Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA MELALUI MODEL TWO STAY TWO STRAY DENGAN PUZZLE Saputri, Atip Nurharini, Sutji Wardhayani, Arum Anggi Prana
Joyful Learning Journal Vol 4 No 2 (2015): Joyful Learning Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v4i2.7493

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran IPA melalui model Two Stay Two stray dengan Media Puzzle. Rancangan penelitian ini adalah Penelitian Tindak Kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dengan observasi, catatan lapangan, angket respon siswa dan tes. Data dianalisis mengggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) keterampilan guru pada siklus pertama memperoleh skor 20, pada siklus kedua memperoleh skor 28, dan siklus ketiga memperoleh skor 33; (2) Aktivitas siswa pada siklus pertama memperoleh skor 22, siklus kedua menjadi 28.6, dan siklus ketiga memperoleh skor 34,1; (3) Respon siswa pada siklus 1,2 and 3 meningkat dari 91%, menjadi 93% dan menjadi 100%; (4) Hasil belajar siswa secara klasikal siklus pertama 61%, siklus kedua 82%, dan siklus ketiga 93%, Simpulan dari penelitian ini adalah melalui model two stay two stray dengan media puzzle dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA. This research aims to improve the quality science instructional through two stay two stray model with puzzle. The design of research used classroom action research is conducted in three cycles includes planning, implementation, observation, and reflection. The data collection techniques using observation, field notes, interview, documentation, and test. The data were analyzed using quantitative and qualitative descriptive. The results of research showed that: (1) Teacher skills in first cycle scored 20, in second cycle scored 28, and third cycle scored 33; (2) Students activity in first cycle scored 22, second cycle becomes 28.6, and third cycle scored 34,1; (3) Student’s Respons in first cycle becomes 91%, second and third cycles 2 and 3 becomes 93% and 100%; (4) Classical outcomes completeness in first cycle was 61%, second cycle 82%, and third cycle 93%. Conclusions from of this research is through two stay two stray model with puzzle can improve the quality of science instructional.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA MELALUI MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN AUDIO VISUAL Putra, Atip Nurharini, Maulana Dias
Joyful Learning Journal Vol 4 No 1 (2015): Joyful Learning Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v4i1.8384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA dengan modelTeams Games Tournament berbantuan audio visual siswa kelas IV C SD Islam Al-Madina Semarang. Penelitian ini dilaksanakan tiga siklus. Setiap siklus terdiriperencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah guru dansiswa kelas IV C SD Islam Al-Madina Semarang. Teknik pengumpulan data tes dannon-tes. Teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan:(1) keterampilan guru siklus I skor 30 (sangat baik), siklus II skor 34 (sangat baik),siklus III skor 36 (sangat baik); (2) aktivitas siswa siklus I skor 30,1 (sangat baik), siklusII skor 31,6 (sangat baik), siklus III skor 34,9 (sangat baik); (3) hasil belajar siswa siklusI mencapai ketuntasan klasikal 70%, siklus II 78%, dan siklus III 96%. Simpulanpenelitian menunjukkan bahwa model Teams Games Tournament berbantuan audiovisual dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA kelas IV C SD Islam Al-MadinaSemarang.The purpose of this study is to improve the quaity of IPA (Natural Sciences) learning throughTeams Games Tournament model by using audio visual media for forth C graders of SD islamAl-Madina Semarang. This study used action research method which consisted of three cycleswith four stage, namely: planning, implementing, observation, and reflection. The suject were theforth C graders and the theachers of SD islam Al-Madina Semarang. The collecting data usedtest and nontest technique. The data were analyzed qualitatively and quantitatively. The resultshowed that: (1) the theacer’s skill in the cycle I gained score 30 (very good), 34 in the cycle II(very good), 36 in the cycle III (very good). (2) the average score of student’s activity in the cycle Iwas 30,10 (very good), 31,60 in the cycle II (very good), 34,90 in the cycle III (very good). (3)Then, the classical completeness was 70% in the cycle I, 78 % in the cycle II, 96% in the cycle III.Therefore, it can be concluded that for forth C graders of SD islam Al-Madina Semarang throughteams games tournament model by using audio visual media can improve the quality of IPAlearning for forth C graders of SD islam Al-Madina Semarang.
MEMBANGUN MORALITAS SENI MELALUI PENDIDIKAN (Building Art Morality through Education) Nurharini, Atip
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.321 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v1i1.1672

