Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Kelompok Tani Sikat melalui Sosialisasi dan Pendampingan Budidaya Tanaman Herbal Saputera, Mochammad Maulidie Alfiannor; Muthia, Rahmi; Hidayati, Rahmi; Nurbidayah, Nurbidayah; Gunawan, Gunawan; Arnida, Arnida; Sandi, Dita Ayulia Dwi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i3.18079

Abstract

ABSTRAK Potensi budidaya tanaman herbal terbuka luas, program ini menjadi pilar dalam peningkatkan Kesehatan, ekonomi dan konservasi keanekaragaman hayati. Meningkatkan budidaya tanaman herbal di wilayah Desa Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Tahapan pada metode yang dilakukan yaitu persiapan kegiatan, sosialisasi budidaya tanaman herbal, pelatihan dan pendampingan budidaya diakhiri dengan monitoring dan evaluasi kegiatan. Pelaksanaan sosialisasi berjalan dengan lancar dan terdapat diskusi interaktif yang menentukan tanaman yang akan dibudidaya. Pada tahap pendampingan dilakukan persiapan lahan, pemilihan bibit dan penanaman dari buah naga, bawang Dayak dan jahe merah. Kegiatan pengabdian Masyarakat berlangsung dengan lancar dan terdapat budidaya difokuskan pada tiga tanaman yaitu buah naga, bawang Dayak dan rimpang jahe merah. Kata kunci: Kelompok Tani, Budidaya, Herbal, Tanah Laut  ABSTRACT The potential for herbal plant cultivation is wide open, this program is a pillar in improving health, economy and biodiversity conservation. To improve herbal plant cultivation in the Bentok Kampung area, Bati-Bati District, Tanah Laut Regency. The stages in the method carried out are preparation of activities, socialization of herbal plant cultivation, training and cultivation assistance ending with monitoring and evaluation of activities. The implementation of socialization went smoothly and there was an interactive discussion that determined the plants to be cultivated. At the assistance stage, land preparation, seed selection and planting of dragon fruit, Dayak onions and red ginger were carried out. Community service activities went smoothly and there was cultivation focused on three plants, namely dragon fruit, Dayak onions and red ginger rhizomes. Keywords: Group Farming, Cultivation, Herbs, Tanah Laut
Uji Aktivitas Antioksidan Umbi Bawang Suna (Allium schoenoprasum L) Segar Dan Fermentasi Menggunakan Metode ABTS Yuliana; Muthia, Rahmi; Saputri, Revita
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v3i2.777

Abstract

Radikal bebas merupakan molekul yang tidak stabil dan sangat reaktif dan perlu diatasi dengan memanfaatkan senyawa antioksidan dari bahan alam. Bawang suna (Allium schoenoprasum L.) merupakan tanaman asal Kalimantan Tengah yang banyak digunakan sebagai bumbu dapur sekaligus obat herbal oleh masyarakat Dayak, serta diduga memiliki aktivitas antioksidan karena kandungan metabolit sekundernya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol 96% umbi bawang suna segar dan hasil fermentasi menggunakan metode ABTS (2,2′-azinobis-(3-ethylbenzothiazoline-6-sulfonic acid)). Proses fermentasi dilakukan selama 7 hari pada suhu 70–80°C dilanjutkan ekstraksi metode maserasi dengan etanol 96%. Skrining fitokimia secara kualitatif dan uji antioksidan dengan metode spektorofotometri UV-Vis dengan senyawa radikal bebas ABTS. Pembanding yang digunakan yaitu kuersetin. Hasil skrining fitokimia menunjukkan ekstrak etanol umbi bawang suna segar dan hasil fermentasi positif mengandung alkaloid, fenol, flavonoid, saponin, dan triterpenoid. Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukkan nilai IC₅₀ ekstrak segar sebesar 180,277 ppm, hasil fermentasi sebesar 175,536 ppm, dan kontrol positif kuersetin sebesar 4,499 ppm. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol 96% umbi bawang suna baik kondisi segar maupun fermentasi memiliki aktivitas antioksidan kategori lemah.
Uji Aktivitas Antidiabetes In Vitro Ekstrak Etanol 96% Daun Karamunting (Melastoma malabathricum L.) dengan Metode Maserasi Muthia, Rahmi; Afra, Fairuz Yaumil; Nurmansyah, Dian; Fauzana, Erwin; Istiqamah, Qanita
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 3 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i3.991

