p-Index From 2021 - 2026
5.706
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan JURNAL DIVERSITA JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Bisma The Journal of Counseling JCRS (Journal of Community Research and Service) Psikologi Konseling: Jurnal Kajian Psikologi dan Konseling An Nadwah QUANTA Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal Of Millennial Community Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Britain International for Linguistics, Arts and Education Journal (BIoLAE Journal) Education and Social Sciences Review International Journal of Applied Counseling and Social Sciences Indo-MathEdu Intellectuals Journal International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) JGK (Jurnal Guru Kita) Indonesian Research Journal on Education JS (Jurnal Sekolah) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ekonomi, Pendidikan, dan Sosial Humaniora Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Indonesian Counseling and Psychology Aladalah: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, Dan Sosial Humaniora Tabsyir: Jurnal Dakwah Dan Sosial Humaniora Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Intelek Insan Cendikia Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Self Esteem Dengan Kecenderungan Kompulsif Buying Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Babalan Rafida Zahra, Dilla; Asiah; Violina, Erwita Ika; Ginting, Rafael Lisinus
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/psikologikonseling.v18i1.67275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self esteem dengan kecenderungan kompulsif buying pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Babalan. Pendekatan ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Subejek dalam penelitian ini terdiri dari 135 peserta didik yang duduk di kelas XI di SMA Negeri 1 Babalan dengan menggunakan random sampling. Metode pengumpulan data ini menggunakan uji analisis korelasi pearson product moment. Hasil analisis data menunjukkan uji normalitas dengan nilai sebesar 0,200 yang berarti data berdistribusi normal, uji linearitas dengan nilai sig deviation from linearity sebesar 0,997 yang berarti terdapat hubungan yang linear antar variabel dan uji korelasi sebesar -0,415 dengan signifikan (P/0,001) maka dapat diambil kesimpulan bahwa adanya hubungan negatif antara self esteem dengan kecenderungan kompulsif buying pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Babalan dengan kategori hubungan sedang. Dengan kata lain hipotesis dalam penelitian ini diterima.
The Utilization of Psychometrics to Improve the Competence of BK Teachers of Binjai City State High School in Analyzing the Tendency of Drug Abuse in Students Erwita Ika Violina; Rafael Lisinus Ginting; Nur’Aini; Rina Suryani; Fadinda Aisyah
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 2 (2025): September-Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i2.69093

Abstract

Penyalahgunaan NAPZA di kalangan remaja SMA merupakan ancaman serius bagi kesehatan, ketahanan sosial, dan perkembangan generasi muda di Kota Binjai. Meskipun regulasi nasional telah mengatur definisi zat adiktif, praktik di sekolah menunjukkan adanya kesenjangan dalam deteksi dini dan penanganan. Guru Bimbingan dan Konseling (BK) sering belum memiliki metode terstruktur untuk mengenali tanda awal penyalahgunaan NAPZA pada siswa. Melalui program pengabdian ini, dilakukan pelatihan berbasis psikometri dengan lima tahapan berurutan, yaitu identifikasi masalah, perencanaan, implementasi, observasi, dan evaluasi. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kompetensi guru BK dalam kapasitas diagnostik. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan guru dalam mengidentifikasi perilaku berisiko, mengklasifikasikan siswa sesuai tingkat risiko, serta menyusun rencana intervensi yang lebih tepat sasaran. Sebagai luaran, disediakan instrumen psikometri standar dan panduan implementasi untuk mendukung keberlanjutan program di sekolah. Model yang dikembangkan sejalan dengan praktik terbaik berbasis bukti dalam upaya pencegahan penyalahgunaan NAPZA di lingkungan pendidikan.
DIGITAL TRANSFORMATION IN THE COURSE FOR DEVELOPMENT OF CHILDREN WITH SPECIAL NEEDS Rafael Lisinus Ginting; Elizon Nainggolan; Albert Pauli Sirait; Ishaq Matondang; Mirza Irawan
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 3 No. 2 (2024): JANUARY
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v3i2.340

