Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PUBLIC SPEAKING KEPADA PETUGAS PENYEDIA JASA LAINNYA PERORANGAN (DJLP) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI PERSUASI DI KECAMATAN KRAMAT JATI JAKARTA TIMUR Flora Meliana Siahaan; Rr Roosita Cindrakasih; Bonardo Marulitua A; Mega Angkasa
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 2: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.642 KB)

Abstract

Dari tahun ke tahun jumlah penduduk di Jakarta semakin meningkat (jakarta.bps.go.id). Salah satu persoalan yang paling membutuhkan perhatian pada kota besar yang memiliki padat penduduk adalah persoalan sampah. Pemerintah DKI Jakarta menyadari bahwa permasalahan sampah ini perlu penanganan yang serius, sehingga pengawasan dan pembinaan mengenai pengelolaan sampah ini dilakukan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Terbitnya Peraturan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. 77 tahun 2020 tentang “Pengelolaan Sampah Lingkup Rukun Warga” menjadi cikal bakal munculnya Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) sebagai petugas sosialisasi dan mendampingi pelaksanaannya. Dalam melakukan pekerjaanya, petugas PJLP perlu memiliki keterampilan komunikasi untuk berbicara dengan warga secara face to face maupun di depan umum (public speaking). Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Universitas Bina Sarana Informatika ini memberikan pelatihan kepada PJLP Kecamatan Kramat Jati tentang cara memiliki percaya diri berinteraksi dengan warga yang memiliki pengetahuan lebih tinggi dan mampu berbicara di depan publik dalam sosialisasi pengelolaan sampah.
WORKSHOP PERSONAL DEVELOPMENT DALAM PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI BERKOMUNIKASI PADA ANAK BINAAN YAYASAN INSAN SAPA DHUAFA: Personality Development Training In Increasing The Self-Confidence Of Communication In Children In Sapa Dhuafa Research Children's Foundation Pramelani; RR Roosita Cindrakasih; Taqwa Sejati; Muhamad Jejen Jaelani
MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v2i2.50

Abstract

the children assisted by the Insan Sapa Dhuafa Foundation which trains self-confidence focused on communication practices. Children never get insight into personal development in communication. Therefore, with the conditions experienced by the partners, this community service activity has the theme "Self-Development Workshop for Fostered Children of the Insan Sapa Dhuafa Foundation". The method used consists of 3 stages namely; (1) The preparatory stage includes identifying problems, applying for permits to partners and finding sponsors; (2) Stages of implementing community service activities; (3) Evaluation stage, giving a questionnaire to find out understanding of knowledge about increasing communication trust. The results obtained from this community service are an increase in knowledge and communication skills for participants which are useful in supporting their activities both within the Foundation and at school. In addition, partners are satisfied with the results of these activities because they provide positive energy for the dhuafa children under their care.
KETERKAITAN HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI POLITIK KEBIJAKAN DENGAN BIROKRAKSI PEMERINTAH DALAM KONTEKS KOMUNIKASI PEMBANGUNAN (Studi Kasus Regulasi Pendirian TV Komunitas) Anisti Anisti; Roosita Cindrakasih; Fajar Kurniawan
Global Komunika : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 3 No 2 (2020): Global Komunika
Publisher : FISIP UPNVJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran lembaga penyiaran komunitas (LPK) memiliki semangat dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat komunitas akan materi penyiaran. Semangat ini setidaknya tercermin dari pasal-pasal dalam Undang- Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran) yang juga mengatur masalah penyiaran komunitas. UU Penyiaran menyebutkan LPK merupakan lembaga penyiaran yang berbentuk badan hukum Indonesia didirikan oleh komunitas tertentu, bersifat independen, dan tidak komersial, dengan daya pancar rendah, luas jangkauan wilayah terbatas, serta untuk melayani kepentingan komunitasnya  Komunikan yang loyal dan daya jangkau frekuensinya yang terbatas, menyebabkan program siarannya fokus pada informasi, pendidikan dan budaya komunitasnya. Kendala operasionalnya yaitu ijin penyelenggara penyiaran yang sulit didapatkan, anggaran dan kualitas program siaran yang terbatas. Kurangnya keberhasilan dalam penyampaian pesan menjadi penghambat berkembangnya TV Komunitas di Indonesia seperti yang disampaikan dalam teori informasi dan nonverbal dimana Teori Informasi dan Nonverbal mengemukakan bahwa bertindak sama dengan berkomunikasi. Dalam hal politik, melakukan tindakan politik sama dengan melakukan komunikasi politik. Tindakan dalam komunikasi politik dapat ditafsirkan berbeda-beda oleh masyarakat yang melihatnya. Pola tindakan itulah yang kemudian dipelajari sebagai pedoman untuk menentukan tindakan komunikasi politik yang dilakukan. Pola tersebut dijadikan sebagai prediksi reaksi yang terjadi kedepannya. Merujuk pada permasalahan diatas, bahwa erat sekali keterkaitan hubungan antara komunikasi politik kebijakan dengan birokrasi pemerintah dalam konteks komunikasi pembangunan, dimana deregulasi lembaga penyiaran komunitas ini disyahkan untuk kepentingan pembangunan daerah dan pedesaan. Tetapi dalam hal sosialisasi kebijakan ini kurang dilakukan oleh pihak pemerintah, faktor birokrasi pendirian menjadi suatu hambatan. Dengan menggunakan metode Analisa Deskriptif serta teknik pengumpulan data menggunakan studi kajian pustaka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan hubungan antara Komunikasi Politik dengan Birokrasi Pemerintah dalam konteks Komunikasi Pembangunan melalui studi kasus Regulasi pendirian TV Komunitas.
Pelatihan Manajemen Media Sosial dalam Menjalin Hubungan yang Harmonis Di Internal Komunitas Mersi Fans Club (236-245) Amalliah Amalliah; Flora Meliana Siahaan; RR Roosita Cindrakasih; Rizky Hidayat
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v3i2.32136

