Claim Missing Document
Check
Articles

Formulasi Ekstrak Kulit Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia) Dalam Masker Gel Peel-Off Anti Aging Dengan Metode DPPH Paneo, Mohamad Aprianto; Pakaya, Mahdalena Sy; Thomas, Nurain; Moo, Faradila Ratu Cindana; Puluhulawa, Lisa Efriani; Thamrin, Rahmulia
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 1 No. 1 (2024): Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v1i1.6

Abstract

Anti aging merupakan suatu sediaan yang digunakan untuk menghambat proses kerusakan kulit (degenerative), sehingga mampu menghambat timbulnya tanda-tanda penuaan pada kulit. Tujuan penelitian ini adalah membuat suatu formula masker gel peel-off dari ekstrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) yang memiliki kandungan flavonoid. Kulit jeruk nipis diekstrak dengan menggunakan metode maserasi, kemudian dilakukan identifikasi senyawa flavonoid yang kemudian dilanjutkan dengan optimasi basis gel HPMC dengan kosnentrasi F1 5%, F2 7% dan F3 10%. Setelah didapatkan basis terbaik dilanjutkan dengan formulasi sediaan. Sediaan yang telah diformulasi kemudian dievaluasi meliputi uji organoleptik, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, uji waktu mengering, dan uji Freeze Thaw. Sediaan diuji iritasi selama 3 x 24 jam dan kemudian dilakukan uji efektifitas dengan metode DPPH menggunakan instrumen spektrofotometri UV-Vis dengan konsentrasi ekstrak F1 0,25%, F2 0,5% dan F3 1%. Dimana pengukuran kekuatan antioksidan berdasarkan rumus inhibition concentrate 50 (IC50) pada hari ke 0 dan ke 28 dengan kategori antioksidan berada pada rentang antioksidan kuat sampai sedang dan diuji statistik dengan metode One Way – Anova (α=0,05). Hasil menunjukkan nilai dari masing-masing uji stabilitas fisik lebih besar dari 0.05 yang berarti tidak ada perubahan signifikan pada masing-masing uji stabilitas.
Isolasi dan Identifikasi Mikroalga Sebagai Sumber Antioksidan Di Kawasan Teluk Tomini Pakaya, Mahdalena Sy.; Mustapa, Mohamad Adam; Ramadhani, Fika Nuzul; Papeo, Dizky Ramadani Putri; Latif, Multiani S.; Kongkolu, Sitty Rahma Hutami
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Nomor 2, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v1i2.53

Abstract

Penggunaan antioksidan sintesis seperti butil hidroksianisol (BHA) menimbulkan efek samping bersifat karsinogenik. Antioksidan merupakan senyawa yang menangkal radikal bebas, adapun sumber antioksidan alami salah satunya mikroalga. Mikroalga memiliki potensi sebagai sumber antioksidan, yang mencegah dan menghambat radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi mikroalga yang berpotensi sebagai antioksidan yang berada di salah satu kawasan perairan Teluk Tomini. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental yang dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Farmasi dan Laboratorium Bahan Alam Farmasi dengan teknik pengamatan morfologi secara mikroskopis untuk identifikasi, teknik pengenceran berseri untuk isolasi, dan teknik DPPH (2,2 diphenyl-1-picrylhydrazyl) untuk pengujian antioksidan yang dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil identifikasi didapatkan 5 jenis mikroalga yang termasuk dalam kelompok alga Chlorophyta, Cyanophyta, Euglenophyta, dan Bacillariophyta. Mikroalga yang berhasil diisolasi yaitu MA1a merupakan kelompok (Chlorophyta), dan MA2a, MA3b termasuk kelompok (Cyanophyta). Hasil uji kualitatif menunjukkan hasil positif antioksidan pada ekstrak n-heksan MA1a, MA2a dan MA3b. Serta memiliki nilai aktivitas antioksidan dengan IC50 (MA1a dan MA3b) secara berturut-turut 128,15 µg/mL dan 102,50 µg/mL termasuk kategori sedang. Serta IC50 ekstrak n-heksan (MA2a) sebesar 98,51 µg/mL termasuk kategori kuat. Analisis data secara statistik uji anova dimana (p-value<0,05) menunjukkan perbedaan yang signifikan antara aktivitas antioksidan MA1a, MA2a, MA3b dan kontrol Vitamin Ca  
Penapisan Fitokimia Dan Uji Efektivitas Antipiretik Ekstrak Etanol Daun Jarak Merah (Jatropha gossypiifolia L.) Terhadap Mencit Jantan (Mus musculus): Hendrawan Dwikarunia Datukramat1, Hamsidar Hasan2, Mahdalena Sy. Pakaya3, Fika Nuzul Ramadhani4, Multiani S. Latif 5 hasan, hamsidar; Pakaya, Mahdalena Sy.; Ramadhani, Fika Nuzul; Latif, Multiani S.; Datukramat, Hendrawan Dwikarunia
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 1 No. 3 (2024): Volume 1, Nomor 3, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v1i3.54