Abstract

This study aims to digitize learning tools for the Guidance of Children with Special Needs courses in the Guidance and Counseling study program, digitize the lecture process for the Guidance of Children with Special Needs courses at the Guidance and Counseling study program, transform the courses for the Development of Children with Special Needs digitally in the Guidance and Counseling study program and test the effectiveness of digital transformation of the Guidance for Children with Special Needs courses .The digital transformation is carried out using the R&D method. The development model used in this study is a 3D model: the definition stage (Define), the design stage (Design), the development stage (Develop) which is carried out in the Guidance and Counseling study program. In realizing the digital transformation of the Fostering Children with Special Needs course, several experts are involved, including learning design experts, IT experts and material experts.The results of this study are expected to be the beginning of positive developments for the use of IT in learning. This research is also expected to be input for lecturers who want to transform their lectures digitally so that digital transformation will appear in other courses at Medan State University..
DETEKSI DINI GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL MAHASISWA PROGRAM SARJANA FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS X Febrian, Didi; Ginting, Rafael Lisinus; Harliana, Putri; Farhana, Nurul Ain
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/psikologikonseling.v17i2.69420

Abstract

Gangguan mental emosional (GME) merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami perubahan emosional yang jika terus berlanjut akan berkembang menjadi keadaan patologis. Mahasiswa berada pada masa yang rentan mengalami GME. Gangguan mental emosional dapat mempengaruhi kehidupan mahasiswa dan mengakibatkan penurunan nilai akademik. Hambatan dalam penyelesaian permasalahan GME antara lain adanya stigma, kesulitan dalam mengidentifikasi gejala masalah gangguan mental dan kecenderungan pada diri sendiri saat menghadapi masalah. Upaya penanggulangan masalah GME kepada mahasiswa perlu dilakukan. Penggunaan SRQ-20 dapat menjadi alat skrining awal pada GME. Deteksi dini gangguan mental emosional di FMIPA Universitas X menggunakan instrument SRQ-20. Kuesioner dibagikan secara online. Terdapat 329 responden yang terdiri dari mahasiswa semua Angkatan yang bersedia mengisi kuesioner. Terdapat 71,7% responden dalah Perempuan. Gejala mudah Lelah merupakan gejala yang paling banyak dialami mahasiswa semester 2 (64,4%) dan mahasiswa semester 6 (70,4%) adalah mudah lelah (64,4%). Gejala merasa cemas, tegang atau khawatir menjadi gejala yang paling banyak dialami oleh mahasiswa semester 4 (74,6%) dan semester 8 keatas (79,5%). Terdapat 63,6% dari responden laki-laki, 74,2% dari responden perempuan, dan 70,5% dari seluruh responden terdeteksi mengalami GME. Terdapat 13 responden (4%) yang mengalami tujuh gejala depresi, 116 responden (35,5%) mengalami tiga gejala cemas, 56 responden (17,0%) mengalami empat gejala somatik, 87 responden (26,4%) mengalami tiga gejala kognitif dan 45 responden (13,7%) yang mengalami enam gejala penurunan energi.
PENGARUH EKSPOSUR KOREAN WAVE (HALLYU) TERHADAP ADIKSI ALKOHOL PADA REMAJA PENGGEMAR K-POP Violina, Erwita Ika; Nasution, Nani Barorah; Irawan, Mirza; Ginting, Rafael Lisinus; Luthfiyah, Adinda Annisa
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/psikologikonseling.v17i2.69438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh eksposur Korean Wave (Hallyu) terhadap adiksi alkohol pada remaja penggemar K-Pop. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan kausal. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 128 responden yang merupakan remaja penggemar K- Pop yang tergabung dalam komunitas Zerose dengan 97 responden sebagai sampel yang didapatkan melalui teknik random sampling dengan rumusSlovin. Metode pengumpulan data menggunakan instrumen eksposur KoreanWave dengan 21 item valid dan reliabilitas sebesar 0,755 dan instrumen AUDIT(Alcohol Use Disorders Identification Test) dengan 10 item valid dan reliabilitassebesar 0,427. Uji deskriptif pada penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat eksposur Korean Wave berada dalam kategori sedang hingga tinggi, sementaratingkat adiksi alkohol berada dalam kategori ringan hingga sedang, namunterdapat sebagian kecil responden yang menunjukkan adiksi alkohol pada kategori berat. Adapun hipotesis pada penelitian ini diuji menggunakan uji regresi linier sederhana dengan persamaan regresi Y = −7,645 + 0,257X. Ini berarti bahwasetiap peningkatan satu nilai dalam eksposur Korean Wave akan meningkatkantingkat adiksi alkohol sebesar 0,257. Analisis regresi tersebut menunjukkanadanya pengaruh positif yang signifikan antara eksposur Korean Wave dan adiksi alkohol. Dengan kata lain, semakin tinggi eksposur yang diterima remaja terhadapbudaya Korea, semakin besarrisiko mereka mengalami adiksi alkohol.
Development of social innovation in digital-based services for children with special needs Ginting, Rafael Lisinus; Irawan, Mirza; Devi, Selvia Inca; Sirait, Boimin; Munir, Abdul; Nainggolan, Elizon
Education and Social Sciences Review Vol. 5 No. 1 (2024): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr403700

