Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pemberian Akupresur Pada Titik Perikardium 6 Terhadap Frekuensi Mual Muntah Ibu Hamil Usia Kehamilan 4-16 Minggu Di PMB Syaflina Fitri Rahmi Fitria; Ermiza; Sriwidya Wati; Nurkhasanah, Siti
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mual muntah menyebabkan penurunan nafsu makan dan perubahan keseimbangan elektrolit yang berakibat pula pada perubahan metabolisme tubuh. Dalam keadaan yang lebih berat, emesis gravidarum dapat berkembang menjadi hyperemesis gravidarum (Lestari et al. 2022). Komplikasi Kebidanan yang terjadi di Provinsi Riau pada tahun 2019 mencapai 34.073 dari 170.336. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau, cakupan ibu hamil yang mengalami hyperemesis gravidarum pada trimester I naik dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian akupresur pada titik perikardium 6 terhadap frekuensi mual muntah ibu hamil usia kehamilan 4 - 16 minggu di Praktik Mandiri Bidan Syaflina Fitri. Jenis penelitian ini Kuantitatif dengan desain penelitian pre-experiment dengan rancangan pendekatan pretest and postest design menggunakan lembar observasi score PUQE. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang datang ke PMB Syaflina Fitri dengan  mual muntah fisiologis pada bulan Oktober – Desember yang berjumlah 30 orang ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 orang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Analisis data yang digunakan univariat dan bivariat. Dari hasil penelitian diketahui rata – rata analisis bivariat diperoleh rata – rata pretest adalah 5,30 dengan standar deviasi 0,865. Sedangkakn rata – rata postest adalah 3,00 dengan standar deviasi 0,649. Hal ini menunjukkan bahwa nilai mean postest lebih kecil daripada nilai mean pretest. Hasil uji Paired Sample T – Test diperoleh nilai p value 0,000 (p< 0,05). Hal ini menunjukkan ada perbedaan yang signifikan rata – rata frekuensi mual muntah sebelum dan sesudah pemberian akupresur titik perikardium 6 pada ibu hamil di PMB Syaflina Fitri.
Pengaruh Pemberian Totok Wajah Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Nifas di Desa Rambah Tengah Hilir Juslinda; Nurkhasanah, Siti
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa nifas adalah periode 6 minggu setelah proses kelahiran Ketika perubahan fisiologis yang cukup besar terjadi karna ibu Kembali ke keadaan sebelum hamil. Perubahan psikologis yang dialami ibu dapat menyebabkan kecemasan. Dapat diatatasi secara non farmakologi, salah satu terapi non farmakologi yaitu totok wajah yang dapat,merangsang hormon endorphin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh totok wajah terhadap tingkat kecemasan ibu nifas di desa rambah Tengah hilir. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan pre-test dan post-test dan post- test one grup. Populasi dalam penelitian ini adalah  ibu nifas yang berada di desa rambah Tengah hilir. Teknik sampel dalam penelitian ini adaah total sampling yaitu sebanyak 20 orang dengan menggunakan skala HARS dan lembar SOP dan diberikan perlakuan berupa tototk wajah. Distribusi rata-rata tingkat kecemasan ibu nifas sebelum dilakukan totok wajah diperoleh rata rata 21.10 sedangkan rata – rata tingkat kecemasan setelah dilakukan totok wajah adalah 9.35. Analisiss data menggunakan uji T-Dependen Hasil uji statistik paried sampel test diperoleh p-value 0,00 > 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antara totok wajah terhadap Tingkat kecemasan ibu nifas di Desa Rambah Tengah Hilir. Dengan demikian dapat disarankan bagi tenanga kesehatan agar mengaplikasikan terapi komplementer totok wajah pada ibu nifas yang mengalami kecemasan.
