Claim Missing Document
Check
Articles

Eksplorasi dan Karakterisasi Rizobakteri yang Berpotensi sebagai Pemacu Pertumbuhan Asal Rizosfer Padi Sawah Tadah Hujan Kecamatan Kaway XVI Aceh Barat Junita, Dewi; Afrillah, Muhammad; Maulidia, Vina; Sari, Putri Mustika
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 27, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/agrium.v27i1.16858

Abstract

Salah satu teknologi pertanian ramah lingkungan adalah pemanfaatan non patogen rizobakteri yang berpotensi sebagai pemacu pertumbuhan (PGPR; Plant Growth Promoting Rhizobacteria). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengkarakterisasi rizobakteri yang berpotensi sebagai pemacu pertumbuhan asal rizosfer padi sawah tadah hujan di Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan metode eksploratif yang dilaksanakan pada Juni- September 2023 di Laboratorium Teknologi Benih Universitas Teuku Umar. Sampel tanah diambil di lahan sawah tadah hujan pada beberapa titik sawah yang terdapat di Kecamatan Kaway XVI. Pengamatan terdiri dari karakterisasi morfologi, pewarnaan Gram bakteri, uji hipersensitivitas, dan analisis produksi hormone IAA. Hasil eksplorasi memperoleh 11 isolat rizobakteri yang diisolasi dari sawah tadah hujan kecamatan Kaway XVI, yaitu isolate dengan kode K1, K2, K3, K4, K5, K6, K7, K8.01, K8.02, K9, dan K10.  Masing-masing isolat rizobakteri memiliki ciri morfologi yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan isolat K1 merupakan rizobakteri yang berpotensi sebagai pemacu pertumbuhan.
Pendampingan Optimalisasi Penerapan Low External Input Sustainable Agriculture pada Budidaya Kopi Arabika sebagai Komoditi Unggulan di Kabupaten Bener Meriah Resdiar, Amda; Afrillah, Muhammad; Darmansyah, Dedy
PARAHITA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal (Jurnal Ilmiah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/parahita.v4i2.105

Abstract

Urgensi pengabdian kepada Masyarakat ini adalah bagaimana Koperasi Produsen Cahaya Mutiara Mandiri (PCMM) harus memenuhi syarat organik untuk peningkatan devisa. Namun, koperasi menghadapi beberapa permasalahan, seperti profit dan produksi yang rendah, serta penggunaan input eksternal yang tinggi, sehingga biaya produksi meningkat. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan produksi kopi, mengurangi penggunaan input dari luar dan menekan biaya produksi. Tujuan itu didasarkan pada konsep Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA). Untuk solusi meningkatkan produksi yang rendah, IPTEK yang diterapkan adalah mendampingi pengelola koperasi dalam pembuatan kompos organik yang terbuat dari tumbuhan thitonia, kirinyuh yang memiliki unsur hara tinggi. Selanjutnya solusi untuk masalah penggunaan input dari luar yang tinggi dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan lokal seperti tumbuhan thitonia dan kirinyuh yang dapat digunakan sebagai pupuk organik. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap seluruh peserta yang mengikuti kegiatan, terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan pada seluruh peserta pelatihan. Anggota koperasi dan petani memahami pupuk organik/kompos secara umum sebelum pelatihan 85,7%, dan sesudah pelatihan 100%, Mengetahui pemanfaatan dan pengolahan limbah organik sebelum pelatihan 64,2%, dan sesudah pelatihan 92,8%, Mampu melakukan pembuatan kompos, dan MOL sebelum pelatihan 42,8%, dan sesudah pelatihan 85,7%.
PELATIHAN PERSEMAIAN BIBIT SAYURAN PAKCOY SECARA HIDROPONIK BAGI MASYARAKAT GAMPONG PASAR ACEH, MEULABOH, ACEH BARAT Lizmah, Sumeinika Fitria; Harahap, Evi Julianita; Afrillah, Muhammad; Chairudin, Chairudin; Hadianto, Wira; Zulkarnain, Zulkarnain
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.28715

