p-Index From 2021 - 2026
7.288
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Al-Lisan Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Sosioteknologi Mozaik Humaniora English Review: Journal of English Education Kajian Linguistik dan Sastra LOKABASA OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Al-Bayan: Jurnal Studi Al-Qur´an dan Tafsir Sintesis Arabi : Journal of Arabic Studies RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya JAPANEDU: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Jepang al-Afkar, Journal For Islamic Studies ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Kandai Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa Logat: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran Jurnal Perspektif Metahumaniora Prosiding Konfererensi Nasional Bahasa Arab Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Janaru Saja : Jurnal Program Studi Sastra Jepang Lisan An Nathiq : Jurnal Bahasa dan Pendidikan Bahasa Arab LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Anaphora: Journal of Language. Literary and Cultural Studies Ta'lim al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Kulturistik : Jurnal Bahasa dan Budaya Jurnal Abdimas Sangkabira Al-Ibda: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Indonesian Collaboration Journal of Community Services (ICJCS) Al-Lisan: Jurnal Bahasa Uktub: Journal of Arabic Studies English Journal Literacy Utama Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Jurnal Kata : Penelitian tentang ilmu bahasa dan sastra Indonesian Research Journal on Education Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) LINGTERSA: Jurnal Linguistik, Terjemahan, Sastra Al-Mau'izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam Journal of Linguistic Phenomena Kajian Linguistik dan Sastra
Claim Missing Document
Check
Articles

KONSEPTUALISASI SIFAT DAN PERBUATAN DALAM METAFORA BERUNSUR TUBUH “TANGAN” PADA ALQURAN (Trait and Action Conceptualization in Metaphor of “Hand” at The Koran) Regi Fajar Subhan; Tajudin Nur; Tubagus Chaeru Nugraha
Kandai Vol 15, No 1 (2019): KANDAI
Publisher : Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.221 KB) | DOI: 10.26499/jk.v15i1.1287

Abstract

Makalah ini mendeskripsikan konseptualisasi sifat dan perbuatan yang terbentuk dari metafora di dalam Alquran. Pesan pada ayat Alquran tidak hanya dinyatakan secara eksplisit, tetapi ada juga yang dinyatakan secara implisit dengan menggunakan bahasa kiasan. Ayat-ayat dalam Alquran juga banyak mengimplisitkan konsep sifat dan perbuatan melalui metafora-metafora berunsur anggota tubuh yang salah satunya adalah tangan. Data disajikan secara deskriptif dengan pendekatan analisis semantik kognitif. Analisis tersebutdigunakan untuk melihat hubungan antara sistem konseptual dan struktur semantik yang terkandung dalam bahasa. Sumber data metafora berasal dari kitab suci Alquran. Setelah dilakukan analisis terhadap data, dapat disimpulkan bahwa konseptualisasi sifat terbentuk berdasarkan data metafora dengan ranah sasaran antara lain: sifat kikir, sifat pengasih, sifat benci, dan sifat berlebihan. Sedangkan konseptualisasi perbuatan terbentuk berdasarkan data metafora dengan ranah sasarannya antara lain: tindakan pemalsuan, tindakan maksiat, tindakan menyerang, tindakan menyentuh, dan tindakan pertanggungjawaban.(This paper describes the conceptualization of trait and action which formed by metaphors in the Koran. The messages in the Koranic verses are not only explicitly stated, but also those are implicitly stated using figurative language. The Koran also implicite many concepts of trait and action by metaphors with body elements, one of which is the hand. Data was analyzed by using cognitive semantics analysis. That approach was used to describe the relationship between conceptual systems and semantics structure contained in language. Source data is obtained from the Holy Koran. The conclusion is the conceptualization of trait is formed based on metaphorical data with the target domain, among others: miserly, giver, hate, and excessive. While the conceptualization of action is formed based on metaphorical data with the target domain, among others: forgery, immorality, assault, touch, and responsibility.)
INFLEKSI DAN DERIVASI DALAM BAHASA ARAB:ANALISIS MORFOLOGI (INFLECTION AND DERIVATION IN ARABIC:MORPHOLOGICAL ANALYSIS) Tajudin Nur
Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa Vol 16, No 2 (2018): Metalingua Edisi Desember 2018
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.328 KB) | DOI: 10.26499/metalingua.v16i2.280

