Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Prosiding Conference on Research and Community Services

PELATIHAN PEMBUATAN BATIK TULANG DAUN MELALUI KONSEP SMART VILLAGE WITH CYCLE SYTEM PADA MASYARAKAT DESA PONCOKUSUMO Heny Kusdiyanti; Mokhammad Nurruddin Zanky; Robby Wijaya; Indra Febrianto
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Poncokusumo menjadi salah satu daerah di Kabupaten Malang yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi Desa Pariwisata berbasis Ecowisata. Namun disisi lain, rata-rata kemampuan warga untuk membiayai pendidikan hanya sampai ke jenjang pendidikan SMA, untuk sampai ke perguruan tinggi secara finansial tidak mampu. Bahkan, yang membuat miris adalah sebagian dari keturunan di Poncokusumo, akan kembali menjadi petani musiman   yang justru akan membuat ia tidak mempunyai masa depan. Pengabdian ini bertujuan untuk menghasilkan transformasi produk berupa btik tulang daun untuk menciptakan aktivitas industri berbasis cycle system melalui kegiatan entrepreneurship guna merintis UMKM yang ada di kalangan PKK Desa Poncokusumo. Proses pelaksanaan dalam program ini mencakup tiga tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) evaluasi. Program dilanjutkan dengan pendampingan intensif pembuatan transformasi produk Serangkaian kegiatan tersebut diikuti oleh 15 anggota PKK. Kegiatan entrepreneur yang dilakukan ini menjadi solusi permasalahan yang ada di Desa Poncokusumo. Hal inilah yang akan menjadi pioner berfirinya UMKM yang ada di Desa Poncokusumo melalui transformasi produk baru yaitu batik tulan daun.
SMART VILLAGE-BASED ORANGE FARMER DEVELOPMENT SOLUTIONS WITH CYCLE SYSTEM OF PRODUCT INDUSTRIAL ACTIVITIES TOWARD SUSTAINABLE DEVELEOPMENT CITY Heny Kusdiyanti; Mokhammad Nurruddin Zanky; Andy Prasetyo Wati
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Citrus farmers in Indonesia have different economic capabilities than other farmers, namely they don't know the season so there must be a participation of the community, social organizations, and religion in overcoming the problem of this sweet orange farmer. Not counting this season, has an impact on the poor quality and quantity of sweet orange products produced. In addition, the fluctuations in the price of oranges on the market are also a potential loss of citrus farmers in Poncokusumo Village, Malang Regency. This community service aims to create a product transformation in the form of orange-based sweets to finally succeed in forming industrial activities in the smart village concept through entrepreneurship activities. The implementation of this program is carried out in three stages, namely: (1) planning, (2) implementation, and (3) evaluation. This service was attended by orange farmer groups in Poncokusumo Village consisting of 52 people. This program begins with the delivery of material about the business opportunities for sweets from the sweet orange of Poncokusmo Village, simulations of making sweets, packaging techniques, and simple marketing strategies that can be done by orange farmers. After this service, candy products made from sweet oranges were created from Poncokusumo Village. Not only that, citrus farmers are also taught to make branding of candy products so that they can be marketed and included in the potential Malang souvenir shop. This candy product has the potential to become an industrial activity in the smart village of Poncokusumo Village which will later become the forerunner to the establishment of Poncokusumo UKM to realize the Sustainable Development of Indonesia.