Abstract

Penggunaan tanaman obat sebagai antipiretik menjadi alternatif pengobatan selain obat kimia. Salah satu contohnya adalah Jarak Merah (Jatropha gossypiifolia L.), yang telah lama dimanfaatkan di beberapa negara, termasuk Indonesia, untuk mengatasi demam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak etanol Jarak Merah (Jatropha gossypiifolia L.) dan untuk menentukan apakah ekstrak etanol Jarak Merah memiliki aktivitas sebagai antipiretik. Metode yang digunakan adalah maserasi dengan pelarut etanol 96%, dan skrining fitokimia dilakukan dengan uji warna menggunakan pereaksi tertentu. Kelompok 1 sebagai kontrol negatif diberi Na-CMC secara oral, sementara kelompok 2 sebagai kontrol positif diberi antipiretik parasetamol secara oral. Kelompok 3, 4, dan 5 masing-masing diinduksi dengan pepton 10% dan diberi ekstrak etanol daun Jarak Merah secara oral dengan dosis 150 mg/kg BB, 200 mg/kg BB, dan 250 mg/kg BB. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun Jarak Merah mengandung senyawa flavonoid dan saponin. Uji efek antipiretik menunjukkan bahwa ekstrak dengan dosis 250 mg/kg BB memiliki efek penurunan suhu tubuh yang paling baik.
Isolasi dan Karakterisasi Mikroba Tanah Pantai Di kawasan Teluk Tomini Pakaya, Mahdalena Sy.; Akuba, Juliyanti; Tuloli, Teti Sutriyati; Latif, Multiani S.; pakaya, Handriansyah
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Nomor 2, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v1i2.67

Abstract

Mikroba Tanah seperti bakteri, jamur, mikroalga, protozoa, serta mikrooganisme lainnya pada umumnya merupakan penentu kesuburan dan kesehatan tanah. Tanah Pantai mengandung bakteri dan jamur walaupun tidak sebanyak pada tanah lainnya, hal ini disebabkan karena kadar garam dan suhu yang tinggi, mikroba tanah telah diketahui memiliki beberapa manfaat yakni sebagai antibakteri, antijamur, dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi mikroba tanah pantai di kawasan teluk tomini. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Farmasi dengan menggunakan teknik direct plating untuk isolasi mikroba, pengamatan morfologi secara makroskopis dan mikroskopis untuk karakterisasi. Hasil karakterisasi didapatkan 11 isolat mikroba tanah pantai yakni BP1, BP 2, BB 1, BB2, BO 1, BO 2, JP 1, JP 2, JB 1, JB 2, JBO.
Isolasi, Karakterisasi Dan Uji Aktivitas Antioksidan Bakteri Endofit Dari Batang Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) Pakaya, Mahdalena Sy.; Latif, Multiani S.; Maspeke, Khofifa Nurul Magfira
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Nomor 2, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v1i2.86

