p-Index From 2021 - 2026
6.027
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Buletin PSP Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut MOTION : Jurnal Riset Physical Education Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Sosio Konsepsia Jurnal Pendidikan Olah Raga Albacore : Jurnal Penelitian Perikanan Laut Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JUARA : Jurnal Olahraga Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) BIORMATIKA : JURNAL ILMIAH FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment) Jurnal Komunitas: Jurnal Pengabidian Kepada Masyarakat JO (Jurnal Olahraga) Journal of Physical and Outdoor Education Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat jurnal ilmu keolahragaan Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan JMPO Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Indonesian Journal of International Law Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan COJ (Coastal and Ocean Journal) JKJO Jurnal Aksara Raga Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Beleid : Journal of Administrative Law and Public Policy Eumpang Breuh: Jurnal Pengabdian Masyarakat EDUCENTER JURNAL PENDIDIKAN Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kemampuan Tata Kelola Organisasi KONI Cimahi dan Surakarta melalui Kompetensi Manajerial Pengurus Sobarna, Akhmad; Solihin, Akhmad Olih; Rizal, Rony Mohamad; Hambali, Sumbara; Asmara, Henry; Juditya, Silvy; Meirizal, Yopi; Syobar, Khaerul
Jurnal Komunitas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1: Juli 2024
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/jks.v7i1.4072

Abstract

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) merupakan salah satu organisasi keolahragaan yang membina seseorang dalam ruang lingkup olahraga prestasi. KONI memiliki tanggung jawab dalam perencanaan, pengembangan dan pembinaan dalam olahraga prestasi. Dalam melakukan tugas dan fungsinya, jelas disini pengelolaan dari berbagai aspek perlu diperhatikan oleh KONI. KONI sebagai satu-satunya wadah yang mengkoordinasikan dan membina olahraga prestasi di Indonesia dituntut untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik serta memiliki pengelolaan manajemen yang efektif. Berdasarkan hal tersebut, kami selaku Akademisi melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, bekerjasama dengan KONI Kota Cimahi dalam upaya melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bersama KONI Surakarta terkait dengan pengelolaan atau sistem menejerial organisasi KONI, sehingga diharapkan nantinya akan menghasilkan suatu ilmu dan informasi tambahan terkait dengan pengelolaan organisasi KONI yang sebetulnya agar terwujudnya prestasi secara optimal. Beberapa metode pelaksanaan dalam kegiatan ini adalah penyampaian menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab, serta bimbingan secara personal di setiap bidang. Sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah para pengurus KONI Kota Cimahi dan juga pengurus KONI Surakarta. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini telah dilaksanakan pada tanggal 05 September 2023, dengan hasilnya bahwa organisasi KONI baik di Kota Cimahi maupun di Surakarta sudah menjalankan manajemen organisasi dengan baik dan sudah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak yang peduli dengan perkembangan olahraga di Kota Cimahi dan Surakarta serta pembinaan persiapan dalam kejuaraan Pekan Olahraga Daerah/Provinsi sudah terprogram dengan baik melalui Tim Satuan Pelaksana Khusus. Namun masih terdapat kendala dari waktu dan perijinan untuk atlet yang masih bersekolah dan mengenai fasilitas latihan, sehingga pada saat latihan kurang maksimal.
Penguatan Tata Kelola Perlindungan Buruh Migran Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia di Kapal Ikan Asing Solihin, Akhmad; Mustofa, Ahmad; Desyana, Cut
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 5 No 1 (2023): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0501.482-486

Abstract

Pekerjaan menjadi buruh migran pada kapal ikan asing masih menjadi tujuan utama pada beberapa wilayah Indonesia, khususnya masyarakat yang tinggal di wilayah pantai utara Jawa. Namun demikian, tingginya minat menjadi buruh migran ABK di kapal ikan asing belum disertai dengan kesiapan Pemerintah Indonesia dalam menyelenggarakan perlindungan terhadap buruh migran tersebut. Selain disebabkan oleh konflik kewenangan antar lembaga penyelenggara, juga disebabkan oleh kapasitas SDM calon buruh migran ABK itu sendiri. Hal ini diperparah dengan lemahnya aturan perlindungan pekerja terhadap buruh migran oleh negara bendera kapal.
Urgensi Korporasi Nelayan dalam Mewujudkan Kesejahteraan Pelaku Usaha Penangkapan Ikan Solihin, Akhmad
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 6 No 1 (2024): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0601.796-800