IMPLEMENTASI INDUSTRIAL ENTREPRENEUR ACTIVITY MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN LAMPU CELUB BAWAH AIR PADA NELAYAN PANTAI SENDANG BIRU Indra Febrianto; Robby Wijaya; Heny Kusdiyanti
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sendang Biru merupakan salah satu kawasan pesisir yang menjadi prioritas dalam upaya pengelolaan sumberdaya perikanan laut di Kabupaten Malang Jawa Tmur. Pengembangan tersebut menjadikan Sendang Biru sebagai sentra industri perikanan tangkap. Hubungan sosial yang dilakukan oleh pengambek dengan pemilik kapal (juragan darat) mengarah pada hubungan patron-client, dimana hubungan antar individu tidaklah sama, terutama dari sisi ekonomi. Pengabdian ini bertujuan untuk menghasilkan transformasi produk dari hasil tangkapan ikan laut untuk menciptakan aktivitas industri berbasis cycle system melalui kegiatan entrepreneurship guna merintis UMKM yang ada di kalangan nelayan pantai sendangbiru. Proses pelaksanaan dalam program ini mencakup tiga tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) evaluasi. Pengabdian awali dengan pemberian wawasan tentang peluang bisnis di Pantai Sendangbiru, teknik pengemasan dan strategi pemasaran yang sesuai dengan produk yang akan dibuat. Program dilanjutkan dengan pendampingan intensif pembuatan transformasi produk dari hasil tangkapan ikan yang berupa kerupuk ikan, pengemasan yang menarik hingga pencarian tempat strategis untuk memasarkan produk ini. Serangkaian kegiatan tersebut diikuti oleh 20 nelayan di wilayah pantai sendangbiru. Kegiatan entrepreneur yang dilakukan ini menjadi solusi permasalahan melimpahnya hasil tangkapan ikan yang berharga rendah di pasar, dan memaksimalkan pemanfaatan ikan tangkapan. Nelayan inilah yang akan menjadi pioner pendirian UKKM di wilayah pantai sendangbiru sebagai solusi permasalahan mereka kedepannya
PENGEMBANGAN MODELERADICATIONOF POVERTYKETURUNAN PEMULUNGMELALUI SEKOLAH BINAAN RINTISAN UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) DI MALANG RAYA Heny Kusdiyanti; Mokhammad Nurruddin Zan; Andy Prasetyo Wati
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia  merupakan  salah  satu  Negara  yang    berada  wilayah  di  Asia  Tenggara  dan merupakan Negara  yang  berkembang.  Kemiskinan menjadi  salah satu permasalahan  yang paling  rumit  serta kurangnya   perhatian   dari   pemerintah   sehingga   masalah   ini   belum  bisa    terselesaikan    sampai  sekarang.    Anak    jalanan    dan    pemulung    merupakan    salah  satu    bukti  masih    adanya  kemiskinan  di  Indonesia.Ada    dua    kelompok    anak    jalanan  dalam    kategori    ini,    yaitu    anak-anak    yang    tinggal  bersama    orangtua    dan    senantiasa  pulang  ke  rumah  setiap  hari,  dan  anak-anak  yang  melakukan kegiatan   ekonomi   dan   tinggal   di   jalanan   namun   masih   mempertahankan   hubungan   dengan keluarga  dengan  cara  pulang  baik    berkala  ataupun  dengan  jadwal  yang  tidak    rutin.Salah  satunya  anak jalanan  adalah  yang  memiliki  profesi  sabagai  pemulung    sampah.  Diantara    fakta    yang  ada    seseorang    menjadi  pemulung  karena  (1)  kerasnya  persaingan  di luar    sana   yang  membuat   dia   tidak   bisa   menemukan  pekerjaan  yang  lebih  layak,   (2)   adanya sistem  kontrak    yang    membuat    Bang    Black    kehilangan    pekerjaan,    dan    ditambah    lagi  susahnya  mencari    pekerjaan        disebabkan    karena    lapangan    pekerjaan    yang    sedikit  disediakan    pemerintah.  Kondisi    saat    ini    tidak      boleh    dibiarkan,      dengan    demikian  perlu   adanya   upaya   serius   untuk pemberdayaan   pemulung   terutama    yang   berada   di      wilayah      Malang      Raya      Raya      untuk  meningkatkan      kemampuan      sumberdaya   manusia.    