Abstract

Problems often experienced by parents and teachers in their efforts to handle children with special needs include limited supporting facilities, parenting and teaching skills that parents lack mastery, and limited time for assistance. Next, we need significant changes from all parties to develop innovation that focuses on children with special needs. In carrying out this effort, it is necessary to develop a new breakthrough that involves several parties in collaboration between parents, teachers, psychologists, health workers, physical therapists and so on, which is called social innovation. The development model used is the 4 D model from Thiagarajan, namely: definition stage, design stage, development stage, dissemination. By involving experts on children with special needs, policy makers, parents, teachers and academics. It is hoped that this research will have positive benefits for the development of scientists' knowledge about digital-based social innovation for services to children with special needs.
Proses Pemebelajaran Bahasa Indonesia Siswa Autis di SLB Negeri Batu Bara Ochtriyani, Dinda; Ginting, Rafael Lisinus
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi proses pembelajaran bahasa Indonesia siswa autis di SLB N Batu Bara. Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas dan orang tua siswa. Objek dalam penelitian ini adalah 2 orang siswa autis Data penelitian dikumpulkan dengan pedoman observasi, pedoman wawancara dan pedoman dokumentasi. Penelitian ini menggambarkan bagaimana perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi siswa autis yang dilakukan oleh guru x dan y pada saat mengajar serta bagaimana usaha kepala sekolah dan guru dalam mengatasi kendala tersebut. Dengan menggunakan metode studi kasus dan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini dapat difokuskan pada perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi proses pembelajaran bahasa Indonesia yang dilakukan oleh guru bahasa Indonesia sebagaimana adanya. Proses pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya proses pembelajaran Bahasa Indonesia kepada siswa autis Di SLB N Batu Bara iala mencakup kepada beberapa aspek yaitu perencanaan pembelajaran yang dimana guru menyiapkan modul pembelajaran, namun materi disesuaikan dengan mengurangi atau menurunkan tingkat kesulitan yang tidak dapat diakses oleh peserta didik berkebutuhan khusus, kemudian pada pelaksanaan pembelajaran guru terlebih dahulu melakukan assemen terhadap peserta didik berkebutuhan khusus untuk menentukan alat, metode atau media pembelajaran yang sesuai, untuk metode yang diberikan kepada peserta didik guru menggunakan metode ABA (Applied Behavior Analysis) dimana guru menerapkan metode ini dengan Mengenal Huruf dan Kata: Menggunakan kartu bergambar untuk memperkenalkan huruf dan kata. Setiap kali anak bisa menyebutkan huruf atau kata dengan benar, berikan penghargaan atau sebuah pujian. Kemudian Latihan Bicara: Ajarkan anak untuk merespons pertanyaan sederhana atau menyebutkan benda-benda di sekitarnya. Berikan dukungan verbal atau isyarat fisik bila diperlukan, lalu kurangi bantuan tersebut seiring dengan perkembangan anak. Dan Evaluasi pembelajaran bagi peserta didik berkebutuhan khusus dilakukan melalui tes yang disesuaikan dengan kemampuan mereka, serta dengan mencatat perkembangan selama proses pembelajaran berlangsung.