EFEKTIVITAS PROGRAM INTERVENSI “TEMAN” (TEKNIK EMOSI AMAN) DALAM MENGURANGI PERILAKU AGRESIF PADA ANAK SEKOLAH DASAR Rachmawati, Lucy; Nursadhrina, Ratu Abyanti; Ramadhani, Sabrina Indah Mulya; Faliha, Sahna Ainaya; Nurkhasanah, Siti; Prasetyo, Thasya Nofridayari; Solicha
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 17 No. 2 (2025): JIP: Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: This study aims to evaluate the effectiveness of the TEMAN (Teknik Emosi Aman) intervention program in enhancing emotional understanding and reducing aggressiveness among elementary school students. The study employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The intervention involved 44 fifth-grade students through psychoeducation, group discussions, and role-play activities. Data analysis using the Paired Sample t-test. The pretest and posttest analysis showed a significant increase in emotion regulation ability, from a mean score of 9,50 to 14,70 (p = 0,000). In addition, aggression levels measured using the Buss–Perry Aggression Questionnaire (BPAQ) significantly decreased from 67,64 to 63,86 (p = 0,004). These findings indicate that the TEMAN intervention program is effective in helping students understand emotions, manage conflicts in a healthy manner, and reduce aggressive behavior. Implicitly, this study suggests that structured emotional regulation skills interventions can serve as practical tools for schools to foster a more positive and safe learning environment. The significance of these results lies in the empirical evidence that a brief, skills-based intervention can function as a strong preventive strategy, enabling schools to proactively disrupt early patterns of aggressive behavior and support students’ overall social–emotional well-being. Keywords: Aggressiveness, TEMAN Intervention, emotion regulation, elementary school ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program intervensi TEMAN (Teknik Emosi Aman) dalam meningkatkan pemahaman dan pengelolaan emosi serta menurunkan agresivitas pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan rancangan one-group pre-posttest. Partisipan melibatkan 44 siswa kelas 5 melalui pemberian psikoedukasi, diskusi kelompok, dan roleplay. Analisis data menggunakan Paired Sample t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan pemahaman pengelolaan emosi, dari skor rata-rata 9,50 menjadi 14,70 (p = 0,000). Selain itu, tingkat agresivitas yang diukur menggunakan Buss–Perry Aggression Questionnaire (BPAQ) mengalami penurunan signifikan dari 67,64 menjadi 63,86 (p = 0,004). Temuan ini menunjukkan bahwa program intervensi TEMAN efektif membantu siswa memahami emosi, mengelola konflik secara sehat, dan mengurangi perilaku agresif. Secara implisit, studi ini mengindikasikan bahwa intervensi keterampilan regulasi emosi yang terstruktur dapat menjadi alat praktis bagi sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif dan aman. Signifikansi hasil ini terletak pada bukti empiris bahwa intervensi singkat berbasis keterampilan dapat menjadi strategi preventif yang kuat, memungkinkan sekolah untuk proaktif memutus siklus perilaku agresif sejak dini dan mendukung kesejahteraan sosial-emosional siswa secara menyeluruh. Kata kunci: Agresivitas, intervensi TEMAN, pengelolaan emosi, sekolah dasar
Penerapan Gamifikasi Digital Berbantuan Quizizz dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Wandari, Ayu; Mudrika, Arum; Pratiwi, Windi; Pauziah, Analisa; Nurkhasanah, Siti; Sahilah; Juairiyah
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i1.4036

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar masih sering berlangsung secara konvensional sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar dan keterlibatan siswa. Kondisi ini menuntut penerapan strategi pembelajaran yang inovatif dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pemanfaatan teknologi digital.  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan gamifikasi digital berbantuan Quizizz di kelas IV SDN 131/II SKB Muara Bungo.  Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 35 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa secara signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai dari pra siklus hingga siklus II, serta peningkatan persentase ketuntasan belajar dari 40% menjadi 94%. Keaktifan, antusiasme, dan motivasi belajar siswa juga meningkat secara nyata selama penerapan Quizizz. Penelitian ini terbatas pada satu kelas dan dua siklus pembelajaran, sehingga penelitian lanjutan dengan subjek dan konteks yang lebih luas direkomendasikan.  Gamifikasi digital berbantuan Quizizz dapat digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa sekolah dasar. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa integrasi gamifikasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila efektif dalam meningkatkan hasil belajar sekaligus menumbuhkan motivasi dan keaktifan siswa.