Abstract

Media sosial sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat luas. Di sisi lain untuk menunjang kebutuhan tersebut diiringi dengan perkembangan teknologi yang pesat, hal ini dapat dibuktikan dengan semakin banyaknya inovasi dalam bidang tersebut. Media sosial merupakan salah satu fenomena dari adanya inovasi teknologi komunikasi. Keberadaan media sosial tidak dapat dipisahkan dari cara berkomunikasi antar manusia. Media sosial memungkinkan para pengguna dalam penyebaran informasi pribadi, sosialisasi, pengekspresian diri dalam bentuk gambar, video, maupun kata-kata.  Memiliki manajemen penggunaan media sosial  yang baik dan efektif adalah aspek penting pada kinerja sebuah organisasi atau perusahaan, dimana organisasi atau perusahaan dapat memanfaatkan media sosial untuk membentuk atau menjalin komunikasi serta hubungan yang harmonis dengan sesama karyawan atau anggota organisasi.. Hal itu tergantung dari kecakapan dan disiplin seseorang individu dalam memanfaatkan media sosial ke arah yang positif. Pelaksanaan pelatihan pada Pengabdian Masyarakat (PM) memberikan hal yang sangat positif bagi anggota komunitas Mersi Fans Club sebagai pengetahuan dan ilmu baru bagaimana mengelola media sosial melalui pelatihan manajemen media sosial dalam menjalin hubungan yang harmonis di internal komunitas Mersi Fans Club.Kata kunci : media sosial, hubungan yang harmonis, komunitas, Mersi FM
Pelatihan Memaksimalkan Fitur Live Streaming di Media Sosial sebagai Digital Marketing Kepada Siswa SMK di Jakarta Barat (252-259) RR Roosita Cindrakasih; Amalliah Amalliah; Flora Meliana Siahaan; Safrezi Fitra
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v3i2.32138