Abstract

Nelayan berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan ikan, namun dihadapkan pada permasalahan klasik kemiskinan. Oleh sebab itu, berbagai pendekatan pemberdayaan dilakukan dalam mensejahterakan masyarakat nelayan. Salah satu pendekatan terkini adalah korporasi nelayan yang menjadi amanat RPJMN 2020-2024. Korporasi nelayan dihadapkan pada ketiadaan definisi dan konsep, sehingga Pemerintah yang dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan sedang membangun konsepsi korporasi nelayan yang dibangun dari kelompok usaha bersama (KUB) dan koperasi yang ada. Terkait dengan kelembagaan korporasi nelayan tersebut, maka: diperlukan pengembangan unit usaha mandiri, melalui pengelolaan perahu dan alat penangkapan ikan, dan/atau alat bantu penangkapan ikan; serta penyertaan modal ke dalam kelompok usaha lainnya.
Analisis Yuridis Pelaksanaan Pengaturan Benih Ikan Sidat Nisa, Roisatun; Wahju, Ronny Irawan; Solihin, Akhmad
Beleid Vol 1, No 1 (2023): The Role of the Government in Civil Service Law and State Finances to Realize th
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51825/beleid.v1i1.24655

Abstract

Currently eels are still in the form of enlargement and cannot be cultured. So it is very vulnerable for fishermen to make excessive fishing effort on the glass eelphase. This condition made the government make a policy of limited protection of eel with the Ministerial Decree, Kepmen KP No. 80/KepmenKP/2020. The purpose of this study is to identify the implementation of the Kepmen No. 80/Kepmen-KP/2020, to identify the knowledge of fishers, collectors, and eel rearing units towards the policy, and to identify the perceptions of fishers in the Cimandiri River on the glass eelresources. The method used in this study is normative juridical which focuses on Ministerial Decree Number 80/Kepmen-KP/2020..The results of the study show that the implementation of the Ministerial Decree No. 80/Kepmen-KP/2020 has not been effectively implemented by fishers and collectors. All fishers are not aware of the policy, while 88% of collectors and enlargement all fishers units are aware of it. As many as 60% of fishers stated that there was a change in the decline in glass eeland 67% stated that glass eelresources would not over fishing because fishers did not catch adult (mature) eels. The government needs to increase the internalization and education regarding the importance of preserving eel in nature to stakeholders in Cimandiri River.
Hak Ulayat Laut di Era Otonomi Daerah sebagai Solusi Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan: Kasus Awig-awig di Lombok Barat Solihin, Akhmad; Satria, Arif
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 1 No. 1 (2007): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.631 KB) | DOI: 10.22500/sodality.v1i1.5937