Abstract

This paper discusses word formation in Arabic through inlectional and derivational processes. Inlection is a morphological process of afixation that creates different forms of the word without changing the word category. Derivation is a morphological process which changes the form of the word and also changes the word category. The method used in this study is a descriptive method with a synchronic time range. In other words, the inlectional and derivational word formation processes will be described as they are. The data were taken from an Arabic textbook for nonarabic students called “Al-Arabiyyah Bayna Yadayk” (2007). The result shows that the inlection process in the formation of Arabic words is intended to mark the grammatical concepts of tenses, mood, diathesis, transitive, gender, and number in verb category, meanwhile in other categories such as noun, adjective, and particle, inlection is intended to mark the grammatical concepts of gender, number, and case. The derivational word formation process in Arabic is conducted in two ways, namely (1) internal changes and (2) afixations. Internal changes in the derivational process were carried out by changing the basic form into certain patterns through horizontal conjugation techniques (tashrif istilahy), namely by changing internal stem vowels, while afixations in the derivation process are conducted by adding afixes to the basic form, such as preixes or conixes. The derivation process in Arabic is intended to form derivation of nouns from verbs, verbs from nouns, and verbs from adjectives.  AbstrakMakalah ini membahas pembentukan kata dalam bahasa Arab melalui proses inleksi dan derivasi. Inleksi adalah proses morfologis berupa aiksasi yang mengubah bentuk kata tanpa mengubah kelas katanya. Derivasi adalah proses morfologis yang menyebabkan pembentukan kata baru yang berbeda kelas kata dasarnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan jangkauan waktu bersifat sinkronis. Artinya, inleksi dan derivasi sebagai proses pembentukan kata dideskripsikan seperti apa adanya. Data diambil dari buku pelajaran bahasa Arab untuk nonarab berjudul Al-Arabiyyah Bayna Yadayk (2007). Temuan menunjukkan bahwa proses inleksi dalam pembentukan kata bahasa Arab dimaksudkan untuk menandai konsep gramatikal kekalaan, kemodusan, kediatesisan, ketransitifan, kegenderan, dan jumlah pada kelas kata verba, sedangkan pada kelas kata selainverba, seperti nomina, adjektiva, dan partikel, inleksi dimaksudkan untuk menandai konsep gramatikal gender, jumlah, dan kasus. Sementara itu, pembentukan kata melalui proses derivasi dalam bahasa Arab dilakukan dengan dua cara, yaitu (1) perubahan internal dan (2) aiksasi. Perubahan internal dalam proses derivasi dilakukan dengan mengubah bentuk dasar ke dalam pola-pola tertentu melalui teknik konjugasi horizontal (tashrif istilahy), yaitu dengan cara mengubah vokalvokal internal stem, sedangkan aiksasi dalam proses derivasi dilakukan dengan penambahan aiks pada bentuk dasar, seperti preiks atau koniks. Adapun proses derivasi dalam bahasa Arab dimaksudkan untuk membentuk nomina deverba, verba denomina, dan verba deadjektiva.
KONSEPTUALISASI METAFORA PADA LAGU COLDPLAY DALAM ALBUM “A HEAD FULL OF DREAMS”: KAJIAN SEMANTIK KOGNITIF (METAPHORICAL CONCEPTUALIZATION IN COLDPLAY ALBUM OF A HEAD FULL OF DREAMS: A COGNITIVE SEMANTICS STUDY) Anggie Restiani; Tajudin Nur
Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa Vol 17, No 1 (2019): Metalingua Edisi Juni 2019
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.951 KB) | DOI: 10.26499/metalingua.v17i1.223