Abstract

Background: Diabetes mellitus remains a major global health issue, with rising prevalence due to population growth, aging, and lifestyle factors. Melastoma malabthricum L. has potential as an antidiabetic agent based on empirical data and in vivo study. Objective: To determine the content of secondary metabolite compounds contained in the extract of Karamunting leaves and to determine the activity and EC50 value of the extract for antidiabetes was evaluated using the Nelson-Somogyi method. Methods: This study used the phytochemical screening approach to identify the active chemicals. 96% ethanol was the solvent used in the maceration process to extract the leaves of M. malabathricum. The Nelson-Somogyi method was used to test the antidiabetic activity by calculated the sample's EC50 value on decreased glucose levels. The Nelson Somogyi method's antidiabetic activity was tested with a UV-Vis Spectrophotometer. It operated for 25 minutes at a wavelength of 740 nm. Results: Phenolic chemicals, flavonoids, saponins, steroids, and tannins all exhibited positive results from the phytochemical screening. After the addition of 96% ethanol extract of M. malabathricum leaves at gradually higher concentrations, the percentage decrease in glucose levels was 25.32%, 36.90%, 51.39%, 70.87, and 82.83% at concentrations of 1, 2, 3, 4, and 5 ppm. R2 = 0.9927 with y = 14.898x + 8.7747. Conclusion: 96% ethanol extract of M.malabathricum leaves contains several active substances, can reduce blood glucose levels and has an EC50 value of 2.76 ppm. Clinically, this implies a promising therapeutic potential with lower required dosages.
Peningkatan Daya Saing Produk UMKM Kopi Jahe Arab Martapura melalui Pelatihan dan Pendampingan Variasi Olahan Produk Muthia, Rahmi; Nafila, Nafila; Kurniawan, Guntur
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i10.22173

Abstract

ABSTRAK UMKM Kopi Jahe Arab Martapura menggunakan kopi pengaron asli Kalimantan Selatan sebagai bahan baku produknya. Kopi pengaron termasuk kopi robusta yang telah sejak lama dibudidayakan di Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Meningkatkan daya saing produk dengan memvariasikan olahan produk. Tahapan kegiatan yang dilakukan adalah persiapan, sosialisasi variasi olahan produk, penyerahan alat teknologi dan inovasi berupa mesin perajang bahan baku, pelatihan dan pendampingan kegiatan pembuatan produk dan evaluasi. Terdapat empat produk variasi olahan produk tambahan yang akan dikomersialisasikan yaitu 1) biji kopi pengaron – green bean; 2) biji kopi pengaron – roasted; 3) bubuk kopi pengaron; 4) kopi pengaron gula aren. Pada tahap awal variasi ukuran yang digunakan yaitu 100 gram.  Hasil evaluasi kegiatan mitra memiliki peningkatkan kemampuan dalam membuat variasi olahan produk kopi dan mampu menggunakan alat mesin perajang.  Tambahan variasi olahan produk dari mitra menambah daya saing UMKM dan dapat dikomersialisasikan.  Kata Kunci: Kopi, Greenbean, Roasted, Bubuk, Aren.  ABSTRACT UMKM Kopi Jahe Arab Martapura uses original South Kalimantan pengaron coffee as the raw material for its products. Pengaron coffee is a type of robusta coffee that has long been cultivated in Pengaron District, Banjar Regency, South Kalimantan. To increase product competitiveness by varying product processing. The stages of activities carried out are preparation, socialization of product processing variations, handover of technological and innovative tools in the form of raw material shredding machines, training and mentoring in product manufacturing activities and evaluation. There are four additional processed product variations that will be commercialized, namely 1) pengaron coffee beans - green beans; 2) pengaron coffee beans - roasted; 3) pengaron coffee powder; 4) palm sugar pengaron coffee. In the initial stage, the size variation used was 100 grams. The results of the evaluation of partner activities have increased the ability to make variations of processed coffee products and are able to use shredding machines. Additional variations of processed products from partners increase the competitiveness of UMKM and can be commercialized.  Keywords: Coffee, Greenbean, Roasted, Powder, Palm Sugar.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Diversifikasi Produk Olahan pada Kelompok Wanita Tani Sri Rejeki Banjarbaru Kalimantan Selatan: Community Empowerment Through Diversification of Processed Products in the Sri Rejeki Banjarbaru Women Farming Group South Kalimantan Muthia, Rahmi; Akbar, Depy Oktapian; Putri, Aristha Novyra; Dewi, Citra Kharisma; Amalia, Elfa Annisa; Ananda, Lutfhia Rizky; Alfina, Sophia
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i1.5757

