Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN KERANG PENYARING PARTIKEL TERHADAP KERAGAMAN MAKROBENTHOS DI AGGREGASI KERANG Ompi, Medy; Boneka, Farnis B.; Kaligis, Erly Y.; Kaunang, Stella T.
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 15, No 1 (2023): (APRIL) 2023
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bawal.15.1.2023.1-13

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi jenis, kelimpahan, keragaman, dan kesamaan makrobenthos yang berada di dalam posisi aggregasi di lokasi berbeda.  Observasi telah dilakukan di 2 stasion Tiwoho dan Blongko, selama April, 2021. Makrobentos diambil dengan meletakan ‘Core’ (PVC) dengan diameter 15 cm pada posisi tengah dan pinggir aggregasi besar, serta aggregasi kecil di 2 lokasi.  Materi yang ada di dalam ‘Core’ diangkat, dimasukkan di dalam plastik yang berlabel, selanjutnya disortir, diidentifikasi, dihitung, dan foto di laboratorium.  Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 4 kali sebagai ulangan pada posisi aggregasi yang berbeda.  Jumlah jenis dan individu makrobenthos dianalisa dengan menggunakan 2 Arah ANOVA, di mana posisi dalam aggregasi dan stasion adalah sebagai faktor utama.  Mengetahui keragaman dilakukan melalui perhitungan Indeks ‘Simpon’ dan kesamaan dengan Indeks ‘Evenness’.  Hasil menunjukkan bahwa jumlah jenis dan jumlah individu (kelimpahan) makrobenthos bervariasi di antara posisi dalam aggregasi kerang, namun tidak dipengaruhi oleh baik posisi dalam aggregasi dan stasion.  Keragaman dan kesamaan jenis makrobenthos dikategorikan tinggi, walaupun baik ‘Indeks Simpson’ dan ‘Evenness’ bervariasi dan tidak konsiten di antara posisi dalam aggregasi dan stasion.  Jumlah individu (kelimpahan) makrobenthos nampak bebeda di antara posisi aggregasi di lokasi Blongko berdampak pada perbedaan stabilitas makrobenthos untuk kedua lokasi. 
PENGGUNAAN DNA BARCODING DALAM MENGIDENTIFIKASI LARVA GASTROPODA (FAMILY CYMATIIDAE) DI PERAIRAN KEPULAUAN SANGIHE- TALAUD, SULAWESI UTARA Simbolon, Anna Rejeki; Ompi, Medy; Widyastuti, Ernawati; Wulandari, Diah Anggraini
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 13, No 3 (2021): (DESEMBER) 2021
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bawal.13.3.2021.%p

