p-Index From 2021 - 2026
7.135
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman (JGPS) CHMK HEALTH JOURNAL Amerta Nutrition Proceeding - Sari Mutiara Indonesia International Conference on Health IMJ (Indonesian Midwifery Journal) Jurnal Kesehatan Indonesia Journal of Health Science and Physiotherapy Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas JUKESHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal EduHealth Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) International Journal of Midwifery Research Excellent Midwifery Journal Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat Berita Kedokteran Masyarakat Jakiyah : Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Jurnal KeFis : Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi BATIK: Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat Journal of Innovative and Creativity Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak Bersama Masyarakat Jurnal Medika: Medika Journal of Public Health Science (JoPHS) EDUCENTER JURNAL PENDIDIKAN Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI Taawun: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Excellent Midwifery Journal

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Secanggang Kabupaten Langkat Tahun 2020 Hendrik Edison Siahaineinia; Edy Marjuang Purba
Excellent Midwifery Journal Vol 4, No 1 (2021): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.855 KB) | DOI: 10.55541/emj.v4i1.147

Abstract

Kejadian stunting pada balita masih menjadi salah satu masalah kesehatan prioritas yang di Indonesia. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat Tahun 2018, Wilayah Kerja Puskesmas Secanggang masih memiliki prevalensi Kasus Stunting sekitar 20-25%. Prevalensi ini belum mencapai target dari ketetapan WHO yaitu sebesar 20%. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Secanggang Kabupaten Langkat Tahun 2020. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 58 orang dengan teknik simple random sampling. Analisis datanya meliputi analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi square dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibudan ASI eksklusif  dengan dengan  kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Secanggang Kabupaten Langkat Tahun 2020. Diharapkan kepada ibu yang memiliki balita  untuk memperhatikan pola asuh, pola makan dan memberikan ASI Eksklusif untuk memenuhi kebutuhan gizi pada saat bayi
Prevalensi Anemia Pada Ibu Hamil dengan Menggunakan Metode Sahli dan Metode Cyanmethemoglobin Di Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Buah Tahun 2019 Edy Marjuang Purba; Nur Azizah
Excellent Midwifery Journal Vol 2, No 2 (2019): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.859 KB) | DOI: 10.55541/emj.v2i2.85

Abstract

Perdarahan karena anemia memberikan kontribusi 31,25% dalam menyebabkan kematian ibu di Indonesia. Ibu yang mengalami anemia (kadar Hb<11gr/dl) memberikan dampak yang sangat berbahaya bagi ibu dan bayi yaitu perdarahan berat, kematian janin di dalam kandungan, abortus, cacat bawaan, prematur, berat badan lahir rendah, inteligensi anak rendah. Laporan Puskesmas Sialang Buah menyatakan Prevalensi anemia pada ibu hamil di Puskesmas Sialang Buah cukup tinggi pada tahun 2018 yaitu 40,7%. Hal ini menimbulkan kecuriaan bahwa prevalensi anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sialang Buah tahun 2019 tetap tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi anemia pada ibu hamil tahun 2019 menggunakn Metode Sahli dan Metode Cyanmethemoglobin. Metode Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observational yang dilakukan bulan Juni-Juli 2019. Sampel penelitian adalah semua ibu hamil (62 orang) yang melakukan kunjungan antenatal di Puskesmas Sialang Buah. Responden diwawancarai dengan kuesioner untuk mengetahui karakteristiknya, kemudian dilakukan pengambilan darah vena. Kadar Hemoglobin diperiksa dengan Metode Sahli (alat skrining) dan Metode Cyanmetahemoglobin (Gold standard). Dinyatakan anemia apabila kadar Hb darah ≤ 11gr/dl menggunakan Gold Standard. Dari 62 orang ibu hamil yang diperiksa ada 26 orang yang anemia (prevalence rate =41,9%). Paling banyak pada ibu hamil berusia 20-35 tahun yaitu 18 orang (69,2%), ibu dengan tingkat pendidikan SMP yaitu 13 orang  (50,0%), ibu yang bekerja sebagai ibu rumah tangga yaitu 24 orang (92,3%), dan  ibu dengan kehamilan pertama yaitu 10 orang (38,5%). Diharapkan kepada petugas puskesmas melakukan penanganan segera kepada ibu hamil yang terjaring anemia dan melakukan penyuluhan terkait bahaya anemia.
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DESA PON KABUPATEN SERDANG BEDAGAI TAHUN 2017 Edy Marjuang Purba; Risnawati Tanjung
Excellent Midwifery Journal Vol 1, No 1 (2018): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.597 KB) | DOI: 10.55541/emj.v1i1.32