Analisis Permasalahan Pemanfaatan TI dalam Layanan BK di SMAN 1 Percut Sei Tuan P, Sri Lumina Widya.; Pakpahan, Giovanni Paulina; Harahap, Silvi Andini; Siagian, Bintang Annisa; Sitio, Gyska Theresa Tesalonika; Ginting, Rafael Lisinus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) telah menjadi kebutuhan yang mendesak dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan. TI memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pembelajaran dan pemeliharaan, termasuk layanan Bimbingan dan Konseling (BK) Di SMAN 1 Percut Sei Tuan. Upaya untuk mengintegrasikan TI ke dalam layanan BK sudah dimulai, namun masih banyak kendala yang menghadang dalam proses implementasinya. Pertama, infrastruktur TI di SMAN 1 Percut Sei Tuan belum memadai. Keterbatasan perangkat keras seperti komputer, serta akses internet yang tidak merata, menjadi kendala utama dalam pemanfaatan TI. Selain itu, minimalnya perangkat lunak khusus untuk layanan BK menambah kompleksitas permasalahan. Infrastruktur yang kurang memadai menyebabkan layanan BK sulit beralih dari metode konvensional ke metode yang lebih modern dan efisien. Kedua, kompetensi guru BK dalam memanfaatkan TI masih rendah banyak guru yang belum terampil dalam menggunakan perangkat dan aplikasi TI yang dapat mendukung kegiatan konseling. Kurangnya pelatihan dan pengembangan profesional di bidang TI menjadi salah satu penyebab rendahnya kompetensi ini. Akibatnya, potensi penuh dari TI untuk mendukung layanan BK tidak dapat terealisasi dengan baik, dan layanan BK cenderung kurang optimal. Ketiga, integrasi sistem TI dengan program BK yang sudah ada masih menjadi tantangan. Meskipun ada beberapa inisiatif untuk digitalisasi, namun integrasi antara sistem TI dan program-program BK yang sudah berjalan masih belum bersinergi. Hal ini menyebabkan data dan informasi siswa yang seharusnya dapat diakses dengan cepat dan akurat menjadi terhambat, sehingga mengurangi efektivitas layanan BK.
Identifikasi Permasalahan Pribadi Sosial Siswa di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan Ginting, Rafael Lisinus; Sembiring, Angellia Br.; Anggreani, Annisa; Saragih, Chyntia Apriani; Z, Debby Sukma Ayu A.; Nasution, Ghina Arifah; Rahmah, Saidah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat isolasi sosial pada anak peserta didik dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain lingkungan sosial di sekolah, hubungan interpersonal dengan teman sebaya, dukungan sosial dari keluarga, serta adanya tekanan akademik atau sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan pribadi sosial pada anak peserta didik di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan serta menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung bagi perkembangan mereka. Adapun metode penelitian yang lakukan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu dengan menyebarkan angket. Subyek penelitian adalah siswa kelas X-8 sebanyak 34 siswa di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan Dari penelitian yang dilakukan dapat diperoleh informasi bahwa, rasa kurang percaya diri pada mereka mencapai 100%, yang menandakan bahwa rasa percaya diri mereka kurang terbentuk didalam diri mereka.
The Relationship Between Permissive Parenting Styles dan Promiscuity Among High School Students Asiah; Delima Gustina Manullang; Rafael Lisinus Ginting; Erwita Ika Violina
INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY Vol. 5 No. 2 (2025): INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY (JUNE)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/icp.v5i2.67206