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian masyarakat berdasarkan kebutuhan pihak mitra untuk memberikan materi tentang bagaimana memaksimalkan fitur live streaming sebagai pemasaran digital bagi para siswa SMK di Jakarta Barat. Para siswa tersebut belum pernah mendapatkan pengetahuan dan wawasan mengenai digital marketing dan pemanfaatan fitur live streaming di media sosial. Oleh karena itu berdasarkan kebutuhan pihak mitra, maka kegiatan pengabdian masyarakat mengangkat tema “Pelatihan Memaksimalkan Fitur Live Streaming Di Media Sosial Sebagai Digital Marketing Pada P2KPTK Jakarta Barat”. Metode yang digunakan terdiri dari 3 tahap, yaitu; (1) Tahap persiapan meliputi identifikasi permasalahan dan pengajuan perijinan kepada mitra; (2) Tahap pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat; (3) Tahap evaluasi, pemberian kuesioner untuk mengetahui pemahaman pengetahuan tentang fitur live streaming di media sosial dan digital marketing. Hasil yang didapatkan dari pengabdian masyarakat ini adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan digital marketing dan pemanfaatan fitur live streaming bagi peserta dimana bermanfaat menunjang kegiatannya baik di dalam Yayasan maupun di sekolah. Mitra juga puas dengan hasil dari kegiatan tersebut karena memberikan keahlian bagi para peserta siswa beberapa SMK di Jakarta Barat.Kata kunci: pemasaran digital, live streaming, komunikasi, media sosial
Exploring the Influence of Digital Innovation and Paylater Features on Customer Loyalty in E-Commerce: The Mediating Role of Experiential Marketing Slamet Heri Winarno; Lela Elvira; Bryan Givan; RR Roosita Cindrakasih
International Journal of Management and Business Intelligence Vol. 1 No. 3 (2023): October 2023
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijmbi.v1i3.515

Abstract

The purpose of the study is to establish the manner in which experiential marketing has affected digital innovation and pay-later choices on Shoppe customers e-commerce customer loyalty.  using quantitative methods and a method of non-probability sampling like simple random sampling with 100 samples. SEM (Stuctural Equation Modelling) examination of data. The research results shown that paylater's feature and characteristics related to digital innovation have a significant impact in affecting loyalty among customers, as well as how experiential marketing can be affected by paylater. However, experiential marketing fails to significantly impact consumer loyalty, and neither does digital innovation, which aims to establish customer relationships. It also has a minimal part in experiential marketing that intervenes.
Strategi Komunikasi Digital Marketing Untuk Meningkatkan Daya Beli Konsumen Disaat Pandemi Covid-19 Roosita Cindrakasih
Brand Communication Vol. 1 No. 2 (2022): Kepemimpinan Dalam Komunikasi Organisasi
Publisher : Prisani Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research focuses on digital marketing communication strategies in Vida Bekasi housing. With the aim of this study to find marketing communication strategies through effective digital marketing to increase people's purchasing power during the covid-19 pandemic and support consumer decisions in choosing the Vida Bekasi area. With Marketing Mix Theory (4P). The object of this research is the Digital Marketing Communication Strategy created by the Sales team and the Vida Bekasi Digital Marketing team. This research uses a qualitative method with a case study approach. With a descriptive analysis that includes observation, interviews, documentation studies and data analysis. With three lines of data analysis, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. While the validity of the data used are data triangulation, theory triangulation, and methodological technique triangulation. The results of this study show that the products from Vida Bekasi are different from property developer products in general. In addition, there is a choice of residential forms, the prices offered also vary, Marketing Promos, residential concepts, and digital marketing strategies are also one of the attractions for consumers to keep buying during the Covid-19 pandemic
The Effect of Digital Marketing Strategy, Brand Trust, and Customer Expectations on Online Purchasing Decisions on E-Commerce in West Java RR Roosita Cindrakasih; Halek Mu'min; Jumui Jumui; Eva Yuniarti Utami; Weni Indah Doktri Agus Tapaningsih
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 03 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i03.726

Abstract

This study investigates the impact of digital marketing strategy, brand trust, and customer expectations on online purchase decisions in the e-commerce sector in West Java, Indonesia. Through quantitative analysis involving 145 respondents, data was collected using a structured questionnaire to measure the specified constructs. Structural Equation Modeling (SEM) with Partial Least Squares (PLS) was used to analyse the relationships between variables. Drawing upon theoretical frameworks and empirical evidence, hypotheses are formulated to investigate the relationships between digital marketing strategy, brand trust, customer expectations, and online purchasing decisions. The findings contribute to a deeper understanding of consumer behaviour in digital marketplaces and offer actionable insights for businesses aiming to optimise their marketing strategies and increase consumer engagement in the e-commerce sector in West Java.
Struktural Functionalism sebagai Proses Transmisi Kesenian Bantengan Kota Batu Muherni Asri Utami; RR Roosita Cindrakasih
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v5i2.400