Abstract

There is contradiction on art creation breaking the pornography act. It  has the impact at existing argumentation on the form of beauty and badness of an art creation. There are some ideas to give nature asmosphere of the contradiction, just like that art is aesthetic scope finding the nature of beauty and badness values, making creation, and expressing its beauty. on the other hand, morality is ethical scope finding the goodness and badness values. Knowledge is epistemology scope examining the truth and wrongness values. Based on some ideas above, the problems of the research were whether there was morality within art, and whether art morality could be build through education, or vise versa, and also whether there was art that was free of any values except its aesthetic values. This writing tried to discuss those problems and give alternative solutions. It also tried to discuss those problems using religion and philosophy approaches. In any religion perspective, each of human beings will be responsible for his/her deeds, including art creation and expression, at least in morality responsibility. However, it is necessary to know that there is morality within art. Keywords: morality, art, education, aesthetics
PEMBELAJARAN LAGU DOLANAN ANAK MELALUI PENDEKATAN APRESIASI SEBAGAI UPAYA PENGENALAN DAN PELESTARIAN ASET BUDAYA DI SEKOLAH DASAR Yanuarita, Sumilah, Eka Titi, Atip Nurharini, Putri
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.158 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v9i2.25409

Abstract

Seni lagu dolanan sebagai aset budaya daerah terdiri dari berbagai ragam lagu anak. Yang dimaksut aset budaya adalah adat kebiasaan, norma-norma, aturan-aturan, ciri khas, kekayaan jenis-jenis lagu, dan musik yang dimiliki oleh bangsa. Fenomena di SDN Tambakaji 03 Semarang ditemukan data bahwa anak-anak kelas 03 kurang mengenal terhadap keanekaragaman lagu daerah, baik lagu daerah Jawa maupun daerah luar Jawa. Di saat anak-anak istirahat jarang sekali di jumpai mereka bermain sambil menyanyikan lagu dolanan. Anak-anak jarang sekali berkerumun dengan suka cita bermain dakon, gobaksodor, bethengan, pasaran, congklak, jamuran, cublak-cublak suweng, bangrahena, soleram, lir-ilir, sluku-sluku bathok, sampai delikan (bersembunyi). Anak-anak juga jarang duduk-duduk bersama dengan menyanyikan lagu dolanan. Kesempatan bernyanyi lagu daerah/lagu dolanan dan bermain menjadi hal yang langka bagi anak-anak, karena memang lagu-lagu tersebut kurang popular di hati dan di telinga anak-anak. Tujuan penelitian yaitu: Mendeskripsikan proses pelaksanaan pedekatan apresiasi dalam kegiatan pembelajaran mengenal dan menyanyikan lagu dolanan anak. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, dan siswa. Jumlah siswa yang dijadikan sampel adalah 20 orang. Teknik pengambilan data dengan: observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian yaitu pelaksanaan pedekatan apresiasi dalam kegiatan pembelajaran mengenal dan menyanyikan lagu dolanan anak dapat berhasil dengan baik yang meliputi 1). Guru membantu siswa untuk menyadari kelemahan dan kekuatannya  dalam belajar, 2). Guru membantu siswa menumbuhkan kepercayaan diri, 3). Guru selalu bersikap terbuka terhadap pendapat siswa tentang lagu dolanan, 4). Guru memahami karakteristik setiap individu dalam kegiatan bernyanyi.
METODE IMAGE STREAMING DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS ARANSEMEN MUSIK Nurharini dan Putri Yanuarita Sutikno, Atip
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.571 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v7i2.9372

Abstract

The Music arrangement has the work done through music performances on stage that doing not only technique but of value artistic. The first observation seen that degree creativity music arrangement subject by PGSD University student are: 1) the low response and appreciation, 2) less motivated, 3). less active for the session answer and question, 4). not self of the learning, 5). ess skill dan creativity of create music arrangement. The purpose of this research were to describe the implementation and creativity music arrangement of PGSD University student through image streaming method. Data collection techniques using observations, documents, field notes, and questionnaire. The results showed that music learning and creativity of PGSD University student using image streaming method has very good improved.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN “WRITING “ BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DI PGSD FIP UNNES Samadhy, Atip Nurharini, Munisah, Umar
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.355 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v8i2.16494