Abstract

Antioksidan adalah senyawa yang dapat menghambat reaksi oksidasi. Senyawa antioksidan diperlukan sebagai penangkal untuk menghentikan radikal bebas. Radikal bebas adalah sekelompok zat kimia yang sangat reaktif karena memiliki satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan. Antioksidan dapat dihasilkan dari bakteri endofit yang bersimbiosis pada tumbuhan yang juga memiliki aktivitas antioksidan karena adanya pertukaran genetis dan hubungan evolusi yang panjang. Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) diketahui mengandung senyawa bioaktif dengan kadar antosianin yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Batang Bunga Rossella (Hibiscus sabdariffa L.) terdapat bakteri endofit, mengkarakterisasi dan untuk mengetahui isolat bakteri endofit pada Batang Bunga Rossella (Hibiscus sabdariffa L.) mempunyai aktivitas antioksidan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Farmasi dan Laboratorium Kimia Analisis dengan menggunakan teknik tanam langsung untuk isolasi mikroba, pengamatan morfologi secara makroskopis dan mikroskopis untuk karakterisasi, dan teknik DPPH (2,2 diphenyl-1-picrylhydrazyl) untuk pengujian antioksidan. Hasil isolasi didapatkan 1 isolat bakteri endofit, dikarakterisasi didapatkan bakteri tersebut adalah bakteri gram positif berbentuk coccus dan hasil uji kualitatif aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa isolat tersebut tidak mengandung aktivitas antioksidan.
Isolasi Dan Karakterisasi Mikroalga Dari Pantai Kurenai Kota Gorontalo Pakaya, Mahdalena sy.; Papeo, Dizky Ramadani; Manno, Mohamad Reski; Ibrahim, Aliya Ibrahim
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 1 No. 3 (2024): Volume 1, Nomor 3, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v1i3.102

Abstract

Mikroalga merupakan suatu kelompok mikroorganisme hidup yang dapat berfotosintetik yang memiliki habitat di perairan baik perairan laut maupun air tawar, hidup berkoloni maupun bersel tunggal. Kelimpahan mikroalga dialam sangat besar bahkan keanekaragaman mikroalga sangat tinggi diperkirakan ada 200.000-800.000 spesies mikroalga dibumi, dan dari jumlah tersebut baru sekitar 35.000 spesies yang diidentifikasi. Pemanfaatan mikroalga dalam berbagai macam produk ekonomis dan bernilai tinggi telah dikembangkan secara ekstensif selama 50 tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan karakterisasi mikroalga dari pantai kurenai. Metode yang digunakan untuk isolasi dengan cara pengenceran bertingkat dan karakterisasi dengan menggunakan mikroskop cahaya perbesaran 100x. hasil penelitian menunjukan pada perairan pantai Kurenai berhasil diisolasi 3 jenis mikroalga yaitu Chlorella vulgaris (MS Ib), Stigeoclonium subsecundum (MS IIb) dan Nodularia spumegina (MS IIIa). Karakteristik MS Ib berwarna hijau, bulat dan kecil, MS IIb berwarna hijau panjang dan bercabang, MS IIIa berwarna biru kehijauan, panjang dan tidak bercabang. Masing-masing isolat menunjukan karakteristik yang berbeda.
UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL 70% DAUN HULOTUA (Commelina Longifolia L.) SECARA IN VITRO DENGAN METODE Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) Suryadi, A. Muthi Andi; Pakaya, Mahdalena Sy.; Taupik, Muhammad; Uno, Wiwit Zuriati; Manno, Mohamad Reski; kopman, aldafarista
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 1 No. 3 (2024): Volume 1, Nomor 3, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v1i3.118

Abstract

All chemical substances classified as drugs must undergo evaluation for their toxicological qualities prior to widespread acceptance in traditional medicine by the community. The Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method is a preliminary test using shrimp larvae to observe the toxic effects of a compound in plant extracts. This study aimed to determine the toxicity of 70% ethanol extract of Hulotua (Commelia longifolia L.) leaves in vitro using the Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method. This study employed an experimental method through phytochemical screening using a color test and toxicity testing using Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method. The results of phytochemical screening using the tube test method indicated that 70% ethanol extract was positive for alkaloids, flavonoids, tannins and terpenoids. In the meantime, an acute toxicity test of 70% ethanol extract of Hulotua ( Commelia longifolia L.) leaves was slightly toxic to Artemia salina larvae where the LC50 value >1000 µg/mL was 670.049 µg/mL.
MINUMAN HERBAL UNTUK MENGATASI DIARE PADA MASYARAKAT DI DESA DULUPI Sy Pakaya, Mahdalena; D. Hunawa, Rachmawaty; S. Latif, Multiani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i6.1991-1996