Abstract

The article about metaphor is carried out using qualitative method. The data were taken from the internet on Coldplay’s lyrics from the album “A Head Full of Dreams”. Theories used in the study is on the metaphor, conceptual metaphor, types and forms of metaphors, and image schemas. It aims to find the types and image schemas of the metaphors on the data. The result shows that based on Lakoff and Johnson’s theory on metaphors there are 18 structural metaphors, 17 orientational metaphors, and 14 ontological metaphors. Based on Saeed’s theory of image schemas there are 12 image schemas of space, 8 image schemas of journey, and 6 image schemas of strength, while based on Cruse and Croft’s theory there are 11 image schemas of identity. From 12 song lyrics on the album, there are only 9 of them that contain metaphors.AbstrakPenelitian konspetualisasi metafora ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Data penelitian diambil dari lirik lagu Coldplay dalam album “A Head Full of Dreams” dari situs internet. Teori yang digunakan adalah metafora, konseptualisasi metafora, bentuk dan jenis metafora, dan skema citra. Masalah yang dibahas adalah jenis metafora dan skema citra yang terdapat pada data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan teori Lakoff dan Johnson tentang jenis-jenis metafora, ditemukan 18 metafora struktural, 17 metafora orientasional, dan 14 metafora ontologis. Berdasarkan hasil identifikasi skema citra dengan menggunakan teori Saeed, dalam data ditemukan 12 skema citra ruang, 8 skema citra perjalanan, dan 6 skema citra kekuatan, sedangkan berdasarkan skema citra menurut Cruse dan Croft terdapat 11 skema citra identitas. Dari 12 lagu yang terdapat dalam album “A Head Full of Dreams”, hanya ada 9 lagu yang mengandung unsur metafora.
KONSEPTUALISASI METAFORA DALAM RUBRIK OPINI KOMPAS: KAJIAN SEMANTIK KOGNITIF Baiq Haula; Tajudin Nur
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.978 KB) | DOI: 10.26858/retorika.v12i1.7375

Abstract

Conceptualization of Metaphors in the 2018 Kompas Opinion Rubric: Cognitive Semantic Studies. This study aims to reveal the types of conceptual metaphors in Kompas opinion writing in 2018. This type of research includes qualitative research that is descriptive analysis. The method used in this study is the Agih method with advanced techniques for Direct Elements. The results showed that the ontology metaphor was dominantly found in writing opinion rubrics compared to structural and orientational metaphors. The author of opinion transfers more of the construction of his abstract ideas into objects that have physical properties. The characteristic of metaphor found that metaphor is associated with nature, such as shipwreck, collapse, storm sweeping, farming, and blowing. Image schemes depicted from the concepts of dominant metaphors represent the concept of existence. 
The Impact of Face Threatening Acts on Hearer (The Wife) Face in A Household Conflict: A Pragmatic Study Sutiadi Rahmansyah; Tajudin Nur; Davidescu Cristiana Victoria Marta; Lia Maulia Indrayani
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 3 No. 1 (2020): MARCH
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.843 KB) | DOI: 10.34050/els-jish.v3i1.9427

Abstract

Conflict is a problem that is often faced in daily life, including husband and wife. Conflict in the household can lead to positive and negative things such as a divorce or violence in a household. The problem of conflict is closely related to the threat of “face” or a person self-esteem. The purpose of this article is to study the impact of face experienced by hearer (wife) in a household conflict that is particularly occurred on wife after her husband performs Face Threatening Acts. The method used in this research was qualitative, descriptive methods, i.e. it gives descriptive result about the impact of Face Threatening Acts usage and strategies in a household conflict obtained from several popular psychology books. The results showed that in general the impact of FTA used by a husband against his wife in the household conflict caused face loss on behalf of his wife (the loss of self-esteem). This happened because her feelings were more dominant and she generally avoided a conflict that could trigger further disputes with her husband to maintain her household.
Politeness Strategy in Commissive Speech Acts Devi Mulatsih Mudiharjo; Tajudin Nur; Lia Maulia Indrayani; Nani Darmayanti
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 4 No. 2 (2021): JUNE
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/elsjish.v4i2.11823

Abstract

Understanding comissive speech acts is important in oral or written communication because humans are often facing problems in communicating using language. So, someone can take action under the meaning, intention, and purpose of their utterance.  In every speech act, not only the context, but also the utterance cannot be separated from the use of verbal utterance. This study specifically aims to describe and explain about politeness in commissive speech acts in a variety of speech situations. The research method used is the descriptive analysis method. The data in this study are the form of utterances contain in the conversation of film. The results of this study are founds 4 (four) types of commissive speech acts, they are: promise, swear, pledge (berniat), and vow (bernadar). While the politeness strategies in commissive speech acts include: (i) Cost-Benefit Scale found in promise, (ii) Optionally Scale in swear and pledge, (iii) Indirectness Scale found in promise, swear, and vow, (iv) Authority Scale found in swear that, (v) Social Distance Scale found in pledge.
KONSEPTUALISASI METAFORA DALAM AL-QUR’AN JUZ 30: KAJIAN SEMANTIK KOGNITIF (THE CONCEPTUALIZATION OF METAPHOR IN THE QURAN JUZ 30: A COGNITIVE SEMANTICS STUDY) Rifa Rafkahanun; Tajudin Nur; Wagiati Wagiati
Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa Vol 20, No 1 (2022): METALINGUA EDISI JUNI 2022
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/metalingua.v20i1.651

