Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Scientific Writing Skill Siswa pada Pembelajaran Biologi Kelas X MIA 7 SMA N 4 Surakarta Menggunakan Guided Inquiry Learning Dipadu Reading Assignment DISPRIYANI, NOVITA; RAMLI, MURNI; Nurmiyati, Nurmiyati; SUMARJIYANA, TUTUT
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 8, No 2 (2015): Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v8i2.3864

Abstract

This research aims to enhance Scientific Writing Skill (SWS) of students on biology through the application of guided inquiry learning with reading assignment. This research was a three cycles Classroom Action Research (CAR). Each cycle consisted of four phases, i.e. planning, acting, observing, and reflecting. The subjects of this research were 30 students of Grade X MIA 7 of SMA N 4 Surakarta, consists of 11 male and 19 female students. Lesson plan of ecosystem were designed for three sub topics, i.e. Component of ecosystem and its interaction; Food chain and food web; and the last sub topic was biogeochemical cycles. The assessment were analyzed using scientific writing skill’s rubric adapted from Toppen (2014), which will measure the ability to develop writing creatively, use spelling and grammar correctly, communicate knowledge which construct and connect science and technology with the real world. The result of this research was guided inquiry learning had effectively increased student’s SWS. The average percentage increased from 38,13 % in pre-cycle to 77,29 % in third cycle, and the skills of students increased about 12.87% after the treatment on each cycle.
Pengaruh Metode Gallery Walk dipadu Media Gambar Berbasis Potensi Lokal terhadap Pemahaman Konsep dan Sikap Kepedulian Lingkungan Peserta Didik SMA Negeri 1 Gebog Qoshida, Tsania Hayyu; Nurmiyati, Nurmiyati; Karyanto, Puguh
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 13, No 1 (2020): Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v13i1.27298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji ada tidaknya pengaruh media gambar berbasis potensi lokal dalam metode gallery walk terhadap pemahaman konsep dan sikap peduli lingkungan peserta didik.  Penelitian ini merupakan Quasy Experiment dengan Pretest-Posttest Non-equivalent Control Group Design. Kedua kelas diberikan pre-test sebelum perlakuan. Post-test diberikan pada akhir penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah 4 kelas X MIPA di SMA Negeri 1 Gebog. Sampel penelitian diambil dengan teknik cluster sampling dengan kelas X MIPA 1 sebagai kelas kontrol dan kelas X MIPA 3 sebagai kelas eksperimen. Kelas eksperimen menggunakan metode gallery walk dipadu media gambar berbasis media gambar berbasis potensi lokal, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode gallery walk tanpa media gambar berbasis potensi lokal. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, wawancara, angket, dokumentasi. Uji hipotesis penelitian menggunakan Independent Sample t-test dibantu program SPSS 19 dengan taraf signifikasi 0,050. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) ada pengaruh media gambar berbasis potensi lokal dalam metode gallery walk terhadap pemahaman konsep (p-value 0.011 < sig. 0.050). Peserta didik yang menggunakan metode gallery walk dipadu media gambar berbasis potensi lokal memiliki pemahaman konsep yang lebih baik daripada peserta didik yang diajarkana menggunakan metode gallery walk tanpa media gambar berbasis potensi lokal; 2) ada pengaruh media gambar berbasis potensi lokal dalam metode gallery walk terhadap sikap kepedulian lingkungan (p-value 0.006 < sig. 0.050) peserta didik yang dibelajarkan menggunakan metode gallery walk dipadu media gambar berbasis potensi lokal lebih baik dibandingkan peserta didik yang dibelajarkan menggunakan metode gallery walk tanpa media gambar berbasis potensi lokal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh media gambar berbasis potensi lokal dalam metode gallery walk terhadap pemahaman konsep dan sikap kepedulian lingkungan
Karakteristik Sorus Pteridophyta Di KHDTK Gunung Bromo Kabupaten Karanganyar Khoirunnisa, Naila; Nurmiyati, Nurmiyati