Abstract

The art of the bull is an art that originated from Malang Raya, especially Batu City. The art of the bull as the name is a form of manifestation of the head of the bull animal that is used in an actual as an entertainment medium. This research examines the art of bulls from a cultural point of view using structural functionalism theory. In some structural function functionalism, namely describing the function of social structure, the process of a relationship between social reality and the general needs of social organisms so that a functioning relationship occurs. When people deal with other people in it there must be capacity as a social status and social structure called the transmission process of the arts. This study uses a qualitative approach based on the assumption of the perspective of the world of constructivism. Strategies related to this assumption are descriptive, with observation and interview methods. The interview was conducted to the bulls of the Bantengan Arts/ Art workers in Batu City, the Chairperson of the Bantengan City of Batu City, the Head of the Batu City Tourism Office and the Chairman of the Batu City Arts Council. This study can be concluded as a whole that the existence of bull art is a process of social phenomena. The existence of bull art also shows the functioning of the system and social structure through the pattern of relationships between individuals, between groups in a society. Abstrak Kesenian Bantengan adalah kesenian yang berasal dari Malang Raya Khususnya Kota Batu. Kesenian Bantengan sebagaimana namanya merupakan bentuk perwujudan kepala hewan Banteng yang digunakan secara aktraktif sebagai media hiburan. Penelitian ini mengkaji kesenian Bantengan dari sudut pandang budaya dengan menggunakan teori Structural Functionalism. Pada beberapa pemikiran structural functionalism, yaitu mendeskripsikan fungsi struktur sosial, proses satu hubungan antara kenyataan sosial dengan kebutuhan umum organisme sosial sehingga suatu hubungan berfungsi tersebut terjadi. Ketika orang berhubungan dengan orang lain didalamnya pasti ada kapasitas sebagai status sosial dan struktur sosial yang disebut dengan proses transmisi kesenian Bantengan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan didasari asumsi cara pandang dunia konstruktivisme. Strategi yang berhubungan dengan asumsi ini adalah deskriptif, dengan metode observasi dan wawancara. Wawancara dilakukan kepada pelaku Kesenian Bantengan/ pekerja seni Bantengan Kota Batu, Ketua Kesenian Bantengan Kota Batu, Kabid Budaya Dinas Pariwisata Kota Batu dan Ketua Dewan Kesenian Kota Batu. Hasil penelitian ini dapat dijelaskan bahwa keberadaan kesenian Bantengan merupakan proses fenomena sosial. Keberadaan kesenian Bantengan juga menunjukkan berfungsinya sistem dan struktur sosial melalui pola hubungan antara individu, antara kelompok didalam suatu masyarakat.
Struktural Functionalism sebagai Proses Transmisi Kesenian Bantengan Kota Batu Muherni Asri Utami; RR Roosita Cindrakasih
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v5i2.400