Abstract

Di Indonesia, diare merupakan penyakit umum yang membawa risiko terjadinya kejadian luar biasa. Selain berdampak negatif bagi pembangunan ekonomi nasional dan potensi sumber daya manusia, keadaan ini juga dapat mengakibatkan dampak serius terhadap kesehatan lingkungan. Di Kabupaten Boalemo terdapat 1.935 kasus diare pada tahun 2019 yang tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Boalemo salah satunya Desa Dulupi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait diare dan tanaman yang tumbuh di sekitar yang dapat diolah menjadi minuman herbal untuk mengatasi diare. Target pelatihan yaitu ibu-ibu PKK di Desa Dulupi, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. Materi yang diberikan meliputi penyakit diare, tanaman herbal yang tumbuh di sekitar, dan cara pembuatan minuman herbal yang berkhasiat sebagai antidiare yakni daun dan buah jambu biji mengandung senyawa yang berkhasiat sebagai antibakteri dan agen spasmolitik.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG INFEKSI PNEUMONIA PADA ANAK SERTA PEMANFAATAN POTENSI LOKAL UNTUK INDONESIA BEBAS PNEUMONIA Sy Pakaya, Mahdalena; Zuriati Uno, Wiwit; Ain Thomas, Nur; Ar’syifa Wijaya, Hudan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i6.2543-2549

Abstract

Infeksi pernapasan akut yang menyerang paru-paru dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Meskipun penyakit ini dapat menyebabkan kematian pada semua kelompok usia, bayi dan balita adalah yang paling rentan. Anak-anak di bawah dua tahun lebih rentan terhadap pneumonia daripada orang dewasa. Dari 6,6 juta balita yang meninggal dunia, 1,1 juta di antaranya adalah pneumonia, dan 99 persen dari kasus ini terjadi di negara berkembang. Di Indonesia, pneumonia sangat umum di kalangan anak-anak usia 1-4 tahun, dengan kasus tertinggi terjadi pada orang-orang dengan kuintil indeks kepemilikan terbawah (2,74%). Pada tahun 2013, insiden pneumonia tertinggi terjadi pada anak usia 12-23 bulan, meningkat menjadi 6,0% pada tahun 2018. Di Provinsi Sulawesi Selatan, prevalensi pneumonia tercatat sebesar 1,2% pada tahun 2022, dengan angka tertinggi di Kota Pare-Pare (2,57%). Berdasarkan karakteristik balita, populasi tertinggi ditemukan pada usia 24-35 bulan (1,67%), jenis kelamin perempuan (1,21%), dan tinggal di pedesaan (1,56%). Dibandingkan dengan penyakit lain, pneumonia menyebabkan kematian lebih tinggi. Salah satu metode utama untuk menangani infeksi adalah penggunaan antibiotik; namun, sekitar 40-62% penggunaan antibiotik tidak tepat, yang dapat menyebabkan resistensi obat atau Multi Drug Resistance Organisms (MDROs). Penelitian Ettore menunjukkan bahwa efek samping seperti ruam kulit, urtikaria, diare, mual, dan muntah dapat terjadi setelah penggunaan antibiotik pada anak-anak. Penggunaan antibiotik harus dilakukan dengan hati-hati pada anak-anak karena sistem kekebalan tubuh mereka belum matang dan lebih rentan terhadap infeksi. Respon tubuh anak terhadap berbagai obat. Tubuh anak berbeda dengan tubuh orang dewasa dalam hal penyerapan, distribusi, metabolisme, dan eliminasi obat. Ini dapat memengaruhi efektivitas dan efek samping obat. Banyak tanaman lokal saat ini digunakan sebagai obat tradisional untuk berbagai penyakit, seperti infeksi. Daun miana (Coleus scutellarioides) dan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) adalah tanaman yang sering digunakan oleh masyarakat dan diyakini dapat mencegah dan mengobati penyakit saluran pernapasan. Untuk menghentikan infeksi pneumonia di Indonesia, sangat penting untuk memberikan pendidikan tentang pneumonia dan manfaat tanaman herbal lokal Gorontalo untuk mencegah infeksi pneumonia pada anak.
PENYULUHAN KESEHATAN DAN DEMONSTRASI PRODUK MINUMAN FUNGSIONAL PADA SISWA SMA UNTUK PENCEGAHAN DINI DIABETES MELLITUS Hartati Hartati; Prisca S. Wicita; Fitriah Ayu Magfirah Yunus; Mahdalena Sy. Pakaya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29146