Dengan    Penelitian    ini   diharapkan    mampu memberikan   sumbangan   untuk  peningkatan  kualitas  SDM   dan  produktifitas  kerja   pemulung  di wilayah  Malang  Raya. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengembangkan  Model  Eradication  of  Poverty. Keturunan pemulung melalui sekolah binaan rintisan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah)  wilayah  Malang  Raya.  Jenis  penelitian  tahap  I  (satu)  adalah  penelitian pengembangan    dengan    langkah-langkah  sebagai  berikut:    (1)    Analisis  situasi  (lingkungan),      (2)  Identifikasi  karakteristik  responden,  (3)    Identifikasi  kebutuhan  riil responden,    (4)    berdasarkan  analisis  situasi,  identifikasi  karakteristik  dan  kebutuhan  riil responden,  maka  disusunlah model Eradication   of   Poverty   pemutusan  bagi  keturunan  pemulung    di    wilayah    Malang    Raya    Raya.  Jenis  Penelitian  Tahap    II  (dua)  adalah penelitian  Tindakan.    Tahun  kedua  dirancang  untuk  ujicoba  (implementasi)    model    yang  telah   dikembangkan   Tahap   I,    evaluasi  model,   revisi  sehingga   akan dilahirkan   suatu  model   Eradication   of   Poverty   di  wilayah   Malang   Raya   Raya   yang  teruji. Dengan   mengikuti      kegiatan      ini    keturunan      pemulung      di    wilayah      Malang      Raya  dapat memperoleh    pengetahuan,    kemampuan    kewirausahaan,    kemampuan    dalam   bidang   produksi  (Product      Knowledge),      pengetahuan      dan      kemampuan      pasca      panen  (pemasaran),      dan    pada  akhirnya    kualitas    SDM    dan    produktifitas    keturunan  pemulung    di   wilayah   Malang    Raya   bisa   meningkat.   Pada   Tahap   penelitian   ketiga  adalah    penelitian  tindakan.   Tahun ketiga dirancang    untuk    ujicoba   dengan   skala   yang  lebih    luas    lagi    secara    nasional    sehingga    dihasilkan  model  Eradication  of    Poverty        keturunan  pemulung  melalui  sekolah  binaan  rintisan  UMKM  (Usaha   Mikro,   Kecil    dan  Menengah)   dalam  rangka   penciptaan   kemandirian   SDM   keturunan pemulung   melalui sekolah  binaan  rintisan  UMKM.
Co-Authors Aan Fardani Ubaidillah Abargiel, Kauna Bismie Agung Haryono Agung Winarno Agustina, Nur Indah Alan Nur Fadilah Alfan Bramantya Amala, Istiqomah Ahsanu Ananta, Shahrul Dwi Andy Prasetyo Wati Anggarani, Dinar Arsy Aniek Indrawati Anisa Rahmawati Ardy Dwi Wijayanto Ashari, Regita Niken Azahra, Shofia Brahmatiyo, Dodyk Brilian Rosy Chau Kien Tsong Daya Negri Wijaya Deny Yudo Wahyudi Dewi ayu sakdiyyah Dian Novita Sari, Dian Novita Dwi Ike Purnamasari Ekaning Dewanti Laksmi Ery Tri Djatmika RWW Fatmawati, Kurnia Febrian Novandriawan Felinda Mustika Ramadhanti Putri Islamiah Fitriah, Akha Anis Fitriana Rahmawati Fulgentius Danardana Murwani Hadi Sumarsono Heri Pratikto Indra Febrianto Jali, Jafalizan Md. Karkono Karkono Khoirul Ilmiyati Lifa Farida Panduwinata LIfa Panduwinata Ludi Wishnu Wardana Madziatul Churiyah Maghfiroh Maghfiroh Maula, Farij Ibadil Maziatul Churiyah Mirjam Anugerahwati Moh. Rizal Fahmi Mohammad Arief Mokhammad Nurruddin Zan Mokhammad Nurruddin Zanky Muwarni, F. Danardana Nanik Khurotul Aini Nasikh Nasikh Novi Damayanti Nur Indah Agustina Nur Indah Agustina Nur Musyafa, Faiz P., Lifa Farida Prasetyo Wati, Andy Putra Hilmi Prayitno Rahmawati, Vera Eka Rosyidah, Umniyah Juman Rully Aprilia Zandra Saiful Arif Sarah Sakiran Salsabila Satia Nur Maharani Siti Junaida Sopiah, Sopiah Sopingi Sopingi, Sopingi Sulfa, Devi Mariya Syafitri, Dinda Umar, Haniatur Rofiqoh Ummi Ainur Rizqi Utari, Shela Dwi Wening Patmi Rahayu Wijaya, Robby Wiwik Astuti Zanki, M. Nurruddin Zanky, M. Nurruddin