Abstract

Perairan Kepulauan Sangihe-Talaud merupakan wilayah pemijahan hewan laut, sehingga berbagai jenis larva hewan laut dapat ditemukan di wilayah ini. Identifikasi larva gastropoda secara morfologi sangat sulit dilakukan karena tingginya kesamaan morfologi antar spesies pada fase larva. DNA Barcoding dapat digunakan untuk mengidentifikasi larva berbagai hewan laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi larva gastropoda dari Family Cymatiidae di Perairan Kepulauan Sangihe-Talaud. Sampel larva diambil dengan menggunakan alat Issaac Kid Midwater Tramp (IKMT) di kedalaman 1000 m di bawah permukaan laut pada siang dan malam hari. Barcoding DNA menggunakan primer universal LCO 1490 dan HCO 2198, pengeditan dan alignment sekuen DNA dalam Geneious ver. 9 dan identifikasi menggunakan BLAST di GenBank NCBI. Pohon filogenetik dikonstruksi menggunakan metode neighbor joining (NJ) dan model Kimura-2i dalam MEGA X. Sebanyak 39 spesimen larva Cymatiidae terdiri atas 6 genus yaitu Reticutriton, Monoplex, Turritriton, Cymatium, Gutturnium, dan Ranularia; lima spesies teridentifikasi: Reticutriton pfeifferianus, Monoplex aquatilus, Monoplex comptus, Cymatium cingulatum dan Gutturnium muricinum, dengan tingkat kesamaan 97,32-100%. Berdasarkan pohon filogenetik sebagian sekuen individu termasuk kelompok monofiletik sedangkan genus Monoplex bersifat polifiletik dan mengelompok dalam genus yang berbeda dengan nilai boostrap yang cukup tinggi. Jarak genetik antar spesies berkisar 0,0761-0,1737 dengan jarak genetik antar spesies terendah pada Monoplex comptus dan Reticutricon pfeifferianus. Penelitian ini menyimpulkan DNA barcoding dapat digunakan dalam mengidentifikasi larva Gastropoda khususnya family Cymatiidae. Identifikasi jenis hewan laut secara dini menjadi salah satu kunci penting dalam pengelolaan lestari jenis hewan laut. Identifikasi larva yang tepat akan berguna dalam pengelolaan konservasi suatu wilayah perairan.The seas around the Sangihe-Talaud Islands are a spawning ground for marine animals, so many marine animals' larva can be found in this area. Morphological identification of gastropod larvae is complicated because of the high morphological similarities between species in the larval stage. DNA Barcoding can be used to identify the larvae of various marine animals. This study aims to identify gastropod larvae, especially the family Cymatiidae, in the waters around the Sangihe-Talaud Islands. Larvae samples were collected using an Isaac Kid Midwater Tramp (IKMT) at a depth of 1000m below sea level day and night. DNA barcoding used the universal primers LCO 1490 and HCO 2198. DNA sequences were edited and aligned in Geneious ver nine and identified using the NCBI GenBank BLAST routine. A phylogenetic tree was constructed using the neighbor-joining (NJ) method with the Kimura-2 model. 39 Cymatiidae larvae were identified as belonging to 6 genera: Reticutriton, Monoplex, Turritriton, Cymatium, Gutturnium, and Ranularia; five species were identified: Reticutriton pfeifferianus, Monoplex aquariums, Monoplex computers, Cymatium cingulated and Gutturnium muricinum, with a similarity 97.32-100%. Based on the phylogenetic tree, some of the individual sequences belong to monophyletic groups, while the Monoplex genus is polyphyletic and grouped into several genera with relatively high bootstrap values. The genetic distance between species ranged from 0.0761-to 0.1737 with the lowest inter-species genetic distance between Monoplex computers and Reticutricon pfeifferianus. This study concludes that DNA barcoding can be used to identify gastropod larvae, in particular the family Cymatiidae. Early identification of marine animal species is an important key to the sustainable management of marine animals. Identification of gastropod larvae can support the conservation management of marine waters.
Co-Authors Adnan S. Wantasen Alex D Kambey Andika R Balansada Angkouw, Esther D. Anna Rejeki Simbolon, Anna Rejeki Antonius P Rumengan Antonius Rumengan Ari B. Rondonuwu Azzahra Aulina Billy Th Wagey Billy Theodorus Wagey Boneka, Farnis B. Boneka Calvyn Calvyn Calvyn F. A. Sondak, Calvyn F. A. Calvyn, Calvyn Carolus P Paruntu Carolus Paulus Paruntu Chatrien A Sinyal Cyska Lumenta Dairivaldo, Kettang Legrant Darus S. Paransa Darwasito, Suria daud, fitran Djamaaludin, Rignolda Ekel, Jouvan Randy Erly Y. Kaligis, Erly Y. Ernawati Widyastuti, Ernawati Esry T. Opa F. A. Sondak Farnis B Boneka Farnis B. Boneka Fernando Gultom, Fernando Fontje Georis Judri Kaligis Frans Lumoindong Fransine B. Manginsela Ginting, Elvy Like Grevo S Gerung Gulo, Puji Eli Arnita Handayani, Maymanah Indri Manembu Jane M. Mamuaja Janny D. Kusen Jety K Rangan Joice R.T.S.L Rimper Joppy Mudeng Joshian N.W. Schaduw Kaligis, Early Y. Kaligis, Erly Yosef Kaligis, Georis Kawung, Nickson Khristin I. F. Kondoy, Khristin I. F. Klaudio Mauli Kumampung, Deislie Roxmerie H. Kumentas, Veronicha Kurniati Kemer Lalita, Jans D. Lawrence J. L. Lumingas Lawrence J.L. Lumingas Lintang, Rosita A.J. Lolaro, Wildy Lumingas, Aaron R. T. Lumuindong, Frans Luturkey, Maureen Fenesya Mamangkey, Noldy G.F Mamangkey, Noldy Gustaf Frans Mamuaja, Jane M. Manaida, Frendi Manembu, Indri Shelovita Manembu Manengkey, Hermanto Wem Kling Mantiri, Desy M. H Menajang, Febry S. I. Natalie D Rumampuk Nego E Bataragoa Nickson J. Kawung, Nickson J. Nickson Kawung Ode Mantra, Syahrun Otinus Lokbere Palit, Deyti A. Pangkey, Henneke D. Pansing, Jenita Paransa, Darus Sa’adah Johanis Paringgi, Ezra Paulus, James Pelle, Wilmy E. Petrick Billy Podung, Thania Theresia Polan, Threis S. Pungus, Faldy Rampengan, Royke Rangan, Jety Rangan, Jety K. Rembet, Unstain Rene Charles Kepel, Rene Charles Rignolda Djamaludin Rimper, Abraham M. Rimper, Joice R. T. S. L Rimper, Joice Rinefi T.S.L Rizald Max Rompas, Rizald Max Roeroe, Kakaskasen Andreas Rose OSE Mantiri Royke M. Rampengan Ruddy D Moningkey Rumampuk, Natalie Detty C Rumengan, Antonius Petrus Rustikasari, Irna Salaki, Meiske S. Sambali, Hariyani Saragih, Hans S. R. P. Sarif Hidayat Silvester B Pratasik Sondak, F. A. Stella T. Kaunang Stenly Wullur Sumilat, Deiske Adeleine Suria Darwisito Susan M. Sumampouw Suzanne L Undap Tambunan, Rose Agustin Veibe Warouw Verisandria, Rio Winda Mercedes Mingkid Wulandari, Diah Anggraini