Abstract

Hidroponik merupakan teknik budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah, melainkan memanfaatkan air dalam memberikan nutrisi bagi tanaman. Gampong Pasar Aceh adalah salah satu gampong (desa) yang terletak di Kota Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat, sehingga kegiatan budidaya hidroponik menjadi alternatif bertani bagi masyarakatnya yang terbatas lahan. Namun untuk memperoleh keberhasilan budidaya dengan hidroponik mestilah diawali dengan kemampuan untuk menghasilkan bibit yang baik. Oleh karena itu kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pelatihan persemaian bibit sayuran Pakcoy secara hidroponik bagi masyarakat Gampong Pasar Aceh. Sasaran peserta kegiatan ini adlaah ibu rumah tangga dan pemuda Gampong Pasar Aceh. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah Participatory Action Research (PAR). Kegiatan pengabdian berjalan dengan lancar, para peserta sangat antusias dan mengikuti kegiatan hingga selesai. Setelah pelatihan, pengetahuan masyarakat tentang hidroponik semakin banyak dan keterampilan dalam persemaian bibit pakcoy meningkat sehingga dapat ditanam hingga panen.
Respon Panjang Akar dan Jumlah Akar Tanaman Melati Putih (Jasminum Sambac L.) Terhadap Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Alami dan Asal Stek Batang: Response of Root Length and Number of Roots of White Jasmine Plants (Jasminum Sambac L.) to the Provision of Natural Plant Growth Regulators and the Origin of Stem Cuttings Harahap, Evi Julianita; Agustinur; Chairudin; Sumeinika Fitria Lizmah; Muhammad Afrillah; Yuliatul Muslimah; Dewi Fihria
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 21 No. 1 (2025): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v21i1.6008

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar di Kabupaten Aceh Barat mulai Juni sampai Agustus 2020. Rancangan Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 5 x 3 dengan 3 kali ulangan. Faktor yang diteliti meliputi konsentrasi berbagai zat pengatur tumbuh alami dan beberapa macam bahan stek. Faktor pertama konsentrasi berbagai zat pengatur tumbuh alami terdiri atas 5 taraf yaitu: Z0 = 0% (kontrol), Z1 = 50% ekstrak bawang merah, Z2 = 100% ekstrak bawang merah, Z3 = 50% ekstrak tauge, dan Z4 = 100% ekstrak tauge. Faktor kedua macam bahan stek terdiri dari 3 taraf yaitu: B1 = bagian pucuk cabang, B2 = bagian tengah cabang, dan B3 = bagian pangkal cabang. Apabila uji F menunjukkan pengaruh yang nyata maka akan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5% (BNT0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa zat pengatur tumbuh alami berpengaruh nyata pada panjang akar, jumlah akar primer, dan persentase stek hidup. Asal stek batang berpengaruh nyata pada panjang akar, jumlah akar primer, dan persentase stek hidup. Perlakuan Z1 (50% ekstrak bawang merah) merupakan perlakuan terbaik pada parameter panjang akar dan jumlah akar primer. Perlakuan B1 (bagian tengah cabang) merupakan perlakuan terbaik pada parameter panjang akar dan jumlah akar primer.
Management of fruit and vegetable waste into ecoenzyme in Drien Rampak Village, West Aceh Regency Agustinur Agustinur; Dewi Junita; Sumeinika Fitria Lizmah; Chairul Rizal; Muhammad Afrillah; Vina Maulidia
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol. 9 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v9i4.13984