Abstract

Anemia dalam kehamilan merupakan kondisi ibu dengan kadar hemoglobin di bawah 11 gr/dl pada trimester I sampai dengan  trimester  III. Anemia selama kehamilan berdampak  buruk pada kesehatan ibu dan janin terutama saat kehamilan, persalinan dan nifas. Pengaruh anemia saat kehamilan dapat berupa abortus, persalinan kurang bulan, dan  ketuban pecah dini (KPD). Pengaruh anemia saat persalinan dapat berupah partus lama, gangguan his kekuantan mengedan serta kala uri memanjang sehingga dapat terjadi retensio plasenta. Pengaruh anemia saat nifas salah satunya perdarahan post partum, infeksi nifas dan penyembuhan luka perineum lama. Meningkatnya proporsi  ibu hamil yang mengalami anemia di wilayah kerja Puskesmas Desa Pon (tahun 2015= 48,7% dan tahun 2016=63,2%) sehingga perlu diketahui faktor risko penyebab meningkatnya kejadian anemia tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross sectional yaitu dengan melihat faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Desa Pon tahun 2017. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Data yang dikumpulkan adlah data primer dan sekunder dan dianalisis  menggunakan uji Chi-Square.  Hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara pendidikan, pendapatan, konsumsi tablet Fe, dan pola makan dengan kejadian anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Desa Pon dengan tingkat kemaknaan <0,05. Disarankan kepada ibu hamil untuk lebih sering mengontrol dan memeriksakan kehamilannya. Responden dianjurkan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan sehat serta beraneka ragam dan menghindari konsumsi makanan instant dan yang banyak mengandung penyedap. Pada ibu hamil diharapkan untuk disiplin dan patuh dalam meminum tablet besi sesuai yang diberikan oleh petugas kesehatan. Diharapkan kepada  Puskesmas Desa Pon  supaya aktif  memantau konsumsi  tablet Fe yang diberikan kepada ibu hamil.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PEMBERIAN MP-ASI PADA BAYI DI PUSKESMAS MELATI KECAMATAN PERBAUNGAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI TAHUN 2021 Tengku Nurhayati; Edy Marjuang Purba; Tetti Seriati Situmorang
Excellent Midwifery Journal Vol 4, No 2 (2021): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.536 KB) | DOI: 10.55541/emj.v4i2.176

Abstract

Pemberian MP-ASI terlalu dini pada masyarakat merupakan masalah yang serius. Berdasarkan survei pendahuluan yang dilakukan kepada  10 orang ibu yang memiliki bayi  di Puskesmas Melati diketahui bahwa adalah 6 orang yang memberikan MP-ASI terlalu dini (kurang dari 6 bulan) dengan alasan supaya asupan makanannya lebih banyak dan bayi lebih kenyang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian MP-ASI pada bayi di Puskesmas Melati Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2021. Jenis penelitian merupakan survey bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi usia > 6 bulan. Sampel  diambil dengan metode total sampling yaitu semua ibu yang mempunyai bayi > 6 bulan di  Puskesmas Melati Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai yaitu sebanyak 57 orang. Teknik analisis data menggunakan chi square. Lebih banyak ibu memberikan MP-ASI kepada bayi sebelum berusia 6 bulan yaitu sebanyak 34 orang (59,6). Ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan Pemberian MP-ASI Pada Bayi di Puskesmas Melati Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2021. Pengetahuan kurang dan sikap yang negatif menjadi faktor yang dapat mendorong ibu untuk memberikan MP-ASI terlalu dini. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk dapat lebih meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang MP-ASI dan meningkatkan perannya dalam upaya pencapaian ASI eksklusif melalui penyuluhan, untuk yang dapat dilaksanakan pada acara pertemuan desa, posyandu dan konseling pada saat pemeriksaan kehamilan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAK LENGKAPAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL DI DESA PUJI MULIO KEC. SUNGGAL KAB. DELI SERDANG TAHUN 2021 seh malem; Edy Marjuang Purba; Eva Ratna Dewi; Ribur Sinaga; Magdalena Barus; Rumondang Sitorus
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 1 (2022): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i1.198