Abstract

Penelitian ini berjudul “Konseptualisasi Metafora dalam Al-Qur’an Juz 30: Kajian Semantik Kognitif”. Pembahasannya diorientasikan pada kajian semantik kognitif dengan tujuan mendeskripsikan makna konseptual, jenis metafora dan skema citra yang terdapat pada Al-Qur’an Juz 30. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Adapun teori yang diacu adalah semantik kognitif, berkaitan dengan jenis-jenis metafora menurut Lakoff dan Johnson serta teori mengenai skema citra menurut Croft dan Cruse. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam Al-Qur’an Juz 30 ditemukan 35 data metafora yang terbagi kepada 3 jenis metafora, yaitu 15 data metafora struktural, 10 data metafora orientasional dan 10 data metafora ontologis. Dari ketiga tipe metafora tersebut, terdapat 25 makna konseptual dan 6 macam skema citra, yaitu 9 data skema citra ruang (space), 1 data skema citra skala (scale), 7 data skema citra wadah (container), 6 data skema citra kekuatan (force), 4 data skema citra bagian/keseluruhan (unity/multiplicity) dan 8 data skema citra keberadaan (existence).
UNGKAPAN METAFORIS TEKS TERJEMAHAN AL-QUR’AN BAHASA SUNDA SURAT AL-BAQARAH: ANALISIS SEMANTIK KOGNITIF Shifa Nur Zakiyah; Tajudin Nur
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 11 No 1 (2021): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v11i1.3512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ungkapan metafora yang ada dalam Al-Qur’an terjemah bahasa Sunda dengan pembahasan dikhususkan pada jenis-jenis metafora dan skema citra yang ada dalam surat Al-Baqarah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif serta proses analisis menggunakan kajian semantik kognitif. Teori yang digunakan untuk menganalisis data adalah teori semantik kognitif mengenai jenis-jenis metafora menurut Lakoff dan Johnson (2013) serta teori mengenai skema citra menurut Cruse dan Croft (2004). ). Hasil dari penelitian ini ditemukan 15 data ungkapan metafora dalam terjemah Al-Qur’an berbahasa Sunda surat Al-Baqarah yang terbagi menjadi tiga jenis metafora konseptual, yaitu (1) metafora struktural, (2) metafora orientasional, dan (3) metafora ontologi. Sedangkan skema citra yang ditemukan dalam penelitian ini sebanyak 5 macam data diantaranya, 1 data skema citra identitas (identity), 1 data skema citra kekuatan (force), 1 data skema citra wadah (container), 3 data skema citra eksistensi (excistence) dan 3 data skema citra kesatuan (unity). Kata Kunci: metafora, semantic kognitif, Al-Qur’an, Al-Baqarah, Sunda
Metafora Konseptual dalam Konferensi Pers Program Kerja Gubernur Tokyo Yuriko Koike di Televisi Mellati Riandi Putri; Tajudin Nur
Janaru Saja: Jurnal Program Studi Sastra Jepang (Edisi Elektronik) Vol 10 No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v10i1.4325

Abstract

Abstract The purpose of this research is to determine the conceptual metaphor from Tokyo governor Yuriko Koike’s press conference on television through cognitive semantic analysis. The method used in this research is the descriptive qualitative method. The data for this research were derived from a press conference from Yuriko Koike who was re-elected for the second time as Tokyo governor and classified based on conceptual metaphor theory from Lakoff and Johnson. As the result, there are 15 data of structural metaphor, 3 data of orientational metaphor, and 5 data of ontology metaphor. The conceptual meanings found in this research are related to the government such as economy, government system, work plans, and government priorities. There also found some conceptual meanings related to disease and fight. Keywords: conceptual metaphor, cognitive semantic, utterance Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metafora konseptual dalam konferensi pers program kerja gubernur Tokyo, Yuriko Koike di televisi dengan analisis semantik kognitif. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini diperoleh dari konferensi pers pemaparan program kerja yang disampaikan oleh gubernur Tokyo, Yoriko Koike yang kembali terpilih untuk kedua kalinya. Data kemudian dianalisis dan digolongkan berdasarkan jenis metafora konseptualnya berdasarkan teori oleh Lakoff dan Johnson. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan lima belas data metafora struktural, tiga data metafora orientasional, dan lima data metafora struktural. Makna konseptual yang ditemukan berkaitan dengan pemerintahan seperti perekonomian, sistem pemerintahan, program kerja, dan prioritas pemerintah. Selain itu juga ditemukan makna konseptual penyakit dan pertarungan. Kata kunci: metafora konseptual, semantik kognitif, tuturan
METAFORA KONSEPTUAL DALAM RUBRIK TEKNOLOGI KORAN ELEKTRONIK KOMPAS Fathiyyah Sekar Widiasri; Tajudin Nur
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.094 KB) | DOI: 10.23917/kls.v5i2.11057