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 19, No 1 (2022): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sorus pada pteridophyta merupakan salah satu ciri khusus untuk membedakan taksonomi. Sorus memiliki karakteristik yang berbeda-beda pada setiap jenis pteridophyta. Sorus memiliki warna, bentuk, dan letak yang beragam. Sorus juga dibedakan berdasarkan ada tidaknya indusium. Penelitian ini merupakan penelitian awal yang dapat digunakan untuk edukasi dan penelitian lanjutan. Penelitian ini bersifat deskripsi ekploratif dan sampel diambil dengan menggunakan Purposive Random Sampling, dimana plot diletakkan pada kondisi yang memungkinkan di area hutan lindung KHDTK Gunung Bromo UNS. Karakteristik yang diamati adalah macam-macam warna sorus, bentuk, letak, dan ada tidaknya indusium pada masing-masing spesies. Hasil penelitian diperoleh 13 jenis petridophyta yang ada di KHDTK Gunung Bromo, antara lain Thelypteris palustris, Phegopteris connectilis, Christella dentata, Shpaerostephanos unitus, Polypodium vulgare, Pyrrosia longifolia,Adiantum cuneatum, Pteris ensiformis, Pteris tripartite, Lygodium flexuosom, Lygodium circinatum, Lygodium japonicum, Pleocnemia irregularis. Sorus yang ditemukan dari hasil penelitian berwarna coklat, kuning, hitam, coklat kehitaman, putih kekuningan. Bentuk sorus yang diperoleh bulat dan berbentuk bangun garis. Sedangkan letak sorus berada di permukaan bawah daun pada tepi daun. Sebagain sorus yang ditemukan memiliki indusium. Setelah dilakukan pengamatan pada masing-masing pteridophyta ditemukan persamaan dan perbendaan sorus baik dari warna, bentuk, letak, dan ada tidaknya indusium. Perbedaan karakteristik tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi kekerabatan dari paku-pakuan dan dapat digunakan sebagai bahan edukasi.
Pemberdayaan UKM Puspita Batik melalui Budidaya Marsdenia tinctoria sebagai Sumber Pewarna Alami Indigo Berkelanjutan Muzzazinah, Muzzazinah; Kristiandi, Kristiandi; Saputra, Alanindra; Nurmiyati, Nurmiyati
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 22, No 1 (2025): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri batik merupakan sektor ekonomi kreatif yang berperan penting dalam pelestarian budaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, ketergantungan pada pewarna sintetis masih menjadi kendala utama bagi UKM batik karena keterbatasan pasokan pewarna alami yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian UKM Puspita Batik Yogyakarta dalam penyediaan bahan baku pewarna alami melalui penerapan budidaya Marsdenia tinctoria sebagai sumber indigo alami yang adaptif terhadap lahan kering. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tiga tahapan utama: diagnosis partisipatif, implementasi teknologi, dan penguatan kapabilitas mitra. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat keberhasilan hidup tanaman mencapai 87% dengan pertumbuhan vegetatif rata-rata 4,2 cm per minggu. Penerapan sistem irigasi sprinkler hemat air meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 40% dan menekan biaya perawatan lahan. Pelatihan teknis yang diberikan meningkatkan kompetensi mitra dalam pembibitan, perawatan, dan pengolahan daun menjadi pasta indigo dengan kualitas warna biru keunguan stabil. Selain meningkatkan efisiensi dan kemandirian bahan baku, program ini juga memperkuat pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat, terutama keterlibatan perempuan dalam rantai produksi pewarna alami. Implementasi budidaya M. tinctoria terbukti mendukung prinsip produksi berkelanjutan dan menjadi model dalam pengembangan pewarna alami ramah lingkungan bagi UKM batik di wilayah lahan kering.
Identifikasi Keanekaragaman Jenis Makrofungi di Kampus Universitas Sebelas Maret, Surakarta Diharjo, Dewi; Nurmiyati, Nurmiyati
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 19, No 1 (2022): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cryptogamae is a group of lower plants that reproduce using spores. One of the lower plants is macrofungi. Macrofungi are lignocellulosic degrading organisms that live in humid places with a fairly wide distribution pattern in the area of Sebelas Maret University, Surakarta. This study aims to determine the types of macrofungiin the area of Universitas Sebelas Maret by using the exploration method. Sampling was carried out evenly in the Sebelas Maret University campus area. The results showed that there were 27 species of marofungi from 2 divisions, namely the division Basidiomycota and Ascomycota. In the Basidiomycota division, there were 24 species consisting of 5 orders (Auriculariales, Boletales, Agaricales, Polyporales, Geastrales) and 13 families. Meanwhile, in the Ascomycota division, there were 3 species, namely Daldinia concentrica, Xylaria apiculata and Xylaria polymorpha. The results of this study indicate that the Sebelas Maret University campus environment has a very high diversity of macrofungi.