Abstract

The Sri Rejeki Women's Farmers Group (KWT) is in Landasan Ulin Utara District, Banjarbaru City—the majority of residents in the area work as farmers. The natural potential in the area supports agricultural activities such as the cultivation of Butterfly Pea flowers and Bawang Dayak. Several products from KWT Sri Rejeki have been marketed but could be more optimal and are still sold offline. Based on these things, it is necessary to carry out several activities, namely diversifying processed products, making new packaging, and expanding marketing activities. This activity aims to increase understanding regarding types of processed products, improve packaging, and increase capabilities at the product marketing stage. Methods include training on the diversification of processed products, product creation and assistance, packaging planning, online marketing, and evaluation. The products produced are simplicia, tea bags, and powder from Butterfly Pea flowers and Bawang Dayak bulbs. Online marketing is carried out via Instagram, Shopee, and Tokopedia with the account name kwtsrirejeki.
Pemberdayaan Ibu Kader PKK dalam Upaya Pencegahan Stunting di Desa Sari Gadung Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan: Family Welfare Building in the Prevention of Stunting in Sari Gadung Village, Bumbu Kalimantan South Land District Wati, Helmina; Muthia, Rahmi; Prihandini, Yustin Ari; Santoso, Untung; Soedarwo, Vina Salviana Darvina; Nursandi, Fatimah
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i1.6023

Abstract

In South Kalimantan, the stunting incidence rate in 2022 will be 24.6%, more significant than the national prevalence rate of 21.6%. Tanah Bumbu is one of the districts located in South Kalimantan Province, with the incidence of stunting in Tanah Bumbu district, according to SSGI data, reaching 16.1%. Sari Gadung Village is one of the villages in Simpang Empat District, Tanah Spice Regency. This village has a potentially productive group, namely Posyandu Cadres. Data on the incidence of stunting in Tanah Spice Regency reached 16.1%. Providing health supplements to the community is needed to improve community health in Sari Gadung village and prevent stunting. This community service activity aims to prevent stunting by providing health checks, including checking Hb, glucose, uric acid, and blood pressure, and providing blood supplements. The method is that adult female patients are given drug information regarding the use of iron and folic acid drugs, and then their Hb, glucose, uric acid, and blood pressure are checked. The results of this activity showed that the number of patients who took part in the activity was 37, the average Hb value was 15.9 g/dL, the average uric acid was 8.6 mg/dL, the mean glucose was 112.5 mg/dL, and the blood pressure was 122/82 mmHg. The conclusion is that the results of the health examination at the posyandu in Sari Gadung village are still in the normal category.
PENGARUH METODE EKSTRAKSI TERHADAP AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAUN RAMANIA (Bouea macrophylla Griffith) TERHADAP Staphylococcus aureus Fitriyanti; Syifa; Ahmad; Saputri, Revita; Muthia, Rahmi
Pharmacoscript Vol. 7 No. 1 (2024): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v7i1.1462

Abstract

Ekstrak metanol dari daun Ramania (Bouea macrophylla Griffith) telah teruji dengan dosis kecil memiliki efek antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus, namun belum pernah dilakukan pengujian pada dosis yang lebih tinggi dan membandingkan pada metode ekstraksi yang berbeda seperti maserasi dan soxhletasi. Pada penelitian bermaksud untuk mengetahui golongan senyawa yang terdapat pada ekstrak metanol dari daun ramania dengan metode yang berbeda dan untuk mengetahui pengaruh peningkatan konsentrasi ekstrak terhadap penghambatan bakteri S.aureus dengan penyarian secara maserasi dan soxhletasi. Uji antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi sumuran. Penapisan fitokimia terhadap ektrak metanol daun remania menunjukkan keberadaan senyawa yaitu mengandung senyawa saponin, flavonoid, fenol, tanin, steroid. Hasil ují antibakteri terhadap ekstrak daun ramania yang diperoleh dengan metode maserasi lebih baik dibandingkan dengan ekstrak yang diperoleh dengan metode Soxlet, yaitu pada konsentrasi 50, 40, 30, 20 dan 10%, memberikan zona hambat berturut-turut sebesar 19,28;13,28; 12,93; 12,25; dan 10,98 mm, dengan kategori kuat. Sedangkan hasil pada pengujian dengan esktraksi menggunakan alat soxhlet pada konsentrasi 50, 40, 30, 20 dan 10%, memberikan zona hambat berturut-turut sebesar 10,7; 10,3; 8,9; 8,6; dan  8,3 mm dengan kategori sedang sampai kuat.
Anti-Rheumatoid Arthritis Activity of 96% Ethanol Extract of Eleutherine bulbosa Bulbs with Arthritis Induction Adjuvant Method Muthia, Rahmi; Wati, Helmina; Jamaludin, Wahyudin Bin; Kartini, Kartini; Setiawan, Finna; Zanirah, Gina Rizki
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 6 No. 4 (2023): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v6i4.4704

