Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DI KLINIK PT SUMBER JAYA INDAH KABUPATEN ROKAN HULU Eka Yuli Handayani; Rifani; Fahmi, Yuyun Bewelli; Nurkhasanah, Siti
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4309

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), pada tahun 2018 ada sekitar 20 juta anak di dunia yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap, bahkan ada yang tidak mendapatkan imunisasi sama sekali. Padahal untuk mendapatkan kekebalan komunitas (herd immunity) dibutuhkan cakupan imunisasi yang tinggi (paling sedikit 95%) dan merata. Cakupan imunisasi dasar lengkap di Indonesia pada tahun 2021 yaitu sebesar 84,2% yang merupakan cakupan imunisasi dasar lengkap terendah dalam kurun waktu 2011 - 2020 sebagai dampak dari adanya pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu terhadap pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi di Klinik PT Sumber Jaya Indah Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling dengan besar sampel sebanyak 40 orang. Analisa data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di Klinik PT Sumber Jaya Indah Kabupaten Rokan Hulu mayoritas lengkap yaitu sebanyak 25 orang (62,5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan ( p value 0,010) dan sikap (p value 0,008) terhadap pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi dimana nilai. Saran peneliti kepada Klinik PT Sumber Jaya Indah Kabupaten Rokan Hulu agar dapat meningkatkan penyuluhan tentang imunisasi dasar lengkap kepada ibu sehingga target capaian imunisasi dasar lengkap di Kabupaten Rokan Hulu dapat tercapai.
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INISIASI MENYUSU DINI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ROKAN HULU Wahyuny, Romy; Bewelli Fahmi, Yuyun; Nurkhasanah, Siti; Reviyanti
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4402

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini merupakan kemampuan seorang bayi untuk menyusu sendiri sesaat setelah lahir, yaitu dalam waktu 60 menit atau 1 (satu) jam pertama setelah bayi dilahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi tindakan inisiasi menyusu dini di Rumah Sakit Umum Daerah Rokan Hulu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2023 dengan menggunakan pendekatan cross sectional dimana data yang digunakan merupakan data primer yaitu dengan cara mengisi kuesioner. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Kemudian, data dianalisis secara univariat dan bivariat (uji Chi-Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki pendidikan terakhir Dasar (33,4%), menengah (33,3%), dan perguruan tinggi (33,3%), pengetahuan cukup (66,3%), mendapatkan dukungan suami/keluarga (73,4%), peran/sikap bidan/tenaga kesehatan (51,7%).tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini dengan nilai p = 0,117, tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini dengan nilai p = 0,354. Dukungan suami/keluarga dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini bersifat konstan (homogen). Adanya hubungan antara peran bidan/tenaga kesehatan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini dengan nilai p = 0,017. Dapat disimpulkan bahwa tingkat pendidikan dan pengetahuan tidak memiliki hubungan yang bermakna terhadap pelaksanaan inisiasi menyusu dini, dukungan keluarga bersifat konstan dikarenakan semua responden mendapat dukungan keluarga, dan terdapat hubungan yang bermakna antara peran bidan/tenaga kesehatan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini.
PENGARUH PEMBERIAN PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI KLINIK KABUNDA KECAMATAN KABUN ROKAN HULU TAHUN 2023 Nurkhasanah, Siti; Siregar, Lisbet
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4422

Abstract

ASI (Air Susu Ibu) adalah air susu yang dihasilkan oleh ibu dan mengandung semua zat gizi yang diperlukan oleh bayi untuk kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Pemberian ASI eksklusif didefinisikan sebagai pemberian ASI tanpa suplementasi makanan maupun minuman lain kecuali obat. Capaian persentase pemberian ASI eksklusif pada bayi sampai usia 6 bulan di Kabupaten Rokan Hulu pada tahun 2020 mencapai 51,9%. Sedangkan di Puskesmas Kabun Kabupaten Rokan Hulu capaian pemberian ASI ekslusif pada tahun 2022 mencapai 226 (68%) dari 332 sasaran bayi yang berusia 0-6 bulan hal ini belum memenuhi target ASI ekslusif Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI pada ibu post partum di Klinik Kabunda Kecamatan Kabun Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2023. Jenis penilitian yang digunakan adalah metode analitik kuantitatif dengan desain penelitian eksperiment dengan jumlah sampel 20 orang. Analisis data dilakukan dengan uji statistic T Dependent. Hasil penelitian tersebut terdapat rata-rata pengeluaran ASI sebelum pijat oksitosin adalah 5,05 ml dan rata-rata pengeluaran ASI setelah pijat oksitosin adalah 10,95 ml, hasil uji statistik didapatkan (P value=0,000 <0.05) ada pengaruh signifikan antara pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Kabunda Kecamatan Kabun Kabupaten Rokan Hulu. Diharapkan pijat oksitosin ini dapat dimanfaatkan sebagai terapi non farmakologi dalam mengatasi masalah pengeluaran ASI. Daftar Pustaka : 23 (2012-2022) Kata Kunci : ASI, Pijat Oksitosin, Pengeluaran ASI, Rokan Hulu
Co-Authors Absya, Bafelia Indriyati Alfaiza, Lolla Amelia, Tri Puja Andini, Fitri Andria, Andria Andriana Angel Amori Aprilia Wahyuning Fitri Arif Yusuf Wicaksana Arni Kurniati Aroh, Siti Bayu Nugraha Bela Efelya Bewelli Fahmi, Yuyun Candra, Naurah Crisandini Putri Cristina, Evi Duma Febryanty EKA YULI HANDAYANI Eka Yuli Handayani Eka Yuli Handayani Elvira Junita Ermiza Ersi Sisdianto Evi Kristina Fahmi, Yuyun Bewelli Faliha, Sahna Ainaya Fitri Fitri Rahmadhaniaty Fitri Fitri Rahmadhaniaty, Fitri Fitri Yanti, Nina Surya Fu'ad Arif Noor Harafilo, Sindra Pikrin Heny Sepduwiana HENY SEPDUWIANA Indri Oktariani Ismail, Muhammad Arif janiarli, masdi Julita Juslinda Kamala, Shinta Shofa Karmila Kristina, Evi M. Shohibul Jamil Martha, Oci Yuliana Melda, Elvia NADHITA, GALUH NANA ALDRIANA Naurahlatifa, Nadiahhanun Wennya Nismayati Noor, Fuad Arif Novia, Yusrina Putri Nur Hafni Nursadhrina, Ratu Abyanti Pebri Tri Waryanto Prasetyo, Thasya Nofridayari Primagadistya Diah Puspitasari, Desti Putri, Dini Agestia Putri, Yuriska Rachmawati, Lucy Rahmatullah, Farhan Melsi Rahmi Fitria RAHMI FITRIA Ramadhani, Sabrina Indah Mulya Reviyanti Revola, Yashori Rifani Rika Herawati Rika Herawati Ririn Jernita Sitorus ROMY WAHYUNY, ROMY Rondi Antika Samsudin Sari, Eka Yuliana Sari, Maiya Linda Sholihah, Siti Aisyah Sianturi, Rismalia Br Siregar, Lisbet Siti Aisyah Sholihah Siti Nurpadinah Soleh, Muhammad Nur Solicha Sri Wulandari Sriwidya Wati Sultoni, Ahmad Tsania, Farida Inayati Ulfah Muawanah, Isnin Aulia Yani Susetyo Yanti, Nina Surya Fitri Yesti, Herma Yuliana Sari Yuswijayanti Yuyun Bewelli Fahmi Zahra, Karin ‘Aisy, Salmaa Rihhadatul