Abstract

Kebijakan pembangunan perikanan Indonesia di masa lalu banyak mengalami kegagalan, hal ini dikarenakan doktrin common property, sentralistik dan anti pluralisme hukum. Akibatnya, kebijakan seperti ini telah menciptakan permasalahan yang kompleks di masyarakat pesisir, seperti kerusakan ekologi pesisir dan laut, kemiskinan nelayan, konflik dan lain sebagainya.  Sementara itu, kehadiran Undang-Undang (UU) No 22/1999 dan UU 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah yang membuka akses dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya perikanan lebih luas telah menciptakan pembangunan kelautan dan perikanan berkelanjutan. Rekonstruksi peran hak ulayat laut yang ada di masyarakat Lombok Barat bagian Utara, seperti upacara adat sawen merupakan cikal bakal dari ketetapan bersama secara tertulis dalam mengelola sumberdaya perikanan, yaitu Awig-awig. Terbentuknya aturan ini dipengaruhi oleh faktor utama, yaitu konflik. Adapun konflik tersebut disebabkan oleh kondisi ekologi, demografi, lingkungan politik legal, proses distribusi pasar, mata pencaharian dan perubahan teknologi. Sedangkan, proses pembentukannya adalah melalui tahapan informal hingga formal. Sementara dalam tahap revitalisasi awig-awig mempunyai beberapa aturan, yaitu : (1) wilayah tangkapan sejauh 3 mil dari daratan hanya diperuntukan nelayan yang menggunakan alat tangkap tradisional (alat tangkap skala kecil); (2) unit sosial pemegang hak bersifat individual (terbuka); (3) sumber legalitasnya adalah dari upacara adat sawen dan kesadaran masyarakat akan kerusakan sumberdaya perikanan oleh aktivitas pengeboman dan pemotasan; dan (4) pelaksanaan awig-awig ditegakkan secara tegas oleh Lembaga Musyawarah Nelayan Lombok Utara (LMNLU) yang mempunyai sanksi, pertama denda meteri maksimal Rp 10.000.000,00; kedua pembakaran alat tangkap dan ketiga pemukulan massa namun tidak sampai mati. Pemberlakuan awig-awig sangat efektif dalam pengelolaan sumberdaya perikanan di Lombok Barat bagian Utara, hal ini tercermin dari kian menurunnya kegiatan nelayan yang destruktif, seperti penggunaan bom, dinamit, potasium dan alat-alat yang merusak lainnya.
Kepuasan Wisatawan: Studi Kasus pada Wisatawan Olahraga Panjat Tebing Jalur Via Ferrata Dipengaruhi oleh Kompetensi Guide Zatnika, Agi Juniadi; Supriadi, Dedi; Solihin, Akhmad Olih
Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment) Vol. 7 No. 02 (2024): Jurnal Sport Physical Education and Empowerment
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi guide terhadap kepuasan wisatawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey eksplanatori dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu wisatawan olahraga panjat tebing jalur via ferrata sebanyak 100 responden dan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan indikator pengukuran kepuasan wisatawan yaitu kualitas produk, kualitas pelayanan, faktor emosional, harga dan kemudahan, sedangkan kompetensi guide mengacu pada concern for order, initiative, impact and influence serta information seeking. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum i) tingkat kepuasan wisatawan dan kompetensi guide berada pada kategori sedang. ii) kompetensi guide berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan wisatawan. Dapat disimpulkan bahwa kompetensi guide memiliki pengaruh positif terhadap tingkat kepuasan wisatawan pada aktivitas panjat tebing jalur Via Ferrata. Kata kunci: Kepuasan Wisatawan, Kompetensi Guide.
Urgensi Penyusunan Kerangka Hukum Pelaksanaan Other Effective Area-Based Conservation Measures (OECM) di Perairan Indonesia Solihin, Akhmad; Hari Kushardanto; Ray Chandra Purnama
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 6 No 4 (2024): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0604.1121-1125

Abstract

Ancaman kelangkaan ikan global menyoroti pentingnya konservasi untuk mencapai perikanan berkelanjutan. Other Effective Area-Based Conservation Measures (OECM) menjadi alternatif inovatif di luar kawasan konservasi resmi, mendukung target konservasi laut Indonesia sebesar 30% pada 2045. OECM mengelola wilayah dengan batas jelas untuk melestarikan keanekaragaman hayati melalui pendekatan jangka panjang, namun implementasinya terkendala regulasi yang belum memadai, ketidakpastian hukum, dan pengakuan hak masyarakat pesisir yang beragam. Penetapan OECM dapat melibatkan berbagai pihak, seperti desa, masyarakat adat, swasta, dan militer, dengan pengelolaan yang kolaboratif dan inklusif. Untuk efektivitasnya, diperlukan kerangka hukum yang kuat guna menghindari tumpang tindih kewenangan dan memastikan sinergi lintas sektoral. Dengan regulasi yang mendukung, OECM dapat memperluas konservasi laut Indonesia, meningkatkan keberlanjutan ekosistem, dan memberikan manfaat sosial-ekonomi bagi masyarakat.
Urgensi Dana Konservasi Desa Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Solihin, Akhmad; Hari Kushardanto; Ray Chandra Purnama; Agus Tri Yulianto
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 7 No 1 (2025): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0701.1183-1186