Abstract

An autoimmune condition known as rheumatoid arthritis (RA) results in chronic joint inflammation. Side effects that occur during long-term RA treatment are dangerous. Therefore, many people prefer herbal medicines, estimated to have lower side effects; one such herb is bawang dayak (Eleutherine bulbosa Urb.) bulbs. This study aimed to determine the class of compounds and the effective dose of the 96% ethanol extract of E. bulbosa bulbs, which had an anti-RA effect in the Wistar strain with the Adjuvant Induced Arthritis (AIA) model. Eleutherine bulbosa bulb extract was macerated with 96% ethanol. In the tests with extract doses of 100, 200, and 400 mg/KgBW and methylprednisolone 15 mg/KgBW, the induction used Complete Freund's Adjuvant (CFA). Treatment was provided from day eight through 21 of the test's 21-day duration. Phytochemical screening results contain alkaloids, flavonoids, phenols, quinones, saponins, steroids, and tannins. The percentage inhibition of edema volume and joint thickness, respectively, extract doses of 100, 200, 400 mg/KgBW, and methylprednisolone 15 mg/KgBW were 27.9585%, 49.3446%, 53.3239%, and 58.4629%; as well as 64.9809%, 73.8022%, 74.1444%, and 74.1825%. After analyzing the results, it was determined that E. bulbosa bulb extracts in 96% ethanol can treat RA at effective 200 and 400 mg/KgBW (p-value <0.05).
Pendampingan UMKM Kopi Jahe Arab Martapura melalui Pelatihan Peningkatan Kualitas Produk Muthia, Rahmi; Hidayati, Rahmi; Sayakti, Putri Indah; Wahyuni, Rizka Ayu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i9.15946

Abstract

ABSTRAK  Kopi sebagai salah satu komiditas Perkebunan Indonesia yang memiliki potensi pengembangan masih sangat baik, mengingat konsumsi kopi di Indonesia masih sangat tinggi. Saat ini, pengembangan produk kopi pengaron khas martapura masih belum belum maksimal. Melakukan peningkatan kualitas produk dengan meningkatkan jumlah variasi ukuran produk, dan redesign kemasan yang lebih menarik. Tim Mitra adalah UMKM Kopi Jahe Arab Martapura dengan tahapan yang dilakukan terdiri dari persiapan kegiatan, sosialisasi inovasi produk, redesign kemasan, pendampingan dan evaluasi. Inovasi produk yang dilakukan berkaitan dengan variasi ukuran dan perubahan design kemasan yang lebih modern. Terdapat tiga variasi ukuran yaitu kemasan sachet (10 gram/sachet), ukuran 100 gram dan 250 gram. Hasil evaluasi terkait tingkat pengetahuan yang dilakukan sebelum dan setelah sosialisasi kegiatan mengalami peningkatan untuk kategori baik dari 14,29 % menjadi 71,43 %, kategori cukup dari 42,86 % menjadi 28,57 % dan kategori kurang dari 42,86 % menjadi 0%. Produk yang dihasilkan berupa kopi jahe arab yang ditingkatkan kualitas produknya dan dapat diperjualbelikan dalam skala yang lebih luas.  Kata Kunci: UMKM, Kopi, Pengaron, Martapura, Produk ABSTRACT Coffee is one of Indonesia's plantation commodities which has very good development potential, considering that coffee consumption in Indonesia is still very high. Currently, the development of Martapura specialty Pengaron coffee is still not optimal. Improve product quality by increasing the number of product size variations and redesigning more attractive packaging. The Partner Team is the Martapura Arab Ginger Coffee MSME with the stages carried out consisting of activity preparation, socialization of product innovation, packaging redesign, mentoring and evaluation. The product innovation carried out was related to size variations and changes to a more modern packaging design. There are three size variations, namely sachet packaging (10 grams/sachet), 100 grams and 250 grams. The evaluation results regarding the level of knowledge carried out before and after the socialization of activities increased for the good category from 14.29% to 71.43%, the sufficient category from 42.86% to 28.57% and the less than 42.86% category to 0 %. The product produced is Arabic ginger coffee whose product quality has been improved and can be traded. Keywords: MSMEs, Coffee, Pengaron, Martapura, Products
Community-Based Approach to Hypertension Screening through Cholesterol, BMI, and Physical Activity Assessment Merdawati, Leni; Mailani, Fitri; Huriani, Emil; Malini, Hema; Lenggogeni, Devia Putri; Muthia, Rahmi; Afriyanti, Esi; Oktarina, Elvi; Rahman, Dally; Simandalahi, Tiurmaida; Krisdianto, Boby Febri; Muliantino, Mulyanti Roberto; Fatmadona, Rika; Gusty, Reni Prima
Warta Pengabdian Andalas Vol 32 No 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jwa.32.4.520-526.2025