Abstract

This study aims to determine the relationship between permissive parenting styles and promiscuity among tenth-grade students at SMA Negeri 18 Medan. The research approach used is quantitative with a correlational method. The sampling technique used is purposive sampling, with a total of 69 respondents from a total population of 230 students. The results of the data analysis indicate a significant positive correlation between permissive parenting styles and free-wheeling social behavior. The higher the level of permissive parenting applied by parents, the higher the tendency for students to engage in promiscuity. This is indicated by the coefficient of determination (r²) value of 0.674, meaning that permissive parenting contributes 45.43% to promiscuous behavior. The remainder is influenced by other factors such as self-control, family economics, and social environment. Descriptively, permissive parenting is predominantly in the moderate category (62.3%), with the main aspect being a lack of parental attention to the child's responsibilities, social interactions, and personal issues. Free-wheeling behavior is also in the moderate category (71.0%), with dominant factors including the influence of mass media, social environment, and personal motivation. These findings highlight the importance of active parental involvement in guiding adolescent development to prevent deviant behavior.
Co-Authors Abdul Munir Abdul Munir Abdul Murad Adinda Putri Maharani Nst Afifah Amalia Zahrah Aisyah, Fadinda Aklima Aklima Aklima Aklima Albert Pauli Sirait Anandini Naomi Putri Siregar Andini Dwi Cahyanti Anggita Farahdiba Anggreani, Annisa Apri Yanti Kasilda Siburian Asiah Asiah Asiah Asiah Asiah Asih Menanti Audiva Plentiful Azizah Nayla Alqindi Azzah Jihan Zafirah Cahya Nabila Civa Carenina Z Y T Dea Kristin Dea Ramahdani Delima Gustina Manullang Devi, Selvia Inca Dewi Ramadana DIdi Febrian Dito Harisandy Dwi Pratiwi Siregar Elizon Nainggolan Elizon Nainggolan Elizon Nainggolan Elizon Nainggolan Ellis, Rusnawaty Elovani Martahelena Lubis Elpani Br Sinurat Elviani Van Gracella Sinaga Emmi Ayu Lestari Ester Indah Sari Sinaga Evi Fildawati Fadhilah Amanda Putri Fadinda Aisyah Fadiona Indagita Tarwadi Fikri Raspati Fitri Oktavia Silalahi Fretty Simanjuntak Frisca Monalisa Purba Giovanni Paulina Pakpahan Grace Stefani Manurung Gracia Hutasoit Haerunnisa Haerunnisa, Haerunnisa Harahap, Silvi Andini Helmi Reza Musyafa Herina Maulini Syam Hidayah, Soraya Humaira Ananda Pribadi Ibrena Amabel Egita Barus Indri Yosela Siagian Inggrid Caroline Ira Amanda Br Munthe Irawan, Mirza Irawan, Mirza Irene Dian Pratiwi Ishaq Matondang Jesika Simanjuntak Jessica Cintya Juhanda Martua Juli Mona Pita Tampubolon Kenanga Natalia Ayu Sari BR Sipayung Kesiana Br Pasaribu Kiki Yolanda Gultom Lidya Feronika Nababan Lubis, M. Rajab Luthfiyah, Adinda Annisa Maria Chyntia Panjaitan Marissa Fadhilah Mirami Maya Widya Rizky Pasaribu Maysarah Chan Mirza Irawan Mirza Irawan Mirza Irawan Monika Kristina Naibaho Muhammad Habib Putra Muthiah zhafirah Mutiara Indah Sari Nasution Mutyah Hafit Nadia Fadillah Naila Nazwa Nainggolan, Elizon NAINGGOLAN, POPPHY Nainggolan, Regina BM NANI BARORAH NASUTION Nasution, Ghina Arifah Nasution, Salsabila Natalia Br Ginting Natasha Lousiana Tamba Nazwa Salsabila Marpaung Nazwa Syahputri Nila Arfiena Nita Febriani Gulo Nur Izharni Nurul Ain Farhana Nurul Ramadhan Nur’aini Ochtriyani, Dinda P, Sri Lumina Widya. Pakpahan, Giovanni Paulina Pira Hesti Priskilla Br Purba Putri Domianda Putri Nur Amallya Radman Gulo Rafida Zahra, Dilla Rahmah, Saidah Raihan Zaki Altiaz Regina Nainggolan Retno Widiastuty Ria Febiola Sitorus Rina Suryani Rona Aulia Marbun Ruth Sara Panto Uli Hutasoit Salsabila, Nur Afifah Saragih, Chyntia Apriani Sari, Armita Sekar Ayu Pratiwi Sembiring, Angellia Br. Sembiring, Cori Nabila Setianta, Maykel Putra Shabila Husna Shafiqa Nayla Azzahra Shakira Nafisa Shyndy Monika Sianturi Siagian, Bintang Annisa Silvi Andini Harahap Simanjuntak, Natanael Sinta Oktavia Sari Sirait, Albert Pauli Sirait, Boimin Sitio, Gyska Theresa Tesalonika Suci Mulya Lestari Syahidah Maghfirah Tari Ramadhani Tarigan, Sevi Cahyani Br Theresia Angelita Sembiring Theresia Elizasabaet Sianturi Tiur Elena Purba Tri Gladis Sitompul Triani Ananta Br Sembiring Vanny Pinem Vebiola Br Simanjorang Violina, Erwita Ika Widia Andriani Putri Z, Debby Sukma Ayu A.