Abstract

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 memperlihatkan bahwa data cakupan Antenatal Care di Indonesia selama periode 3 tahun terakhir, pada tahun 2010-2013 yaitu tahun 2010 sebesar 92,7% dan tahun 2013 sebesar 95,4%. Berdasarkan survei pendahuluan yang telah dilakukan di Desa Puj Mulio pada bulan Februari diketahui bahwa 6 dari 10 ibu hamil  tidak melakukan kunjungan antenatal care. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketidaklengkapan kunjungan antenatal care pada ibu hamil trimester pertama sampai trimester ketiga.. Jenis penelitian merupakan survey bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang hamil  yang melakukan kunjungan antenatal care di Desa Puji Mulio Kec. Sunggal Kab. Deli Serdang pada Juni 2021. Sampel dalam peneltian ini adalah sebanyak 30 orang. Dari hasil penelitian bahwa dari 30 responden mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 17 responden (56,7%), berpengetahuan kurang sebanyak 11 responden (36,7%) dan minoritas berpengetahuan baik sebanyak 2 responden (6,6%). Ada hubungan penghasilan keluarga, pekerjaan, pendidikan, pengetahuan dengan ketidaklengkapan kunjungan ANC. dengan hasil uji statistik diperoleh p-value<0,05. Tidak ada hubungan paritas dengan ketidaklengkapan kunjungan ANC dengan hasil uji statistik diperoleh hasil p-value>0,05. Disarankanbagi tenaga kesehatan  yang ada dapat memberikan informasi dan penyuluhan tentang kunjungan ANC  pada ibu hamil supaya ibu hamil datang untuk melakukan pemeriksaan keadaan ibu hamil dan janin supaya dapat mencapai target penurunan  angka kematian ibu dan anak. Kata kunci : ketidaklengkapan, kunjungan ANC, pengetahuan 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA RUPTURE PERINEUM PADA IBU BERSALIN DI KLINIK BERSALIN BERTUAH KOTA MEDAN TAHUN 2022 Anna Waris Nainggolan; Edy Marjuang Purba; Lidya Natalia Sinuhaji; Ridesman .
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 2 (2022): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i2.208

Abstract

Rupture perineum adalah robekan perineum yang terjadi pada saat bayi lahir baik secara spontan maupun dengan menggunakan alat atau tindakan. Robekan perineum umumnya terjadi pada garis tengah dan bisa menjadi luas apabila kepala janin terlahir lebih cepat. Persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasiln konsepsi (janin dan uri), yang dapat hidup ke dunia luar, dari rahim melalui jalan lahir atau dengan jalan lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab ruptur perineum pada ibu bersalin berdasarkan faktor secara spontan, berat bayi lahir, paritas, dan lama persalinan kala II. Jenis Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin, yang berjumlah 43 orang dengan teknik pengambilan sampel Sampling jenuh. Teknik analisis data menggunakan chi-square. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bahwa seluruh responden mengalami rupture perineum berdasarkan berat bayi lahir, paritas, lama persalinan kala II dengan nilai α = 0,05 (95%), maka didapatkan ρ < α (0,000 < 0,05) berarti Ho di tolak. Ada hubungan antara terjadinya rupture perineum pada ibu bersalin berdasarkan berat bayi lahir, paritas dan lama persalinan kala II di Klinik Bersalin Bertuah Kota Medan Tahun 2022
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETIDAKTERATURAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS KEBAYAKAN KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2022 Juniara Fetriani; Edy Marjuang Purba; Zurkaidah Zurkaidah; Rahmawati Rahmawati
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 2 (2022): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i2.219

Abstract

Antenatal care merupakan kegiatan pengawasan wanita hamil untuk menyiapkan ibu hamil sebaik-baiknya baik fisik maupun mental, serta menyelamatkan ibu dan bayi dalam kehamilan, persalinan dan masa nifas. Hasil wawancara peneliti dengan 8 orang ibu hamil di Puskesmas Kebayakan, terdapat 2 orang ibu hamil tidak pernah melakukan pemeriksaan kehamilan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan ketidakteraturan kunjungan antenatal  care di Puskesmas Kebayakan Kabupaten  Aceh Tengah Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Jumlah populasi diperoleh adalah sebanyak 226 orang  yang tinggal di Puskesmas Kebayakan  Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2022. Sampel adalah sebanyak 73 orang. Analisa biavariat dilakukan dengan uji statistic menggunakan chi-square, untuk melihat adanya hubungan antara variable independen dan variable dependen dengan derajat kemaknaan α =0,05. Ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan ketidakteraturan kunjungan Antenatal Care di  Puskesmas Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2022. Tidak ada hubungan antara umur ibu dan paritas dengan ketidakteraturan kunjungan Antenatal. Disarankan kepada petugas  Puskesmas Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah untuk meningkatkan kegiatan penyuluhan supaya pengetahuan ibu hamil mengenai antenatal care meningkat dan kunjungan antenatal care dapat dilakukan dengan teratur mulai dari trimester 1 sampai trimester 3. Disarankan kepada ibu hamil untuk lebih proaktif mencari informasi tentang kesehatan kehamilannya.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU POST PARTUM DENGAN PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAMBIREJO KABUPATEN LANGKAT TAHUN 2022 Edy Marjuang Purba; Anna Waris Nainggolan; Imarina Tarigan
Excellent Midwifery Journal Vol 6, No 1 (2023): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v6i1.234

