) sediaan gel ekstrak metanol daun balik angin. Daun balik angin diekstraksi menggunakan metode maserasi dan soxhlet dengan pelarut metanol, dan dibuat menjadi sediaan gel menggunakan variasi konsentrasi karbopol yaitu 0,5% (F1), 0,75% (F2), dan 1% (F3). Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptis, homogenitas, daya sebar, daya lekat, pH, viskositas, dan hedonik. Hasil karakteristik organoleptis berwarna kuning hingga coklat kekuningan, bau khas ekstrak, memiliki tekstur semi solid yang lembut dan homogen. Semua formula memenuhi persyaratan evaluasi fisik sediaan topikal selama siklus pengujian freeze-thaw. Berdasarkan evaluasi fisik, siklus pengujian freeze-thaw, dan uji hedonik dapat disimpulkan bahwa didapatkan formula terbaik dengan konsentrasi Karbopol 0,75% pada ekstrak hasil soxhlet dan formula terbaik dari ekstrak hasil maserasi pada konsentrasi karbopol 0,5%.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI MODIFIKASI LUBANG BIOPORI PADA KELOMPOK TANI SIKAT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL PERTANIAN Nurbidayah Nurbidayah; Mochammad Maulidie Alfiannor Saputera; Rahmi Muthia; Rahmi Hidayati; Gunawan Gunawan; Arnida Arnida; Dita Ayulia Dwi Sandi
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Bentok Kampung membentuk kelompok Tani bernama Kelompok Tani Sikat. Secara umum keberadaan sebuah kelompok tani dengan tujuan dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan petani sehingga terjadi peningkatan produktivitas yang dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan para petani. Salah satu upaya dalam meningkatkan hasil pertanian dengan menerapkan teknologi resapan biopori. Pembuatan lubang resapan ini dapat dibuat modifikasi sehingga dapat diterapkan pada lahan pertanian dengan bentuk kotak dan pada dasarnya dibuat lubang memanjang kedalam sehingga daya tampung terhadap bahan organik lebih besar dan menyediakan sarana untuk menampung unsur hara yang diuraikan oleh mikroorganime. Metode pada kegiatan ini yaitu penyuluhan berupa kegiatan sosialisasi pemberian informasi terkait teknologi modifikasi lubang biopori menggunakan media power point dan leaflet serta pendampingan penerapan teknologi modifikasi biopori langsung ke lahan pertanian mitra. Kegiatan ini telah memberikan pengetahuan, wawasan dan keterampilan kepada masyarakat kelompok tani mengenai manfaat dan penerapan biopori serta pengelolaan sampah organik. Lubang biopori juga mampu mengurangi genangan air terutama pada saat musim penghujan, dan masyarakat telah menerapkan teknik tersebut pada lahan pertanian lainnya, dan sampah organik dari lahan pertanian tersebut dimanfaatkan petani untuk dimasukan ke dalam Lubang biopori sehingga menjadi kompos.