Abstract

Masyarakat pesisir sangat bergantung pada ekosistem pesisir dan laut untuk mata pencaharian mereka, tetapi menghadapi ancaman besar akibat eksploitasi sumber daya, pencemaran, dan perubahan iklim. Dalam rangka mengatasi ancaman kerusakan lingkungan, beberapa desa pesisir melakukan pengaturan berbasikan masyarakat, namun dihadapkan pada keterbatasan dana. Ironisnya, hingga perubahan kedua Undang-Undang Desa pada 2024, pendanaan konservasi masih hanya dialokasikan untuk desa berbasis daratan dan kehutanan, sementara desa pesisir dan pulau-pulau kecil belum mendapatkan akses dana yang setara. Padahal, desa pesisir menghadapi tantangan konservasi yang lebih kompleks, terutama karena sifat perairan laut yang terbuka, sehingga risiko eksploitasi ilegal lebih tinggi. Tanpa dukungan finansial, masyarakat pesisir kesulitan menjalankan program perlindungan ekosistem pesisir. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih inklusif yang memasukkan desa pesisir dalam skema dana konservasi atau dana rehabilitasi, serta insentif bagi desa yang telah menerapkan konservasi berbasis masyarakat.
Program Istruktur Kebugaran Jasmani Dedi Supriadi; Akhmad Olih Solihin; Bangbang Syamsudar; Henry Asmara; Sony Hasmarita; Awan Suryawana
QUADHELIX (Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Prodi Magister Penjas Vol. 1 No. 1 (2024): QUADHELIX : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/quadhelix.v1i1.1

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat yang berjudul "Program Instruktur Kebugaran Jasmani" bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi instruktur kebugaran jasmani dalam mengelola program latihan yang efektif dan aman bagi masyarakat. Metode yang digunakan dalam program ini adalah pelatihan intensif yang melibatkan sesi teori dan praktik. Pelatihan difokuskan pada aspek-aspek penting seperti teknik dasar kebugaran, pengetahuan anatomi dan fisiologi, serta kemampuan dalam merancang program latihan individual. Populasi yang menjadi target program ini adalah instruktur kebugaran yang berdomisili di kab soreang. Dari populasi tersebut, dipilih sampel sebanyak 30 instruktur kebugaran melalui metode purposive sampling, untuk memastikan partisipasi dari instruktur yang memiliki motivasi tinggi untuk meningkatkan kompetensi mereka. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kuesioner untuk mengukur pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan, serta lembar observasi untuk menilai keterampilan praktis selama sesi latihan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan para instruktur kebugaran setelah mengikuti program pelatihan. Kuesioner post-test menunjukkan peningkatan skor rata-rata sebesar 25% dibandingkan dengan pre-test. Selain itu, observasi selama sesi praktik menunjukkan peningkatan dalam penerapan teknik yang benar dan efisiensi dalam merancang program latihan. Dengan demikian, program ini berhasil mencapai tujuannya dalam meningkatkan kompetensi instruktur kebugaran jasmani, yang diharapkan dapat berdampak positif pada kualitas layanan kebugaran di masyarakat.
Aktivitas Fisik Dalam Kurikulum PJOK Akhmad Olih Solihin; Dedi Supriadi; Bangbang Syamsudar; Henry Asmara; Sony Hasmarita; Deden Gugi
QUADHELIX (Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Prodi Magister Penjas Vol. 1 No. 1 (2024): QUADHELIX : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/quadhelix.v1i1.3