Abstract

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI)  menyatakan bahwa  angka Inisiasi Menyusui Dini (IMD)/kolostrum di Indonesia cukup rendah yaitu 47,2% dan masih dibawah target yang telah ditetapkan. Pengetahuan yang rendah diduga menjadi faktor penting dalam peningkatan proporsi pemeberia Kolostrum di Indonesia termasuk di Puskesmas Sambirejo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu post partum dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat Tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu post partum yang melahirkan dari hari pertama Post partum Sampai dengan 6 minggu post Partum di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat Tahun 2022. Sampel adalah sebagian ibu post partum di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat  yaitu sebanyak 53 orang. Pemberian kolostrum pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat Tahun 2022 diperoleh lebih banyak ibu postpartum yang tidak memberikan kolostrum yaitu sebanyak 43 orang (56,6%). Hasil penelian juga menunjukkan lebih banyak ibu yang memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 32 orang (62,4%). Hasil uji statistic diperoleh ρ value (0,002) < α (0,05) menunjukan bahwa (Ho) ditolak dan (Ha) diterima artinya terdapat hubungan antara pengetahuan ibu post partum dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat Tahun 2022. Disarankan bagi Petugas Puskesmas Sambirejo  untuk memberikan edukasi dan penyuluhan secara berkelanjutan dalam peningkatan informasi tentang pentingnya pemberian kolostrum pada bayu baru lahir.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU POST PARTUM DENGAN PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAMBIREJO KABUPATEN LANGKAT TAHUN 2022 Edy Marjuang Purba; Anna Waris Nainggolan; Imarina Tarigan; Magdalena Barus
Excellent Midwifery Journal Vol. 6 No. 1 (2023): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v6i1.234

Abstract

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI)  menyatakan bahwa  angka Inisiasi Menyusui Dini (IMD)/kolostrum di Indonesia cukup rendah yaitu 47,2% dan masih dibawah target yang telah ditetapkan. Pengetahuan yang rendah diduga menjadi faktor penting dalam peningkatan proporsi pemeberia Kolostrum di Indonesia termasuk di Puskesmas Sambirejo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu post partum dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat Tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu post partum yang melahirkan dari hari pertama Post partum Sampai dengan 6 minggu post Partum di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat Tahun 2022. Sampel adalah sebagian ibu post partum di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat  yaitu sebanyak 53 orang. Pemberian kolostrum pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat Tahun 2022 diperoleh lebih banyak ibu postpartum yang tidak memberikan kolostrum yaitu sebanyak 43 orang (56,6%). Hasil penelian juga menunjukkan lebih banyak ibu yang memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 32 orang (62,4%). Hasil uji statistic diperoleh ρ value (0,002) < α (0,05) menunjukan bahwa (Ho) ditolak dan (Ha) diterima artinya terdapat hubungan antara pengetahuan ibu post partum dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat Tahun 2022. Disarankan bagi Petugas Puskesmas Sambirejo  untuk memberikan edukasi dan penyuluhan secara berkelanjutan dalam peningkatan informasi tentang pentingnya pemberian kolostrum pada bayu baru lahir.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PEMBERIAN MP-ASI PADA BAYI DI PUSKESMAS MELATI KECAMATAN PERBAUNGAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI TAHUN 2021 Nurhayati, Tengku; Purba, Edy Marjuang; Situmorang, Tetti Seriati; Sinaga, Siti Nurmawan
Excellent Midwifery Journal Vol. 4 No. 2 (2021): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v4i2.176