Abstract

This article employs a cognitive semantic analysis with the aim to describe the types of metaphors and conceptual meanings based on conceptual metaphor theory by Lakoff and Johnson (1980), and image schemes based on image scheme theory by Cruse and Croft (2004) on the electronic newspaper Kompas. Data source in this research are taken from the technology rubric of the electronic newspaper Kompas on the March 2020 edition. We use descriptive qualitative method to conduct the reseach. The result shows that there are 16 data found of conceptual metaphor, there are nine data of structural metaphor with the conceptual meaning of enemy, leader, and human; four data of orientational metaphor with the concept of meaning of space and quality, and three data of ontological metaphor with the concept of meaning of money and fame. For the image scheme, there are four types that are found, 5 data of force scheme, 6 data of existence scheme, 1 data of container scheme, and 4 data of space scheme. Keywords: Conceptual metaphor, cognitive semantic, technology rubric of Kompas.com
Co-Authors Abdul Kosim, Abdul Abdul Malik, M. Zulfi abdul Qasim Afina Naufalia Afni Apriliyanti Devita Agus Nero Sofyan Agus Nero Sofyan, Agus Nero Agus Suherman Suryadimulya Ajat Rukajat Albukhori, Salman Alfain Hadid Bagaskara Alleanena Asy Syura Alsalim, Satrio Wibowo Anggie Restiani Astuti, Dewi Wahyuning Asyafa Umayah Rubawan Al-Qosam Aulia, Zakia Nurfitri Azaina Farah Sabrina Badi'ah, Baiq Arriyadul Baiq Haula Baiq Haula Cece Sobarna Davidescu Christiana Victoria Martha Davidescu Cristiana Delfariyadi, Fahri Desimal, Iwan Devi Mulatsih Devi Mulatsih Dian Indira Didin Hafidhuddin MS Eka Kurnia Ekaning Krisnawati Eriesta, Nita Fahmy Lukman Fahri Delfariyadi Faradhiba Salsabila Fathiyyah Sekar Widiasri Fathurrohim, Ilham Hanif Fatkhullah, Faiz Karim Fauziah , Adinda Nur FIKRIYAH, ZAKIYATUL Hanifa, Humaira Qisthi Henti Putri Intan Hinggil Permana I. Syarief Hidayat Ida Zuraida Supri, Ida Zuraida Ilham Munandar Jannah, Husnul Jasmine Nadira Awwali Kasja Eki Waluyo Larhzizer, Fouad Lia Amelia Nurkhazanah Lia Maulia Indrayani Malik, Muhammad Zulfi Abdul Mellati Riandi Putri Mustaqim, Ilham Hijrah Nadiya Khairunnisa Nani Darmayanti Nani Sunarni Nany Ismail Ni Gusti Ayu Dhyana Widyadewi Nisa*, Siti Nuraini Wahidatun Noer, Achmed Badrul Lail Nova Azzahra Nugraha, Tb. Chaeru Nurina Dyah Putrisari Nurul 'Afifah Ooh Hodijah pengelola, pengelola Pirmansyah Pirmansyah Puteri, Ariani Dwi Putri, Laily Adha Intan R. Agus Suherman Suryadimulya Regi Fajar Subhan Rezkia Zanianti, Mifa Rifa Rafkahanun Rosaria Mita Amalia Rustiman, Uus Shifa Nur Zakiyah Sutiadi Rahmansyah Sutiono Mahdi T. Fuad Wahab Trian Ramadhan Nuryadin Tryta Dessiliona Tubagus Chaeru Nugraha Ulfatun Faddiah Umi Kulsum Undang Ahmad Darsa Vina Mellyana Wagiati Wagiati Wahab, T. Fuad Wahya Wahya Waluyo, Kasja Eki Widiasri, Fathiyyah Sekar Yani, Muh. Yayat Herdiana Yuliawati, Susi Zihny, Muhammad Haekal