Abstract

Tujuan untuk mengevaluasi implementasi aktivitas fisik dalam Kurikulum Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah-sekolah di Kota Cimahi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengidentifikasi tingkat keterlibatan siswa dalam aktivitas fisik selama pembelajaran PJOK dan dampaknya terhadap kesehatan dan kebugaran mereka. Metode Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Survei dilakukan untuk mengumpulkan data mengenai frekuensi dan intensitas aktivitas fisik yang dilakukan siswa selama pembelajaran PJOK. Populasi dan Sampel: Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 7 hingga 9 di sekolah menengah di Kota Cimahi, dengan sampel yang diambil secara acak sebanyak 150 siswa. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang dirancang untuk mengukur tingkat keterlibatan siswa dalam aktivitas fisik, frekuensi latihan, dan persepsi mereka terhadap pembelajaran PJOK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75% siswa terlibat dalam aktivitas fisik dengan intensitas sedang hingga tinggi selama pembelajaran PJOK, sementara 25% siswa memiliki keterlibatan yang rendah. Selain itu, 85% siswa melaporkan bahwa aktivitas fisik dalam kurikulum PJOK berkontribusi positif terhadap kesehatan dan kebugaran mereka. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa aktivitas fisik yang diterapkan dalam kurikulum PJOK di Kota Cimahi memiliki dampak positif terhadap kesehatan dan kebugaran siswa. Namun, ada kebutuhan untuk meningkatkan keterlibatan siswa yang memiliki tingkat aktivitas fisik rendah melalui pendekatan yang lebih menarik dan interaktif.
Co-Authors . Darmawan . Zairion Achmad Tan'im Makky Gemilang Adinda Rachmawati Agi Ginanjar Agus Santosa Agus Santosa Agus Tri Yulianto Ahmad Mustofa Ahmadi, Nurdin Ahyar, Muhamad Akhmad Sobarna Ali Budiman Andy Supriady Ari Purbayanto Arif Satria Ario Damar Ary Wahyono Asep Gunawan Asmara, Henry Astrid Wijayanti Awan Suryawana Baskoro Pakusadewo Beni Beni Benny Osta Nababan Budhi Hascaryo Iskandar Budiman, Ali Bunga Mega Aprilia Cecep Cecep, Cecep Dahri Iskandar Daisy Rahma Rizal Damayanti, Palupi Darmawan Darmawan Darmawan Deden Gugi Dedi Kurnia Dedi Soedharma Dedi Supriadi Dedi Supriadi Dena Widyawan Desyana, Cut Diki Eko Sri Wiyono Erida, Megia Ernani Lubis Erwiantono Fahreza, Wildan Rifyal Fariz Maulana Fis Purwangka Gita Febria Friskawati Hadyansah , Diky Hari Kushardanto Hendya Alif Junanda Henry Asmara Heru Sulistiadinata Iin Solikhin Julia Eka Astarini Kartika Dewi Kartika Dewi Kuncoro, Hendhi Sugrito Kurnia, Dedi Kushardanto, Hari Linggi Andiri Luky Adrianto Maruli, Sampe Mashury Imron Mira Mira Mohammad Fedi Alfiadi Sondita Muchamad Ishak Mulyadi, Agus Mustaruddin Natalia, Jane Elizabeth Nisa, Roisatun Nur Hakim, Muhammad Reza Nuranisah, Reghina Yasmine Nyoman Darma Adi Purnama, Ray Chandra Rama Adha Septiana Ray Chandra Purnama Retno Muninggar Rifan Setiawan Rika Ursula Rizal, Rony M Rohendi, Aep Rony Mohamad Rizal Septiana, Rama Adha Setiawan, Agam Siti Komariah Sitimarwah Ibrahim, Nawan Sondita, M. Fedi Alfiadi Sondita, Muhammad F.A. sony Hasmarita Sriningsih Sulton Ahmad Sumbara Hambali Supriady, Andi SYAMSUDAR, BANGBANG Syobar, Khaerul Tajerin Tajerin Thomas Nugroho Vicki Ahmad Karisman Wahju, Ronny Irawan Wazir Mawardi Yakin, Rizki Khoirul Yopi Meirizal Yopi Novita Yusli Wardiatno Zatnika, Agi Juniadi Zulkarnain