Diversitas Tumbuhan Paku (Pteridophyta) di KHDTK Gunung Bromo UNS, Karanganyar, Jawa Tengah Fisani, Musfinda Al; Nurmiyati, Nurmiyati
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 19, No 1 (2022): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The fern diversity research at KHDTK Gunung Bromo was conducted in March-July 2022. KHDTK Gunung Bromo is a forest area that has potential for biodiversity. One of the existing diversity is the type of fern (Pteridophyta). Determination of the research location was carried out using the Pusposive Sampling technique, where the research plot was placed in the most favorable conditions in a protected forest area. The purpose of this study was to determine the level of diversity of Preridophyta in KHDTK Gunung Bromo. Data collection was carried out exploratory and using a 5x5 m square plot method as many as 15 pieces placed at the observation location. The results obtained 13 species of Pteridophyta grouped into 5 families, namely Thelypteridaceae, Polypodiaceae, Dryopteridaceae, Lygodiaceae, and Pteridaceae. Species found include: Thelypteris palustris, Sphaerostephanos unitus, Phegopteris connectilis, Christella dentata, Polypodium vulgare, Pyrrosia longifolia, Pleocnemia irregularis, Lygodium flexuosum, Lygodium japonicum, Lygodium circinnatum, Pteris ensiformis, Adiantum cuneatum, and Pteris tripartita. The highest Important Value Index (INP) was found in the species Pteris ensiformis at 61.210% with a total of 344 individuals. The Shannon-Wienner Diversity Index (H') showed a moderate category of 1.978 and a uniformity index of 0.771 including a high category. The dominance index (C) is low with a value of 0.188. The diversity of Pteridophyta at the study site is supported by environmental conditions that tend to be shaded by large trees and high plants so that the air humidity is high.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ade Sobandi, Ade Alanindra Saputra Alfan, Muhammad Khoirul Ardina, Nurma Ariyanto J As’ari, Faizal Nur Asnawi, Slamet Ayu, Pitaloka Dharma Baderiah Baderiah Bambang Guritno Baskoro Adi P Budi Harto Chusnunia, Chusnunia Citra Devi Imaningtyas, Citra Devi Dewantari, Rinika Dharma Ayu, Pitaloka Diharjo, Dewi Disman, Disman Fajar Suryatama Fauziah, Citra Putri Fauziyah, Putri Lulu Fisani, Musfinda Al Fitriyana, Fajar Wahyu Miska Nanda Harjunowibowo D. Hendriawan Nuril Huda Hery Widijanto Hilal Arhan Mumtaz I W Pangestika, I W Iriyanti, Dwi Putri Rahma Irmayanti, Rifka Dian Isrofiati, Isrofiati Jasmanindar, Yudiana Joko Ariyanto K, Edy Dwi Khoirunnisa, Naila Kristiandi, Kristiandi Kurniati, Edy Dwi L, Monika Lintang Lilik Asriani, Lilik Lilis Suryani Liufeto, Franchy Ch. M Ramli Maulana, Muhammad Alfin Meti Indrowati Muhammad Arif Rakhman Muhammad Luthfi Murni Ramli Murti, Ruth Karisma Muzayyinah Muzayyinah Muzzazinah Muzzazinah Novita Dispriyani, Novita Nugraheni, Wahyu Fitri Nur Arifin, Nur Nur Khasanah Oktaviana, Feby Prasetyo, Siswo Aji Probasari RM PUGUH KARYANTO Pujiati Suyata Putri Agustina Putri, Devi Septiana Qoshida, Tsania Hayyu RAHMI, FADHILATUR Rakhman, M. Arif Riezky Maya Probosari Rinanto, Yudhi Rita, Rita Mariyana Rustanto, Papin Citra Resti Sa'adah, Alfin Amanatus Sabila, Wahdania Nuris Sajidan Sajidan Sakuan, Gerilda Akbar Sapartiwi, Sapartiwi Sartika, Indah Ayu Shafira, Riannisa'a SILVIA PERMATA SARI, SILVIA PERMATA Sinaga, Suharni Pintamas Sri Dwiastuti SRI RAHAYU Sri Widoretno Suciati Suciati Sugiyarto Sugiyarto SUKAMTI . Sukma, Fitalia Kiranti Supraptini, Nunuk SUPRIYATI, EKA Tjutju Yuniarsih, Tjutju TUTUT SUMARJIYANA, TUTUT UMI FATMAWATI Wahyu Adhi Nugroho Widoretno Sri Windharti, Nicken Reza Yudi Rinanto Yuniar, Rizka Yunita Khusnul Khotimah Zahro, Siti Fatimatuz