Abstract

Hypertension remains a major public health concern worldwide, largely driven by unhealthy lifestyles such as poor diet, physical inactivity, and excess body weight. Early identification of modifiable risk factors, including cholesterol levels, body mass index (BMI), and physical activity, is crucial for preventing hypertension. This community-based screening activity was conducted on 7 August 2025, at SMA Negeri 9 Padang, targeting teachers, administrative staff, and food vendors. A total of 80 adults participated in the study using convenience sampling. The activity included health education followed by individual health screenings, which consisted of blood pressure measurement, BMI calculation, cholesterol testing using portable point-of-care devices, and physical activity assessment using structured questionnaires. The results showed that 45% of participants were classified as prehypertensive, 83.8% had high cholesterol levels, and 66.3% were overweight or obese. Most participants (72.5%) reported moderate physical activity levels, which fell short of the World Health Organization’s recommendations. These findings indicate a high risk of hypertension among adults in the school community, particularly related to elevated cholesterol, excess body weight, and insufficient physical activity. We identified hypertension risk factors and provided health education and individualized screening feedback to raise awareness of cardiovascular risks and emphasize the importance of regular screening.
Co-Authors Afra, Fairuz Yaumil Ahmad Ahmad ahmad - Maulana Akbar, Depy Oktapian Alfina, Sophia Amalia - - Amalia, Elfa Annisa Aminuyati Ananda, Lutfhia Rizky Aristha Novyra Putri Arnida Arnida Arnida Arnida Arsyad, Zyrzasya Sofia Nara Astuti, Karunita Ika Azhari, Fajar Bin Jamaludin, Wahyudin Chatarina Umbul Wahyuni Dally Rahman Dewi, Citra Kharisma Dian Nurmansyah Dyera Forestryana Dyera Forestryana Eka Fitri Susiani Emil Huriani Esi Afriyanti Fatimah Nursandi Fatimah Nursandi Fatmawati Fatmawati Fauzana, Erwin Fitri Mailani Fitriyanti, Fitriyanti Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Guntur Kurniawan Gusti - Rizaldi Hafiz Ramadhan Hafiz Ramadhan Helmina Wati Hema Malini, Hema Hidayatullah, M. Hidayatullah Hidayatullah, Muhammad Indah Widya Lestari Istiqamah, Qanita Jamaludin, Wahyudin Bin Kartini Kartini Kartini Krisdianto, Boby Febri Kurniawan, Guntur Lenggogeni, Devia Putri Leni Merdawati Liana Fitriani Hasymi Lihimi Lihimi Lulu Damayanti Maulidya Rasyida Putri Mochammad Maulidie Alfiannor Saputera Muhammad Hidayatullah Muhammad Hidayatullah Muhammad Hidyatullah Muliantino, Mulyanti Roberto Nabila Saputri Nafila, Nafila Normilawati, Santi Nurbidayah Nurul Asfia Oktarina, Elvi Prihandini, Yustin Ari Puspawati, Puspawati Putri Indah Sayakti Putri, Aristha Novyra Putri, Putri Indah Sayakti Rahayu, Siski Rahimah Rahmayanti Fitriah Rahmi Hidayati Rahmi Hidayati Ramadhan, Hafiz Reni Prima Gusty Revi Kunmariana Rika Fatmadona Rina Helmina Sandi, Dita Ayulia Dwi Saputri, Revita Sari Wahyunita Saufi, Muhammad Selva - Amadia Septiyani Candrakirana Setiawan, Finna Sherly Mar&#039;atu Soleha Sidiq, Abdurrahman Sulastri Azistina Verawati Syawaliyah, Syawaliyah Syifa Syifa Tiurmaida Simandalahi Untung Santoso Untung Santoso Vebruati Vebruati Vebruati Vebruati Vebruati, Vebruati Vina Salviana Darvina Soedarwo Vina Salviana Darvina Soedarwo Vina Salviana Darvina Soedarwo Wahyudin Bin Jamaludin Wahyuni, Rizka Ayu Yaumi Musfirah Yuliana Yuliana Yuni Fahriana Yusmalina Yusmalina Yustin Ari Prihandini Yustin Ari Prihandini Zanirah, Gina Rizki