Abstract

The art of the bull is an art that originated from Malang Raya, especially Batu City. The art of the bull as the name is a form of manifestation of the head of the bull animal that is used in an actual as an entertainment medium. This research examines the art of bulls from a cultural point of view using structural functionalism theory. In some structural function functionalism, namely describing the function of social structure, the process of a relationship between social reality and the general needs of social organisms so that a functioning relationship occurs. When people deal with other people in it there must be capacity as a social status and social structure called the transmission process of the arts. This study uses a qualitative approach based on the assumption of the perspective of the world of constructivism. Strategies related to this assumption are descriptive, with observation and interview methods. The interview was conducted to the bulls of the Bantengan Arts/ Art workers in Batu City, the Chairperson of the Bantengan City of Batu City, the Head of the Batu City Tourism Office and the Chairman of the Batu City Arts Council. This study can be concluded as a whole that the existence of bull art is a process of social phenomena. The existence of bull art also shows the functioning of the system and social structure through the pattern of relationships between individuals, between groups in a society. Abstrak Kesenian Bantengan adalah kesenian yang berasal dari Malang Raya Khususnya Kota Batu. Kesenian Bantengan sebagaimana namanya merupakan bentuk perwujudan kepala hewan Banteng yang digunakan secara aktraktif sebagai media hiburan. Penelitian ini mengkaji kesenian Bantengan dari sudut pandang budaya dengan menggunakan teori Structural Functionalism. Pada beberapa pemikiran structural functionalism, yaitu mendeskripsikan fungsi struktur sosial, proses satu hubungan antara kenyataan sosial dengan kebutuhan umum organisme sosial sehingga suatu hubungan berfungsi tersebut terjadi. Ketika orang berhubungan dengan orang lain didalamnya pasti ada kapasitas sebagai status sosial dan struktur sosial yang disebut dengan proses transmisi kesenian Bantengan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan didasari asumsi cara pandang dunia konstruktivisme. Strategi yang berhubungan dengan asumsi ini adalah deskriptif, dengan metode observasi dan wawancara. Wawancara dilakukan kepada pelaku Kesenian Bantengan/ pekerja seni Bantengan Kota Batu, Ketua Kesenian Bantengan Kota Batu, Kabid Budaya Dinas Pariwisata Kota Batu dan Ketua Dewan Kesenian Kota Batu. Hasil penelitian ini dapat dijelaskan bahwa keberadaan kesenian Bantengan merupakan proses fenomena sosial. Keberadaan kesenian Bantengan juga menunjukkan berfungsinya sistem dan struktur sosial melalui pola hubungan antara individu, antara kelompok didalam suatu masyarakat.
Co-Authors Abdul Azis Abdul Aziz Adelarasati, Zahra Adinda Riefwanti Adityo Fajar Adityo Fajar, Adityo Agung Rahardjo Agung Rahardjo, Agung Agus Tapaningsih , Weni Indah Doktri Ahmad Jurnaidi Wahidin Ali Imron H Alinda Rahmatunnisa Amalliah Amalliah Amalliah Amalliah, Amalliah Anisti Anisti Arman Syah Putra Arman Syah Putra Asmuri, Asmuri Bobby Octavia Yuskar Bonardo Marulitua A Bryan Givan Budiawan, Budiawan Cindya Yunita Pratiwi Debby Andra Fortuna Deby Puspitaningrum Diantoro, Karno Diki Abdullah Dina Safira Dwi Nurahman Eni Saeni Eni Saeni Eva Yuniarti Utami Fahmi Wijayanto Fajar Kurniawan Fajar Kurniawan Flora Meliana Siahaan Flora Meliana Siahaan Ginting, Sunardi Gregorius Cristison Bertholomeus Halek Mu'min Herman Herman Ilham Albar Pane, Ilham Albar Jahara, Jahara Jaka Atmaja Jaka Atmaja, Jaka Jeffry Latumahina Jumui Junianto, Pilifus Jurnaidi, Ahmad Keiyza Akeyla Aulia Zili Lela Elvira Marlina Rahmi Shinta P Marlina Rahmi Shinta P. Maytha Anuru Malihah Ma’mur, Angghi Muliya Ma’sum, Hadiansyah Mega Angkasa Mu'min, Halek Muhamad Jejen Jaelani Muhammad Reza Nur Hakim Muherni Asri Utami Novianita, Riastri Nurdiansyah, Chepi Nurdin Fajar pramelani Priyo Lulut Anggito Puspitaningrum, Deby Putri Aprillia Syavira Rafly Ramadhansyah Reva Widyanti Reza Fahlevi Nurpaiz Riastri Novianita Rizki Hidayat Rizky Hidayat Rizky Hidayat Rizky Hidayat, Rizky Sabil Sabil Sabil Sabil Sadid Rizqillah Turrahman Saeni, Eni Safrezi Fitra Sandi, Eric Krisna Setyorini, Efi Endang Dwi Sholihin Shobroni Siahaan, Flora Meliana Siregar, Achiruddin Slamet Heri Winarno Soegiarto, Ita Sultan Himawan Suseno Syarif Fitri, Syarif Taqwa Sejati Tiara Defitri Khairunisa Utami , Eva Yuniarti Vika Yustia Weni Indah Doktri Agus Tapaningsih Wulan Muhariani Wulandari Wulandari