Abstract

Pendidikan di perguruan tinggi harus diselenggarakan secara sistematis guna mencapai tujuan.Hal tersebut berkaitan dengan pembentukan karakter mahasiswa sehingga mampu bersaing, beretika, bermoral, sopan santun dan berinteraksi dengan masyarakat. Proses pembelajaran di perguruan tinggi seharusnya mampu membentuk mahasiswa memiliki kemampuan teknis berkenaan dengan bidang ilmu yang mereka pelajari (hard skills) dan kemampuan non-teknis di luar bidang ilmu yang mereka perlukan di dunia kerja atau kehidupan bermasyarakat (soft skills). Namun, kenyataanya sebagian besar proses dan evaluasi pembelajaran yang dilakukan dosen saat ini masih menekankan pada pencapaian kompetensi hardskills, dan kurang memperhatikan pencapaian kompetensi soft skills. Dalam rangka menyeimbangkan pencapaian hard skills dan soft skills mahasiswa setelah mengikuti proses pembelajaran maka pengembangan suatu model pembelajaran yang memungkinkan dosen dan mahasiswa mencapai kedua jenis skills tersebut sangat diperlukan. Tujuan penelitian yaitu Mengembangkan model pembelajaran writing” berbasis karakter dan menguji keefektifan model pembelajaran writing” berbasis karakter di PGSD FIP UNNES. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan/Research and Development dengan Metode penelitian dan pengembangan yaitu Research and Development (R&D) untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji kefektifan produk tertentu.Produk yang dikembangkan yaitu model pembelajaran writing berbasis pendidikan karakter.Hasil penelitian yaitu: 1). pengembangan model pembelajaran writing berbasis pendidikan karakter di PGSD FIP UNNES berhasil digunakan dalam kegiatan pembelajran writing dengan kriteria sangat berhasil. 2).  Model pembelajaran writing  berbasis pendidikan karakter di PGSD FIP UNNES telah layak di gunakan dalam kegiatan pembelajaran writing.
DEVELOPMENT OF INTERACTIVE MULTIMEDIA FOR JUMPUT BATIK MATERIALS LEARNING CULTURAL ARTS AND CRAFTS Lestari, Puput Puji; Nurharini, Atip
Elementary School Teacher Vol 4, No 2 (2020): Elementary School Teacher
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/est.v4i2.29031

Abstract

The objective of this study was to develop a design and investigate the feasibility of interactive multimedia for batik jumput lesson. The method employed in this study was Research and Development (RD). The research subject was the five graders of SDN Wonolopo 03. The techniques of data analysis employed preliminary data analysis, t-test, and gain test. The result of the study showed that (1) The design of developing interactive multimedia for batik jumput lesson was developed based on the teachers 'and students' needs which indicated that the teachers and students required an interactive multimedia for batik jumput lesson, (2) The result of materials validity obtained 62.85% in the feasible criteria, the result from media experts obtained 80% in the feasible criteria, the result of practitioner validity obtained 95. 5% in the very feasible criteria. (3) The learning outcomes increased by 0.407 for knowledge aspect, and 0.380 for skill aspect, each of which was in the medium criteria. In conclusion, the interactive multimedia with adobe flash for batik jumput materials is feasible and effective to be used in batik jumput lesson for grade 5 SDN Wonolopo 03.
Interactive Read Aloud Strategy in The Optimization of the Children's Fairy Talecomprehension Skills Abbas, Sri Susilaningsih, Atip Nurharini, Nuraeni
Elementary School Teacher Vol 2, No 1 (2018): Elementary School Teacher
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/est.v2i1.14552

