Claim Missing Document
Check
Articles

KORELASI TINGKAT KECEMASAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN STROKE PADA LANSIA HIPERTENSI Vivi Yuderna; Mike Asmaria; Hilma Yessi; Kheniva Diah Anggita Sari; Dwi Happy Anggia Sari; Hasmita Hasmita
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i2.30663

Abstract

Stroke merupakan penyebab kematian kedua dan penyebab disabilitas ketiga didunia. setiap tahunnya ada 13,7 juta kasus baru stroke, dan sekitar 5,5 juta kematian terjadi akibat penyakit stroke. Di Indonesia prevalensi stroke pada tahun 2018 berdasarkan diagnosa dokter pada penduduk umur > 15 tahun sebesar 10,9% atau diperkirakan sebanyak 2.120.362 orang. Faktor resiko stroke yang paling sering adalah hipertensi, merokok, dislipidemia, diabetes melitus, obesitas, dan penyakit jantung.  Hipertensi dapat dipicu oleh adanya kecemasan sehingga menyebabkan kenaikan tekanan darah. “Hubungan Kecemasan dengan Perilaku Pencegahan Stroke pada Penderita Hipertensi di Posyandu Latulip Desa Pauh Barat Kota Pariaman”. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan model pendekatan cross sectional, dilakukan secara purposive sampling yaitu sejumlah 36 orang. Hasil penelitian diperoleh  nilai  signifikansi  (p) > 0.05 yang berarti menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara kecemasan dengan perilaku pencegahan stroke. Simpulan gejala kecemasan pada lansia dengan hipertensi tidak berkaitan secara prospektif dengan perilaku pencegahan risiko stroke didesa Pauh Barat Kota Pariaman. Diharapkan petugas kesehatan tetap meningkatkan edukasi tentang perilaku pencegahan stroke sehingga lansia tidak beresiko terjadinya stroke.                      Keywords: hipertensi ; kecemasan ; lansia ; perilaku ; stroke
Asuhan Keperawatan Pada Ny M dengan Penumonia Nabila Naswa; Mike Asmaria; Hilma Yessi; Linda Marni
Jurnal Keperawatan Medika Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v4i2.406

Abstract

Pneumonia is a lung infection that is easily transmitted through droplets when coughing or sneezing. Worldwide, pneumonia causes around 6.3 million deaths, with 92% of cases occurring in Asia and Africa. And the diagnosed incidence of pneumonia in Indonesia reached 10.8% with a total of 877,531 cases. In RSUD Prof. H. Muhammad Yamin SH Pariaman, 89 cases of pneumonia were recorded. At At RSUD Prof. H. Muhammad Yamin SH Pariaman, 89 cases of pneumonia were recorded. This study aims to provide nursing care to Mrs. M, with pneumonia. The method used is a case study with a surgical medical nursing assessment approach, through interviews and direct observation. The research was conducted in the pulmonary inpatient room on February 20 to February 24, 2025 to see or recognize problems in Mrs. M. Age 60 years with a medical diagnosis of pneumonia. Nursing problems found include ineffective airway clearance, ineffective breathing patterns, nutritional deficits, constipation, activity intolerance and self-care deficits. Intervention and implementation carried out, namely airway management and respiration monitoring. With the results of the evaluation of ineffective airway clearance not resolved, ineffective breathing patterns, nutritional deficits, activity intolerance resolved on day 4 and constipation problems resolved on day 5. Advice given to patients regarding increasing fluid intake, recommending optimal rest, maintaining personal and environmental hygiene, managing a nutritious diet, increasing endurance, taking drugs according to doctor's recommendations and routinely controlling health care facilities.