Abstract

The accumulation of waste in public areas of Drien Rampak Village remains an unresolved issue. The growing population has led to increased consumption and waste production. Currently, there is no waste management mechanism capable of addressing this problem effectively. The waste is predominantly household waste, such as organic fruit and vegetable residues. This activity aimed to provide training to the PKK women’s group in Drien Rampak Village on making ecoenzymes as a solution for managing organic waste. The implementation included training and hands-on assistance. The stages of the activity were as follows: coordination with partners, education on waste management, ecoenzyme-making training, fermentation process, and ecoenzyme harvesting. The activity produced 100 liters of ecoenzyme using 30 kg of fruit and vegetable residues. Based on pre-test and post-test questionnaire results, significant improvements were observed in participants' attitudes, knowledge, and skills in managing household organic waste. The highest improvement was in attitudes (16.84-point difference), followed by skills (13.11-point difference) and knowledge (5.49-point difference).
Karakteristik Viabilitas dan Vigor Benih Kedelai (Glycine max L. Merrill) Setelah Penyimpanan pada Berbagai Perlakuan Seed Coating dan Jenis Kemasan Dewi Junita; Jasmi Jasmi; Almunda Ramadhani; Muhammad Afrillah; Chairul Rizal; Nur Cahaya
AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 8 No 1 (2026): June
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/agroscript.v8i1.2710

Abstract

Viabilitas dan vigor benih kedelai merupakan faktor kunci yang menentukan keberhasilan perkecambahan dan pertumbuhan awal tanaman di lapangan. Penelitian ini bertujuan mengkaji perubahan viabilitas dan vigor benih kedelai setelah penyimpanan pada berbagai kombinasi perlakuan seed coating dan jenis kemasan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu seed coating (asam askorbat 250 ppm + arabic gum 3%; asam askorbat 250 ppm + tapioka 5%; asam askorbat 350 ppm + arabic gum 3%; asam askorbat 350 ppm + tapioka 5%) dan jenis kemasan (toples dan plastik polyethylene). Data dianalisis menggunakan ANOVA, uji BNT 5%, korelasi Pearson, dan Principal Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan seed coating asam askorbat 250 ppm + arabic gum mampu mempertahankan kadar air benih tetap rendah pada kemasan toples maupun plastik polyethylene pada 30 HSS. Kadar air benih berkorelasi negatif dengan variabel viabilitas dan vigor benih. Rerata viabilitas dan vigor benih cenderung menurun pada benih yang terjadi peningkatan kadar air selama penyimpanan. Perlakuan asam askorbat 250–350 ppm + arabic gum dalam kemasan toples menunjukkan kemampuan terbaik dalam mempertahankan viabilitas dan vigor benih kedelai hingga 120 HSS dibandingkan perlakuan lainnya.
Application of Various Nutrition to the Growth and Production of Melon (Cucumis melo L.) Hydroponic DRFT (Dynamic Root Floating Technique) Chairudin Chairudin; Rika Fitria; Evi Julianita Harahap; Muhammad Afrillah
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 29 No. 3 (2024): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.29.3.372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian nutrisi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman melon secara hidroponik DRFT (Dynamic Root Floating Technique). Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan pola non faktorial dengan 3 perlakuan dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti adalah nutrisi yang terdiri dari 3 taraf yaitu N1 (AB Mix) = 5 mL/l, N2 (Goodplant) = 5 mL/l, dan N3 (Hydro-J) = 5 mL/l. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), diameter batang (mm), bobot buah (kg), dan diameter buah (mm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan N3 (Hydro-J) berbeda nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan jumlah daun pada umur 21 hari setelah tanam dan 28 hari setelah tanam dibandingkan dengan N2 (Goodplant), namun tidak berbeda nyata dengan N1 (AB mix). Keywords: Nutrisi AB Mix, Goodplant, Hydro-J
Response of Growth and Production of Mustard Greens (Brassica juncea L.) by Administering NPK 16:16:16 Using a Wick Hydroponic System Evi Julianita Harahap; Amitalia Tumanggor; Juldi Saputra; Mawaddah Putri Arisma Siregar; Muhammad Afrillah; Sumeinika Fitria Lizmah; Chairuddin; Yuliatul Muslimah; Hilmina Itawarnemi; Dedi Kurniawan
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA) Vol. 8 No. 2 Mei 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/juatika.v8i2.5246