PENGARUH METODE EKSTRAKSI TERHADAP AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAUN RAMANIA (Bouea macrophylla Griffith) TERHADAP Staphylococcus aureus Fitriyanti; Syifa; Ahmad; Revita Saputri; Rahmi Muthia
Pharmacoscript Vol. 7 No. 1 (2024): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v7i1.1462

Abstract

Ekstrak metanol dari daun Ramania (Bouea macrophylla Griffith) telah teruji dengan dosis kecil memiliki efek antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus, namun belum pernah dilakukan pengujian pada dosis yang lebih tinggi dan membandingkan pada metode ekstraksi yang berbeda seperti maserasi dan soxhletasi. Pada penelitian bermaksud untuk mengetahui golongan senyawa yang terdapat pada ekstrak metanol dari daun ramania dengan metode yang berbeda dan untuk mengetahui pengaruh peningkatan konsentrasi ekstrak terhadap penghambatan bakteri S.aureus dengan penyarian secara maserasi dan soxhletasi. Uji antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi sumuran. Penapisan fitokimia terhadap ektrak metanol daun remania menunjukkan keberadaan senyawa yaitu mengandung senyawa saponin, flavonoid, fenol, tanin, steroid. Hasil ují antibakteri terhadap ekstrak daun ramania yang diperoleh dengan metode maserasi lebih baik dibandingkan dengan ekstrak yang diperoleh dengan metode Soxlet, yaitu pada konsentrasi 50, 40, 30, 20 dan 10%, memberikan zona hambat berturut-turut sebesar 19,28;13,28; 12,93; 12,25; dan 10,98 mm, dengan kategori kuat. Sedangkan hasil pada pengujian dengan esktraksi menggunakan alat soxhlet pada konsentrasi 50, 40, 30, 20 dan 10%, memberikan zona hambat berturut-turut sebesar 10,7; 10,3; 8,9; 8,6; dan  8,3 mm dengan kategori sedang sampai kuat.
Co-Authors Abdurrahman Sidiq Afra, Fairuz Yaumil Ahmad Ahmad ahmad - Maulana Akbar, Depy Oktapian Alfina, Sophia Amalia - - Amalia, Elfa Annisa Aminuyati Ananda, Lutfhia Rizky Aristha Novyra Putri Arnida Arnida Arnida Arnida Arsyad, Zyrzasya Sofia Nara Astuti, Karunita Ika Azhari, Fajar Bin Jamaludin, Wahyudin Chatarina Umbul Wahyuni Dally Rahman Dewi, Citra Kharisma Dyera Forestryana Dyera Forestryana Eka Fitri Susiani Emil Huriani Fatimah Nursandi Fatimah Nursandi Fatmawati Fatmawati Fauzana, Erwin Fitri Mailani Fitri, Tiya Rama Fitriyanti Fitriyanti, Fitriyanti Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Guntur Kurniawan Gusti - Rizaldi Hafiz Ramadhan Hafiz Ramadhan Helmina Wati Hidayatullah, M. Hidayatullah Hidayatullah, Muhammad Indah Widya Lestari Istiqamah, Qanita Jamaludin, Wahyudin Bin Kartini Kartini Kartini Khatijah Lim Abdullah Kurniawan, Guntur Liana Fitriani Hasymi Lihimi Lihimi Lulu Damayanti Maulidya Rasyida Putri Mochammad Maulidie Alfiannor Saputera Muhammad Hidayatullah Muhammad Hidayatullah Muhammad Hidyatullah Muthmainnah Muthmainnah Nabila Saputri Nafila, Nafila Natasha Melani Ardian Nelwati, Nelwati Normilawati, Santi Nurbidayah Nurikhsani, Nadiya Nurul Asfia Oktarina, Elvi Prihandini, Yustin Ari Puspawati, Puspawati Putri Indah Sayakti Putri, Aristha Novyra Putri, Putri Indah Sayakti Rahimah Rahmayanti Fitriah Rahmi Hidayati Rahmi Hidayati Ramadhan, Hafiz Revi Kunmariana Rina Helmina Sandi, Dita Ayulia Dwi Saputri, Revita Sari Wahyunita Saufi, Muhammad Selva - Amadia Septiyani Candrakirana Setiawan, Finna Sherly Mar'atu Soleha Sulastri Azistina Verawati Susmiati Susmiati Syawaliyah, Syawaliyah Syifa Syifa Untung Santoso Untung Santoso Vebruati Vebruati Vebruati Vebruati Vina Salviana Darvina Soedarwo Vina Salviana Darvina Soedarwo Vina Salviana Darvina Soedarwo Wahyudin Bin Jamaludin Wahyuni, Rizka Ayu Yaumi Musfirah Yuliana Yuliana Yuni Fahriana Yusmalina Yusmalina Yustin Ari Prihandini Yustin Ari Prihandini Zanirah, Gina Rizki