EFEKTIVITAS PROGRAM INTERVENSI “TEMAN” (TEKNIK EMOSI AMAN) DALAM MENGURANGI PERILAKU AGRESIF PADA ANAK SEKOLAH DASAR Rachmawati, Lucy; Nursadhrina, Ratu Abyanti; Ramadhani, Sabrina Indah Mulya; Faliha, Sahna Ainaya; Nurkhasanah, Siti; Prasetyo, Thasya Nofridayari; Solicha
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 17 No. 2 (2025): JIP: Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: This study aims to evaluate the effectiveness of the TEMAN (Teknik Emosi Aman) intervention program in enhancing emotional understanding and reducing aggressiveness among elementary school students. The study employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The intervention involved 44 fifth-grade students through psychoeducation, group discussions, and role-play activities. Data analysis using the Paired Sample t-test. The pretest and posttest analysis showed a significant increase in emotion regulation ability, from a mean score of 9,50 to 14,70 (p = 0,000). In addition, aggression levels measured using the Buss–Perry Aggression Questionnaire (BPAQ) significantly decreased from 67,64 to 63,86 (p = 0,004). These findings indicate that the TEMAN intervention program is effective in helping students understand emotions, manage conflicts in a healthy manner, and reduce aggressive behavior. Implicitly, this study suggests that structured emotional regulation skills interventions can serve as practical tools for schools to foster a more positive and safe learning environment. The significance of these results lies in the empirical evidence that a brief, skills-based intervention can function as a strong preventive strategy, enabling schools to proactively disrupt early patterns of aggressive behavior and support students’ overall social–emotional well-being. Keywords: Aggressiveness, TEMAN Intervention, emotion regulation, elementary school ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program intervensi TEMAN (Teknik Emosi Aman) dalam meningkatkan pemahaman dan pengelolaan emosi serta menurunkan agresivitas pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan rancangan one-group pre-posttest. Partisipan melibatkan 44 siswa kelas 5 melalui pemberian psikoedukasi, diskusi kelompok, dan roleplay. Analisis data menggunakan Paired Sample t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan pemahaman pengelolaan emosi, dari skor rata-rata 9,50 menjadi 14,70 (p = 0,000). Selain itu, tingkat agresivitas yang diukur menggunakan Buss–Perry Aggression Questionnaire (BPAQ) mengalami penurunan signifikan dari 67,64 menjadi 63,86 (p = 0,004). Temuan ini menunjukkan bahwa program intervensi TEMAN efektif membantu siswa memahami emosi, mengelola konflik secara sehat, dan mengurangi perilaku agresif. Secara implisit, studi ini mengindikasikan bahwa intervensi keterampilan regulasi emosi yang terstruktur dapat menjadi alat praktis bagi sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif dan aman. Signifikansi hasil ini terletak pada bukti empiris bahwa intervensi singkat berbasis keterampilan dapat menjadi strategi preventif yang kuat, memungkinkan sekolah untuk proaktif memutus siklus perilaku agresif sejak dini dan mendukung kesejahteraan sosial-emosional siswa secara menyeluruh. Kata kunci: Agresivitas, intervensi TEMAN, pengelolaan emosi, sekolah dasar
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Krisis Moral Generasi Z di SMK Muhammadiyah Salatiga Nurkhasanah, Siti; ‘Aisy, Salmaa Rihhadatul; Soleh, Muhammad Nur; Sultoni, Ahmad
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2025): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v3i2.528

Abstract

Krisis moral Generasi Z di SMK Muhammadiyah Salatiga tercermin dari rendahnya kedisiplinan, melemahnya etika komunikasi, serta penyalahgunaan media digital yang berdampak pada pembentukan karakter peserta didik. Kondisi ini menegaskan urgensi strategi pembelajaran yang relevan dan responsif dari Guru Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi yang diterapkan Guru Pendidikan Agama Islam dalam menangani krisis moral siswa, menganalisis proses implementasinya, serta mengevaluasi efektivitasnya dalam membentuk karakter religius. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan dua Guru Pendidikan Agama Islam, kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, serta enam peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembiasaan ibadah, keteladanan guru, pendekatan personal, serta integrasi pembelajaran berbasis digital mampu meningkatkan kesadaran moral, kedisiplinan, dan etika keberagamaan siswa. Praktik langsung seperti kegiatan salat berjamaah, tadarus, dan proyek digital keagamaan memperkuat internalisasi nilai dalam perilaku sehari-hari. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa strategi Guru Pendidikan Agama Islam efektif dalam mengatasi krisis moral Generasi Z dan berfungsi sebagai investasi karakter jangka panjang, meskipun keberhasilannya memerlukan dukungan sinergis antara sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial.