Abstract

Wick hydroponics is a simple hydroponic method because it uses a wick to connect the nutrients to the roots of the plant. NPK 16:16:16 is a compound fertilizer that contains balanced nutrients N, P and K, each amounting to 16%. The objective of this study was to determine the response of growth and production of mustard greens (Brassica juncea L.) to NPK 16:16:16 in a wick hydroponic system. The research was conducted at the UF (University Farm) of Teuku Umar University, Meureubo District, West Aceh Regency, in December-January 2024. The study employed a non-factorial Completely Randomized Design (CRD) with 10 concentrations of NPK 16:16:16 fertilizer and 3 replications, yielding a total of 30 experimental units. Each experimental unit consisted of three sample plants grown in a single Styrofoam container, giving a total of 90 sample plants. The NPK 16:16:16 fertilizer concentrations evaluated were 0.5, 1.0, 1.5, 2.0, 2.5, 3.0, 3.5, 4.0, 4.5, and 5.0 g L⁻¹. Analysis of variance data using SPSS version 25 software with the DMRT (Duncan Multiple Range Test) as a further test. The results of the research showed that the provision of NPK 16:16:16 fertilizer had a significant effect on the growth of mustard greens, as indicated by differences in plant height, number of leaves, leaf length and leaf width. Providing NPK 16:16:16 fertilizer resulted in a significant difference in mustard green production, as measured by plant wet weight and plant dry weight. Based on the research findings, the application of NPK 16:16:16 fertilizer was shown to enhance vegetative growth and yield of mustard greens grown in the wick hydroponic system, thereby increasing crop productivity. The application of NPK 16:16:16 fertilizer at a concentration of 0.5 g/L is recommended for mustard green cultivation in a wick hydroponic system as an effective fertilization alternative to improve plant growth and increase harvest yield.
Pembuatan POC Limbah Ikan untuk Peningkatan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Nana Ariska; Yusrizal Yusrizal; Wira Hadianto; Iwandikasyah Putra; Teuku Athaillah; Amda Resdiar; Muhammad Afrillah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 3, No 1 (2021): Januari-Juni
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v3i1.3218

Abstract

Produksi cabai dalam pelaksanaan budidayanya tidak selalu berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Hal ini dapat dipengaruhi oleh tingkat produksi cabai belum optimal dan terkadang berbanding terbalik dengan luas lahan cabai yang ditanam sehingga produksi tidak terpenuhi. Salah satu penyebab rendahnya produksi yaitu masih banyaknya petani mengunakan bahan-bahan kimia dalam kegiatan budidayanya. Oleh karena itu perlu memanfaatan bahan organik yang aman, efektif pengaruhnya bagi tanaman, dan ada di sekitar kita, salah satunya limbah ikan. Secara umum limbah ikan mengandung banyak nutrien yaitu N, P dan K dan unsur mikro yang merupakan komponen penyusun pupuk organik. Tujuan kegiatan ini memperkenalkan sumber daya bahan alami lokal untuk pengelolaan budidaya pertanian yang ramah lingkungan serta pemanfaatn limbah yaitu pemanfaatan POC limbah ikan. Kegiatan ini akan dilakukan dengan metode pelatihan berupa pemaparan materi mengenai POC limbah ikan. Pengabdian masyarakat dilakukan di balai desa Lapang Kecamatan Johan pahlawan Kabupaten Aceh Barat. Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Desa, Sekretaris desa, petani cabai, dan Pengabdi, Petani yang hadir berjumlah 30 orang yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. pembuatan POC limbah ikan disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat petani cabai desa Lapang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan pemahaman teknologi pengolahan limbah ikan menjadi pupuk organik cair dapat dikuasai oleh para petani cabai.
PENGARUH KONSENTRASI ZPT ALAMI EKTRAK TAUGE TERHADAP PERTUMBUHAN STEK BUNGA MAWAR ( Rosa Sp) Nurul Nuzul Jariah; Muhammad Afrillah; Hendri Saputra
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.6119