Abstract

Research objectives, are: 1). Knowing the comprehension skills of fairy tale after the implementation of the strategy of interactive read aloud, 2) analyzes the changes in the behavior of students after learning of a fairy tale with a strategy of interactive read aloud, 3). Knowing the learning implementation strategy with interactive read aloud in the optimization of the students’ fairy tale comprehension skills.Sampling techniques in the research used random sampling by lot. The number of students who made the sample are 25 students. To obtain data and information relating to a matter which examined various ways is through observation, documentation, field notes and question form. Data analysis techniques used are analysis of Mix Methods qualitative and quantitative techniques.The results of the research are: children know fairy tale skills after the implementation of interactive read aloud strategy, by understanding reading, making predictions, making connections, summarizing, drawing conclusions with successful criteria; 2). Changes in student behavior after learning fairy tale with interactive read aloud strategy with excellent results, 3) .The implementation of learning with interactive read aloud strategy in the optimization of students' fairy tale skills can run very well and maximally.The conclusion of the research is the skill of fairy tale can be formed very well after the implementation of interactive read aloud strategy, the student behavior change can be formed well after the learning of fairy tale with interactive read aloud strategy, and the implementation of learning with interactive read aloud strategy can be done optimally with the teacher improve students' fairy tale skills. A suggestion in the study is that teachers should always introduce a fairy tale to the students to embedded good behavior.Keywords: Skills, understanding, fairy tale, interactive read aloud strategy
STRATEGI INTERACTIVE READ ALOUDS DALAMOPTIMALISASI KETERAMPILAN PEMAHAMAN DONGENG ANAK DI SDN 01 TAWANGMAS SEMARANG Susilaningsih, Sri; Abbas, Nuraeni; Nurharini, Atip
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 35, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v35i1.15093

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui keterampilan pemahaman dogeng setelah adanya penerapan strategi interactive read alouds, menganalisis perubahan tingkah laku siswa setelah pembelajaran dongeng dengan strategi interactive read alouds, mengetahui pelaksanaan pembelajaran dengan strategi interactive read alouds dalam optimalisasi keterampilan pemahaman dongeng siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan random sampling secara undian. Jumlah siswa yang dijadikan sampel adalah 25 siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, catatan lapangan dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis mix methode antara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini antara lain: 1) anak mengetahui keterampilan pemahaman dogeng setelah adanya penerapan strategi interactive read alouds, dengan memahami bacaan, membuat prediksi, membuat koneksi, meringkas, mengambil kesimpulan dengan kriteria berhasil. 2) Perubahan tingkah laku siswa setelah pembelajaran dongeng dengan strategi interactive read aloud dengan hasil sangat baik. 3) Pelaksanaan pembelajaran dengan strategi interactive read alouds dalam optimalisasi keterampilan pemahaman dongeng siswa bisa berjalan dengan sangat baik dan maksimal.
KONSTRUKSI DARI PEMBUATAN INSTRUMEN STATUS GIZI PADA GURU TK DI KELURAHAN KALISEGORO GUNUNGPATI SEMARANG Nurharini, Atip
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 11, No 1 (2013): Juli 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v11i1.10333

Abstract

Status gizi adalah keadaan gizi seseorang, dalam hal ini dapat dideteksi dengan cara antropometri yaitu dengan mengukur ukuran tubuh, misalnya berat badan (BB), tinggi badan (TB), lingkaran lengan atas (LLA). Pada pengabdian kali ini, Tim Pengabdi Universitas Negeri Semarang ingin menindaklanjuti program IbM, yaitu berupa pembinaan pengajar TK dalam memahami status gizi anak balita dengan memberikan pelatihan pengukuran gizi, pembuatan alat pengukur gizi, simulasi, dan tanya jawab. Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah:mengetahui apakah dengan menggunakan Pita LILA sebagai cara efektif untuk mengukur status gizi pada anak TK di Kelurahan Kalisegoro Gunungpati dan mengetahui cara membuat alat pengukur status gizi berupa Pita LILA sebagai alat pengukur gizi anak TK di Kelurahan Kalisegoro Gunungpati. Sasaran pada kegiatan pengabdian ini meliputi guru-guru TK sekelurahan Kalisegoro kecamatan Gunungpati kota Semarang, meliputi : TK Islam Terpadu Sekargading, dan TK Umul Quro dengan jumlah peserta 14 orang. Metode yang digunakan adalah: ceramah, diskusi, workshop, praktek, dan simulasi.