Claim Missing Document
Check
Articles

EMPOWERMENT OF ORPHANS AND MOTHERS BASED ON QUR’ANIC VIEWS Manurung, Nirwan Syafrin; Shafa, Hikmah Ismidiana; Putri, Rifania; Maulana, Imam; Kamariah, Nurul; Aziz, Muhammad Abdul; Fiqrie, Muhammad; Kurniawan, Syahrul Fauzi
Al-Infaq: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 14 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat is an obligation for those who have the ability to be called Muzakki which aims to help others and for those who do not have the ability to be called Mustahik, including Fakir, Miskin, Amil, Muallaf, People who owe debts, People Who Study, and People who fight on the path of Allah Swt. Besides that, zakat can also be a tool for empowering ummah. The Muzakki, Amil and Zakat Collection Institute (UPZ) to participate in helping people alleviate poverty and social equality. Due to the Covid-19 pandemic, the number of orphans and widows has increased, this certainly affects the number of poor people, therefore zakat can be a solution. Therefore, LAZ Al-Bunyan launched a program to empower orphans and mothers as a breakthrough in an effort to provide orphan rights and contribute in accordance with the laws and verses of the Qur'an related to the empowerment of children and mothers.
Penguatan Tata Kelola Usaha dan Kapasitas Produksi Serta Pemasaran Digital Pupuk Organik Produk Paguyuban Tunggal Rabuk di Desa Kragilan, Mojosongo, Boyolali Setiawan, Topan; Aryo Putro, Fanny Hendro; Hertini, Etty Sri; Muryanto, Sigit; Chumaeson, Wahyuning; Aziz, Muhammad Abdul
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1178

Abstract

The Community Partnership Program (PKM) in Kragilan Village, Mojosongo Sub-district, Boyolali, partnered with Paguyuban Tunggal Rabuk to process livestock manure into eco-friendly compost. The program aimed to strengthen the community’s business capacity through the Asset-Based Community Development (ABCD) approach by optimizing local assets and wisdom. PKM activities focused on three key areas: (1) strengthening business governance through mentoring in organizational management, simple financial administration, and effective distribution systems; (2) improving production through technical training, appropriate technology use, and product standardization; and (3) implementing web-based digital marketing to expand market reach, enhance branding, and simplify online transactions. The program outcomes showed improved member skills, greater production efficiency, and expanded consumer networks. Overall, PKM effectively empowered Paguyuban Tunggal Rabuk, fostered local-based business independence, and promoted economic sustainability alongside environmental conservation in Kragilan Village.
Urgensi Klausul Force Majueure dalam Drafting Kontrak Bisnis Pasca Pandemi COVID-19 Manik, Saut Maruli Tua; Nursy, Ihsan; Amidah, Sepdillah Putri; Nurhaliza, Siti; Aziz, Muhammad Abdul; Febrianti, Aulia Puspita; Azzahra, Faradilla; Adrianan, Meiriko
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 11 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i11.4875

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak signifikan terhadap kelangsungan pelaksanaan kontrak bisnis di berbagai sektor. Banyak kontrak yang terganggu akibat pembatasan aktivitas, gangguan rantai pasok, dan kebijakan pemerintah, sehingga menimbulkan perdebatan hukum terkait penerapan klausul force majeure. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pencantuman klausul force majeure dalam kontrak bisnis pasca pandemi serta mengkaji tantangan dan model perumusannya. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak kontrak sebelum pandemi tidak secara eksplisit mencantumkan peristiwa pandemi sebagai force majeure, sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum. Klausul force majeure sebaiknya dirumuskan secara rinci dan kontekstual, termasuk prosedur pemberitahuan dan dampaknya terhadap kewajiban kontraktual. Selain itu, konsep hardship perlu dipertimbangkan sebagai pelengkap force majeure untuk mengakomodasi kondisi yang secara signifikan memberatkan pelaksanaan kontrak tanpa sepenuhnya menghalanginya. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pembaruan praktik drafting kontrak bisnis di Indonesia dengan mencantumkan klausul force majeure dan hardship secara eksplisit guna menjamin kepastian hukum dan keadilan bagi para pihak di tengah situasi yang tidak terduga.
Co-Authors Abdi Ari Sandi Achmad Hasyim Masruri Adrianan, Meiriko Ageng Riz’y Waluyo Ahmad Zainuddin Ahyar Supani Alafianta, Novan Fatchu Alin Asyabil Alqudrih, Qomsin Amalia, Fina Ambarwati, Dewi Amidah, Sepdillah Putri Angga Aprilio Prabowo Angger Raafiu Anisah Himatul Ulya Annas Syams Rizal Fahmi Apriliani, Dian Putri Araz Meilin Ardianti, Putri ardiyanto, joko Ari Wahyono Arifin Arifin Arisandy, Poppy Arisanty, Poppy Aryo Putro, Fanny Hendro Asmedy, Asmedy Azhari, Syahidah Fitri Azzahra, Faradilla Chumaeson, Wahyuning Coslo, M.Gery Daud Sukoco Destiarni , Resti Prestika Devid Frastiawan Amir Sup Dwi Nurul Amalia, Dwi Nurul Dwi Retna Kumalaningrum Eko Nur Cahyo Eko R, Yusuf Estrin Handayani Fadila, Hana Fardan Bintang Agung Sasongkojati Fathirma’ruf, Fathirma’ruf Fauzi Alfatoni Fauzul Hanif Noor Athief Febrianti, Aulia Puspita Fiqrie, Muhammad Fithri Selva Jumeilah Fitriyah, Fauziatul Friska Setiya Pamungkas Fuad Muchlis Henny Dewi Koeswanti Hertini, Etty Sri imam maulana, imam Jamil, Ahmad Syariful Jaya Sahputra Kamariah, Nurul KURNIAWAN, SYAHRUL FAUZI Labolo, Sultan Nanta Setia Dien Larasati, Audyna Navisa Luktyansyah, Insyiah Meida Lutfia Nuril Arafah Mabruri, Muhammad Yusuf Safri Manurung, Nirwan Syafrin Maulana, Muhammad Hilmy Maulidia, Farida Meirison Meirison, Meirison Mubarok, Ahta Abdul Mursyid Husni Muhammad Dzikky Firman Syah Muhammad Faris Amiruddin Muhammad Irkham Firdaus Muhammad Taufiq Zamzami Muhtada, Fikri Namira Muthia Rosalina Netania Emilisa Nuarisa, Risma Hafida Nursy, Ihsan Pardede, Maria Agustina Pradhana, Theo Aditya prayudi, Andi Priyono Priyono Putri, Rifania Qomsin alqudrih Rachmawati, Andini Retnowati, May Shinta Reyhan, Muhammad Rosady, Faiz Lutfan Nadir Rustiana, Ayu S Siswanto Sahputra, Jaya Saiful Anam Sasongkojati, Fardan Bintang Agung Setiawan, Topan Shafa, Hikmah Ismidiana Sigit Muryanto, Sigit Siregar, Valdi Muhamad Rafiansyah Siregar, Valdi Muhammad Rafiansyah Siti Nurhaliza Soekarno Mismana Putra, Soekarno Mismana Sri Wahyuni Sulastri Sulastri Sultan Nanta Setia Dien Labolo Supriyaddin, Supriyaddin Tifani, M. Akhlis Azamuddin Tua Manik, Saut Maruli Zayyan, Imaad Athallah