Co-Authors Absya, Bafelia Indriyati Alfaiza, Lolla Ali Formen Amelia, Tri Puja Andini, Fitri Andria, Andria Andriana Angel Amori Aprilia Wahyuning Fitri Aptika Oktaviana Trisna Dewi Arif Yusuf Wicaksana Aroh, Siti Bayu Nugraha Bela Efelya Candra, Naurah Crisandini Putri Cristina, Evi Duma Febryanty Eka Yuli Handayani EKA YULI HANDAYANI Elvira Junita ERMAWATI, DIAN EKA Ermiza Ersi Sisdianto Evi Kristina Fahmi, Yuyun Bewelli Faliha, Sahna Ainaya Fitri Fitri Rahmadhaniaty Fitri Fitri Rahmadhaniaty, Fitri Fitri Yanti Fitri Yanti, Nina Surya Fu'ad Arif Noor Hanifah, Fitria Lidini Harafilo, Sindra Pikrin Heny Sepduwiana HENY SEPDUWIANA Indri Oktariani Ismail, Muhammad Arif janiarli, masdi Juairiyah Julita Juslinda Kamala, Shinta Shofa Karmila Kristina, Evi M. Shohibul Jamil Martha, Oci Yuliana Megasari, Anis Laela Melda, Elvia Mudrika, Arum NADHITA, GALUH Nafisa, Fadhila Dian NANA ALDRIANA Nasution, Desmi Safitri Naurahlatifa, Nadiahhanun Wennya Nismayati Noor, Fuad Arif Novia, Yusrina Putri Nur Hafni Nursadhrina, Ratu Abyanti Pauziah, Analisa Pebri Tri Waryanto Pranoto, Yuli Kuriawati Sugiyo Prasetyo, Thasya Nofridayari Prastia, Echa Hana Pratiwi, Windi Primagadistya Diah Puspitasari, Desti Putri, Dini Agestia Putri, Yuriska Rachmawati, Lucy Rahmatullah, Farhan Melsi Rahmi Fitria RAHMI FITRIA Ramadhani, Sabrina Indah Mulya Revola, Yashori Rika Herawati Rika Herawati Ririn Jernita Sitorus Rohmani, Sholicha ROMY WAHYUNY, ROMY Rondi Antika Sahilah Samsudin Sari, Eka Yuliana Sari, Maiya Linda Sholihah, Siti Aisyah Sianturi, Rismalia Br Siti Aisyah Sholihah Siti Nurpadinah Soleh, Muhammad Nur Solicha SRI WULANDARI Sri Wulandari Sriwidya Wati Sultoni, Ahmad Susanto, Nindita Clourisa Amaris Susila, Yulia Afri Tsania, Farida Inayati Ulfah Muawanah, Isnin Aulia Wandari, Ayu Yani Susetyo Yanti, Nina Surya Fitri Yesti, Herma Yuliana Sari Yusri, Selvia Bella Safira Yuswijayanti Yuyun Bewelli Fahmi Zahra, Karin ‘Aisy, Salmaa Rihhadatul