Abstract

Mawar adalah salah satu tanaman hias yang biasa di juluki tanaman ratu segala bunga karena bunga mawar memiliki keindahan, keharuman dan keanggunanan. Tanaman hias ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi, dimimati konsumen. Perbanyakan tanaman bunga mawar biasanya digunakan perbanyakan stek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak tauge terhadap pertumbuhan stek bunga mawar dan untuk mengetahui konsentrasi terbaik. Untuk merangsang pertumbuhan akar maka perlu menggunkan ZPT salah satunya yaitu ekstrak tauge. Tauge Mengandung konsentrasi senyawa zat pengatur  tumbuh auksin 1,68 ppm, giberelin 39,94 ppm, dan sitokinin 96,26 ppm. Penelitian di laksanakan dibalai benih hortikultura tanaman pangan dan perkebunan (BBHTPP) Lembah seulawah, aceh besar pada bulan september sampai november 2021. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL)  non faktorial. Ada 5 taraf perlakuan, masing- masing perlakuan di ulang 4 kali. Perlakuan tanpa ektrak tauge (Z0) : 0%, (Z1) : 20%, (Z2) : 40%, (Z3): 60% dan (Z4)80%. Parameter yang diamati  1). Panjang tunas, 2). Jumlah daun, 3). Jumlah akar, dan  4). Panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi ZPT alami ekstrak tauge berpengaruh nyata pada parameter tinggi tunas, jumlah daun, dan jumlah akar. Konsentrasi terbaik terdapat pada perlakuan Z3 (60%).
Co-Authors Abdul Rauf Abdul Rauf Aboe B Saidi Agustinur, Agustinur All Rido Zamasi Almunda Ramadhani Amda Resdiar Amitalia Tumanggor Ariska, Nana Ariska, Nana Bagio, Bagio Banta Diman Bayu Fadilla Cemda, Abdul Rahman Chairani Hanum Chairani Hanum Chairuddin Chairuddin Chairuddin Chairudin Chairudin Chairudin Chairudin Chairudin Chairudin Chairudin Chairudin, Chairudin Chairul Rizal Chairul Rizal Chairul Rizal Darmansyah, Dedy Dedi Kurniawan Dewi Fihria Dewi Fithria Dewi Junita Evi Julianita Harahap Faizin, Rusdi Fajri, Maulidil Ferry Ezra Sitepu Ferry Ezra Sitepu Habibul Alamsyah Simamora Hari Purnama, Hari Hendri Hendri Hendri Saputra Hendri, Hendri Herdiansyah Alfides Herman Kurnia Husin, Hasanuddin Itawarnemi, Hilmina Iwandikasyah Putra Jasmi Jekki Irawan Juldi Saputra Lizmah, Sumeinika Fitria Lizmah, Sumeinika Fitria Maulidia, Vina Maulinadia, Tamara Mawaddah Putri Arisma Siregar Mawaddah Putri Arisma Siregar Monika Riski Muhammad Jalil Muhammad Reza Aulia Muhammad Santosa Muhammad Tolik N.C. Ritonga Nanda Triandita2 Nasution, Lita Novian Charles Ritonga Nur Cahaya Nurul Nuzul Jariah Ogi Prayuda Oviana Lisa Pindi Filsa Pramulya, Rahmat Putra Susila Putra, Iwandikasyah Rayhan Amadius Weihan Rayhati Rayhati Rika Fitria samsul qhamar Saputra, Iwan Saputra, Juldi Sari, Putri Mustika Siti Aminah Siti Aminah Soni Isnaini Sumeinika Fitria Lizmah Sumeinika Fitria Lizmah Tamara Maulinadia Teuku Athaillah Teuku Masrizal Triandita2, Nanda Tumanggor, Amitalia Vina Maulidia wilka azwar Windi Cutriani Wira Hadianto Wira Hadianto, Wira Yuda Agung Pramana Yuliatul Muslimah Yuliatul Muslimah Yuliatul Muslimah Yusrizal Yusrizal Zulkarnain Zulkarnain