Abstract

Pemberian MP-ASI terlalu dini pada masyarakat merupakan masalah yang serius. Berdasarkan survei pendahuluan yang dilakukan kepada  10 orang ibu yang memiliki bayi  di Puskesmas Melati diketahui bahwa adalah 6 orang yang memberikan MP-ASI terlalu dini (kurang dari 6 bulan) dengan alasan supaya asupan makanannya lebih banyak dan bayi lebih kenyang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian MP-ASI pada bayi di Puskesmas Melati Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2021. Jenis penelitian merupakan survey bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi usia > 6 bulan. Sampel  diambil dengan metode total sampling yaitu semua ibu yang mempunyai bayi > 6 bulan di  Puskesmas Melati Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai yaitu sebanyak 57 orang. Teknik analisis data menggunakan chi square. Lebih banyak ibu memberikan MP-ASI kepada bayi sebelum berusia 6 bulan yaitu sebanyak 34 orang (59,6). Ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan Pemberian MP-ASI Pada Bayi di Puskesmas Melati Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2021. Pengetahuan kurang dan sikap yang negatif menjadi faktor yang dapat mendorong ibu untuk memberikan MP-ASI terlalu dini. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk dapat lebih meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang MP-ASI dan meningkatkan perannya dalam upaya pencapaian ASI eksklusif melalui penyuluhan, untuk yang dapat dilaksanakan pada acara pertemuan desa, posyandu dan konseling pada saat pemeriksaan kehamilan.
Co-Authors Anna Waris Nainggolan Anugerah, Ajeng Inggit Aritonang, Ribur Cristianna Simanjuntak Dalimunthe, Agustina Dalimunthe, Tetty Dermawan Dermawan Desi Yolanda Ginting Desyandri Desyandri Dewi, Eva Ratna Dewi, Eva Ratna Diah Retno Wahyuningrum Diana Wulan Eka Falentina Tarigan Eka Purnama Sari Eka Purnama Sari, Eka Purnama Eka Purnamasari Emilia, Esi Eris Junaeti Erli Mutiara Erni Rukmana Eva Ratna dewi Eva Ratna Dewi Fau, Yentiria Febriana Sari, Febriana Fitri Jelita Fransiari, M.Edwin Friza N. S Situmorang ginting, laurena Hardi Firmansyah Haryana, Nila Reswari Hendrik Edison Siahaineinia Herni Maulina Azhar Hidayati, Fitni Hondro, Surya Meistin Kristianti Humaida Hanim Imarina Tarigan Imarina Tarigan Imran Surbakti Ingtyas, Fatma Tresno Iqra Manisah Jasica Pratini Jelita, Fitri Juliana Juliana Juniara Fetriani Kanaya Yori Damanik Kurnia, Oni Latifah Rahman Nurfazriah Laurena Ginting Lidya Natalia Br Sinuhaji Lusiatun Lusiatun Lusiatun, Lusiatun magdalena Barus Magdalena Barus Manullang, Rasmi Manurung, Herna Rinayanti Mariatun Mariatun Markus Doddy Marliani Marliani Marliani Marliani Marlina Lamawati Simbolon Martaulina Sinaga Mayla Atika Sari Melpa Agripa S Mohammad Hakimi Muhammmad Edwin Fransiari Nadeak, Yasrida Ndraha, Destin Murni Yanti Nila Reswari Haryana Nismala Dewi Nova Marianti Purba Nur Azizah Nur Azizah Lubis Nur Fatimah Sam Pohan Nurhayati, Tengku Nursi Oktaviani Oni Kurnia Painem, Painem Parningotan Simanjuntak Pasaribu, Karl Fritzs Pasaribu, Veronika Sinar Open Pratiwi, Caca Purba, Rasita Putri, Kalasta Ayunda Rahmawati Rahmawati Rasita Purba Rasmi Manullang Ridesman Ridesman Rismalia Tarigan Rismalia Tarigan Risnawati Tanjung Risti Rosmiati Romauli Silalahi Rukmana , Erni Rumondang Sitorus Saut Purba SAUT PURBA seh malem Sembiring, Mediana Siadari, Yemima Silalahi, Romauli Simamora, Cike Grenada Sriningsih Simamora, Lasria Simanjuntak Simanjuntak Simanullang, Ester SINAGA, ROSMANI Sinaga, Siti Nurmawan Sinuhaji, Lidya Natalia Sinuhaji, Lidya Natalia Br Sitanggang, Tressy Siti Nurmawan Sinaga Siti Nurmawan Sinaga Situmorang, Friza N. S situmorang, tetti seriati Sutanti, Siti Tengku Nurhayati tetti seriati situmorang Theodola Baning Rahayujati Turipah Turipah Utami Nurhafsari Putri Yasrida Nadeak Yatty Destani Sandy Yemima Siadari Zurkaidah Zurkaidah