Abstract

Abstrak: Peningkatan prevalensi kasus diabetes melitus di Indonesia, khususnya di Provinsi Gorontalo menjadi salah satu alasan penting dalam upaya pencegahan diabetes mellitus sedini mungkin pada remaja untuk mencegah komplikasi jangka panjang yang dapat mengancam jiwa jika tidak ditangani dengan tepat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui penyuluhan dan demonstrasi produk minuman fungsional bahan alam. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja terkait upaya pencegahan diabetes mellitus melalui pemanfaatan bahan alam sekitar. Kegiatan ini melibatkan 22 orang siswa SMA Negeri 1 Tilango yang berasal dari perwakilan kelas serta siswa yang aktif terlibat dalam kegiatan organisasi di sekolah. Berdasarkan hasil uji statistik pretest dan posttest diketahui bahwa terjadi peningkatan pengetahuan siswa dari 48.2% menjadi 93.6%. Selain itu, juga terdapat perwakilan siswa sebagai agent of change yang terampil dalam pembuatan produk minuman fungsional.Abstract: The increasing prevalence of diabetes mellitus cases in Indonesia, especially in Gorontalo Province, is one of the important reasons for efforts to prevent diabetes mellitus as early as possible in adolescents to prevent long-term complications that can be life-threatening if not treated properly. One of the efforts that can be done is through counseling and demonstration of natural functional beverage products. The purpose of this activity is to increase the knowledge and skills of adolescents related to efforts to prevent diabetes mellitus through the use of natural materials around them. This activity involved 22 students of SMA Negeri 1 Tilango who came from class representatives and students who were actively involved in organizational activities at school. Based on the results of the pretest and posttest statistical tests, it is known that there was an increase in student knowledge from 48.2% to 93.6%. In addition, there are also student representatives as agents of change who are skilled in making functional drinks.
Co-Authors A. Mu’thi Andy Suryadi Abas, Siti Nur Rahmatiya Abdullah, Rahayu Anatasya Putri Ade Ari Puspitadewi Akuba, Juliyanti Ali, Muthiah Rahmah alkatiri, ahmad alkatiri AM Andy Suryadi AM. Andy Suryadi Andi Makkulawu Ar’syifa Wijaya, Hudan Ariani H. Hutuba Arista Idris, Pinkan Arona Salama Basri, Rakhmadana Fitraeni Datukramat, Hendrawan Dwikarunia Dewa Ayu Puspita Dewi Rahmawaty Moo djuarno, endah nurrohwinta Djuwarno, Endah Nurrowinta Dr. Apt. Hamsidar Hasan S.Si.,M.Si dwi pratiwi, susi Endah Nurrohwinta Djuwarno Fajar Dwi Agung Fatimah Azzahra Fazril Pakaya, Mohamad Fika Nuzul Ramadhani Fitriah Ayu Magfirah Yunus Grasela Mbae Hamsidar Hasan Hamsidar Hasan Hartati Hartati Hiola, Faramita Hiola, Paramita Hunawa, Rachmawaty Dirham I Made Hariadi Wijaya Ibrahim, Aliya Ibrahim Ibrahim, Annisa Humairah Jihan Astuti Kai Julianty Akuba Kongkolu, Sitty Rahma Hutami kopman, aldafarista La Ode Aman LATIF, MULTIANI S Latif, Multiani S. Liberto, Frith F. Madania Madania, Madania Madania, Madania Magfirah Nur Cahyani Makkulawu, Andi Manno, Mohamad Reski Maspeke, Khofifa Nurul Magfira Moh. Adam Mustapa Mohamad Adam Mustapa Mohamad Aprianto Paneo Moo, Faradila Ratu Cindana Muhammad Taupik Muhammad Taupik Mustapa, Moh. Adam Muthiah Rahmah Ali Nazwah Buana Putri Kalangi Niluh Sri Purnama Nur Ain Thomas Nur Rasdianah Nurdiandra Jahja pakaya, Handriansyah Pakaya, Meri Isriani Papeo, Dizky Ramadani Papeo, Dizky Ramadani Putri Papeo, Pirdawati priliya wati d.as&#039;ali Prisca S. Wicita Puluhulawa, Lisa Efriani Qarlan Pratama, Mohammad Rahmawati Hunawa Ramly Abudi Robert Tungadi S. Latif, Multiani Santi Santi Selvi Marcellia Suryadi, A. Muthi Andi Suryadi,, A. Mu'thi Andy Teti Sutriyati Tuloli Thamrin, Rahmulia Tolulu, Sri Noviani umar, linsih Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widysusanti Abdulkadir Wiwit Zuriati Uno Yayah Rachmatiyah Zahra Zakia, Wavika Zuriati Uno, Wiwit